MAKALAH

ILMU ALAMIAH DASAR
Deteksi Dini Tsunami dengan Cara Teknologi dan Alamiah

Disusun oleh Kelompok 4 : NANANG S. TAUFIK ASHARI RENDI HALIM SETIAWAN BIMA A.S (201010130311060) (201010130311066) (201010130311068) (201010130311076)

JURUSAN TEKNIK ELEKTRO FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALANG 2011

Semoga dengan terselesainya makalah ini dapat memenuhi tugas dari mata kuliah Ilmu Alamiah Dasar serta sedikit banyak dapat menambah pengetahuan tentang pendeteksi tsunami itu sendiri bagi para pembaca.Saya mohon maaf apabila pada makalah ini ada kekurangan dan kesalahan.cara kerja hingga fungsi dari alat ini yang di dalamnya terdapat ilmu kelistrikan yang di aplikasikan pada alat ini. Semoga makalah ini memberikan manfaat untuk kita semua.BAB I KATA PENGANTAR Puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT atas selesainya makalah Ilmu Alamiah Dasar “ Alat Pendeteksi Dini Tsunami”ini.ddan juga berterima kasih kepada Bapak Harun selaku dosen kulia Ilmu Alamiah Dasar atas bimbingan dan bantuan dalam melaksanakan perkuliahan Ilmu Alamaiah Dasar sehingga makalah ini dapat terselesaikan.20 Desember 2011 Penulis . Malang . Pada makalah ini yang membahas “ Alat Pendeteksi Dini Tsunami” ada beberapa hal yang menyangkut tentang alat ini dimulai dari pembuata .

Kerusakan dan korban jiwa yang terjadi karena Tsunami bisa diakibatkan karena hantaman air maupun material yang terbawa oleh aliran gelombang tsunami. Alat deteksi tsunami hanya mendeteksi segera sesaat akan timbulnya bencana. hewan. letusan gunung berapi bawah laut. dan oseanografi di masa lalu menyebut tsunami sebagai “gelombang laut seismik”. tanah. Ketika badai ini mencapai daratan. Perubahan permukaan laut tersebut bisa disebabkan oleh gempa bumi yang berpusat di bawah laut. Teks-teks geologi. Tsunami dalam bahasa Jepang secara harafiah berarti “ombak besar di pelabuhan”. Dampak negatif yang diakibatkan tsunami adalah merusak apa saja yang dilaluinya. Korban nyawa dan benda yang ditimbulkannya sangat besar dan tanpa bisa diperkirakan secara pasti datangnya. Setara dengan kecepatan pesawat terbang. namun ketinggiannya sudah meningkat hingga mencapai puluhan meter. Sejarawan Yunani bernama Thucydides merupakan orang pertama yang mengaitkan tsunami dengan gempa bawah lain. pengetahuan mengenai penyebab tsunami masih sangat minim. laju gelombang tidak terasa oleh kapal yang sedang berada di tengah laut. longsor bawah laut. Tenaga yang dikandung dalam gelombang tsunami adalah tetap terhadap fungsi ketinggian dan kelajuannya. bentuknya bisa menyerupai tsunami. dan mengakibatkan korban jiwa manusia serta menyebabkan genangan. Gelombang tsunami dapat merambat ke segala arah. Hantaman gelombang Tsunami bisa masuk hingga puluhan kilometer dari bibir pantai. dan air bersih. pencemaran air asin lahan pertanian. Dengan demikian. Penelitian masih terus dilakukan untuk memahami penyebab tsunami. Ketinggian gelombang di laut dalam hanya sekitar 1 meter. Bangunan. Beberapa kondisi meteorologis. Di laut dalam. geografi.BAB II PEMBAHASAN Deteksi Dini Tsunami dengan Cara Teknologi dan Alamiah Bencana tsunami selalu mengancam bangsa ini karena lokasi geografisn dalam zona subduksi. meski sebenarnya bukan . Tsunami adalah perpindahan badan air yang disebabkan oleh perubahan permukaan laut secara vertikal dengan tiba-tiba. kecepatan gelombang tsunami menurun hingga sekitar 30 km per jam. Namun hingga abad ke-20. dapat menyebabkan gelombang badai yang disebut sebagai meteor tsunami yang ketinggiannya beberapa meter diatas gelombang laut normal. tumbuh-tumbuhan. seperti badai tropis. Ketika mendekati pantai. atau atau hantaman meteor di laut. gelombang tsunami dapat merambat dengan kecepatan 500-1000 km per jam.

Indonesia. sehingga memberika kesan seperti gelombang pasang yang sangat tinggi. Bukti-bukti historis menunjukkan bahwa megatsunami mungkin saja terjadi. dapat mengakibatkan dasar laut naik atau turun secara tiba-tiba. seperti letusan gunung api. karena gelombang pasang tidak ada hubungannya dengan tsunami. Dalam tahun-tahun terakhir. . yang ketika sampai di pantai menjadi gelombang besar yang mengakibatkan terjadinya tsunami.tsunami. Hanya ada beberapa bahasa lokal yang memiliki arti yang sama dengan gelombang merusak ini. emong berarti tsunami. tsunami disamakan dengan gelombang pasang. Namun. gempa bumi. Sebagai catatan. yang mengakibatkan gangguan keseimbangan air yang berada di atasnya. Gelombangnya bisa menggenangi daratan. gerakan gelombang jauh lebih besar dan lebih lama. 90% tsunami adalah akibat gempa bumi bawah laut. Aazhi Peralai dalam Bahasa Tamil. Pada beberapa kesempatan. Karenanya para geologis dan oseanografis sangat tidak merekomendasikan untuk menggunakan istilah ini. Sejarah Jepang mencatat setidaknya 195 tsunami telah terjadi. Dalam rekaman sejarah beberapa tsunami diakibatkan oleh gunung meletus. dalam Bahasa Defayan. Gerakan vertikal pada kerak bumi. bahasa utama di Filipina. Di Pulau Simeulue. Hal ini mengakibatkan terjadinya aliran energi air laut. Meskipun pengartian yang menyamakan dengan “pasang-surut” meliputi “kemiripan” atau “memiliki kesamaan karakter” dengan gelombang pasang. Wilayah di sekeliling Samudera Hindia sedang membangun Indian Ocean Tsunami Warning System (IOTWS) yang akan berpusat di Indonesia. Wilayah di sekeliling Samudra Pasifik memiliki Pacific Tsunami Warning Centre (PTWC) yang mengeluarkan peringatan jika terdapat ancaman tsunami pada wilayah ini. pengertian ini tidak lagi tepat. misalnya ketika meletusnya Gunung Krakatau. Tsunami tidak hanya terbatas pada pelabuhan. Sementara dalam Bahasa Sigulai. smong berarti tsunami. dalam bahasa Tagalog versi Austronesia. terutama dalam komunitas peneliti. longsor maupun meteor yang jatuh ke bumi. Persepsi ini dahulu populer karena penampakan tsunami yang menyerupai gelombang pasang yang tinggi. Tsunami dan gelombang pasang sama-sama menghasilkan gelombang air yang bergerak ke daratan. Penyebab terjadinya tsunami Tsunami dapat terjadi jika terjadi gangguan yang menyebabkan perpindahan sejumlah besar air. yang menyebabkan beberapa pulau dapat tenggelam Tsunami sering terjadi Jepang. daerah pesisir barat Sumatra. ië beuna atau alôn buluëk (menurut dialek) dalam Bahasa Aceh adalah contohnya. namun dalam kejadian tsunami. Gelombang badai ini pernah menggenangi Burma (Myanmar) pada Mei 2008. alon berarti “gelombang”. persepsi ini telah dinyatakan tidak sesuai lagi.

Alaska dan pantai-pantai Pasifik Amerika Selatan. Gempa bumi yang berpusat di tengah laut dan dangkal (0 – 30 km) 2. kecepatannya akan menjadi kurang lebih 50 km/jam dan energinya sangat merusak daerah pantai yang dilaluinya. Gempa yang dapat menyebabkan Tsunami 1. Dalam sebuah konferensi yang diselenggarakan oleh PBB pada Januari 2005 di Kobe. Gerakan vertikal ini dapat terjadi pada patahan bumi atau sesar. Tentu saja penyediaan Sistem Peringatan Awal Tsunami berteknologi tinggi adalah sangat membutuhkan dana yang luar biasa besarnya baik untuk biaya infrastruktur . dimana kecepatannya bisa mencapai ratusan kilometer per jam. Jika ukuran meteor atau longsor ini cukup besar.Kecepatan gelombang tsunami tergantung pada kedalaman laut di mana gelombang terjadi. Gempa bumi dengan pola sesar naik atau sesar turun Sistem Peringatan Dini Banyak kota-kota di sekitar Pasifik. dapat terjadi megatsunami yang tingginya mencapai ratusan meter. Hawaii.5 Skala Richter 3. Tanah longsor yang terjadi di dasar laut serta runtuhan gunung api juga dapat mengakibatkan gangguan air laut yang dapat menghasilkan tsunami. Bila tsunami mencapai pantai. dasar laut naik-turun secara tiba-tiba sehingga keseimbangan air laut yang berada di atasnya terganggu. terutama di Jepang dan juga Hawaii. Banyak daerah pantai disekitar Laut Pasifik. Demikian pula halnya dengan benda kosmis atau meteor yang jatuh dari atas. Peringatan awal bencana Tsunami Sistem peringatan tsunami secara umum adalah merupakan suatu sistem untuk mendeteksi tsunami dan mengeluarkan peringatan untuk mencegah terjadinya banyak korban jiwa. Terdiri dari dua buah komponen pokok yaitu jaringan sensor utk mendeteksi gelombang tsunami dan infrastruktur komunikasi untuk mengeluarkan alarm atau sirine yang memperbolehkan evakuasi daerah pantai. Di tengah laut tinggi gelombang tsunami hanya beberapa cm hingga beberapa meter. mempunyai sistem peringatan tsunami dan prosedur pengungsian jika terjadi tsunami yang serius. Saat mencapai pantai tsunami akan merayap masuk daratan jauh dari garis pantai dengan jangkauan mencapai beberapa ratus meter bahkan bisa beberapa kilometer. Gempa bumi juga banyak terjadi di daerah subduksi. mempunyai sistem peringatan tsunami dan prosedur evakuasi untuk menangani kejadian tsunami. namun saat mencapai pantai tinggi gelombangnya bisa mencapai puluhan meter karena terjadi penumpukan masa air. Polynesia. Walaupun begitu banyak lautan lain yang tidak mempunyainya. Gempa bumi dengan kekuatan sekurang-kurangnya 6. terutama Jepang. Jepang telah diputuskan bahwa Sistem Peringatan Tsunami akan ditempatkan di Lautan India sebagai respon akibat terjadinya Tsunami Laut India2004. Gempa yang menyebabkan gerakan tegak lurus lapisan bumi. hal inilah yang menyebabkan banyaknya korban jiwa saat terjadi tsunami 26 Desember 2004 yang terjadi di Lautan India. dimana lempeng samudera menelusup ke bawah lempeng benua. Akibatnya.

Episenter dari sebuah gempa bawah laut dan kemungkinan kejadian tsunami dapat cepat dihitung. perkiraan waktu kedatangan tsunami. Binatang telah bisa digunakan secara potensial sebagai sistem peringatan teknologi rendah dan tentu saja biaya yang dibutuhkannya juga jauh lebih murah dibandingkan dengan sistem peringatan berteknologi tinggi. dan Pacific Northwest Seismograph Network. Dari sini kita bisa membayangkan betapa besarnya biaya untuk penyediaan Sistem Peringatan Awal Tsunami dengan teknologi tinggi ini. seperti kompleksitas topografi dan batimetri sekitar pantai dan adanya corak ragam tutupan lahan (baik tumbuhan. berapa ketinggian tsunami di pantai dan seberapa jauh rendaman yang mungkin terjadi di daratan. Alaska. Sistem ini berpusat pada Badan Meteorologi. Perekam tekanan di dasar laut bersama-sama denganperangkat yang mengapung di laut buoy. Peringatan awal sebelum terjadinya bencana alam ini sebenarnya bisa diperoleh secara alami dari perilaku aneh binatang sebelum terjadinya bencana. karena faktor alamiah. dengan bantuan negara-negara donor. serta oleh tiga jaringan seismik universitas. Amerika serikat membuat Pasific Tsunami Warning Center⁠ pada tahun 1949. NOAA. dll).maupun biaya pemeliharaannya. dapat digunakan untuk mendeteksi gelombang yang tidak dapat dilihat oleh pengamat manusia pada laut dalam. ilmu tentang tsunami sudah cukup berkembang. Sebagai contoh seperti yang dikeluarkan oleh Website milik Nasa yang menyebutkan bahwa tiga dari empat peralatan peringatan Tsunami yang dipasang sejak tahun 1948 telah mengalami kerusakan dan biaya kerusakan alarm ini menjadi lebih mahal. sistem yang lebih canggih dikembangkan lagi setelah terjadinya tsunami besar pada tanggal 1 April 1946 dan 23 Mei 1960. ketinggian dan jarak rendaman tsunami masih belum bisa dimodelkan secara akurat. Pemodelan tsunami yang baik telah berhasil memperkirakan seberapa besar tinggi gelombang tsunami di daerah sumber. Hingga kini. . kecepatan penjalarannya dan waktu sampai di pantai. Kemudian. Sistem sederhana yang pertama kali digunakan untuk memberikan peringatan awal akan terjadinya tsunami pernah dicoba di Hawai pada tahun 1920-an. meskipun proses terjadinya masih banyak yang belum diketahui dengan pasti. dipasang di pantai Barat Amerika Serikat. Sistem Peringatan Dini Tsunami di Indonesia Pemerintah Indonesia. Evakuasi perbaikan sistem peringatan di Hawaii ini telah menghabiskan biaya sebanyak 68 juta USD. dan menghubungkannya ke jaringan data dan peringatan internasional pada tahun 1965. Bencana tsunami dapat diprediksi oleh berbagai institusi seismologi di berbagai penjuru dunia dan proses terjadinya tsunami dapat dimonitor melalui perangkat yang ada di dasar atu permukaan laut yang terknoneksi dengansatelit. CREST Project. bangunan. Salah satu sistem untuk menyediakan peringatan dini tsunami. Walaupun begitu. dan Hawai oleh USGS. telah mengembangkan Sistem Peringatan Dini Tsunami Indonesia (Indonesian Tsunami Early Warning System – InaTEWS).

Informasi gempa (kekuatan. Klimatologi dan Geofisika). tersebar antara lain. sistem ini akan dapat mengeluarkan 3 tingkat peringatan. Sistem Peringatan Dini memiliki 4 komponen: Pengetahuan mengenai Bahaya dan Resiko. pemerintah daerah. Koordinator dari pihak Indonesia adalah Kementrian Negara Riset dan Teknologi(RISTEK). lembaga internasional. bahwa kriteria seperti in yang harus dibunyikan. Rencananya. Perhitungan dilakukan berdasarkan jutaan skenario modelling yang sudah dibuat terlebih dahulu. lokasi. lembaga non-pemerintah. Sirine bisa dipakai jika tinggi gelombang tsunami mencapai lebih dari 1 meter. Sistem yang ada sekarang ini sedang disempurnakan. “Tidak ada ijin. Sistem ini didesain untuk dapat mengeluarkan peringatan tsunami dalam waktu paling lama 5 menit setelah gempa terjadi.Observasi (Monitoring gempa dan permukaan laut). dan dua di Manado. dan Pariaman. baik instansi pemerintah pusat. enam di Aceh. Sementara itu Indonesia punya 24 sirine untuk peringatan dini tsunami di seluruh Indonesia. selain tersebar di 24 daerah. Ia juga menjelaskan.Klimatologi. Peringatan. Sistem ini memungkinkan BMKG mengirimkan peringatan tsunami jika terjadi gempa yang berpotensi mengakibatkan tsunami. sesuai dengan hasil perhitungan Sistem Pendukung Pengambilan Keputusan (Decision Support System – DSS). dan Geofisika (BMKG) di Jakarta.” katanya. Peramalan. dan Reaksi. tidak punya sirine di Kepulauan Mentawai. itu hany* ada di Painan. Kedepannya. enam di Bali. Kemudian. maka kejadian tersebut dicatat oleh alat Seismograf (pencatat gempa). pihaknya bakal menambah tiga sirine lagi. Kondisi sirine ini dalam keadaan baik. Selanjutnya BMG akan mengeluarkan INFO GEMPA yang disampaikan melalui peralatan teknis secara simultan.00 pagi waktu setempat. BMKG Pusat Jakarta juga punya sirine sendiri. “Sirine itu setiap tanggal 26 setiap bulan pukul 10. dalam waktu dekat. Untuk kasus bencana tsunami di Mentawai. dibunyikan. BMKG dapat mengeluarkan INFO PERINGATAN TSUNAMI. Apabila terjadi suatu Gempa. Data gempa ini juga akan diintegrasikan dengan data . Prosedur pemakaian sirine ini juga sederhana. tidak bisa dideteksi langsung karena pantai Pulau . dua di Bengkulu. enam di Sumatra Barat. Cara Kerja Sebuah Sistem Peringatan Dini Tsunami adalah merupakan rangkaian sistem kerja yang rumit dan melibatkan banyak pihak secara internasional. nasional. waktu kejadian) dikirimkan melalui satelit ke BMKG Jakarta. Sirine baru di Pulau Sumatra. Sirine di Sumatra Barat ditempatkan di Pusat Daerah Operasi (Pusdaop) Propinsi Sumatra Barat Pengembangan Sistem Peringatan Dini Tsunami ini melibatkan banyak pihak. Padanga. Data gempa dimasukkan dalam DSS untuk memperhitungkan apakah gempa tersebut berpotensi menimbulkan tsunami. cuma koordinasi. Kesiapsiagaan. daerah dan bermuara di Masyarakat. Integrasi dan Diseminasi Informasi. Sedangkan instansi yang ditunjuk dan bertanggung jawab untuk mengeluarkan INFO GEMPA dan PERINGATAN TSUNAMI adalah BMKG (Badan Meteorologi. dua di Gorontalo. regional. Alat deteksi tersebut.

Hanya saja. yaitu Amerika Serikat.go. yang meliputi (Pemerintah Daerah dan Media). kabel internet bawah laut belum dapat menunjukkan lokasi mana yang tepat untuk arah tsunami . Tim Nair menunjukkan bahwa medan listrik yang dihasilkan oleh tsunami saat melanda Asia Tenggara pada Desember 2004. Institusi perantara inilah yang meneruskan informasi peringatan kepada masyarakat. Deteksi Dini Tsunami dengan Kabel Internet Bawah Laut Belakangan ini bencana alam kerap menghantui banyak orang di dunia. Alat ini diciptakan sebagai muatan garam listrik di air laut yang melewati medan magnet bumi.bmg. Kini hadir sebuah pendekatan baru mendeteksi tsunami. Organisasi yang mengurusnya adalah RAPI (Radio Antar Penduduk Indonesia). bencana alam seperti tsunami tak dapat diprediksi jauh hari sebelumnya. Tim peneliti yang dipimpin Manoj Nair di Nasional Administrasi Kelautan dan Atmosfer Colorado. Telepon. Amerika Serikat. Hanya ada lima negara yang masih menggunakan sensor array sebagai sistem peringatan.dari peralatan sistem peringatan dini lainnya (GPS. Yakni. Cile. diinduksi tegangan hingga 500 millivolt. Terlebih. dapat dibawa-bawa (mobile). karena ketika gempa seringkali mati lampu tidak ada listrik. Alat lainnya yang juga dikenal ampuh adalah Radio Komunikasi Antar Penduduk. Selasa (26/1). Informasi ini juga diteruskan oleh BMKG. ide ini masih memiliki keterbatasan. BMKG juga menyampaikan info peringatan melalui SMS ke pengguna ponsel yang sudah terdaftar dalam database BMKG. OBU. yakni menggunakan kabel internet bawah laut. Mereka pun berasumsi untuk bisa mendeteksi dengan voltmeter yang diletakkan pada ujung serat optik dan kabel tembaga di dasar Samudra Hindia. Radius komunikasinyapun relatif cukup memadai. sistem peringatan dini tsunami yang akurat sangat diperlukan. Sebab. tetapi alat yang paling efektif hingga saat ini untuk Sistem Peringatan Dini Tsunami adalah RADIO. BMKG menyampaikan info peringatan tsunami melalui beberapa institusi perantara. dan Thailand. BUOY. Email. Demikian seperti ditulis dalam sebuah artikel di NewScientist. menggunakan kabel telekomunikasi atau internet bawah laut untuk mendeteksi dengan medan listrik.id). Oleh sebab itu. Mengapa Radio ? jawabannya sederhana. Indonesia. RANET (Radio Internet). Lantaran itulah. FM RDS (Radio yang mempunyai fasilitas RDS/Radio Data System) dan melalui Website BMG (www. Cara penyampaian Info Gempa tersebut untuk saat ini adalah melalui SMS. Pengalaman serta banyak kejadian dilapangan membuktikan bahwa meskipun banyak peralatan canggih yang digunakan. mengusulkan cara yang lebih murah mendeteksi tsunami. Tide Gauge) untuk memberikan konfirmasi apakah gelombang tsunami benar-benar sudah terbentuk. Facsimile. Radio dapat beroperasi dengan baterai. Selain itu karena ukurannya kecil. Australia. kepada masyarakat yang tinggal didaerah rawan Tsunami diminta untuk selalu siaga mempersiapkan RADIO FM untuk mendengarkan berita peringatan dini Tsunami.

Sedangkan sejumlah besar kura-kura ditemukan mati didaerah puing-puing disepanjang pantai di propinsi Aceh.000 jiwa. Dan juga diamati 2 ekor anjing tidak mau diajak mendekati pantai di dekat Galle. yaitu sebelah utara pulau Simeulue dan merupakan ujung pantai barat Sumatra Utara. Spekulasi ini dikuatkan oleh beberapa fakta yang terjadi beberapa jam sebelum terjadinya bencana Tsunami. macan tutul. untuk menyelamatkan penunggangnya sebelum bencana tsunami menghancurkan dinding air di Phuket. padahal setiap harinya anjing-anjing itu berada disekitar tempat itu. Fisiologi yang berhubungan dengan panca indera binatang. babi hutan. orang-orang di Taman Nasional Yala mengamati 3 ekor gajah berlarian menjauh dari pantai Patanangala menuju perbukitan. Binatang memiliki panca indera yang super sensitif terhadap suara. Di sebuah cagar alam pantai selatan India juga diamati sejumlah Flamingo beterbangan menuju hutan yang lebih aman dari cagar alam tersebut sebelum bencana tsunami. Riset-riset dibidang komunikasi akustik dan seismik telah . India Selatan. sekitar ratusan gajah. Gempa ini menghasilkan gelombang raksasa tsunami yang menghancurkan pantai Indonesia. Srilangka. Pada saat tsunami melanda Srilangka. Kejadian aneh juga terjadi di Thailand seperti yang di laporkan di media massa bahwa beberapa ekor gajah yang sedang membawa wisatawan berlari menuju bukit. Sampai saat ini korban jiwa manusia yang tercatat meninggal telah lebih dari 310. Thailand dan negara lainnya dengan tinggi gelombang lebih dari 30 meter. sekitar 1 jam sebelum bencana tsunami terjadi. harimau. rusa. getaran. kerbau air. Gempa ini berasal dari Samudera India. aktifitas elektrostatis dan kimia serta medan magnet dan medan listrik. Sedangkan jumlah binatang yang meninggal adalah relatif lebih sedikit atau bisa dikatakan bahwa dampak tsunami pada margasatwa adalah sangat terbatas. Kelelawar secara fantastis banyak berterbangan disebelah selatan kota Dickwella di Srilangka. temperature. Thailand. Beberapa binatang mempunyai indera pendegaran dan penciuman yang peka sehingga membuat mereka bisa menentukan sesuatu yang akan datang dihadapannya lebih dahulu daripada manusia.2. kera dan mamalia yang lebih kecil serta sejenis reptilia telah melarikan diri dengan selamat menuju ke dataran yang lebih tinggi. Kepekaaan dan naluri binatang terhadap respon akan timbulnya bahaya yang tidak dimiliki oleh manusia ini bisa digunakan sebagai alat untuk peringatan pertama bencana alam yang bisa digunakan untuk meningkatkan kewaspadaan manusia sehingga bisa mengurangi jumlah korban jiwa manusia sebagaimana bencana tsunami yang terjadi pada tanggal 26 Desember 2004 yang lalu. Gempa menimbulkan getaran yang berubah-ubah pada tanah dan air sedangkan angin badai menyebabkan perubahan elektromagnetik di atmosfer. Namun sensitifitas ini tidak dimiliki oleh manusia.Deteksi Awal Tsunami Secara Alamiah Pada Binatang Gempa bumi dasar laut yang terjadi pada tanggal 26 Desember 2004 berkekuatan 9. Perilaku aneh beberapa binatang sebelum bencana tsunami telah diamati di Srilangka. Sensitifitas ini memberikan mereka bisa mengetahui lebih awal beberapa jam sebelum bahaya bencana alam sebagaimana tsunami terjadi. sentuhan.0 skala Ricther merupakan gempa dengan kekuatan terbesar setelah gempa Alaska pada tahun 1964 dengan kekuatan 9. sehingga menimbulkan spekulasi bahwa binatang lebih mempunyai kepekaan terhadap bahaya yang akan terjadi.

selama dan setelah gempa bumi. sebagai misal adalah burung dara. Kiyoshi Shimamura. (iii) organisme di tanah bisa merespon perubahan polaritas dan konsentrasi ion atmosfir atau muatan partikel. menyalak yang melampaui batas bisa digunakan sebagai alat untuk meramalkan terjadinya gempa riset ini dikaitkan dengan gempa Kobe pada tahun 1995 yang menewaskan sekitar 6. anjing. Tentu saja sistem .000 orang. lebah dan masih banyak lagi. Peneliti dari Turki. Sheldrake juga melakukan studi pada reaksi binatang sebelum terjadinya gempa yang meliputi gempa California tahun 1994 dan gempa Turki tahun 1999. maka kepekaan binatang yang diekspesikan sebagai perilaku aneh ini bisa dimanfaatkan sebagai sistem peringatan awal bencana alam baik gempa bumi maupun tsunami. harimau dan binatang lainnya bisa mendeteksi frekuensi infrasonic antara 1-3 hertz dibandingkan manusia hanya pada frekuensi 100-200 hertz. burung burung yang dikandang terlihat gelisah dan kucing-kucing terlihat takut dan selalu ingin bersembunyi sebelumsaatterjadinyagempabumi. teori dan riset yang berkaitan dengan perilaku aneh binatang sebelum terjadinya bencana alam seperti yang telah diuraikan diatas. sehingga hal ini bisa menyebabkan binatang tersebut bisa mendeteksi efek ionisasi udara dari gas radon yang kadang-kadang dikeluarkan dari bumi sebelum gempa bumi terjadi. Peneliti-peneliti telah lama mempelajari jenis-jenis binatang yang bisa diharapkan bisa mendengar dan merasakan sebelum bumi berguncang dan sebelum ombak besar tsunami menjalar menuju daerah pantai dengan menggunakan kepekaan inderanya sebagai alat prediksi. Beberapa jenis binatang telah bisa mendengar tsunami yang akan datang dari saat gempa yang meletus dibawah dasar laut. Teori alternatif yang telah mendapatkan persetujuan dari banyak pakar baru-baru ini berkaitan dengan kepekaan binatang pada bencana alam adalah (i) bahwa binatang bisa merasakan perubahan pada medan magnet yang terjadi didekat pusat gempa. Dengan menelaah berbagai macam fakta. Spesies burung. kura-kura. Seperti yang dilaporkan bahwa anjing berperilaku secara misterius dan tidak bisa tidur di tengah malam. Perilaku aneh dari binatang ini bisa digunakan untuk meningkatkan kewaspadaan pada manusia terhadap bencana yang akan terjadi. disamping itu gajah juga bisa merasakan getaran-getaran yang dibangkitkan dari gempabumi yang menyebabkan tsunami. hal ini dipercaya bisa membangkitkan energi listrik yang cukup untuk membuat terbang ion-ion sebelum. Beberapa teori yang terkait dengan kepekaan binatang pada bencana alam. (ii)spesies ikan dikenal sangat sensitif pada variasi perubahan muatan listrik di dalam air yang kadang-kadang adalah merupakan isyarat permulaan terjadinya gempa bumi. seorang dokter kesehatan di Jepang pada bulan September 2003 telah menyampaikan hasil studinya di media massa berkaitan dengan studinya berkaitan dengan perilaku aneh dari anjing seperti menggigit. (iv) efek piezoelektrik juga telah menunjukkan bahwa perubahan tekanan yang dikerjakan pada kristal sejenis kwarsa menghasilkan muatan listrik pada permukaan kristal. sehingga binatang lebih memiliki sensitifitas pada gelombang suara berfrekuensi rendah dimana manusia tidak bisa mendengarnya. gajah.menunjukkan bahwa beberapa jenis ikan adalah sensitif terhadap getaran frekuensi rendah dan mendeteksi gempa jauh sebelum manusia merasakannya. sehingga binatang bisa mengantisipasi gempa bumi lebih banyak melalui kepekaannya terhadap gemuruh angin.

Diantara waktu itu. Jepang yang juga merupakan negara rawan gempa telah memasang alat pendeteksi gempa. Pengalaman pahit itu menuntut kita mencari cara menghindarkan diri dari pengalaman serupa.komunikasi yang baik perlu dibangun untuk menyebarkan adanya peringatan awal tsunami ataupun bencana alam yang lainnya baik melalui televisi. Yang sangat tergantung pada lamanya waktu antara terjadinya gempa dan waktu yang dibutuhkan oleh perambatan tsunami menuju ke populasi disekitar pantai. Gempa dahsyat disertai gelombang tsunami yang terjadi di Sumatera Utara dan Aceh beberapa waktu yang lalu memberikan pelajaran yang sangat berharga bagi bangsa Indonesia betapa hebatnya daya lumat gelombang tsunami. radio. kita semuapun tercengang manakala tahu bahwa sebetulnya tsunami perlu waktu beberapa menit hingga beberapa puluh menit untuk mencapai daratan. Alat inipun dilengkapi dengan komputer super cepat beserta sarana komunikasinya. Mengendus Tsunami dengan Sensor Laser Teknologi pendeteksi gelombang tsunami tak mesti terlalu canggih. Metode ini sangat sederhana dan sangat sensitif sebagai sensor tsunami ataupun sensor pergeseran / tekanan. sesungguhnya sangat memungkinkan digunakan untuk memberi peringatan kepada penduduk di sekitar pantai akan adanya bahaya. Sayangnya ini yang tidak terjadi.. tanda-tanda datangnya tsunami. telah menciptakan metode baru dengan memakai laser. Sebenarnya ada beberapa metode yang bisa digunakan untuk mendeteksi adanya tsunami yang dikembangkan. seluruh data komplet tentang ancaman tsunami itu tersiar ke publik melalui jaringan televisi. alat ini terbebas dari suara bising karena yang dikirim ke sensor yang berada jauh dari pantai adalah cahaya laser melalui fiber optik sedang seluruh perangkat elektronik diletakkan di darat. ketika tsunami terjadi. Salah satunya barangkali kita bisa menengok pada Jepang. baik di darat maupun di laut. . sehingga mereka bisa menjauh secepatnya. Disamping itu pendidikan tentang bahaya tsunami. ini adalah merupakan waktu yang sangat krusial untuk melakukan pengungsian masyarakat sekitar pantai untuk menuju ke daratan yang lebih tinggi. hanya dalam hitungan 2-5 menit. Namun. peneliti ahli tsunami dari The National Research Institute for Earth Science and Disaster Prevention (NIED). negeri rawan sekaligus berpengalaman menangani gempa dan tsunami. Teknologi laser sederhanapun bisa digunakan untuk mengendusnya. Disamping itu. Dengan demikian. Mekanisme peringatan dini inilah yang dikembangkan di Jepang kini. internet ataupun penyampaian informasi dari mulut ke mulut. Sakata. Sehingga dengan memahami mulai dari peringatan awal tsunami baik dengan teknologi tinggi maupun dengan teknologi rendah melalui perilaku aneh binatang sebelum terjadinya bencana tsunami sampai dengan bagaimana cara menyelamatkan diri jika tsunami datang. Alat yang dipasang di laut juga dilengkapi dengan pendeteksi tsunami. Salah satunya adalah seperti yang dikembangkan Dr. Jepang. persiapan dan bagaimana cara menyelamatkan diri jika tsunami terjadi pada seluruh masyarakat adalah merupakan faktor yang sangat penting. sehingga mereka terselamatkan sebelum datangnya gelombang tsunami. Insya Allah bisa mengurangi jumlah korban jiwa dan tidak seperti kejadian bencana tsunami 26 Desember 2004 yang menewaskan lebih dari 300 ribu orang.

Bentuk bagian dalam dibuat sedemikian rupa sehingga ada beda tebal dari dinding silinder pada arah x dan y Apabila dinding tabung terkena tekanan akibat gelombang tsunami. Dari masing-masing laser dibagi menjadi dua bagian dengan perbandingan 9:1. Kemudian cavity dimasukkan ke dalam tabung silinder yang terbuat dari bahan antikarat yang masingmasing cermin dikunci dengan dinding tabung. Jarak sensor ke darat dapat mencapai 50-100 km tergantung pada daya laser yang dipakai. Perubahan ini yang dideteksi lebih lanjut dengan beat frekuensi dari dua laser yang masing-masing frekuensinya terkunci pada dua cavity tersebut. Untuk jarak antara dua cermin 10 cm. sedangkan gambar C menunjukkan sinyal setelah laser dikunci. FSR didefinisikan sebagai FSR = C/(2 n Lc). Dari alat ini dapat dimonitor perubahan frekuensi laser yang bersesuaian dengan dengan tinggi tsunami dan seterusnya disalurkan ke pusat pengamatan gempa memakai saluran telepon. Terlihat bahwa daya transmisinya sama dengan puncak dari sensor. dengan C adalah kecepatan cahaya (m/detik). Kecepatan sistem kontrol adalah 10 KHz. yang berarti laser terkunci dengan baik terhadap sensor. n adalah indeks bias medium (= 1) dan Lc adalah jarak antara dua cermin. Gambar A menunjukkan grafik transmisi puncak dari resonator sebagai fungsi sweep frekuensi laser. Bagian yang 90 persen dikirim ke bagian sensor melalui fiber optik. FSR dari resonator kira-kira 6 GHz. Ada dua bagian yang terpisah. sehingga akan bisa mendeteksi tsunami yang tingginya mencapai 5 meter. Dua laser diode digunakan sebagai sumber cahaya sekaligus sebagai slave oscillator. Bagian lain disatukan memakai fiber coupler untuk membangkitkan beat signal dan diukur frekuensinya. Kemudian dari sebagian cahaya laser yang digabungkan dideteksi beat sinyalnya memakai photo detector. Perubahan beda frekuensi 12 MHz dideteksi untuk setiap perubahan tsunami 1 cm.Gambar menunjukkan sistem pendeteksi tsunami dengan laser. Sumber cahaya beserta kelengkapannya yang diletakkan di darat. Cavity ini hanya akan memberikan transmisi puncak bila frekuensi laser bersesuaian (beresonansi) dengan FSR dari cavity. Masing-masing cavity ini terbentuk dari dua buah cermin yang terpisahkan dengan jarak Lc dan dipasang bersilang (sumbu x dan y). Lc akan berubah yang mengakibatkan FSR dari cavity berubah. Dengan jarak sensor 100 km dari pantai juga memungkinkan untuk memberi peringatan dini lebih dari puluhan menit ke darat bila di bagian sensor terjadi tsunami. . Cahaya balik dari sensor akan dideteksi oleh photo detector dan kemudian sinyal dipakai untuk mengunci frekuensi laser terhadap transmisi puncak dari resonator. Locking laser terhadap peak transmisi dari sensor dilakukan dengan rangkaian sederhana berupa auto-lock circuit. Gambar B menggambarkan transmisi puncak dari sensor dilihat menggunakan oscilloscope. kecepatan ini cukup untuk mengantisipasi kecepatan perubahan sensor. Sensor bekerja bila kedua laser terkunci dengan baik ke masing-masing pasangan resonator. Besarnya tsunami yang dapat dideteksi bisa diperbesar dengan memperbesar jarak dua cermin atau mempertebal dinding tabung. yaitu bagian sensor utama yang diletakkan di dasar laut beberapa kilometer dari pantai dan bagian monitoring atau kontrol yang berada di darat (ruang kontrol / monitor). Sensor utama yang diletakkan di dasar laut berupa dua buah Fabry-Perot resonator dengan free spectral range (FSR) yang sama. demikian pula cahaya balik dikirim melalui fiber optik ke tempat penerima (ruang kontrol). Seperti digambarkan dalam grafik bahwa dengan tekanan yang sama ada perbedaan perubahan FSR dari resonator 1 dan 2. Perbedaan tebal dinding juga mengakibatkan perbedaan perubahan panjang dari cavity 1 dan cavity 2.

Rencananya alat dengan bobot seberat 1. Pendeteksi berbobot 1. pemerintah Indonesia akhirnya memproduksi dan memasang alat pendeteksi tsunami produksi dalam negeri. dimana sinyal yang dihasilkannya bisa diterima kantor BPPT hanya dalam waktu 3 menit. Pemasangan alat ini dilakukan pagi tadi dan menjadi alat pertama buatan Indonesia yang dipasang di Indonesia diantara 21 alat serupa buatan luar negeri. Alat yang disebut Buoy Tsunami Indonesia ini merupakan alat pendeteksi tsunami pertama yang berhasil diciptakan para peneliti Indonesia. Menurut Ridwan. Alat ini akan bekerja disaat terjadinya gelombang tsunami pertama.23 ton yang disebut Buoy Tsunami Indonesia ini diujicobakan di Perairan Selat Sunda Merak Banten sebelum dipasang di Perairan Samudera Hindia. alat yang terdiri dari dua bagian ini salah satunya akan diletakkan di dasar laut pada kedalaman 2100 meter.23 ton berharga miliaran rupiah ini akan diletakkan di Perairan Samudera Hindia untuk memberi peringatan dini terhadap terjadinya tsunami di daerah Bengkulu. Sedang yang lainnya akan diletakkan mengambang di permukaan laut Samudera Hindia.Sehingga bisa langsung diinformasikan kepada masyarakat.Alat Deteksi Tsunami Buatan Indonesia Setelah beberapa kali memasang alat pendeteksi dini tsunami buatan luar negeri dibeberapa tempat strategis. Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) melakukan uji coba penggunaan alat pendeteksi dini tsunami buatannya di Perairan Selat Sunda Merak Cilegon Banten Selasa (10/04/2007) . . Lampung. Banten dan Jakarta.

Apabila dalam makalah ini ada kesalahan kami mohon maaf . . Semoga makalah ini dapat berguna buat pembaca.tidak pula kami sebagai penulis untuk pembaca dapat menyampaikan saran dan kritikan yang sifatnya membangun dalam makalah ini.PENUTUP Demikian makalah ini kami buat dengan sebenar-benarnya untuk memenuhi tugas dari mata kulia Ilmu Alamiah Dasar.Agar penulis dapat memperbaiki lagi makalah ini di kemudian hari untuk dapat lebih baik lagi.