Pengertian Shadaqah dan Dasar ayat

Shadaqah dalam artiannya : Komitmen Sedangkan dalam tinjauan hukum shadaqah bisa dihukumi wajib ketika berbentuk: zakat, Nafkah dan Nadzar sedangkan berkekuatan hukum Sunnah ketika: Hadiah, Hibah, Wakaf, Ujrah, Sewa, Barter, Hutang dll Adapun dalam kekuatan hukumnya dalam Alquran secara eksplisit tidak disebutkan (terangkan), akan tetapi dalam kaitannya terdapat 73 ayat Al-Quran yang menerangkannya, salah satu diantaranya: 1. Al-Anam: 27 dan 30 2. As saba: 31 3. Al Baqarah: 261 (Tentang motivasi dan peruntukan wakaf) 4. Al-Baqarah: 267 (Hal-hal yang diwakafkan) 5. Ali Imran: 92 6. An Nahel: 96 7. Al haj: 77
(http://m-syarifuddin.blogspot.com/2010/03/pengertian-shadaqah-dan-dasarayat.html)

Definisi Zakat, Infaq dan Shadaqah
(Posted in Tsaqofah by Hafsa Mutazz on the September 7th, 2007 )

Zakat menurut bahasa artinya adalah “berkembang” (an namaa`) atau “pensucian” (at tath-hiir). Adapun menurut syara’, zakat adalah hak yang telah ditentukan besarnya yang wajib dikeluarkan pada harta-harta tertentu (haqqun muqaddarun yajibu fi amwalin mu’ayyanah) (Zallum, 1983 : 147). Dengan perkataan “hak yang telah ditentukan besarnya” (haqqun muqaddarun), berarti zakat tidak mencakup hak-hak –berupa pemberian harta– yang besarnya tidak ditentukan, misalnya hibah, hadiah, wasiat, dan wakaf. Dengan perkataan “yang wajib (dikeluarkan)” (yajibu), berarti zakat tidak mencakup hak yang sifatnya sunnah atau tathawwu’, seperti shadaqah tathawwu’ (sedekah sunnah). Sedangkan ungkapan “pada harta-harta tertentu” (fi amwaalin mu’ayyanah) berarti zakat tidak mencakup segala macam harta secara umum, melainkan hanya harta-harta tertentu yang telah ditetapkan berdasarkan nash-nash syara’ yang khusus, seperti emas, perak, onta, domba, dan sebagainya.

infaq mempunyai cakupan yang lebih luas dibanding zakat. membunuh dengan sengaja. maka shadaqah menjadi wajib hukumnya. Bisa pula hukumnya menjadi wajib. Maka hibah. Jika kewajiban ini tak dapat terlaksana kecuali denganshadaqah. sebagai salah satu alat transportasi. sebagaimana dapat dikaji dalam kitab-kitab fiqh berbagai madzhab. ataupun pihak-pihak lain yang berhak menerima shadaqah. orang yang membutuhkan. sesuai kaidah syara’: “Al wasilatu ilal haram haram” “Segala perantaraan kepada yang haram. 1936 : 33. tt : 39). hukum sunnah ini bisa menjadi haram. maka yang dimaksudkan adalah shadaqah dalam arti yang pertama ini –yang hukumnya sunnah– bukan zakat. bila diketahui bahwa penerima shadaqah akan memanfaatkannya pada yang haram. para fuqaha menggunakan istilah shadaqah tathawwu’ atau ash shadaqah an nafilah (Az Zuhaili 1996 : 916). maknanya berkisar pada 3 (tiga) pengertian berikut ini : Pertama.Bagaimana kaitan atau perbedaan definisi zakat ini dengan pengertian infaq dan shadaqah? Al Jurjani dalam kitabnya At Ta’rifaat menjelaskan bahwa infaq adalah penggunaan harta untuk memenuhi kebutuhan (sharful maal ilal haajah) (Al Jurjani. mobil. jika disebut istilah shadaqah secara mutlak. wasiat. untuk membedakannya dengan zakat yang hukumnya wajib. bus. Sedang untuk zakat. 1996 : 919). Dengan kata lain. adalah termasuk infaq. Adapun istilah shadaqah. dan jima’ di siang hari bulan Ramadhan–. Dalam kategorisasinya. . kaffarah (berupa harta) –karena melanggar sumpah. Dengan demikian. hukumnya haram pula”. shadaqah adalah pemberian harta kepada orang-orang fakir. Shadaqah ini hukumnya adalah sunnah. nazar (untuk membelanjakan harta). melakukan zhihar. tanpa disertai imbalan (Mahmud Yunus. Namun seperti uraian Az Zuhaili (1996 : 916). sesuai kaidah syara’ : “Maa laa yatimmul wajibu illa bihi fahuwa wajib” “Segala sesuatu yang tanpanya suatu kewajiban tak terlaksana sempurna. kapal. nafkah kepada keluarga. maka sesuatu itu menjadi wajib pula hukumnya” Dalam ‘urf para fuqaha. hadiah. Bahkan zakat itu sendiri juga termasuk salah satu kegiatan infak. wakaf. dan lainlain– sedang zakat dapat diumpamakan dengan “mobil”. Karena itu. misalnya berupa makanan atau pakaian. Menolong mereka adalah untuk menghilangkan dharar (izalah adh dharar) yang wajib hukumnya. misalnya untuk menolong orang yang berada dalam keadaan terpaksa (mudhthar) yang amat membutuhkan pertolongan. Sebab semua itu merupakan upaya untuk memenuhi kebutuhan. dipakai istilah ash shadaqah al mafrudhah (Az Zuhaili 1996 : 751). yaitu penggunaan harta untuk dikembangkan dan diputar lebih lanjut secara ekonomis (tanmiyatul maal). infaq merupakan kegiatan penggunaan harta secara konsumtif –yakni pembelanjaan atau pengeluaran harta untuk memenuhi kebutuhan– bukan secara produktif. infak dapat diumpamakan dengan “alat transportasi” –yang mencakup kereta api. bukan wajib. baik kebutuhan pihak pemberi maupun pihak penerima. Wahbah Az Zuhaili.

adalah shadaqah). untuk mengartikan shadaqah sebagai zakat. Pada ayat ke-60 surat At Taubah di atas. Bukhari dan Muslim). Misalnya firman Allah SWT : “Sesungguhnya zakat-zakat itu adalah bagi orang-orang fakir. Berdasarkan ini. kata “zakat” diungkapkan dengan kata “shadaqah”. karena pada ujung ayat terdapat ungkapan “faridhatan minallah” (sebagai suatu ketetapan yang diwajibkan Allah). Begitu pula pada hadits Mu’adz. Pemberian (al ‘athiyah) di sini dapat diartikan secara luas.Kedua. shadaqah adalah sesuatu yang ma’ruf (benar dalam pandangan syara’). Agaknya arti shadaqah yang sangat luas inilah yang dimaksudkan oleh Al Jurjani ketika beliau mendefiniskan shadaqah dalam kitabnya At Ta’rifaat. Ini merupakan makna kedua dari shadaqah. yang menunjukkan bahwa yang dimaksud dengan lafazh “ash shadaqaat” dalam ayat tadi. Namun demikian. menumpahkan syahwat kepada isteri adalah shadaqah. Pengertian ini didasarkan pada hadits shahih riwayat Imam Muslim bahwa Nabi SAW bersabda : “Kullu ma’rufin shadaqah” (Setiap kebajikan. Pada hadits di atas. Berdasarkan nash-nash ini dan yang semisalnya. Ini merupakan qarinah bahwa yang dimaksud dengan “shadaqah” pada hadits itu. Ketiga. sebab dalam nash-nash syara’ terdapat lafazh “shadaqah” yang berarti zakat. shadaqah adalah segala pemberian yang dengannya kita mengharap pahala dari Allah SWT (Al Jurjani. adalah zakat yang wajib. Dengan demikian. Ungkapan ini merupakan qarinah. bukan shadaqah tathawwu’ yang berhukum sunnah. karena pada awal hadits terdapat lafazh “iftaradha” (mewajibkan/memfardhukan). kata “shadaqah” diartikan sebagai zakat. dan diberikan kepada orang fakir di antara mereka…” (HR. adalah zakat. kata “shadaqah” tidak dapat diartikan sebagai “zakat”. bahwa Allah telah mewajibkan zakat atas mereka. “zakat-zakat” diungkapkan dengan lafazh “ash shadaqaat”. kecuali bila terdapat qarinah yang menunjukkannya. orang-orang miskin. shadaqah merupakan kata lain dari zakat. tt : 132). lafazh “ash shadaqaat” diartikan sebagai zakat (yang hukumnya wajib). bukan shadaqah yang lain-lain. beramar ma’ruf nahi munkar adalah shadaqah. amil-amil zakat …” (QS At Taubah : 60) Dalam ayat tersebut. dan tersenyum kepada sesama muslim pun adalah juga shadaqah. . Artinya. yang diambil dari orang kaya di antara mereka. baik pemberian yang berupa harta maupun pemberian yang berupa suatu sikap atau perbuatan baik. memberi nafkah kepada keluarga adalah shadaqah. maka mencegah diri dari perbuatan maksiat adalah shadaqah. dibutuhkan qarinah (indikasi) yang menunjukkan bahwa kata shadaqah –dalam konteks ayat atau hadits tertentu– artinya adalah zakat yang berhukum wajib. 1983 : 148). bukan yang lain. Menurut beliau. shadaqah adalah identik dengan zakat (Zallum. penggunaan kata shadaqah dalam arti zakat ini tidaklah bersifat mutlak. Begitu pula sabda Nabi SAW kepada Mu’adz bin Jabal RA ketika dia diutus Nabi ke Yaman : “…beritahukanlah kepada mereka (Ahli Kitab yang telah masuk Islam).

Walhasil. 1953 : 135. 1981 : 91). Demikian seterusnya (An Nawawi. ketika Imam An Nawawi dalam kitabnya Sahih Muslim bi Syarhi An Nawawi mensyarah hadits di atas (“Kullu ma’rufin shadaqah”) beliau mengisyaratkan bahwa shadaqah di sini memiliki arti majazi (kiasan/metaforis). As Sayyid As Sabiq dalam kitabnya Fiqhus Sunnah Juz I (1992 : 277) juga menyatakan. tp. karena perbuatan ini berpahala sebagaimana halnya shadaqah. sebagaimana halnya makna shadaqah yang kedua. berarti membayar zakat dan bershadaqah (harta) pun bisa dimasukkan dalam pengertian di atas. Misalnya. dengan zakat itu kamu membersihkan dan mensucikan mereka…” (At Taubah : 103) Kata “shadaqah” pada ayat di atas dapat diartikan “zakat”. Jadi penginfakan harta mereka. II. tergantung dari qarinah yang menunjukkannya. “shadaqah” dalam ayat di atas dapat bermakna zakat yang wajib. An Nabhani. 1989 : 400). mencegah diri dari perbuatan dosa disebut shadaqah. Maksudnya. bisa saja lafazh “shadaqah” dalam satu nash bisa memiliki lebih dari satu makna. Karena itu. tak otomatis dia bermakna segala sesuatu yang ma’ruf. karena aktivitas ini berpahala seperti halnya shadaqah. makna yang demikian ini bisa menimbulkan kerancuan dengan arti shadaqah yang pertama atau kedua. makna shadaqah yang ketiga ini pun bersifat tidak mutlak. Misalnya firman Allah : “Ambillah zakat dari sebagian harta mereka. karena kalimat sesudahnya “kamu membersihkan dan mensucikan mereka” menunjukkan makna bahasa dari zakat yaitu “that-hiir” (mensucikan). bahwa suatu lafazh pada awalnya harus diartikan sesuai makna hakikinya. Ibnu Katsir berpendapat bahwa kata “shadaqah” dalam ayat di atas bermakna umum. Cet. karena disamakan dengan shadaqah (berupa harta) dari segi pahalanya (min haitsu tsawab). Tentu saja. kecuali jika terdapat qarinah yang menunjukkannya. Karena itu. Maka bisa saja. dikarenakan maknanya yang amat luas. bukan zakat. bukan arti yang hakiki (arti asal/sebenarnya). jika dalam sebuah ayat atau hadits terdapat kata “shadaqah”. lebih bermakna sebagai “penebus” dosa daripada zakat.” (Usman. Sebab sudah menjadi hal yang lazim dan masyhur dalam ilmu ushul fiqih. Sebagaimana diungkapkan oleh An Nabhani dan para ulama lain. Az Zaibari : 151) Namun demikian. Menurut beliau. Tidaklah dialihkan maknanya menjadi makna majazi. Asy Syakhshiyah Al Islamiyah Juz III. Dapat pula diartikan sebagai “shadaqah” (yang sunnah). Menurut Ibnu Katsir (1989 : 400-401) ayat ini turun sehubungan dengan beberapa orang yang tertinggal dari Perang Tabuk. 1996 : 181. . Al Quds. maupun shadaqah tathawwu’. segala perbuatan baik dihitung sebagai shadaqah. Taqiyyudin. Amar ma’ruf nahi munkar disebut shadaqah. bisa shadaqah wajib (zakat) atau shadaqah sunnah (Ibnu Katsir.Jika demikian halnya. kecuali jika terdapat qarinah.” “Pada asalnya suatu kata harus dirtikan secara hakiki (makna aslinya). karena sababun nuzulnya berkaitan dengan harta shadaqah. “shadaqah” dalam satu nash berarti zakat sekaligus berarti shadaqah sunnah. [ Muhammad Shiddiq Al Jawi ] REFERENSI • An Nabhani. terdapat sebuah kaidah ushul menyebutkan : “Al Ashlu fil kalaam al haqiqah. lalu bertobat seraya berusaha menginfakkan hartanya.

Cetakan III. Hukum Zakat Dalam Pandangan Empat Mazhab. Jakarta. Dan zakat (juga infaq dan shadaqah) adalah salah satu instrumen paling efektif untuk menyatukan umat manusia dalam naungan kecintaan dan kedamaian .1953 • • • • • • • • • • • An Nabhani. Litera Antar Nusa. kekayaan dan status sosial dalam kehidupan adalah sunatullah yang tidak mungkin dihilangkan sama sekali. 1983 Pengertian Zakat Infak dan Shadaqah Mukadimah Zakat merupakan salah satu pokok agama yang sangat penting dan strategis dalam Islam. Beirut. Pembentukan keshalihan pribadi dan keshalihan dalam sistem masyarakat inilah salah satu tujuan diturunkannya Risalah Islam sebagai rahmatallil ‘alamin oleh Allah SWT kepada manusia. Kaidah-Kaidah Ushuliyah dan Fiqhiyah. Fiqhus Sunnah Juz I . Darul Ma’rifah. As Sayyid. Damaskus. 1998 Az Zuhaili. Bahkan adanya perbedaan status sosial itulah manusia membutuhkan antara satu dengan lainnya. Muhlish. 1992. Wahbah. Darul Fikr. Abdul Qadim. gotong royong dan selalu menjalin persaudaraan. Az Zaibari. Beirut. Taqiyyudin. Amir Sa’id. maka zakat berfungsi membentuk keshalihan dalam sistem sosial kemasyarakatan seperti memberantas kemiskinan. t-tp. Sahih Muslim bi Syarhi An Nawawi Juz VII. Adanya perbedaan harta. menumbuhkan rasa kepedulian dan cinta kasih terhadap golongan yang lebih lemah. Maktabah As Sa’diyah Putra. Allah SWT menghendaki kebaikan kehidupan manusia dengan ajaran-Nya agar hidup tolong menolong. Jika shalat berfungsi untuk membentuk keshalihan dari sisi pribadi seperti mencegah diri dari perbuatan keji dan munkar. Jakarta. Al Fiqhul Islami wa Adillatuhu Juz II. Bandung. RajaGrafindo Perkasa. Darul Fikr. 1996 Yunus. cetakan I. 1982 As Sabiq. Tafsir al Qur`an Al Azhim Juz II. Kiat Menjadi Pakar Fiqih. cetakan I. 1985 Usman. karena zakat adalah rukun Islam ketiga setelah syahadat dan shalat. An Nizham Al Iqtishadi fi Al Islam. Beirut. Abdullah Nasih. tp. 1990 An Nabhani. 1936 Zallum. Padang. Muqaddimah Dustur. Beirut cetakan IV. 1963 An Nawawi. Mahmud. Dengan zakat. 1989 Ulwan. Darul Ilmi lil Malayin. Darul Ummah. Al Amwal fi Daulatil Khilafah. Gema Risalah Press. Darul Fikr. Al Fiqhul Wadhih Juz II. Taqiyyudin. Beirut. 1996 Ibnu Katsir.

Hal ini dikarenakan ada banyak jenis shadaqah yang mau tidak mau harus tampak. membekali pasukan jihad dan lain sebagainya. dan waktu suatu kekayaan atau harta yang wajib diserahkan. seperti membangun sekolah. jumlahnya dan waktunya suatu kekayaan atau harta harus didermakan. dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan. menyalurkan syahwatnya pada istri dsb. Allah memberi kebebasan kepada pemiliknya untuk menetukan jenis harta. Dan jika kamu menyembunyikannya dan kamu berikan kepada orang-orang fakir. jembatan. Makna Shadaqah Adapun Shadaqoh mempunyai makna yang lebih luas lagi dibanding infaq. “Jika kamu menampakkan sedekahmu. Makna Infaq Pengertian infaq adalah lebih luas dan lebih umum dibanding dengan zakat. 2:271) Yang perlu kita perhatikan di dalam ayat di atas adalah. berkembang dan berkah (HR.hidupnya di dunia. Dan Allah akan menghapuskan dari kamu sebagian kesalahan-kesalahanmu. maka menyembunyikan itu lebih baik bagimu. (QS : At-Taubah : 103). (http://www. Pengertian Zakat Dan Perbedaannya Dengan Infaq dan Shadaqah 1. maka itu adalah baik sekali.semuabisnis. Shadaqah ialah segala bentuk nilai kebajikan yang tidak terikat oleh jumlah. dan pendayagunaannya pun ditentukan pula. Tidak ditentukan jenisnya. memberikan senyuman dan wajah yang manis kepada saudaranya.html) Shadaqah adalah baik seluruhnya. Sedangkan istilah zakat berarti derma yang telah ditetapkan jenis. berapa jumlah yang yang sebaiknya diserahkan. bahwa yang utama untuk disembunyikan terbatas pada shadaqah kepada fakir miskin secara khusus. . waktu dan juga yang tidak terbatas pada materi tetapi juga dapat dalam bentuk non materi. namun antara satu dengan yang lain berbeda keutamaan dan nilainya. tergantung kondisi orang yang bersedekah dan kepentingan proyek atau sasaran shadaqah tersebut. misalnya menyingkirkan rintangan di jalan. Di antara shadaqah yang utama menurut Islam adalah sebagai berikut: 1. 3.” (QS. berarti : tumbuh. Dan shadaqoh adalah ungkapan kejujuran (shiddiq) iman seseorang. 2. Makna Zakat Secara Bahasa (lughat).com/articles/169611/1/Pengertian-Zakat-Infaq-Shadaqahdan-Perbedaannya/Page1. menuntun orang yang buta. AtTirmidzi) atau dapat pula berarti membersihkan atau mensucikan: ٌ َِ ٌ ِ َ ّ َ ْ ُ ّ ٌ َ َ َ َ َ َ ّ ِ ْ ِ ْ ََ ّ َ َ َ ِ ِ ّ َ ُ َ ْ ُ ُ ّ َ ُ ً َ َ َ ْ ِ ِ َ ْ َ ْ ِ ْ ُ ‫خذ من أموالهم صدقة تطهرهم وتزكيهم بها وصل عليهم إن صلتك سكن لهم وال سميع عليم‬ "Pungutlah zakat dari sebagian kekayaan mereka dengan zakat itu kamu membersihkan dan mensucikan mereka.". yaitu dari umat Islam untuk umat Islam. Shadaqah Sirriyah Yaitu shadaqah yang dilakukan secara sembunyi-sembunyi. jumlah. Shadaqah ini sangat utama karena lebih medekati ikhlas dan selamat dari sifat pamer. Allah subhanahu wata’ala telah berfirman. untuk menggapai kebaikan di akhirat. membuat sumur.

"Shadaqah yang paling utama adalah engkau bershadaqah ketika dalam keadaan sehat dan bugar. "Seseorang apabila menafkahi keluarganya dengan mengharapkan pahalanya maka dia mendapatkan pahala . Oleh karena itu Nabi shallallahu ‘alihi wasallam memuji shadaqah sirriyah ini. bahwa dia orang papa yang tak punya sesuatu apa pun.” (Syarhus Sunnah) 5. "Untuk fulan sekian. (Thariqul Hijratain) 2. Rasulullah shallallahu ‘alihi wasallam bersabda. “Dan mereka bertanya kepadamu apa yang mereka nafkahkan. "Satu dirham telah mengalahkan seratus ribu dirham. ketika engkau menginginkan kekayaan melimpah dan takut fakir. Sehingga tidak tampak di kalangan manusia serta tidak diketahui kekurangan dirinya. "Tidak ada shadaqah kecuali setelah kebutuhan (wajib) terpenuhi. atau ketika sudah sakit parah dan tipis harapan kesembuhannya. "Ada seseorang yang hanya mempunyai dua dirham lalu dia bersedakah dengan salah satu dari dua dirham itu. Shadaqah dengan Kemampuan Maksimal Berdasarkan sabda Nabi shallallahu ‘alihi wasallam. "Shadaqah yang paling utama adalah (infak) maksimal orang yang tak punya.” (QS. Dan ada seseorang yang mendatangi hartanya yang sangat melimpah ruah." (HR. "Yang lebih dari keperluan". Dan mulailah dari orang yang menjadi tanggunganmu. Karena membayar hutang dan memberi nafkah keluarga atau diri sendiri yang memang butuh adalah lebih utama. "Sebaik-baik shadaqah adalah jika kebutuhan yang wajib terpenuhi. karena Nabi tahu persis kuatnya keyakinan Abu Bakar dan kebenaran tawakkalnya. Shadaqah Dalam Kondisi Sehat Bersedekah dalam kondisi sehat dan kuat lebih utama daripada berwasiat ketika sudah menjelang ajal." Dan dalam riwayat yang lain. Shahihul Jami') Al-Imam al-Baghawi rahimahullah berkata.Di antara hikmah menyembunyikan shadaqah kepada fakir miskin adalah untuk menutup aib saudara yang miskin tersebut. an-Nasai. Rasululllah shallallahu ‘alihi wasallam tidak mengingkari Abu Bakar radhiyallahu ‘anhuyang keluar dengan seluruh hartanya. dan menyisakan untuk dirinya kecukupan karena khawatir terhadap fitnah fakir. Bersedekah dalam kondisi keluarga sangat butuh dan kekurangan. Shadaqah dan kecukupan hendaknya selalu eksis dalam diri manusia. memuji pelakunya dan memberitahukan bahwa dia termasuk dalam tujuh golongan yang dinaungi Allah nanti pada hari Kiamat. Abu Dawud) Beliau juga bersabda. Tidak diketahui bahwa tangannya berada di bawah. lalu mengambil seratus ribu dirham dan bersedekah dengannya." (Kedua riwayat ada dalam al-Bukhari) 4. untuk fulan sekian. atau dalam keadaan menanggung banyak hutang bukanlah sesuatu yang dikehendaki dari sedekah itu.Ini merupakan nilai tambah tersendiri dalam ihsan terhadap orang fakir. "Hendaknya seseorang memilih untuk bersedekah dengan kelebihan hartanya.al-Bukhari dan Muslim) 3." Para sahabat bertanya. Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepadamu supaya kamu berfikir. Maka jangan kau tunda sehingga ketika ruh sampai tenggorokan baru kau katakan. sehingga beliau tidak khawatir fitnah itu menimpanya sebagaimana Nabi khawatir terhadap selain Abu Bakar. Menafkahi Anak Istri Berkenaan dengan ini Rasulullah shallallahu ‘alihi wasallam bersabda." (HR." Bagaimana itu (wahai Rasululullah)? Beliau menjawab." (HR. Shadaqah Setelah Kebutuhan Wajib Terpenuhi Allah subhanahu wata’ala telah berfirman. Katakanlah. 2:219) Nabi shallallahu ‘alihi wasallam bersabda. Kecuali jika memang dirinya sanggup untuk bersabar dan membiarkan dirinya mengalah meski sebenarnya membutuhkan sebagaimana yang dilakukan Abu Bakar radhiyallahu ‘anhu dan juga itsar (mendahulukan orang lain) yang dilakukan kaum Anshar terhadap kaum Muhajirin. Sebab boleh jadi dia akan menyesal atas apa yang dia lakukan (dengan infak seluruh atau melebihi separuh harta) sehingga merusak pahala.

untuk dimanfaatkan sesuai kehendak beliau. Bersedekah Kepada Tetangga Allah subhanahu wata’ala berfirman di dalam surat an-Nisa' ayat 36. an-Nasa'i." ( HR. Muslim). Abu Dawud dan at-Tirmidzai. atau orang miskin yang sangat fakir.sedekah. sebagaimana sabda Nabi. Berinfak Untuk Perjuangan (Jihad) di Jalam Allah Amat banyak firman Allah subhanahu wata’ala yang menjelaskan masalah ini. namanya Bairuha'. Ketika turun ayat. adalah memberikan nafkah kepada dua kelompok. sedangkan jika kepada kerabat maka ada dua (kebaikan). 3:92) Maka Abu Thalhah mendatangi Rasulullah dan mengatakan bahwa Bairuha' diserahkan kepada beliau. sebagaimana firman Allah subhanahu wata’ala. Dan Nabi juga telah bersabda memberikan wasiat kepada Abu Dzar radhiyallahu ‘anhu. satu dinar engkau belanjakan untuk keluargamu. "Dinar yang paling utama adalah dinar yang dinafkahkan seseorang untuk keluarganya. satu dinar engkau infakkan fi sabilillah." (HR. (kepada) anak yatim yang masih ada hubungan kerabat. di antaranya.” (QS." (QS. "Ada empat dinar. "Shadaqah yang paling utama adalah kepada kerabat yang memendam permusuhan. satu dinar engkau berikan untuk memerdekakan budak. Satu dinar engkau berikan kepada orang miskin. 9:41) Dan juga firman Allah subhanahu wata’ala. ”(Yaitu) melepaskan budak dari perbudakan. at-Tirmidzi dan Ibnu Majah) Secara lebih khusus. "Bersedakah kepada orang miskin adalah sedekah (saja). Muslim) 8. yaitu: • Anak yatim yang masih ada hubungan kerabat. Ahmad. sebelum kamu menafkahkan sebahagian harta yang kamu cintai. al-Bukhari dan Muslim) Beliau juga bersabda. 6.” (QS. Bersedekah Kepada Kerabat Diriwayatkan bahwa Abu Thalhah radhiyallahu ‘anhu memiliki kebun kurma yang sangat indah dan sangat dia cintai. dan berjihadlah dengan harta dan jiwa pada jalan Allah.” (HR. Ahmad. 90:13-16) Kerabat yang memendam permusuhan. lalu bagilah sebagiannya kepada tetanggamu. Dinar yang paling utama adalah yang engkau nafkahkan untuk keluargamu. "Jika engkau memasak sop maka perbanyaklah kuahnya." (HR. "Kamu sekali-kali tidak sampai kepada kebajikan (yang sempurna). “Berangkatlah kamu baik dalam keadaan ringan ataupun merasa berat. Rasulullah shallallahu ‘alihi wasallam bersabda.(HR." (HR. setelah menafkahi keluarga yang menjadi tanggungan. di antaranya berisikan perintah agar berbuat baik kepada tetangga yang dekat dan tetangga yang jauh. Rasulullah shallallahu ‘alihi wasallam menyarankan agar ia dibagikan kepada kerabatnya. Shahihul jami') • 7. al-Bukhari dan Muslim) Nabi shallallahu ‘alihi wasallam juga bersabda." (HR. Muslim) 9. sedekah dan silaturrahim. dinar yang dinafkahkan seseorang untuk kendaraannya (yang digunakan) di jalan Allah dan dinar yang diinfakkan seseorang kepada temannya fi sabilillah Azza wa Jalla. Maka Abu Thalhah melakukan apa yang disarankan Nabi tersebut dan membaginya untuk kerabat dan keponakannya. . Bersedekah Kepada Teman di Jalan Allah. atau memberi makan pada hari kelaparan.

pengadaan sarana air bersih dan proyek-proyek lain yang dimanfaatkan secara berkelanjutan oleh masyarakat. al-Bukhari dan Muslim) Namun perlu diketahui bahwa bersedekah untuk kepentingan jihad yang utama adalah dalam waktu yang memang dibutuhkan dan mendesak. (http://www.” (QS. 10. Nabi shallallahu ‘alihi wasallam bersabda. Nabi shallallahu ‘alihi wasallam bersabda. ilmu yang diambil manfaat dan anak shalih yang mendoakannya. "Barang siapa mempersiapkan (membekali dan mempersenjatai) seorang yang berperang maka dia telah ikut berperang. "Jika manusia meninggal dunia maka putuslah amalnya kecuali tiga hal. Shadaqah Jariyah Yaitu shadaqah yang pahalanya terus mengalir meskipun orang yang bersedekah telah meninggal dunia.lazyaumil. Ali bin Muhammad al-Dihami. 49:15) Di dalam sebuah hadits. Di antara yang termasuk proyek shadaqah jariyah adalah pembangunan masjid." (HR.org/?pilih=news&mod=yes&aksi=lihat&id=101) . Shadaqah jariyah. Sumber: Buletin “Ash-Shadaqah fadhailuha wa anwa’uha”. Ada pun dalam kondisi mencukupi dan kaum Muslimin dalam kemenangan maka itu juga baik akan tetapi tidak seutama dibanding kondisi yang pertama." (HR.“Sesungguhnya orang-orang yang beriman hanyalah orang-orang yang beriman kepada Allah dan Rasul-Nya kemudian mereka tidak ragu-ragu dan mereka berjihad dengan harta dan jiwa mereka pada jalan Allah. mereka itulah orang-orang yang benar. madrasah. Muslim). sebagaimana yang terjadi pada sebagian negri kaum Muslimin.