P. 1
Psikopatologi

Psikopatologi

|Views: 254|Likes:
Published by renieffendi

More info:

Published by: renieffendi on Dec 26, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPTX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/08/2014

pdf

text

original

PSIKOPATOLOGI

-

-

Pendahuluan Kelainan kesadaran Kelainan perhatian Kelainan orientasi Kelainan pikiran

-

Kelainan ingatan Kelainan Bicara Kelainan persepsi sensorik Kelainan perasaan Kelainan Motorik

Pendahuluan - Teori structural Sigmund Freud : kepribadian yang berhubungan dengan dunia luar yang nyata  Ego. - Semua fungsi kepribadian yang berhubungan dengan dunia luar  dibawah kekuasan ego - 3 fungsi kepribadian agar dapat berhubungan dengan dunia luar:

1. 1. Fungsi kognitif ( perceptual atau intelektual ) 2. 2. Fungsi emosional / affektif 3. 3. Fungsi konatif ( motorik ) - Masing- masing ketiga fungsi saling berkaitan. - manifestasi abnormal ketiga fungsi  psikopatologi memusatkan perhatian. - Psikopatologi  suatu cabang ilmu yang mempelajari fungsi- fungsi mental/ kepribadian yang abnormal/patologik.

2. Kelainan kesadaran : Kesadaran merupakan salah satu fungsi kepribadian yang sangat penting. manifestasi tersebut lebih kuat. manifestasi tersebut lebih menetap. 3.Manifestasi fungsi kepribadian sebagai gejala apabila: 1. . manifestasi tersebut lebih sering.

3. Kesadaran dalam arti awareness ( menyadari. Kesadaran dalam pengertian psikoanalitik.Kesadaran dalam psikiatri : 1. seperti yang dikehendaki atau dimaksud oleh kedokteran non psikiatrik. mengetahui ). yang menekankan segi persepsi-sensorik. 2. seperti yang dimaksudkan dalam pemeriksaan psikiatrik. . Kesadaran dalam arti sensorium.

. ide. sensasi. . .terbatas satu hal untuk satu saat. emosi.dapat dengan mudah ditarik kealam sadar setiap waktu dengan memusatkan perhatian atau konsentrasi. .Kesadaran analitik : Berdasarkan teori topografik Sigmund Freud.berisi hal-hal yang tidak berada dalam tingkat pengetahuan sadar individu. dll.Alam prasadar ( Preconcious ) : .Alam sadar ( Conscious ) : .dapat berupa ingatan. .bagian apparatus mental yang berisi hal-hal yang berada dalam tingkat pengetahuan sadar individu. .

Alam tak sadar ( Unconcious ) : . . . berpangkal suatu pengertian hipotetik bahwa ada satu pusat perasaan diotak.sangat sulit atau tidak mungkin ditarik kembali kealam sadar.berisikan hal-hal yang tidak dalam tingkat pengetahuan sadar individu. Sensorium : berarti tempat atau pusat sensasi ( sensation center )..

keinginan. ide. Dalam pemeriksaan psikiatrik  kesadaran diartikan sebagai penghayatan atau pengetahuan yang penuh dari individu akan dirinya sendiri dan lingkungannya. mengerti dan memahami pikiran.Kesadaran akan dinilai tingkatannya menurut jawaban (respon) yang diperlihatkan individu terhadap rangsangan sensorik yang diberikan. - . Persepsi dalam (interoception)  kemampuan mencatat. perasaan dan emosinya sendiri.

. “ Conciousness can be defined as a state of awareness of the self and the environment “.Persepsi luar (exteroception)  kemampuan untuk mencatat. mengerti dan memahami rangsangan-rangsangan dari dunia luar yang diterima melalui saraf sensorik. Awareness : Merupakan kesadaran mental yang sangat bergantung kepada kesadaran organobiologik (dalam arti sensorium).

jiwa dan badan  satu kesatuan. .Untuk dapat menghayati dan menyadari lingkungan dirinya  harus mempunyai sensorium yang kompos mentis Merendahnya sensorium  terganggunya awareness. Fungsi mental dan fungsi fisik. Kelainan Kesadaran : Kesadaran organobiologik dengan kesadaran psikik  tidak dapat dipisahkan.

7.1. 2. 4.(clouding of consciousness) Somnolentia Delirium. 3. Macam – macam kelainan kesadaran : Kesadaran kacau. = torpor) Coma . Stupor ( = sopor. 5. (confusional state) Kesadaran berkabut. 6. Dreamy state.

Kesadaran kacau : Adanya disorientasi (tempat. Gangguan assosiatif ( proses berfikir ) Kemiskinan ide/pikiran. Dapat terjadi pada kelainan yang bersifat organic maupun fungsional.1.tanya atau heran. . orang) . waktu. Mimik muka akan terlihat tegang atau terlihat bertanya. disertai kekacauan dan kebingungan.

tidak menimbulkan persepsi atau persepsi yang terjadi adalah terganggu.2. Dapat ditemui gangguan perhatian berupa merendahnya perhatian (inattensi). Kemampuan untuk berpikir atau menjawab terhadap stimulus merendah  jawaban individu hanya didapat dengan mengulang. Kesadaran berkabut : Ambang kesadaran meninggi sehingga rangsangan yang biasanya menimbulkan persepsi yang baik.ulang. Keadaan ini dapat organic maupun psikogenik. Psikogenik  keadaan dissosiatif. . biasanya disertai amnesia.

kebingungan dan kekacauan bicara ( sampai inkoherensi).ulang masih dapat memancing jawaban (respone) . ilusi. Individu tidak dapat bangun atau sadar sepenuhnya. Delirium : Gangguan kesadaran yang disertai gambaran yang menonjol dari kegelisahan atau kekacauan motorik. dan perasaan cemas bahkan takut.olah sedang dalam keadaan tidur. halusinasi. Stimulus yang ringan dan berulang. . 4. disorientasi. Somnolentia : Individu seolah.3.

5. Ambang semua persepsi meninggi. Keadaan ini biasanya bersifat organic  traumatic. metabolic.- Halusinasi biasanya bersifat visual. Dreamy state. dan disorientasi. Beberapa pasien adalah cukup terkontrol perilakunya dan mungkin melakukan pengembaraan dengan gangguan kesadaran dan amnesia  “fugue”. . infektif. perasaan cemas. toksik. twilight state : Penurunan kesadaran mencapai tingkat berkabut atau kacau. Biasanya disertai halusinasi.

. dan kedua sebagai sinonim daripada mutisme seperti terlihat pada istilah stupor depresi atau stupor katatonik.- Dapat berlangsung dari beberapa menit sampai beberapa hari bahkan bulan. Keadaan ini biasanya adalah epileptik ( psikomotor ) atau hysteria dissosiatif. Dalam psikiatri ada dua pengertian : satu sebagai bentuk kesadaran yang rendah. 6. Stupor : Beberapa penulis menyebutkan sebagai torpor atau sopor. Setelah episode dilewati biasanya individu dapat menceritakan kejadian yang dialaminya bagaikan sutu mimpi.

Aktifitas fungsi tubuh telah berkurang  mempertahankan fungsi vegetatif saja seperti respirasi dan sirkulasi darah saja. Individu hanya memberikan reaksi terhadap stimulus sangat kuat dan berulang.- Dalam bentuk kesadaran merendah diartikan hampir mencapai taraf koma. Individu tidak bereaksi terhadap rangsangan yang keras atau menyakitkan. . Coma: Tingkat kesadaran merendah yamg paling dalam. 7.

volunteer  memusatkan perhatian pada suatu peristiwa eksternal maupun internal. Perhatian merupakan suatu proses mental yang sadar dimana individu memilih dan memeriksa dunia dalam dan dunia luarnya untuk mendapatkan data yang diperlukan. . sifatnya aktif. Dua bentuk perhatian : 1. Perhatian aktif atau perhatian sekunder.Kelainan Perhatian : Kesadaran sangat berkaitan erat dengan fungsi mental yang disebut perhatian.

maka tanpa disadari hal. . Makin kuat individu memusatkan perhatian aktifnya pada suatu hal makin besar pula terjadinya stimulus lain menyimpangkan atau menarik perhatian pasifnya.narik pula perhatiannya. otomatik  makin besar usaha individu memusatkan perhatiannya secara aktif pada suatu problem yang dihadapinya. Perhatian aktif dan pasif secara timbal balik saling berhubungan satu sama lain.- Perhatian pasif atau primer. sifatnya involunter.hal sekitarnya menarik.

depresi. Dapat ditemukan pada keadaan manik. .Kelainan perhatian yang akan dibicarakan : 1. Individu tidak mampu untuk mepertahankan perhatiannya untuk jangka waktu yang cukup lama. 2 Tidak ada perhatian ( anattensi. skizofrenia dan keadaan organic. Distraktibilitas : Bentuk kelainan perhatian aktif. Distraktibilitas (penyimpangan perhatian). inattention) 1. anxiety. kelelahan. Perhatian individu sangat mudah teralih atau disimpangkan dari suatu hal oleh rangsangan lain.

bahkan dapat melakukan mutilasi diri tanpa rasa sakit/nyeri.hal yang menimbulkan perasaan tidak menyenangkan. . Bentuk ekstrem  “pain anosognosia” : pasien tidak memberikan reaksi terhadap nyeri. Pada keterbelakangan mental. Inattensi : Dapat ditemukan pada keadaan organic seperti kelelahan. Inattensi selektif  suatu bentuk inattensi khusus terhadap hal.2. inattensi dapat terjadi karena miskinnya asosiasi pikiran. keracunan. ataupun keadaan psikogenik.

temporal. Disorientasi  tanda kelainan organic. dan ingatan yang apabila terganggu  disorientasi.Kelainan Orientasi : Kemampuan individu untuk mengenali lingkungannya secara personal. Disorientasi non organic  sifatnya sekunder  akibat penarikan atau isolasi diri  skizofrenia kronis yang lama dalam perawatan rumah sakit ( sampai bertahun. . Orientasi yang baik memerlukan kesadaran. biasanya berkaitan dengan turunnya kesadaran.tahun). dan situasional. persepsi. spatial. perhatian.

serta tulisan individu. Manifestasi eksternal daripada proses berpikir umumnya dinilai atau dilihat dari pembicaraan verbal. memperhatikan. penalaran. percaya. menyimpulkan diikuti dengan pembentukan ide baru. membandingkan. . Dalam psikiatri  upaya menghubungkan ide yang satu dengan yang lain dengan cara membayangkan.Kelainan Pikiran : Berpikir  mengingat.

Kelainan isi pikiran. Kelainan bentuk pikiran. 2. 3 4. Kelainan pikiran menurut Fish : Kelainan arus pikiran Kelainan pemilikan pikiran. .1.

Kelainan arus pikiran : disorder of the stream/ progression of the thought. tidak terdapat arah umum atau ide tujuan (goal idea) Penderita bicara dengan sangat cepat dari satu topik ketopik lainnya  Cameron menyebutnya .1. dimana trejadi suatu arus yang terus menerus dan berkesinambungan. Pikiran melompat (flight of idea): Kelainan arus pikiran  ide susul menyusul dengan sangat cepat. Normal  pikiran berjalan dari suatu ide initial (ide awal) menuju ke ide tujuan.

- .Ciri lain pikiran melompat  desakan atau keterpaksaan bicara ( pressure of speech)  penderita tidak bisa menahan diri untuk tidak bicara. dan lesi organic di hypothalamus. tetapi secara keseluruhan pemikiran masih bisa dimengerti. Khas untuk keadaan manik. Terjadi pelonggaran asosiasi. pasien skizofrenia gelisah (afektif atau katatonik).

dan berbelitbelit  tetapi mencapai tujuan (goal). dan egosentrisitas.Pikiran berputar. kepribadian obsesi.. gangguan mental pada usia tua. melemahnya pertimbangan.putar (circumstantial) : Kelainan arus pikiran  pikiran maju dengan pelan karena menyertakan banyak hal.hal yang kecil dan tak perlu. dan skizofrenia. Kecepatan bicara adalah biasa. berliku.liku. Ditemukan pada : kepribadian epileptik. keterbelakangan mental. . Terjadi karena tidak ada atau sedikitnya dilakukan supresi selektif.

Kebalikan daripada pikiran melompat. Pikiran terhambat : Disebut juga retardasi pikiran. baik inisiasi maupun pergerakan/kemajuannya. . inhibisi pikiran . hemmung. dan jumlah ide/pikiran yang diucapkan berkurang.Pikiran menyimpang : Menyerupai circumstantial tetapi goal/tujuan pemikiran tidak pernah tercapai atau memang tidak ada. Pemikiran melambat.

susah berkonsentrasi. pikirannya berjalan lambat. dan sulit mengambil keputusan. Perhatian aktif menurun sehingga kejadian. Khas pada keadaan depresi tetapi dapat pula ditemukan pada skizofrenia.kejadian sekitarnya tidak tercatat secara mental dengan baik  keluhan lemah ingatan. .Biasanya pasien mengeluh kalau dirinya sulit berpikir.

tengah kalimat. Suatu kalimat atau ide yang betul.betul baru kemudian dapat dimulai. Terjadi penghentian mendadak rentetan ide/ pikiran mis : pasien berhenti bicara ditengah. thought obstruction. .Pikiran terhalang : Disebut juga : thought blocking. meninggalkan satu kekosongan dengan ucapan sebelumnya. thought deprivation.

tiba ia berhenti berbicara  biasanya disebabkan oleh hal.hal yang sifatnya tidak disadari. Perseverasi : Merupakan gangguan arus pikiran atau progresi pikiran dimana majunya pikiran tercegah sehingga pasien terus menerus mengulangi jawaban terhadap stimulus yang terdahulu walaupun stimulus yang baru telah diberikan. Sering terjadi pada skizofrenia. - .Pasien tidak dapat dapat menjelaskan kenapa tiba.

Verbigerasi : Disebut juga . katatonik). jadi masih ada relevansinya dengan situasi yang dihadapi. Yang diulangi adalah jawaban terhadap pertanyaan yang pernah diajukan. verbal stereotypy. cataphasia. . Merupakan pengulangan.pengulangan patologik dan tak berarti dari kata atau kalimat secara spontan dan tdk ada hubungan atau terlepas dari situasi yang dihadapi.maupun (biasanya Ditemukan pada penyakit otak organic difus terlokalisir (dementia senilis) dan skizofrenia. Ditemukan pada skizofrenia katatonik atau skizofrenia kronik yang sudah sangat mundur.

Bleuler menggolongkan gejala ini sebagai salah satu bentuk pelonggaran asosiasi  termasuk dalam gejala primer skizofrenia. Terjadi disorganisasi struktur kalimat sehingga tidak dapat dimengerti. .Inkoherensi : Merupakan kelainan progresi pikiran dimana ide yang berturutan diekspresikan tidak mempunyai urutan yang logic.

Dia yang mengontrol pikirannya  artinya ia dapat berpikir atau berhenti berpikir kapan ia menghendakinya.2. walaupun diluar kesadarannya. Rasa mengontrol atau memiliki sendiri terganggu  kelainan psikiatri. Kelainan pemilikan pikiran (disorder of the possession of thought) : Normal  individu menghayati pikiran yang dikeluarkannya sebagai miliknya. .

berulang. .ulang dan persisten. rasa tersiksa. namun tidak dapat dihapuskannya atau ditolaknya dengan upaya apapun.menerus.Pikiran obsesi : Suatu keadaan dimana isi mental mendesak ke kesadaran individu terus. Obsesi bertentangan dengan latar belakang kepribadian individu. diluar atau bertentangan dengan kemauan sadar individu. Ciri lain dari obsesi adalah adanya gejala penyerta berupa rasa cemas. disadarinya sebagai tidak masuk akal. sengsara ataupun rasa bersalah ( berdosa).

“apa gunanya hidup ini”.pertanyaan seperti “kenapa matahari bersinar pada siang hari. Pikiran kontras  ide obsesi dimana individu setiap kali berpikir hal yang berbalikan dari yang diucapkannya. “kenapa saya dilahirkan”. bukan malam hari”.ragu bercampur keharusan untuk melakukan secara persis dan tepat. Inhibiting obsession  hambatan dalam perilaku individu dimana adanya rasa ragu. - .Obsesi intelektual (intelektual metafisik)  berupa pertanyaan.

Biasanya obsesi impuls diikuti oleh perbuatan atau tindakan yang sesuai (kompulsi) sehingga secara klinis terlihat sebagai obsesi kompulsi. - .kata yang merupakan isi obsesi kompulsi. misalnya keinginan untuk memegang tiang listrik. Penamaan obsesi kompulsi adalah dengan memberikan akhiran mania pada kata.Obsesi impuls (impulse obsession)  merupakan keinginan atau dorongan yang aneh atau tidak masuk akal yang sifatnya memaksa.

. Gejala obsesi merupakan gambaran utama neurosa obsesi kompulsi. Alienasi pikiran : Individu menghayati pikiran yang dikeluarkannya sebagai bukan miliknya.- Kleptomania : obsesi mengumpulkan bendabenda kecil yang sesungguhnya tidak diperlukan (biasanya sampai menyebabkan individu mencuri atau mengutil ditoko). skizofrenia. dapat pula ditemukan pada penderita depresi. tetapi datang dari kekuatan luar tertentu.

Kelainan isi pikiran ( disorder of thought content) : a.- Hal ini disebut juga sebagai pikiran sisipan (thought insertion). Preokupasi pikiran dan ide overvalued : Suatu ide atau pikiran yang kuat getaran perasaannya (feeling tone) cenderung akan mendominasi kesadaran. . 3. Pengalaman alienasi ini oleh Schneider dimasukkan kedalam tangga pertama (first rank symptom) daripada skizofrenia.

atau ide pusat tersebut.- - Bila pikiran cenderung untuk memusat pada atau berada disekitar ide atau pikran demikian maka keadaan itu disebut preokupasi. Idenya. . disebut ide yang dinilai berlebihan atau overvalued idea. misalnya ide bunuh diri atau ide kebencian.

delusion) : Fish  suatu keyakinan yang salah yang tak tergoyahkan dan patologik.b. Cameron  suatu keyakinan yang kukuh yang tetap dipertahankan oleh individu walaupun kenyataan. serta dibangun atas unsur.kenyataan social menentangnya. . Waham (delusi. Kusumanto  suatu keyakinan atau pikiran yang salah karena bertentangan dengan kenyataan (dunia realitas).unsur yang tak berdasarkan logika sehat.

cultural. delusi adalah suatu ide atau pikiran yang telah mencapai taraf diyakini atau dipercaya. delusi tidak dapat dikoreksi atau tidak dapat digoyahkan sehubungan dengan kwantitas diyakini/ dipercayainya itu. politik. delusi adalah tidak sesuai atau terlepas dari latar belakang kehidupan pribadi individu secara social..ciri waham : 1. 2.Ciri. maupun intelegensia. . 3.

dll .macam waham : 1 menurut objek wahamnya : waham allopsikik dan waham autopsikik. menurut isinya : persekutorik. 2.Macam. grandiose. menurut sifatnya : primer-sekunder dan sistimatik-nonsistimatik. erotomania.

Waham somatopsikik  objek waham adalah tubuh individu sendiri . Waham allopsikik  objek daripada waham adalah orang lain.Objek waham : waham autopsikik  objek daripada waham adalah diri individu yang bersangkutan.

 merupakan waham yang tidak dapat dimengerti timbulnya atau tidak mempunyai penjelasan eksternal yang objektif bagaimana timbulnya.  Scneider membedakan tiga bentuk pengalaman delusional primer : 1.Sifat waham : waham primer :  disebut juga autochtonus delusion. tetapi ia tidak tahu apa sebenarnya yang terjadi. . Delusional mood : pasien merasa yakin atau pasti yang terjadi disekitarnya menyangkut dirinya.

tetapi bagi pasien mempunyai arti pribadi. Delusional perseption : waham primer yang timbul sebagai jawaban terhadap persepsi normal. waham sekunder :  merupakan waham yang timbul sebagai jawaban terhadap psikopatologi lain yang telah ada pada diri pasien. halusinasi dll. berupa delusi primer sendiri. Terdapat pada skizofrenia akut. . tanpa arti khusus yang dimengerti orang lain.1.

waham sekunder tersebut tersusun secara logic satu sama lain dan berhubungan dengan waham primer.sistimatisasi waham :  terjadi apabila waham. .  waham.waham sekunder yang tidak berkaitan secara logic satu sama lain disebut waham nonsistimatik. . misalnya penderita skizofrenia mempunyai waham persekutorik karena adanya halusinasi akustik berupa suara.suara yang senantiasa mengatakan ancaman terhadap dirinya.

Penderita adalah objek waham. waham persekutorik : Fish  waham persekutorik merupakan sekumpulan waham. dan keadaan organic.Menurut isinya : 1. depresi.waham dengan isi waham yang berbeda. . penderita paranoid. Suatu kecenderungan yang dapat terlihat pada pasien dengan waham persekutorik  membentuk kelompok dengan satu atau lebih orang lain.beda dan disebut sesuai dengan ide persekutoriknya : waham dibunuh. Ditemukan pada penderita skizofrenia. waham diracuni.

waham cemburu dan waham tak setia : Biasanya tertuju kepada (allopsikik) orang dengan siapa pasien mempunyai ikatan sexual. sadar atau tidak disadari. Ditemukan pada keadaan psikogenik. yang dapat bersifat heterosexual maupun homosexual. paranoia dengan waham tak setia. Waham cemburu  berkembang dari sifat kecemburuan biasa yang memang merupakan ciri kepribadian individu. organic. .2. kemudian terjadi proses psikotisasi yang meluas menjadi kecurigaan.

Waham cinta (erotomania) : Disini pasien yakin atau percaya bahwa seseorang jatuh cinta setengah mati (autopsikik) kepadanya. Gejala ini dapat ditemukan pada skizofrenia dan keadaan paranoid.3. aktris dll. Kekasih fantasi tersebut biasanya orang yang terkenal seperti aktor. walaupun secara nyata pasien tidak pernah berhubungan dengan kekasih fantasinya tersebut. .

keadaan panik. paranoid. ataupun kondisi organic. Waham Mignon (mignon delusion)  pasien percaya dirinya sebagai keturunan raja atau orang terkenal kontemporer tertentu dan bukan keturunan orang tuanya yang sekarang.4. . identifikasi dengan orang penting atau kesimpulan paralogik. Dapat pula merupakan kompensasi daripada perasaan inadekuat atau rendah diri. Merupakan perluasan dari individu akan pentingnya dirinya. Gejala ini dapat ditemukan pada skizorenia. Waham grandiose : Disebut juga sebagai waham kebesaran atau waham megalomanik.

waham salah. Waham sakit. Waham ini selain autopsikik dapat pula bersifat allopsikik yaitu mengenai anggota keluarga yang lain. misalnya pasien dengan depresi beratpercaya bahwa ia telah menularkan penyakitnya pada keluarganya. Pada waham sakit  pasien yakin dirinya mempunyai suatu penyakit yang berat dan tidak dapat disembuhkan seperti kanker. . waham dosa. dan waham tuduhan : Sering disebut sebagai waham depresif. waham miskin. tumor otak dll  disebut juga waham hipokondriakal.5.

atau kondisi organic. Pada waham miskin  pasien percaya dirinya sangat miskin dan melarat dan suatu kesengsaraan akan menimpa diri dan keluarganya.orang disekitarnya mengetahui hal itu dan menuduhnya. biasanya berkaitan dengan waham tuduhan  pasien percaya dirinya mempunyai suatu dosa besar atau telah melakukan kesalahan tak berampun dan ia percaya orang. skizofrenia. Ditemukan pada keadaan depresi. .Pada waham dosa dan waham salah.

Pasien percaya bahwa ia tidak mempunyai intelegensia. Delusion of anormity  pasien yakin bahwa tindakan tertentu dari dirinya akan menimbulkan bencana besar bagi dunia. . tidak mempunyai jiwa. tidak mempunyai tubuh atau bagian tubuh. Ditemukan pada keadaan depresi berat. Ide nihilistic ini dapat meluas sehingga mengenai dunia luar. misalnya pasien mengatakan dunia telah berhenti berputar.6. tidak mempunyai organ tubuh. Waham nihilistic : Disebut juga sebagai delusion of negation & delusion of non existence.

Pasien dengan waham grandiose  mau mengerjakan pekerjaan rendah misalnya : membersihkan kamar mandi. Pasien persekutorik yang menyangkal dirinya sakit.c. Sikap pasien sehubungan dengan wahamnya : Tidak seluruh pasien memperlihatkan tindakan/ perbuatan yang sesuai dengan wahamnya.. . tetapi mau terus tinggal dirumah sakit dengan sukarela.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->