MAKALAH SISTEM SOSIAL DAN ORGANISASI KEMASYARAKATAN MASYARAKAT SUNDA

Tugas diajukan untuk memenuhi salah satu syarat dalam menempuh mata kuliah Budaya Sunda oleh : Kelompok IV

Nama : Sutrisno Yuwono : Irfan Suwandi : Irwan Maulana Yusup : Rizal Aries Pilambang : Rafki Afra

(083030036) (083030065) (083030070) (083030109) (083030110)

JURUSAN TEKNIK MESIN FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS PASUNDAN BANDUNG 2011

Sistem Sosial Dan Organisasi Kemasyarakatan Masyarakat Sunda

BAB I PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang Masyarakat Indonesia merupakan suatu masyarakat majemuk yang memiliki keanekaragaman di dalam berbagai aspek kehidupan. Bukti nyata adanya kemajemukan di dalam masyarakat kita terlihat dalam beragamnya kebudayaan di Indonesia. Tidak dapat dipungkiri bahwa kebudayaan merupakan hasil cipta, rasa, karsa manusia yang menjadi sumber kekayaan bagi bangsa Indonesia. Begitu besar peran kebudayaan dalam kehidupan masyarakat Indonesia dari mulai system sosial dan organisasi kemasyarakatan masyarakat Indonesia termasuk dalam hal ini adalah masyarakat sunda. Sistem merupakan kumpulan dari beberapa subsistem yang terakumulasi kedalam sebuah kesepakatan bersama yang bersifat abstrak. Sistem tersebut mengandung nilai dan kebutuhan yang kooperatif. Masyarakat adalah kelompok manusia sebagai individu yang hidup bersama di satu wilayah strategis berdasarkan pada nilai-nilai bersama untuk mencapai tujuan bersama. Sistem organisasi masyarakat Sunda berarti kesepakatan abstrak yang dimiliki oleh masyarakat Sunda. Masyarakat Sunda terdiri atas kelompok-kelompok kecil (individu). Pengorganisasian masyarakat Sunda ditentukan oleh sistem yang mengatur masyarakat Sunda itu.

1.2

Rumusan Masalah Untuk lebih memfokuskan pembahasan permasalahan maka penulis

membatasi pada masalah-masalah sebagai berikut : 1. 2. 3. Bagaimana masalah sosial yang ada dalam masyarakat Sunda ? Bagaimana sistem interaksi dalam masyarakat Sunda ? Bagaimana stratifikasi masyarakat Sunda ?

Budaya Sunda

1

3. Untuk meningkatkan pengetahuan kami dan pembaca mengenai sistem sosial dan organisasi kemasyarakatan masyarakat sunda 2. dan sistematika penulisan. 5. rumusan masalah. Budaya Sunda 2 . Menelaah sistem interaksi dalam kehidupan keseharian suku Sunda. maksud dan tujuan. Bab III Pembahasan Masalah Dalam bab ini berisi tentang pembahasan masalah Bab IV Kesimpilan dan Saran Dalam bab ini berisi tentang kesimpilan dan saran. Bab II Tinjauan Pustaka Dalam bab ini berisi tentang teori dasar yang meliputi system social dan organisasi kemasyarakatan masyarakat sunda. Memahami salah satu bentuk masalah sosial yang ada dalam masyarakat Sunda.Sistem Sosial Dan Organisasi Kemasyarakatan Masyarakat Sunda 1. Mengetahui akan stratifikasi suku Sunda 1.4 Maksud Dan Tujuan Adapun tujuan dari penyusunan makalah ini untuk memenuhi salah satu tugas kelomok dalam menempuh mata kulian Budaya Sunda. selain itu tujuan dari penulisan makalah ini adalah : 1. 1.3 Batasan Masalah Untuk membatasi masalah agar tidak terlalu luas maka dalam makalah ini dibatasi yaitu pembahasan yang sesuai dengan judul makalah ini tentang Sistem Sosial dan Organisasi Kemasyarakatan Masyarakat Sunda. Mengetahui kebudayaan suku Sunda. 4.5 Sistematika Penulisan Bab I Pendahuluan Dalam bab ini berisi tentang latar belakang.

bageur. Sejarah Sunda mengalami babak baru karena arah pesisir utara di Jayakarta (Batavia) masuk kekuasaan kompeni Belanda sejak (1610 ) dan dari arah pedalaman sebelah timur masuk kekuasaan Mataram (sejak 1625).Kebudayaan sunda yang ideal kemudian sering dikaitkan sebagai kebudayaan raja – raja sunda. Yaitu berasal dan bertempat tinggal di Jawa Barat. dan sangat menghormati orangtua. sekarang. ramah tamah (someah). Itulah cermin budaya dan kultur masyarakat sunda.Sistem Sosial Dan Organisasi Kemasyarakatan Masyarakat Sunda BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2. kebudayaan sunda termasuk kebudayaan tertua. Pada umumnya karakter masyarakat sunda. Menurut RW. Indeonesia. Seperti pada kebudayaan sunda. Pusat kerajaannya berada disekitar Bogor. sedangkan dataran bagian tenggara dinamai Sahul. Suku Sunda merupakan kelompok etnis yang berasal dari bagian barat pulau Jawa. lemah lembut. Watak Sunda itu adalah cageur. Sunda adalah sebuah istilah yang digunakan untuk menamai dataran bagian barat laut wilayah India timur.singer dan pinter. Daerah yang juga sering disebut Tanah Pasundan atau Tatar Sunda Budaya Sunda dikenal dengan budaya yang sangat menjujung tinggi sopan santun.1 Pengertian Sunda sebagai nama kerajaan kiranya baru muncul pada abad ke. Van Bemelan pada tahun 1949.8 sebagai lanjutan atau penerus kerajaan Tarumanegara. murah senyum. Ada beberapa watka dalam budaya Sunda tentang satu jalan menuju keutamaan hidup Etos. Kebudayaan sunda juga merupakan salah satu kebudayaan yang menjadi sumber kekayaan bagi bangsa Indonesia yang dalam Budaya Sunda 3 . Di dalam bahasa Sunda diajarkan bagaimana menggunakan bahasa halus untuk orang tua.

Kecenderungan ini tampak sebagaimana dalam pameo “ silih asah.Selain itu Sunda juga memiliki sejumlah budaya lain yang khas seperti kesopanan. saling mengasihi dan saling malindungi. Sedangkan organisasi kemasyarakatan adalah merupakan hubungan-hubungan yang terjadi antara individu atau kelompok individu di dalam masyarakat yang telah terpolakan. kepada yang lebih tua dan menyayangi kepada yang lebih kecil. dan hubungan kekerabatan. Yang dimaksud dengan sistem sosial adalah merupakan sistem pengelompokan sosial berdasarkan atas umur. silih asih dan silih asuh. Orok: yaitu berumur sejak waktu lahir sampai dua belas (12) bulan Budaya Sunda 4 . 2.2 2. jenis kelamin. Hampir semua masyarakat sunda beragama Islam namun ada beberapa yang bukan beragama islam.2. Sistem sosial Pengelompokan sosial berdasarkan umur adalah sebagai berikut : a.1 Unsur-Unsur Budaya Sunda Sistem Organisasi Sosial dan Kemasyarakatan Untuk lebih mudah memahami tentang sistem sosial dan organisasi kemasyarakatan di masyarakat sunda terlebih dahulu kita harus menyamakan dulu persepsi tentang apa yang di maksud dengan sistem organisasi sosial dan organisasi kemasyarakatan. Kebudayaan sunda memiliki ciri khas tertentu yang membedakannya dari kebudayaan – kebudayaan lain.Sistem Sosial Dan Organisasi Kemasyarakatan Masyarakat Sunda perkembangannya perludilestarikan. 1. sehingga menjadi satu sistem hubungan.rendah hati terhadap sesama. sering dikenal dengan masyarakat religius. saling mempertajam diri. Secara umum masyarakat Jawa Barat atau Tatar sunda . walaupun berebeda namun pada dasarnya seluruh kehidupan di tujukan untuk alam semesta.Pada kebudayaan sunda keseimbangan magis di pertahankan dengan cara melakukan upacara-upacara adat sedangkan keseimbangan sosial masyarakat sunda melakukan gotong royong untuk mempertahankannya.

Pekerjaan b. Bujangan/mojang yaitu berumur 16-25 tahun. Perbedaan jenis kelami ini dapat membedakan hal-hal sebagai berikut di antaranya adalah a. Sedangkan seorang perjaka atau jejaka atau jaka selain dapat berarti bujangan juga adalah seorang pria yang belum pernah mengadakan hubungan seksual atau senggama dengan wanita. Istilah yang lain untuk ini adalah wadat dan selibat. istilah bujang juga dapat merujuk pada wanita yang perawan atau gadis dan juga dapat merujuk pada janda. Budak yaitu anak-anak yang berumur 1-1 tahun c. Pengelompkan kekerabatan dalam kehidupan masyarakat sunda menganut sistem kekerabatan yang bersifat parental. Dalam bahasa Indonesia. Perbedaan manusia berdasarkan jenis kelamin merupakan kodrat alami yang justru memungkinkan manusia terus berlanjut dari generasi ke generasi. sehingga tidak dapat dikatakan perjaka lagi. Dilihat dari ego. Organisasi sosial/kemasyarakatan Budaya Sunda 5 . Istilah kekerabatan bagi masyarakart sunda menunjukan sifat bilateral dan generasional. d. Warisan d. Seorang bujangan bisa saja telah bercerai dengan istrinya (bujang cerai atau duda cerai). Permainan c. Pengambilan keputusan dan sebagainya. Kolot yaitu berumur 41 tahun ke atas Pengelompokan berdasarkan jenis kelamin. msyarakat sunda mengenal istilah kekerabatan sampai tujuh generasi ke atas dan tujuh generasi ke bawah (tujuh turunan) 2. sedangkan seorang perjaka menurut definisi berarti bujangan.Bujangan atau bujang adalah sebutan untuk seorang pria dewasa yang tidak mempunyai istri. Selain itu arti lain dari bujang adalah seorang pembantu laki-laki (jongos). Perjodohan e. Sawawa/dewasa yaitu berumur 26-40 tahun e.Sistem Sosial Dan Organisasi Kemasyarakatan Masyarakat Sunda b.

Yang di maksud organisasi tradisional adalah organisasi yang muncul sebagai hasil inisiatif dan kreatif masyarakat desa. Hiras/ngahiras. organisasi sosial yang hidup dalam masyarakat di jawa barat ada yang mempunyai ciri-ciri lembaga/organisasi tradisional dan organisasi modern. Sistem ijon yaitu peminjaman padi pada musim paceklik dan di bayar pada musim panen dengan bunga tinggi. Oganisasi tradisional yang masih banyak ditemui dan dilakukan masyarakat sunda adalah : 1. seperti : a. Organisasi tradisional yang merupakan ikatan hubunga antara pemilik tanah dengan penggarap tanah seperti : a. Ssitem nyambat yaitu permintaan bantuan tenaga dari tetangga dengan imbalan materi Budaya Sunda 6 . Pada umumnya organisasi modern mulai ada pada awal abad ke-20. tatkala pemerintah kolonial secara formal memperkenalkannya kepada masyarakat desa. tandur dan hajatan b. Organisasi tradisional didasarkan atas kepentingan ekonomi. Liliuran yaitu saling tukar tenaga dalam sesuatu pekerjaan A : B atau B :A c. Mlayang yaitu bagian hasil panen 10 sangga untuk 3 bau sawah d.pegadaian dan susunan pemerintahan. biasanya terjdi dalam acara syukuran. Organisasi tradisional yang erat hubungannya dengan kehidupan desa di priangan : a. Hejoan yaitu peminjaman uang yang dibayar dengan hasil panen 2. lembaga perkreditan. biasanya ada dalam mendirikan ruah.sedangkan organsasi modern adalah lahir karena sengaja di bentuk. Memaro yaitu bagian hasil panen sama b. biasanya dari piahk atas desa dengan anggaran dasar dan anggaran rumah tangganya. b.Sistem Sosial Dan Organisasi Kemasyarakatan Masyarakat Sunda Dilihat dari sudut sejarah. 3. Mertelu yaitu bagian hasil panen 1 berbanding 2 c. yang didorong oleh kebutuhan dalam mengatasi masalah-masalah yang dihadapinya. Kondangan/Ondangan/Uleman.

seorang anak menjadi penanggungjawab keutuhan dan kebutuhan hidup keluarga dengan bekerja lebih dari pekerjaan orang tua. Golongan rakyat biasa pada lapisan bawah. kepentingan individu adalah kepentingan bersama dan kepentingan kelompok juga merupakan kepentingan individu (perseorangan) Menyangkut masalah internal keluarga. Sistem pajegan yaitu siste kontrak tidak sampai panen e. Pada abad 19 di banten masyarakat desa dibedakan atas dua lapisan sosial yaiu : 1. Terlepas dari hal ini. Artinya. Namun. Jalma beunghar/jalma jagud aau jalama sugih 2. buruh tani dan bujang Dalamkehidupan masyarakat desa di masyarakat sunda pada umumnya ada dua kelompo msyarakat yaitu: 1. Kehidupan bersama dalam balutan gotong royong tampak terasa dalam kebiasaan nguyang. Penerapan tenggang rasa dapat kita rasakan ketika melihat realitas di atas. etika dalam sistem organisasi kemasyarakat Sunda merupakan potret ideal dalam menjalani kehidupan yang lebih dinamis. seperti petani kecil. dalam masyarakat Sunda. Golongan elit pada lapisan atas. Kakek dipangil aki dan nenek dipanggil nini. Jalma miskin/jalma masakat/jalma malarat atau jalma leutik. Hubungan dalam masyarakat Sunda sifatnya subjektif. seperti pemuka agama. Misalnya. Adik ayah dan ibu yang laki-laki dipanggil amang sedangkan adik Budaya Sunda 7 . dalam beberapa kasus. d.Sistem Sosial Dan Organisasi Kemasyarakatan Masyarakat Sunda c. masih ada peran pemuda yang memporsikan lebih dari perang orang tua. Sistem ceblokan yaitu sistem kontrak penggarap sawah oleh satu kelompok petani sampai panen dan hasil panen di bagi sesuai kesepakatan. ayah biasa dipanggil abah dan ibu dipanggil ema. Sistem sewa tanah yaitu menyewakan tanah kepada pemilik modal karena kebutuhan tertentu. pamong desa dan jawara 2. yaitu memberikan sesuatu (biasanya palawija) kepada orang lain dengan mengharap balasan yang lebih besar.

yaitu saung huma (dangau ladang) dan kampung. sehingga hidup bertetangga agak terbatas pada rumah yang saling berdekatan. Budaya Sunda 8 . biasanya penyediaan fasilitas desa terpusat di sekitar bale desa. suami biasa panggil salaki dan istri dipanggil pamajikan. 2. Desa radial. Desa linier. maka pola desa di Jawa Barat (Sunda) dapat dibagi menjadi: 1.Sistem Sosial Dan Organisasi Kemasyarakatan Masyarakat Sunda ayah dan ibu yang perempuan dipanggil bibi. Biasanya batas ini ditandai dengan gapura dan patok vertikal dari beton yang terdapat tulisan nama desa tersebut. desa atau puskesmas. masjid. Dalam perkawinan. kampung desa yang berkelompok pada persimpangan jalan. Pola kampung seperti ini lebih diperlukan untukmenjaga tanaman pekarangan dari gangguan binatang. Desa di sekitar alun-alun atau lapangan terbuka. Di daerah datar. Dalam pola desa yang menyebar. yang letaknya tersebar. Desa tersebar dalam satu area tertentu dengan memiliki batas desa atau batas secara historis dan administratif disetujui oleh bersama. pantai sebagai indikator. begitu juga pekarangannya. Berdasarkan pengelompokan rumah-rumah dan sarana lainnya dihubungkan dengan jalan raya. Pada masyarakat Baduy dan beberapa kelompok masyarakat di daerah Banten dan Sukabumi Selatan yang mayoritas berprofesi sebagai peladang (ngahuma) terdapat paling sedikit dua macam pola organisasi tempat tinggal. Hal ini mengakibatkan warga desa memerlukan waktu yang cukup lama bila akan pergi ke sekolah. kampung desa yang berkelompok memanjang mengikuti alur jalan desa. pasar. Di Jawa Barat sebenarnya hampir tidak ada desa yang perumahannya terkonsentrir di bangunan dan rumah-rumah yang terkumpul dan berkelompok pada satu tempat saja. sungai dan lembah. Kampong bukanlah satu-satunya tempat tinggal masyarakat Sunda di desa. jarak antara rumah makin besar. Selain itu. 3. pola ini dianggap imitasi dalam bentuk kecil dari kota kabupaten atau kota kecamatan. biasanya letak rumah penduduk berjauhan.

2.alat musik sunda yang bisanya digunakan pada pagelaran kesenian.2 Kesenian Budaya Sunda Budaya sunda memiliki banyak kesenian. Rumah dalam bahasa Sunda disebut imah. Tanah Sunda (Priangan) dikenal memiliki aneka budaya yang unik dan menarik. Budaya Sunda 9 . Umpi atau rumah tangga merujuk pada suatu keluarga inti. Wayang diamainkan oleh seorang dalang yang menguasai berbagai karakter maupun suara tokoh yang di mainkan. Tempat bermukim yang terkecil ialah rumah dan yang terbesar adalah alam luar. tarian khas sunda. 2) Wayang golek adalah boneka kayu yang dimainkan berdasarkan karakter tertentu dalam suatu cerita perwayangan. rarabi atau kurenan jika kemudian pasangan tersebut beranak. Musik ini merupakan kumpulan beragam alat musik seperti Kendang. wayang golek. terdiri atas suami. dan nu di imah berarti istri yang memiliki wewenang sebagai pengelola rumah.Tari Jaipong ini dibawakan dengan iringan musik yang khas pula. Jaipongan adalah salah satu seni budaya yang terkenal dari daerah ini. seperti pada acra khitanan. Jaipongan atau Tari Jaipong sebetulnya merupakan tarian yang sudah moderen karena merupakan modifikasi atau pengembangan dari tari tradisional khas Sunda yaitu Ketuk Tilu. yaitu Degung. diantaranya adalah kesenian sisngaan. istri. Anak-anak yang sudah berkeluarga kemudian akan membentuk umpi baru yang dalam bahasa Sunda disebut bumen-bumen atau imah sorangan. Itulah gambaran umum mengenai sistem organisasi kemasyarakatan pada masyarakat Sunda. dan anak-anaknya yang belum menikah.Sistem Sosial Dan Organisasi Kemasyarakatan Masyarakat Sunda Baik kampong ataupun desa adalah suatu pemukiman yang mencakup sejumlah rumah dan bangunan-bangunan lainnya sebagai pelengkap dengan fungsi tertentu bagi kehidupan masyarakat dalam permukiman. 3) Jaipongan adalah pengembangan dan akar dari tarian klasik .permainan anak kecil yang khas. Saron. Kacapi. Go'ong. 2. 1) Sisingaan adalah kesenian khas sunda yang menampilkan 2 – 4 boneka singa yang diusung oleh para pemainnya sambil menari sisingaan sering digunakan dalam acara tertentu.

Manuk Dadali .Warung Pojok. berpasangan atau berkelompok. Tokecang . 5) Pencak Sialat Cikalong. Tarian ini biasanya dibawakan oleh seorang. Pencak silat Cikalong tumbuh dikenal dan menyebar. Khususnya di Jawa Barat dan diseluruh Nusantara pada umumnya.Dibawah ini salah salah satu musik/lagu daerah Sunda : Bubuy Bulan. tanah Sunda juga terkenal dengan seni suaranya. Ketuk Tilu adalah suatu tarian pergaulan dan sekaligus hiburan yang biasanya diselenggarakan pada acara pesta perkawinan. Ciri khas dari Tari Jaipong ini adalah musiknya yang menghentak. penduduk tempatan menyebutnya "Maempo Cikalong".Es Lilin. Budaya Sunda 10 . Jaipong sering dipentaskan pada acara-acara hiburan. selamatan atau pesta pernikahan. Selain seni tari. dimana alat musik kendang terdengar paling menonjol selama mengiringi tarian. Oleh karena itu tari ketuk tilu ini banyak disukai masyarakat terutama di pedesaan yang jarang kegiatan hiburan.Sistem Sosial Dan Organisasi Kemasyarakatan Masyarakat Sunda dsb. 4) Tarian Ketuk Tilu . Dalam memainkan Degung biasanya ada seorang penyanyi yang membawakan lagu-lagu Sunda dengan nada dan alunan yang khas. 6) Seni Musik dan Suara. Pemunculan tari ini di masyarakat tidak ada kaitannya dengan adat tertentu atau upacara sakral tertentu tapi murni sebagai pertunjukan hiburan dan pergaulan. sesuai dengan namanya Tarian ketuk tilu berasal dari nama sebuah instrumen atau alat musik tradisional yang disebut ketuk sejumlah 3 buah. Degung bisa diibaratkan 'Orkestra' dalam musik Eropa/Amerika. hampir seluruh perguruan pencak silat melengkapi teknik perguruannya dengan aliran ini. acara hiburan penutup kegiatan atau diselenggrakan secara khusus di suatu tempat yang cukup luas. Tidak sembarangan orang dapat menyanyikan lagu yang dibawakan Sinden karena nada dan ritme-nya cukup sulit untuk ditiru dan dipelajari. Sebagai tarian yang menarik. Penyanyi ini biasanya seorang wanita yang dinamakan Sinden.

Seorang Dalang memiliki keahlian dalam menirukan berbagai suara manusia. Calung adalah alat musik Sunda yang merupakan prototipe dari angklung. Ceritanya banyak diilhami oleh budaya Hindu dari India. Waktu pementasannya pun unik. seperti Dawala dan Cepot. Wayang Golek biasanya dipentaskan pada acara hiburan.Sistem Sosial Dan Organisasi Kemasyarakatan Masyarakat Sunda 7) Wayang Golek. Seorang Dalang yang pintar akan memainkan tokoh tersebut dengan variasi yang sangat menarik.21.00 hingga pukul 04.Dalam Wayang Golek. Jenis bambu untuk pembuatan calung kebanyakan dari awi wulung (bambu hitam). cara menabuh calung adalah dengan mepukul batang (wilahan. Ketika awal penggunaannya angklung masih sebatas kepentingan kesenian local atau tradisional Budaya Sunda 11 . namun ada pula yang dibuat dari awi temen (bambu yang berwarna putih). pementasan Wayang Golek diiringi musik Degung lengkap dengan Sindennya. 8) Alat Musik.00 pagi.00 . pesta pernikahan atau acara lainnya. Berbeda dengan angklung yang dimainkan dengan cara digoyangkan. Tokoh-tokoh dalam cerita mengambil nama-nama dari tanah India. Angklung adalah sebuah alat atau waditra kesenian yang terbuat dari bambu khusus yang ditemukan oleh Bapak Daeng Sutigna sekitar tahun 1938. maka tanah Sunda terkenal dengan kesenian Wayang Golek-nya. bilah) dari ruas-ruas (tabung bambu) yang tersusun menurut titi laras (tangga nada) pentatonik (da-mi-na-ti-la). Wayang Golek adalah pementasan sandiwara boneka yang terbuat dari kayu dan dimainkan oleh seorang sutradara merangkap pengisi suara yang disebut Dalang. yaitu pada malam hari (biasanya semalam suntuk) dimulai sekitar pukul 20. Cerita yang dibawakan berkisar pada pergulatan antara kebaikan dan kejahatan (tokoh baik melawan tokoh jahat). Tokoh-tokoh ini digemari karena mereka merupakan tokoh yang selalu memerankan peran lucu (seperti pelawak) dan sering memancing gelak tawa penonton. ada 'tokoh' yang sangat dinantikan pementasannya yaitu kelompok yang dinamakan Purnakawan. Seperti halnya Jaipong. Jepang boleh terkenal dengan 'Boneka Jepangnya'. seperti Ramayana atau Perang Baratayudha.

Majalengka dan Karawang.2. iramanya sangat merdu yang biasanya diiringi oleh mamaos (tembang) Sunda yang memerlukan cengkok/ alunan tingkat tinggi khas Sunda.3 Bahasa Bahasa Sunda juga mengenal tingkatan dalam bahasa. yaitu unda-usuk bahasa untuk membedakan golongan usia dan status sosial antara lain yaitu : Budaya Sunda 12 . Sopjan. Budak sunat tersebut dihias seperti seorang Raja atau Satria. bisa pula meniru pakaian para Dalem Baheula. Bentuk kesenian ini sudah diambil dari tata cara masyarakat sunda dahulu ketika menanam padi sampai dengan menuainya 11) Kuda Renggong.Sistem Sosial Dan Organisasi Kemasyarakatan Masyarakat Sunda 9) Seni Bangreng. Kacapi Suling adalah salah satu jenis kesenian Sunda yang memadukan suara alunan Suling dengan Kacapi (kecapi). seekor kuda atau lebih di hias warnawarni. yaitu semacam rebana tetapi besarnya tiga kali dari alat rebana. Cara penyajiannya yaitu. Kacapi Suling berkembang pesat di daerah Cianjur dan kemudian menyebar kepenjuru Parahiangan Jawa Barat dan seluruh dunia. 10) Rengkong. 2. Seni terbang itu sendiri merupakan kesenian yang menggunakan "Terbang". Kuda Renggong atau Kuda Depok ialah salah satu jenis kesenian helaran yang terdapat di Kabupaten Sumedang. Seni Bangreng adalah pengembangan dari seni "Terbang" dan "Ronggeng". Rengkong adalah salah satu kesenian tradisional yang diwariskan oleh leluhur masyarakat Sunda. takwa dan pakai kain serta selop. Muncul sekitar tahun 1964 di daerah Kabupaten Cianjur dan orang yang pertama kali memunculkan dan mempopulerkannya adalah H. Dimainkan oleh lima pemain dan dua orang penabu gendang besar dan kecil. budak sunat dinaikkan ke atas punggung kuda tersebut. memakai Bendo. 12) Kecapi Suling.

2. Disamping itu juga sudah terdapat alatalat telekomunikasi dan barang elektronik modern. dan Cilegon.2.2.6 Mata Pencaharian Mata pencaharian pokok masyarakat Sunda adalah 1) Bidang perkebunan. karena bagi mereka kewajiban beribadah adalah prioritas utama. bahasa Banyumasan (bahasa Jawa tingkatan kasar) digunakan oleh etnik pendatang dari Jawa. orang yang dituakan atau disegani. Mereka juga masih mempercayai adanya kekuatan gaib. seperti tumbuhan teh. dll. seperti traktor dan mesin penggiling padi. 2. Hindu. Mereka itu tergolong pemeluk agama yang taat. Budaya Sunda 13 . 2) Bahasa Sunda sedang yaitu digunakan antara orang yang setaraf. serta berhaji bagi yang mampu. kini sekarang telah berubah menggunakan alat-alat modern. 2. sholat lima waktu. namun ada pula yang beragama kristen. menanam padi. Terdapat juga adanya upacara-upacara yang berhubungan dengan salah satu fase dalam lingkaran hidup.4 Religius Sebagain besar masyarakat suku Sunda menganut agama Islam. atau kepada orang yang status sosialnya lebih rendah. mendirikan rumah.Sistem Sosial Dan Organisasi Kemasyarakatan Masyarakat Sunda 1) Bahasa Sunda lemes (halus) yaitu dipergunakan untuk berbicara dengan orang tua. Budha. kelapa sawit.5 Teknologi Hasil-hasil teknologi terkini sangat mudah didapatkan seperti alat-alat yang digunakan untuk pertanian yang dasa jaman dulu masih menggunakan alatalat tradisional. baik usia maupun status sosialnya. Contohnya dalam menjalankan ibadah puasa. 3) Bahasa Sunda kasar yaitu digunakan oleh atasan kepada bawahan. dan lain-lainnya. Namun demikian.2. dan kina. karet. di Serang.

seperti padi. berkebun dan mengelola perikanan. palawija. seperti tambak udang.Sistem Sosial Dan Organisasi Kemasyarakatan Masyarakat Sunda 2) Bidang pertanian.306. 2. dan perikanan ikan payau. Seperti pada permulaan masa kemerdekaa di Jawa Barat terdapat 358. fakultas-fakultas.20 disetiap ibukota kabupaten telah tersedia universitas-universitas.2.7 Sistem Pengetahuan Fasilitas yang cukup memadai dalam bidang pengetahuan maupun informasi memudahkan masyarakat dalam memilih institusi pendidikan yang akan mereka masuki dalam berbagai jenjang. dan sayur-sayuran 3) Bidang perikanan. pengrajin. ada juga yang bermata pencaharian sebagai pedagang.000 murid sekolah dasar. Budaya Sunda 14 . kemudian pada tahun 1965 bertambah menjadi 2. Selain bertani. Jadi berarti mengalami kenaikan sebanyak 544%. Pada saat ini pada era ke. dan cabang-cabang universitas. dan peternak.164 murid sekolah dasar.

kebudayaan Sunda seperti tidak memiliki daya hidup manakala berhadapan dengan tantangan dari luar. untuk tidak mengatakan primitif. khususnya para generasi muda Sunda.1 Masalah Sosial dalam Masyarakat Suku Sunda Kebudayaan Sunda termasuk salah satu kebudayaan suku bangsa di Indonesia yang berusia tua. dapat dikatakan memperlihatkan tampilan yang kurang begitu menggembirakan. baca. rasa "gengsi" ini terkadang ditemukan pula pada mereka yang sebenarnya merupakan pakar di bidang bahasa Sunda. timbul rasa gengsi pada orang Sunda untuk menggunakan bahasa Sunda dalam pergaulannya sehari-hari. kemampuan tumbuh dan berkembang. Akibatnya. Kemampuan beradaptasi kebudayaan Sunda.Sistem Sosial Dan Organisasi Kemasyarakatan Masyarakat Sunda BAB III PEMBAHASAN MASALAH 3. baik dari dalam maupun dari luar. termasuk untuk sekadar mengakui bahwa dirinya adalah pakar atau berlatar belakang keahlian di bidang bahasa Sunda. Lebih memprihatinkan lagi. tidaklah mengherankan bila semakin lama semakin banyak unsur kebudayaan Sunda yang tergilas oleh kebudayaan asing. Adanya kondisi yang menunjukkan lemahnya daya hidup dan mutu hidup kebudayaan Sunda disebabkan karena ketidakjelasan strategi dalam mengembangkan kebudayaan Sunda serta lemahnya tradisi. "Kegemilangan" kebudayaan Sunda di masa lalu. kemampuan mobilitas. setidaknya dalam hal pengenalan terhadap budaya tulis. dan lisan Budaya Sunda 15 . Bahkan. Akibatnya. serta kemampuan regenerasi. Sebagai contoh paling jelas. kebudayaan Sunda sebenarnya termasuk kebudayaan yang berusia relatif lebih tua. Bahkan. Dalam perkembangannya kebudayaan Sunda kini seperti sedang kehilangan ruhnya kemampuan beradaptasi. menggunakan bahasa Sunda dalam komunikasi sehari-hari terkadang diidentikkan dengan "keterbelakangan". dibandingkan dengan kebudayaan Jawa sekalipun. khususnya semasa Kerajaan Tarumanegara dan Kerajaan Sunda. tulis . bahasa Sunda yang merupakan bahasa komunitas orang Sunda tampak semakin jarang digunakan oleh pemiliknya sendiri. dalam perkembangannya kemudian seringkali dijadikan acuan dalam memetakan apa yang dinamakan kebudayaan Sunda. terutama dalam merespons berbagai tantangan yang muncul. Bahkan.

2 Sistem interaksi dalam masyarakat Sunda Jalinan hubungan antara individu. Lebih jauh lagi. Ini juga sebuah fakta yang menunjukkan bahwa Budaya Sunda 16 . berbagai makanan tradisional yang dimiliki orang Sunda. Ini terbukti banyak pendatang tamu tidak pernah surut berada ke Tatar Sunda ini. banyak sekali sektor kegiatan strategis yang didominasi kaum pendatang. Ketidakjelasan strategi kebudayaan yang benar dan tahan uji dalam mengembangkan kebudayaan Sunda tampak dari tidak adanya "pegangan bersama" yang lahir dari suatu proses yang mengedepankan prinsip-prinsip keadilan tentang upaya melestarikan dan mengembangkan secara lebih berkualitas kebudayaan Sunda.Sistem Sosial Dan Organisasi Kemasyarakatan Masyarakat Sunda (baca. bahkan untuk dijadikan model kebudayaan nasional dan kebudayaan dunia tampak tidak mendapat sentuhan yang memadai. mulai dari bajigur. hingga ubi cilembu. termasuk yang enggan kembali ke tanah airnya. borondong. Lemahnya budaya baca. wajit.pandai dalam memanajemen masuknya budaya luar maka kebudayaan Sunda ini lama kelamaan akan luntur bersama waktu. Lemahnya budaya baca telah menyebabkan lemahnya budaya tulis. ranginang. kolontong. Apalagi masyarakat Sunda mempunyai sifat someah hade ka semah.individu dalam masyarakat suku Sunda dalam kehidupan sehari. Lemahnya budaya tulis pada komunitas Sunda secara tidak langsung merupakan representasi pula dari lemahnya budaya tulis dari bangsa Indonesia. Ambillah contoh. tulis. Fakta paling menonjol dari semua ini adalah minimnya karya-karya tulis tentang kebudayaan Sunda ataupun karya tulis yang ditulis oleh orang Sunda 3. dan lisan ditengarai juga menjadi penyebab lemahnya daya hidup dan mutu hidup kebudayaan Sunda. surabi.hari berjalan relatif positif. bandrek. apakah ada strategi besar dari pemerintah untuk mengemasnya dengan lebih bertanggung jawab agar bisa diterima komunitas yang lebih luas. Berbagai unsur kebudayaan Sunda yang sebenarnya sangat potensial untuk dikembangkan. Apalagi jika kita menengok sekarang ini kebudayaan Sunda dihadapkan pada pengaruh budaya luar. berbeda pendapat) di kalangan komunitas Sunda. Jika kita tidak pandai. opak. colenak.

dll. dan baik hati orang Sunda. Yang menjadi penyebab utamanya adalah komunikasi dari posisi-posisi yang terpolarisasikan. Nilai individu sangat tergantung pada penilaian masyarakat. Diakui pula oleh etnik lainnya di negeri ini bahwa sebagian besar masyarakat Sunda memang telah menjalin hubungan yang harmonis dan bermakna dengan kaum pendatang dan mukimin. politik. ekspresi wajah. misalnya dalam suatu desa. seseorang tidak dapat lepas dari keputusan yang ditentukan oleh kaum keluarganya. Pak Lurah dalam suatu desa merupakan “top leader” yang mengelola Budaya Sunda 17 . cara duduk.. dan sebagainya-dilakukan melalui komunikasi yang efektif. pembicaraan dari hati ke hati. Hubungan urang Sunda dengan kaum pendatang dari berbagai etnik dalam konteks apa punkeseharian. pekerjaan. mempunyai ikatan keluarga yang sangat erat. Hal ini ditandai oleh hubungan mendalam penuh empati dan persahabatan Tidaklah mengherankan bahwa persahabatan. Dengan demikian. cara bicara (paralinguistik). dan aktivitas-aktivitas lain yang dilakukan akan turut memengaruhi berhasil tidaknya komunikasi antarbudaya dengan orang Sunda. Perkenalan pribadi. dalam pengambilan keputusan. sifat ramah. cara menyapa. gaya dan ragam bahasa (termasuk logat bicara). pendidikan.Sistem Sosial Dan Organisasi Kemasyarakatan Masyarakat Sunda orang Sunda mempunyai sifat ramah dan baik hati kepada kaum pendatang dan tamu. dan bahkan persaudaraan kerap terjadi dalam kehidupan sehari-hari antara warga Sunda dan kaum pendatang. Dalam masyarakat yang lebih luas. saling pengertian. kehidupan masyarakatnya sangat banyak dikontrol oleh pamong desa. sebenarnya masih sangat kental sehingga halini menjadi penunjang di dalamterjalinnya system interaksi yang berjalan harmonis 3.3 Stratifikasi masyarakat Sunda Masyarakat Jawa Barat. Akan tetapi tidak dapat dipungkiri bahwa kesalahpahaman dan konflik antarbudaya antara masyarakat Sunda dan kaum pendatang kerap terjadi dalam kehidupan sehari-hari. yakni ketidakmampuan untuk memercayai atau secara serius menganggap pandangan sendiri salah dan pendapat orang lain benar. yaitu masyarakat Sunda. bisnis. di balik kearifan. Pada akhirnya. seperti terhadap perkawinan. bahasa tubuh.

ekonomi. harga menghargai. Robert Wessing. Budaya Sunda 18 . Kaum memandang sesamanya sebagai “in group” sedang di luar status mereka dipandang sebagai “out group. buyut. Paul Hiebert dan Eugene Nida. menggambarkan struktur masyarakat yang demikian sebagai masyarakat suku atau agraris. Perbedaan status di antara kelompok elite dengan masyarakat umum dapat terjadi berdasarkan status kedudukan. Mereka ini turut selalu di dalam proses pengambilan keputusan-keputusan bagi kepentingan kehidupan dan perkembangan desa yang bersangkutan. yaitu tokoh-tokoh agama. prestige sosial dan kuasa. buyut.. masih ada golongan lain yang dapat dikatakan sebagai kelompok elite. bao menempati kedudukan lebih tinggi dalam struktur hubungan kekerabatan (pancakaki) daripada anak. anak. serta menentukan kemungkinan terjadi-tidaknya pernikahan di antara anggota-anggotanya guna membentuk keluarga inti baru. incu. ua lebih tinggi dari paman/bibi. Bapa/indung. Soalnya. yang telah meneliti masyarakat Jawa Barat mengatakan bahwa ada kelompok “in group” dan “out group” dalam struktur masyarakat. berikut perkara-perkara adat dan keagamaan. kerjasama. bapa. suan. Hal itu bukan hanya tercermin dari adanya istilah atau sebutan bagi setiap tingkat hubungan itu yang langsung dan vertikal (bao.Sistem Sosial Dan Organisasi Kemasyarakatan Masyarakat Sunda pemerintahan setempat. aki/nini. Begitu pula lanceuk (kakak) lebih tinggi dari adi (adik). menentukan bentuk hormat menghormati. incu) maupun yang tidak langsung dan horisontal (dulur. aki. Hubungan seseorang dengan orang lain dalam lingkungan kerabat atau keluarga dalam masyarakat Sunda menempati kedudukan yang sangat penting. Selain pamong desa ini. hubungan kekerabatan seseorang dengan orang lain akan menentukan kedudukan seseorang dalam struktur kekerabatan keluarga besarnya. pendidikan. besan). dan saling menolong di antara sesamanya. melainkan juga berdampak kepada masalah ketertiban dan kerukunan sosial. alo. dulur misan.

dapat dikatakan memperlihatkan tampilan yang kurang begitu menggembirakan. Budaya Sunda 19 . 2. Sistem tersebut mengandung nilai dan kebutuhan yang kooperatif. Sebuah kebudayaan merupakan seperangkat cara tingkah laku manusia dalam suatu masyarakat.Sistem Sosial Dan Organisasi Kemasyarakatan Masyarakat Sunda BAB IV KESIMPULAN DAN SARAN 4. baik dari dalam maupun dari luar. Begitupun dengan kebudayaan sunda dimana didalamnya terdapat berbagai tata cara tingkah laku masyarakat sunda dari mulai yang bersifat abstrak maupun tertulis yang lahir dari hasil pemikiran masyarakat sunda dan diwariskan secara turun temurun. terutama dalam merespons berbagai tantangan yang muncul. Kemampuan beradaptasi kebudayaan Sunda. selama itu tidak merusak unsur-unsur penting yang terkandung didalamnya. Jagalah kelestarian kebudayaan mulai dari diri sendiri. kemampuan tumbuh dan berkembang. serta kemampuan regenerasi.1 Kesimpulan Kesimpulan yang dapat kami ambil dari pembahasan ini adalah bahwa sistem sosial dan organisasi kemasyarakat masyarakat sunda merupakan kumpulan dari beberapa subsistem yang terakumulasi kedalam sebuah kesepakatan bersama yang bersifat abstrak. Jaga dan cintailah kebudayaan dengan cara apapun yang bisa dilakukan. 4.2 Saran Adapaun saran yang bisa kami tuliskan meliputi: 1. Sebuah sistem sosial dalam organisasi kemasyarakatan masyarakat sunda merupakan bagian dari kebudayaan yang sangat penting. Dalam perkembangannya kebudayaan Sunda kini seperti sedang kehilangan ruhnya kemampuan beradaptasi. kemampuan mobilitas.

18. Unpas : Bandung http://www. .com Sunda.Sistem Organisasi Masyarakat Sunda Potret Kehidupan Urang Sunda. 23 Oktober 2011.Sistem Sosial Dan Organisasi Kemasyarakatan Masyarakat Sunda DAFTAR PUSTKA Abdullah tata. 20 Oktober 2011.com. www. 17:30. 14:00 www. Menyingkap Nilai Moral Budaya Sunda.50 Budaya Sunda 20 .wikipedia. 20 November 2011.initialdastroboy.google.wordpress.com Sistem social dan organisasi kemasyarakatan masyarakat sunda. 2011.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful