Naskah akademik Draf Program Alih Jalur S1 Reguler Universitas Gadjah Mada

Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Nasional RI 2011
KATA PENGANTAR

kemandirian. dan/atau seni. DRAFT TUNTUTAN Kuliah di univesitas gadjah mada merupakan impian semua anak sekolah yang baru menyelesaiakan studinya pada “Sekolah Menegah Atas” diseluruh pelosok indonesia. amanat Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.hal ini membuat setiap tahunnya peminat di ugm lebih dari ribuan bahkan sampai puluh ribuan apa bila dari sabang sampai merauke diakumulasi. Untuk mengakomodasikan berbagai kebutuhan masa depan. berkarakter tangguh. teknologi.Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 mengamanatkan agar Pemerintah mengusahakan dan menyelenggarakan satu sistem pendidikan nasional yang meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa serta akhlak mulia dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa. kreatif. mampu melakukan pengembangan ilmu teknologi. dan upaya meningkatkan kemajuan. apalagi visi dan misi dari kampus tercinta kami ini ingin menjadi WRCU(World Riset Class University) atau universitas riset bertaraf internasional dan mungkin masih banyak lagi. ketentuan tentang pendidikan tinggi di dalam UU Sisdiknas perlu disesuaikan dengan perkembangan masyarakat nasional dan masyarakat internasional. mampu menghasilkan sumberdaya manusia yang menguasai ilmu. Mengingat perkembangan masyarakat nasional dan masyarakat internasional dalam berbagai bidang kehidupan yang demikian pesat. inovatif. dan/atau seni untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan berkelanjutan. Secara umum dapat dikemukakan bahwa penyesuaian ketentuan di dalam UU Sisdiknas meliputi 2 (dua) kelompok ketentuan yaitu kelompok ketentuan tentang penyelenggaraan pendidikan tinggi dan kelompok ketentuan tentang pengelolaan perguruan tinggi. kemandirian. demokratis. peran strategis pendidikan tinggi. untuk meningkatkan kemajuan.UGM dan jati diri nya sebagai kampus” Kerakyatan” . . jadi kesimpulannya kami merasa terpilih walaupun hanya pada Prodi Diploma III . Di samping itu. kritis. hal ini mungkin karena reputasinya yang sudah diakui dimanamana. Sebagai bagian yang tak terpisahkan dari sistem pendidikan nasional. jadi bisa kuliah di kampus ini merupakan suatu kebanggaan tersendiri bagi kami. dan daya saing bangsa dalam menghadapi globalisasi dapat diwujudkan secara optimal. dan daya saing bangsa dalam menghadapi globalisasi dalam segala bidang. serta berani membela kebenaran untuk kepentingan nasional. diperlukan pendidikan tinggi yang: a. maka pendidikan tinggi sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 Tentang Pendidikan Nasional (UU Sisdiknas) dirasakan masih dapat dikembangkan agar dapat mengakomodasikan berbagai kebutuhan masa depan sesuai dengan perkembangan tersebut. Diharapkan dengan penyesuaian kedua kelompok ketentuan di dalam UU Sisdiknas tersebut. mandiri. b. toleran. pendidikan tinggi memiliki peran strategis dalam pembudayaan dan pemberdayaan bangsa Indonesia.

Satuan Pendidikan adalah kelompok layanan pendidikan yang menyelenggarakan pendidikan pada jalur format.” Keputusan rektor UGM No. Visi Pendidikan Nasional. Menegaskan “bahwa pemerintah mengusahakan dan menyelenggarakan satu sistem pendidikan yang meningkatkan keimanan.Dengan berlakunya keputusan ini.”universitas menyelenggarakan pendidikan vokasi dalam sejumlah ilmu pengetahuan. Penjelasan UU no 20 Tahun 2003 pasal 20 ayat 1. 599/P/SK/HT/2010 Diktum MEMUTUSKAN bagian KELIMA. 1. dan/atau seni dan jika memenuhi syarat dapat menyelenggarakan pendidikan profesi”. Pasal 12 ayat 1 huruf e. “Pendidikan Nasional Berdasarkan UUD NRI 1945”. Ayat 5.R/2009 tanggal 20 agustus 2009 tentang kesempatan kuliah lulusan Cum-Laude Program D3 dinyatakan tidak berlaku. sebagiannya lagi merupakan berita duka dan ketidak jelasan terkait keberlanjutan kami setelah lulus dari PRODI ini. Untuk itu seluruh komponen bangsa termasuk UGM wajib mencerdaskan kehidupan bangsa yang merupakan salah satu tujuan negara indonesia.1.ketaqwaan serta akhlak mulia dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa yang diatur dengan undang-undang”. Mengupayakan perluasan dan pemerataan kesempatan memperoleh pendidikan yang bermutu bagi seluruh rakyat indonesia . 2.Tapi itu hanya sebagian dari kondisi yang kami alami di kampus “kerakyatan” ini. Undang-undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. non formal dan informal pada setiap jenjang dan jenis pendidikan”. Analisis pertimbangan hukum Undang-undang Dasar NKRI 1945 Pasal 31 Ayat 1. “setiap warga negara berhak mendapatkan kesempatan meningkatkan pendidikan sepanjang hayat”. Pasal 5 ayat 1.surat rektor UGM Nomor 6087/P/Se.”Terwujudnya sistem pendidikan sebagai pranata sosial yang kuat dan berwibawa untuk memberdayakan semua warga negara indonesia berkembang menjadi manusia yang berkualitas sehingga mampu dan proaktif menjawab tantangan zaman yang selalu berubah”. Misi .Pasal 2. “Setiap warga negara mempunyai hak yang sama untuk memperoleh pendidikan yang bermutu”.”Bahwa setiap warga negara berhak mendapatkan pendidikan”. “Setiap peserta didik pada setiap satuan pendidikan berhak pindah ke program pendidikan pada jalur dan satuan pendidikan lain yang setara. Ayat 3.teknologi. apalagi visi ugm menjadi universitas riset bertaraf internasional harus membuat kami yang menjadi korban karena tidak bisa melanjutkan ke program S-1 swadaya maupun ekstensi. 3.

pembiayaan pendidikan. Penyelenggaraan pendidikan adalah kegiatan pelaksanaan komponen sistem pendidikan pada satuan atau program pendidikan pada jalur. Berisikan gambaran mengenai bentuk program studi ditawarkan. Pasal 184 No. universitas adalah pergruan tinggi yang menyelenggarakan pendidikan akademik dan/atau pendidikan vokasi dalam jumlah ilmu pengetahuan. jenjang. TRI DARMA PERGURUAN TINGGI Pendidikan dan pengajaran. PP No 66 tahun 2010 pasal 1 no. Keberlanjutan program studi Kurikulum program studi yang di usulkan. c. dan jenis pendidikan agar proses pendidikan dapat berlangsung sesuai dengan tujuan pendidikan nasinal. Adanya prospek pekerjaan yang nyata bagi lulusan program studi tersebut sehingga tidak menimbulkan penganggur baru ( didukung dengan data survei). maka program studi yang di usulkan dapat di tutup dan di buka sesuai dengan kebutuhan. teknologi. meliputi aspek-aspek sebagai berikut : 1) Kualifikasi kompetensi keluaran yang diharapkan 2) Kurikulum 3) Rujukan program yang digunakan . jumlah dan kualifikasi pendidik dan tenaga kependidikan. penelitian dan pengabdian masyarakat. Untuk itu diperlukan kemampuan melakukan relokasi sumberdaya perguruan tinggi. Untuk menjamin tidak terjadinya kelebihan pasok lulusan. dan/atau seni dan jika memenuhi syarat dapat menyelenggarakan pendidikan profesi. KEPUTUSAN DIREKTUR PENDIDIKAN PERGURUAN TINGGI DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL REPUBLIK INDONESIA Nomor : 108/DIKTI/Kep/2001 Tentang PEDOMAN PEMBUKAAN PROGRAM STUDI DAN / ATAU JURUSAN BERDASARKAN KEPUTUSAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL NOMOR 234/U/2000 TENTANG PENDIRIAN PERGURUAN TINGGI Menetapkan Pertama : : pembukaan progran studi dan / atau jurusan dilaksanakan melalui tahapantahapan : a. 1.sistem evaluasi dan sertifikasi. d. syarat-syarat pendirian satuan pendidikan formal meliputi isi pendidikan. 2.2. 21. Membantu dan menfasilitasi pengembangan potensi anak bangsa secara utuh sejak usia dini sampai akhir hayat dalam rangkamewujudkan masyarakat belajar. No. serta manajemen dan proses pendidikan.

bertentangan PERATURAN REKTOR UGM NOMOR 518/SK/HT/200B tentang SEKOLAH VOKASI. didalam mengatur tentang perubahan status diploma beralih menjadi SEKOLAH VOKASI.3.Dalam hal SV menyelenggarakan program D4. b. Berisikan gambaran mengenai kondisi sumberdaya yang disediakan untuk melaksanakan program studi dan / atau jurusan yang diusulkan. Sumberdaya. Pasal 36 ayat 1 Dengan ditetapkan peraturan ini. Penyelenggaraan program studi harus dihentikan dengan segala konsekwensinya di tanggung oleh pemrakarsa. Kesembilan Kesepuluh : Dengan berlakunya keputusan ini maka semua ketentuan yang dengan keputusan ini dinyatakn tidak berlaku lagi. Program studi layak untuk diteruskan penyelenggaraanya. meliputi aspek-aspek berikut : 1) Dosen 2) Sarana dan prasarana 3) Tenaga administrasi dan penunjang akademik Keenam : Izin penyelenggaraan program studi baru dapat diberikan setelah pemrakarsa membuat “surat pernyataan” kesanggupan untuk menanggung segala akibat yang ditimbukan bilamana setelah di evaluasi sesuai “Diktum ke tujuh” ternyata program studi tersebut dianggap tidak layak untuk di lanjutkan operasinya. maka semua fakultas dilingkungan unversitas yang menyelenggarakan program S-1 swadaya akan diatur kembali berdasarkan keputusan rektor. SV adalah lembaga pendidikan diploma sebagaimana dimaksud dalam anggaran rumah tangga UGM yang merupakan unsur pelaksana akademik sederajat dengan . Tetapi pasal 36 ayat 2. : Keputusan ini mulai berlaku sejak tanggal tetapkan. namun pasal 1 ayat 4. Ketujuh : Izin pennyelenggaraan yang diberikan akan di evaluasi setelah 2 (Dua) tahun untuk mengetahui kelayakan penyelenggaraanya dengan kemungkinan : a. semua fakultas dilingkungan universitas dilarang menyelenggarakan program Diploma.

D2. Tidak ada pembatasan tahun kelulusan/angkatan c. Penerimaan mahasiswa alih jalur/ekstensi hanya untuk lulusan program studi Diploma III Sekolah Vokasi UGM f. dosen. : Bahwa Prospek dari sekolah vokasi belum jelas. : penerapan sekolah vokasi pada Universitas Gadjah Mada tidak berdasarkan pertimbangan situasi dan kondisi negara saat ini. terkait minimnya lapangan kerja. Dengan pertimbangan diatas kami menuntut. Disertai dengan syarat : a.D3.maka kami mengambil kesimpulan. Berdasarkan analisis dan pertimbangan yang mendalam seperti yang tercantum diatas. Dibuka kembali program S-1 alih jalur di jenjang kesarjanaan.bahwa.51 atau cumlaude b. Mahasiswa Diploma maupun S1 UGM dilibatkan dalam proses perumusan kebijakan tentang alih jalur. aktiva danan pasiva tanpa mengganggu kelancaran proses pembelajaran dan tidak. Tidak ada pembatasan jurusan d. 1. dan D4 yang bersifat terminal. Pertama Kedua Ketiga Keempat : Kebijakan rektor terkait sekolah vokasi belum matang (sempurna) : Kebijakan rektor terkait sekolah vokasi harus dikaji ulang karena banyak bertentangan dengan peraturan perundang-undangan diatasnya. merugikan mahasiswa.politeknik yang menyelenggarakan program pendidikan Vokasi dan/atau pendidikan profesi mencakup program diploma pada jenjang D1. . Paling lambat pada bulan Februari 2012 program ini wajib diselenggarakan oleh UGM dengan mempertimbangkan jumlah kelulusan angkatan pertama (2009) Sekolah Vokasi UGM. BAB 4 KETENTUAN PERALIHAN pasal 35 ayat 4 Pimpinan SV dan pimpinan Fakultas yang terkait bertanggung jawab untuk terselenggaranya kelancaran proses pengalihan status mahasiswa. Tidak ada pra syarat minimal IPK 3. Tidak ada pembatasan kuota penerimaan calon mahasiswa alih jalur e.

Sudjarwadi . Ph. M. Ir.Eng.Demikian Surat tuntutan ini kami buat dengan pertimbangan dan kajian yang mendalam. 5 Desember 2011 Mengetahui Ketua FORKOMSI Neil Aiwoy Rektor UGM Prof.D . agar Pihak Univesitas Gadjah Mada pada khususnya dan pemerintah indonesia pada umumnya dapat mempertimbangkan lagi kebijakan-kebijakan yang dikeluarkan agar tidak ada pihak yang dirugikan khususnya mahasiswa sekolah vokasi dan tetap berpegang teguh pada cita-cita bangsa indonesia dan tujuan pendidikan nasional yang berdasarkan pada UUD NRI 1945. LEMBAR PENGESAHAN Yogyakarta.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful