LAPORAN KETERANGAN PERTANGGUNGJAWABAN KEPALA DESA LANGONSARI DALAM RANGKA PENYELENGGARAAN PEMERINTAH DESA TAHUN ANGGARAN 2010

PEMERINTAH DESA LANGONSARI KECAMATAN PAMEUNGPEUK KABUPATEN BANDUNG TAHUN 2011

Assalamu’alaikum Warahmatulahi Wabarakatuh
1.

Yth. Bapak Camat Pameungpeuk

2. Yth. Sdr. Ketua BPD Beserta Anggota
3.

Yth. Sdra Ketua LPMD Desa Langonsari Beserta Anggota

4. Yth. Ketua TP-PKK Desa Langonsari 5. Serta Para Hadirin Tamu Undangan yang kami hormati Alhamdulilah hirobbil alamain, Wabihi Nastainu, Ala umurid dunya wadin, Wassolatu Wasalamu Ala Asropil Ambiya’I Warmursalin, Lahaola Wala Kuwata Ila Bialiyul Adzim, Asshadu Ala Illahailaloh, Waashadu Anna Muhamadarrosululoh, Allohumasoli Ala Muhamad Waala Ali Muhamad, Robi Sodri Wayasirli Amri Wahlul mukdatam Milisani Yafkohu Kauli, Ama Ba’du…. Pertama-tama marilah kita panjatkan puji dan syukur kehadirat Alloh Subhanahu Wataalla yang telah memberikan kesehatan dan kesempatan serta jatah usia kepada kita semua, sehingga dapat berkumpul bersama pada kegiatan hari ini yaitu Penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Penyelenggaraan Pemerintahan Desa Tahun Anggaran 2010, Solawat dan salam semoga dan selalu tercurah kepada junjunan alam Nabi Besar Nabiyuloh Nabi Muhamad Selulohu Alaihi Wasalam, kepada Sahabatnya serta kepada semua yang mengikuti jejak langkah ajarannya. Amin…… Sudara Ketua BPD besrta anggota, dan Para Hadirin yang kami hormati, Terlebih Laporan dahulu Keterangan yang telah ijinkanlah kami, untuk Jawaban dalam dan menyapaikan serta Pertanngung dilaksanakan Pembangunan

Penyelenggaraan Pemerintahan Desa Tahun Anggaran 2010, upaya-upaya penyelenggaraan Kemasyarakatan. Pemerintahan,

.

serta menginformasikan laporan penyelenggaraan pemerintahan desa kepada masyarakat. Batas wilayah administrasi pemerintahan Desa Langonsari adalah :  Sebelah utara berbatasan dengan Desa Malakasari Kecamatan Baleendah. 5. Peraturan Desa Langonsari Nomor 3 Tahun 2010 tetntang Anggaran Pendapatan Dan Belanja Desa (APB-Desa) B. Peraturan Pemerintah Nomor 72 Tahun 2005 tentang Desa. 9. Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia nomor 37 tahun 2007 tentang Pedoman Pengelolan Keuangan Desa. Morfologi wilayahnya terdiri atas : wilayah datar/landai dan perbukitan adapun Potensi sumber daya air tidak menentu bahkan apabila pada musim .  Sebelah Selatan Desa Bojongmanggu Kecamatan Pameungpeuk dan Desa Wargaluyu Kecamatan Arjasari. Peraturan Daerah nomor 7 tahun 2002 tentang Kewenangan Desa.  Sebelah timur Kel.1 (satu) kali dalam satu tahun dalam musyawarah BPD. Gambaran Umum Desa 1. 8. A. Peraturan Daerah nomor 6 tahun 2004 tentang Transparansi dan Partisipasi dalam Penyelenggaraan Pemerintah Daerah. Kondisi Geografis Wilayah Desa Langonsari secara geografis dengan ketinggian 600 meter di atas permukaan laut. Dasar Hukum Peraturan perundangan-undangan yang mendasari dalam penyusunan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Kepala Desa tahun anggaran 2010 diantaranya adalah : 1.  Sebelah Barat Desa Sukasari Kecamatan Pameungpeuk. Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia nomor 7 tahun 2008 tentang Pedoman Tata Cara Atas Penyelenggaraan Pemerintahan Desa. penyelenggaraan urusan desentralisasi. Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia nomor 35 tahun 2007 tentang Pedoman Umum Tata Cara Pelaporan dan Pertanggungjawabana Penyelenggaraan Pemerintahan Desa. Peraturan Daerah nomor 8 tahun 2001 tentang Pokokpokok Pengelolaan dan Pertanggungjawaban Keuangan Desa. Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia nomor 66 tahun 2007 tentang Perencanaan Pembangunan Desa. 4. Andir Kecamatan Baleendah. dan penyelenggaraan tugas umum pemerintahan lainnya. Peraturan Pemerintah Nomor 72 Tahun 2005 Pasal 15 ayat (2) Kepala Desa mempunyai kewajiban untuk memberikan laporan penyelenggaraan pemerintahan desa kepa Bupati/Walikota. 11. Laporan Pertanggungjawabana kepala desa sekurang-kurangnya berisi penjelasan mengenai arah kebijakan umum Pemerintahan Desa. 7. luas wilayah 142 Ha. Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia nomor 4 tahun 2007 tentang Pedoman Pengelolaan Kekayaan Desa.BAB I PENDAHULUAN Sebagaimana disebutkan dalam. 6. Undang-undang Republik Indonesia nomor 32 tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah . 2. 3. memberikan laporan keterangan pertanggungjawaban kepada BPD. Baleendah dan Kel. yang terbagi ke dalam 15 Rukun Warga dan 58 Rukun Tetangga. 10. pengelolaan keuangan Desa. 12. Undang-undang Republik Indonesia nomor 33 tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah. penyelenggaraan tugas pembantuan. termasuk pendapatan dan belanja Desa.

Upaya pemerintah untuk menyelaraskan pertumbuhan ekonomi agar dapat berjalan seiring dengan pembangunan manusia telah diupayakan melalui berbagai program pembangunan yang bertujuan untuk meningkatkan standar hidup serta .1. sehingga mengambil air kewilayah Rukun Warga yang lain. Kependudukan 2.3.092 Jiwa Jumlah : 12.890 KK : 653 KK : 524 KK : 83 KK 2.402 Jiwa : 124 Jiwa ::- 2.528 Jiwa Jumlah Kepala Keluarga : 3. f. b. e. Wiraswasta : 552 Orang i. Jumlah Penduduk berdasrkan Mata Pencaharian a.2. d. IUD : 257 NOF : 11 MOW : 52 IMPLAN : 14 SUNTIK : 990 PIL : 306 KONDOM : 20 2. Lainnya : 1. 2. c.694 Pesrta dan yang menjadi peserta Keluarga Beranca antara lain sebagai berikut : a. g. Jumlah Keluarga Peserta Keluarga Berencana yang memnggunakan alat kontra sefsi dari jumlah Pasangan Usia Subur (PUS) sebanyak 1. Kondisi Demografis 2. Indikator Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kualitas sumber daya manusia dapat terlihat dari Indeks Pembangunan Manusia (IPM). d. Pensiunan : 154 Orang e. Islam Kisten Hindu Budha : 12. b. Jumlah Keluarga Menurut Tahapan Keluarga a.2.1. PNS : 196 Orang b. b. c. Buruh Tani : 45 Orang h. TNI : 4 Orang d.4. Pembangunan manusia pada hakekatnya merupakan suatu proses investasi.1.336 Jiwa Penduduk Perempuan : 6.1. sebagaimana disebutkan pada dibawah ini : a. c. Petani : 15 Orang g.1. Penduduk Laki-laki : 6. e.029 Orang 2. Jumlah Penduduk berdasrkan Kepala Keluarga dan Jenis Kelamin. d.4. c. Jumlah Penduduk berdasrkan Pemeluk Agama : a.kemarau ada beberapa Rukun Warga yang kekurangan air baik untuk kebutuhan rumah tangga maupun untuk kebutuhan air minum. Pegawai Swasta : 2.250 Orang f. b. POLRI : 6 Orang c.1.319 KK 2. d.1. Pra KS KS-I KS-II KS-III KS-III+ : 169 KK : 1.

kematian bayi di bawah 1 tahun dan kematian ibu). adapun untuk gambaran tamatan pendidikan sesuai dengan data yang ada untuk 07-15 Tahun dari jumlah 1.Tamat SLTA: 2. berat bayi lahir rendah. kualitas gizi buruk dan kurangnya pemberian immunisasi. dan pendidikan pormal pun telah meadai dari tingkat Sekolah Dasar sampai dengan Sekolah Menengah Sudah ada di wilayah desa langonsari. Capaian IPM ini tidak terlepas dari kontribusi dari 3 komponen utama IPM. Daya Beli Kemampuan daya beli penduduk Desa Langonsari semestinya lebih baik dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.kapabilitas penduduk. dari sarana pendidikan yang ada baik pormal maupun non pormal sudah cukup baik dan meningkat bahkan hampir semua Rukun Warga telah tersedia sarana baik PAUD. yaitu : a. gas dan 9 bahan pokok tampaknya cukup menghambat peningkatan daya beli masyarakat Desa Langonsari. Namun karena perubahan kebijakan pada sektor ekonomi yang dilakukan Pemerintah Pusat dengan adanya kenaikan BBM pada tahun 2010. Kematian bayi tersebut diakibatkan karena infeksi/penyakit. Ketenagakerjaan Salah satu indikator yang biasa digunakan untuk menggambarkan tingkat kesejahteraan masyarakat dan peningkatan ekonomi masyarakat dilihat dari laju pertumbuhan angkatan kerja yang terserap pada lapangan pekerjaan.42 artinya perkiraan lama hidup rata-rata penduduk menurut umur adalah selama 68 tahun.masyarakat Desa Langonsari pada saat ini dalam memeriksaan terhadap kesehatannya sudah memberdayakan medis.64%) dan pendidikan yang ditamatkan penduduk Desa Langonsari adalah Tamat SD:1436 Orang. makin rendahnya angka kematian sehingga meningkatnya harapan untuk hidup.735 Orang yang masih sekolah 1.TK.Tamat UV/PT : 413 Orang : b. kondisi ini bersumber data yang ada. c. Makin tinggi kualitas kesehatan. dampak dari kebijakan Pemerintah sebagaimana disebutkan diatas. Pendidikan Sektor pendidikan di desa langonsari pada dasarnya dari tahun ketahun terus meningkat dari penyediaan sarana dan prasarana maupun kesadaran masyarakat dalam menyekolahkan anaknya. baik dokter. dan untuk kesehatan bayi dari jumlah balita yang ada rata-rata per Rukun Warga sudah mencapai 100 %. AHH Penduduk Desa Langonsari mencapai rata-rata 68. pertolongan kelahiran yang kurang aman. secara langsung dapat menggerakan perekonomian.TKA.84%) yang tidak sekolah 159 Orang (9. 2. kesadaran masyarakat tentang pentingnya pendidikan adapun anak usia sekolah rata-rata pendidikan yang ditamatkan minimal Sekolah Menengah terus meningkat sehingga tingkatan masyarakat yang kurang beruntung dalam ekonomi telah menyekolahkan anaknya paling renda SekolahTingkat Pertama.Tamat SLTP: 1938 Orang. angka kematian (bayi lahir mati. Kesehatan Keberhasilan pembangunan bidang kesehatan salah satunya dapat dilihat dari angka usia harapan hidup penduduk (AHH) dan angka kematian bayi (AKB). Pertumbuhan ekonomi dapat dilihat oleh produksi yang . apalagi banyaknya perusahaan yang gulung tingkar sehingga terjadi pemutusan hubungan kerja yang pada akhirnya banyaknya pengangguran ditambah lagi dengan usia-usia tenaga kerja yang setiap tahunnya terus bertambah maka untuk daya beli masyarakat Desa Langonsari pada tahun ini belum stabil.576 (90. Sedangkan AKB mencapai 1 artinya rata-rata dari setiap 1000 kelahiran hidup terdapat 1 bayi diperkirakan meninggal.3. Puskesmas ataupun kepada paramedis terdekat.247 Orang.

dilihat dari tingginya angkatan kerja dan banyaknya Pengangguran yang diakibatkan dari pemutusan hubungan kerja. atau karena pengaruh faktor lain seperti kebijakan Pemerintah dengan adanya kenaikan BBM. Peningkatan pendapatan penduduk sangat menentukan pemenuhan kebutuhan hidup yang lengkap. . maka oleh karena itu pengangguran yang ada diwilayah Desa Langonsari kebanyakan laki-laki. perusahaan di wilayah Desa Langonsari. solusi yang diupayakan khusus terhadap usia tenaga kerja yang masih produktif telah dilaukan upaya melalui Kelompok Belajar Usaha (KBU) adapun usia tenaga kerja yang produktif kebanyakan dari masyarakat yang berjenis kelamin laki-laki sebungan perusahaan yang ada diwilayah Desa Langonsari pada dasarnya banyak yang memberdayakan perampuan. secara perlahan khusus untuk tenaga kerja produktif perempuan sudah dapat diantisifasi dengan adanya.melibatkan tenaga kerja. untuk itu pengangguran di Desa Langonsari pada setiap tahunnya terus meningkat. namun untuk tenaga kerja lakilaki kesempatan kerja cukup sulit adapun perbandingan penerimaan tenaga kerja 1 berbanding 20. Gas dan atau 9 Bahan Pokok. Banyaknya penduduk yang bekerja akan berdampak pada peningkatan kemampuan daya beli.

2) Meningkatnya keberdayaan ekonomi masyarakat. Strategi dalam Mewujudkan Kepemerintahan yang baik : 1) Memantapkan kinerja kepemimpinan yang demokratis. Strategi dalam Mamantapkan Kesalehan Sosial Berlandaskan Iman dan Taqwa : 1) Meningkatnya kualitas pendidikan agama pada semua jalur. 4) Meningkatkan keberdayaan generasi muda dan olah raga. jenjang pendidikan. Strategi dalam Meningkatkan Kualitas Sumber Daya Manusia : 1) Meningkatkan akses masyarakat terhadap pendidikan yang berkualitas. Pelaksanaan pembangunan di Desa Langonsari pada tahun 2010 yang berpedoman kepada : Strategi dan arah kebiajakan anatar lain : 1. B. jenis. Strategi dalam Memelihara StabilitasTrantib yang Dinamis : 1) Memantapkan stabilitas keamanan. selanjutnya disusun suatu arah pembangunan yang ditujukan untuk memecahkan permasalahan melalui intervensi pembangunan yang dituangkan ke dalam kebijakan pembangunan yang bersifat jangka panjang. pengelolaan dan pengembangan sarana prasarana keagamaan. Berdasarkan hasil evaluasi dan identifikasi permasalahan. Strategi dalam Meningkatkan Kesejahteraan Sosial Masyarakat : 1) Meningkatnya keberdayaan sosial masyarakat. Strategi dalam Menggali dan Menumbuhkembangkan Budaya Sunda : 1) Meningkatnya pengenalan dan menanamkan kecintaan terhadap budaya . 2) Meningkatkan kualitas kinerja peneyelenggaraan pemerintahan. D. ketertiban ketentraman masyarakat. 3) Meningkatnya kualitas manajemen pelayanan ibadah. Strategi Pembangunan Desa Strategi pembangunan jangka menengah Desa Desa Langonsari adalah sebagai berikut : A. egaliter dan mengedepankan keteladanan.1. 4) Mensinergikan interaksi konstruktif diantara pemerintah.BAB II KEBIJAKAN PEMERINTAHAN DESA Pembangunan yang dilaksanakan oleh Desa Langonsari terus dilakukan setiap tahunnya dengan menggunakan anggaran/bantuan dari Pemerintah. dari hasil evaluasi dapat di identifikasi permasalahan yang dijadikan bahan untuk perencanaan pelaksanaan pembangunan pada tahun anggaran berikutnya. 3) Memberdayakan sumber daya perempuan dalam seluruh aspek kehidupan. menengah dan jangka pendek. sektor swasta dan masyarakat dalam penyelenggaraan pemerintahan. Ekonomi E. 3) Meningkatkan partisipasi masyarakat dan sektor swasta dalam penyelenggaraan pembangunan. partisipatif dan akuntabel. dan C. 2) Meningkatkan kesadaran dan kepatuhan hukum. 3) Memantapkan budaya politik yang demokratis. pembangunan dan pelayanan publik secara transparan. 2) Meningkatnya kualitas penataan. 2) Meningkatkan akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan yang berkualitas. Strategi dan Arah Kebijakan Desa 1. F.

2) Peningkatan Kapasitas Kesadaran Hidup Sehat dan Kualitas Kesehatan Masyarakat. 3) Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik. 3) Meningkatkan alokasi dan distribusi pembangunan keperdesaan. 3) Pemantapan Pengarusutamaan Kesetaraan Gender. 4) Peningkatan Kualitas Pelayanan Kehidupan Beragama. 4) Meningkat sarana pengembangan dan pelestarian keragaman budaya. B. 4) Pengendalian Pertumbuhan Penduduk dan Peningkatan Kualitas Keluarga. 3) Perbaikan Iklim Ketenagakerjaan. 4) Peningkatan Keberdayaan Generasi Muda dan Olah Raga. Kebijakan dalam Mewujudkan Kepemerintahan Yang Baik : 1) Pengelolaan Sumber Daya Manusia Aparatur. 5) Peningkatan Keberdayaan Masyarakat dan Sekto r Swasta dalam Pembangunan. 4) Peningkatan Kapasitas Keuangan Desa . 2) Mengembangkan potensi ekonomi perdesaan. 3) Pengembangan Potensi Umat.2) sunda sejak dini mulai dari tingkat keluarga/rumah tangga dan tingkat pendidikan dasar. 3) Peningkatan Kesadaran Politik Masyarakat dan Pengembangan TatananKehidupan Politik yang Demokratis. H. D. .2. C. Strategi dalam Memelihara Keseimbangan Lingkungan Dan Pembangunan Berkelanjutan : 1) Meningkatkan manajemen pengelolaan lingkungan. 6) Pengembangan Sistem Informasi dan Komunikasi Pembangunan. Kebijakan dalam Meningkatkan Kualitas Sumber Daya Manusia : 1) Peningkatan Kualitas Pendidikan. 3) Reaktualisasi nilai-nilai budaya sunda sebagai salah satu dasar etika sosial dalam kehidupan berpemerintahan dan bermasyarakat. Kebijakan dalam Mewujudkan Kesalehan Sosial Berlandaskan Iman dan Taqwa : 1) Peningkatan Intensitas Pembinaan agama dn Kehidupan Keagamaan. Arah Kebijakan Desa Kebijakan pembangunan jangka menengah Desa adalah sebagai berikut : A. E. G. 1. 2) Penegakan Supremasi Hukum dan Perlindungan HAM. 2) Penerapan Nilai-nilai Keimanan dan Ketaqwaan dalam Kehidupan Sosial. 3) Meningkatkan percepatan pembangunan yang berkelanjutan. Kebijakan dalam Memelihara Stabilitas Kehidupan Masyarakat yang Trantib dan Dinamis : 1) Peningkatan Kewaspadaan Terhadap Ancaman Instabilitas Kehidupan Masyarakat. 2) Meningkatkan penegakan hukum untuk mengurangi perusakan dan pencemaran lingkungan. Strategi dalam Meningkatkan Kinerja Pembangunan Desa : 1) Meningkatkan keberdayaan desa dan masyarakat desa dalam pembangunan. Kebijakan dalam Meningkatkan Kesejahteraan Ekonomi Masyarakat : 1) Peningkatan Perlindungan dan Kesejahteraan Sosial. 2) Peningkatan Kualitas Penyelenggaraan Administrasi Pemerintah Desa . 2) Peningkatan Potensi Perekonomian Desa dan Penanggulangan Kemiskinan.

maka pemeliharaan dan pemulihan daya dukung lingkungan harus menjadi bagian dari pembangunan itu sendiri. maka pembangunan Desa Langonsari tahun 2010 diorientasikan pada 5 (lima) prioritas. 2) Menyelarasikan Pemantapan dan Pengendalian Ruang dalam Sistem Tata Ruang Yang Terpadu 3) Percepatan Pembangunan Yang berkelanjutan. Pembangunan prasarana dan sarana dasar dimaksudkan untuk menstimulasi pertumbuhan perekonomian Desa maupun dalam upaya memenuhi kebutuhan dasar masyarakat. 2. Agar pembangunan dapat berlangsung secara berkelanjutan. 2) Pengembangan dan Pelestarian Budaya Sunda. peningkatan akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan yang berkualitas. 2) Meningkatkan Pemberdayaan Ekonomi Perdesaan. dan perbaikan gizi masyarakat. 5) Peningkatan kinerja pembangunan desa. pembangunan prasarana dan pelestarian lingkungan hidup. Kebijakan dalam Mendukung Upaya Menggali dan Menumbuhkembangkan Budaya Sunda : 1) Peningkatan Kesadaran dan Kecintaan Terhadap Budaya sunda. 3) Meningkatkan Pembangunan Kawasan Perdesaan. H. Karena itu. melalui peningkatan kapasitas pemerintahan desa. peningkatan sarana/prasarana pendidikan dan penuntasan wajar dikdas 9 tahun. peningkatan kualitas dan kesejahteraan tenaga kependidikan. penyelesaiannya harus secara menyeluruh (holistik) dan ditujukan untuk meningkatkan keberdayaan masyarakat agar dapat menolong dirinya sendiri. Kebijakan dalam Memelihara Keseimbangan Lingkungan dan Pembangunan Berkelanjutan : 1) Meningkatkan daya Dukung dan Kualitas Lingkungan. perluasan lapangan kerja dan berusaha serta pertumbuhan ekonomi. yaitu menyangkut aspek sosial. peningkatan sarana/prasarana kesehatan. ekonomi. Mengingat keterbatasan sumber daya yang tersedia. fisik. peningkatan gairah investasi serta aktivitas ekonomi lainnya. daya dukung dan daya tampung lingkungan serta pencegahan dini terhadap bencana. 4) Peningkatan kualitas. peningkatan keterpaduan pemanfaatan ruang kota dan pusat pertumbuhan. pengembangan ekonomi dan pembangunan kawasan perdesaan. maka pembangunan diprioritaskan kepada kegiatan yang memiliki daya dongrak besar terhadap upaya pengurangan kemiskinan. serta pengembangan alokasi dana pembangunan desa (ADPD). permasalahan dan potensi Desa Langonsari. Upaya pengurangan kemiskinan memiliki dimensi yang luas dan kompleks. 3) Peningkatan ketersediaan dan kualitas prasarana sebagai upaya mendukung percepatan pembangunan. melalui peningkatan kesadaran budaya sehat. G. budaya. 2) Peningkatan derajat kesehatan masyarakat. 3) Pemantapan Ketahanan Budaya Masyarakat.F. dan bahkan politik. Kebijakan dalam Meningkatkan Kinerja Pembangunan Desa : 1) Meningkatkan Kapasitas Pemerintahan Desa dan Ketahanan Masyarakat Desa. Prioritas Desa Berdasarkan pada kondisi. . yaitu : 1) Peningkatan akses masyarakat terhadap pendidikan yang berkualitas melalui peningkatan kualitas pelayanan pendidikan. Sementara ini pembangunan Desa Langonsari tahun 2010 difokuskan pada upaya pengurangan kemiskinan. peningkatan keberdayaan masyarakat desa.

.

2 Rincian Target dan Realisasi Pendapatan Desa Tahun Anggaran 2010 No 1. 3. Peraturan Pemerintah Nomor 72 Tahun 2005 tentang Desa. 15.000.709.. pengendalian dan evaluasi pembangunan. 4.Kontribusi Pendapatan Desa masih mengandalkan bantuan dari Bantuan Pemerintah baik dari Alokasi Dana Perimbangan Desa (ADPD). Hal ini menunjukan bahwa ketergantungan APB-Desa Langonsari masih kepada Pemerintah baik Pemerintah Kabupaten maupun Pemerintah Provinsi.535. (%) 90. penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa menjadi tahapan yang sangat krusial dalam memulai roda pemerintahan dan pembangunan setiap tahunnya dalam mewujudkan pelayanan dan kesejahteraan kepada masyarakat dengan lebih baik melalui perencanaan.427. pelaksanaan. Program Penguatan Pembangunan Perdesaan (P4) musrenbang maupuan asfirasi.000. Sehubungan dengan hal di atas. Target dan Realisasi Pendapatan Desa Pada Tahun 2010. 6. nyata dan bertanggung jawab. 1.556. 424. 2.6 100 100 100 100 .048.Realisasi (Rp) 424. serta azas tugas pembantuan yang merupakan penugasan dari pemerintah provinsi maupun pemerintah Kabupaten.720.pengawasan.000.048. Pengelolaan Pendapatan Desa 1.BAB III KEBIJAKAN UMUM PENGELOLAAN KEUANGAN DESA Undang-undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah dan Undang-undang Nomor 33 tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Daerah.543.720.535.556 .1 Tabel.000. Pemerintah Desa Langonsari mentargetkan Pendapatan sebesar Rp.72.15.633. 72. disebutkan bahwa Desa menjadi titik sentral otonomi Desa.21.(%) 99.708.661. Pemerintah Desa Langonsari bersama unsur Badan Permusyawatan Desa telah menyusun dan menetapkan Anggaran Pendapatan Dan Belanja Desa (APBDes) Tahun 2010 dalam penyusunannya berpedoman kepada Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 59 Tahun 2007 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Desa.dan terealisasi Rp. 1 Target dan Realisasi Pendapatan Desa Tahun Anggaran 2010 No 1 Uraian Pendapatan Desa Target (Rp) 427.709...15. Uraian Pendapatan Asli Desa (PADesa) Alokasi Dana Desa (ADD) Bagi Hasil Pajak Daerah Bagi Hasil Retribusi Daerah Bantuan Keuangan dari Pem Provi Bantuan Keuangan dari Pem Kab : Target (Rp) 25.950.000.633.556.000. melaksanakan sebagian urusan pemerintahan ini berarti Desa diberikan keleluasaan menjalankan pemerintahan dan pembangunannya secara bertanggung jawab dengan melihat kondisi dan potensi lokalnya.Realisasi (Rp) 22. Gambaran rincinya pendapatan dapat dilihat pada tabel di bawah ini: Tabel.950.1. Desa mempunyai kewenangan yang didasarkan pada azas otonomi dalam wujud otonomi yang luas. Peraturan Bupati Nomor 19 Tahun 2010 tentang Program Penguatan Pembangunan Perdesaan (P4) dan Peraturan Bupati Bandung Nomor 20 Tahun 2010 tentang Alokasi Dana Perimbangan Desa (ADPD). adapun kotribusi dari Pendapatan Asli Desa pencapaiannya masih rendah hanya dari jasa Surat-surat Keterangan yang dianggap cukup dan dapat membantu dalam keberlangsungan penyelenggaraan Pemerintahan Desa. 5.

100. 85. 100. 15.200.709.000.048. Bantuan Operasional RT dan RW 85.55 6.556 .4.37.693.4.49.000. 37.680. Bantuan P4 4).1).- 424.000 .- 99.000.708.200.000.000.000.680. - 100 100 100 100 100 JUMLAH 427.000.200. Tunjangan Operasional BPD 3). Bantuan Kesekretariatan LPMD 5).693.000.1 .740.000.49.543. Tunjangan Penghasilan Pem Des 2).000.200.000.740.- 21.

6. 15.Tabel.dengan rincian antara lain sebagai berikut : 3.000.6 Dari 4 (empat) Urunan tersebut diatas yang mencapai target berdasarkan Registrasi hanyalah dari Jasa Pembuatan Surat-Surat Keterangan.. Restribusi Portal Jalan Desa.3.950. 1.100 .11. 6.200..720.15. PAD yang masuk adalah Realisasi Urunan 40% =Rp. 4 Target dan Realisasi Penerimaan ADPD Menurut Jenis Kegiatan Tahun Anggaran 2010 No 1.000.225.661. Tabel.500.2. 8.918.200.1.7. adapun rincian/uraiannya antara lain dari ke 4 (empat) Urunan dimaksud antara lain : 1.yang masuk hanya dari PT..2.708.901. Urunan dari Pemilik Pajak Bumi dan Bangunan terlealisasi Rp.000. (%) 100 100 100 JUMLAH Tabel. Urunan Perusahaan terealisasi sebesar Rp.53. 5 Realisasi PenggunaanAlokasi Dana Desa Tahun Anggaran 2010 (Poin 1) No 1.000.543.000. 500.2.310.000 dikurangi 25% Upah Pungut Kepala Dusun Rp... 3.543.731 Porsentase 41.000. Uraian Menunjang Kegiatan POSYANDU Target (Rp) 6. 6.2.651. Pembuatan Kartu Keluarga 3.2. Pembuatan Surat-surat Keterangan Urunan dari Pembuatan Surat-surat Keterangan terrealisasi Rp. 8. 2.950.21. 21. Pembuatan Kartu Tanda Penduduk 3.000 .4.633.22. Upah Pungut Kepala Dusun 25 % X Realisasi 40% urunan Rp.3.000.dengan rincian antara lain sebagai berikut : 2.000.720.000. Perhitungan PAD Realisasi X 40% = Rp.000.252. 8.651. FENGTAY adapun dari Perusahaan lainnya tidak masuk.225.000.535. restribusi jalan desa hanya laporan dari pengelola (pengurus (Ojeg) adapun berdasarkan laporan terlealisasi Rp. 4.000. Realisasi (Rp) 1.000.dana tersebut tidak masuk kas desa melainkan akan dipakai untuk perawatan bahu jalan.. 2.= Rp.000 = Rp.310.901. Uraian Alokasi Dana Desa Bagi HasilPajak Daerah Bagi Hasil Restribusi Daerah Target (Rp) 72.Target PBB sebesar Rp.14.27% 2.708.500. 3 Target dan Realisasi Penerimaan PAD Menurut Jenis Pendapatan Tahun Anggaran 2010 No 1.633. 500.300.1. 14. 3.000. Pembuatan Keterangan Lain-lain 4.3.Realisasi (%) (Rp) 6.901.000.000.25. Uraian Urunan Desa dari Perusahaan Urunan Desa dari Pemilik PBB Pembuatan Surat-surat Keterangan Restribusi Portal Jalan Desa JUMLAH Target (Rp) 4.000.000. 2.000. 2.000.000.139 Terlealisasi Rp.000.(%) 30 80 124 25 90.000. 2.Realisasi (Rp) 72.535.000. 22.

375.37.475.500.000.000.000. 2.2.50.500.1.904. 3. - 3.904.37. Penanggulangan Sampah Pendataan Keluarga KS Pembangunan di 15 Rukun Warga Pembuatan Plang Desa JUMLAH 3. 4.50. 5.000.375 .500.475.375.- 100 100 100 100 .000.500.000.1.429.375.2.429.

22.000 100 5.000.000.310.21.5. 7.695.000 100 3.000.-.9.000.000.000.350.1.000.000.1. Dari empat komponen PAD tersebut di atas.000.708.000.543.350.695.000.100.661. .3.21.(Dua Puluh Lima Juta Rupiah) terlealisasi sebesar Rp. 4.100.dan perlu adanya penambahan/penggalian PAD kembali yang sekiranya dapat diberdayakan yang menjadi nilai tambah.000. mengenai Urunan maupun Pungutan Desa yang belum mencapai target seyogyanya dapat ditinjau kembali dan perlu mendapat pembahasan sehingga pada akhirnya dapat terlealisasi dengan baik.3.5.000. 7 Realisasi Penggunaan Bagi Hasil Restribusi Daerah Tahun Anggaran 2010 (Poin 3) Target (Rp) 6. 5.1.000.708.000.000.000.600.350.000.000 5.000.120.000. 6.633 1.278. 3.000. Uraian Pemeliharaan Komputer Penyusunan dan Pendataan Profil Desa Menunjang Kegiatan 10 Program Pokok PKK Kegiatan PHBN Pengadaan Laptop Pengadaan Seragam Perangkat Menunjang Kegiatan Trantib JUMLAH (%) 100 100 100 100 100 100 100 Tabel.708.708. 2.000. - No 1.1.278. yakni sebesar Rp.000.000 100 No 1 2 3 4 Uraian Pembinaan dan pengadaan buku Administrasi Pemberdayaan dan peningkatan SDM Apartur Desa Penyelenggaraan Rapat dan Musyawarah Desa Penyelenggaraan Rapat Pembangunan Desa Dari tabel 3 di atas terlihat bahwa dari total target PAD Tahun 2010 sebesar Rp 25.sedangkan yang lainnya Pendapatan Asli Desa yang Sah belum terlealisasi secara seknipikan.543.Tabel.120.Realisasi (Rp) 1.9.000 Realisasi (%) (Rp) 6.633 100 1.000.600. Jasa Pembuatan Surat-surat Keterangan merupakan komponen penyumbang terbesar.350.14.000 3. 6 Realisasi Penggunaan Bagi Hasil Pajak Daerah Tahun Anggaran 2010 (Poin 2) Target (Rp) 1.

.

3. disamping dengan melaksanakan adiministasi dimaksud adapula buku-buku administrasi lainnya.BAB IV PENYELENGGARAAN URUSAN PEMERINTAHAN DESA BIDANG PEMERINTAHAN 1.2. tentang Pedoman Buku-Buku Administrasi Desa. baik TPKD dalam pelaksanaan Program Penguatan Pembangunan Perdesaan (P4) maupun TPKD dalam pelaksanaan kegiatan Alokasi Dana Perimbangan Desa (ADPD) baik opreasional maupun pelayanan Publik. tentang Pedoman Administrasi Desa dan Peraturan Bupati Bandung Nomor 54 Tahun 2007. 4.1. 1. adapun Keputusan yang sudah di tetapkan antara lain : 2.1. Administrasi Desa Sesuai dengan Permendagri Nomor 32 Tahun 2006. yang di dalamnya mengatur dan mengurus dalam pelaksanaan kegiatan baik merupakan kegiatan pembangunan maupun yang mengatur tentang kegiatan administrasi baik kemasyarakatan maupun pemerintah. Peraturan Desa tentang APBDes Tahun 2010. Kependudukan : Desa Langonsari merupakan salah satu desa yang wilayahnya dekat dengan perusahaan. 2. Peraturan Desa tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJMDes) 1. yang telah dirumuskan dan dimusyawarahkan dan telah mendapat persetujuan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) walaupun masih ada beberapa pertauran yang harus di rumuskan dan masih adanya peraturan desa yang harus direvisi yang disesuaikan dengan kondisi yang masyarakat pada saat ini. dalam kurun waktu satu tahun telah diterbitkan Peraturan Desa. dalam Pelaksanaan kegiatan Pemerintah desa tentunya harus berlandaskan kepada aturan-aturan yang ada sebagaimana disebutkan diatas. maka dalam hal ini Peraturan Desa merupakan landasan huhum dan menjadi acuan dalam pelaksanaan dan penyelenggaraan Pemerintahan Desa.2. Keputusan Kepala Desa tentang Penetapan Sasaran Kegiatan yang dibiayai dari Alokasi Dana Perimbangan Desa maupun dari Program Penmgutanan Pembangunan Perdesaan. Keputusan Kepala Desa tentang Rencana Pembangunan Tahunan Desa (RPTD). Peraturan Desa Sesuai dengan Peraturan Daerah Nomor 13 Tahun 2007 tentang Pedokan Pembetukan dan Mekanisme Penyusunan Peraturan Desa. maka oleh karena itu tidak menutup kemungkinan mejadi lokasi urbanisasi bagi penduduk diluar desa langonsari bahkan . Keputusan Kepala Desa tentang Pengangkatan/pembentukan TPKD. adapaun administrasi desa telah dan sudah dilaksanakan sesuai aturan dan kondisi yang ada walaupun diantaranya masih ada adminitrasi yang belum dapat dilaksanakan sehubungan dengan kondisi dan paktor Sumber Daya Manusia. Keputusan Desa Keputusan Kepala Desa merupakan rangkaian kegiatan penyelenggaraan Pemerintah Desa.3. 3. adapun peraturan desa yang telah dietapkan antara lain : 1. Peraturan Desa tentangi Rukun Warga dan Rukun Tetangga. 2. 2.

disamping menambahnya jumlah penduduk akan terjadi perubahan/penambahan jumlah Rukun Warga dari 15 Rukun Warga menjadi 16 Rukun Warga dan Rukun Tetangga dari 58 Rukun Tetangga kemungkinan menjadi 63 atau lebih.kebanyakan dari luar Jawa Barat. sehingga penduduk Desa Langonsari sangat pesat akan perubahan penambahan penduduk baik dari pendududk pendatang maupun penambahan penduduk dari angka kelahiran. dan kemungkinan beberapa bulan kedepan akan terjadi penambahan penduduk dengan telah dihuninya Komplek Perumahan TIRTA REGENCI. .

9.S. 6. 2. N O 1.WASMIN O. 2. 1 5. NAMA AHADIAT E.S. 9. 7. 5. 1 1.WIHARSA DIDI HAJARUDIN AHMAD SYARIPUDIN DJADJA ASEP BUDI E. 8. 3. Lembaga dan Oraganisasi : 5. 7. 8. 1 1.5. 1 2. ST ASEU SETIAWAN AHDI ROCHMAT SARYA MENDAR SUJANA ARIEF ISKANDAR.Pd ISUN AHMAD.1.SUTISNA AGUS SUMARNA ANA PRIYATNA SUTARYAT SUBARNA YUYUN NURHAYAT SUPRIHAT OYONG TJAHYAR UNDANG RUHIT JABATAN Kepala Desa Sekretaris Desa Kasi Pemerintahan Kasi Trantib Kasi Ekbang Kasi Kesra Kaur Umum Kaur Keuangan Kadus I Kadus II Kadus III Kadus IV KadusV Staf Staf KETERANG AN Badan Permusyawaratan Desa NAMA RACHMAT ISKANDAR.TASMIRI Ketua Sekretaris Bendahara Bidang Pembangunan Anggota JABATAN KETERANG AN . 1 4. 4. 5.HERDIAWAN.Iko m ZULFIAN SOFWAN JAUHAR. 1 0. 3. N O 1.SE SUTARJA Ketua Wakil Ketua Sekretaris Anggota Anggota Anggota Anggota Anggota Anggota Anggota Anggota JABATAN KETERANG AN Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Desa NAMA ASEP YUSUF RAHMAN SUDRAJAT WIJAYA AGUS JUHANA M. 4. 1 3. 6. 2. 4. 5. 3. 1 0.B.Sc R. 5. Perangkat Desa N O 1.S.2. 5.3.

H.DJUNED SUGANDI U. 9. 7. 1 0. 1 1.6.TATANG SOBANDI OMAS SUHERMAN AWAN KUSWARA YANA SURYANA DADANG Bidang Sosial Dudaya Anggota Bidang Lingkungan Hidup Anggota Bidang Pemuda dan Olah Raga Anggota . 8.

1 0. 8. 4. N O 1.5. N O 1.08 dan RW 12 . 5. 1 0. juga program kegiatan dari Alokasi Dana Perimbangan Desa (ADPD) adapun jenis-jenis kegiatan dan program kegiatan anatara lain : 1. 6. UCU ROSMINI MARWATI JABATAN KETERANGAN KETUA RUKUN WARGA NAMA DJEDJE SUTEDJA UDA SUGANDA SARIEF HUSAIN. 7.5. 1 2.SH SAEFUL ROHMAN IMAN HOERIMAN ASEP SURYANA H.2. Program kegiatan P4 1.1.4.IBRAHIM SIDIN OAMS SUHERMAN ENCENG MISKAT SUHANDI OLEH SONJAYA ENDANG TOSIN WAHYU IRI SOPANDI H. 9. 3. 1 1. 4.3. P4 Aspirasi. 1. ADD Program Kegiatan di setiap Rung Warga. 3. 2. 8. 5. 9. adalah kegiatan pembangunan di RW 02. 2. 5. adalah Pengaspalan jalan desa Legokloa Cibiuk. Pemberdayaan dan kesejahteraaan Keluarga NAMA NY. 1. 1 5. P4 MUSRENBANG. 1 1.ENDANG JABATAN Ketua Ketua Ketua Ketua Ketua Ketua Ketua Ketua Ketua Ketua RW RW RW RW RW RW RW RW RW RW 01 02 03 04 05 06 07 08 09 10 KETERANGAN Ketua RW 11 Ketua RW 12 Ketua RW 13 Ketua RW 14 Ketua RW 15 BIDANG PEMBANGUNAN Pembangunan yang menjadi program kegiatan dan yang sudah dilaksanaan baik program P4 aspirasi maupun MUSRENBANG. 1 3 1 4. 6. B. 7.

di alokasikan untuk 1).000. tertib dan dinamis adalah.1..2.08 dan 12. tentram. 2. terhadap anak balita dan ibu hamil secara rutin setiap bulannya sudah periksakan ke Pos Pelayanan Terpadu (POSYANDU) juga apabila sakit di periksakan kepada medis. serta kalau dilihat dari mata pencaharian yang menjadi pegawai swasta paling banyak diantara mata pencaharian lainnya..Cibiuk dengan besaran anggaran Rp. juga dilihat dari tingkatan keluarga bisa dilihat dari BAB I ayat 2. dari jumalah linmas yang mendapatkan operasional hanyalah HANSIP/LINMAS periode siap dengan jumlah anggota 20 Orang.. dari data tersebut menandakan tingkatan ekonomi warga Desa Langonsari cukup baik.500.000. secara umum pemeriksaan kesehatan warga sudah baik dilihat dari pemerinsaan.1. 10.000. 40.000.000. maka oleh karena itu dilihat dari kasat mata keberadaan ekonomi masyarakat cukup baik.2.Pembangunan di 3 Rukun warga 02. dengan besaran anggaran Rp. dan perlu kami sampaikan pula bagi anak balita yang datang ke POSYADU hampir mendekati 100% dan pasangan keluarga yang ikut Program Keluarga cukup baik dan semakin meningkat.P4. ADD Pembangunan yang dibiayai dari Alokasi Dana antara lain adalah Pembagunan di setiap Rukun Warga dengan besar anggaran Rp.000.dengan masing-masing Rukun Warga sebesar Rp. 2). Perbaikan Gedung Olah Raga dengan besaran biaya Rp. HANSIP/LINMAS.adapun laporan pelaksanaan kegiatan ADPD baik untuk kegiatan Operasional maupun Pelayanan Publik terlampir.500. MUSREN Pembaaaangunan yang dibiayai dari Program Penguatan Pembangunan Perdesaan P4 MUSRENBANG di alokasikan untuk pengaspalan jalan desa dengan lokasi Kp.100. 2. Pelaksanaan Kegiatan 2.. dilihat dari fisik tempat tinggal hampir 98 % sudah permanen.000. BIDANG KESEHATAN Kesehatan sebagai penunjang dalam semua aspek kehidupan dan penghidupan masyarakat.. Legokloa sampai dengan Kp. menyangkut dengan minuman keras yang menjadi sumber kenakalan remaja semakin tahun terus menurun karena .4. dilihat dari potensi pendidikan rata-rata dapat menyekolahkan anaknya paling rendah sampai dengan SLTP.000.000. Hal ini dapat dilihat kewilayahan bahwa Desa Langonsari termasuk wilayah industri. dalam hal keamanan lingkungan hanya beberapa rukun warga yang secara rutin mengadakan ronda malam. bahkan sudah beberapa rukun warga sudah ada pelayanan pemeriksaan untuk warga Lansia.adapun laporan pelaksanaan kegiatan sebagaimana terlampir. 50.2.P4.000. 37. adapun juhlah kekutan HANSIP/LINMAS Desa Langonsari seb anyak 54 Orang. ASPIRASI Pembaaaangunan yang dibiayai dari Program Penguatan Pembangunan Perdesaan P4 ASPIRASI dengan besaran anggaran Rp. BIDANG KEAMANAN DAN KETERTIBAN Satuan kerja yang bertugas menjaga stabilitas kehidupan masyarakat yang aman.adapun laporan pelaksanaan kegiatan sebagaimana terlampir. 2.- BIDANG EKONOMI Desa Langonsari adalah merupakan Desa yang memiliki struktur masyarakat industri.

. 770.000.Kategori sedang Rp.banyak yang tersalurkan dengan kegiatan-kegiatan Olah Raga sepeti sepak bola..000..00. adapun dari rumah yang terkena bencana sebagaimana disebutkan mendapatkan penggantian/bantuan yaitu untuk Rusak Berat Rp.000.000.000.000. 1.dan Rusak Ringan Rp. Sampai saat ini semua bantuan untuk fisk sudah diserah terimakan dan sudah realisasikan oleh penerima manfaat. . 10. 1.(Satu Milyar Dua Ratus Delapan Belas Juta Rupiah)..jumlah nilai bantuan untuk kategori Berat Rp.Rusak ringan Rp.. tinggal bantuan lauk pauk yang belum cair menunggu jadwan pencairan. Rusak Sedang 77 Rumah dan Rusak Ringan 313 Rumah. sampai saat ini kondisi lingkungan Desa Langonsari cukup aman dan terkendali.Kategori Ringan Rp.total bantuan Rp..000.000. 15. 313. yaitu bencana Gempa Bumi yang mengakibat terjadinya keruksakan bangunan rumah tinggal dan bangunan tempat ibadah dan sekolah. dengan kategori keruksakan antara lain Rusak Berat 9 Rumah. bulu tangkis dan futsal.000.000.000..000.000.218. BENCANA ALAM Bencana alam yang terjadi di wilayah Desa Langonsari pada tahun 2009.135.

Adalah sebuah harapan pembangunan yang dilaksanakan selama tahun 2010 dapat memberikan manfaat khususnya bagi peningkatan kesejahteraan dan pelayanan kepada masyarakat Desa Langonsari.BAB V PENUTUP Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) tahun 2010 sebagaimana tertuang dalam Peraturan Pemerintah Nomor 72 Tahun 2005 disusun berdasarkan Rencana Kerja Pembangunan Desa (RKPD) 2010 mencakup penyelenggaraan urusan Pemerintahan. juga menjadi bahan pertimbangan sekaligus memberikan arti tersendiri dalam penyelenggaraan pemerintahan yang baik. Kepala Desa Langonsari AHADIAT . dapat dilihat capaian kinerja program dan kegiatan serta permasalahan dan alternatif solusi. Semoga Allah SWT senantiasa membimbing dan mengarahkan langkah dan upaya kita menuju Desa Langonsari yang aman tentram dan sejahtera. Pembangunan dan Kemasyarakatan. dan keberadaan kami sebagai penyelenggara pemerintahan Desa diharapkan menjadi Rahmatan Lil’alamin. masukan darimasyarakat dalam memberikan pengawasan terhadap jalannya roda pemerintahan. Permasalahan yang dihadapi dan hal-hal yang tidak tercapai dalam pelaksanaan program/kegiatan Tahun Anggaran 2010 menjadi masukan bagi penyelenggaraan pemerintahan tahun selanjutnya. Selain LKPJ ini. 09 Juli 2011. Langonsari. Penyelenggaraan Pemerintahan Desa diselenggarakan setiap 1 (satu) tahun anggaran yang disampaikan oleh Kepala Desa kepada BPD secara akuntabilitas disajikan dalam dokumen Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Kepala Desa Tahun 2010.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful