FOSFOR Kimia Anorganik

Oleh :
IB Bogor, 14 Desember 2011

Kelompok 10
 Nesya Maresa (116177)  Shinta Anjeng P. (116241)  Silvi Rahayu (116243)  Vina Perawati (116267)  Yeni Dwija Cahyanti (116276)

Fosfor
Definisi Fosforus, unsur kimia berlambang P. Fosfor ialah zat yang dapat berpendar karena mengalami fosforesens (pendaran yang terjadi walaupun sumber pengeksitasinya telah disingkirkan). Fosfor berupa berbagai jenis senyawa logam transisi atau senyawa tanah langka seperti zink sulfida (ZnS) yang ditambah tembaga atau perak, dan zink silikat (Zn2SiO4)yang dicampur denganmangan. Catatan: unsur kimia fosforus dapat mengeluarkan cahaya dalam keadaan tertentu, tetapi fenomena ini bukan fosforesens, melainkan kemiluminesens. Sejarah (Yunani, phosphoros, yang memiliki cahaya; nama kuno untuk planet Venus ketika tampak sebelum matahari terbit). Brand menemukan fosfor di tahun 1669 dengan mempersiapkannya dari air kencing.

Sifat Fosfor terdapat dalam empat atau lebih bentuk alotropik: putih (atau kuning), merah, dan hitam (atau ungu). Fosfor biasa merupakan benda putih seperti lilin. Bentuknya yang murni tidak memiliki warna dan transparan. Fosfor putih memiliki dua modifikasi: alfa dan beta dengan suhu transisi pada -3,8 derajat Celcius.

Ia tidak terlarut dalam air, tetapi melarut dalam karbon disulfida. Ia dapat terbakar dengan mudah di udara dan membentuk pentaoksida. Sifat Fisika dan Kimia Unsur Fosfor a. Sifat Fisika Unsur Fosfor Konfigurasi elektron [Ne] 3s2 3p3

1

06 Å Monoclinic 1.Rumus molekul Massa jenis (g/mL) Titik lebur (°C) Tingkatan oksidasi Energi ionisasi (kJ/mol)    Pertama Kedua Ketiga P4 1.2 ±3.82 g/cm3 10 x 106 ohm-1cm-1 2.19 2 .28 Å 17 cm3/mol 30.1 Berikut tabel sifat fisika unsur fosfor (secara umum) : Simbol Radius Atom Volume Atom Massa Atom Titik Didih Radius Kovalensi Struktur Kristal Massa Jenis Konduktivitas Listrik Elektronegativitas P 1.9738 553 K 1.8 1907 2914. 5.823 44. 4 1011.

antara lain seperti berikut : 1) Fosfor dapat bersenyawa dengan kebanyakan nonlogamdan logam-logam yang reaktif. Reaksiyang terjadi pada fosfor. PX3 dan pentahalida P X5 3) M e m b e n t u k a s a m o k s o f o s f o r Asam okso dari fosfor yang dikenal adalah asam fosfitdan asam fosfat.Konfigurasi Elektron Formasi Entalpi Konduktivitas Panas Potensial Ionisasi Titik Lebur Bilangan Oksidasi Kapasitas Panas Entalpi Penguapan b.3 K 3. Asam fosfit dapat dibuat dengan reaksiseperti berikut : P4O6 (aq) + 6 H2O (l) → 4H3PO3 (aq) 3 . Dalam airfosfida mengalami hidrolisis membentuk fosfin.769 Jg-1K-1 12. PH3.4 0.63 kJ/mol 0. Sifat Kimia Unsur Fosfor [Ne] 3s2 3p3 0.4 kJ/mol Fosfor dapat membentuk ikatan dengan cara yang miripdengan nitrogen.235 Wm-1K-1 10. menerima tiga elektron membentuk ion P3¯. Fosfor dapat membentuk tiga ikatankovalen.486 V 317.5. 5Na3P(s)+ 3 H2O(l)→3 NaOH(l)+ PH3(g) 2) Fosfor membentuk dua macam senyawa dengan halogen yaitu trihalida. Fosfor bereaksi denganlogam IA dan IIA dapat membentuk fosfida.

Produksi Fosfor diproduksi dengan mereduksi kalsium fosfat. Utah. Fosfor putih adalah molekul dengan komposisi P4 (Gambar 4. dll. karena ia dapat berubah bentuk lagi ke yang putih pada suhu-suhu tertentu serta mengeluarkan asap beracun jika dipanaskan. Karena fosfor putih piroforik dan sangat beracun. Tennessee.Sumber Tidak pernah ditemukan di alam. 50 mg bahan ini dosis yang sangat fatal. dan negara bagian Florida. kembang api.7). pestisida.1o C) dan larut dalam benzen atau karbon disulfida. selama 40 jam per minggu). Bentuk merah cukup stabil. fosfor merah. fosfor putih harus ditangani dengan hati-hati. unsur ini terdistribusikan dalam berbagai mineral. Jangan terekspos pada fosfor putih lebih dari 0. Batu fosfat. Ketika terekspos pada sinar matahai atau ketika dipanaskan dalam uapnya sampai 250 derajat Celcius. Alat khusus (forceps) juga perlu digunakan untuk menangani unsur ini karena dapat membakar kulit.1 mg/m3(berdasarkan 8 jam berat rata-rata. Ca3(PO4)2. bomb asap. Alotrop fosfor meliputi fosfor putih. Deposit yang besar telah ditemukan di Rusia. menguap dengan tekanan udara 1 atm dan 17o C dan diguankan dalam membuat korek api yang aman. Fosfor putih harus disimpan dalam air. yang memiliki mineral apatit. dengan batuan kuarsa dan batu bara. dan fosfor hitam. Maroko. 4 . ia terubah ke dalam berbagai bentuk merah yang tidak bereaksi di udara secara mudah seperti bentuknya yang putih. dan Idaho. Fosfor putih memiliki titik leleh rendah (mp 44. Bentuk ini juga tidak sebahaya bentuk putih. Tetapi tetap perlu kehati-hatian dalam menanganinya. merupakan tri-kalsium-fosfat yang tidak murni dan merupakan sumber penting elemen ini. karena sangat reaktif dengan udara. Penanganan Fosfor sangat beracun.

PR3. dan fosfit tersier. Fosfor hitam adalah isotop yang paling stabil dan didapatkan dari fosfor putih pada tekanan tinggi (sekitar 8 GPa). dsb. Komponen utamanya diasumsikan berupa rantai yang dibentuk dengan polimerisasi molekul P4 sebagai hasil pembukaan satu ikatan P-P.3 (c)). sebab dimungkinkan untuk mengontrol dengan tepat sifat elektronik dan sterik dengan memodifikasi substituennya (rujuk bagian 6. merupakan ligan yang sangat penting dalam kimia kompleks logam transisi. P(OR)3. fosfor hitam menunjukkan sifat logam pada tekanan tinggi (10 GPa). dan turunannya merupakan ligan yang sangat berguna dalam banyak senyawa kompleks. ligan-ligan ini dapat menunjukkan karakter penerima pi dengan mengubah substituennya menjadi penerima elektron Ph (fenil). trietil fosfin. Walaupun fosfor hitam bersifat semikonduktor pada tekanan normal. dan digunakan dalam jumlah yang sangat banyak untuk memproduksi korek. P(C2H5)3. dsb. Fosfor merah tidak bersifat piroforik dan tidak beracun. Fosfor hitam memiliki kilap logam dan berstruktur lamelar. Cl. 5 . Khususnya trifenilfosfin.Fosfor merah berstruktur amorf dan strukturnya tidak jelas. OR. Walaupun ligan-ligan ini adalah donor sigma. P(C6H5)3. F. Senyawa fosfor sebagai ligan Fosfin tersier.

dan telah digunakan secara meluas (Gambar 4. C. Tolman telah mengusulkan sudut pada ujung kerucut yang mengelilingi substituen ligan fosfor pada jarak kontak van der Waals dapat digunakan sebagai parameter untuk mengukur keruahan sterik fosfin atau fosfit.Urutan karakter penerima elektron diperkirakan dari frekuensi uluran C-O dan pergeseran kimia13C NMR senyawa logam karbonil fosfin atau fosfit tersubstitusi adalah sbb (Ar adalah aril dan R adalah alkil). bilangan koordinasi akan menurun karena halangan sterik.8). PF3 > PCl3 > P(OAr)3 > P(OR)3 > PAr3 > PRAr2 > PR2Ar > PR3 Di pihak lain. Parameter ini. Bila sudut kerucut besar. dan konstanta kesetimbangan disosiasi dan laju disosiasi ligan fosfor menjadi lebih besar (Tabel 4. disebut sudut kerucut. 6 .2). A. Ungkapan numerik efek sterik sangat bermanfaat dan banyak studi telah dilakukan untuk mempelajari hal ini.

Reaksinya 2Ca3(PO4)(s) + 6SiO2(s) + 10C(s)1200-1450oC 6CaSiO3(s) + 10CO(g) + P4(g) Senyawa Fosfor Dalam bentuk senyawa bilangan oksidasinya -3.+5 Fosfin PH3 Karateristik Fosfin 7 .+3.Pembuatan Phospor Phospor diperoleh melalui proses wohler dan hasilnya disimpan dalam air karena mudah terbakar .

Bau 3. c. Dewasa Cepat Di dalam aplikasinya. Deskripsi sifat fisik dan kimia Fosfin dapat dilihat dalam tabel 1 di bawah ini. Efek pada serangga Syaraf & pernapasan a. warna. Titik Lebur 5. Pemilihan Fosfin sebagai fumigan dalam pelaksanaan fumigasi pada produk makanan. Titik Didih 4. Tidak memiliki efek aroma. biji-bijian dan sereal yang sensitif terhadap Metil Bromida. Penyerapan oleh produk rendah. Deskripsi Fumigan Fosfin 1. Berat Molekul :PH3 :Karbit/Bawang Putih :87.04 6. pelaksana fumigasi dengan Fosfin selain harus memperhatikan sifat-sifat fisik dan kimia Fosfin di atas. Merupakan senyawa yang sangat toksik dan memiliki penetrasi yang baik serta seragam. karena : a. b. Pupa Lambat d. dan cita rasa terhadap komoditas yang difumigasi.4°C :133. Rumus Kimia 2. olahan.5°C :34. Kelarutan dalam Air :Sangat larut (pada suhu kamar) 7. larut dalm asam yang sangat kuat misalnya BF3H2O 8. harus diperhatikan juga sifat Fosfin sebagai berikut : 8 .Fosfin memiliki nama kimia Hidrogen Fosfida dengan formulasi kimia PH3. Telur Lambat b. Larva Cepat c.

a. Mudah meledak bila terkena air. b. AlP + 3H2O(l)  Al (OH)3 + PH3 putih 2. Senyawa Alumunium Fosfida atau Magnesium Fosfida mulai terjadi reaksi dengan uap air dan menghasilkan gas Fosfin sesuai dengan spesifikasi setiap jemis produknya. Fosfin (PH3) sangat reaktif dengan air. Pada konsentrasi di atas 1. Pada proses tersebut selain gas Fosfin dihasilkan juga senyawa Alumunium Hidroksida atau Magnesium Hidroksida. Formulasi dan Bentuk Fosfin Formulasi Fosfin umumnya berasal dari senyawa Alumunium Fosfida (AlP) dan Magnesium Fosfida (Mg3P2) melalui reaksi kimia sebagai berikut : 1. Bereaksi dengan tembaga/logam mulia atau bahan-bahan yang terbuat dari tembaga/logam mulia dan menyebabkan korosi pada temperatur dan kelembaban yang relatif tinggi. mudah terbakar pada suhu di atas 100 oC dan mudah meledak pada konsentrasi di atas 1. Mg3P2 + 6H2O 3Mg(OH)2 + 2PH3  Putih Proses perubahan gas Fosfin terjadi apabila Alumunium Fosfida atau Magnesium Fosfida bereraksi dengan uap air. Pada temperatur di atas 100 oC (212oF) mudah terbakar dengan sendirinya. Pada umumnya setelah 2– 4 jam dan dekomposisi 9 . d.8 % volume di udara (25 g/m3). Pada senyawa Alumunium Fosfida atau Magnesium Fosfida ditambahkan bahan pelapis untuk memperlambat terjadinya pelepasan gas dan untuk mencegah terjadinya akumulasi konsentrasi yang tinggi di udara yang dapat mengakibatkan terjadinya kebakaran. Bahan pelapis yang digunakan adalah lilin parafin dan lapisan matric plastic.8% volume di udara atau 25 g/m3 pada tekanan udara normal mudah meledak. c.

dalam tanah. dan bags dengan jumlah kandungan Fosfin yang berbeda-beda.0 gram 11.6gram 3. plate. Humus dan partikel tanah mengikat fosfat. sebagaimana dapat dilihat dalam tabel 2di bawah ini. fosfor di alam didapatkan dari: batuan.0 gram Berat per satuan formulasi Berat per satuan formulasi aktif Siklus Fosfor Daur fosfor yaitu daur atau siklus yang melibatkan fosfor. bahan organik.hingga kembali menghasilkan fosfor lagi. Daur fosfor dinilai paling sederhana daripada daur lainnya. tanah.0 gram 0.0 gram 117. Fosfin dapat terbentuk dari fosfida yang terhidrolisis P4 + Na  Na3P H2O NaOH(aq) + PH3(g) Bentuk formulasi Fosfin antara lain dapat berupa pelet. Bentuk formulasi dan kandungan bahan aktif Fosfin Bentuk formulasi (fosfin) Pelet Tablet Plate Bags Strips 0.0 gram 34.sempurna akan terjadi setelah 72 jam pada temperatur dan kelembaban yang sesuai. fosfor berupa fosfat yang diserap tanaman untuk sintesis senyawa organik. PO4. jadi daur fosfat dikatakan daur lokal. Pada temperatur dan kelembaban yang lebih rendah dekomposisi akan lebih lama sekitar 120 jam. karena tidak melalui atmosfer. 10 .0 gram 2340. dalam hal input atau sumber fosfor-proses yang terjadi terhadap fosfor. tablet. tanaman.0 gram 33.3 gram 660.2gram 1. kemudian inputnya adalah hasil pelapukan batuan. dan outputnya: fiksasi mineral dan pelindikan.

fosfor terdapat dalam dua bentuk. fosfat banyak terdapat di batu karang dan fosil. Pseudomonas. Daur fosfor terlihat akibat aliran air pada batu-batuan akan melarutkan bagian permukaan mineral termasuk fosfor akan terbawa sebagai sedimentasi ke dasar laut dan akan dikembalikan ke daratan 11 . Fosfat anorganik ini kemudian akan diserap oleh akar tumbuhan lagi. Siklus ini berulang terus menerus. Fosfat anorganik yang terlarut di air tanah atau air laut akan terkikis dan mengendap di sedimen laut. Bakeri yang berperan dalam siklus fosfor : Bacillus. Fosfat dari batu dan fosil terkikis dan membentuk fosfat anorganik terlarut di air tanah dan laut. yaitu senyawa fosfat organik (pada tumbuhan dan hewan) dan senyawa fosfat anorganik (pada air dan tanah). Aerobacter aerogenes. Pesudomonas. Aerobacter aerogenes) dapat melarutkan P menjadi tersedia bagi tanaman. Xanthomonas.Di alam. Xanthomonas. Mikroorganisme(Bacillus. Fe. Fosfor dialam dalam bentuk terikat sebagai Ca-fosfat.atau Al-fosfat. Fosfat organik dari hewan dan tumbuhan yang mati diuraikan oleh decomposer (pengurai) menjadi fosfat anorganik. dll. Oleh karena itu. fitat atau protein.

dan P4O6 telah ditentukan. Fosfor Pentoksida. oksida Sb oksida amfoter.Oksida Fosfor Struktur oksida fosfor P4O10. dan oksida Bi oksida basa. Ada dua macam oksida yang fosfor yang dikenal yaitu P4O10 dan P4O6. P4O10 dan P4O6 demikian juga dengan oksida As oksida asam. Hipotesis yang dapat dbuat kebasaan bertambah dan bertambahnya nomor unsur positif (logam) pembentuk oksida tersebut. P4O9. P4O7. a. P4O10 12 .

tetapi bila air yang digunakan tidak cukup. berbagai bentuk asam fosfat terkondensasi akan dihasilkan bergantung kuantitas air yang digunakan. dan struktur tetrahedralnya dihasilkan dari penghilangan atom oksigen terminal dari fosfor pentoksida. senyawa ini digunakan sebagai bahan pengering. adalah senyawa yang tidak berwarna dan mudah menguap. P4O10 + H2O (dingin)  HPO3  H4P2O7  H3PO4 HPO3 apabila dibiarkan maka akan membentuk H4P2O7 yang akhirnya akan terbentuk H3PO4. P4O10 + HNO3  N2O5 + H3PO4 P4O10 + H2SO4  SO3 + H3PO4 Pendehidrasi baik Karena senyawa ini sangat reaktif pada air. Jika HNO3 direaksikan dengan P4O10 maka molekul air akan diikat oleh Fosfor pentoksida. b. P4O6 Fosfor trioksida. P4O10 biasanya disebut juga fosfor pentoksida karena rumus empirisnya adalah P2O5. P4O6. P4O10. membentuk asam fosfat. HNO3 disebut sebagai pendehidrasi yang baik karena HNO3 dibentuk oleh H2O dan N2O5. Masing-masing fosfor 13 .Fosfor pentoksida. bila direaksikan dengan sejumlah air yang cukup. polihedra koordinasi oksigen juga tetrahedral. Bentuk gelas ini merupakan polimer yang terdiri atas tetrahedra fosfor oksida dengan komposisi yang sama dan dihubungkan satu sama lain dalam lembaran-lembaran. Fosfor trioksida. terbentuk bila fosfor dioksidasi dengan sempurna. Sedangkan nitrat akan diubah menjadi bentuk oksida nitrogen yang merupakan komponen dasar pembentuk asam nitrat. Bila P4O10 molekular dipanaskan. Tidak hanya sebagai desikan. Empat atom fosfor menempati tetrahedra dan dijembatani oleh atom-atom oksigen. adalah padatan kristalin putih dan dapat tersublimasi. tetapi merupakan bahan dehidrasi yang kuat. dan N2O5 atau SO3 dapat dibentuk dengan mendehidrasikan HNO3 dan H2SO4 dengan fosfor pentoksida. Lebih singkatnya bahwa pembentukan fosfor pentaoksida dengan cara pembakaran P4 dalam keadaan oksigen berlebih. H3PO4. terbentuk isomer yang berstruktur gelas. Karena atom oksigen diikat ke setiap atom fosfor. P4O10. Merupakan oksida molekular.

a) Fosfor triklorida. Jika dikenakan air. PCl5 PCl5 dibuat dengan mereaksikan fosfor dengan gas Cl2 yang berlebih dengan reaksi sbb: P4(l) + 6Cl2(g)  4PCl3(g) 14 . Cl. dan I) dan pentahalida. Fosfor Halogen Fosfor membentuk dua macam senyawa dengan halogen. (X= F. bismut membentuk oksida polimerik dengan komposisi Bi2O3. PX5.berkoordinasi 3. PCl3 Fosfor triklorida dapat dibuat dengan cara mereaksikan leburan fosfor dan klor. Walaupun arsen dan antimon menghasilkan oksida molekular As4O6 dan Sb4O6 yang memiliki sruktur yang mirip dengan P4O6. Fosfor triklorida merupakan cairan yang mudah menguap yang mendidih pada suhu 760C. akan mengalami hidrolisis menghasilkan asam fosfit. Br. P4O6 + H2O (dingin)  H3PO3 P4O6 + H2O (panas)  fosfor merah Oksida dengan komposisi di antara fosfor pentoksida dan trioksida memiliki 3 sampai 1 atom oksigen terminal dan strukturnya telah dianalisis. Senyawa ini dihasilkan bila fosfor putih dioksidasi pada suhu rendah dengan oksigen terbatas. PCl3 digunakan sebagai bahan dasar untuk membuat berbagai senyawa fosfor. P4(l) + 6Cl2(g)  4PCl3(g) Jika terdapat klor berlebih akan terbentuk PCl5. Fosfor triklorida dibuat dengan mereduksikan fosfor dengan gas Cl2. PCl3(g) + H2O(l)  H3PO3(aq) + HCl(aq) b) Fosfor Pentaklorida. (X= F. Cl. mungkin disebabkan atom yod sangat besar sehingga kelima atom yod tidak dapat melekat pada atom fosfor. PX3. Br. trihalida. Sampai kini belum dikenal PI5. PCl3. Senyawa halogen dari fosfor yang terpenting adalah PCl3 dan PCl5. dan I). H3PO3.

Fosforil Klorida banyak dipakai dalam zat pemadam kebakaran karena dapat memperlambat terjadinya nyala api. Apabila POCl3 mengalami hidrolisis dengan air maka akan membentuk asam fosfat. POCl3. Asam fosfit H3PO3. dapat terbentuk jika P4O6 dilarutkan kedalam air P4 +3O2  P4O6 (s) P4O6 (s) + 6H2O(l)  4H3PO3(aq) bisa juga dengan mereaksikan PCl3 dengan air.H3PO4 . merupakan hasil dari reaksi PCl3 dengan oksigen. POCl3 Fosforil Klorida.H3PO3 dan asam fosfat.asam fosfit yang teroksidasi akan menghasilkan asam fosfat.PCl3(g) + Cl2(g) PCl5(g) PCl5 tidak stabil maka dua atom klor sangat lemah ikatannya. 15 . PCl3 + 3H2O(l)  H3PO3(aq) + 3HCl(aq) hanya ikatan O-H yang dapat menghasilkan H+ dan hydrogen yang melekat pada fosfor. tidak bersifat asam. POCl3 disebut juga fosfor oksida klorida. kedua asam ini atom P dikelilingi secara tetrahedral. Oleh karena itu hanya ada dua macam garam yaitu NaH2PO3 dan Na2HPO3. Kira-kira setengah dari PCl3 yang dihasilkan dalam industry digunakan untuk membuat POCl3.Asam fosfit dan garam fosfit adalah zat pereduksi yang baik. POCl3 + H2O  H3PO4 + HCl ASAM OKSO FOSFOR Ada beberapa asam okso dari fosfor tetapi hanya ada dua macam asam yang telah dipelajari dengan teliti yaitu asam fosfit (asam fosfonik). Asam fosfit H3PO3. c) Fosforil Klorida.

   Asam ortofosfat Asam pyrofosfat Asam metafosfat (H3PO4 ) (H4P2O7) (HPO3 ) Asam okso dari fosfor yang terpenting adalah asam fosfat. H3PO4 asam fosfat ada 3 macam. Ca3(PO4)2(S) + 3H2SO4(aq) +6H2O  3CaSO4.O P H OH OH Asam fosfat. asam fosfat dibuat dengan mereaksikan batu fosfat dengan asam sulfat. asam fosfat yang dihasilkan dengan cara ini digunakan untuk pembuatan detergen . 16 . Asam ini di produksi secara besar-besaran untuk digunakan pada pembuatan pupuk. H3PO3 (disebut juga asam ortofosfat). Pembuatan : 1.2H2O(s) + 2H3PO4(aq) 2. zat adiktif makanan. Asam fosfat yang lebih murni dibuat dari unsur fosfor yang dioksidasi menjadi P4O6 . dan untuk pembuatan detergen.

Fosfor merah bereaksi dengan iodin : P + 5I2 + 8H2O  10HI + 2H3PO4(aq) 5. dapat juga dari hidrolisis Pcl5(aq) : Pcl5(aq) + 4H2O(l)  H3PO4(aq) + HCl H3PO4(aq) merupakan asam bervalensi tiga PK1=2.1 PK3 =12. tetapi kelarutannya kecil sehingga perlu ditambah H2SO4 70% sehingga menghasilkan pupuk yang dikenal sebagai “superfosfat” yaitu campuran CaSO4 dan Ca(H2PO4)2. Dibanding dengan Ca3(PO4)2 . Pada pembuatan ini. kalsium sulfat dapat disaring dan akan OH 17 . Ca3(PO4)2 + 2H2SO4(aq)  Ca(H2PO4)2(aq) + 2CaSO4(s) Pupuk Superfosfat Asam fosfat dibuat dalam industry dengan mereaksikan asam sulfat pekat dengan gerusan apatit. jika didiamkan akan terbentuk H4P2O2.Ca3(PO4)2 (s)+ 6SiO +10C  P4 + 6CaSiO3 +10CO P4 + O2  P4O6 (s) P4O6 (s) + H2O(l)  H3PO4(aq) 3.15 PK2 =7. *P4O6 + 2O2  P4O10 P4O10 + 6H2O(l)  4H3PO4(aq) *P4O10 + H2O(l)dingin  HPO3 . Ca(H2PO4)2 lebih mudah melarut dalam air. asam sulfat lebih banyak digunakan dibandingkan dengan pembuatan superfosfat.kemudian perlahan-lahan terbentuk H3PO4(aq) 4.4 O P HO OH PUPUK FOSFAT Batu fosfat banyak di gunakan dalam pembuatan pupuk . Ca3(PO4)2 yang dihaluskan dapat lansung digunakan sebagai pupuk setelah dihaluskan.

+ OH.dan HPO22..Ag3PO4 (perbedaan dari meta dan pirofosfat).diperoleh asam fosfat sebagai filtrat. 0. Fe3+ kemudian membentuk ion kompleks.. akan terjadi reaksi : HPO22.033M. larutan perak nitrat : endapan kuning perak ortofosfat normal. superfosfat niterat (pupuk Uji kualitatif 1. a. Ca3(PO4)2 + 4H3PO4(aq)  3Ca(H2PO4)2(aq) TSP (triple superfosfat) Penambahan asam nitrat diperoleh pupuk campuran fosfat dan nitrogen atau pupuk nitrofos : Ca3(PO4)2 + 4HNO3  3Ca(H2PO4)2(aq) + 2Ca(NO3)2 kalsium nitrofos) Dalam darah manusia terdapat system buffer yang terdiri dari ion H2PO42. yang larut dalam larutan ammonia encer dan dalam asam nitrat encer. Dengan demikian ion ion ini tidak bereaksi dengan sabun. Pupuk fosfat dengan kadar fosfat tinggi disebut TSP ( tripel suprfosfat). HPO22dan jika dalam darah terdapat asam. Dalam air sadah Na3PO4 akan bereaksi dengan Ca2+ . Na2HPO4. dipelajari dengan menggunakan larutan dinatrium hydrogen fosfat. 12H2O. HPO42-(aq) + 3 Ag+(aq)  Ag3PO4(s) + H+ endapan kuning 18 .+ H+  H2PO42reaksi diatas dapat mencegah perubahan pH dalm darah. Mg2+. jika dalam darah terdapat basa.dibuat dengan penambahan gerusan apatit pada asam fosfat. Garam Na3PO4 biasanya digunakan untuk menghilanngkan kesadahan air dan sebagai zat pembersih. akan terjadi reaksi : H2PO42. PO43.

+ Ba2+ BaHPO4(s) Endapan amorf putih (suasana netral) Dalam larutan ammonia: 2HPO2. dengan reaksi pemanasan menggunakan bubuk Mg ditambah H2O menghasilkan fosfin (PH3). yang lebih sedikit larut. HPO42.+ 3Ba2+ +2NH3  Ba3(PO4)2 (s) + 2NH4+ Endapan amorf putih 2. BaHPO4. fosfit.5H2O a.+ 3 Ag+(aq) endapan kuning b. akan mengendap fosfat tersier. Ba(PO4)2. larutan perak nitrat . HPO32.+ 2Ag +  Ag2HPO3 (s) endapan putih 19 . PO43. dari larutan netral. larutan barium klorida : endapan amorf putih yaitu barium fosfat sekunder. yang larut dalam asam mineral encer dan dalam asam asetat. HPO32.dari larutan natrium fosfit Na2HPO3.larut dalam ammonia encer Ag3PO4(s) + 6NH3(aq) 3[Ag(NH3)2]+ + PO43Ag3PO4 endapan kuning Larutan dalam asam nitrat encer Ag3PO4(s) + 2H+  HPO42.Indikasinya. gas berbau tidak sedap (bau ikan) mudah terbakar. Dengan adanya larutan ammonia encer.. Na3PO4 + 4Mg  4MgO + Na3P Na3P + 3H2O  PH3 (g) + 3 NaOH 3.

H2O a. NO3. H2PO2. Ag2HPO3. Hipofosfit. Caranya : ( Nitrit juga akan memberikan hasil yang sama dengan penambahan asam sulfat.+ Ag +  AgH2PO2 (s) Endapan putih 2AgH2PO2 (s) + 4H2O  2Ag(s) + H3PO4 + H2(g) endapan hitam b.Ag2HPO3 (s) + H2O  endapan hitam HPO32. 6. yang larut dalam asam encer.+ Ba2+  tidak ada endapan 5.+ 2Ag + + H2O  2Ag(s) 2Ag(s) + H3PO4 + H3PO4 endapan hitam b. HPO32.dari larutan natrium hipofosfit NaH2PO2 .+ Ba2+  BaHPO3(s) Endapan putih 4. larutan barium klorida : endapan putih barium fosfit. Larutan barium klorida H2PO2. NO2- ) nitrit dihilangkan : penentuan adanya nitrit dilakukan dengan uji GRIESS ILOSVAY ( penggunaan ragen sulfanilat – α – naphtilamin ) Caranya 20 .: penentuan adanya nitrat dilakukan dengan uji cincin coklat. Larutan perak nitrat H2PO2.

21 . Trisodium fosfat sangat penting sebagai agen pembersih. sebagai pelunak air. telah menjadi bahan penting pertanian dan produksi tani lainnya.Sampel. PO43. + asam sulfanilat kemudian ditambahkan α naphtilamin terbentuk warna merah. Fosfor juga merupakan bahan penting bagi sel-sel protoplasma. dan untuk menjaga korosi pipa-pipa. perunggu fosfor. Fosfor juga digunakan dalam memproduksi baja. Kalsium fosfat digunakan untuk membuat perabotan China dan untuk memproduksi mono-kalsium fosfat. mudah terbakar. dan produk-produk lainnya. jaringan saraf dan tulang.: penentuan adanya ion ini dilakukan dengan reaksi pemanasan menggunakan ( ) Indikasinya : gas berbau tidak sedap (bau ikan ). asam fosfor yang mengandung 70% – 75% P2O5. Kegunaan Dalam beberapa tahun terakhir. seperti yang digunakan pada lampu sodium. Fosfat juga digunakan untuk produksi gelas spesial. Permintaan untuk pupuk secara global telah meningkatkan produksi fosfat yang banyak.

sebagai pelunak air. Para korban bom ini akan mengeluarkan gas fosfor hingga nafas terakhir. dan secara luas digunakan dalam bahan peledak. dan usus para korban selama bertahun-tahun. sementara fosfor dapat ditemukan pula pada berbagai jenis mainan yang dapat berpendar dalam gelap (glow in the dark). perunggu fosfor. lemak. telah menjadi bahan penting pertanian dan produksi tani lainnya. dan deterjen. pestisida. zat fosfor biasanya akan menempel di kulit. paru-paru. dan produk-produk lainnya. untuk metabolisme karbohidrat. Fosfor merupakan unsur yang sangat penting dalam kehidupan. Fosfor bomb memiliki sifat utama membakar. kembang api. Kegunaan fosfor yang paling umum ialah pada ragaan tabung sinar katoda (CRT) dan lampu fluoresen. 2002). odol. Trisodium fosfat sangat penting sebagai agen pembersih.Fosfor sangat penting dan dibutuhkan oleh mahluk hidup tanpa adanya fosfor tidak mungkin ada organic fosfor di dalam Adenosin trifosfat (ATP) Asam Dioksiribo nukleat (DNA) dan Asam Ribonukleat (ARN) mikroorganisme membutuhkan fosfor untuk membentuk fosfor anorganik dan akan mengubahnya menjadi organic fosfor yang dibutuhkan untuk menjadi organic fosfor yang dibutuhkan. asam fosfor yang mengandung 70% – 75% P2O5. seorang perempuan. Fosfor juga digunakan dalam memproduksi baja. dokter ortopedis kelahiran Malaysia yang juga seorang ahli medis. Kegunaan fosfor yang terpenting adalah dalam pembuatan pupuk. dan asam nukleat. korek api. dan untuk menjaga 22 . Dalam beberapa tahun terakhir. Dalam bukunya ”From Beirut to Jerusalem” (Kuala Lumpur. Menurut Ang Swee Chai. Kerugian 1. Penyalahgunan fosfor menjadi Bom yang sangat mengerikan. terus membakar dan menghanguskan serta menyebabkan nyeri berkepanjangan.

chem-is-try. Sebenarnya ammonium molibdat memiliki rumus . asam ortofosfat adalah asam berbasa tiga. Oleh karena itu. anion ini adalah hasil penguraian asam ortofosfat (H3PO4).com/2010/02/11/siklus-fosfor-di-alam/ www. mis Na2HPO4.org/tabel_periodik/fosfor/ 23 . Pengujian Anion PO43No. ortofosfat sekunder. Pada uji ini 3 tetes larutan sampel ditambahkan dengan 2 tetes asam nitrat dan 3 tetes reagensia ammonium molibdat dan hasilnya terbentuk endapan berwarna kuning. 1. Warna kuning yang terbentuk adalah warna dari ammonium fosfomolibdat . kita harus mengetahui tentang betapa pentingnya fosfor dalam kehidupan. jaringan saraf dan tulang. tetapi ionnya-lah yang digunakan dalam persamaan kimia (). dan ortofosfat tersier. Fosfor juga merupakan bahan penting bagi sel-sel protoplasma.org/tabel_periodik/fosfor/ http://www. yang membentuk tiga deret garam : ortofosfat primer. mis Na3PO4.korosi pipa-pipa. Dari uji yang dilakukan dapat diketahui terdapat anion fosfat dalam sampel. Perlakuan 1. http://dhamadharma. 3 tetes larutan sampel + 2 tetes HNO3 6 M + 3 tetes pereaksi ammonium molibdat dipanaskan Hasil Pengamatan Terbentuk endapan kuning Selanjutnya uji kedua adalah uji anion PO43-. mis NaH2PO4.wordpress.chem-is-try.

pdf 24 .pdf http://old.org/materi_kimia/kimia-anorganik-universitas/kimia-unsurnon-logam/asam-okso-dan-oksida-fosfor/ http://books.id/books?id=qFRKvYLrg3YC&pg=PT128&lpg=PT128&dq= pembuatan+fosfin&source=bl&ots=UaLwzvdVAs&sig=CswsrLq7_PF37mfusflsQYC1qk&hl=id&ei=pSznTu78L8r3rQfShqWKBw&sa=X&oi=book_r esult&ct=result&resnum=8&ved=0CEMQ6AEwBw#v=onepage&q=pembuatan%20f osfin&f=false http://karantina.inorg-phys.go.itb.deptan.ac.id/wp-content/uploads/2007/03/bab-4-kimia-unsurnon-logam.google.chem-is-try.chem.http://www.id/peraturan/MANUAL%20FUMIGASI%20FOSFIN.co.