PENGERTIAN NARKOBA

Narkoba merupakan singkatan dari Narkotika, Psikotropika dan Bahan Adiktif lainnya. Terminologi narkoba familiar digunakan oleh aparat penegak hukum; seperti polisi (termasuk didalamnya Badan Narkotika Nasional), jaksa, hakim dan petugas Pemasyarakatan. Selain narkoba, sebutan lain yang menunjuk pada ketiga zat tersebut adalah Napza yaitu Narkotika, Psikotropika dan Zat Adiktif. Istilah napza biasanya lebih banyak dipakai oleh para praktisi kesehatan dan rehabilitasi. Akan tetapi pada intinya pemaknaan dari kedua istilah tersebut tetap merujuk pada tiga jenis zat yang sama. Menurut UU No.22 Tahun 1997 tentang Narkotika disebutkan pengertian Narkotika adalah Narkotika adalah “zat atau obat yang berasal dari tanaman atau bukan tanaman baik sintetis maupun semi sintetis yang dapat menyebabkan penurunan atau perubahan kesadaran, hilangnya rasa, mengurangi sampai menghilangkan rasa nyeri, dan dapat menimbulkan ketergantungan”. Psikotropika adalah “zat atau obat, baik alamiah maupun sintetis bukan narkotika, yang berkhasiat psikoaktif melalui pengaruh selektif pada susunan saraf pusat yang menyebabkan perubahan khas pada aktivitas mental dan perilaku”. Bahan adiktif lainnya adalah “zat atau bahan lain bukan narkotika dan psikotropika yang berpengaruh pada kerja otak dan dapat menimbulkan ketergantungan” Meskipun demikian, penting kiranya diketahui bahwa tidak semua jenis narkotika dan psikotropika dilarang penggunaannya. Karena cukup banyak pula narkotika dan psikotropika yang memiliki manfaat besar di bidang kedokteran dan untuk kepentingan pengembangan pengetahuan. Menurut UU No.22 Tahun 1997 dan UU No.5 Tahun 1997, narkotika dan psikotropika yang termasuk dalam Golongan I merupakan jenis zat yang dikategorikan illegal. Akibat dari status illegalnya tersebut, siapapun yang memiliki, memproduksi, menggunakan, mendistribusikan dan/atau mengedarkan narkotika dan psikotropika Golongan I dapat dikenakan pidana sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

JENIS-JENIS NARKOTIKA
OPIOID (OPIAD) Opioid atau opiat berasal dari kata opium, jus dari bunga opium, Papaver somniverum, yang mengandung kira-kira 20 alkaloid opium, termasuk morfin. Nama Opioid juga digunakan untuk opiat, yaitu suatu preparat atau derivat dari opium dan narkotik sintetik yang kerjanya menyerupai opiat tetapi tidak didapatkan dari opium. opiat alami lain atau opiat yang disintesis dari opiat alami adalah heroin (diacethylmorphine), kodein (3-methoxymorphine), dan hydromorphone (Dilaudid). EFEK SAMPING YANG DITIMBULKAN :

Mengalami pelambatan dan kekacauan pada saat berbicara, kerusakan penglihatan pada malam hari, mengalami kerusakan pada liver dan ginjal, peningkatan resiko terkena virus HIV dan hepatitis dan penyakit infeksi lainnya melalui jarum suntik dan penurunan hasrat dalam hubungan sex, kebingungan dalam identitas seksual, kematian karena overdosis. GEJALA INTOKSITASI (KERACUNAN) OPIOID : Konstraksi pupil ( atau dilatasi pupil karena anoksia akibat overdosis berat ) dan satu ( atau lebih ) tanda berikut, yang berkembang selama , atau segera setelah pemakaian opioid, yaitu mengantuk atau koma bicara cadel ,gangguan atensi atau daya ingat. Perilaku maladaptif atau perubahan psikologis yang bermakna secara klinis misalnya: euforia awal diikuti oleh apatis, disforia, agitasi atau retardasi psikomotor, gangguan pertimbangaan, atau gangguan fungsi sosial atau pekerjaan ) yang berkembang selama, atau segera setelah pemakaian opioid. GEJALA PUTUS OBAT : Gejala putus obat dimulai dalam enam sampai delapan jam setelah dosis terakhir. Biasanya setelah suatu periode satu sampai dua minggu pemakaian kontinu atau pemberian antagonis narkotik. Sindroma putus obat mencapai puncak intensitasnya selama hari kedua atau ketiga dan menghilang selama 7 sampai 10 hari setelahnya. Tetapi beberapa gejala mungkin menetap selama enam bulan atau lebih lama. GEJALA PUTUS OBAT DARI KETERGANTUNGAN OPIOID ADALAH : kram otot parah dan nyeri tulang, diare berat, kram perut, rinorea lakrimasipiloereksi, menguap, demam, dilatasi pupil, hipertensi takikardia disregulasi temperatur, termasuk pipotermia dan hipertermia. Seseorang dengan ketergantungan opioid jarang meninggal akibat putus opioid, kecuali orang tersebut memiliki penyakit fisik dasar yang parah, seperti penyakit jantung. Gejala residual seperti insomnia, bradikardia, disregulasi temperatur, dan kecanduan opiat mungkin menetap selama sebulan setelah putus zat. Pada tiap waktu selama sindroma abstinensi, suatu suntikan tunggal morfin atau heroin menghilangkan semua gejala. Gejala penyerta putus opioid adalah kegelisahan, iritabilitas, depresi, tremor, kelemahan, mual, dan muntah. Turunan OPIOID (OPIAD) yang sering disalahgunakan adalah :

Candu

Getah tanaman Papaver Somniferum didapat dengan menyadap (menggores) buah yang hendak masak. Getah yang keluar berwarna putih dan dinamai "Lates". Getah ini dibiarkan mengering pada permukaan buah sehingga berwarna coklat kehitaman dan sesudah diolah

Cara pemakaiannya ditelan dan disuntikkan. Walaupun pembuatan.akan menjadi suatu adonan yang menyerupai aspal lunak. Inilah yang dinamakan candu mentah atau candu kasar. Pemakaiannya dengan cara dihisap.burung elang.  Morfin Codein termasuk garam / turunan dari opium / candu. . yang secara farmakologis mirip dengan morfin menyebabkan orang menjadi mengantuk dan perubahan mood yang tidak menentu. tetapi diusahakan heroin tetap tersedia bagi pasien dengan penyakit kanker terminal karena efek analgesik dan euforik-nya yang baik. Morfin merupaakan alkaloida utama dari opium ( C17H19NO3 ) . bola dunia. Diperjual belikan dalam kemasan kotak kaleng dengan berbagai macam cap.  Morfin Morfin adalah hasil olahan dari opium/candu mentah. Efek codein lebih lemah daripada heroin. Candu masak warnanya coklat tua atau coklat kehitaman.akhir ini . tengkorak. Biasanya dijual dalam bentuk pil atau cairan jernih. dan potensinya untuk menimbulkan ketergantungaan rendah. antara lain ular. dsb. Morfin rasanya pahit.  Heroin ( putaw ) Heroin mempunyai kekuatan yang dua kali lebih kuat dari morfin dan merupakan jenis opiat yang paling sering disalahgunakan orang di Indonesia pada akhir . penjualan dan pemilikan heroin adalah ilegal. cap 999. berbentuk tepung halus berwarna putih atau dalam bentuk cairan berwarna. Pemakaiannya dengan cara dihisap dan disuntikkan. Heroin. cap anjing. Candu kasar mengandung bermacam-macam zat-zat aktif yang sering disalahgunakan.

Demerol dijual dalam bentuk pil dan cairan tidak berwarna. naltrxone (Trexan). peningkatan harga diri dan perasan perbaikan pada tugas mental dan fisik. dan apomorphine. Beberapa penelitian telah menemukan bahwa buprenorphine adalah suatu pengobatan yang efektif untuk ketergantungan opioid. khususnya untuk pembedahan mata. Saat ini Methadone banyak digunakan orang dalam pengobatan ketergantungan opioid. Sejumlah besar narkotik sintetik (opioid) telah dibuat. lady dan crack ( kokain dalam bentuk yang paling murni dan bebas basa untuk mendapatkan efek yang lebih kuat ). levalorphane. putih. butorphanol (Stadol). Pemakaiannya dapat ditelan atau dengan suntikan. nalorphine. hidung dan tenggorokan. Kelas obat tersebut adalah nalaxone (Narcan). etep. Saat ini Kokain masih digunakan sebagai anestetik lokal. Nama popoler jenis opioid : putauw. Demerol Nama lain dari Demerol adalah pethidina. methadone (Dolphine). Antagonis opioid telah dibuat untuk mengobati overdosis opioid dan ketergantungan opioid. euforia. yang berasal dari Amerika Selatan. dimana daun dari tanaman belukar ini biasanya dikunyah-kunyah oleh penduduk setempat untuk mendapatkan efek stimulan. Kokain merupakan alkaloid yang didapatkan dari tanaman belukar Erythroxylon coca. termasuk meperidine (Demerol). dan buprenorphine (Buprenex). bersama dengan morfin dan heroin karena efek adiktif dan efek merugikannya telah dikenali. coke. karena efek vasokonstriksifnya juga membantu.  Methadon Saat ini Methadone banyak digunakanorang dalam pengobatan ketergantungan opioid. Kokain diklasifikasikan sebagai suatu narkotik. Kokain dalam dosis rendah . EFEK SAMPING YANG DITIMBULKAN : Kokain digunakan karena secara karakteristik menyebabkan elasi. dan propocyphene (Darvon). dan senyawa tersebut adalah pentazocine. pentazocine (Talwin). Nama lain untuk Kokain : Snow. PT. <!--pagebreak--> KOKAIN Kokain adalah zat yang adiktif yang sering disalahgunakan dan merupakan zat yang sangat berbahaya. Sejumlah senyawa dengan aktivitas campuran agonis dan antagonis telah disintesis. Antagonis opioid telah dibuat untuk mengobati overdosis opioid dan ketergantungan opioid. girl.

Psikotropika gol. Sebagaimana Narkotika. JENIS-JENIS PSIKOTROPIKA Adalah zat atau obat baik alamiah maupun sintetris. Pemakaian Psikotropika yang berlangsung lama tanpa pengawasan dan pembatasan pejabat kesehatan dapat menimbulkan dampak yang lebih buruk. Zat/obat yang dapat menurunkan aktivitas otak atau merangsang susunan syaraf pusat dan menimbulkan kelainan perilaku. bukan narkotika. kecemasan. tidak jarang bahkan menimbulkan kematian. II. sedatif. III dan Psikotropik Gol IV. diantaranya yang dikenal dengan Ecstasi dan psikotropik Gol II yang dikenal dengan nama Shabu-shabu. I. yang bersifat atau berkhasiat psiko aktif melalui pengaruh selektif pada susunan syaraf pusat yang menyebabkan perubahan khas pada aktivitas mental dan perilaku. anhedonia. kelelahan. tidak saja menyebabkan ketergantungan bahkan juga menimbulkan berbagai macam penyakit serta kelainan fisik maupun psikis si pemakai. GEJALA PUTUS ZAT: Setelah menghentikan pemakaian Kokain atau setelah intoksikasi akut terjadi depresi pascaintoksikasi ( crash ) yang ditandai dengan disforia. Pada pemakaian berat. gejala putus Kokain menghilang dalam 18 jam. dan mencapai puncaknya pada dua sampai empat hari. atau obat antiensietas seperti diazepam ( Valium ). kadang-kadang agitasi. Orang yang mengalami putus Kokain seringkali berusaha mengobati sendiri gejalanya dengan alkohol. . GEJALA INTOKSITASI KOKAIN : Pada penggunaan Kokain dosis tinggi gejala intoksikasi dapat terjadi. seperti agitasi iritabilitas gangguan dalam pertimbangan perilaku seksual yang impulsif dan kemungkinan berbahaya agresi peningkatan aktivitas psikomotor Takikardia Hipertensi Midriasis . gangguan cara berpikir. Pada pemakaian kokain ringan sampai sedang. Psikotropika terbagi dalam empat golongan yaitu Psikotropika gol. gejala putus Kokain bisa berlangsung sampai satu minggu. hipersomnolensi. disertai dengan timbulnya halusinasi (mengkhayal). iritabilitas. hipnotik. Gejala putus Kokain juga dapat disertai dengan kecenderungan untuk bunuh diri. ilusi. Psikotropika yang sekarang sedang populer dan banyak disalahgunakan adalah psikotropika Gol I. perubahan alam perasaan dan dapat menyebabkan ketergantungan serta mempunyai efek stimulasi (merangsang) bagi para pemakainya.dapat disertai dengan perbaikan kinerja pada beberapa tugas kognitif. Psyko Gol.

Bisa juga pada awalnya timbul kesulitan bernafas (untuk itu diperlukan sedikit udara segar). Kepala terasa kosong. Pupil mata membesar dan jantung berdegup lebih kencang. industri militer Amerika Serikat mengalami kegagalan didalam percobaan penggunaan MDMA sebagai serum kebenaran. rileks dan "asyik". mulut rasanya kering. Senyawa ini ditemukan dan mulai dibuat di penghujung akhir abad lalu. Dalam keadaan seperti ini.Martini. Setelah periode itu.Gol. Kadang-kadang lengan. serta mulut rasanya kering. Mungkin pula akan timbul rasa mual. korosif dan iritasi.5% . Pada kurun waktu tahun 1950-an. teman bercermin. kaki dan rahang terasa kaku. Seluruh tubuh akan terasa melayang.Whisky. Brandy 20% -55%. kita merasa membutuhkan teman mengobrol. Setelah itu kita akan merasa sangat lelah dan tertekan. Wine (Anggur) 5% .Green Sand 1% . XTC mulai bereaksi setelah 20 sampai 60 menit diminum. C berkadar Alkohol 20%-50% Beberapa jenis minuman beralkohol dan kadar yang terkandung di dalamnya : .Gol. dan juga untuk menceritakan hal-hal rahasia. Mungkin pula akan timbul rasa mual. karsinogenik. mutagenik. B berkadar Alkohol 05%-20% . A berkadar Alkohol 01%-05% .ECSTASY Rumus kimia XTC adalah 3-4-Methylene-Dioxy-MethilAmphetamine (MDMA). Minuman keras terbagi dalan 3 golongan yaitu: . Bisa juga pada awalnya timbul kesulitan bernafas (untuk itu .20% . MDMA dipakai oleh para dokter ahli jiwa. Efeknya berlangsung maksimum 1 jam. Jenis reaksi fisik tersebut biasanya tidak terlalu lama. Semua perasaan itu akan berangsur-angsur menghilang dalam waktu 4 sampai 6 jam.Bir. Pupil mata membesar dan jantung berdegup lebih kencang. bahan kimia dan biologi. Selebihnya akan timbul perasaan seolah-olah kita menjadi hebat dalam segala hal dan segala perasaan malu menjadi hilang. baik dalam bentuk tunggal maupun campuran yang dapat membahayakan kesehatan dan lingkungan hidup secara langsung atau tidak langsung yang mempunyai sifat. MINUMAN KERAS Adalah semua minuman yang mengandung Alkohol tetapi bukan obat. JENIS-JENIS BAHAN BERBAHAYA LAINNYA Adalah zat. teratogenik. Bahan berbahaya ini adalah zat adiktif yang bukan Narkotika dan Psikotropika atau Zat-zat baru hasil olahan manusia yang menyebabkan kecanduan.Gol.

sama seperti Kokain dan Heroin. dan pengguna akan lebih mudah mengekspresikan emosi. akan muncul efek sebagai berikut : merasa lebih bebas lagi mengekspresikan diri. yaitu gangguan untuk memusatkan perhatian dan daya ingat terganggu. Jenis reaksi fisik tersebut biasanya tidak terlalu lama. yang dihisap dalam bentuk rokok. rileks dan "asyik". NIKOTIN Adalah obat yang bersifat adiktif. penyakit liver. EFEK SAMPING YANG DITIMBULKAN : Efek yang ditimbulkan setelah mengkonsumsi alkohol dapat dirasakan segera dalam waktu beberapa menit saja. belajar. kita merasa membutuhkan teman mengobrol.diperlukan sedikit udara segar). Pemabuk atau pengguna alkohol yang berat dapat terancam masalah kesehatan yang serius seperti radang usus. efek stimulasi dari nikotin menyebabkan peningkatan perhatian. yaitu bicara cadel. Kadang-kadang alkohol digunakan dengan kombinasi obat . Pada kenyataannya mereka tidak mampu mengendalikan diri seperti yang mereka sangka mereka bisa. dan pipa. marah secara berlebihan ) muncul akibat ke fungsi fisik . dan juga untuk menceritakan hal-hal rahasia. senang. dan kemampuan untuk memecahkan maslah. Tetapi pemaparan jangka panjang disertai dengan penurunan aliran darah serebral. Pengguna biasanya merasa dapat mengendalikan diri dan mengontrol tingkahlakunya. Dalam keadaan seperti ini. Pemaparan nikotin dalam jangka pendek meningkatkan aliran darah serebral tanpa mengubah metabolisme oksigen serebtral. sehingga efeknya jadi berlipat ganda. tanpa ada perasaan terhambat menjadi lebih emosional ( sedih. pandangan menjadi kabur. tergantung dari jumlah / kadar alkohol yang dikonsumsi. cerutu. Walaupun kampanye tentang bahaya merokok sudah menyebutkan betapa berbahayanya merokok bagi kesehatan tetapi pada kenyataannya sampai saat ini masih banyak orang yang terus merokok. EFEK SAMPING YANG DITIMBULKAN : Secara perilaku. Menghisap rokok meningkatkan mood. seperti rasa senang. Dalam jumlah yang kecil. sempoyongan. dan kerusakan otak. alkohol menimbulkan perasaan relax. inkoordinasi motorik dan bisa sampai tidak sadarkan diri.obatan berbahaya lainnya. teman bercermin. tetapi efeknya berbeda-beda. menurunkan ketegangan dan menghilangkan perasaan depresif. waktu reaksi.motorik. efek keracunan dari penggunaan kombinasi akan lebih buruk lagi dan kemungkinan mengalami over dosis akan lebih besar. Setelah itu kita akan merasa sangat lelah dan tertekan. rasa sedih dan kemarahan. Bila ini terjadi. Hal ini membuktikan bahwa sifat adiktif dari nikotin adalah sangat kuat. kemampuan mental mengalami hambatan. Bentuk nikotin yang paling umum adalah tembakau. Selebihnya akan timbul perasaan seolah-olah kita menjadi hebat dalam segala hal dan segala perasaan malu menjadi hilang. Semua perasaan itu akan berangsur-angsur menghilang dalam waktu 4 sampai 6 jam. Berbeda . Oleh sebab itu banyak ditemukan kecelakaan mobil yang disebabkan karena mengendarai mobil dalam keadaan mabuk. Kepala terasa kosong. Tembakau juga dapat digunakan sebagai tembakau sedotan dan dikunyah (tembakau tanpa asap). Bila dikonsumsi lebih banyak lagi.

dalam catatan sejarah kurang lebih tahun 2000 SM di Samaria ditemukan sari bunga opium atau kemudian lebih dikenal dengan nama OPIUM ( Candu = Papavor somniferitum). Komponen psikoaktif dari tembakau adalah nikotin. Bunga ini tumbuh subur didaerah dataran tinggi diatas ketinggian 500 meter diatas permukaan laut. bertindak sebagai relaksan otot skeletal. dan Wilaya-wilayah Asia lainnya. psikotropika dan zat adiktif jika masuk kedalam tubuh manusia tidak melalui aturan kesehatan berpengaruh terhadap otak pada susunan pusat dan bila disalahgunakan bertentangan ketentuan hukum. Cina.dengan efek stimulasinya pada sistem saraf pusat.tahun 1856 waktu pecah perang saudara di Amerika Seriakt. Morphin ini dipergunakan untuk penghilang rasa sakit akibat luka-luka perang. . Nikotin adalah zat kimia yang sangat toksik. SejarahNarkoba Sebelum muncul istilah narkoba lama sudah kita mengenal apa yang dinamakan dengan Candu. Penyebaran selanjutnya adalah ke daerah India. Dosis 60 mg pada orang dewasa dapat mematikan. Tahun 1806 seorang dokter dari Westphalia bernama friedrich Wilhelim menemukan modifikasi candu yang dicampur amoniak yang dikenal dengan nama Morphin (diambil dari nama dewi mimpi yunani yang bernama Morphius). PENGERTIAN NARKOBA Bahan zat baik secara alamiah maupun sintetis yaitu narkotika. karena paralisis ( kegagalan ) pernafasan.

Tahun 1898 pabrik obat "BAYER" memproduksi obat tersebut dengan nama HEROIN. namun hanya diberikan bagi pasien-pasien tertentu. mengantuk. ketakutan. 14/03/2008 .5:03pm — godam64 Narkotika dan obat terlarang serta zat adiktif / psikotropika dapat menyebabkan efek dan dampak negatif bagi pemakainya. 5. Selain itu biasanya tukang candu narkoba akan bersikap anti sosial. Danmpak yang negatif itu sudah pasti merugikan dan sangat buruk efeknya bagi kesehatan mental dan fisik. Kesempatan belajar hilang dan mungkin dapat dikeluarkan dari sekolah atau perguruan tinggi alias DO / drop out. dan sebagainya. dan muntah-muntah. Meskipun demikian terkadang beberapa jenis obat masih dipakai dalam dunia kedokteran. Dikucilkan dalam masyarakat dan pergaulan orang baik-baik. 3. Anjing tersebut memberikan reaksi yaitu : tiarap. hanya Morphin saja. 2. Akibat/Dampak Langsung Dan Tidak Langsung Penyalahgunaan Narkoba Pada Kehidupan & Kesehatan Manusia Fri. Oleh karena itu obat dan narkotik yang disalahgunakan dapat menimbulkan berbagai akibat yang beraneka ragam. bukan untuk dikonsumsi secara umum dan bebas oleh masyarakat. Perkembangan teknologi tak dapat dibendung. Akan banyak uang yang dibutuhkan untuk penyembuhan dan perawatan kesehatan pecandu jika tubuhnya rusak digerogoti zat beracun. saat ini Heroin tidak lagi dipakai sebagai obat. Pengertian Ketergantungan Keadan dimana tubuh memerlukan jumlah narkoba yang makin bertambah banyak sehingga jika pemakaiannya yang dikurangi atau dihentikan menimbulkan gej ala-gej ala putus zat sehingga berusaha untuk memperoleh narkoba agar dapat ketenangan pikiran juga sakit dibadan menjadi tidak dirasa. Putaw.Tahun 1874 seorang ahli kimia bernama Alder Wright dari London merebus cairan morphin dengan asam anhidrat ( cairan asam yang ada pada sejenis jamur). Campuran ini membawa efek ketika diuji coba pada anjing. Keluarga akan malu besar karena punya anggota keluarga yang memakai zat terlarang. Dampak Tidak Langsung Narkoba Yang Disalahgunakan 1. sebagai obat resmi penghilang sakit. . Tidak dipercaya lagi oleh orang lain karena umumnya pecandu narkoba akan gemar berbohong dan melakukan tindak kriminal. A. Pengertianpenyalahgunaannarkoba Penggunaan salah satu beberapa jenis narkoba yang dilakukan tanpa aturan kesehatan maupun secara berkala atau teratur sehingga menimbulkan gangguan kesehatan jasmani jiwa dan fungsi sosialnya. 4. sehingga candu tersebut diolah dengan berbagai campuran khusus dan jenisnyapun bertambah banyak seperti Extasy.

Tubuh kita bahkan dapat berubah begitu banyak hingga sel-sel dan organ-organ tubuh kita menjadi tergantung pada obat itu hanya untuk bisa berfungsi normal. Dapat terinfeksi penyakit menular berbahaya seperti HIV AIDS. TBC. akan tetapi semua itu tidak benar. Bisa dijebloskan ke dalam tembok derita / penjara yang sangat menyiksa lahir batin. Gangguan pada sistem syaraf 10.6. Hepatitis. Menyebabkan bunuh diri 4. Gangguan pada traktur urinarius 4. Gangguan pada kulit 9. Gangguan pada jantung 2. terutama dengan obat-obatan yang tergolong dalam kelompok downers. Gangguan pada sistem pencernaan 12. Gangguan pada hemoprosik 3. Gangguan pada pembuluh darah 7. Herpes. C. Segala cacimaki dan kutukan akan dilontarkan kepada benda haram tersebut. dll. B. 2. Menyebabkan depresi mental. Dampak Langsung Narkoba Bagi Kejiwaan / Mental Manusia 1. kekerasan dan pengrusakan. Biasanya setelah seorang pecandu sembuh dan sudah sadar dari mimpi-mimpinya maka ia baru akan menyesali semua perbuatannya yang bodoh dan banyak waktu serta kesempatan yang hilang tanpa disadarinya. Gangguan pada paru-paru 11. 7. 3. namun semua telah terlambat dan berakhir tanpa bisa berbuat apa-apa. Namun orang normal yang depresi dapat menjadi pemakai narkoba karena mereka berpikir bahwa narkoba dapat mengatasi dan melupakan masalah dirinya. DAMPAK FISIK Adaptasi biologis tubuh kita terhadap penggunaan narkoba untuk jangka waktu yang lama bisa dibilang cukup ekstensif. Gangguan pada otak 5. teman dan masyarakat atau kegagalan dalam mencoba berhenti memakai narkoba. Efek depresi bisa ditimbulkan akibat kecaman keluarga. Dosa akan terus bertambah karena lupa akan kewajiban Tuhan serta menjalani kehidupan yang dilarang oleh ajaran agamanya. Gangguan pada endorin 8. Menyebabkan gangguan jiwa berat / psikotik. . Terlebih jika sadarnya ketika berada di penjara. Gangguan pada tulang 6. Dan banyak dampak lainnya yang merugikan badan manusia. Menyebabkan melakukan tindak kejehatan. 13. Dampak Langsung Narkoba Bagi Jasmani / Tubuh Manusia 1.

serta liver yang rusak. jantung. akan dilakukan secara berlebihan pada masa Gejala Putus Obat (GPO) ini. dll yang merupakan selalu muncul bila pasokan narkoba kedalam tubuh dihentikan. mual. 04/09/2008 . Banyak sekali pecandu narkoba yang berakhiran dengan katup jantung yang bocor. Tiba-tiba saja. terutama jenis putaw/heroin.Salah satu contoh adaptasi biologis dapat dilihat dengan alkohol. Contoh: Saat menggunakan seseorang akan mengalami konstipasi. Alkohol juga meningkatkan cytocell dan mitokondria yang ada di dalam liver untuk menetralisir zat-zat yang masuk. bayangkan efek-efek yang menyenangkan dari suatu narkoba dengan cepat berubah menjadi GPO yang sangat tidak mengenakkan saat seorang pengguna berhenti menggunakan narkoba seperti heroin/putaw. insomnia. dll. Mereka tidak mau meraskan pegal. Semua istilah ini sebenarnya mengacu pada . Pencegahan Dampak Buruk Narkoba pada Anak Sekolah Oleh redaksi pada Rab. istilah lain yang diperkenalkan oleh Departemen Kesehatan Republik Indonesia adalah NAPZA yaitu singkatan dari Narkotika. Mungkin akan ada kelebihan suatu jenis enzym dan kurangnya transmisi syaraf tertentu. ginjal. paru-paru. Bagi para pecandu. Sel-sel tubuh ini menjadi tergantung pada alcohol untuk menjaga keseimbangan baru ini. terutama. Biasanya. kram otot. ini akan mengubah semua susunan dan keseimbangan kimia tubuh. tetapi GPO yang dialaminya adalah diare. Belum lagi kerusakan fisik yang muncul akibat infeksi virus {Hepatitis C dan HIV/AIDS} yang sangat umum terjadi di kalangan pengguna jarum suntik. organ-organ vital dalam tubuh seperti liver. paru-paru yang bolong. gagal ginjal. Misalnya. sakit-sakit pada sekujur tubuh dan persendian. Oleh: Raihana Alkaff Narkoba adalah singkatan dari Narkotika dan Obat berbahaya. Selain ketergantungan sel-sel tubuh. linu. Tetapi. tubuh mencoba untuk mengembalikan keseimbangan didalamnya. bila penggunaan narkoba dihentikan. hal-hal yang ditekan/tidak dapat dilakukan tubuh saat menggunakan narkoba. Selain Narkoba.dan otak juga mengalami kerusakan akibat penggunaan jangka panjang narkoba. Alkohol mengganggu pelepasan dari beberapa transmisi syaraf di otak.14:10. GPO ini juga merupakan „momok‟ tersendiri bagi para pengguna narkoba. Pasikotropika dan Zat adiktif lainnya. muntah. ketakutan terhadap sakit yang akan dirasakan saat mengalami GPO merupakan salah satu alasan mengapa mereka sulit untuk berhenti menggunakan narkoba.

lembaga swadaya masyarakat (LSM) dan komunitas lokal. Anak-anak membutuhkan informasi. . Mengirimkan pesan yang jelas ”tidak menggunakan” membutuhkan konsistensi sekolah-sekolah untuk menjelaskan bahwa narkoba itu salah dan mendorong kegiatan-kegiatan anti narkoba di sekolah. Ada tiga hal yang harus diperhatikan ketika melakukan program anti narkoba di sekolah. Berdasarkan data Badan Narkotika Nasional (BNN). morfin. dan kemampuan untuk mencegah mereka dari bahaya narkoba atau juga mengurangi dampak dari bahaya narkoba dari pemakaian narkoba dari orang lain. keluarga. Hal ini menegaskan bahwa saat ini perlindungan anak dari bahaya narkoba masih belum cukup efektif.22 tahun 1997 tentang Narkotika. Tidak jarang para pengedar narkoba menyusup zat-zat adiktif (zat yang menimbulkan efek kecanduan) ke dalam lintingan tembakaunya (Joyce Djaelani Gordon-aktifis anti drugs & HIV/AIDS. masyarakat. 2007). hampir 50% penularannya dikarenakan penggunaan jarum suntik (narkoba) (Ditjen PPM&PL Depkes. Untuk anak sekolah harus diberikan penjelasan yang terus-menerus diulang bahwa narkoba tidak hanya membahayakan kesehatan fisik dan emosi namun juga kesempatan mereka untuk bisa terus belajar. Menurut kesepakatan Convention on the Rights of the Child (CRC) yang juga disepakati Indonesia pada tahun 1989.5 tahun 1997 tentang Psikotropika dan UU No. Walaupun pemerintah dalam UU Perlindungan Anak nomor 23 tahun 2002 dalam pasal 20 sudah menyatakan bahwa Negara. 2007). Kedua. Narkoba atau NAPZA merupakan bahan/zat yang bila masuk ke dalam tubuh akan mempengaruhi tubuh terutama susunan syaraf pusat/otak sehingga jika disalahgunakan akan menyebabkan gangguan fisik. kasus pemakaian narkoba oleh pelaku dengan tingkat pendidikan SD hingga tahun 2007 berjumlah 12. sudah ditemukan anak usia 7 tahun sudah ada yang mengkonsumsi narkoba jenis inhalan (uap yang dihirup). ganja. lalu di usia 10 tahun. Yang pertama adalah dengan mengikutsertakan keluarga. Penyebaran narkoba menjadi makin mudah karena anak SD juga sudah mulai mencoba-coba mengisap rokok. Salah satu upaya dalam penanggulangan bahaya narkoba adalah dengan melakukan program yang menitikberatkan pada anak usia sekolah (school-going age oriented). setiap anak berhak mendapatkan informasi kesehatan reproduksi (termasuk HIV/AIDS dan narkoba) dan dilindungi secara fisik maupun mental. penyebaran HIV/AIDS semakin meningkat dan mengancam. Anak usia 8 tahun sudah memakai ganja. Mencari solusi yang tepat merupakan sebuah pekerjaan besar yang melibatkan dan memobilisasi semua pihak baik pemerintah. anak-anak menggunakan narkoba dari beragam jenis. Namun realita yang terjadi saat ini bertentangan dengan kesepakatan tersebut. dengan menekankan secara jelas kebijakan “tidak pada narkoba”. psikis/jiwa dan fungsi sosial. Dan dari keseluruhan kasus HIV/AIDS.sekelompok zat yang umumnya mempunyai risiko yang oleh masyarakat disebut berbahaya yaitu kecanduan/adiksi. Strategi untuk mengubah sikap keluarga terhadap penggunaan narkoba termasuk memperbaiki pola asuh orangtua dalam rangka menciptakan komunikasi dan lingkungan yang lebih baik di rumah. Adalah sangat penting untuk bekerja bersama dalam rangka melindungi anak dari bahaya narkoba dan memberikan alternatif aktivitas yang bermanfaat seiring dengan menjelaskan kepada anak-anak tentang bahaya narkoba dan konsekuensi negatif yang akan mereka terima. mengoptimalkan potensi akademik dan kehidupan yang layak. Karena narkoba bukan hanya masalah individu namun masalah semua orang.305. dan orang tua berkewajiban dan bertanggung jawab terhadap penyelenggaraan perlindungan anak (lihat lebih lengkap di UU Perlindungan Anak). pemerintah. dan sebagainya (riset BNN bekerja sama dengan Universitas Indonesia). Narkoba adalah isu yang kritis dan rumit yang tidak bisa diselesaikan oleh hanya satu pihak saja. ekstasi. Data ini begitu mengkhawatirkan karena seiring dengan meningkatnya kasus narkoba (lihat data narkoba BNN 2007) khususnya di kalangan usia muda dan anak-anak. heroin. seperti inhalan. Banyak penelitian telah menunjukkan bahwa sikap orangtua memegang peranan penting dalam membentuk keyakinan akan penggunaan narkoba pada anak-anak. Karena itu Pemerintah memberlakukan Undang-undang (UU) untuk penyalahgunaan narkoba yaitu UU No. Namun perlindungan anak dari narkoba masih jauh dari harapan. strategi. Kelompok dukungan dari orangtua merupakan model intervensi yang sering digunakan.

Pendekatan ini mempromosikan kesempatan yang lebih besar bagi interaksi personal antara orang dewasa dan remaja.Terakhir. masyarakat. Bahaya penyalahgunaan narkoba bagi tubuh manusia Secara umum semua jenis narkoba jika disalahgunakan akan memberikan empat dampak sebagai berikut: 1. Sebab. Karena organ tubuh terus dipaksa bekerja di luar batas normal. Adiktif Pemakai akan merasa ketagihan sehingga akan melakukan berbagai cara agar terus bisa mengonsumsinya. Opioid: o o o o o o o o o o o o o o o o o o depresi berat apatis rasa lelah berlebihan malas bergerak banyak tidur gugup gelisah selalu merasa curiga denyut jantung bertambah cepat rasa gembira berlebihan banyak bicara namun cadel rasa harga diri meningkat kejang-kejang pupil mata mengecil tekanan darah meningkat berkeringat dingin mual hingga muntah luka pada sekat rongga hidung . 3. Pengertian dan Dampak Penggunaan Narkoba Bahaya narkoba sudah menjadi momok yang menakutkan bagi masyarakat. lama-lama saraf-sarafnya akan rusak dan bisa mengakibatkan kematian. Berbagai kampanye anti narkoba dan penanggulangan terhadap orang-orang yang ingin sembuh dari ketergantungan narkoba semakin banyak didengung-dengungkan. 2. 4. meningkatkan kepercayaan antara orang dewasa dan anak-anak. penyalahgunaan narkoba bisa membahayakan bagi keluarga. dengan demikian mendorong orang dewasa menjadi model yang lebih berpengaruh. Halusinogen Pemakai akan berhalusinasi (melihat sesuatu yang sebenarnya tidak ada). Stimulan Mempercepat kerja organ tubuh seperti jantung dan otak sehingga pemakai merasa lebih bertenaga untuk sementara waktu. dan masa depan bangsa. Adapun bahaya narkoba berdasarkan jenisnya adalah sebagai berikut: 1. Jika pemakai tidak bisa mendapatkannya. Depresan Pemakai akan tertidur atau tidak sadarkan diri. tubuhnya akan ada pada kondisi kritis (sakaw).

o o kehilangan nafsu makan turunnya berat badan 2. merah. berkeringat sulit tidur kerusakan saraf otak dehidrasi gangguan liver tulang dan gigi keropos tidak nafsu makan saraf mata rusak . Kokain o o o o o o o o o o o o o o denyut jantung bertambah cepat gelisah rasa gembira berlebihan rasa harga diri meningkat banyak bicara kejang-kejang pupil mata melebar berkeringat dingin mual hingga muntah mudah berkelahi pendarahan pada otak penyumbatan pembuluh darah pergerakan mata tidak terkendali kekakuan otot leher 3. Ectasy o o o o o o o o o enerjik tapi matanya sayu dan wajahnya pucat. Ganja o o o o o o o o o o o o o mata sembab kantung mata terlihat bengkak. dan berair sering melamun pendengaran terganggu selalu tertawa terkadang cepat marah tidak bergairah gelisah dehidrasi tulang gigi keropos liver saraf otak dan saraf mata rusak skizofrenia 4.

teman. Matanya akan terlihat cekung dan merah. e. d. memang sangatlah berbahaya bagi manusia. Dampak Narkoba Dampak narkoba. g. 6. 2. mustahil bagi pemakai untuk belajar. c. pelajar bisa menggunakan uang sekolahnya untuk membeli narkoba jika sudah tidak mempunyai persediaan uang. Shabu-shabu: o o o o o o o o o enerjik paranoid sulit tidur sulit berfikir kerusakan saraf otak. berkarya. maupun perilaku pemakainya. Hal tersebut tentu akan mengganggu stabilitas sosial. jika disalahgunakan. mereka bisa mencuri uang dari orangtua. Dampak narkoba terhadap emosi Pemakai narkoba akan mengalami perubahan emosi sebagai berikut: .5. Narkoba dapat merusak kesehatan manusia baik secara fisik. atau melakukan hal-hal positif lainnya. Buang air besar dan kecil kurang lancar. atau tetangga. Benzodiazepin: o o o o o o berjalan sempoyongan wajah kemerahan banyak bicara tapi cadel mudah marah konsentrasi terganggu kerusakan organ-organ tubuh terutama otak Perilaku pemakai untuk mendapatkan narkoba     melakukan berbagai cara untuk mendapatkan narkoba secara terus-menerus Pemakai yang sudah berada pada tahap kecanduan akan melakukan berbagai cara untuk bisa mendapatkan narkoba kembali. Dengan kondisi tubuh yang rusak. Bibirnya menjadi kehitam-hitaman. b. Misalnya. Bahkan. f. 1. seperti halnya singkatan kata tersebut (NARKOBA: narkotika dan obat/bahan berbahaya). Mukanya pucat. Tangannya dipenuhi bintik-bintik merah. terutama saraf pengendali pernafasan hingga merasa sesak nafas banyak bicara denyut jantung bertambah cepat pendarahan otak shock pada pembuluh darah jantung yang akan berujung pada kematian. Sembelit atau sakit perut tanpa alasan yang jelas. Berat badannya akan turun secara drastis. emosi. Dampak narkoba terhadap fisik Pemakai narkoba akan mengalami gangguan-gangguan fisik sebagai berikut: a. bekerja.

sekolah.  . n. d. Dengarkan. atau kamar mandi takut akan air batuk dan pilek berkepanjangan bersikap manipulatif sering berbohong dan ingkar janji dengan berbagai macam alasan sering menguap mengaluarkan keringat berlebihan sering mengalami mimpi buruk Mengalami nyeri kepala Mengalami nyeri/ngilu di sendi-sendi tubuhnya Mengingat sudah menjamurnya pengaruh Narkoba diberbagai kalangan maka Penanggulangan Narkoba sangatlah penting. c. i. malas sering melupakan tanggung jawab jarang mengerjakan tugas-tugas rutinnya menunjukan sikap tidak peduli menjauh dari keluarga mencuri uang di rumah. h. ataupun tempat pekerjaan menggadaikan barang-barang berharga di rumah sering menyendiri menghabiskan waktu ditempat-tempat sepi dan gelap. m. k. p. Jadilah pendengar yang baik bagi orang tua bila anak-anak sedang berbicara mengenai tekanan antar sebaya mereka. a. d. seperti di kamar tidur. maka anak akan mendukung dalam penolakan terhadap Narkoba. sering berbicara antar orang tua dan anak. dengan memberikan informasi tentang resiko penggunaan dan penyalahgunaan Narkoba atau obat-obat terlarang. Jika ditegur atau dimarahi. keluarga memberikan penjelasan secara detail efek dari obat terlarang dalam dosis berlebih terhadap tubuh kita. Emosinya tidak stabil. guna untuk menjaga generasi penerus bangsa. sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu kepada dokter Anda. c. b. kloset. nah perlunya pihak dokter. Cara terbaik untuk mencegah kecanduan terhadap Narkoba adalah dengan tidak mengkonsumsi kembali obat-obat terlarang. e. Orang tua dapat mengambil langkah-langkah berikut dalam membantu Penanggulangan Narkoba khusus bagi anaknya :  Komunikasi. o. g. q. f. Dampak narkoba terhadap perilaku Pemakai narkoba akan menunjukkan perilaku negatif sebagai berikut: a. l.Sangat sensitif dan mudah bosan. Nah apabila Anda perlu mengambil lebih banyak dosis diluar yang telah dianjurkan karena penyakit kambuh kembali. layanan masyarakat. b. j. gudang. 3. r. Kehilangan nafsu makan. pemakai akan menunjukkan sikap membangkang.

Program ini beroperasi pada prinsip bahwa anak muda yang lebih mungkin untuk bisa menyebarkan informasi serta pendekatan lainnya dikalangan kaum muda lainnya. Untuk beberapa orang. memperkuat hubungan dalam keluarga itu sangat diperlukan. Masyarakat sudah banyak mendengar suguhan kata-kata ini dan telah menjadi ancaman di depan mata. Self help groups meeting. nah kegiatan ini dapat membantu si pasien terhindar dari kecanduan obatobatan. sikap dan keyakinan. cara penanggulangan Detoxification secara bertahap akan mengurangi dosis obat atau zat kimia seperti methadone yang memiliki efek samping yang tidak terlalu parah bagi tubuh. karena bila anak dikucilkan dalam keluarga. program perawatan ini termasuk pendidikan umum dan sesi terapi yang difokuskan pada pembentukan ketenangan dan pencegahan kecanduan kembali. dan efeknya akan lebih cepat untuk kecanduan Narkoba. pasien atau keluarga melakukan konsultasi kepada psikolog. atau psikiater. Alkohol. sendirian dan biasanya obat terlaranglah sebagai penghilang rasa sakit yang diderita oleh si anak. mencontohkan pengaruh buruk terhadap anak. melatih khusus agar informasi positif bisa menyebar secara luas di lingkungan anak-anak muda. maka dia akan merasa asing. mungkin lebih aman bila menjalani proses program Rehabilitasi rawat jalan. Dengan sharing secara personal permasalahan yang terjadi dapat meningkatkan harga diri dari si pasien. keterampilan. Jagalah keharmonisan keluarga. kebiasaan atau prilaku terapi yang dijalankan akan membantu si pasien apabila terjadi kambuh atau penarikan kembali terhadap obat-obatan. Jadilah Contoh Yang baik. akan berdampak sangat buruk bagi perkembangan hidupnya. sehingga dapat mencegah dari kecanduan Narkoba. telah menjadi populer di berbagai Negara sebagai metode pendidikan dan pencegahan narkoba bagi anak muda. Narkoba (Narkoba pada Remaja) | NAPZA  Narkoba – (Napza) ialah singkatan dari Narkotika. pengembangan diri. Beberapa bentuk penanggulanan Narkoba tambahan setelah Detoxification :  Konseling . . bahasa “kerennya” adalah NARKOBA yang merupakan singkatan dari Narkotika dan Obat Berbahaya. Program Perawatan.   Peer Education atau Pendidikan di kalangan anak muda. dan Zat Adiktif. seperti pertemuan kelompok khusus untuk ketergantungan obat Narkoba tingkat satu. Psikotropika. khususnya ketergantungan kepada obat terlarang.  Tujuan dari program terapi kecanduan obat pada umumnya adalah agar si pasien berhenti menggunakan obat-obat terlarang secepat dan se aman mungkin. Manfaat dari program ini secara luas berdampak positif dalam hal pengetahuan. Pendidik dalam program ini.

depresi. Saat ini dikenal jenis-jenis zat psikotropika dan zat adiktif. Zat tersebut (dalam bentuk minuman maupun makanan) diperoleh melalui proses senyawa kimia dan fermentasi. Karena pada dasarnya narkoba (napza) memiliki dampak yang sangat berbahaya bagi kesehatan. sehingga berakibat terjadinya berbagai macam gangguan tingkah laku seperti . Namun perlu diketahui sebelumnya bahwa narkotika memiliki khasiat dan manfaat yang digunakan dalam kedokteran dalam penanganan kesehatan dan pengobatan. baik menurut agama maupun pemerintah di Indonesia. Dari jenis zat adiktif dikenal obat-obatan yang dapat menimbulkan rasa ketergantungan. Jenis-jenis zat psikotropika secara klinis tergolong dalam kelompok-kelompok zat anti psikosis. Kedua jenis zat di atas tergolong sebagai narkotika sintetis. baik bagi remaja sendiri maupun bagi orang tuanya. dll. masa remaja merupakan masa yang penuh dengan kesulitan dan gejola. Ironisnya saat ini malah disalahgunakan oleh pihak tertentu yang menjadikan narkotika sebagai komoditas ilegal. neurosis. yaitu zat sintesis atau obat yang dihasilkan melalui proses kimia yang apabila pemakaian melebihi dosis atau disalahgunakan. Dari dulu yang namanya narkoba (napza) sudah tidak di perbolehkan. akan memiliki efek sama dengan pemakaian jenis narkotika. Hal tersebut di atas tentunya tidak membantu si remaja untuk melewati masa ini dengan wajar. Seringkali karena ketidaktahuan dari orang tua mengenai keadaan masa remaja tersebut ternyata mampu menimbulkan bentrokan dan kesalahpahaman antara remaja dengan orang tua yakni dalam keluarga atau remaja dengan lingkungannya. barbitarat. Kasus Penyalahgunaan Narkoba Khususnya pada Remaja Selasa. dan psikotogenik dikenal dengan obat penenang atau halusinogen (zat penghayal). Alkohol juga merupakan zat lain berbentuk cair yang memabukkan dan mengakibatkan kecanduan. serta berguna bagi penelitian perkembangan ilmu pengetahuan farmasi / farmakologi. kemudian dikenal nama-nama obat seperti methadon. amphetamin.Kata “Narkotika” sendiri berasal dari Bahasa Yunani “Narkoum” yang berarti membuat lumpuh atau membuat mati rasa. 18-12-2007 11:06:52 oleh: Yanen Dwimukti Wibowo Kanal: Remaja Sebagai peralihan dari masa anak menuju ke masa dewasa.

kita sekalian diharapkan memahami perkembangan remajanya beserta ciri-ciri khas yang terdapat pada masa perkembangan tersebut. Ia telah dapat memahami dirinya sendiri. • Daya fantasi yang berlebihan Keterbatasan kemampuan yang ada pada diri remaja menyebabkan ia tidak selalu mampu untuk memenuhi berbagai macam dorongan kebutuhan dirinya. Akibat konflik ini. dalam diri remaja timbul kegelisahan dan kecemasan yang akan mewarnai sikap dan tingkah lakunya. Untuk menghindari hal tersebut dan mampu menentukan sikap yang wajar dalam menghadapi anak remaja.penyalahgunaan zat. kemampuan dan kelamahan dirinya serta peranan dirinya . segala kekuatan dirinya seolah-olah dihimpun sehingga menjadi sesuatu kekuatan yang besar. apakah saya mampu dan dimanakah tempat saya berperan. atau kenakalan remaja atau gangguan mental lainnya. maka pada masa remaja ia diharapkan untuk mampu berdiri sendiri dan ia pun berkeinginan mandiri. akan menimbulkan konflik pada diri remaja. Beberapa Ciri Khas Masa Remaja • Perubahan peranan Perubahan dari masa anak ke masa remaja membawa perubahan pada diri seorang individu. Kalau pada masa anak ia berperan sebagai seorang individu yang bertingkah laku dan beraksi yang cenderung selalu bergantung dan dilindungi. Akan tetapi sebenarnya ia masih membutuhkan perlindungan dan tempat bergantung dari orang tuanya. • Krisis identitas Tujuan akhir dari suatu perkembangan remaja adalah terbentuknya identitas diri. Dalam kelompok. Oleh karena itu ia berusaha keras untuk dapat diakui oleh kelompoknya dengan cara menyamakan dirinya dengan segala sesuatu yang ada dalam kelompoknya. • Ikatan kelompok yang kuat Ketidakmampuan remaja dalam menyalurkan segala keinginan dirinya menyebabkan timbulnya dorongan yang kuat untuk berkelompok. seorang individu sudah dapat memberi jawaban terhadap pertanyaan: siapakah. Pertentangan antara keinginan untuk bersikap sebagai individu yang mampu berdiri sendiri dengan keinginan untuk tetap bergantung dan dilindungi. Rasa setia kawan terjalin dengan erat dan kadang-kadang menjurus ke arah tindakan yang membabi buta. kecewa dan putus asa. marah. Ia menjadi mudah sekali tersinggung. Begitu pula dengan memahami dan membina anak/remaja agar menjadi individu yang sehat dalam segi kejiwaan serta mencegah bentuk kenakalan remaja perlu memahami proses tumbuh kembangnya dari anak sampai dewasa. Orang tua seringkali dibuat bingung atau tidak berdaya dalam menghadapi perkembangan anak remajanya dan ini menambah parahnya gangguan yang diderita oleh anak remajanya. Dengan terbentuknya identitas diri. Dengan ini diharapkan bahwa kita (yang telah dewasa) agar memahami atas perubahan-perubahan yang terjadi pada diri anak dan remaja pada saat ia memasuki masa remajanya. Remaja akan merasa lebih aman dan terlindungi apabila ia berada di tengah-tengah kelompoknya.

2. 3. Berbagai Motivasi Dalam Penyalahgunaan Obat • Motivasi dalam penyalahgunaan zat dan narkotika ternyata menyangkut motivasi yang berhubungan dengan keadaan individu (motivasi individual) yang mengenai aspek fisik. Perubahan teknologi yang cepat. timbulnya masalah penyalahgunaan zat dicetuskan oleh adanya interaksi antara pengaruh lingkungan dan kondisi psikologis remaja. Kaburnya nilai-nilai dan sistem agama serta mencairnya standar moral. dan ini merupakan suasana hati menekan yang mendalam dalam diri remaja. perbedaan ekonomi etnorasial. Sebelum identitas diri terbentuk. masih ada faktor lain yang mempunyai hubungan erat dengan kondisi penyalahgunaan zat yaitu faktor sosiokultural seperti di bawah ini. Upaya Pencegahan Masalah Penyalahgunaan Zat Karakteristik psikologis yang khas pada remaja merupakan faktor yang memudahkan terjadinya tindakan penyalahgunaan zat. (hal ini berarti perlu pembinaan Budi Pekerti – Akhlaq) 5. untuk terjadinya hal tersebut masih ada faktor lain yang memainkan peranan penting yaitu faktor lingkungan si pemakai zat. Pengaruh media massa misalnya iklan mengenai obat-obatan dan zat. mental-intelektual dan interpersonal. Pertama diarahkan pada upaya untuk menghindarkan remaja dari lingkungan yang tidak baik dan diarahkan ke suatu lingkungan yang lebih membantu proses perkembangan . Setiap remaja harus mampu melewati krisisnya dan menemukan jatidirinya. Ketidakseimbangan keadaan ekonomi misalnya kemiskinan. emosional. kemewahan yang membosankan dan sebagainya. Menjadi manusia untuk orang lain.dalam lingkungannya. Dengan kata lain. pada umumnya akan terjadi suatu krisis identitas. 4. orang tua yang tidak ada/jarang di rumah dan sebagainya. tindakan yang dijalankan dapat diarahkan pada dua sasaran proses. karena ditinjau dari sudut perkembangan. Di dalam upaya pencegahan. 6. Perpecahan unit keluarga misalnya perceraian. baik dari dalam diri maupun dari luar dirinya atau lingkungan. antara lain: 1. keluarga yang berpindah-pindah. • Di samping adanya motivasi individu yang menimbulkan suatu tindakan penyalahgunaan zat. Adanya faktor-faktor sosial kultural seperti yang dikemukakan di atas akan mempengaruhi kehidupan manusia dan dapat menimbulkan motivasi tertentu untuk mamakai zat. Meningkatnya waktu menganggur. 7. remaja merupakan individu yang sangat peka terhadap berbagai pengaruh. Pengaruh ini akan terasa lebih jelas pada golongan usia remaja. Faktor lingkungan tersebut memberikan pengaruh pada remaja dan mencetuskan timbulnya motivasi untuk menyalahgunakan zat. Namun demikian.

lingkungan pergaulan dan rumah (orang tua dan keluarga). 4. Dalam hal ini diharapkan pengertian orang tua untuk tidak melakukan tindakan yang bersifat menindas. Jadi remaja sebenarnya berada dalam 3 (tiga) pengaruh yang sama kuat. Dalam rangka membimbing dan mengarahkan perkembangan remaja. sejalan dengan meningkatnya kemampuan berpikir secara abstrak. Mental – intelektual Dalam perkembangannya mental – intelektual diharapkan remaja dapat menerima emosionalnya dengan memahami mengenai kelebihan dan kekurangan dirinya. selalu menggantungkan diri pada orang lain. menginginkan pemuasan segera. Anak menjadi nakal. Sosial . akan tetapi berusaha membimbingnya secara bertahap. harus diubah menjadi mampu memperhatikan orang lain. Emosional Untuk mendapatkan kebebasan emosional. 3. serta ada 2 buah proses yakni menghindar dari lingkungan luar yang jelek. Untuk mengatasi hal ini dibutuhkan bantuan orang tua dalam menumbuhkan pemahaman diri tentang kemampuan yang dimilikinya berdasarkan kemampuan yang dimilikinya tersebut. Dengan begitu ia dapat membedakan antara cita-cita dan angan-angan dengan kenyataan sesungguhnya. dari cara yang kekanak-kanakan menjadi cara yang lebih dewasa. yang kadang-kadang menjerumuskannya. ia harus dilatih dan belajar untuk memilih dan menentukan keputusannya sendiri. secara garis besar akan diuraikan di bawah ini: 1. Pikiran yang abstrak ini seringkali tidak sesuai dengan kenyataan yang ada dan dapat menimbulkan kekecewaan dan keputusasaan. tindakan yang harus dan dapat dilakukan. yakni sekolah (guru). remaja mencoba merenggangkan hubungan emosionalnya dengan orang tua.jiwa remaja. Sikap dan tingkah laku Tujuan dari suatu perkembangan remaja secara umum adalah merubah sikap dan tingkah lakunya. pemberontak dan malah mempergunakan narkotika (menyalahgunakan obat). dan proses dalam diri si remaja untuk mandiri dan menemukan jati dirinya. Udahakan jangan menciptakan suasana lingkungan yang lain. Usaha ini biasanya disertai tingkah laku memberontak atau membangkang. Sikap kekanakkanakan seperti mementingkan diri sendiri (egosentrik). Untuk itu dibutuhkan perhatian dan bimbingan dari pihak orang tua. Pada mulanya daya pikir remaja banyak dipengaruhi oleh fantasi. Orang tua harus mampu untuk memberi perhatian. 2. Upaya kedua adalah membantu remaja dalam mengembangkan dirinya dengan baik dan mencapai tujuan yang diharapkan (suatu proses pendampingan kepada si remaja. memberikan kesempatan untuk remaja mencoba kemampuannya. menyesuaikan keinginan dengan kenyataan yang ada dan mengontrol perbuatannya sehingga tidak merugikan diri sendiri dan orang lain. dan tidak mampu mengontrol perbuatannya. berdiri sendiri. Berikan penghargaan dan hindarkan kritik dan celaan. selain: pengaruh lingkungan pergaulan di luar selain rumah dan sekolah). Jangan membebani remaja dengan berbagai macam harapan dan anganangan yang kemungkinan sulit untuk dicapai.

orang tua dan cita-citanya. harus mampu menumbuhkan suatu Budi Pekerti/Akhlaq yang luhur dan mulia. Memberikan teladan yang baik kepada remaja tentang apa yang baik bagi remaja. Tidak mengharapkan remaja melakukan sesuatu yang ia tidak mampu atau orang tua tidak melaksanakannya (panutan dan keteladanan). Selain itu juga kita sebagai orang tua dan guru. 5. intim. Memberikan kebebasan dan keteraturan serta secara bersamaan pengarahan terhadap sikap. sehingga penyadaran ini memberikan arti yang baru pada keyakinan agama yang telah diperolehnya. tokoh tersebut harus menjadi kebanggaan bagi remaja. Menciptakan suasana rumah tangga/keluarga yang harmonis. karena mereka dapat membantu remajanya dengan menjelaskan secara lebih mendalam mengenai peranan agama dlam kehidupan dewasa. Orang tua memegang peranan penting dalam preoses identifikasi ini. baik teman sebaya atau tidak sebaya. maupun yang sejenis atau berlainan jenis. baik yang masih ada maupun yang hanya berasal dari sejarah atau cerita. bagaimana caranya agar remaja memiliki sifat dan sikap serta rasa (Citra: disiplin dan loyalitas terhadap teman. Tokoh yang dibanggakan itu dapat saja berupa orang tua sendiri atau tokoh lain dalam masyarakat. Memberikan perhatian yang cukup baik dalam segi material. perasaan dan pendapat remaja. Memberikan penghargaan yang layak terhadap pendapat dan prestasi yang baik. Sebagai ikhtisar dari apa yang dapat dilakukan orang tua dan guru dalam upaya pencegahan. suatu keberanian untuk berbuat yang mulia dan menolong orang lain dan menjadi teladan yang baik. Untuk dapat menjadi tokoh identifikasi. remaja harus belajar bergaul dengan semua orang. dan penuh kehangatan bagi remaja.Untuk mencapai tujuan perkembangan. intelektual. Pembentukan identitas diri Akhir daripada suatu perkembangan remaja adalah pembentukan identitas diri. dapat dikemukakan sebagai berikut:  Memahami sikap dan tingkah laku remaja dan menghadapinya dengan penuh kasih sayang dan kesabaran. Adanya hambatan dalam hal ini dapat menyebabkan ia memilih satu lingkungan pergaulan saja misalnya suatu kelompok tertentu dan ini dapat menjurus ke tindakan penyalahgunaan zat. Pada saat ini segala norma dan nilai sebelumnya merupakan sesuatu yang datang dari luar dirinya dan harus dipatuhi agar tidak mendapat hukuman. berubah menjadi suatu bagian dari dirinya dan merupakan pegangan atau falsafah hidup yang menjadi pengendali bagi dirinya. Hal ini menimbulkan ide. Untuk mendapatkan nilai dan norma tersebut diperlukan tokoh identifikasi yang menurut penilaian remaja cukup di dalam kehidupannya. emosional. dan sosial. Sebagaimana kita ketahui bahwa ciri khas remaja adalah adanya ikatan yang erat dengan kelompoknya.       .

. apa yang diharapkan dari remaja harus dapat dilaksanakan terlebih dahulu oleh orang tua dan guru. Dengan begitu maka setiap orang tua dan guru harus mampu untuk menafsirkan apa yang dimaksud dan menerapkannya sesuai dengan apa yang diharapkan. Dengan kata lain.Yang paling penting adalah pengenalan diri sendiri dari pihak orang tua sebelum mereka mengharapkan remajanya mengenal dirinya.Apa yang dikemukakan di atas hanyalah merupakan petikan secara umum dan dalam penerapannya harus disesuaikan dengan kondisi yang ada pada diri remaja maupun orang tua dan guru.