BAB 1 PENDAHULUAN

I.1

Latar Belakang Mudharabah berasal dari kata dharb, artinya memukul atau berjalan. Pengertian memukul atau berjalan ini lebih tepatnya adalah proses seseorang memukulkan kakinya dalam menjalankan usaha. Secara teknis , Al-mudharabah adalah akad kerjasama usaha antara dua pihak dimana pihak pertama (shohibul maal) menyediakan seluruh (100%) modal, sedangkan pihak lainnya menjadi pengelolah. Keuntungan usaha secara mudharabah dibagi menurut kesepakatan yang dituangkan dalam kontrak, sedangkan apabila rugi ditanggung oleh pemilik modal selama kerugian itu tidak disebabkan oleh kelalian si pengelola. Seandainya kerugian itu disebabkan oleh kecurangan atau kelalaian si pengelola , maka si pengelola harus bertanggung jawab atas kerugian tersebut. Jenis-jenis Al-Mudharabah secara umum Mudharabah terbagi kepada dua jenis, yaitu: 1) Mudharabah Muthlaqah Yang dimaksud dengan transaksi mudharabah muthlaqah adalah bentuk kerja sama antara shohibul maal dan mudharib yang cakupannya sangat luas dan tidak dibatasi oleh sfesifikasi jenis usaha, waktu, dan daerah bisnis. Dalam pembahasan fiqh ulama Salaf ash Shalih seringkali dicontohkan dengan ungkapan If al ma syi’ta (lakukanlah sesukamu) dari shihibul maal ke mudharib yang memberi kekuasaan sangat besar.

1

Adanya pembatasan ini seringkali mencerminkan kecendrungan umum si shahibul maal dalam memasuki jenis dunia usaha. tidak menginvestasikan dananya pada transaksi penjualan cicilan. Si mudharib di batasi dengan batasan jenis usaha . atau (b).2) Mudharabah Muqayyadah Mudharabah Muqayyadah atau di sebut juga dengan istilah restricted mudharabah/sfecified mudharabah adalah kebalikan dari mudharabah muthlaqah. Apabila bank bertindak sebagai pemilik dana maka dana yang disalurkan disebut pembiayaan mudharabah. dalam pembiayaan mudharabah tidak ada jaminan. pemilik dana dapat meminta jaminan dari pengelola dana atau pihak ketiga. Bank dapat bertindak baik sebagai pemilik dana maupun pengelola dana. 2 . waktu. tanpa penjamin atau tanpa jaminan. dalam mudharabah muqayyadah disajikan dalam laporan perubahan investasi terikat dari nasabah. (b). namun agar pengelola dana tidak melakukan penyimpangan. pengelola dana dapat diperintahkan untuk: (a). Apabila bank sebagai pengelola dana maka dana yang diterima: (a). Sebagai contoh. Jaminan ini hanya dapat dicairkan apabila pengelola dana terbukti melakukan pelanggaran terhadap hal-hal yang telah disepakati bersama dalam akad. atau (c). tidak mencampurkan dana pemilik dana dengan dana lainnya. mengharuskan pengelola dana untuk melakukan investasi sendiri tanpa melalui pihak ketiga. dalam mudharabah muthlaqah disajikan dalam neraca sebagai investasi tidak terikat Pada prinsipnya. atau tempat usaha.

aman. Risiko Al-mudharabah Risiko yang terdapat dalam al-mudharabah. 4. sekalipun merugi dan terjadi krisis ekonomi. bank tidak berkewajiban membayar bagi hasil kepada nasabah pendanaan secara tetap. Apa untung dan rugi dari akad mudharabah muqayyadah? 3 . terutama pada penerapannya dalam pembiayaan. prinsip bagi hasil dalam mudharabah/Al musyarakah ini berbeda dengan prinsip bunga tetap dimana bank akan menagih penerima pembiayaan (nasabah) satu jumlah bunga tetap berapa pun keuntungan yang dihasilkan nasabah. Apa saja manfaat dari akad mudharabah muqayyadah? 3. 2. 5. sehingga tidak memberatkan nasabah. Apa perbedaan akad mudharabah muqayyadah bila dibandingkan dengan bank konvensional lainnya? 4. antara lain : 1. 6. bank akan lebih selektif dan hati-hati(prudent) mencari usaha yang benar-benar halal.Manfaat dari mudharabah . bank akan menikmati peningkatan bagi hasil pada saat keuntungan usaha nasabah meningkat. dan menguntungkan karena keuntungan yang konkrit dan benar-benar terjadi itulah yang akan dibagikan. I. Apakah yang dimaksud dengan akad mudharabah muqayyadah? 2. sehingga bank tidak akan pernah mengalami negative spread. tetapi disesuaikan dengan pendapatan atau hasil usaha bank. pengembalian pokok pembiayaan disesuaikan dengan cash flow?arus kas usaha bank. relative tinggi.2 Pokok Permasalahan 1. 3.

Mana di antara akad mudharabah muqayyadah dengan bank konvensional yang lebih menguntungkan? 4 .5.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful