P. 1
Naskah Akademik Sekolah Vokasi UGM

Naskah Akademik Sekolah Vokasi UGM

|Views: 568|Likes:
Published by Iqbal Muharram

More info:

Published by: Iqbal Muharram on Dec 27, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/30/2014

pdf

text

original

Naskah akademik Draf Program Alih Jalur S1 Reguler Universitas Gadjah Mada

Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Nasional RI 2011
KATA PENGANTAR

jadi bisa kuliah di kampus ini merupakan suatu kebanggaan tersendiri bagi kami.UGM dan jati diri nya sebagai kampus” Kerakyatan” . maka pendidikan tinggi sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 Tentang Pendidikan Nasional (UU Sisdiknas) dirasakan masih dapat dikembangkan agar dapat mengakomodasikan berbagai kebutuhan masa depan sesuai dengan perkembangan tersebut. Secara umum dapat dikemukakan bahwa penyesuaian ketentuan di dalam UU Sisdiknas meliputi 2 (dua) kelompok ketentuan yaitu kelompok ketentuan tentang penyelenggaraan pendidikan tinggi dan kelompok ketentuan tentang pengelolaan perguruan tinggi. dan/atau seni untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan berkelanjutan. kritis. kreatif. pendidikan tinggi memiliki peran strategis dalam pembudayaan dan pemberdayaan bangsa Indonesia. dan daya saing bangsa dalam menghadapi globalisasi dapat diwujudkan secara optimal.Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 mengamanatkan agar Pemerintah mengusahakan dan menyelenggarakan satu sistem pendidikan nasional yang meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa serta akhlak mulia dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa. teknologi. jadi kesimpulannya kami merasa terpilih walaupun hanya pada Prodi Diploma III . berkarakter tangguh. kemandirian. Di samping itu. peran strategis pendidikan tinggi. mampu melakukan pengembangan ilmu teknologi. untuk meningkatkan kemajuan. serta berani membela kebenaran untuk kepentingan nasional. . hal ini mungkin karena reputasinya yang sudah diakui dimanamana. toleran. Sebagai bagian yang tak terpisahkan dari sistem pendidikan nasional. dan upaya meningkatkan kemajuan. Diharapkan dengan penyesuaian kedua kelompok ketentuan di dalam UU Sisdiknas tersebut. amanat Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. demokratis. diperlukan pendidikan tinggi yang: a. mampu menghasilkan sumberdaya manusia yang menguasai ilmu. kemandirian. Untuk mengakomodasikan berbagai kebutuhan masa depan. inovatif. dan daya saing bangsa dalam menghadapi globalisasi dalam segala bidang. b. Mengingat perkembangan masyarakat nasional dan masyarakat internasional dalam berbagai bidang kehidupan yang demikian pesat.hal ini membuat setiap tahunnya peminat di ugm lebih dari ribuan bahkan sampai puluh ribuan apa bila dari sabang sampai merauke diakumulasi. apalagi visi dan misi dari kampus tercinta kami ini ingin menjadi WRCU(World Riset Class University) atau universitas riset bertaraf internasional dan mungkin masih banyak lagi. ketentuan tentang pendidikan tinggi di dalam UU Sisdiknas perlu disesuaikan dengan perkembangan masyarakat nasional dan masyarakat internasional. dan/atau seni. DRAFT TUNTUTAN Kuliah di univesitas gadjah mada merupakan impian semua anak sekolah yang baru menyelesaiakan studinya pada “Sekolah Menegah Atas” diseluruh pelosok indonesia. mandiri.

1. “Setiap peserta didik pada setiap satuan pendidikan berhak pindah ke program pendidikan pada jalur dan satuan pendidikan lain yang setara. Untuk itu seluruh komponen bangsa termasuk UGM wajib mencerdaskan kehidupan bangsa yang merupakan salah satu tujuan negara indonesia. 2.R/2009 tanggal 20 agustus 2009 tentang kesempatan kuliah lulusan Cum-Laude Program D3 dinyatakan tidak berlaku.” Keputusan rektor UGM No. “Setiap warga negara mempunyai hak yang sama untuk memperoleh pendidikan yang bermutu”. dan/atau seni dan jika memenuhi syarat dapat menyelenggarakan pendidikan profesi”. apalagi visi ugm menjadi universitas riset bertaraf internasional harus membuat kami yang menjadi korban karena tidak bisa melanjutkan ke program S-1 swadaya maupun ekstensi. 599/P/SK/HT/2010 Diktum MEMUTUSKAN bagian KELIMA. “Pendidikan Nasional Berdasarkan UUD NRI 1945”.”Bahwa setiap warga negara berhak mendapatkan pendidikan”.Dengan berlakunya keputusan ini. Penjelasan UU no 20 Tahun 2003 pasal 20 ayat 1. Misi . Ayat 3. sebagiannya lagi merupakan berita duka dan ketidak jelasan terkait keberlanjutan kami setelah lulus dari PRODI ini. 3. Menegaskan “bahwa pemerintah mengusahakan dan menyelenggarakan satu sistem pendidikan yang meningkatkan keimanan.Pasal 2. Ayat 5.ketaqwaan serta akhlak mulia dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa yang diatur dengan undang-undang”. 1. Visi Pendidikan Nasional. Pasal 12 ayat 1 huruf e.”universitas menyelenggarakan pendidikan vokasi dalam sejumlah ilmu pengetahuan.surat rektor UGM Nomor 6087/P/Se. Undang-undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Analisis pertimbangan hukum Undang-undang Dasar NKRI 1945 Pasal 31 Ayat 1. Pasal 5 ayat 1. “setiap warga negara berhak mendapatkan kesempatan meningkatkan pendidikan sepanjang hayat”.teknologi.”Terwujudnya sistem pendidikan sebagai pranata sosial yang kuat dan berwibawa untuk memberdayakan semua warga negara indonesia berkembang menjadi manusia yang berkualitas sehingga mampu dan proaktif menjawab tantangan zaman yang selalu berubah”. non formal dan informal pada setiap jenjang dan jenis pendidikan”. Satuan Pendidikan adalah kelompok layanan pendidikan yang menyelenggarakan pendidikan pada jalur format. Mengupayakan perluasan dan pemerataan kesempatan memperoleh pendidikan yang bermutu bagi seluruh rakyat indonesia .Tapi itu hanya sebagian dari kondisi yang kami alami di kampus “kerakyatan” ini.

Membantu dan menfasilitasi pengembangan potensi anak bangsa secara utuh sejak usia dini sampai akhir hayat dalam rangkamewujudkan masyarakat belajar. Untuk menjamin tidak terjadinya kelebihan pasok lulusan. Adanya prospek pekerjaan yang nyata bagi lulusan program studi tersebut sehingga tidak menimbulkan penganggur baru ( didukung dengan data survei). teknologi. TRI DARMA PERGURUAN TINGGI Pendidikan dan pengajaran. maka program studi yang di usulkan dapat di tutup dan di buka sesuai dengan kebutuhan. meliputi aspek-aspek sebagai berikut : 1) Kualifikasi kompetensi keluaran yang diharapkan 2) Kurikulum 3) Rujukan program yang digunakan . serta manajemen dan proses pendidikan. jumlah dan kualifikasi pendidik dan tenaga kependidikan. universitas adalah pergruan tinggi yang menyelenggarakan pendidikan akademik dan/atau pendidikan vokasi dalam jumlah ilmu pengetahuan. 2.2. PP No 66 tahun 2010 pasal 1 no. syarat-syarat pendirian satuan pendidikan formal meliputi isi pendidikan. dan jenis pendidikan agar proses pendidikan dapat berlangsung sesuai dengan tujuan pendidikan nasinal. 1. penelitian dan pengabdian masyarakat. Keberlanjutan program studi Kurikulum program studi yang di usulkan. KEPUTUSAN DIREKTUR PENDIDIKAN PERGURUAN TINGGI DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL REPUBLIK INDONESIA Nomor : 108/DIKTI/Kep/2001 Tentang PEDOMAN PEMBUKAAN PROGRAM STUDI DAN / ATAU JURUSAN BERDASARKAN KEPUTUSAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL NOMOR 234/U/2000 TENTANG PENDIRIAN PERGURUAN TINGGI Menetapkan Pertama : : pembukaan progran studi dan / atau jurusan dilaksanakan melalui tahapantahapan : a.sistem evaluasi dan sertifikasi. No. Untuk itu diperlukan kemampuan melakukan relokasi sumberdaya perguruan tinggi. pembiayaan pendidikan. Pasal 184 No. d. c. 21. dan/atau seni dan jika memenuhi syarat dapat menyelenggarakan pendidikan profesi. Penyelenggaraan pendidikan adalah kegiatan pelaksanaan komponen sistem pendidikan pada satuan atau program pendidikan pada jalur. jenjang. Berisikan gambaran mengenai bentuk program studi ditawarkan.

Pasal 36 ayat 1 Dengan ditetapkan peraturan ini. Sumberdaya. didalam mengatur tentang perubahan status diploma beralih menjadi SEKOLAH VOKASI. SV adalah lembaga pendidikan diploma sebagaimana dimaksud dalam anggaran rumah tangga UGM yang merupakan unsur pelaksana akademik sederajat dengan . : Keputusan ini mulai berlaku sejak tanggal tetapkan. maka semua fakultas dilingkungan unversitas yang menyelenggarakan program S-1 swadaya akan diatur kembali berdasarkan keputusan rektor. meliputi aspek-aspek berikut : 1) Dosen 2) Sarana dan prasarana 3) Tenaga administrasi dan penunjang akademik Keenam : Izin penyelenggaraan program studi baru dapat diberikan setelah pemrakarsa membuat “surat pernyataan” kesanggupan untuk menanggung segala akibat yang ditimbukan bilamana setelah di evaluasi sesuai “Diktum ke tujuh” ternyata program studi tersebut dianggap tidak layak untuk di lanjutkan operasinya. Kesembilan Kesepuluh : Dengan berlakunya keputusan ini maka semua ketentuan yang dengan keputusan ini dinyatakn tidak berlaku lagi. b.Dalam hal SV menyelenggarakan program D4. Program studi layak untuk diteruskan penyelenggaraanya. Tetapi pasal 36 ayat 2. bertentangan PERATURAN REKTOR UGM NOMOR 518/SK/HT/200B tentang SEKOLAH VOKASI.3. Ketujuh : Izin pennyelenggaraan yang diberikan akan di evaluasi setelah 2 (Dua) tahun untuk mengetahui kelayakan penyelenggaraanya dengan kemungkinan : a. semua fakultas dilingkungan universitas dilarang menyelenggarakan program Diploma. Berisikan gambaran mengenai kondisi sumberdaya yang disediakan untuk melaksanakan program studi dan / atau jurusan yang diusulkan. namun pasal 1 ayat 4. Penyelenggaraan program studi harus dihentikan dengan segala konsekwensinya di tanggung oleh pemrakarsa.

terkait minimnya lapangan kerja. aktiva danan pasiva tanpa mengganggu kelancaran proses pembelajaran dan tidak. Mahasiswa Diploma maupun S1 UGM dilibatkan dalam proses perumusan kebijakan tentang alih jalur. Berdasarkan analisis dan pertimbangan yang mendalam seperti yang tercantum diatas. BAB 4 KETENTUAN PERALIHAN pasal 35 ayat 4 Pimpinan SV dan pimpinan Fakultas yang terkait bertanggung jawab untuk terselenggaranya kelancaran proses pengalihan status mahasiswa.bahwa. Tidak ada pembatasan jurusan d. Tidak ada pembatasan tahun kelulusan/angkatan c. dosen. 1.D3. Tidak ada pra syarat minimal IPK 3. : penerapan sekolah vokasi pada Universitas Gadjah Mada tidak berdasarkan pertimbangan situasi dan kondisi negara saat ini. Penerimaan mahasiswa alih jalur/ekstensi hanya untuk lulusan program studi Diploma III Sekolah Vokasi UGM f. . Tidak ada pembatasan kuota penerimaan calon mahasiswa alih jalur e. merugikan mahasiswa.51 atau cumlaude b.D2. dan D4 yang bersifat terminal. Disertai dengan syarat : a.politeknik yang menyelenggarakan program pendidikan Vokasi dan/atau pendidikan profesi mencakup program diploma pada jenjang D1. : Bahwa Prospek dari sekolah vokasi belum jelas. Dibuka kembali program S-1 alih jalur di jenjang kesarjanaan. Pertama Kedua Ketiga Keempat : Kebijakan rektor terkait sekolah vokasi belum matang (sempurna) : Kebijakan rektor terkait sekolah vokasi harus dikaji ulang karena banyak bertentangan dengan peraturan perundang-undangan diatasnya.maka kami mengambil kesimpulan. Dengan pertimbangan diatas kami menuntut. Paling lambat pada bulan Februari 2012 program ini wajib diselenggarakan oleh UGM dengan mempertimbangkan jumlah kelulusan angkatan pertama (2009) Sekolah Vokasi UGM.

D .Eng. agar Pihak Univesitas Gadjah Mada pada khususnya dan pemerintah indonesia pada umumnya dapat mempertimbangkan lagi kebijakan-kebijakan yang dikeluarkan agar tidak ada pihak yang dirugikan khususnya mahasiswa sekolah vokasi dan tetap berpegang teguh pada cita-cita bangsa indonesia dan tujuan pendidikan nasional yang berdasarkan pada UUD NRI 1945. LEMBAR PENGESAHAN Yogyakarta.Demikian Surat tuntutan ini kami buat dengan pertimbangan dan kajian yang mendalam. Ir. 5 Desember 2011 Mengetahui Ketua FORKOMSI Neil Aiwoy Rektor UGM Prof. M. Ph. Sudjarwadi .

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->