MAKALAH

ILMU ALAMIAH DASAR
Deteksi Dini Tsunami dengan Cara Teknologi dan Alamiah

Disusun oleh Kelompok 4 : NANANG S. TAUFIK ASHARI RENDI HALIM SETIAWAN BIMA A.S (201010130311060) (201010130311066) (201010130311068) (201010130311076)

JURUSAN TEKNIK ELEKTRO FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALANG 2011

Pada makalah ini yang membahas “ Alat Pendeteksi Dini Tsunami” ada beberapa hal yang menyangkut tentang alat ini dimulai dari pembuata .20 Desember 2011 Penulis .ddan juga berterima kasih kepada Bapak Harun selaku dosen kulia Ilmu Alamiah Dasar atas bimbingan dan bantuan dalam melaksanakan perkuliahan Ilmu Alamaiah Dasar sehingga makalah ini dapat terselesaikan.BAB I KATA PENGANTAR Puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT atas selesainya makalah Ilmu Alamiah Dasar “ Alat Pendeteksi Dini Tsunami”ini. Semoga dengan terselesainya makalah ini dapat memenuhi tugas dari mata kuliah Ilmu Alamiah Dasar serta sedikit banyak dapat menambah pengetahuan tentang pendeteksi tsunami itu sendiri bagi para pembaca.cara kerja hingga fungsi dari alat ini yang di dalamnya terdapat ilmu kelistrikan yang di aplikasikan pada alat ini. Semoga makalah ini memberikan manfaat untuk kita semua. Malang .Saya mohon maaf apabila pada makalah ini ada kekurangan dan kesalahan.

Ketika mendekati pantai. Ketika badai ini mencapai daratan. Sejarawan Yunani bernama Thucydides merupakan orang pertama yang mengaitkan tsunami dengan gempa bawah lain. Gelombang tsunami dapat merambat ke segala arah. letusan gunung berapi bawah laut. Dengan demikian. Perubahan permukaan laut tersebut bisa disebabkan oleh gempa bumi yang berpusat di bawah laut. Penelitian masih terus dilakukan untuk memahami penyebab tsunami. pengetahuan mengenai penyebab tsunami masih sangat minim. Hantaman gelombang Tsunami bisa masuk hingga puluhan kilometer dari bibir pantai. geografi. hewan. laju gelombang tidak terasa oleh kapal yang sedang berada di tengah laut. Kerusakan dan korban jiwa yang terjadi karena Tsunami bisa diakibatkan karena hantaman air maupun material yang terbawa oleh aliran gelombang tsunami. dan mengakibatkan korban jiwa manusia serta menyebabkan genangan. Beberapa kondisi meteorologis. seperti badai tropis. tanah. Alat deteksi tsunami hanya mendeteksi segera sesaat akan timbulnya bencana. gelombang tsunami dapat merambat dengan kecepatan 500-1000 km per jam. dapat menyebabkan gelombang badai yang disebut sebagai meteor tsunami yang ketinggiannya beberapa meter diatas gelombang laut normal. atau atau hantaman meteor di laut. Dampak negatif yang diakibatkan tsunami adalah merusak apa saja yang dilaluinya. meski sebenarnya bukan . Tsunami dalam bahasa Jepang secara harafiah berarti “ombak besar di pelabuhan”. pencemaran air asin lahan pertanian. Korban nyawa dan benda yang ditimbulkannya sangat besar dan tanpa bisa diperkirakan secara pasti datangnya. dan air bersih. namun ketinggiannya sudah meningkat hingga mencapai puluhan meter. tumbuh-tumbuhan. dan oseanografi di masa lalu menyebut tsunami sebagai “gelombang laut seismik”. Ketinggian gelombang di laut dalam hanya sekitar 1 meter. Di laut dalam. longsor bawah laut. Tsunami adalah perpindahan badan air yang disebabkan oleh perubahan permukaan laut secara vertikal dengan tiba-tiba. Namun hingga abad ke-20. Bangunan. Setara dengan kecepatan pesawat terbang. Teks-teks geologi. kecepatan gelombang tsunami menurun hingga sekitar 30 km per jam. bentuknya bisa menyerupai tsunami.BAB II PEMBAHASAN Deteksi Dini Tsunami dengan Cara Teknologi dan Alamiah Bencana tsunami selalu mengancam bangsa ini karena lokasi geografisn dalam zona subduksi. Tenaga yang dikandung dalam gelombang tsunami adalah tetap terhadap fungsi ketinggian dan kelajuannya.

smong berarti tsunami. Dalam tahun-tahun terakhir. pengertian ini tidak lagi tepat. alon berarti “gelombang”. Meskipun pengartian yang menyamakan dengan “pasang-surut” meliputi “kemiripan” atau “memiliki kesamaan karakter” dengan gelombang pasang. 90% tsunami adalah akibat gempa bumi bawah laut. ië beuna atau alôn buluëk (menurut dialek) dalam Bahasa Aceh adalah contohnya. Gelombang badai ini pernah menggenangi Burma (Myanmar) pada Mei 2008. dalam bahasa Tagalog versi Austronesia. sehingga memberika kesan seperti gelombang pasang yang sangat tinggi.tsunami. gempa bumi. Sebagai catatan. Hanya ada beberapa bahasa lokal yang memiliki arti yang sama dengan gelombang merusak ini. Sejarah Jepang mencatat setidaknya 195 tsunami telah terjadi. Hal ini mengakibatkan terjadinya aliran energi air laut. seperti letusan gunung api. dalam Bahasa Defayan. emong berarti tsunami. Gelombangnya bisa menggenangi daratan. Persepsi ini dahulu populer karena penampakan tsunami yang menyerupai gelombang pasang yang tinggi. Di Pulau Simeulue. bahasa utama di Filipina. Sementara dalam Bahasa Sigulai. yang ketika sampai di pantai menjadi gelombang besar yang mengakibatkan terjadinya tsunami. Wilayah di sekeliling Samudera Hindia sedang membangun Indian Ocean Tsunami Warning System (IOTWS) yang akan berpusat di Indonesia. Tsunami tidak hanya terbatas pada pelabuhan. Indonesia. yang mengakibatkan gangguan keseimbangan air yang berada di atasnya. Karenanya para geologis dan oseanografis sangat tidak merekomendasikan untuk menggunakan istilah ini. persepsi ini telah dinyatakan tidak sesuai lagi. tsunami disamakan dengan gelombang pasang. Tsunami dan gelombang pasang sama-sama menghasilkan gelombang air yang bergerak ke daratan. Dalam rekaman sejarah beberapa tsunami diakibatkan oleh gunung meletus. . Pada beberapa kesempatan. Aazhi Peralai dalam Bahasa Tamil. misalnya ketika meletusnya Gunung Krakatau. longsor maupun meteor yang jatuh ke bumi. Bukti-bukti historis menunjukkan bahwa megatsunami mungkin saja terjadi. yang menyebabkan beberapa pulau dapat tenggelam Tsunami sering terjadi Jepang. gerakan gelombang jauh lebih besar dan lebih lama. Wilayah di sekeliling Samudra Pasifik memiliki Pacific Tsunami Warning Centre (PTWC) yang mengeluarkan peringatan jika terdapat ancaman tsunami pada wilayah ini. karena gelombang pasang tidak ada hubungannya dengan tsunami. Namun. Penyebab terjadinya tsunami Tsunami dapat terjadi jika terjadi gangguan yang menyebabkan perpindahan sejumlah besar air. Gerakan vertikal pada kerak bumi. namun dalam kejadian tsunami. daerah pesisir barat Sumatra. dapat mengakibatkan dasar laut naik atau turun secara tiba-tiba. terutama dalam komunitas peneliti.

Kecepatan gelombang tsunami tergantung pada kedalaman laut di mana gelombang terjadi. terutama Jepang. Hawaii. Bila tsunami mencapai pantai. Jepang telah diputuskan bahwa Sistem Peringatan Tsunami akan ditempatkan di Lautan India sebagai respon akibat terjadinya Tsunami Laut India2004. Di tengah laut tinggi gelombang tsunami hanya beberapa cm hingga beberapa meter. dimana lempeng samudera menelusup ke bawah lempeng benua. Saat mencapai pantai tsunami akan merayap masuk daratan jauh dari garis pantai dengan jangkauan mencapai beberapa ratus meter bahkan bisa beberapa kilometer. Demikian pula halnya dengan benda kosmis atau meteor yang jatuh dari atas. dapat terjadi megatsunami yang tingginya mencapai ratusan meter. kecepatannya akan menjadi kurang lebih 50 km/jam dan energinya sangat merusak daerah pantai yang dilaluinya.5 Skala Richter 3. Gempa yang menyebabkan gerakan tegak lurus lapisan bumi. Gempa bumi dengan pola sesar naik atau sesar turun Sistem Peringatan Dini Banyak kota-kota di sekitar Pasifik. dimana kecepatannya bisa mencapai ratusan kilometer per jam. namun saat mencapai pantai tinggi gelombangnya bisa mencapai puluhan meter karena terjadi penumpukan masa air. Tanah longsor yang terjadi di dasar laut serta runtuhan gunung api juga dapat mengakibatkan gangguan air laut yang dapat menghasilkan tsunami. Terdiri dari dua buah komponen pokok yaitu jaringan sensor utk mendeteksi gelombang tsunami dan infrastruktur komunikasi untuk mengeluarkan alarm atau sirine yang memperbolehkan evakuasi daerah pantai. Gerakan vertikal ini dapat terjadi pada patahan bumi atau sesar. dasar laut naik-turun secara tiba-tiba sehingga keseimbangan air laut yang berada di atasnya terganggu. Gempa bumi juga banyak terjadi di daerah subduksi. Tentu saja penyediaan Sistem Peringatan Awal Tsunami berteknologi tinggi adalah sangat membutuhkan dana yang luar biasa besarnya baik untuk biaya infrastruktur . mempunyai sistem peringatan tsunami dan prosedur evakuasi untuk menangani kejadian tsunami. Jika ukuran meteor atau longsor ini cukup besar. Alaska dan pantai-pantai Pasifik Amerika Selatan. Gempa bumi dengan kekuatan sekurang-kurangnya 6. Walaupun begitu banyak lautan lain yang tidak mempunyainya. mempunyai sistem peringatan tsunami dan prosedur pengungsian jika terjadi tsunami yang serius. Polynesia. Akibatnya. hal inilah yang menyebabkan banyaknya korban jiwa saat terjadi tsunami 26 Desember 2004 yang terjadi di Lautan India. Gempa bumi yang berpusat di tengah laut dan dangkal (0 – 30 km) 2. Dalam sebuah konferensi yang diselenggarakan oleh PBB pada Januari 2005 di Kobe. Peringatan awal bencana Tsunami Sistem peringatan tsunami secara umum adalah merupakan suatu sistem untuk mendeteksi tsunami dan mengeluarkan peringatan untuk mencegah terjadinya banyak korban jiwa. Gempa yang dapat menyebabkan Tsunami 1. Banyak daerah pantai disekitar Laut Pasifik. terutama di Jepang dan juga Hawaii.

Bencana tsunami dapat diprediksi oleh berbagai institusi seismologi di berbagai penjuru dunia dan proses terjadinya tsunami dapat dimonitor melalui perangkat yang ada di dasar atu permukaan laut yang terknoneksi dengansatelit. serta oleh tiga jaringan seismik universitas. dll). Kemudian. telah mengembangkan Sistem Peringatan Dini Tsunami Indonesia (Indonesian Tsunami Early Warning System – InaTEWS). CREST Project. seperti kompleksitas topografi dan batimetri sekitar pantai dan adanya corak ragam tutupan lahan (baik tumbuhan. dengan bantuan negara-negara donor. Binatang telah bisa digunakan secara potensial sebagai sistem peringatan teknologi rendah dan tentu saja biaya yang dibutuhkannya juga jauh lebih murah dibandingkan dengan sistem peringatan berteknologi tinggi. dan menghubungkannya ke jaringan data dan peringatan internasional pada tahun 1965. Episenter dari sebuah gempa bawah laut dan kemungkinan kejadian tsunami dapat cepat dihitung. Walaupun begitu. Salah satu sistem untuk menyediakan peringatan dini tsunami. Sebagai contoh seperti yang dikeluarkan oleh Website milik Nasa yang menyebutkan bahwa tiga dari empat peralatan peringatan Tsunami yang dipasang sejak tahun 1948 telah mengalami kerusakan dan biaya kerusakan alarm ini menjadi lebih mahal. Alaska. ilmu tentang tsunami sudah cukup berkembang. Dari sini kita bisa membayangkan betapa besarnya biaya untuk penyediaan Sistem Peringatan Awal Tsunami dengan teknologi tinggi ini. dapat digunakan untuk mendeteksi gelombang yang tidak dapat dilihat oleh pengamat manusia pada laut dalam. dipasang di pantai Barat Amerika Serikat.maupun biaya pemeliharaannya. ketinggian dan jarak rendaman tsunami masih belum bisa dimodelkan secara akurat. dan Hawai oleh USGS. berapa ketinggian tsunami di pantai dan seberapa jauh rendaman yang mungkin terjadi di daratan. Peringatan awal sebelum terjadinya bencana alam ini sebenarnya bisa diperoleh secara alami dari perilaku aneh binatang sebelum terjadinya bencana. kecepatan penjalarannya dan waktu sampai di pantai. Evakuasi perbaikan sistem peringatan di Hawaii ini telah menghabiskan biaya sebanyak 68 juta USD. Hingga kini. perkiraan waktu kedatangan tsunami. NOAA. . Perekam tekanan di dasar laut bersama-sama denganperangkat yang mengapung di laut buoy. bangunan. Sistem ini berpusat pada Badan Meteorologi. sistem yang lebih canggih dikembangkan lagi setelah terjadinya tsunami besar pada tanggal 1 April 1946 dan 23 Mei 1960. karena faktor alamiah. Pemodelan tsunami yang baik telah berhasil memperkirakan seberapa besar tinggi gelombang tsunami di daerah sumber. Amerika serikat membuat Pasific Tsunami Warning Center⁠ pada tahun 1949. dan Pacific Northwest Seismograph Network. meskipun proses terjadinya masih banyak yang belum diketahui dengan pasti. Sistem sederhana yang pertama kali digunakan untuk memberikan peringatan awal akan terjadinya tsunami pernah dicoba di Hawai pada tahun 1920-an. Sistem Peringatan Dini Tsunami di Indonesia Pemerintah Indonesia.

Sistem yang ada sekarang ini sedang disempurnakan. Klimatologi dan Geofisika). Sedangkan instansi yang ditunjuk dan bertanggung jawab untuk mengeluarkan INFO GEMPA dan PERINGATAN TSUNAMI adalah BMKG (Badan Meteorologi. dalam waktu dekat. Sirine baru di Pulau Sumatra. pihaknya bakal menambah tiga sirine lagi. Padanga. cuma koordinasi. Sirine bisa dipakai jika tinggi gelombang tsunami mencapai lebih dari 1 meter. nasional. sesuai dengan hasil perhitungan Sistem Pendukung Pengambilan Keputusan (Decision Support System – DSS). selain tersebar di 24 daerah. Integrasi dan Diseminasi Informasi. Kedepannya. lembaga non-pemerintah. dua di Gorontalo. dan Reaksi. lokasi. BMKG Pusat Jakarta juga punya sirine sendiri. Cara Kerja Sebuah Sistem Peringatan Dini Tsunami adalah merupakan rangkaian sistem kerja yang rumit dan melibatkan banyak pihak secara internasional. Peramalan. enam di Sumatra Barat.00 pagi waktu setempat. sistem ini akan dapat mengeluarkan 3 tingkat peringatan. regional. itu hany* ada di Painan. Data gempa ini juga akan diintegrasikan dengan data . Prosedur pemakaian sirine ini juga sederhana. baik instansi pemerintah pusat. Peringatan. Data gempa dimasukkan dalam DSS untuk memperhitungkan apakah gempa tersebut berpotensi menimbulkan tsunami. Sistem ini memungkinkan BMKG mengirimkan peringatan tsunami jika terjadi gempa yang berpotensi mengakibatkan tsunami. dan Geofisika (BMKG) di Jakarta. dibunyikan. Informasi gempa (kekuatan. Ia juga menjelaskan. waktu kejadian) dikirimkan melalui satelit ke BMKG Jakarta. Koordinator dari pihak Indonesia adalah Kementrian Negara Riset dan Teknologi(RISTEK). Rencananya. Selanjutnya BMG akan mengeluarkan INFO GEMPA yang disampaikan melalui peralatan teknis secara simultan. enam di Bali. maka kejadian tersebut dicatat oleh alat Seismograf (pencatat gempa). dan Pariaman. dua di Bengkulu. tidak punya sirine di Kepulauan Mentawai. dan dua di Manado. Sirine di Sumatra Barat ditempatkan di Pusat Daerah Operasi (Pusdaop) Propinsi Sumatra Barat Pengembangan Sistem Peringatan Dini Tsunami ini melibatkan banyak pihak. Kondisi sirine ini dalam keadaan baik. Alat deteksi tersebut.Klimatologi. Kesiapsiagaan. pemerintah daerah. Apabila terjadi suatu Gempa.Observasi (Monitoring gempa dan permukaan laut). Sementara itu Indonesia punya 24 sirine untuk peringatan dini tsunami di seluruh Indonesia. Kemudian. “Tidak ada ijin. enam di Aceh. tersebar antara lain. Sistem ini didesain untuk dapat mengeluarkan peringatan tsunami dalam waktu paling lama 5 menit setelah gempa terjadi. Untuk kasus bencana tsunami di Mentawai. “Sirine itu setiap tanggal 26 setiap bulan pukul 10. daerah dan bermuara di Masyarakat. tidak bisa dideteksi langsung karena pantai Pulau . bahwa kriteria seperti in yang harus dibunyikan. Sistem Peringatan Dini memiliki 4 komponen: Pengetahuan mengenai Bahaya dan Resiko. BMKG dapat mengeluarkan INFO PERINGATAN TSUNAMI.” katanya. Perhitungan dilakukan berdasarkan jutaan skenario modelling yang sudah dibuat terlebih dahulu. lembaga internasional.

Hanya ada lima negara yang masih menggunakan sensor array sebagai sistem peringatan. Sebab. Facsimile. Alat lainnya yang juga dikenal ampuh adalah Radio Komunikasi Antar Penduduk. Telepon. menggunakan kabel telekomunikasi atau internet bawah laut untuk mendeteksi dengan medan listrik. OBU. tetapi alat yang paling efektif hingga saat ini untuk Sistem Peringatan Dini Tsunami adalah RADIO. ide ini masih memiliki keterbatasan. Organisasi yang mengurusnya adalah RAPI (Radio Antar Penduduk Indonesia). karena ketika gempa seringkali mati lampu tidak ada listrik. BMKG menyampaikan info peringatan tsunami melalui beberapa institusi perantara. FM RDS (Radio yang mempunyai fasilitas RDS/Radio Data System) dan melalui Website BMG (www.go. kepada masyarakat yang tinggal didaerah rawan Tsunami diminta untuk selalu siaga mempersiapkan RADIO FM untuk mendengarkan berita peringatan dini Tsunami. Terlebih. Mereka pun berasumsi untuk bisa mendeteksi dengan voltmeter yang diletakkan pada ujung serat optik dan kabel tembaga di dasar Samudra Hindia. BUOY. Lantaran itulah. RANET (Radio Internet). Alat ini diciptakan sebagai muatan garam listrik di air laut yang melewati medan magnet bumi. Selain itu karena ukurannya kecil. Demikian seperti ditulis dalam sebuah artikel di NewScientist. Pengalaman serta banyak kejadian dilapangan membuktikan bahwa meskipun banyak peralatan canggih yang digunakan. Amerika Serikat. Radius komunikasinyapun relatif cukup memadai. BMKG juga menyampaikan info peringatan melalui SMS ke pengguna ponsel yang sudah terdaftar dalam database BMKG. bencana alam seperti tsunami tak dapat diprediksi jauh hari sebelumnya. Email. yang meliputi (Pemerintah Daerah dan Media). diinduksi tegangan hingga 500 millivolt.bmg. Kini hadir sebuah pendekatan baru mendeteksi tsunami. Indonesia. Informasi ini juga diteruskan oleh BMKG. Tide Gauge) untuk memberikan konfirmasi apakah gelombang tsunami benar-benar sudah terbentuk. Institusi perantara inilah yang meneruskan informasi peringatan kepada masyarakat. Cile. dan Thailand. mengusulkan cara yang lebih murah mendeteksi tsunami. Hanya saja. Deteksi Dini Tsunami dengan Kabel Internet Bawah Laut Belakangan ini bencana alam kerap menghantui banyak orang di dunia. yakni menggunakan kabel internet bawah laut. Tim peneliti yang dipimpin Manoj Nair di Nasional Administrasi Kelautan dan Atmosfer Colorado. Mengapa Radio ? jawabannya sederhana.id). Selasa (26/1). dapat dibawa-bawa (mobile). yaitu Amerika Serikat.dari peralatan sistem peringatan dini lainnya (GPS. Yakni. Australia. kabel internet bawah laut belum dapat menunjukkan lokasi mana yang tepat untuk arah tsunami . Oleh sebab itu. sistem peringatan dini tsunami yang akurat sangat diperlukan. Tim Nair menunjukkan bahwa medan listrik yang dihasilkan oleh tsunami saat melanda Asia Tenggara pada Desember 2004. Cara penyampaian Info Gempa tersebut untuk saat ini adalah melalui SMS. Radio dapat beroperasi dengan baterai.

Perilaku aneh beberapa binatang sebelum bencana tsunami telah diamati di Srilangka.0 skala Ricther merupakan gempa dengan kekuatan terbesar setelah gempa Alaska pada tahun 1964 dengan kekuatan 9. sekitar ratusan gajah.000 jiwa. sentuhan. Gempa ini berasal dari Samudera India. Dan juga diamati 2 ekor anjing tidak mau diajak mendekati pantai di dekat Galle. Sensitifitas ini memberikan mereka bisa mengetahui lebih awal beberapa jam sebelum bahaya bencana alam sebagaimana tsunami terjadi. Thailand dan negara lainnya dengan tinggi gelombang lebih dari 30 meter. India Selatan. Binatang memiliki panca indera yang super sensitif terhadap suara. Gempa ini menghasilkan gelombang raksasa tsunami yang menghancurkan pantai Indonesia. Spekulasi ini dikuatkan oleh beberapa fakta yang terjadi beberapa jam sebelum terjadinya bencana Tsunami. orang-orang di Taman Nasional Yala mengamati 3 ekor gajah berlarian menjauh dari pantai Patanangala menuju perbukitan. Gempa menimbulkan getaran yang berubah-ubah pada tanah dan air sedangkan angin badai menyebabkan perubahan elektromagnetik di atmosfer. Sedangkan jumlah binatang yang meninggal adalah relatif lebih sedikit atau bisa dikatakan bahwa dampak tsunami pada margasatwa adalah sangat terbatas. Sampai saat ini korban jiwa manusia yang tercatat meninggal telah lebih dari 310. Di sebuah cagar alam pantai selatan India juga diamati sejumlah Flamingo beterbangan menuju hutan yang lebih aman dari cagar alam tersebut sebelum bencana tsunami. harimau. Srilangka. Thailand.2. getaran. aktifitas elektrostatis dan kimia serta medan magnet dan medan listrik.Deteksi Awal Tsunami Secara Alamiah Pada Binatang Gempa bumi dasar laut yang terjadi pada tanggal 26 Desember 2004 berkekuatan 9. babi hutan. Sedangkan sejumlah besar kura-kura ditemukan mati didaerah puing-puing disepanjang pantai di propinsi Aceh. rusa. Riset-riset dibidang komunikasi akustik dan seismik telah . Kepekaaan dan naluri binatang terhadap respon akan timbulnya bahaya yang tidak dimiliki oleh manusia ini bisa digunakan sebagai alat untuk peringatan pertama bencana alam yang bisa digunakan untuk meningkatkan kewaspadaan manusia sehingga bisa mengurangi jumlah korban jiwa manusia sebagaimana bencana tsunami yang terjadi pada tanggal 26 Desember 2004 yang lalu. Kelelawar secara fantastis banyak berterbangan disebelah selatan kota Dickwella di Srilangka. sehingga menimbulkan spekulasi bahwa binatang lebih mempunyai kepekaan terhadap bahaya yang akan terjadi. sekitar 1 jam sebelum bencana tsunami terjadi. macan tutul. temperature. Kejadian aneh juga terjadi di Thailand seperti yang di laporkan di media massa bahwa beberapa ekor gajah yang sedang membawa wisatawan berlari menuju bukit. Fisiologi yang berhubungan dengan panca indera binatang. Namun sensitifitas ini tidak dimiliki oleh manusia. Pada saat tsunami melanda Srilangka. kera dan mamalia yang lebih kecil serta sejenis reptilia telah melarikan diri dengan selamat menuju ke dataran yang lebih tinggi. kerbau air. Beberapa binatang mempunyai indera pendegaran dan penciuman yang peka sehingga membuat mereka bisa menentukan sesuatu yang akan datang dihadapannya lebih dahulu daripada manusia. yaitu sebelah utara pulau Simeulue dan merupakan ujung pantai barat Sumatra Utara. untuk menyelamatkan penunggangnya sebelum bencana tsunami menghancurkan dinding air di Phuket. padahal setiap harinya anjing-anjing itu berada disekitar tempat itu.

sehingga hal ini bisa menyebabkan binatang tersebut bisa mendeteksi efek ionisasi udara dari gas radon yang kadang-kadang dikeluarkan dari bumi sebelum gempa bumi terjadi. Teori alternatif yang telah mendapatkan persetujuan dari banyak pakar baru-baru ini berkaitan dengan kepekaan binatang pada bencana alam adalah (i) bahwa binatang bisa merasakan perubahan pada medan magnet yang terjadi didekat pusat gempa. menyalak yang melampaui batas bisa digunakan sebagai alat untuk meramalkan terjadinya gempa riset ini dikaitkan dengan gempa Kobe pada tahun 1995 yang menewaskan sekitar 6. Beberapa teori yang terkait dengan kepekaan binatang pada bencana alam. Spesies burung. seorang dokter kesehatan di Jepang pada bulan September 2003 telah menyampaikan hasil studinya di media massa berkaitan dengan studinya berkaitan dengan perilaku aneh dari anjing seperti menggigit. lebah dan masih banyak lagi. Seperti yang dilaporkan bahwa anjing berperilaku secara misterius dan tidak bisa tidur di tengah malam. anjing. kura-kura. (ii)spesies ikan dikenal sangat sensitif pada variasi perubahan muatan listrik di dalam air yang kadang-kadang adalah merupakan isyarat permulaan terjadinya gempa bumi. harimau dan binatang lainnya bisa mendeteksi frekuensi infrasonic antara 1-3 hertz dibandingkan manusia hanya pada frekuensi 100-200 hertz. Dengan menelaah berbagai macam fakta. selama dan setelah gempa bumi.menunjukkan bahwa beberapa jenis ikan adalah sensitif terhadap getaran frekuensi rendah dan mendeteksi gempa jauh sebelum manusia merasakannya. Kiyoshi Shimamura. Peneliti dari Turki. Peneliti-peneliti telah lama mempelajari jenis-jenis binatang yang bisa diharapkan bisa mendengar dan merasakan sebelum bumi berguncang dan sebelum ombak besar tsunami menjalar menuju daerah pantai dengan menggunakan kepekaan inderanya sebagai alat prediksi. teori dan riset yang berkaitan dengan perilaku aneh binatang sebelum terjadinya bencana alam seperti yang telah diuraikan diatas. (iv) efek piezoelektrik juga telah menunjukkan bahwa perubahan tekanan yang dikerjakan pada kristal sejenis kwarsa menghasilkan muatan listrik pada permukaan kristal. Beberapa jenis binatang telah bisa mendengar tsunami yang akan datang dari saat gempa yang meletus dibawah dasar laut.000 orang. sebagai misal adalah burung dara. disamping itu gajah juga bisa merasakan getaran-getaran yang dibangkitkan dari gempabumi yang menyebabkan tsunami. burung burung yang dikandang terlihat gelisah dan kucing-kucing terlihat takut dan selalu ingin bersembunyi sebelumsaatterjadinyagempabumi. maka kepekaan binatang yang diekspesikan sebagai perilaku aneh ini bisa dimanfaatkan sebagai sistem peringatan awal bencana alam baik gempa bumi maupun tsunami. (iii) organisme di tanah bisa merespon perubahan polaritas dan konsentrasi ion atmosfir atau muatan partikel. sehingga binatang lebih memiliki sensitifitas pada gelombang suara berfrekuensi rendah dimana manusia tidak bisa mendengarnya. Perilaku aneh dari binatang ini bisa digunakan untuk meningkatkan kewaspadaan pada manusia terhadap bencana yang akan terjadi. gajah. sehingga binatang bisa mengantisipasi gempa bumi lebih banyak melalui kepekaannya terhadap gemuruh angin. Tentu saja sistem . Sheldrake juga melakukan studi pada reaksi binatang sebelum terjadinya gempa yang meliputi gempa California tahun 1994 dan gempa Turki tahun 1999. hal ini dipercaya bisa membangkitkan energi listrik yang cukup untuk membuat terbang ion-ion sebelum.

Alat inipun dilengkapi dengan komputer super cepat beserta sarana komunikasinya. persiapan dan bagaimana cara menyelamatkan diri jika tsunami terjadi pada seluruh masyarakat adalah merupakan faktor yang sangat penting. Pengalaman pahit itu menuntut kita mencari cara menghindarkan diri dari pengalaman serupa. Teknologi laser sederhanapun bisa digunakan untuk mengendusnya. Salah satunya barangkali kita bisa menengok pada Jepang. Diantara waktu itu. alat ini terbebas dari suara bising karena yang dikirim ke sensor yang berada jauh dari pantai adalah cahaya laser melalui fiber optik sedang seluruh perangkat elektronik diletakkan di darat. Disamping itu. Alat yang dipasang di laut juga dilengkapi dengan pendeteksi tsunami.. Jepang. ini adalah merupakan waktu yang sangat krusial untuk melakukan pengungsian masyarakat sekitar pantai untuk menuju ke daratan yang lebih tinggi. Disamping itu pendidikan tentang bahaya tsunami. tanda-tanda datangnya tsunami. radio. Sehingga dengan memahami mulai dari peringatan awal tsunami baik dengan teknologi tinggi maupun dengan teknologi rendah melalui perilaku aneh binatang sebelum terjadinya bencana tsunami sampai dengan bagaimana cara menyelamatkan diri jika tsunami datang. ketika tsunami terjadi. . Sakata. Sebenarnya ada beberapa metode yang bisa digunakan untuk mendeteksi adanya tsunami yang dikembangkan. sesungguhnya sangat memungkinkan digunakan untuk memberi peringatan kepada penduduk di sekitar pantai akan adanya bahaya. kita semuapun tercengang manakala tahu bahwa sebetulnya tsunami perlu waktu beberapa menit hingga beberapa puluh menit untuk mencapai daratan. Jepang yang juga merupakan negara rawan gempa telah memasang alat pendeteksi gempa.komunikasi yang baik perlu dibangun untuk menyebarkan adanya peringatan awal tsunami ataupun bencana alam yang lainnya baik melalui televisi. Salah satunya adalah seperti yang dikembangkan Dr. peneliti ahli tsunami dari The National Research Institute for Earth Science and Disaster Prevention (NIED). baik di darat maupun di laut. telah menciptakan metode baru dengan memakai laser. Mekanisme peringatan dini inilah yang dikembangkan di Jepang kini. Namun. internet ataupun penyampaian informasi dari mulut ke mulut. sehingga mereka bisa menjauh secepatnya. Metode ini sangat sederhana dan sangat sensitif sebagai sensor tsunami ataupun sensor pergeseran / tekanan. hanya dalam hitungan 2-5 menit. seluruh data komplet tentang ancaman tsunami itu tersiar ke publik melalui jaringan televisi. Yang sangat tergantung pada lamanya waktu antara terjadinya gempa dan waktu yang dibutuhkan oleh perambatan tsunami menuju ke populasi disekitar pantai. Dengan demikian. Insya Allah bisa mengurangi jumlah korban jiwa dan tidak seperti kejadian bencana tsunami 26 Desember 2004 yang menewaskan lebih dari 300 ribu orang. negeri rawan sekaligus berpengalaman menangani gempa dan tsunami. Gempa dahsyat disertai gelombang tsunami yang terjadi di Sumatera Utara dan Aceh beberapa waktu yang lalu memberikan pelajaran yang sangat berharga bagi bangsa Indonesia betapa hebatnya daya lumat gelombang tsunami. Sayangnya ini yang tidak terjadi. Mengendus Tsunami dengan Sensor Laser Teknologi pendeteksi gelombang tsunami tak mesti terlalu canggih. sehingga mereka terselamatkan sebelum datangnya gelombang tsunami.

Sensor bekerja bila kedua laser terkunci dengan baik ke masing-masing pasangan resonator. Masing-masing cavity ini terbentuk dari dua buah cermin yang terpisahkan dengan jarak Lc dan dipasang bersilang (sumbu x dan y). Perubahan ini yang dideteksi lebih lanjut dengan beat frekuensi dari dua laser yang masing-masing frekuensinya terkunci pada dua cavity tersebut. Ada dua bagian yang terpisah. Jarak sensor ke darat dapat mencapai 50-100 km tergantung pada daya laser yang dipakai. . yang berarti laser terkunci dengan baik terhadap sensor. Untuk jarak antara dua cermin 10 cm. Lc akan berubah yang mengakibatkan FSR dari cavity berubah. FSR didefinisikan sebagai FSR = C/(2 n Lc). Terlihat bahwa daya transmisinya sama dengan puncak dari sensor. kecepatan ini cukup untuk mengantisipasi kecepatan perubahan sensor. sedangkan gambar C menunjukkan sinyal setelah laser dikunci. demikian pula cahaya balik dikirim melalui fiber optik ke tempat penerima (ruang kontrol). Perubahan beda frekuensi 12 MHz dideteksi untuk setiap perubahan tsunami 1 cm.Gambar menunjukkan sistem pendeteksi tsunami dengan laser. Dua laser diode digunakan sebagai sumber cahaya sekaligus sebagai slave oscillator. FSR dari resonator kira-kira 6 GHz. Kecepatan sistem kontrol adalah 10 KHz. Gambar A menunjukkan grafik transmisi puncak dari resonator sebagai fungsi sweep frekuensi laser. yaitu bagian sensor utama yang diletakkan di dasar laut beberapa kilometer dari pantai dan bagian monitoring atau kontrol yang berada di darat (ruang kontrol / monitor). Perbedaan tebal dinding juga mengakibatkan perbedaan perubahan panjang dari cavity 1 dan cavity 2. Bentuk bagian dalam dibuat sedemikian rupa sehingga ada beda tebal dari dinding silinder pada arah x dan y Apabila dinding tabung terkena tekanan akibat gelombang tsunami. Dari alat ini dapat dimonitor perubahan frekuensi laser yang bersesuaian dengan dengan tinggi tsunami dan seterusnya disalurkan ke pusat pengamatan gempa memakai saluran telepon. Cahaya balik dari sensor akan dideteksi oleh photo detector dan kemudian sinyal dipakai untuk mengunci frekuensi laser terhadap transmisi puncak dari resonator. Kemudian dari sebagian cahaya laser yang digabungkan dideteksi beat sinyalnya memakai photo detector. Gambar B menggambarkan transmisi puncak dari sensor dilihat menggunakan oscilloscope. Seperti digambarkan dalam grafik bahwa dengan tekanan yang sama ada perbedaan perubahan FSR dari resonator 1 dan 2. Sumber cahaya beserta kelengkapannya yang diletakkan di darat. Kemudian cavity dimasukkan ke dalam tabung silinder yang terbuat dari bahan antikarat yang masingmasing cermin dikunci dengan dinding tabung. n adalah indeks bias medium (= 1) dan Lc adalah jarak antara dua cermin. Locking laser terhadap peak transmisi dari sensor dilakukan dengan rangkaian sederhana berupa auto-lock circuit. Sensor utama yang diletakkan di dasar laut berupa dua buah Fabry-Perot resonator dengan free spectral range (FSR) yang sama. Dengan jarak sensor 100 km dari pantai juga memungkinkan untuk memberi peringatan dini lebih dari puluhan menit ke darat bila di bagian sensor terjadi tsunami. Cavity ini hanya akan memberikan transmisi puncak bila frekuensi laser bersesuaian (beresonansi) dengan FSR dari cavity. Bagian lain disatukan memakai fiber coupler untuk membangkitkan beat signal dan diukur frekuensinya. sehingga akan bisa mendeteksi tsunami yang tingginya mencapai 5 meter. Dari masing-masing laser dibagi menjadi dua bagian dengan perbandingan 9:1. Bagian yang 90 persen dikirim ke bagian sensor melalui fiber optik. Besarnya tsunami yang dapat dideteksi bisa diperbesar dengan memperbesar jarak dua cermin atau mempertebal dinding tabung. dengan C adalah kecepatan cahaya (m/detik).

Alat ini akan bekerja disaat terjadinya gelombang tsunami pertama. Pemasangan alat ini dilakukan pagi tadi dan menjadi alat pertama buatan Indonesia yang dipasang di Indonesia diantara 21 alat serupa buatan luar negeri. Pendeteksi berbobot 1. Sedang yang lainnya akan diletakkan mengambang di permukaan laut Samudera Hindia. Rencananya alat dengan bobot seberat 1. dimana sinyal yang dihasilkannya bisa diterima kantor BPPT hanya dalam waktu 3 menit.23 ton berharga miliaran rupiah ini akan diletakkan di Perairan Samudera Hindia untuk memberi peringatan dini terhadap terjadinya tsunami di daerah Bengkulu. Menurut Ridwan. Lampung. Alat yang disebut Buoy Tsunami Indonesia ini merupakan alat pendeteksi tsunami pertama yang berhasil diciptakan para peneliti Indonesia. pemerintah Indonesia akhirnya memproduksi dan memasang alat pendeteksi tsunami produksi dalam negeri.23 ton yang disebut Buoy Tsunami Indonesia ini diujicobakan di Perairan Selat Sunda Merak Banten sebelum dipasang di Perairan Samudera Hindia. . Banten dan Jakarta.Sehingga bisa langsung diinformasikan kepada masyarakat. Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) melakukan uji coba penggunaan alat pendeteksi dini tsunami buatannya di Perairan Selat Sunda Merak Cilegon Banten Selasa (10/04/2007) . alat yang terdiri dari dua bagian ini salah satunya akan diletakkan di dasar laut pada kedalaman 2100 meter.Alat Deteksi Tsunami Buatan Indonesia Setelah beberapa kali memasang alat pendeteksi dini tsunami buatan luar negeri dibeberapa tempat strategis.

.Agar penulis dapat memperbaiki lagi makalah ini di kemudian hari untuk dapat lebih baik lagi. Semoga makalah ini dapat berguna buat pembaca.Apabila dalam makalah ini ada kesalahan kami mohon maaf .tidak pula kami sebagai penulis untuk pembaca dapat menyampaikan saran dan kritikan yang sifatnya membangun dalam makalah ini.PENUTUP Demikian makalah ini kami buat dengan sebenar-benarnya untuk memenuhi tugas dari mata kulia Ilmu Alamiah Dasar.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful