P. 1
sungai tercemar

sungai tercemar

|Views: 1,657|Likes:

More info:

Categories:Types, Research
Published by: Essy Wahyu Astutiningsih on Dec 27, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/17/2013

pdf

text

original

Makalah Kewarganegaraan

“Sungai Tercemar bagi Warga Sekitar”

Oleh: Essy Wahyu Astutiningsih 1 D4 Teknik Komputer A 7611040023

EEPIS-ITS

Page 1

ABSTRAK
Akhir-akhir ini banyak sekali terdapat sungai tercemar di Indonesia, hal ini menyebabkan banyak sekali kerugian bagi masyarakat yang ada disekitar sungai yang tercemar tersebut. Dalam makalah ini akan dibahas mengenai apa yang dimaksud dengan pencemaran air sungai, dampak yang terjadi pada lingkungan sekitar sungai yang tercemar seperti, timbulnya penyakit untuk warga, menyebabkan lingkungan tidak nyaman, serta cara mengatasi pencemaran air sungai yaitu seperti membuat program prokasih serta pemantauan oleh pemertintah terhadap perusahaan-perusahaan mengenai pembuangan limbah serta pembuatan peraturan bagi pelanggar yang membuang limbah ke sungai.

EEPIS-ITS

Page 2

KATA PENGANTAR

Puji syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT karena atas berkat, rahmat, taufiq serta hidayah-Nya sehingga dapat menyelesaikan Makalah yang berjudul “Sungai Tercemar bagi Warga Sekitar” ini sesuai dengan waktu yang ditetapkan, walaupun terdapat banyak hambatan selama pembuatan makalah ini. Tujuan penulisan makalah ini adalah untuk mengetahui dampakdampak yang ditimbulkan oleh sungai yang sudah tercemar bagi warga sekitar sungai tersebut. Penulisan Makalah ini belum sempurna. Untuk itu, saran dan kritik dari pembaca penulis harapkan, agar lebih baik dan bermanfaat, amin.

Surabaya,13 Oktober 2011

Penulis

EEPIS-ITS

Page 3

DAFTAR ISI
Halaman judul................................................................................................1 Abstraksi .......................................................................................................2 Kata pengantar ..............................................................................................3 Daftar isi........................................................................................................4 BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang..........................................................................................5 B. Rumusan Masalah.....................................................................................6 C. Batasan Masalah…………………………………………………………6 D. Tujuan Pembahasan...................................................................................6 BAB II PEMBAHASAN A. Pengertian pencemaran air sungai............................................................8 B. Penyebab pencemaran air sungai di Indonesia........................................10 C. Dampak pencemaran air sungai di Indonesia..........................................14

BAB III PEMECAHAN MASALAH A. Cara mencegah pencemaran air sungai di Indonesia .............................17 B. Kesimpulan.............................................................................................20 Dokumentasi………………………………………………………………21 Daftar Pustaka..............................................................................................22

EEPIS-ITS

Page 4

BAB 1 PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang
Dewasa ini, banyak sungai yang ada di Indonesia sudah tercemar. Apalagi sungai yang berada di kota besar seperti Jakarta, Surabaya, Semarang dsb. Sungai – sungai yang tercemar tersebut menyebabkan banyak dampak yang negatif bagi lingkungan sekitarnya, terutama bagi masyarakat yang tinggal di sekitarnya. Oleh karena itu, akan dibahas mengenai masalah tersebut diatas, mulai dari penyebab, dampak serta solusi untuk mengatasi sungai yang tercemar. Sesuai dengan kenyataan yang ada, sungai Indonesia semakin tercemar oleh berbagai bahan pencemar. Bahan pencemaran bisa masuk ke sungai pada umumnya disebabkan oleh perilaku manusia. Dampak negatif yang disebabkan karena pencemaran air sungai sangat banyak dan memebahayakan mahluk hidup sehingga kita perlu melakukan berbagai langkah untuk menanggulangi terjadinya pencemaran air sungai di Indonesia. Adapun tujuan dari karya tulis ini adalah untuk mengetahui lebih dalam mengenai pencemaran air sungai di Indonesia, mulai dari pengertian, penyebab, dampak, sampai cara menanggulanganinya. Sehingga dari uraian-uraiannya kita dapat mengetahui dan

EEPIS-ITS

Page 5

memahami pentingnya menjaga dan melestarikan aliran sungai. Menjaga dan melestarikan air sungai bertujuan untuk mencegah dampak-dampak buruk yang timbul akibat tercemarnya air sungai, serta agar kita dapat memanfaatkan aliran sungai tersebut untuk mensejahterakan kehidupan secara luas.

1.2 Rumusan Masalah
1. Apa yang dimaksud pengertian pencemran air sungai? 2. Apa penyebab pencemaran air sungai di Indonesia? 3. Apa dampak pecemaran air sungai di Indonesia? 4. Bagaimana cara mencegah pencemaran air sungai di Indonesia

1.3 Batasan Masalah
1. Pengertian pecemaran air sungai 2. Penyebab pencemaran air sungai di Indonesia 3. Dampak pencemaran air sungai di Indonesia 4. Cara mencegah pencemaran air sugai di Indonesia.

1.4 Tujuan
1. Tujuan Umum

Penulis ingin mengajak pembaca agar senantiasa menjaga dan melestarikan air sungai.

EEPIS-ITS

Page 6

2. Tujuan khusus Penulis ingin mengetahui : 1. Pengertian pencemaran air sungai 2. Penyebab pencemaran air sungai di Indonesia 3. Dampak pencemaran air sungai di Indonesia 4. Cara mencegah pencemaran air sungai di Indonesia

EEPIS-ITS

Page 7

BAB II PEMBAHASAN
A. Pengertian
Air merupakan salah satu sumber daya alam yang mulai terasa pengaruhya, secara alamiah sumber-sumber air merupakan kekayaan alam yang dapat di perbaharui dan yang mempunyai daya generasi yang selalu dalam sirkulasi. Air sebagai sumber daya kini lebih di dasari merupakan salah satu unsure penentu di dalam ikut mencapai keberhasilan pembangunan termasuk pula terhadap keberhasilan pembangunan kesehatan lingkungan. Pada masa sekarang ini, nampaknya sulit untuk memperoleh air yang betul-betul murni, aliran air dari gunung yang di perkirakan paling bersih pun akan membawa mineral-mineral, gas-gas berlarut dan zat-zat organic dari tumbuhan atau binatang yang hidup di dalam atau dekat aliran tersebut, selain itu aktifitas manusia merupakan salah satu yang menyebabkan timbulnya masalah-masalah pencemaran air di dalam ekosistem air. Menurut SK menteri Kependudukan Lingkungan Hidup no. 02/MENKLH/1988. “Pencemaran air adalah masuk atau dimasukkannya makhluk hidup, zat, energi, dan / atau berubahnya tatanan (komposisi air) oleh kegiatan manusia dan proses alam sehingga kualitas air menjadi kurang atau tidak dapat berfungsi lagi sesuai dengan peruntukanya.”

EEPIS-ITS

Page 8

Pencemaran air sungai terjadi apabila dalam sungai tersebut terdapat bahan yang menyebabkan timbulnya perubahan yang tidak di harapkan baik yang bersifat fisik, kimiawi, maupun biologis sehingga air sungai tersebut kualitasnya menurun dan berkurang nilai gunanya yang dapat mempengaruhi kehidupan makhluk hidup di sekitarnya. Menurut Diryanto (2004:73) pencemaran merupakan sebuah siklus yang selalu berputar dan saling mempengaruhi satu dengan lainnya. Pada hakikatnya antara aktifitas manusia dan timbulnya pencemaran terdapat hubungan melingkar berbentuk siklus. Agar dapat hidup dengan baik manusia beradaptasi dengan lingkunganya dan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya manusia mengembangkan teknologi, akibat sampingan dari pengembangan teknologi adalah bahan pencemaran yang menyebabkan terjadinya pencemaran lingkungan. Pencemaran lingkungan ini merupakan stimulus agar manusia menyesuaikan diri terhadap lingkungan. Pada saat ini pencemaran terhadap lingkungan berlangsung dimana mana dengan laju yang sangat cepat. Sekarang ini beban pencemaran dalam lingkungan sudah semakin berat dengan masukya logam berat.

EEPIS-ITS

Page 9

B. Penyebab Pencemaran Air Sungai Di Indonesia
Menurut Achmad Lutfi,2009:01 pada dasarnya pencemaran air sungai di indonsia disebabkan oleh beberapa faktor diantaranya yaitu:
1. Berkembangnya industri-industri di Indonesia

Dewasa ini industri-industri di Indonesia semakin berkembang, baik jumlah, teknologi, tingkat produksi maupun limbah yang di hasilkan. Industri-industri khususnya yang berada di dekat aliran sungai cenderung akan membuang limbahnya ke dalam sungai yang dapat mencemari ekosistem air, karena pembuangan limbah industri ke dalam sungai dapat menyebabkan berubahnya susunan kimia, bakteriologi, serta fisik air. Polutan yang di hasilkan oleh pabrik dapat berupa: a. Logam Berat: timbale, tembaga, seng dll. b. Panas: air yang tinggi temperaturnya sulit menyerap oksigen yang pada akhirnya akan mematikan biota air.

2. Belum tertanganinya pengendalian limbah rumah tangga Limbah rumah tangga yang belum terkendali merupakan salah satu faktor yang menyebabkan pencemaran lingkungan khususnya air sungai. Karena dari limbah rumah tangga dihasilkan beberapa zat organik dan anorganik yang dibuang dan dialirkan melalui selokan-selokan dan akhirnya bermuara ke sungai. Selain dalam bentuk zat organik dan anorganik, dari limbah rumah tangga bisa juga membawa bibit-bibit penyakit yang dapat

EEPIS-ITS

Page 10

menular pada hewan dan manusia sehingga menimbulkan epidemi yang luas di masayarakat.

3. Pembuangan limbah pertanian tanpa melalui proses pengolahan. Limbah pertanian biasanya dibuang ke aliran sungai tanpa melalui proses pengolahan, sehingga dapat mencemari air sungai karena limbah pertanian mengandung berbagai macam zat pencemar seperti pupuk dan pestisida. Penggunaan pupuk di daerah pertanian akan mencemari air yang keluar dari pertanian karena air ini mengandung bahan makanan bagi ganggang dan tumbuhan air seperti enceng gondok sehingga ganggang dan tumbuhan air tersebut mengalami pertumbuhan dengan cepat yang dapat menutupi permukaan air dan berpengaruh buruk pada ikan-ikan dan komponen ekosistem biotik lainnya. Penggunaan pestisida juga dapat menggagu ekosistem air karena pestisida bersifat toksit dan akan mematikan hewan-hewan air, burung dan bahkan manusia.

4. Pencemaran air sungai karena proses alam Proses alam juga berpengaruh pada pencemaran air sungai misalnya terjadinya gunung meletus, erosi dan iklim. Gunung meletus dan erosi dapat membawa berbagai bahan pencemaran salah satunya berupa

EEPIS-ITS

Page 11

endapan/sediment seperti tanah dan lumpur yang dapat menyebabkan air menjadi keruh, masuknya sinar matahari berkurang, dan air kurang mampu mengasimilasi sampah. Iklim juga berpengaruh pada tingkat pencemaran air sungai misalnya pada musim kemarau volume air pada sungai akan berkurang, sehingga kemampuan sungai untuk menetralisir bahan pencemaran juga berkurang. Dari uraian penyebab pencemaran air sungai di Indonesia diatas, bahan pencemarannya dapat dikelompokkan menjadi: a. Sampah yang dalam proses penguraiannya memerlukan oksigen yaitu sampah yang mengandung senyawa organik, misalnya sampah industri makanan, sampah industri gula tebu, sampah dari tanaman air seperti enceng gondok yang mati, sampah rumah tangga (sisa-sisa makanan, kotoran manusia dan kotoran hewan ternak), dll. Untuk proses penguraian sampah-sampah tersebut memerlukan banyak oksigen, sehingga apabila sampah-sampah tersebut berada di dalam air, maka perairan tersebut akan kekurangan oksigen. b. Bahan pencemar penyebab terjadinya penyakit yaitu bahan pencemaran yang mengandung virus dan bakteri misal bakteri coli. Bahan pencemar ini berasal dari limbah rumah tangga, limbah rumah sakit atau dari kotoran hewan/manusia. c. Bahan pencemar senyawa organik/mineral misalnya logam-logam berat seperti merkuri (Hg), cadmium (Cd), timah hitam (Pb), tembaga (Cu),

EEPIS-ITS

Page 12

garam-garam anorganik. d. Bahan pencemar organik yang tidak dapat diuraikan oleh mikroorganisme yaitu senyawa organik yang berasal dari pestisida, herbisida, polimer seperti plastik, deterjen, serat sintesis, limbah industri dan limbah minyak. e. Bahan pencemar berupa makanan tumbuh-tumbuhan seperti senyawa nitrat dan senyawa fosfat. f. Bahan pencemar berupa zat radioaktif yang biasanya berasal dari limbah PLTN dan dari percobaan- percobaan nuklir lainnya. g. Bahan pencemar berupa endapan/sedimen seperti tanah dan lumpur akibat erosi pada tepi sungai atau partikulat-partikulat padat/lahar yang disemburkan oleh gunung berapi yang meletus. h. Bahan pencemar berupa kondisi (misalnya panas), berasal dari limbah pembangkit tenaga listrik atau limbah industri yang menggunakan air sebagai pendingin.

EEPIS-ITS

Page 13

C. Dampak Pencemaran Air Sungai di Indonesia
Menurut Triastuti,2008:01 pencemaran air sungai di Indonesia membawa dampak negatif yang beraneka ragam. Diantaranya adalah: a. Meracuni sumber air minum Misalnya air yang tercemar oleh logam-logam berat yang masuk ke dalam tubuh melalui minuman dapat tertimbun dalam organ-organ tubuh seperti ginjal, hati, limpa, saluran pencernaan lainnya sehingga mengganggu fungsi organ tubuh tersebut. Misal air baku milik Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Bhagasasi di kali Bekasi, tercemar cairan pestisida pembasmi nyamuk dan kini dalam kondisi yang buruk akibat tercemar bakteri e-coli dalam jumlah tinggi. Tidak hanya dari Bekasi, pencemaran bahkan sudah terjadi hingga wilayah Kabupaten Bogor. Selain itu pencemaran yang disebabkan oleh zat radioaktif dapat menyebabkan penyakit kanker serta merusak sel dan jaringan tubuh lainnya. b. Mengakibatkan penularan penyakit Yaitu air yang tercemar oleh virus dan bakteri. Misalnya bakteri coli yang dapat menyebabkan penyakit saluran pencernaan (disentri, kolera, diare, types) atau penyakit kulit seperti gatal-gatal. Juga gangguan kesehatan lainnya, yaitu radang tenggorokan dan sesak napas. c. Merusak ekosistem air (membunuh ikan-ikan dan organisme dalam air lainnya)

EEPIS-ITS

Page 14

Yaitu disebabkan oleh beberapa faktor diantaranya: ⇒ Disebabkan karena penguraian sampah organik yang dalam

penguraiannya memerlukan banyak oksigen sehingga kandungan oksigen dalam air menjadi semakin sedikit yang mengakibatkan ikan-ikan dan organisme dalam air kekurangan oksigen dan akhirnya mengakibatkan kematian. ⇒ Bahan pencemaran organik yang tidak dapat diuraiakan oleh mikroorganisme sehingga akan menggunung dan mencemari air sungai yang dapat mengganggu kehidupan dan kesejahteraan makhluk hidup di dalamnya. ⇒ Bahan pencemaran berupa makanan tumbuh-tumbuhan yang dapat menyebabkan tumbuhnya alga (ganggang) dan tumbuhan air separti enceng gondok dengan pesat sehingga menutupi permukaan air yang

mengakibatkan kadar oksigen dan sinar matahari berkurang karena terhalang dan tidak dapat masuk ke dalam air sehingga mengganggu kehidupan akuatik (organisme, ikan, dan tanaman dalam air). ⇒ Bahan pencemaran berupa kondisi (misalnya panas) yang menyebabkan suhu air meningkat sehingga tidak sesuai untuk kehidupan akuatik. ⇒Tanaman, ikan dan organisme yang mati ini akan terurai menjadi senyawa-senyawa organik yang dalam proses penguraiannya memerlukan banyak oksigen sehingga terjadi penurunan kadar oksigen dalam air. Bahan pencemaran berupa endapan/sedimen yang menyebabkan air

EEPIS-ITS

Page 15

menjadi keruh, masuknya sinar matahari berkurang, air kurang mampu mengasimilasi sampah sehingga mengganggu kehidupan akuatik. d. Mengakibatkan terjadinya bencana alam Seperti banjir yang diakibatkan karena tersumbatnya aliran sungai oleh sampah masyarakat sehingga merugikan kehidupan masyarakat itu sendiri dan makhluk hidup lain di sekitarnya. e. Mengakibatkan ketidaknyamanan warga untuk tinggal. Lingkungan 4 RW di kampung Cibogo tercemar, bau sungai yang tercium sepanjang hari dikarenakan pencemaran Sungai Cisangkan yang melalui 4 RW di Kel. Leuwigajah yaitu RW 02, RW 04, RW 06, dan RW 07, kini dalam kondisi mengkhawatirkan. Sepanjang aliran sungai tercium bau menyengat dengan warna air hitam yang juga mengalir ke persawahan milik warga.

EEPIS-ITS

Page 16

BAB III PEMECAHAN MASALAH
Cara Mencegah Pencemaran Air Sungai di Indonesia
Untuk mencegah agar tidak terjadi pencemaran air sungai di Indonesia kita perlu melakukan berbagai langkah diantaranya adalah: a. Melestarikan tumbuhan di hulu sungai dan membuat sengkadan pada lahan pertanian yang miring Agar tidak menimbulkan erosi tanah, di sekitar hulu sungai sebaiknya ditanami tumbuh-tumbuhan yang dapat menahan terjadinya erosi serta pada lahan pertanian yang miring dibuat sengkedan agar tidak menimbulkan erosi dan tanah longsor

b. Tidak membuang sampah apapun ke dalam sungai Sampah seharusnya memang tidak di buang ke sungai tetapi sampah dapat dimanfaatkan menjadi barang yang berguna. Misalnya: Sampah padat dari rumah tangga berupa plastik atau serat sintesis yang tidak dapat diuraikan oleh mikroorganisme dapat diolah menjadi bahan lain yang berguna. Misalnya dapat diolah menjadi karet. Sampah organik yang dapat diuraiakan oleh mikroorganisme dikubur dalam lubang tanah, kemudian kalau sudah membusuk dapat digunkan sebagai pupuk.

EEPIS-ITS

Page 17

c. Tidak menggunakan pupuk atau pestisida secara berlebihan Penggunaan pupuk dan pestisida sebagian besar biasanya dilakukan oleh lahan pertanian yang airnya kemudian dialirkan ke sungai tanpa melalui proses pengolahan. Maka dari itu, penggunaannya harus seminimal mungkin agar tidak menimbulkan pencemaran yang serius

d. Mengolah limbah industri menjadi barang yang bermanfaat. Misalnya mengolah limbah industri gula menjadi tetes (yang dapat digunakan sebagai pupuk) maupun menjadi micin (yang dapat digunakan sebagai penguat rasa makanan).

e. Memanfaatkan tanaman air seperti enceng gondok yang tumbuh secara tidak terkendali menjadi barang-barang kerajinan, seperti tas

f. Melestarikan hutan Yaitu dilakukan agar ketersediaan air yang disimpan oleh tumbuhtumbuhan hutan tidak berkurang, sehingga sumber-sumber mata air sungai tidak berkurang memproduksi air dan volume air sungai tetap stabil. Selain itu tumbuhan hutan dapat menyerap CO2 dan menghasilkan O2 yang dapat mencegah terjadinya hujan asam yang dapat merusak ekosistem air sungai

g. Membuat undang-undang mengenai pencemaran air sungai di Indonesia
EEPIS-ITS Page 18

serta melakukan pengontrolan secara ketat dan sanksi keras pada yang melanggar ketentuan pemerintah tersebut.

h. Yang paling penting dari pencegahan pencemaran air sungai di Indonesia adalah menyadarkan masyarakat Indonesia itu sendiri akan pentingnya aliran sungai bagi kehidupan. Karena dengan kesadaran itu masayarakat akan menjaga dan melestarikan sungai tanpa paksaan dari pihak manapun sehingga mereka tidak akan membuang bahan pencemaran ke dalam sungai dan sungai akan terjaga kelestariannya yang akan membawa kesejahteraan bagi makhluk hidup di sekitarnya.

EEPIS-ITS

Page 19

Kesimpulan
Perkembangan zaman yang semakin modern ini sangat berdampak pada pencemaran air sungai, sehingga kita dituntut untuk terus menjaga dan merawat sungai dengan giat dan penuh kesadaran. Dari uraian di atas dapat disimpulkan bahwa sekarang ini air sungai di Indonesia sudah semakin tercemar, sehingga kita harus menjaga, merawat, dan melestarikannya dengan penuh kesadaran supaya beban pencemarannya tidak terus berkelanjutan sehingga jika air kita bersih dan tidak tercemar, kita dapat memanfaatkannya untuk mensejahterakan kehidupan secara luas.

EEPIS-ITS

Page 20

Dokumentasi

EEPIS-ITS

Page 21

Daftar Pustaka
http://www.scribd.com/doc/48032134/MAKALAH-PENCEMARANAIR-SUNGAI-DI-INDONESIA http://megapolitan.kompas.com/read/2011/10/07/07003443/Saluran. Perumahan.Tercemar.Berat http://suaramerdeka.com/v1/index.php/read/news/2011/10/02/98062/ Awas-Sungai-Tercemar-Kromium http://dprd-sidoarjokab.go.id/11-sungai-di-sidoarjo-tercemarlimbah.html http://www.klik=galamedia.com/indexnews.php? wartakode=20111006070755&idkolom=beritautama http://gayahidup.inilah.com/read/detail/1782795/menjaga-kolongmerawat-kesehatan http://nasional.vivanews.com/news/read/251398-mandi-di-sungai-kulit-7-warga-melepuh http://nasional.vivanews.com/news/read/251185-3-sungai-tercemarbakteri-berbahaya--e-coli http://gurungeblog.wordpress.com/2009/01/13/polusi-ataupencemaran-lingkungan/ foto: kerenahdunia.blogspot.com wyuliandari.wordpress.com dprd-sidoarjokab.go.id

EEPIS-ITS

Page 22

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->