P. 1
Pertanyaan Penelitian

Pertanyaan Penelitian

|Views: 86|Likes:
Published by Rekha Adji Pratama

More info:

Published by: Rekha Adji Pratama on Dec 28, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/19/2012

pdf

text

original

Pertanyaan Penelitian (research questions) Salah satu hal yang menentukan diterima atau ditolaknya suatu proposal penelitian

adalah pertanyaan penelitian (research questions). Banyak proposal penelitian yang ditolak hanya gara-gara pertanyaan penelitiannya lemah, terkesan remeh, dan tidak menarik. Lebih rinci dari hal di atas ialah tentang pertanyaan penelitian (research questions). Perlu dipahami inti dari suatu penelitian ialah dikarenakan adanya masalah yang perlu diatasi, ada fenomena yang belum diketahui dan penting untuk diketahui. Cara peneliti untuk merumuskan hal tersebut secara jelas ialah dengan membuat pertanyaaan penelitian yang akan di jawab dalam penelitian. Kita dapat membagi pertanyaan penelitian dalam dua kategori: 1. Pertanyaan umum (general research questions) 2. Pertanyaan spesifik (specific research questions). Poin 1. Pertanyaan umum sesuai dengan namanya, pada umumnya berupa satu pertanyaan saja. Pertanyaan ini sifatnya lebih umum, lebih abstrak dan biasanya tidak dapat dijawab secara langsung (karena sangat umum). Contohnya: A. Faktor-faktor apakah yang berhubungan dengan minat baca seorang siswa? B. Faktor-faktor apakah yang berhubungan dengan prestasi siswa dibidang bahasa Inggris? Poin 2. Pertanyaan spesifik adalah pertanyaan yang lebih rinci, lebih khusus dan jelas. Pertanyaan ini dapat dijawab secara langsung karena secara langsung mengacu pada data-data penelitian yang akan dibutuhkan untuk menjawab pertanyaan tersebut. Contohnya: A. Pertanyaan umum: Faktor-faktor apakah yang berhubungan dengan minat baca seorang siswa? B. Pertanyaan khusus: A.1: Apakah hubungan antara tingkat pendidikan orang tua dengan minat baca seorang siswa? A.2: Apakah tingkat minat baca dipengaruhi oleh tingkat pendapatan orang tua?
Rekha adji pratama Page 1

ingatlah bahwa suatu pertanyaan penelitian yang efektif itu harus menarik. pertanyaan tersebut harus mudah diingat oleh pemeriksa sesudah membaca proposal Anda. Anda harus ingat bahwa Anda akan menghabiskan banyak waktu untuk meneliti dan menulis tentang hal itu. Untuk menulis pertanyaan penelitian yang efektif. Pertanyaan penelitian itu harus menarik Pertanyaan penelitian harus dapat menarik perhatian pemeriksa dan membuatnya ingin membaca proposal tersebut. mengarahkan argumen dan penelitian Anda.2: Apakah prestasi siswa di bidang bahasa Inggris berhubungan dengan nilai skor TOEFL/IELTS? guru bahasa Inggris? Pertanyaan penelitian adalah bagian terpenting dalam proposal penelitian Anda. lakukan penelitian secara ekstensif tentang topik Anda itu. Pertanyaan itu menentukan isi proposal. mengkonseptualisasi. relevan. kontradiksi. Anda kemudian dapat mulai merumuskan pertanyaan itu. Anda perlu waktu yang cukup. serta membangkitkan minat pemeriksa proposal. atau kekurangan apa yang terlintas dalam fikiran Anda ketika Anda membaca hasil-hasil penelitian itu. berbicara dengan orang-orang. akan tetapi ciri-ciri berikut umumnya terdapat dalam proposal yang berhasil. Cobalah memikirkan apa yang membuat Anda tertarik pada topik tersebut. dan menyusun setiap kata dalam pertanyaan penelitian daripada waktu yang disediakan untuk bagian lain. Jika pertanyaan Anda tidak efektif. Apanya yang menarik perhatian Anda? Dengarkan kata hati Anda dan mulailah merumuskan pertanyaan Anda dengan mengikuti minat Anda sendiri. jelas dan dapat diteliti. proposal tersebut mungkin tidak akan diterima oleh pemeriksa. Yang juga penting. Oleh karena itu. Pertanyaan umum: Faktor-faktor apakah yang berhubungan dengan prestasi siswa dibidang bahasa Inggris? Pertanyaan khusus: B. pasti pada akhirnya akan sangat sulit bagi Anda untuk menulis tentang itu. Memang tidak ada satu cara untuk merumuskan pertanyaan yang menarik. Apa yang telah dikatakan orang tentang masalah itu? Bagaimana mereka telah melakukan penelitian mereka? Lubang-lubang. Ketika merumuskan ini. Jika di awal saja hal itu sudah tidak menarik bagi Anda. Rekha adji pratama Page 2 .B. betapapun bagusnya isi selebihnya proposal itu. Berikutnya.1: Apakah prestasi siswa di bidang bahasa Inggris berhubungan dengan tingkat pendidikan formal guru bahasa Inggris? B. peneliti biasanya menyediakan lebih banyak waktu untuk mencari. dan mengunjungi beberapa lokasi? Sesudah melakukan ini.

Ini bisa berupa metodologi baru. Berikut ini adalah dua cara yang biasa digunakan untuk menunjukkan relevansi dalam proposal penelitian. atau pengaitan dua bidang pengetahuan yang sebelumnya terpisah. Oleh karena itu. pertanyaan mengenai hal-hal tersebut akan dipandang sangat relevan oleh pemeriksa. kemiskinan. dan bukan sekedar cara bagi peneliti untuk memperoleh gelar. Misalnya. Pada umumnya. Adanya paradoks. Rekha adji pratama Page 3 . Tentu saja relevansi pertanyaan penelitian. mutu pendidikan. Pertanyaan penelitian itu harus relevan. Misalnya. dan penelitian Anda mungkin akhirnya akan membantah penjelasan yang Anda harapkan sendiri—tetapi itu sendiri merupakan suatu penemuan. Adanya paradoks juga sering menarik perhatian orang. Pendekatan yang berbeda. Pertanyaan yang menarik sering diambil dari masalah yang menjadi keprihatinan sosial atau teoritis pada saat itu. susunlah pertanyaan Anda di seputar paradoks yang provokatif.   Aktual. Oleh karena itu. kelompok sosial. Pemeriksa akan melihat penting dan relevannya penelitian Anda bagi masyarakat peneliti yang lebih luas. penelitian akan lebih mungkin diberi dana jika penelitian itu dilihat sebagai bagian dari proyek intelektual atau penyelidikan yang lebih besar. pendekatan konseptual baru. Suatu pertanyaan penelitian yang mendekati masalah lama dengan cara baru yang segar. akan sangat beragam bagi penyandang dana. atau kerukunan antar umat beragama mungkin akan sangat menarik perhatian banyak orang di Indonesia.  Mengisi potongan teka-teki yang hilang. atau literatur dan perdebatan ilmiah mungkin sekali akan diberi bobot lebih oleh pemeriksa. Pendekatan yang inovatif ini menumbuhkan rasa percaya diri peneliti serta menjanjikan pemahaman dan wawasan baru pada pertanyaan lama dan sulit. pertanyaan tentang krisis enerji. apalagi masalah siapa yang menganggapnya relevan. Pertanyaan penelitian yang jelas menunjukkan relevansinya terhadap masyarakat. atau mengusulkan suatu sudut analisis yang mengerjutkan terhadap suatu dilemma yang sulit. mengapa mutu pendidikan tetap rendah padahal anggaran pendidikan sudah dinaikkan menjadi 20% dari APBN? Atau mengapa konflik kekerasan antar kelompok masyarakat masih sering terjadi padahal slogan bangsa kita adalah bhineka Tunggal Ika? Banyak potensi jawaban terhadap pertanyaan ini. mungkin akan dianggap provokatif oleh pemeriksa. Apabila proposal Anda dapat menggambarkan suatu bidang atau dilemma tertentu dan kemudian menunjukkan bagian tertentu yang hilang dalam bidang atau dilemma tersebut—suatu lubang yang akan diisi oleh jawaban atas pertanyaan penelitian Anda—maka proposal Anda mungkin akan mendapat banyak dukungan. Paradoks seperti ini akan menarik perhatian pembaca ke proposal Anda dan menciptakan situasi di mana penelitian Anda akan mengisi suatu teka-teki yang provokatif serta memperjelas suatu pemahaman lebih luas yang amat diperlukan.

Hal ini mungkin lebih mudah dilakukan dalam kasus-kasus tertentu. secara konseptual langsung. Berikut ini adalah beberapa cara sederhana untuk menjaga pertanyaan penelitian Anda tetap jelas.   Buatlah pertanyaan Anda membumi. Sebaliknya. dan konteks yang lebih luas. ajukanlah pertanyaan yang membantu mengaitkan penelitian itu dengan tren. Jika pertanyaan penelitian dibebani dengan terlalu banyak variabel atau terlalu banyak ketentuan. tetapi sebagian proposal yang efektif adalah proposal yang pertanyaannya dirumuskan secara paling sederhana dan paling langsung. tetapi pertanyaan pertama memungkinkan pembaca memfokuskan perhatiannya pada aspek inti penelitian Anda dan bukan pada variabel-variabel yang mengelilinginya. Ini tidak berarti pertanyaan itu harus terlalu simplistik tetapi senam teoritis dan bahasa ilmu yang abstrak itu sebaiknya disimpan untuk bagian analisis. Misalnya. tetapi dasarkan hubungan itu dengan hal-hal spesifik yang terkait dengan waktu dan tempat. Anda memang masih perlu mengaitkan pertanyaan Anda ke konteks yang lebih luas. pertanyaan penelitian yang paling rumit cenderung muncul dalam proposal yang penelitinya tampak lebih tertarik untuk menunjukkan pengetahuan teoritisnya daripada melakukan penelitian itu sendiri. penelitian tersebut akan menjadi sulit dibaca dan sulit diteliti. Usahakan pertanyaan Anda tetap sejelas dan sesederhana mungkin. Ini akan membuat pemeriksa merasa bahwa pendanaan penelitian yang tampaknya berbeda itu akan dapat membantu menyulut perdebatan yang lebih besar. Pertanyaan yang terlalu abstrak atau terlalu tumpul membuat pembaca kesulitan mengetahui relevansi dan tujuan pertanyaan Anda. Pertanyaan penelitian yang jelas cenderung pendek. atau penipisan sumberdaya?” Anda boleh saja berbicara semua faktor ini dalam proposal. Jagalah pertanyaan Anda tetap dekat dengan topik atau tempat yang Anda teliti. Rekha adji pratama Page 4 . pola. tidak berbelit-belit. Berikut ini adalah dua contoh yang berbeda: pertanyaan seperti: “Apakah meningkatnya pertumbuhan penduduk di Indonesia merupakan akibat dari kebijakan pemerintah?” adalah jauh lebih mudah dimengerti daripada pertanyaan seperti “Apakah menurunya pertumbuhan penduduk di Indonesia lebih terkait dengan pendidikan seks. tunjukkan bagaimana penelitian tentang cara mengajar Bahasa Inggris di suatu SMP di kota kecil di Sangihe akan membantu memahami proses yang lebih besar tentang transformasi pendidikan di Indonesia. Pertanyaan penelitian itu harus jelas. penyebaran alat pengendali kelahiran. Batasi jumlah variabel. dan tidak mengandung jargon. Meskipun Anda meneliti topik yang sempit atau di tempat yang khusus. Membuat hubungan.

Rekha adji pratama Page 5 .” Salah satu alasan yang paling sering digunakan untuk menolak proposal adalah karena pertanyaannya terlalu luas (atau terlalu mahal) untuk dijawab oleh peneliti. dapatkah saya memecahnya dan mengerjakan komponen yang paling penting? Ingatlah bahwa menulis pertanyaan penelitian itu merupakan proses yang tidak sekali jadi dan pertanyaan-pertanyaan seperti itu perlu dipertimbangkan secara cermat dalam desain dan anggaran penelitian Anda.Pertanyaan penelitian itu harus dapat diteliti. ”apakah Anda mempunyai latar belakang yang diperlukan untuk melaksanakan penelitian itu?” Apakah ada hambatan-hambatan etika? Apakah proyek itu mungkin akan disetujui oleh pembimbing atau perguruan tinggi untuk melindungi subyek manusia? Apakah Anda bisa memperoleh kerjasama dari semua individu. lembaga yang Anda perlukan untuk menjawab pertanyaan tersebut? Apakah biaya untuk melaksanakan penelitian itu lebih besar daipada yang dapat Anda usahakan? Kalau saya tidak dapat menyelesaikan penelitian ini dengan baik. Pertanyaan penelitian perlu secara jelas menunjukkan bahwa penelitian untuk menjawab pertanyaan tesebut ”dapat dilaksanakan. Banyak pertanyaan yang perlu Anda jawab sendiri untuk menghindari kesalahan ini. Yang terpenting. Yang pertama adalah ”berapa waktu yang diperlukan untuk melaksanakan penelitian itu?” Kemudian. kelompok masyarakat. pertimbangan keterbatasan Anda. Banyak pertanyaan praktis yang perlu dipertimbangkan ketika memilih pertanyaan penelitian.

php/untuk-siswa-a-mahasiswa/40-penelitian/118merumuskan-pertanyaan-penelitian-yang-efektif http://syaifulali.DAFTAR PUSTAKA http://www.com/2010/01/23/pertanyaan-penelitian-research-questions/ Rekha adji pratama Page 6 .net/index.wordpress.pendidikanislam.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->