KATA PENGANTAR

Segala puji dan syukur kami panjatkan ke Hadirat Tuhan Yang Maha Esa, karena berkat limpahan Rahmat dan Karunia-Nya sehingga kami dapat menyusun dan menyelesaikan makalah ini tepat pada waktunya. Makalah ini membahas tentang “Manajemen Usaha kecil”. Penulisan makalah adalah merupakan salah satu tugas dan persyaratan untuk menyelesaikan tugas mata kuliah Manajemen Usaha Kecil di Politeknik Negeri Malang. Di samping itu, makalah ini juga disusun agar pembaca dapat memperluas ilmu tentang Usaha Kecil yang kami sajikan berdasarkan pengamatan dari berbagai sumber. Kami tidak lupa mengucapkan terimakasih pada pihak-pihak yang telah membantu menyelesaikan makalah ini. Terutama kepada dosen mata kuliah Manajemen Usaha Kecil, Ibu Masreviastuti yang telah membimbing kami agar dapat mengerti tentang materi apa saja yang dibahas. Dalam Penulisan makalah ini kami merasa masih banyak kekurangan-kekurangan baik pada teknis penulisan maupun materi, mengingat akan kemampuan yang kami miliki. Untuk itu kritik dan saran yang membangun dari semua pembaca sangat kami harapkan demi penyempurnaan pada tugas makalah kami berikutnya. Terimakasih.

Malang, 27 Maret 2011

Penyusun

FARIZ GHAZZAN

1. d. b. grosir dan jasa. Di negara-negara yang sedang berkembang usaha-usaha yang banyak bertumbuh di masyarakat pada umumnya tergolong sebagai usaha kecil. LATAR BELAKANG Walaupun banyak orang menghubungkan manajemen terutama dengan bisnis besar. seharusnya susun sebuah manajemen yang rapi. i. Faktafakta seperti berikut ini adalah kenyataan di mana: a. Pada kenyataannya. Usaha kecil menampung porsi terbesar pegawai dalam industry ritel. bahkan kehilangan beberapa ribu dolar tidak akan mengancam keberadaan jangka panjang mereka. usaha kecil adalah tempat lahirnya kewirausahaan. Tetapi sebuah usaha kecil akan lebih mudah menderita kerugian bahkan jika menanggung jumlah kehilangan yang lebih kecil. 1. h. 75% persen dari pekerjaan baru dihasilkan oleh sektor usaha kecil e. Di hampir semua negara. yang memiliki peran yang penting dalam ekonomi negara. Di banyak negara. . manajemen yang efektif juga penting untuk usaha kecil (small and start-up business). Perusahaan besar seperti Honda atau Microsoft dapat dengan mudah bangkit dari kehilangan beberapa ribu dolar akibat keputusan yang tidak tepat. kebanyakan usaha nasional merupakan usaha kecil. f. Usaha kecil menyumbang bagian terbesar dari penjualan di sector manufaktur. 40% dari volume bisnis di banyak negara dilakukan oleh usaha kecil.BAB I PENDAHULUAN 1. c. Walaupun hanya membuat sebuah warung kecil. Dan manajemen yang efektif lebih penting dalam suatu usaha kecil daripada dalam usaha yang besar. 50% dari usaha kecil gagal pada dua tahun pertama. Karena sesuatu yg kecil. Fakta ini menunjukkan bahwa usaha kecil merupakan mayoritas kegiatan masayarakat yang membeikan kontribusi signifikan pada penciptaan pendapatan penduduknya. Manajemen yang buruk adalah penyebab terbesar kegagalan usaha kecil.2. g. 40% pekerja bekerja di sektor usaha kecil. FARIZ GHAZZAN TUJUAN • Agar wirausaha memiliki daya pikir dan keterampilan teknis manajerial yang diperlukan dalam pengelolaan suatu usaha kecil. 99% dari semua bisnis adalah usaha kecil. suatu hari nanti pasti akan besar.

Usaha Jasa Konstruksi Batas MAP dan CTO seperti butir I. dan 8) Mayoritas karyawan berasal dari kalangan yang tidak mampu secara ekonomis. Usaha kecil memiliki ciri-ciri: 1) Manajemen tergantung pemilik 2) Modal disediakan oleh pemilik sendiri 3) Skala usaha dan jumlah modal relatif kecil 4) Daerah operasi usaha bersifat lokal 5) Sumber daya manusia yang terlibat terbatas 6) Biasanya berhubungan dengan kebutuhan kehidupan sehari-hari 7) Karyawan ada hubungan kekerabatan emosional.000. Manajemen merupakan sistem kerjasama yang kooperatif dan rasional. dan biasanya hanya mempekerjakan tidak lebih dari limapuluh orang. Usaha Jasa Batas MAP dan CTO seperti butir I.a di atas. kepemimpinan merupakan faktor yang sangat dominan. Manajemen pada pembagian tugas kerja. . Usaha kecil adalah usaha yang pemiliknya mempunyai jalur komunikasi langsung dengan kegiatan operasi dan juga dengan sebagian besar tenaga kerja yang ada dalam kegiatan usaha tersebut. Manajemen hanya merupakan alat untuk mencapai tujuan dengan efektif dan efisien. dan tanggung jawab yang teratur.a di atas. e.000. Usaha Pertanian Ketentuan MAP dan CTO seperti butir I.a di atas FARIZ GHAZZAN c. Kriteria Usaha Kecil Menurut KADIN dan Asosiasi serta Himpunan Pengusaha Kecil. 1.000/tahun dan Capital Turn Over (CTO) atau perputaran modal tidak melebihi Rp 600.000.000 serta batas CTO Rp 1.000 b.000. yang termasuk kategori usaha kecil adalah : a. Usaha Perdagangan Modal aktif perusahaan (MAP) tidak melebihi Rp 150.000 d.BAB II PEMBAHASAN Manajemen adalah ilmu dan seni mengatur proses pemanfaatan sumber daya manusia dan sumber-sumber lainnya secara efektif dan efisien untuk mencapai suatu tujuan tertentu.Dalam manajemen. Usaha Industri Batas MAP adalah Rp 250.

pelaku usaha kecil malah lebih sering merasa diperlakukan seperti warganegara kelas dua. 4) Keterbatasan varian usaha . tetapi pada umumnya biaya operasional (overhead) biasanya lebih rendah. atau mendapatkan diskon untuk volume pembelian yang lebih besar seperti produsen besar. terutama ketika mencoba melakukan perluasan usaha. Kekuatan dan Kelemahan Usaha Kecil Kelemahan-kelemahan usaha kecil a) b) c) d) e) f) Modal terbatas Kredibilitas Permasalahan pegawai Tingginya biaya langsung Terlalu banyak telur dalam satu keranjang Keterbatasan kualitas produk • Kekuatan usaha kecil a) Sentuhan pribadi b) Motivasi yang lebih tinggi c) Fleksibilitas yang tinggi d) Minim birokrasi e) Melayani pasar lokal/domestik f) Produk/jasa tidak menarik perhatian (tidak mencolok) Faktor-faktor yang mengakibatkan kelemahan Usaha Kecil 1) Keterbatasan Modal Menyeimbangkan "uang masuk" dan "uang keluar" adalah sebuah perjuangan. 2) Permasalahan Kepegawaian Usaha kecil tidak mampu membayar gaji yang besar. Bukannya mendapatkan pelayanan istimewa dari pemilik modal ketika mengajukan pinjaman. • FARIZ GHAZZAN 3) Biaya langsung yang tinggi Usaha kecil tidak dapat membeli bahan baku. kebanyakan usaha kecil memiliki masalah untuk tetap bertahan selama periode menunggu produk mereka dapat diterima pasar. serta menyediakan kesempatan dan status yang biasanya terdapat pada perusahaan besar. Selain itu. Jadi biaya produksi per unit biasanya lebih tinggi untuk usaha kecil. mesin. Perusahaan kecil tidak dapat menggunakan sistem kredit sebagai cara menjual semudah yang dilakukan perusahaan besar.• 2. atau persediaan semurah perusahaan besar. Pemilik usaha kecil harus berkonsentrasi pada permasalahan sehari-hari dalam menjalankan bisnis dan biasanya memiliki sedikit waktu untuk memikirkan tujuan atau rencana jangka panjang.

tapi mereka tetap kuat. Lingkup produknya sempit. Hal ini tidak berlaku bagi usaha kecil yang hanya memiliki sedikit produk. keputusan dapat cepat dibuat dan hasilnya dapat segera diperiksa dengan mudah. . atau jika produk lamanya tiba-tiba menjadi ketinggalan zaman. atau menaikkan harga tanpa intervensi dari pemerintah. • Faktor-faktor yang mendorong Kekuatan Usaha Kecil Pelanggan seringkali membayar harga yang lebih mahal untuk perhatian pribadi. 3) Kurangnya birokrasi FARIZ GHAZZAN Para eksekutif perusahaan besar seringkali kesulitan memahami gambaran besar suatu persoalan. seluruh permasalahan dapat mudah dimengerti. 5) Rendahnya kredibilitas Masyarakat menerima produk perusahaan besar karena namanya dikenal dan biasanya dipercaya. Bahkan pada banyak industri dimana perbedaan produk dan harganya tipis. atau jika salah satu pasarnya terkena resesi. namun usaha kecil dapat bereaksi rebih cepat terhadap perubahan persaingan. Sebuah perusahaan besar tidak dapat menutup sebuah pabrik tanpa perlawanan dari organisasi buruh. Laba dan rugi memiliki lebih banyak arti bagi mereka daripada gaji dan bonus yang diperoleh para pegawai perusahaan besar. Reputasi dan keberhasilannya di masa lalu di pasar jarang diperhitungkan.Sebuah perusahaan besar yang memiliki banyak sektor usaha dapat saja mengalami hambatan di salah satu usahanya. Usaha Kecil harus berjuang untuk membuktikan setiap kali menawarkan sebuah produk baru atau memasuki pasar baru. Sebuah usaha kecil juga memiriki jalur komunikasi yang lebih pendek. 2) Fleksibiltas lebih tinggi Sebuah usaha kecil memiliki fleksibiltas sebagai keunggulan kompetitif utama. Iebih lama. pasarnya terbatas. faktor kehadiran manusia menjadi kekuatan utama dalam menghadapi persaingan. Konsekuensinya berkerja keras. 1) Motivasi lebih tinggi Manajemen kunci dalam usaha kecil biasanya terdiri atas pemilik. serta pabrik dan gudangnya dekat. dan memiliki lebih banyak keterlibatan personal. Usaha kecil sangat rentan jika produk baru mereka tidak laku. Dalam usaha kecil. Ia dapat dengan cepat mencium masalah dan memperbaikinya. Hal ini menyebabkan terjadinya inefisiensi.

Perencanaan Strategis dan Implementasi Seorang wirausaha yang melangkah masuk ke dalam seluk-beluk kewirausahaan harus siap untuk berkiprah dalam suatu kompetisi yang tidak mungkin tidak sehat. Menargetkan segmen pasar tertentu e. FARIZ GHAZZAN Masukan dari lingkungan ekstern dapat berupa adanya peluang-peluang baru. Mereka juga kurang fleksibel dan sulit melakukan perubahan dan restrukturisasi. f. Untuk itu. dan peraturan pemerintah. Menyediakan layanan perbaikan teknis. aksi antitrust. 4. maupun evaluasi atas periode operasional yang lalu untuk mendapatkan gambaran kelayakan dan keterbatasan peluang di masa depan. Menyediakan sentuhan pribadi h. sebelum memulai berusaha atau di dalam melanjutkan setiap periode berusaha. Menghindari persaingan langsung dengan perusahaan raksasa. Perusahaan besar senantiasa berhadapan dengan perang proksi. perusahaan baru dapat mencoba taktik penjualan yang baru atau memperkenalkan produk tanpa menarik perhatian atau perlawanan yang berlebihan. Memproduksi sesuatu untuk permintaan spesifik c. lingkungan yang ada hanyalah sesuatu yang tidak bergerak dan tidak berubah dari waktu ke waktu. b. g. Melihat Peluang Bagi seorang yang pesimis. Kapan Usaha Kecil dapat Berhasil ? Perusahaan kecil pada umumnya dapat berhasil jika memenuhi kriteria seperti berikut ini : a. Situasi di mana pasar berubah dengan cepat d. Tidak menutup kemungkinan bahwa lingkungan yang dimasuki tersebut merupakan kawah Candradimuka yang penuh dengan abu batu sandungan yang menghambat kemajuan diri maupun usahanya. . perlu dipikirkan perencanaan strategis yang akurat dan menyeluruh meliputi seluruh aspek-aspek manajerial dan teknis implementasinya. 1. Sedangkan wirausaha yang optimis mampu melihat lingkungan yang statis sebagai sesuatu yang bergolak dan senantiasa berubah sebagai suatu trend masyarakat yang tidak terduga. 3. peluang baru yang diciptakan.4) Tidak menyolok Karena tidak terlalu diperhatikan. Menyediakan layanan pribadi. Memenuhi permintaan yang terbatas pada suatu wilayah lokal.

Internasionalisasi f. Kombinasi g. Melakukan evaluasi awal terhadap berbagai alternatif strategi yang akan dipilih (test of consistency) FARIZ GHAZZAN . Menyimpan contoh-contoh kebutuhan atau keperluan yang ditemukan secara luas namun belum terpenuhi. b. Integrasi Vertikal c. c. Konsep untuk mengetahui apakah suatu peluang menguntungkan atau tidak untuk dilaksanakan dikenal sebagai proses perencanaan strategis. 3. biarkan alam bawah sadar kita mengolahnya dan membuat sugestisugesti pengembangannya. Integrasi horizontal d. Perencanaan strategis adalah proses mengidentifikasi alternatif-alternatif keputusan yang harus dilaksanakan oleh seorang wirausaha dalam menciptakan. Identifikasi bentuk dan macam strategi pengembangan usaha yang akan dicapai b. Do Nothing Strategy b. Berbagai peluang dan strategi menurut Hugo Uytherhoeven di antaranya : a. Merumuskan pilihan-pilihan strategi yang akan dilaksanakan f. Menciptakan Peluang Seringkali peluang tidak kelihatan dan harus diciptakan sendiri oleh wirausaha. menggunakan ide-ide segar sebagai pelengkap pemecahan masalah. Selanjutnya. mengembangkan dan memilih peluang-peluang yang akan dilaksanakan demi mencapai tujuan-tujuan yang menguntungkan. Menganalisis dan mengumpulkan informasi yang menunjang dari lingkungan ekstern c. Prosedur untuk memulai atau mengembangkan ide tentang produk atau jasa-jasa baru dapat berpedoman kepada langkah-langkah berikut : a. Kelayakan dan Keterbatasan Peluang Masing-masing peluang memiliki kelayakan serta keterbatasan untuk dilaksanakan. Likuidasi e. Ekspansi 4. Membuat peramalan tentang prospek-prospek yang menguntungkan dari informasi yang diperoleh d.2. Perencanaan Strategis dan Implementasi Formulasi strategi bisnis yang dimaksud merupakan langkah-langkah yang harus dilakukan wirausaha yaitu sebagai berikut : a. Mengolah masalah yang ditemukan. Mengidentifikasi kemampuan serta sumber daya yang dimiliki e.

Implementation/pelaksanaan strategi Proses pengambilan keputusan senantiasa memerlukan konsentrasi yang penuh. kehati-hatian. Organisasi yang solid atau kompak dapat tercipta jika masing-masing individu dalam organisasi merasa memiliki organisasi. Proses kunci yang menjembatani antara peluang yang terlihat dengan kenyataan yang ada hanyalah dengan menghilangkan sebanyak mungkin faktor-faktor penghalang untuk melihat kenyataan yang sebenarnya. Ia harus merumuskan : 1) Langkah-langkah dan jenis-jenis kegiatan apa saja yang akan dikerjakan ? siapa yang mampu membantu dalam melakukannya ? 2) Biaya-biaya apa saja yang dibutuhkan dan berapa ? 3) Apa saja yang mungkin menjadi penghambat. Pendirian Suatu Usaha Kecil Tindak lanjut setelah wirausaha menemukan peluang atau mendapatkan ide tentang penciptaan suatu produk atau jasa adalah bagaimana mengantisipasinya. maka wirausaha tidak dapat mengerjakannya sendiri. dan bagaimana cara mengatasinya? 4) Apa saja manfaat dan keuntungannya ? bagaimana kelanjutan serta peluangnya untuk jangka panjang ? Kunci jawaban atas pertanyaan di atas adalah membentuk organisasi dengan segala dinamika dan aktivitasnya. c) Perencanaa Lokasi Penentuan lokasi usaha bagi bentuk usaha industry dan manufaktur/pabrik adalah sangat penting. Suatu peluang hanya dapat dintisipasi dengan melakukan beberapa kegiatan yang menunjang untuk mencapai tujuan dari wirausaha. ketelitian serta ketepatan dalam memprediksi atau meramalkan sesuatu hal. sehinga mereka mengerti dan menerima peran dan tanggung jawab mereka dengan penuh dedikasi dan disiplin untuk mencapai tujuan organisasi. Kondisi ini dapat tercapai jika wirausaha mampu menerapkan prinsip-prinsip manajemen dalam organisasi serta memiliki jiwa kepemimpinan yang tangguh.g. a) Mengantisipasi Peluang Memperhatikan berbagai kegiatan yang harus dilakukan. hal tersebut sehubungan dengan efisiensi atas biaya dalam FARIZ GHAZZAN . Wirausaha dituntut untuk melihat peluang seobyektif mungkin hingga diperoleh informasi bahwa bisnis yang dilakukannya baik dan menguntungkan. b) Membentuk Organisasi Organisasi yang dibentuk dan dilaksanakan selayaknya mengacu kepada struktur organisasi. 5. Namun hingga saat ini belum ada bentuk struktur organisasi yang baku dan harus ditaati.

kualitasnya baik. maka selayaknya komponen-komponen dalam usaha kecil mempunyai kualifikasi efisien. Manfaat dan fungsinya bagi tujuan perusahaan adalah akan menarik minat konsumen untuk berpartisipasi serta member kesan baik dan menambah citra perusahaan di mata rekan bisnis. Oleh karenanya.memperoleh bahan baku maupun menghemat biaya transportasi dalam distribusi dan penjualan produk akhirnya. d) Perencanaa Bahan Baku dan Supplier (BBS) Untuk mencapai hasil yang maksimal. serta pelayanan lanjutan yang memuaskan. serta produktif. dalam perencanaan bahan baku dan menentukan supplier yang akan menunjang kebutuhan usaha. e) Tata Letak (Layout) Wirausaha perlu mengatur peletakan peralatan dan menata dekorasi di dalam ruangan kerjanya. 2) Perencanaan BBS untuk Usaha Jasa Wirausaha harus menentukan dimana bahan baku dapat diperoleh dengan harga murah. efektif. Juga dapat dipilih pemasok yang menyediakan bahan baku yang kualitasnya baik namun harganya murah. Koordinasi dengan bagian pembelian dan produksi serta penjualan akan membantu wirausaha dalam menentukan perolehan bahan baku dan pemilihan pemasok. Pengaturan dapat mengikuti polapola sebagai berikut : 1) Layout Fungsional 2) Layout Garis 3) Layout Campuran FARIZ GHAZZAN . Keseluruhan kegiatan tersebut dapat ditanganinya bersama dengan sekretaris dan manajer perusahaannya. 1) Perencanaan BBS untuk Industri Kecil Wirausaha terlebih dahulu harus menentukan apakah mengolah sendiri atau membeli kulit yang telah diproses. wirausaha perlu memilih apa dan siapa yang paling menguntungkan.

Banyak orang berpendapat bahwa manajemen adalah “hal umum”.BAB IV KESIMPULAN Kebanyakan bisnis dimulai oleh orang-orang yang tidak memiliki pengalaman. kemungkinan besar dalam jangka panjang mereka akan gagal. FARIZ GHAZZAN . Manajemen yang baik pada bisnis usaha kecil merupakan salah satu kunci sukses dalam pengembangan bisnis usaha kecil. padahal bila para pengusaha tidak tahu bagaimana mengambil keputusan bisnis.

Subanar. 2000. Ekonomi. 2001. Harimurti. Pengantar Bisnis ( Dasar-dasar Ekonomi Perusahaan ). Cetakan Pertama. 1995. Drs. Surakarta. dan John Soeharto. Drs. Murti. FARIZ GHAZZAN . Wiyono. Mefitaraka. Yogyakarta : BPFE.DAFTAR PUSTAKA Sumarni. Edisi ke-empat. Manajemen Usaha Kecil. Liberty Yokyakarta.

FARIZ GHAZZAN .