P. 1
Filum Echinoderm at A pRINT

Filum Echinoderm at A pRINT

|Views: 223|Likes:
Published by Muhamad Yutam Soleh

More info:

Published by: Muhamad Yutam Soleh on Dec 28, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/13/2012

pdf

text

original

Filum Echinodermata

Filum Echinodermata (dari bahasa Yunani untuk kulit berduri) adalah sebuah filum hewan laut yang mencakup bintang laut, Teripang, dan beberapa kerabatnya. Kelompok hewan ini ditemukan di hampir semua kedalaman laut. Filum ini muncul di periode Kambrium awal dan terdiri dari 7.000 spesies yang masih hidup dan 13.000 spesies yang sudah punah. Bentuk hewan yang sudah punah dapat diketahui dari fosil termasuk Blastoidea, Edrioasteriodea, Cystoidea, dan beberapa hewan Kambrium awal seperti

Helicoplacus, Carpoidea, Homalozoa, dan Eocrinoidea seperti Gogia. Echinodermata adalah filum hewan terbesar yang tidak memiliki anggota yang hidup di air tawar atau darat. Hewan-hewan ini juga mudah dikenali dari bentuk tubuhnya: kebanyakan memiliki simetri radial, khususnya simetri radial pentameral (terbagi lima). Walaupun terlihat primitif, Echinodermata adalah filum yang berkerabat relatif dekat dengan Chordata (yang di dalamnya tercakup Vertebrata), dan simetri radialnya berevolusi secara sekunder. Larva bintang laut misalnya, masih menunjukkan keserupaan yang cukup besar dengan larva Hemichordata. Banyak di antara anggotanya yang berperan besar dalam ekosistem laut, terutama ekosistem litoral pantai berbatu, terumbu karang, perairan dangkal, dan palung laut. Spesies bintang laut Pisaster ochraceus misalnya, menjadi predator utama di ekosistem pantai berbatu di pesisir barat Amerika Utara, spesifiknya mengendalikan populasi tiram biru (Mytilus edulis)sehingga spesies yang lain dapat menghuni pantai tersebut dan bivalvia tersebut tidak mendominansi secara berlebihan. Contoh lain adalah Acanthaster planci yang memakan polip karang di perairan Indo-Pasifik. Kendati sering dianggap desktruktif, ada beberapa teori yang mengatakan bahwa A. planci sebenarnya adalah predator yang penting untuk ekosistem terumbu karang, sehingga terjadi rekruitmen karang baru yang menggantikan koloni-koloni tua, juga mengurangi tekanan kompetisi antara satu spesies karang dengan yang lain.

Apabila timun laut merasa dirinya terancam. Echinodermata juga bernapas dengan insang. contohnya timun laut. Reproduksi secara generatif. Seperti halnya dengan hewan akuatik yang lain. Secara umum Echinodermata memiliki 5 lengan. selain itu kaki juga digunakan untuk menangkap mangsa. setelah itu air masuk ke kaki-kaki tabung. Sistem gerak dengan menggunakan kaki ambulakral. yaitu dengan peleburan antara sperma dan ovum sehingga akan dihasilkan zigot. maka timun laut akan menyemprotkan organ tubuhnya agar mendapatkan kesempatan untuk melarikan diri. Mekanisme gerak melalui sistem kaki ambulakral adalah sebagai berikut: air masuk melalui madreporit kemudian turun ke saluran cincin lalu masuk ke dalam saluran radial. Kelak. air disemprotkan sehingga dalam kaki tabung muncul tekanan hidrolik dari air dan akhirnya kaki tabung menjulur ke luar. hewan ini memiliki kemampuan autotomi. yaitu kemampuan untuk membentuk kembali organ tubuhnya yang terputus. A. . lalu bercabang 5 menuju masing-masing lengan yang dimiliki. Sistem saraf berupa cincin saraf yang mengelilingi mulut. akibatnya ampula melekat pada benda lain sehingga bisa berpindah tempat. serta tubuhnya memiliki simetri radial.Echinodermata mempunyai kemampuan untuk melakukan regenerasi bagian tubuhnya yang hilang. jadi Echinodermata adalah hewan berkulit duri. Echinodermata merupakan hewan yang memiliki habitat di laut. Hewan ini sudah memiliki sistem pencernaan yang sempurna di mana mulut sebagai jalan masuknya makanan berada di bagian bawah dan anus sebagai jalan keluarnya sisa pencernaan berada di sebelah atas. Ciri-Ciri Echinodermata Berasal dari kata Echinos yang berarti duri dan dermal yang berarti kulit. organ tubuh yang hilang akan tumbuh kembali.

Hewan ini banyak sekali dijumpai di daerah pantai. Culeitin. yaitu: a. Pada permukaan bawah tubuhnya terdapat mulut dan kaki tabung yang digunakan untuk bergerak. sesuai dengan namanya itu. Klasifikasi Phylum Echinodermata dibagi menjadi 5 kelas. Organ tubuh yang dimiliki bercabang kelima buah lengannya. Asteroidea bintang laut: sekitar 1.500 spesies yang menangkap mangsa untuk makanan mereka sendiri. Contoh: Astropecten irregularis. hewan ini memiliki bentuk seperti bintang dengan lima lengan pada tubuhnya. Pada permukaan tubuhnya dilengkapi dengan duri. Asteroidea (Bintang Laut) Asteroidea sering disebut sebagai bintang laut.Gambar 2 Sistem Ambulakral B. Pada bagian atas atau aboral terdapat anus dan madreporit yang merupakan saluran penghubung air laut dengan sistem pembuluh air yang ada dalam tubuh. Gambar 3 Bintang Laut .

secara fisik merupakan ekinodermata terbesar. ataupun sampah dari organisme lain. Ophiuroidea (bintang ular dan bintang getas).500 spesies. contohnya adalah Antedon sp. kerang.Hewan ini makanannya adalah udang. Crinoidea (Lilia Laut) Secara sepintas hewan ini sangat mirip dengan tumbuhan yang hidup di laut. Hidupnya menempel pada substrat yang ada di laut. Crinoidea (lili laut): sekitar 600 spesies merupakan predator yang menunggu mangsa. Hewan ini biasa hidup di laut yang dalam ataupun laut dangkal. contohnya adalah Ophioplocus. Selain itu. .b. Memiliki lima buah lengan dan sering disebut sebagai lili laut. Ophiuroidea (Bintang Ular Laut) Hewan ini disebut juga sebagai bintang ular laut karena tubuhnya memiliki lima lengan yang apabila digerak-gerakkan menyerupai gerakan ular. Banyak dijumpai di balik batu karang ataupun mengubur dirinya dalam pasir. hewan ini tidak memiliki anus sehingga sisa pencernaannya dikeluarkan lewat mulutnya. Gambar 4 Bintang Ular Laut c. Holopus sp. Paling primitif dibandingkan yang lain dan memiliki bentuk tubuh seperti piala. sekitar 1.

dan lubang kelamin terletak di bagian aboral. anus. Echinoidea (bulu babi dan dolar pasir): dikenal karena duri mereka yang mampu digerakkan.Gambar 5 Lilia Laut d. Gambar 6 Landak Laut . Mulut terletak di bagian oral dan dilengkapi dengan 5 buah gigi. Echinoidea (Landak Laut) Bentuk tubuh bulat dan diliputi duri yang banyak.000 spesies. sekitar 1. sedangkan madreporit. contoh Diadema (bulu babi) dan Echinus (landak laut).

000 spesies. contohnya Holothuria Sp. sekitar 1. Mulut terletak pada bagian anterior dan anus terletak pada bagian posterior. Holothuroidea (Timun Laut) Berperan sebagai pembersih di laut karena merupakan pemakan kotoran dan sisa makhluk hidup yang lain. Gambar 7 Timun Laut .e. Tiga baris kaki di daerah ventral untuk bergerak dan dua baris di bagian dorsal digunakan untuk bernapas. Hewan ini memiliki duri yang halus sehingga berbeda dengan Echinodermata yang lain. (teripang). Holothuroidea (teripang atau ketimun laut): hewan panjang menyerupai siput. Bentuk tubuhnya menyerupai mentimun sehingga disebut juga sebagai mentimun laut atau teripang.

baik itu pendek tumpul atau runcing panjang.Sistem ekskresi tidak ada. Sistem Ambulakral pada Asterias forbesi Gambar 36. yaitu kaki ambulakral atau kaki tabung ambulakral.Ambulakral berfungsi untuk mengatur pergerakan bagian yang menjulur keluar tubuh. Sistem tubuh Echinodermata 1. lambung. Struktur tubuh bintang laut . Struktur. usus.Untuk reproduksi Echinodermata ada yang bersifat hermafrodit dan dioseus.Echinodermata tidak memiliki otak.Kaki ambulakral memiliki alat isap.Sistem saluran air dalam rongga tubuhnya disebut ambulakral.Duri berpangkal pada suatu lempeng kalsium karbonat yang disebut testa.Echinodermata melakukan respirasi dan makan pada selom.C.Sistem sirkulasi belum berkembang baik.Sistem saraf Echinodermata terdiri dari cincin pusat saraf dan cabang saraf. dan anus.Pertukaran gas terjadi melalui insang kecil yang merupakan pemanjangan kulit. Sistem dan Fungsi Tubuh Permukaan Echinodermata umumnya berduri. esofagus.sistem pencernaan terdiri dari mulut.

Kaki tabung Sistem ini berfungsi untuk bergerak.Mulutnya ada di permukaan bawah tubuh dan anusnya ada di permukaan atas tubuh. Saluran ini berkahir di ampula. Pada hewan ini air laut masuk melalui lempeng dorsal yang berlubang-lubang kecil (madreporit) menuju ke pembuluh batu. Hewan ini memiliki kerangka dalam yang terdiri dari lempenglempeng kapur. Dari saluran lateral. Duri-durinya berbentuk tumpul dan pendek. meluas ke seluruh tubuh. . merupakan lubang tempat masuknya air dari luar tubuh. e. Sistem saluran air ini terdiri atas: a. bernafas atau membuka mangsa. saluran radial. Madreporit. air masuk ke ampula. Ampula g. Saluran batu c. Sistem ambulakral merupakan sistem saluran air. Saluran cincin d. Kemudian dilanjutkan ke saluran cincin yang mempunyai cabang ke lima tangannya atau disebut saluran radial selanjutnya ke saluran lateral. Hewan Ini juga umumnya mempunyai duri-duri kecil. Lempeng-lempeng kapur ini bersendi satu dengan yang lainnya dan terdapat di dalam kulit. Pada setiap cabang terdapat deretan kaki tabung dan berpasangan dengan semacam gelembung berotot atau disebut juga ampula. Saluran lateral f. b.

Hewan ini sehari-harinya mencari mangsanya yang berupa kerang. Anus ini letaknya ada di permukaan atas tubuh dan . Caranya ternyata menggunakan sistem ambulakral tadi. Kemudian diteruskan melalui faring. ke lambung. Dengan sistem tersebut cangkang kerang yang keras itu bisa dibuka dan akhirnya ia bisa memakan dagingnya. maka air tertekan dan masuk ke dalam kaki tabung. Sistem Pencernaan Makanan Sistem pencernaan makanan hewan ini sudah sempurna. Apabila hewan ini akan bergerak ke sebelah kanan. Sistem ambulakral pada Echinodermata Jika ampula berkontraksi. Kaki tabung sebelah kanan yang memegang objek tadi akan menyeret tubuh hewan ini ke arahnya.Gambar 37. Di samping itu hewan ini juga bergerak dalam air dengan menggunakan gerakan lenganlengannya. 2. Akibatnya kaki tabung berubah menjulur panjang. lalu ke usus. Begitulah cara hewan ini bergerak. Selanjutnya ampula mengembang kembali dan air akan bergerak berlawanan dengan arah masuk. maka kaki tabung sebelah kanan akan memegang benda di bawahnya dan kaki lainnya akan bebas. ke kerongkongan. Tubuhnya menindih dari atas. kemudian tubuh kerang yang rapat dan keras itu dikelilingi oleh kaki ambulakral. Sistem pencernaan dimulai dari mulut yang posisinya berada di bawah permukaan tubuh. dan terakhir di anus.

5. Pada hewan ini lambung memiliki cabang lima yang masing-masing cabang menuju ke lengan. Ada pula beberapa jenis Echinodermata yang bernafas dengan menggunakan kaki tabung. Gambar 39. Pada bagian inilah terjadi pertukaran oksigen dan karbondioksida. Sistem Peredaran Darah Sistem peredaran darah Echinodermata umumnya tereduksi. sukar diamati. Sisa-sisa metabolisme yang terjadi di dalam sel-sel tubuh akan diangkut oleh amoebacyte (sel-sel amoeboid) ke dermal branchiae untuk selanjutnya dilepas ke luar tubuh. tetapi ujungnya buntu. 4. Di masing-masing lengan ini lambungnya bercabang dua. Struktur umum bagian tubuh bintang laut . Sistem Pernafasan dan Ekskresi Echinodermata bernafas menggunakan paru-paru kulit atau dermal branchiae (Papulae) yaitu penonjolan dinding rongga tubuh (selom) yang tipis.pada sebagian Echinodermata tidak berfungsi. Sistem Saraf Sistem saraf terdiri dari cincin saraf dan tali saraf pada bagian lenganlengannya. Tonjolan ini dilindungi oleh silia dan pediselaria. Sistem peredaran darah terdiri dari pembuluh darah yang mengelilingi mulut dan dihubungkan dengan lima buah pembuluh radial ke setiap bagian lengan. 3.

di mana pameran merawat anak-anak mereka dapat terjadi. pengembangan langsung tanpa harus melalui tahap larva bilateral dapat terjadi pada beberapa bintang laut dan bintang laut. tergantung pada spesies dan kondisi lingkungan. Strategi lain yang telah berkembang dalam beberapa bintang laut dan bintang rapuh adalah kemampuan untuk bereproduksi secara aseksual dengan membagi dalam dua bagian sementara mereka remaja kecil. Dalam beberapa spesies bintang bulu. Spesies teripang dengan perawatan khusus bagi keturunan mereka mungkin juga perawat muda di rongga tubuh atau pada permukaan mereka. embrio berkembang di tas pemuliaan khusus. o Reproduksi seksual Echinodermata menjadi dewasa seksual setelah sekitar dua sampai tiga tahun. . dan bulu babi hati memiliki ruang penangkaran.D. Hewan ini juga dapat beregenerasi. di mana pembuahan terjadi. di mana perkembangan anak muda terjadi. dan spasial pada orang lain. Dalam kasus yang jarang terjadi. tiga bintang rapuh dan mentimun air dalam laut. sementara beralih ke reproduksi seksual ketika mereka telah mencapai kematangan seksual. misalnya dalam beberapa spesies dolar pasir yang membawa anak mereka antara menusuk sisi lisan mereka. Fertilisasi berlangsung secara eksternal. Dengan bintang mengular. Pelepasan sperma dan telur dikoordinasikan temporal pada beberapa spesies. ruang khusus dapat dikembangkan di dekat tas perut. Cara Berkembang Biak Echinodermata bersifat dioseus bersaluran reproduksi sederhana. Hal ini juga dapat ditemukan antara landak laut dan teripang. dimana telur dimiliki hingga sperma dirilis oleh laki-laki terjadi untuk menemukan mereka dan pupuk isinya. Telur dan sel sperma yang dilepaskan ke dalam air terbuka. Fertilisasi internal saat ini telah diamati dalam tiga jenis bintang laut. Zigot berkembang menjadi larva yang simetris bilateral bersilia.

Beberapa populasi seastar dapat mereproduksi seluruhnya secara aseksual murni oleh penumpahan senjata untuk jangka waktu yang lama. Ketimun laut sering bagian pembuangan organ internal mereka jika mereka memandang bahaya. Landak Laut terus kehilangan duri mereka melalui kerusakan . Jawa Timur.o Reproduksi aseksual Banyak binatang berkulit lunak memiliki kekuatan yang luar biasa regenerasi. Beberapa bintang laut yang mampu regenerasi senjata hilang. Peranan dan Manfaat Echinodermata Peran Echinodermata bagi Manusia Echinodermata dimanfaatkan oleh manusia sebagai berikut :   Makanan. E. Namun. kehilangan lengan telah diamati untuk menumbuhkan bintang laut kedua lengkap.Misalnya telur landak laut yang banyak dikonsumsi di Jepang dan keripik timun laut yang banyak dijual di Sidoarjo. Organ habis dan jaringan dengan cepat diregenerasi.Para ilmuwan biologi sering mengggunakan gamet dan embrio landak laut. Dalam beberapa kasus. Bahan penelitian mengenai fertilisasi dan perkembangan awal.semua bagian diganti. . bintang laut sering dianggap merugikan oleh pembudidaya tiram mutiara dan kerang laut karena merupakan predator hewan-hewan budidaya tersebut.

KEANEKARAGAMAN DAN KLASIFIKASI INVERTEBRATA ECHINODERMATA Oleh Ni’matul Murtafiah Monna Rahmawati Muhamad Yutam Soleh Nikmah Kusumastuti FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS SEBELAS MARET SURAKARTA 2011 .

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->