P. 1
Makalah Bahasa Indonesia

Makalah Bahasa Indonesia

|Views: 65|Likes:
Published by Danar Pitarini

More info:

Published by: Danar Pitarini on Dec 26, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/29/2012

pdf

text

original

MAKALAH BAHASA INDONESIA TEKNIK MENULIS SURAT DINAS

Disusun Untuk Memenuhi Tugas Mata Kuliah: Bahasa Indonesia Dosen Pengampu:

Disusun oleh : Khoirul Ngibad (09630004) Moh Ali (096300)

JURUSAN KIMIA FAKULTAS SAINSTEK UIN MAULANA MALIK IBRAHIM MALANG Desember 2011

2005:189). maka kami menyusun makalah ini dengan judul ”SISTEMATIKA PENULISAN SURAT DINAS”. Rumusan Masalah Dari latar belakang di atas maka rumusan masalah makalah kami adalah: a) Bagaimana sistematika penulisan surat dinas? 3.1 Latar Belakang Surat merupakan bentuk komunikasi tertulis antara seseorang atau lembaga dengan orang atau lembaga yang lainnya. 2. (Nurdin.BAB 1 PENDAHULUAN 1. Oleh karena itu kami ingin memaparkan bagaimana cara penulisan surat resmi yang sesuai dengan ketentuan yang berlaku. . Tujuan Dari rumusan masalah di atas maka tujuan makalah kami adalah: a) Untuk mengetahui bagaimana sistematika penulisan surat dinas atau surat resmi.

Dalam hal ini. penggunaan bahasa. surat dinas atau surat resmi ialah segala komunikasi tertulis yang menyangkut kepentingan tugas dan kegiatan dinas instansi. surat pernyataan bersedia memilih dan dipilih. Surat keluarga ialah surat yang isinya membicarakan masalah keluarga. Surat keluarga dapat berupa surat pada orang tua. dkk. kepada kenalan. 3. Isi surat sosial selalu bersifat kegiatan sosial yang dikelola oleh lembaga yang bersangkutan. Surat dinas hanya dibuat oleh instansi . ekonomis. dan sebagainya. Berdasarkan isinya. melainkan juga mempunyai kekuatan hukum sebagai bukti tertulis. Surat-surat yang telah diarsipkan itu dipakai sebagai alat pengingat. Contohnya surat lamaran kerja. surat sewa-menyewa rumah. famili. Surat setengah resmi ialah surat yang ditulis oleh seseorang atau perorangan kepada suatu organisasi atau instansi tertentu. Surat dinas ialah surat yang isinya meliputi masalah dinas yang menyangkut administrasi pemerintah (Arifin. surat izin masuk kantor. (1992:4). efektif. Surat niaga ialah surat yang ditulis oleh suatu badan perusahaan perdagangan yang isinya membicarakan masalah dagang atau perniagaan (Arifin. Surat niaga dibuat oleh suatu perusahaan yang ditujukan kepada semua pihak. seperti surat yang dikeluarkan oleh organisasi/lembaga. dan isinya. dan surat resmi lainnya. 1987:7). 1987:7). Surat sosial ialah surat yang dibuat oleh berbagai lembaga sosial yang ditujukan kepada seseorang. Surat dipandang sebagai alat komunikasi tulis yang paling efesien. dan praktis dibandingkan dengan komunikasi lisan. 4. 5. terutama dalam surat resmi. Menurut Sudarsa. Peranan surat lebih penting lagi. organisasi. Menurut Soedjito dan Solchan (1999:14). atau instansi tertentu. Surat-surat dalam arsip lama dapat dipakai sebagai bahan penelitian untuk mengetahui bagaimana keadaan atau kegiatan pada masa lalu. atau persahabatan. 2. surat permohonan izin membangun. surat dapat dibedakan atas beberapa jenis. perkenalan. surat perjanjian jual beli. surat dagang. surat berfungsi sebagar alat bukti historis. yakni sebagai berikut: 1. Sifat resmi sebuah surat bukan dilihat dari sistematika. Apa yang dikomunikasikan melalui surat akan sampai kepada alamat yang dituju sesuai dengan sumber aslinya.BAB II (PEMBAHASAN) Surat merupakan sarana komunikasi tertulis. surat niaga atau dagang ialah surat yang berisi masalah perniagaan atau perdagangan.

pemerintah dan dapat dikirimkan kepada semua pihak yang berhubungan dengan instansi tersebut. termasuk di dalamnya telepon. tim penulis akan fokus pada surat dinas ini. karena sifatnya yang resmi dan mengandung aturan dan etika yang sangat perlu diperhatikan dalam penulisannya. Sistematika Surat Resmi atau Surat Dinas Dalam sistematika penulisan surat resmi ada beberapa bagian. 1. Nomor kode pos ditulis setelah nama kota tempat instansi itu berada. A. kotak pos. . dan alamat kawat (jika ada) ditulis dengan huruf awal kata kapital kecuali kata tugas. bagian surat tersebut terdiri atas: a) kepala surat b) tanggal c) nomor. Nama instansi ditulis dengan huruf kapital alamat instansi. dan hal atau perihal d) alamat surat e) salam pembuka f) isi surat g) salam punutup h) pengirim surat i) j) tembusan inisial. Pada makalah ini. Kepala surat Kepala surat yang lengkap terdiri atas: a) nama instansi b) alamat lengkap c) nomor telepon d) nomor kotak pos e) alamat kawat f) lambang atau logo. lampiran.

4894564 Kepala surat dapat pula seluruhnya ditulis dengan huruf kapital. sedangkan nomor-nomor yang mengikutinya tidak diberi titik. yaitu Telepon. bukan Tilpun atauTelpon dan jangan disingkat menjadi Tlp. 5.O. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.5 Seharusnya: . Kata jalan jangan disingkat menjadi Jln. misalnya Biro Diklat. Contoh: . Kata alamat kawat jangan digunakan Cable Address tapi Alamat Kawat. atau Telp. 4894564 Dalam penulisan kepala surat hendaklah diperhatikan hal-hal sebagai berikut: 1. Kata telepon hendaknya ditulis dengan cermat .Contoh: DEPARTEMEN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN Pusat pembinaan dan pengembangan bahasa Jalan Daksinapati Barat IV.Kotak Pos 2655 B. Tanggal Tanggal surat ditulis secara lengkap. Kata kotak pos hendaknya jangan disingkat K. bulan ditulis dengan huruf. dan tahun ditulis dengan angka.Telepon 4896558 . Contoh: DEPARTEMEN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN PUSAT PEMBINAAN DAN PENGEMBANGAN BAHASA JALAN DAKSINAPATI BARAT IV. 4. Rawamangun Jakarta 13220 Kotak Pos 2625 Telepon 4896558. RAWAMANGUN JAKARTA 13220 KOTAK POS 2625 TELEPON 4896558. jangan digunakan P.8 . Setelah . yaitu tanggal ditulis dengan angka.Telepon: 489. Nama instansi jangan disingkat. Demikian pula. tetapi Biro Pendidikan dan Pelatihan. 6. Sebelum tanggal tidak dicantumkan nama kota karena nama kota itu sudah tercantum pada kepala surat. 2. tetapi Jalan. atau Jl. Pos atau Kotpos. Box atau Post Office Box. Kata telepon dan kotak pos diikuti oleh nomor tanpa diantara tanda titik dua (:). 3. Depdikbud.655.Kotak Pos: 265.

Nomor:10-10-3-03-90 Kata lampiran ditulis di bawah nomor jika ada yang dilampirkan pada surat.angka tahun tidak diikuti tanda baca apa pun. Agt. isi kode surat tidak harus dengan huruf. Kata nomor diikuti oleh nomor berdasarkan nomor urut surat dengan kode yang berlaku pada instansi pengirim surat. dan hal diikuti oleh tanda titik dua yang ditulis secara estetik ke bawah sesuai dengan panjang pendeknya ketiga kata itu. Agustus. November. . Lampiran. titik koma. misalnya Februari. harus taat asas.bukan Februari. lampiran dan hal ditulis dengan diawali huruf kapital.Nomor: 110/U/PPHBI/2003 Penulisan nomor dan kode surat tidak harus dibatasi garis miring. perlu diperhatikan hal berikut. Dan Lamp. tetapi dengan huruf. · Nama bulan hendaknya ditulis dengan cermat.10.3. 22 Maret 2003 Nomor. · Nama bulan jangan ditulis dengan angka. selain itu. Februari. tetapi pula dengan angka. Jika tidak ada yang dilampirkan. misalnya Januari.90 atau . Kata lampiran atau lamp. bukan Jan. · Contoh penulisan tanggal surat: KEPALA SURAT C. atau Nov.03. Nopember. kata lampiran tidak perlu ditulis. titik dan garis hubung. Jumlah barang yang ditulis dengan huruf. Jika kata nomor ditulis lengkap maka kata lampiran pun harus ditulis lengkap. Demikian pula. seperti tanda titik. tetapi dapat pula dibatasi tanda titik atau tanda hubung. Penulisan nomor dan kode surat yang benar: . Pada awal kata yang menyatakan jumlah ditulis dengan huruf kapital. Penulisan kata Nomor dan Lampiran yang dapat disingkat menjadi No. diikuti tanda titik dua yang disertai jumlah barang yang dilampirkan. tidak dengan angka dan tidak diakhiri dangan tanda baca lain. Misalnya: . Nomor surat dan kode yang dibatasi oleh garis miring ditulis rapat pada spasi dan tidak diakhiri tanda titik atau tanda hubung.Nomor: 10. Lampiran.. atau November. Nomor. Nama bulan yang ditulis dengan huruf tidak boleh disingkat. dan Hal Kata nomor.Nomor:110/U/PPHBI/2003 . Jika kata Nomor disingkat maka kata lampiran pun harus disingkat.

atau memiliki pangkat seperti kapten atau kolonel kata sapaan Ibu. . yaitu Ibu. dan Sdr. tidak digunakan. atau Drs. · Nama diri penerima diawali huruf kapital pada setiap unsurnya. kata itu hendaknya ditulis penuh. bapak. Bentuk pertama adalah alamat yang ditulis di sebelah kanan atas di bawah tanggal surat dan bentuk kedua adalah alamat yang ditulis di sebelah kiri atas di bawah bagian hal atau sebelum salam pembuka.Hal: Permohonan tenaga pengajar . Penulisan yang dianjurkan: . Alamat surat Dalam penulisan alamat surat terdapat dua macam bentuk.Lam: Satu berkas Kata hal diikuti tanda titik dua disertai pokok surat yang diawali dengan huruf kapital tanpa diberi garis bawah dan tidak diakhiri tanda titik atau tanda baca lain.Hal: Penyeragaman bentuk surat D.Contoh penulisan lampiran yang dianjurkan: . · Kata sapaan seperti ibu. Bapak. Jika digunakan kata pada awal penerima. bukan menggunakan huruf kapital seluruhnya. Bapak. · Untuk menyatakan yang terhormat pada awal penerima surat cukup dituliskan Yth. sesuai dengan kebiasaan yang dilakukan oleh yang bersangkutan(pemilik nama). saudara digunakan pada alamat surat sebelum nama penerima surat. Penggunaan kata kepada sebelum Yth. seperti Dr. · Jika nama orang yang dituju bergelar akademik sebelum namanya. Pokok surat hendaknyadapat menggambarkan pesan yang ada dalam isi surat. Ir. Apabila diingat bahwa alamat pengirim tidak didahului kata dari yang berfungsi sebagai penghubung antar bagian kalimat yang menyatakan asal. Untuk penulisan alamat surat perlu diperhatikan hal berikut: · penulisan nama penerima harus cermat dan langkap.Lampiran: satu berkas . dr. Tidak diperlukan karena kata kepada berfungsi sebagai kata penghubung antar bagian kalimat yang menyatakan arah. Saudara dengan huruf awal huruf kapital dan tanpa tanda titik atau tanda baca apa pun pada akhir kata itu. Dengan huruf awal huruf kapital disertai tanda titik singkatan itu. · Penulisan alamat penerima surat juga harus cermat dan lengkap serta informati.

Contoh penulisan alamat yang dianjurkan: Yth.· Jika yang dituju nama jabatan seseorang. bukan huruf kapital (hormat). · Pada akhir ungkapan salam pembuka itu dibubukan tanda koma. tetapi ditulis penuh. tetapi ditulis dengan huruf awal kapital dan tidak digaris bawahi serta tidak diakhiri tanda baca apa pun. Salam pembuka lazim ditulis di sebelah kiri di bawah alamat surat. atau jabatan. atau nama jabatannya saja dan bukan nama instansinya. atau titik dua. Bapak Sukoco Kepala Biro Tata Usaha Departemen A Jalan Sarlintan Raya 17 Jakarta E. tanda seru. Salam penutup lazim ditulis di sebelah kanan bawah. (Dengan hormat.Salam sejahtera. dan RW ditulis lengkap dengan huruf awal huruf kapital setiap unsur alamat. Penulisan kedua bentuk salam itu merupakan awal dalam berkomunikasi antara penulis surat dan penerima surat. · Huruf pertama kata hormat pada ungkapan salam itu ditulis dengan huruf kecil. nomor. tidak di tulis dengan huruf kapital semua. Namun kota atau wilayah perlu nama propinsi.). pangkat. yaitu (1)salam pembuka dan (2)salam penutup. seperti tanda titik atau tanda hubung. · Nama alamat yang dituju hendaklah nama orang yang disertai nama jabatannya. bukan tanda titik. · Ungkapan lain yang digunakan sebagai salam pembuka adalah: . dengan huruf awal huruf kapital tanpa tada titik atau titik dua pada akhir kata itu. Salam pembuka yamg sangat lazim digunakan adalah ungkapan dengan hormat dengan ketentutuan sebagai berikut: · Huruf pertama kata dengan pada ungkapan salam itu ditulis dengan huruf kapital (Dengan). Namun jalan atau gang. Penulisan Salam Dalam penulisan surat terdapat dua buah salam. kata sapaan tidak digunakan agar tidak berimpit dengan gelar. yaitu Jalan. di atas kalimat pembuka isi surat. RT. · Kata jalan pada alamat surat tidak disingkat. .

Salam Sejahtera. .Ibu.. Penulisan ungkapan salam pembuka yang cermat adalah: . dan wasalam dengan ketentuan sebagai berikut: · · huruf pertama kata hormat..yang terhormat. bagian kedua merupakan paragraf isi dan bagian ketiga merupakan bagian penutup.Bapak. . Pada akhir salam penutup dibubukan tanda koma. Salah satu kegiatan proyek penelitian adalah meneliti sastra lisan Sunda. Penulisan ungkapan salam pembuka yang tidak cermat adalah Dengan Hormat.Salam pramuka..Assalamuailaikum W. ... · Penulisan ungkapan salam penutup yang cermat adalah : .Dengan hormat. seperti: .Saudara. .Saudara. ISI SURAT Secara garis besar isi surat terbagi atas tiga bagian. pernyataan.. dan wasalam ditulis dengan huruf kapital.Salam perjuangan. atau tanpa tanda baca apa-apa. bukan tanda titik atau tanda baca lain. .Wasalam.yang terhormat. Salam penutup yang lazim digunakan adalah ungkapan hormat kami.Merdeka.. . terdapat salam pembuka yang bersifat khusus. yaitu bagian pertama merupakan paragraf pembuka. . pertanyaan... Sehubungan dengan itu. salam.Hormat kami. Paragraf pembuka mengantarkan isi surat yang akan diberi tahukan.W. Disamping itu. F.. Saudara Tuti yang Terhormat.. hormat saya.Saudara Tuti yang terhormat. atau permintaan. .Hormat saya.. . Paragraf pembuka berisikan pemberitahuan.. .Salam sejahtera. Contoh: · · Kami ingin memberitahukan kepada saudara bahwa. .yang terhormat...

Tanda tangan diperlukan sebagai keabsahan surat dinas. paragraf penutup dapat mengandung harapan penulis surat atau berisi ucapan terima kasih kepada penerima surat. Saudara dapat memanfaatkan sumbangan kami. bersama ini kami kirimkan seberkas surat perjanjian kerja. 05/Diklat/1/1/1986 akan kami jawab sebagai berikut. Di samping itu. Sehubungan dengan itu. 29/H/PU/1989. kami telah membaca bahwa rumput laut telah dibudidayakan. Dalam penulisan nama pengirim perlu diperhatikan hal berikut: · Penulisan nama tidak perlu menggunakan huru kapital seluruhnya. kami ingin mendapatkan informasi tentang perbudidayaan rumput laut itu. di Wisma Samudra. Contoh paragraf panutup: · · Atas perhatian Saudara. dan jelas. · Sesuai dengan permintaan Saudara dalam surat tanggal 4 Januari 1989. · · Besar harapan kami. Atas perhatian dan kerja sama Saudara yang baik selama ini. · Dalam sebuah media massa terbitan Jakarta. Nama Pengirim Nama pengirim surat ditulis di bawah tanda salam penutup. Paragraf penutup merupakan simpulan dan kunci isi surat. G. Jalan Daksinapati Barat IV. Pada tanggal 5-6 Novenber 1978. Di samping itu. Jakarta. kami ingin memberitahukan hal berikut. paragraf pembuka berisi balasan (jawaban)seperti dalam contoh berikut: · Pertanyaan Saudara yang terterah pada surat Saudara tanggal 10 Januari 1986. Mudah-mudahan jawaban kami dapat memuaskan Saudara. kami ucapkan terima kasih. tetapi menggunakan huruf awal kapital pada setiap unsur nama. Dalam paragraf isi dikemukakan hal yang perlu disampaikan kepada penerima surat. kami ucapkan terima kasih. Namun.· Pada tanggal 14-18 juli 1990 kami akan mengadakan penataran Kebahasaan Indonesia. Tujuan penataran itu adalah sebagai berikut. Rawamangun. isi surat harus singkat. . · Surat anda telah kami terima. No. · Himpunan Pembina Bahasa Indonesia akan menyelenggarakan Seminar Pengajaran Bahasa Indonesia. Sehubungan dengan itu. lugas. No.

sebagai laporan. Dra. untuk menjadi perhatian. · Dalam tembusan tidak perlu dicantumkan tulisan arsip karena setiap surat dinas itu harus memiliki arsip. Contoh: Tembusan: Tembusan: Kepala Bagian Perlengkapan 2. Contoh: Drs. Jika pihak yang diberi tembusan hanya satu. Inisial (Sandi) 1. Tulisan Tembusan diikuti tanda titik dua. tidak perlu bergaris bawah dan tidak perlu diakhiri dengan tanda titik. Di belakang nama yang diberi tembusan tidak perlu diberi ungkapan untuk perhatian. Kepala Bagian Perlengkapan 3. · Nama jabatan dapat dicantumkan di bawah nama pengirim. Doni Susanto. · Pihak yang diberi tembusan hendaklah nama jabatan atau nama orang dan bukan nama kantor atau instansi. · · Dalam tembusan tidak perlu digunakan ungkapan Kepada Yth. Kepala Drs. Doni Susanto NIP 130130130 H. tanpa digaris bawahi. Direktur Pemilihan Bahan Inisial(Sandi) di tempatkan pada bagian paling bawah sebelah kiri di bawah tembusan(kalau ada).· Nama tidak perlu ditulis di dalam kurung. tidak diberi nomor. atau ungkapan lain yang mengikat. lurus dengan bagian nomor dan hal. serta sejajar dengan nama pengirim surat. Sabaindah I. Bagian ini hanya dicantumkan jika surat itu memerlukan tembusan untuk beberapa instansi atau pihak lain yang ada hubungannya dengan surat yang bersangkutan. atau Yth. Ketentuan isi tembusan itu adalah sebagai berikut: · Jika pihak yang diberi tembusan itu lebih dari satu. diberi nomo urut sesuai dengan jenjang jabatan pada instansi itu. Tembusan Surat Kata tembusan yang ditulis dengan huruf awal huruf kapital(Tembusan) diletakkan di sebelah kiri pada bagian kaki surat. Inisial merupakan tanda pengenal yang berupa singkatan nama .

pengonsep dan pengetik surat. Inisial berguna untuk keperluan selingkung surat untuk mengetahui siapa pengonsep dan pengetik surat. Contoh: . .HA/SS HA singkatan nama pengonsep: Hidayah Asmuni SS singkatan nama pengetik: Sandi Susaty.

· Dalam pembuatan surat resmi seyogiyanya harus mengetahui sistematika surat resmi.BAB III PENUTUP 1. . Kesimpulan Dari pembahasan di atas dapat ditarik kesimpulan bahwa : · Dalam pembuatan surat resmi seyogiyanya harus memenuhi kaedah-kaedah yang berlaku dalam pembuatan surat resmi.

Pedoman Penulisan Surat menyurat Indonesia. Panduan Materi SMP/MTs Ujian Akhir Nasional. Padang: Angkasa Raya. 1992. Bandung: PT Remaja Rosdakarya. 2004. Departemen Pendidikan Nasional. Surat Menyurat dalam Bahasa indonesia. . Bandung: Pustaka Setia. Sudarsa. Syamsir. Surat-Menyurat Resmi dalam Bahasa Indonesia. Intisari Bahasa dan Sastra Indonesia. 2005. 1999. Jakarta: Pusat Penilaian Pendidikan.DAFTAR PUSTAKA Arifin. dkk. Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. Nurdin. Ade. 1987. Soedjito dan Solchan TW.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->