P. 1
Teknik Start

Teknik Start

3.0

|Views: 381|Likes:
Published by jamalmirdal

More info:

Published by: jamalmirdal on Dec 28, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/23/2014

pdf

text

original

Teknik Start Sikap start pada aba-aba bersediaPerhatikan!!!

Pada aba-aba bersedia pelari maju menuju garis start untukmenempatkan kaki tumpu pada balok start, kaki yang kuat diletakan di depan.letakkan tangan tepat di belakang garis start.Hal-hal yang penting dalam sikap start:1. Letak tangan lebih lebar sedikit dari bahu, jari-jari dan ibu jari membentuk huruf V terbalik, bahu condong ke depan/sedikit di depan tangan, lengan lurus.2. Kepala sedemikian rupa sehingga leher tidak tegang, mata memandang kelintasan kira-kira 2m atau pandangan di antara kedua lengan menghadap garis star.3. Tubuh rileks/ tidak kaku4. Pikiran dipusatkan pada aba-aba berikutnya.5. Jarak letak kaki terhadap garis star tergantung dari bentuk sikap yangdipegunakan: Bunch start : Letak kaki belakang terpisah kira-kira 25 – 30 cm. ujung kakibelakang ditempatkan segaris dengan tumit kaki muka bila dalam sikap berdiri. Jarak kaki dari garis star kira-kira: kaki depan 45 cm, kaki belakang 70 cm,tergantung dari panjang tungkai. Medium start : Pada waktu sikap berlutut, letak lutut kaki belakang di sampingujung kaki depan, jarak kaki dari garis star kira-kira kaki depan 37 cm, kaki belakng85 cm, tergantung dari panjang tungkai. Medium elongated strat : Pada waktu sikap berlutut, letak lutut kaki belakang disamping tengah-tengah lengkung telapak tangan kaki depan, jarak kaki dari garisstar kira-kira: kaki muka 35 cm, kaki belakang 90 cm, tergantung dari panjangtungkai Elongated start : Pada waktu sikap lutut, letak lutut kaki belakang di sampingbagian belakang dari tumit kaki depan, jarak kaki dai agis star kira-kira: kaki depan32 cm, kaki belakang 100 cm, tergantung dari panjang tungkai masing-masingpelari. Gerakan pada aba-aba Siap Angkat pinggul kearah atas hingga sidikit lebih tinggi dari bahu, jadi garis punggungmenurun kedepan. Berat badan lebih kedepan. jaga keseimbngan sampai aba-ababerikutnya bunyi pistol. Kepala rendah, leher tetap rileks (santai aja!), pandanganke arah garis star di antara bawah tangan. Lengan tetap lurus/ siku jangan bengkok.Pada waktu mengangkat pinggul disertai dengan mengambil nafas dalam-dalam.yang paling penting konsentrasi penuh pada bunyi pistol/ bunyi sempritan ataubunyi lainya yang disepakati bersama. Gerakan pada saat aba-aba Ya atau Bunyi Pistol Ayunkan lengan kiri ke depan dan lengan kanan ke belakang kuat-kuat (gerakan lengan harus harmonis dengan gerak kaki). Kaki kiri menolak kuat-kuat sampaiterkadang lurus. kaki kanan melangkah secepat mungkin, serendah mungkinmencapai tanah pada langkah pertama. Berat badan harus meluncur luruskedepan, dari sikap jongkok berubah kesikap lari, berat badan harus naik sedikitdemi sedikit tidak langsung tegak, hindarkan gerakan ke samping. Langkah larimakin lama makin menjadi lebar, enam sampai sembilan langkah pertama merupaklangkah peralihan. Bernafas seperti biasa, menahan nafas berarti menegakkanbadan. Suatu hal yang perlu mendapat perhatian sebelum melakukan star ialahpemanasan dengan sebaik-baiknya, merangsang persendian dan meregang otot-otot ditambah dengan gerakan lari cepat. Hal itu dilakukan untuk mencegahkemungkinan terjadinya cidera otot.• Gerakan lariGerakan sprint, dibagi menjadi 3 gerakan,. Yaitu:Posisi tubuh pada saat lariPosisi tubuh/badan condong ke depan secara wajar, serta otot sekitar leher danrahang tetap rileks dengan kepala dan punggung dalam posisi segaris.

Pada saatlari mulut tertutup dan rapat serta pandangan ke depan lintasan.Ayunan kedua lenganAyunan lengan dilakukan dari belakang ke depan secara berganti-ganti dengan sikusedikit dibengkokkan.Gerakan langkah kakiLangkah kaki panjang dan dilakukan secepat mungkin. Pendaratan kaki/tumpuanselalu pada ujung telapak kaki, sedangkan lutut sedikit dibengkokkan.• Gerakan finisAda beberapa cara yang dapat dilakukan pada waktu pelari mencapai finis.Lari terus tanpa perubahan apapun. Dada dicondongkan ke depan, tangan kedua-duanya diayunkan ke bawah belakang, atau dalam bahasa jawa disebut ambyuk.Dada diputar dengan ayunan tangan ke depan atas sehingga bahu sebelah maju kedepan, yang lazim disebut The String. Jarak 20 meter terakhir sebelum garis finismeupakan perjungan untuk mencapai kemenangan dalam perlombaan lari, makayang perlu diperhatikan adalah kecepatan langkah, jangan menengok lawan, jangan melompat, dan jangan perlambat langkah sebelum melewati garis finis.B. Lompat jauhLompat jauh merupakan salah satu nomor lompat selain lompat jangkit, lompattinggi, dan lompat tinggi galah. Tujuan lompat jauh adalah lompat melompatsejauh-jauhnya dengan memindahkan seluruh tubuh dari titik-titik tertentu ke titiklainnya, dengan cara berlari secepat-cepatnya kemudian menolak, melayang diudara dan mendarat.Ada tiga cara sikap melayang di udara (gaya) dalam lompat jauh, diantaranya:a) Gaya jongkok (waktu melayang bersikap jongkok) b) Gaya lenting (waktu di udara badan dilentingkan) atau sering disebut gayamenggantung.c) Gaya berjalan diudara (waktu di udara kaki bergerak seolah-olah berjalan).1. Teknik Dasar Lompat Jauh Teknik atau kelangsungan dari gerakan lompat jauh dapat dibagi sebagai berikut:a) Awalan atau ancang-ancangGuna awalan atau ancang-ancang pada lompat jauh adalah untukmendapatkankecepatan yang setinggi-tingginya sebelum mencapai balok tolakan. Panjangawalan untuk melaksanakan awalan lompat jauh tidak kurang dari 45 meter.Cara melakukan awalan atau ancang-ancang lompat jauh sebagai berikut:1) Lari ancang-ancang tergantung pada kemampuan masing-masing.2) Tambah kecepatan lari ancang-ancang sedikit demi sedikit sebelum bertumpuatau bertolak pada balok tumpu.3) Pinggang diturunkan sedikitpada satu langkah akhir ancang-ancang.b) Tumpuan atau tolakan Tumpuan atau tolakan kaki harus kuat agar tercapai tinggi lompatan yang cukuptanpa kehilangan kecepatan maju. Kaki ayun digerakkan secara aktif agarmembantu menaikkan badan dan menjaga keseimbangan berat badan sedikit didepan titik tumpuan.Cara melakukan tumpuan atau tolakan sebagai berikut:1) Ayunkan pahakaki keposisi horizontal dan dipertahankan.2) Luruskan sendi mata kaki,lutut, dan pinggang pada waktumelakukan tolakan.3) Bertolaklah ke depan dan ke atas.4) Sudut tolakan45 derajat.c) Melayang diudaraSikap badanmelayang diudara yaitu sikap setelah kaki tolakmenolakkan kaki padabalok tumpuan. Badan akan dapat terangkatmelayang diudara, bersamaan denganayunan kedua lengan ke depan atas. Tinggi dan jatuhnya hsil lompatan sangattergantung dari besarnya kekuatan kaki tolak, dan pelompat harus meluruskan kakitumpu selurus-lurusnya dan secepatcepatnya.d) MendaratUntuk menghindarkan pendaratan pada pantat, kepala ditundukkan dan lengandiayunkan ke depan sewaktu kaki menyentuh pasir. Titik berat badan akanmelampui titik pendaratan kaki di pasir. Kaki tidak kaku dan tegang, melainkanlemas danlentur. Maka sendi lutut harus siap menekuk pada saat yang tepat.Gerakan ini memerlukan waktu (timing) yang tepat.2. Peraturan Lompat Jauha) Lintasan awalan lompat jauh lebearminimal 1,22 meter dan panjang 45 meter. b) Panjang papan tolakan 1,22 meter, lebar 20 cm, dan tebal 10cm.c) Pada sisi dekat dengan tempat mendaratharus diletakkan papan plastisin untukmencatat bekas kaki pelompat bila ia berbuat salah tolak sekurang-kurangya 1meter dari tepidepan bak pasir pendaratan.d) Lebar

tempat pendaratan minimal 2,75 meter jarak antara garis tolakan sampaiakhir tempat lompatan minimal 10 meter.e) Permukaan pasir di dalam tempat pendaratan harus sama tinggi/datar denagnsisi atas papan tolakan

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->