BAB I PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang Kejadian pada kehidupan sehari-hari, fenomena alam, jarang sekali berkaitan dengan reaksi nuklir. Hampir semuanya melibatkan gravitasi dan elektromagnetisme. Keduanya adalah bagian dari empat gaya dasar dari alam, dan bukanlah yang terkuat. Namun dua lainnya, gaya nuklir lemah dan gaya nuklir kuat adalah gaya yang bekerja pada range yang pendek dan tidak bekerja di luar inti atom. Inti atom terdiri dari muatan positif yang sesungguhnya akan saling menjauhi jika tidak ada suatu gaya yang menahannya. Henri Becquerel di tahun 1896 meneliti fenomena fosforesensi pada garam uranium ketika ia menemukan sesuatu yang akhirnya disebut dengan radioaktivitas. Ia, Pierre Curie, dan Marie Curie mulai meneliti fenomena ini. Dalam prosesnya, mereka mengisolasi unsur radium yang sangat radioaktif. Mereka menemukan bahwa material radioaktif memproduksi gelombang yang intens, yang mereka namai dengan alfa, beta, dan gamma. Beberapa jenis radiasi yang mereka temukan mampu menembus berbagai material dan semuanya dapat menyebabkan kerusakan. Seluruh peneliti radioaktivitas pada masa itu menderita luka bakar akibat radiasi, yang mirip dengan luka bakar akibat sinar matahari, dan hanya sedikit yang memikirkan hal itu. 1.2 Rumusan Masalah  Supaya mahasiswa memahami tentang turbin gas dan turbin uap.  Makalah ini supaya berguna bagi yang mempelajari tentang turbin gas dan turbin uap.

1

Bahan yang biasa digunakan sebagai bahan bakar adalah uranium U. panas. Untuk itu. elemen bahan bakar dapat berbentuk batang yang ditempatkan di dalam teras reaktor. dan mengendalikan turbin uap. dan perisai beton. Neutron-neutron yang dihasilkan dalam fisi uranium berada dalam kelajuan yang cukup tinggi. reaksi fisi harus berlangsung secara terkendali di dalam sebuah reaktor nuklir. kapal pemecah es.es) Elemen bahan bakar menyediakan sumber inti atom yang akan mengalami fusi nuklir.upv. energi nuklir menghasilkan sekitar 20. Adapun. Turbin ini digunakan untuk menghasilkan energi listrik dan/atau melakukan pekerjaan mekanis. neutron yang memungkinkan terjadinya fisi nuklir adalah neutron 2 . Energi nuklir diproduksi oleh reaksi nuklir terkendali yang menciptakan panas yang lalu digunakan untuk memanaskan air.alc. termasuk propulsi. yaitu elemen bahan bakar. 1 skema reaktor nuklir (sumber: http://personales.8% listrik yang dihasilkan di seluruh dunia (data tahun 2008) dan digunakan untuk menggerakkan kapal induk.1 Energi nuklir Energi nuklir adalah tipe teknologi nuklir yang melibatkan penggunaan tekendali dari reaksi fisi nuklir untuk melepaskan energi. dan pembangkitan energi listrik. 2. Gambar.BAB II PEMBAHASAN 2. batang kendali. Sebuah reaktor nuklir paling tidak memiliki empat komponen dasar. Lihat teknologi reaktor nuklir saat ini.2 Reaktor Nuklir Energi yang dihasilkan dalam reaksi fisi nuklir dapat dimanfaatkan untuk keperluan yang berguna. dan kapal selam. moderator neutron. memproduksi uap.

Bahan seperti boron atau kadmium sering digunakan sebagai batang kendali karena efektif dalam menyerap neutron. maka batang kendali dimasukkan ke dalam teras reaktor untuk menyerap sebagian neutron agar tercapai kondisi kritis. 2. Agar reaksi berantai yang terjadi terkendali dimana hanya satu neutron saja yang diserap untuk memicu fisi nuklir berikutnya. digunakan bahan yang dapat menyerap neutron-neutron di dalam teras reaktor. Fungsi pengendalian jumlah neutron yang dapat menghasilkan fisi nuklir dalam reaksi berantai dilakukan oleh batang-batang kendali.2. Diperlukan sebuah pelindung di sekeliling reaktor nuklir agar radiasi dari zat radioaktif di dalam reaktor tidak menyebar ke lingkungan di sekitar reaktor.1 Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Energi yang dihasilkan dari reaksi fisi nuklir terkendali di dalam reaktor nuklir dapat dimanfaatkan untuk membangkitkan listrik. Batang kendali akan dikeluarkan dari teras reaktor jika jumlah neutron di bawah kondisi kritis (kekurangan neutron). Fungsi ini dilakukan oleh perisai beton yang dibuat mengelilingi teras reaktor. Beton diketahui sangat efektif menyerap sinar hasil radiasi zat radioaktif sehingga digunakan sebagai bahan perisai.lambat sehingga diperlukan material yang dapat memperlambat kelajuan neutron ini. Jadi. Instalasi pembangkitan energi listrik semacam ini dikenal sebagai pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN). Batang kendali didesain sedemikian rupa agar secara otomatis dapat keluar-masuk teras reaktor. 3 . Radiasi yang dihasilkan dalam proses pembelahan inti atom atau fisi nuklir dapat membahayakan lingkungan di sekitar reaktor. Fungsi ini dijalankan oleh moderator neutron yang umumnya berupa air. Jika jumlah neutron di dalam teras reaktor melebihi jumlah yang diizinkan (kondisi kritis). untuk mengembalikan kondisi ke kondisi kritis yang diizinkan. di dalam teras reaktor terdapat air sebagai moderator yang berfungsi memperlambat kelajuan neutron karena neutron akan kehilangan sebagian energinya saat bertumbukan dengan molekul-molekul air.

Energi yang dihasilkan di dalam reaktor nuklir berupa kalor atau panas yang dihasilkan oleh batang-batang bahan bakar. Kalor atau panas dialirkan keluar dari teras reaktor bersama air menuju alat penukar panas (heat exchanger). Bila partikel-partikel tersebut bertabrakan dan berpisah tanpa berubah (kecuali mungkin dalam level energi). Tidak heran jika reaktor ini dinamakan reaktor air bertekanan. Reaksi fisi nuklir adalah reaksi pembelahan inti atom akibat tubrukan inti atom lainnya. dan menghasilkan energi dan atom baru yang bermassa lebih kecil. untuk memproduksi hasil yang berbeda dari produk awal. Di sini uap panas dipisahkan dari air dan dialirkan menuju turbin untuk menggerakkan turbin menghasilkan listrik. Reaksi fusi nuklir adalah reaksi peleburan dua atau lebih inti atom menjadi atom baru dan menghasilkan energi.engr. sebuah reaksi nuklir adalah sebuah proses di mana dua nuklei atau partikel nuklir bertubrukan. 4 . 2 skema pembangkit listrik tenaga nuklir (sumber: http://reactor.edu) Salah satu bentuk reaktor nuklir adalah reaktor air bertekanan (pressurized water reactor/PWR) yang skemanya ditunjukkan dalam gambar. Untuk menjaga agar air di dalam reaktor (yang berada pada suhu 300oC) tidak mendidih (air mendidih pada suhu 100oC dan tekanan 1 atm). serta radiasi elektromagnetik. proses ini disebut tabrakan dan bukan sebuah reaksi. beta dan gamma yang sagat berbahaya bagi manusia. Pada prinsipnya sebuah reaksi dapat melibatkan lebih dari dua partikel yang bertubrukan. juga dikenal sebagai reaksi yang bersih.wisc. air dijaga dalam tekanan tinggi sebesar 160 atm. yaitu reaksi fusi nuklir dan reaksi fisi nuklir. tetapi kejadian tersebut sangat jarang. Dalam fisika nuklir. sedangkan air didinginkan dan dipompa kembali menuju reaktor.Gambar. Dikenal dua reaksi nuklir. Reaksi fusi juga menghasilkan radiasi sinar alfa. Uap air dingin yang mengalir keluar setelah melewati turbin dipompa kembali ke dalam reaktor.

3 Rata-rata kandungan energi nuklir Berikut adalah jumlah energi nuklir yang bisa dihasilkan per kg materi: Fisi nuklir: Uranium-233: 17. Jika jumlah rata-rata neutron yang diepaskan per inti atom yang melakukan fisi ke inti atom lain disimbolkan dengan k. Contoh reaksi fisi adalah ledakan senjata nuklir dan pembangkit listrik tenaga nuklir. Fisi nuklir adalah proses pembelahan inti menjadi bagianbagian yang hampir setara. hasil sampingannya sangat kecil dibandingkan dengan inti di mana mereka dihasilkan. Tritium).Contoh reaksi fusi nuklir adalah reaksi yang terjadi di hampir semua inti bintang di alam semesta. sedangkan dalam reaksi fusi nuklir adalah Lithium dan Hidrogen (terutama Lithium-6. maka nilai k yang lebih besar dari 1 menunjukkan bahwa reaksi fisi melepaskan lebih banyak neutron dari pada jumlah yang diserap. Uranium-235). Massa minimum dari suatu material fisi yang mampu melakukan reaksi fisi berantai yang dapat berdiri sendiri dinamakan massa kritis.1 Fisi Pada radiasi nuklir alami.6 Kt/kg = 17600 Ton TNT/kg Plutonium-239: 17. Senjata bom hidrogen juga memanfaatkan prinsip reaksi fusi tak terkendali. Unsur yang sering digunakan dalam reaksi fisi nuklir adalah Plutonium dan Uranium (terutama Plutonium-239.8 Kt/kg = 17800 Ton TNT/kg Uranium-235: 17.0 Kt/kg = 64000 Ton TNT/kg 2. memicu reaksi berantai. dan melepaskan energi dan neutron dalam prosesnya. Deuterium.2 Kt/kg = 82200 Ton TNT/kg Tritium + Deuterium: 80. sehingga dapat dikatakan bahwa reaksi ini dapat berdiri sendiri.4 Kt/kg = 80400 Ton TNT/kg Lithium-6 + Deuterium: 64. 2. 5 .3.3 Kt/kg = 17300 Ton TNT/kg Fusi nuklir: Deuterium + Deuterium: 82. Jika neutron ini ditangkap oleh inti lainnya yang tidak stabilm inti tersebut akan membelah juga.

metode seperti ini umum digunakan untuk menghasilkan listrik. reaktor fisi pertama dikembangkan. dijalankan oleh Amerika Serikat dengan bantuan Inggris dan Kanada. Mekanisme semacam ini disebut pembelahan inti atau fisi nuklir. Secara umum. yaitu reaksi fisi nuklir. yaitu pembelahan inti atau reaksi fisi dan penggabungan beberapa inti melalui reaksi fusi. Proyek Manhattan. reaksi fisi dapat membentuk reaksi berantai tak 6 . Ketika ditemukan pada masa Perang Dunia II. Neutron yang bergerak cepat tidak boleh menabrak inti atom. Saat ini. sebuah senjata yang menggunakan reaksi fisi untuk menghasilkan energi yang sangat besar. atau inti atom akan berada dalam kondisi yang tidak stabil dalam waktu yang singkat. Contoh reaksi fisi adalah uranium yang ditumbuk (atau menyerap) neutron lambat. misalnya dengan penyerap neutron. Mekanisme ini yang terjadi di dalam bom nuklir yang menghasilkan ledakan yang dahsyat. Hal inilah yang membuat reaktor nuklir dibangun. Akibatnya. jika neutron yang digunakan dalam reaksi fisi dapat dihambat. Sebuah inti berat yang ditumbuk oleh partikel (misalnya neutron) dapat membelah menjadi dua inti yang lebih ringan dan beberapa partikel lain. maka reaksi fisi dapat dikendalikan. hal ini memicu beberapa negara untuk memulai program penelitian mengenai kemungkinan membuat bom atom. umumnya dengan menabrakkan neutron dengan inti dari pengendali neutron sebelum akhirnya mereka bisa dengan mudah ditangkap. meski awalnya digunakan hanya untuk pembuatan senjata dan bukan untuk menghasilkan listrik untuk masyarakat. dan neutron tersebut masih menjadikan massa material nuklir berstatus kritis. Selama proyek tersebut. energi nuklir dapat dihasilkan melalui dua macam mekanisme. Di sini akan dibahas salah satu mekanisme produksi energi nuklir. mereka harus diperlambat. Jadi. mengembangkan senjata fisi bertingkat yang digunakan untuk melawan Jepang di tahun 1945. jauh melebihi peledak kimiawi (TNT. fisi akan terjadi dengan segera. Namun.Ketika neutron ditangkap oleh inti atom yang cocok. Reaksi fisi uranium seperti di atas menghasilkan neutron selain dua buah inti atom yang lebih ringan. dsb). Neutron ini dapat menumbuk (diserap) kembali oleh inti uranium untuk membentuk reaksi fisi berikutnya. terjadi pelepasan energi yang besar dalam waktu singkat. Mekanisme ini terus terjadi dalam waktu yang sangat cepat membentuk reaksi berantai tak terkendali.

Reaksi berantai terkendali dapat diusahakan berlangsung di dalam reaktor yang terjamin keamanannya dan energi yang dihasilkan dapat dimanfaatkan untuk keperluan yang lebih berguna.com) Dibandingkan dibentuk dalam bentuk bom nuklir. Dengan mekanisme ini.atomicarchive. Untuk itu. misalnya untuk penelitian dan untuk membangkitkan listrik. jumlah neutron dibatasi sehingga hanya satu neutron saja yang akan diserap untuk pembelahan inti berikutnya. reaksi berantai yang terjadi dalam reaksi fisi harus dibuat lebih terkendali.terkendali yang memiliki potensi daya ledak yang dahsyat dan dapat dibuat dalam bentuk bom nuklir. Gambar. Usaha ini bisa dilakukan di dalam sebuah reaktor nuklir. 7 . Gambar. 3 reaksi fisi berantai (sumber: www. 4 reaksi fisi berantai terkendali (sumber: www.scienceclarified. diperoleh reaksi berantai terkendali yang energi yang dihasilkannya dapat dimanfaatkan untuk keperluan yang berguna. pelepasan energi yang dihasilkan melalui reaksi fisi dapat dimanfaatkan untuk hal-hal yang lebih berguna.com) Di dalam reaksi fisi yang terkendali.

namun lebih sulit menjadikannya bereaksi secara berantai. isotop dari hidrogen. mempercepat partikel dalam jumlah sedikit membutuhkan energi lebih banyak dari pada total energi yang dihasilkan dari fusi nuklir. proses-R. meski penelitian mengenai teknologi ini di seluruh dunia terus berlanjut sampai sekarang. Ketika inti atom hasil tabrakan lebih berat dari besi. Proses ini akan melepas atau menyerap energi. Disebut bom hidrogen karena memanfaatkan reaksi antara deuterium dan tritium. Fusi nuklir mulai diteliti pada tahap teoritis ketika Perang Dunia II. 8 . proses alami dari astrofisika ini bukanlah contoh dari teknologi nuklir. Hal ini terus terjadi hingga pada tahun 1952. Karena daya dorong energi yang tinggi dari inti atom. Tentu saja. Kesulitan teknis dan teoritis menghalangi pengembangan teknologi fusi nuklir untuk kepentingan sipil. yang mendapatkan energi dari fusi hidrogen dan menghasilkan helium. Fusi terkontrol bisa dilakukan dalam akselerator partikel. maka pada umumnya fusi nuklir melepaskan energi. Proses fusi yang paling sering terjadi adalah pada bintang. Reaksi fusi menghasilkan energi lebih besar per satuan massa material dibandingkan reaksi fisi. Bintang-bintang juga membentuk unsur ringan seperti lithium dan kalsium melalui stellar nucleosynthesis. ketika para peneliti Proyek Manhattan yang dipimpin oleh Edward Teller menelitinya sebagai metode pembuatan bom. Ketika inti atom hasil tabrakan lebih ringan dari besi.2 Fusi Jika inti atom bertabrakan. Namun fusi nuklir konvensional tidak menghasilkan energi secara keseluruhan.3. dapat terjadi fusi nuklir. peledakkan bom hidrogen pertama dilakukan. Proyek ini ditinggalkan setelah menyimpulkan bahwa hal ini memerlukan reaksi fisi untuk menyalakan bom. akibat supernova nucleosynthesis. maka pada umumnya fusi nuklir menyerap energi. Sama halnya dengan pembentukan unsur yang lebih berat (melalui proses-S) dan unsur yang lebih berat dari nikel hingga uranium.2. fusi sulit untuk dilakukan dalam keadaan terkendali (contoh: bom hidrogen). yang merupakan cara bagaimana unsur sintetis dibuat.

2 Kt/kg = 82200 Ton TNT/kg Tritium + Deuterium: 80. panas.6 Kt/kg = 17600 Ton TNT/kg Plutonium-239: 17. Energi yang dihasilkan dari reaksi fisi nuklir terkendali di dalam reaktor nuklir dapat dimanfaatkan untuk membangkitkan listrik. Instalasi pembangkitan energi listrik semacam ini dikenal sebagai pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN). termasuk propulsi.8 Kt/kg = 17800 Ton TNT/kg Uranium-235: 17.BAB III PENUTUP Energi nuklir adalah tipe teknologi nuklir yang melibatkan penggunaan tekendali dari reaksi fisi nuklir untuk melepaskan energi.0 Kt/kg = 64000 Ton TNT/kg 9 . Fisi nuklir: Uranium-233: 17. dan pembangkitan energi listrik.4 Kt/kg = 80400 Ton TNT/kg Lithium-6 + Deuterium: 64.3 Kt/kg = 17300 Ton TNT/kg Fusi nuklir: Deuterium + Deuterium: 82.

org/wiki/Teknologi_nuklir#sejarah dancewithshadows.com netsains.com/e00c/04/energi-nuklir-pengertian-dan-pemanfaatannya 10 .wikipedia.DAFTAR PUSTAKA http://id.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful