P. 1
ANALISIS KESULITAN BELAJAR BAHASA ARAB PADA MATA KULIAH ISTIMA’ I

ANALISIS KESULITAN BELAJAR BAHASA ARAB PADA MATA KULIAH ISTIMA’ I

|Views: 3,379|Likes:
ANALISIS KESULITAN BELAJAR BAHASA ARAB PADA MATA KULIAH ISTIMA’ I
Baca selengkapnya di http://www.contohmakalah77.com
ANALISIS KESULITAN BELAJAR BAHASA ARAB PADA MATA KULIAH ISTIMA’ I
Baca selengkapnya di http://www.contohmakalah77.com

More info:

Published by: Contoh Makalah Skripsi dan Tesis on Dec 26, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/13/2014

pdf

text

original

Untuk situasi di Indonesia, materi yang dapat digunakan untuk
mengajar menyimak secara bertahap adalah:
3.1.

Fase pengenalan
Fonologi (fonem-fonem), kata-kata, frase-frase, dan

kalimat-kalimat.

3.2.

Fase pemahaman permulaan
Melakukan respons non-linguistik

3.3.

Fase pemahaman
Menjawab pertanyaan-pertanyaan mengenai isi bacaan
pendek, percakapan para penutur asli, percakapan
melalui telepon dan sebagainya.

3.4.

Fase pemahaman “lanjut”
Bertanya jawab tentang isi berita radio, TV, penyajian
bahan otentik, dan sebagainya. (Subyakto, 1993: 157-
158)
Lebih lanjut Sri Utari Subyakto menjelaskan bahwa memang lebih
baik pelajar dianjurkan untuk mendengarkan materi yang otentik sebanyak
mungkin, tetapi itupun memberi problem pula kepada pelajar yang sudah
tinggi tingkatan kemampuannya, karena mereka sedikit banyak akan
bingung mengikuti wacana yang demikian banyak “kesalahan-
kesalahannya”. Untuk menghindari rasa kebingungan pada pihak para
pelajar, mungkin lebih baik apabila guru menggunakan “wacana otentik
yang disimulasi”, yang berarti bahwa guru merekam suara pembicara yang

22

diberi pengarahan terlebih dahulu, tanpa mengorbankan keotentikan
bahasanya (Subyakto, 1993: 164).

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->