P. 1
Kelebihan Dan Kekurangan PLC

Kelebihan Dan Kekurangan PLC

|Views: 1,154|Likes:
Published by Husaini JungGle

More info:

Published by: Husaini JungGle on Dec 27, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

02/26/2013

pdf

text

original

Kelebihan PLC

· (0) Kelebihan PLC, operasi PLC, Pemrograman, PLC, Programmable, sejarah

Penggunaan PLC di dalam kehidupan sehari-hari dan dalam industri sudah menjadi suatu kebutuhan, terutama untuk menggantikan sistem pengkabelan (wiring) yang masih dipergunakan pada sistem sebelumnya. Para pengguna mulai mengalihkan perhatian kepada PLC karena banyak kelebihan maupun keuntujngan yang ditawarkan oleh sistem yang dapat diprogram kembali ini. Adapun kelebihan maupun keuntungan tersebut antara lain: 1. Fleksibel Dahulu, penggunaan perangkat sistem kendali membutuhkan banyak sistem pengolahan untuk masing-masing perangkat saja. Misalnya jika terdapat lima mesin maka dibutuhkan lima pengendali. Hal tersebut kini teratasi dengan menggunakan PLC. Cukup menggunakan sebuah PLC saja, banyak perangkat yang dapat dijalankan dengan programnya masing-masing. Sistem pengkabelan mulai dibenahi dan direduksi, semakin sedikit kabel yang digunakan dan ringkat/ sederhana. Tak perlu banyak ruang untuk menempatkannya. 2. Harganya Lebih Murah Jika kita melihat kembali kepada sisi fleksibilitasnya tentunya sudah menjadi jawaban, dimana harga yang dikeluarkan jauh lebih sedikit (murah) jika dibandingkan dengan menggunakan sistem sebelumnya. Ketika sistem lama (relay) masih banyak menggunakan pengkabelan yang memakan banyak biaya, PLC menawarkan pengkabelan yang sederhana. Pengkabelan dapat dilakukan dengan jumlah yang banyak hanya dengan sebuah PLC, karena PLC mencakup relay, timer, counter, sequencer, dan beberapa fungsi yang dapat disesuaikan sesuai dengan kebutuhan. 3. Jumlah Kontak yang Banyak Banyaknya kontak yang dimiliki sebuah PLC memberikan banyak kemudahan kepada pengguna. Tidak hanya dari segi finansial, tetapi juga sisi instalasi. Akan jauh lebih sederhana dan mudah jika dibandingkan dengan relay. Misalnya saja pada PLC-5, sebuah PLC keluaran Allen Bradley dengan jumlah kontak minimal 16-32 kontak, sementara itu relay menyediakan kontak sejumlah 4-8 kontak. 4. Dapat Melakukan Pemrograman, Pemrograman Ulang dan Koreksi dengan Mudah

Keamanan Terjamin Jika dilihat dari sisi keamanan. Upgrade Sistem dan Komponen Lebih Cepat Pengguna dapat Menambahkan komponen-komponen kendali setiap saat dan tanpa memerlukan tenaga juga biaya yang besar seperti pada pengendali konvensional (relay). 5. timer atau komponen lain untuk perangkat tambahan. 8. 7. disebutkan bahwa terdapat banyak metode yang ditawarkan untuk membuat suatu program pada PLC. sehingga tak lagi membutuhkan komponen-komponen tersebut sebagai tambahan. 6. 10. Penggunaan relay membutuhkan counter. setelah itu baru didownload ke PLC. dari segi dokumentasi. relay dan komponen lainnya. Setiap programer dapat memiih metode sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan. Tak harus masuk ke dalam kantor atau ruangan khusus. Dimudahkan juga dengan komponen yang tersedia dalam bentuk paket modul. pengubahannya hanya dilakukan pada program yang terdapat di komputer. Seperti pada penjelasan pemrograman pada PLC. pemasangan dapat dilakukan dengan cepat dan mudah. diperlukan pengubahan pada pengkabelannya. data maupun perbandingan ke dalam suatu perangkat komputer (PC) yang terhubung dengan PLC. Mneumonic dan Function Block Diagram. Menyederhanakan Komponen-Komponen Sistem Kendali Dalam PLC juga terdapat timer.PLC memiliki kelebihan dimana sistemnya dapat diprogram ulang secara cepat. proses produksi yang bercampurpun dapat diselesaikan dengan cepat. Bahkan ketika sistem sedang dijalankan. dengan waktu yang relatif singkat. 9. . PLC tergolong perangkat yang luar biasa aman. sehingga mengurangi dan dapat menghindarkan dari adanya pecurian dalam bentuk apapun. PLC mempunyai sistem penguncian (lock). Bila salah satu sistem akan diubah atau dikoreksi. Dimudahka dengan adanya interface yang dapat menampilkan proses. perangkat dan hal-hal mengenai program. waktunya akan sangat lama dan beresiko tinggi sehingga harus mematikan sistem yang sedang berjalan. counter. Metode Pemrograman Mudah dan Bermacam-macam Banyak metode untuk membuat suatu program pada PLC. di antaranya Ladder Logic Diagram. Jika dengan relay. Adanya Record Data dan Interface yang Memudahkan Pengguna PLC dirancang untuk mampu menyimpan data-data yang diperlukan sesuai dengan kebutuhan dan program. Sistem Terbaru dengan Wireless Sistem terbaru dari PLC yaitu dengan menawarkan siste yang wireless dan dapat diakses oleh penggunanya dengan mudah dan jarak jauh.

dengan mengenal sistem PLC orang akan dapat memiliki ketertarikan tersendiri untuk mengasah ilmu khususnya dalam bidang kendali dengan PLC dan membuat implementasinya dalam kehidupan sehari-hari. Sementara ini. tentunya PLC masih mempunyai kelemahan yang pada setiap generasinya dilakukan koreksi dan penyempurnaan. Sebagai hasil ciptaan manusia. Tentunya hal ini menjadikan suatu tantangan besar bagi vendor PLC untuk meningkatkan pengenalan PLC ke dalam masyarakat umum maupun masyarakat teknologi (khususnya). Aplikasi Program PLC Buruk untuk Aplikasi Statis (Tetap) Aplikasi-aplikasi PLC dapat mencakup beberapa fungsi sekaligus. PLC pada perannya sebagai sistem kendali memiliki kelemahan yang cukup mendasar dan masih terus ditekan agar dapat diperoleh hasil yang mendekati kesempurnaan dan harapan yang ada. Teknologi Masih Baru Pengubahan sistem lama yang mempergunakan relay ke dalam konsep komputer PLC masih dianggap baru bagi sebagian orang. PLC Gambar Panel Kendali (Control Panel) PLC Menyambung pada artikel sebelumnya. Di lain sisi. PLC banyak digunakan pada level industri saja.Kekurangan PLC · (0) Kekurangan PLC. 2. baik oleh vendor maupun oleh pengguna tentunya. Jarang sekali dilakukan perubahan bahkan tidak sama . Meskipun tak terlalu mempengaruhi pasar industri. Adapun kelemahan yang terdapat pada PLC dapat dijelaskan sebagai berikut: 1. Pemrograman. PLC tak hanya memiliki kelebihan. belum banyak merambah dunia yang lebih luas yaitu masyarakat. beberapa aplikasi merupakan aplikasu dengan satu fungsi.

Hal tersebut membuat penggunaan PLC pada aplikasi dengan satu fungsi dinilai tidak efektif bahkan dapat menghabiskan biaya yang besar alias boros. kinerja pada sistem PLC akan terganggu dan tidak dapat berjalan secara maksimal. Apabila hal-hal tersebut terjadi secara terus menerus. Dalam suatu kalang proses industri. mempengaruhi pada hasil produksi dan keluaran. Operasi dengan Ragkaian yang Statis (Tetap) Kinerja PLC menjadi tidak optimal dan efektif bahkan memboroskan biaya jika rangkaian pada sebuah operasi tidak dilakukan perubahan secara menyeluruh. lingkungan akan memiliki perubahan suhu dan keadaan yang tidak dapat diduga. Proses justru akan menjadi lambat dan membuat sistem terganggu. . Hal-hal tersebut banyak terjadi khususnya pada PLC generasi lama. vibrasi yang berhubungan langsung dengan alat-alat elektronik di dalam PLC dan keadaan lingkungan maupun lapangan yang tidak dapat dipungkiri dapat menyebabkan debu yang mengotori perangkat PLC. 3.sekali atau statis. 4. Oleh sebab itu. seringkali pemanasan yang sangat luar biasa terjadi. penggunaan PLC pada aplikasi kecil tidak direkomendasikan oleh para ahli sistem kendali. PLC Rentan terhadap Perubahan Suhu dan Keadaan Lingkungan Menjadikan sebuah pertimbangan ketika suatu perangkat yang akan dipergunakan memiliki kelemahan yang cukup mengkhawatirkan. Untuk PLC generasi baru kekeurangan ini mulai dapat dikendalikan dan dikurangi secara perlahan oleh vendor.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->