May 4

PENGERTIAN KEBUDAYAAN DAN PERADABAN
PENGERTIAN KEBUDAYAAN DAN PERADABAN
Setelah mempelajari modul ini Anda dapat: 1. menguraikan hasil peninggalan budaya zaman batu, 2. menjelaskan hasil peninggalan budaya zaman batu, dan 3. memberikan 5 contoh benda peninggalan Kebudayaan Batu Megalithikum. Adapun pokok-pokok materi yang dapat Anda pelajari pada bagian modul ini meliputi: 1. Kebudayaan zaman batu. 2. Kebudayaan zaman logam. 3. Kebudayaan Megalithikum. Jika Anda mendengar/membaca istilah kebudayaan, apa yang terlintas dalam pikiran Anda? Keseniankah atau hal lain-lain?

Dalam kehidupan sehari-hari istilah kebudayaan diartikan dengan hal-hal yang menyangkut kesenian dan adat istiadat. Bahkan tidak jarang media massapun ikut mempopulerkan istilah kebudayaan terbatas pada hal-hal yang bersangkutan dengan unsur seni. Hal ini berarti terjadi penyempitan terhadap makna kebudayaan. Kata kebudayaan berasal dari kata Sansekerta “Buddhayah” yaitu bentuk jamak dari budhi yang berarti akal. Dengan demikian kebudayaan dapat diartikan hal-hal yang bersangkutan dengan akal. Di samping itu pendapat para ahli lain mengupas kata kebudayaan sebagai perkembangan dari kata majemuk budi dan daya, yang berarti daya dari budi (kemampuan dari akal) yang berupa cipta rasa dan karsa, maka kebudayaan diartikan sebagai hasil dari cipta rasa dan karsa manusia dalam memenuhi kebutuhan hidupnya. Kebudayaan dapat dibedakan menjadi 2 macam yaitu kebudayaan material dan kebudayaan immaterial. Kebudayaan material/jasmaniah adalah kebudayaan yang dapat diraba, dilihat secara konkrit/nyata atau yang bersifat kebendaan. Contohnya meja, buku, gedung, pakaian dan sebagainya. Sedangkan kebudayaan immaterial/rohaniah/spiritual adalah kebudayaan yang tidak dapat dilihat dan diraba tetapi dapat dirasakan dan dinikmati contohnya religi, kesenian, ideologi, filsafat dan sebagainya.

1. Kebudayaan zaman batu Seperti yang telah disebutkan pada modul sebelumnya bahwa zaman batu berdasarkan hasil temuan alat-alatnya dan dari cara pengerjaannya. Sehingga untuk lebih jelasnya simaklah uraian materi berikut ini. maka Anda harus mengingat kembali uraian materi kegiatan belajar 2 modul 1 tentang pembabakan prasejarah berdasarkan arkeologinya menjadi zaman batu dan zaman logam. Gambar 1. Kebudayaan Palaeolithikum/Batu tua. Alat Pacitan dari berbagai sisi Setelah Anda mengamati gambar 1. Untuk mengetahui bentuk kebudayaan Pacitan sekarang Anda amati gambar 1 di bawah ini. karena alat tersebut serupa dengan kapak. Kapak genggam terkenal juga dengan sebutan kapak perimbas. maka zaman batu tersebut terbagi menjadi 3 yaitu zaman batu tua atau kebudayaan Palaeolithikum (Palaeo = tua.Dari uraian di atas apakah Anda sudah memahami istilah kebudayaan? Untuk lebih memahami kebudayaan material masyarakat prasejarah Indonesia. zaman batu madya atau kebudayaan Mesolithikum (Meso = tengah) dan zaman batu muda atau kebudayaan Neolithikum (Neo = baru). apakah Anda masih ingat nama gambar tersebut? Gambar 1 merupakan peninggalan zaman Palaeolithikum yang ditemukan pertama kali oleh Von Koenigswald tahun 1935 di Pacitan dan diberi nama dengan kapak genggam. tetapi tidak bertangkai dan cara mempergunakannya dengan cara menggenggam. Adapun bagian dari modul ini akan menguraikan lebih dalam lagi contoh-contoh dari periodisasi prasejarah tersebut. akan diuraikan satu persatu agar pemahaman Anda lebih jelas. Hasil kebudayaan Palaeolithikum banyak ditemukan di daerah Pacitan (Jawa Timur) dan Ngandong (Jawa Timur). Untuk contoh-contoh dari hasil kebudayaan tersebut. Untuk itu para arkeolog sepakat untuk membedakan temuan benda-benda prasejarah di kedua tempat tersebut yaitu sebagai kebudayaan Pacitan dan kebudayaan Ngandong. Lithos = batu). atau dalam ilmu .

dan KaliAnda (Sumatera). dan diperkuat dengan adanya penemuan terbaru tahun 2000 melalui hasil ekskavasi yang dilakukan oleh tim peneliti Indonesia-Perancis diwilayah Pegunungan Seribu/Sewu maka dapat dipastikan bahwa kapak genggam/Chopper dipergunakan oleh manusia jenis Homo Erectus. Pada awal penemuannya semua kapak genggam ditemukan di permukaan bumi. Daerah penemuan kapak perimbas/kapak genggam selain di Punung (Pacitan) Jawa Timur juga ditemukan di daerah-daerah lain yaitu seperti Jampang Kulon.1 Pendukung kebudayaan Palaeolithikum Setelah Anda mengisi tabel 1. Cabenge (Sulawesi).prasejarah disebut dengan chopper artinya alat penetak. Pembuatan kapak genggam dilakukan dengan cara memangkas salah satu sisi batu sampai menajam dan sisi lainnya dibiarkan apa adanya sebagai tempat menggenggam. Untuk itu tulislah jawaban Anda pada tabel di bawah ini. Tabel 1. .1 maka simaklah kembali uraian materi selanjutnya. Tambang Sawah. Berdasarkan penelitian yang intensif yang dilakukan sejak awal tahun 1990. sehingga tidak dapat diketahui secara pasti berasal dari lapisan mana. Parigi (Jawa Timur). Sembiran dan Terunyan (Bali). Berdasarkan penjelasan di atas silahkan Anda menyebutkan jenis manusia yang mempergunakan kapak genggam sebagai salah satu alat kehidupannya. Untuk lebih memahami lokasi penyebaran kapak perimbas maka buatlah tanda (bujur sangkar) pada gambar peta kepulauan Indonesia berikut ini. Lahat. Awangbangkal (Kalimantan).

serta menangkap ikan. Adapun fungsi dari alat-alat tersebut adalah untuk mengorek ubi dan keladi dari dalam tanah. juga ditemukan alat alat lain berupa alat alat kecil terbuat dari batu yang disebut dengan flakes atau alat serpih. . Untuk mengetahui bentuk flakes maka amatilah gambar 4 berikut ini. Setelah Anda membuat tanda penemuan kapak genggam pada gambar peta. Selain alat-alat dari tulang yang termasuk kebudayaan Ngandong. Di sekitar daerah Nganding dan Sidorejo dekat Ngawi.Gambar 2. maka simaklah uraian kebudayaan Ngandong berikut ini. Flakes selain terbuat dari batu biasa juga ada yang dibuat dari batu-batu indah berwarna seperti calsedon. Peta penyebaran kebudayaan Palaeolithikum. Untuk lebih jelasnya tentang alat-alat ini maka amati gambar 3 berikut ini. Gambar 3. Madiun (Jawa Timur) ditemukan kapak genggam dan alat-alat dari tulang dan tanduk. Alat-alat dari tulang tersebut bentuknya ada yang seperti belati dan ujung tombak yang bergerigi pada sisinya. Alat-alat tukang dan tanduk rusa dari Ngandong Setelah Anda mengamati gambar 3 maka diskusikanlah bersama teman-teman Anda mengapa alat-alat dari tulang yang ditemukan di Ngandong dikelompokkan sebagai kebudayaan Palaeolithikum? Kemukakan alasannya! Jawaban dari hasil diskusi tersebut kumpulkan pada guru bina Anda.

Lahat (Sumatera). Flakes dari Sangiran Setelah Anda mengamati gambar 4 flakes dari Sangiran maka bandingkanlah dengan gambar kapak perimbas dari Pacitan. Soa. Bagaimana pendapat Anda? Flakes mempunyai fungsi sebagai alat untuk menguliti hewan buruannya. Homo sapiens soloensis. 2. Gombong. Kebudayaan Mesolithikum Ciri kebudayaan Mesolithikum tidak jauh berbeda dengan kebudayaan Palaeolithikum. Untuk itu tentu Anda dapat menuliskan jenis manusia yang mempergunakan alat-alat kebudayaan Ngandong. Walaupun alat-alat Ngandong ditemukan dipermukaan tanah tetapi melalui penelitian dapat ditentukan bahwa alat-alat tersebut berasal dari pleistocen atas/lapisan Ngandong.2 silahkan Anda cocokkan di kunci jawabannya berikut ini. tetapi pada masa Mesolithikum manusia yang hidup pada zaman tersebut sudah ada yang menetap sehingga kebudayaan Mesolithikum yang sangat menonjol dan sekaligus menjadi ciri dari zaman ini yang disebut dengan kebudayaan Kjokkenmoddinger dan . Selain ditemukan di Sangiran flakes ditemukan di daerah-daerah lain seperti Pacitan. mengiris daging atau memotong umbi-umbian. a.Gambar 4. Jika jawaban Anda semua benar maka selamat untuk Anda dan lanjutkan uraian materi berikutnya. b. Batturing (Sumbawa). Jadi fungsinya seperti pisau pada masa sekarang. Mangeruda (Flores). Ngandong (Jawa). Setelah Anda mengisi tabel 1. Cabbenge (Sulawesi). Tuliskan jawaban Anda pada tabel 1. Homo sapiens wajakensis. Wangka.2 berikut ini. Parigi. Jampang Kulon.

Bahan untuk membuat kapak tersebut berasal dari batu kali yang dipecah-pecah. P. Kjokkenmoddinger adalah istilah yang berasal dari bahasa Denmark yaitu kjokken artinya dapur dan modding artinya sampah jadi Kjokkenmoddinger arti sebenarnya adalah sampah dapur. Gambar 5. Di samping kapak-kapak yang ditemukan dalam Kjokkenmoddinger juga ditemukan pipisan (batu-batu penggiling beserta landasannya). Pebble/Kapak Sumatera. .Abris sous Roche. sisipkan di sini. Kapak ini cara penggunaannya dengan menggenggam. Dalam kenyataan Kjokkenmoddinger adalah timbunan atau tumpukan kulit kerang dan siput yang mencapai ketinggian ± 7 meter dan sudah membatu/menjadi fosil. Rekomendasi : jika ada gambar / fotonya. bahan cat merah yang dihaluskan berasal dari tanah merah. Batu pipisan selain dipergunakan untuk menggiling makanan juga dipergunakan untuk menghaluskan cat merah. Dari bekas-bekas penemuan tersebut menunjukkan bahwa manusia purba yang hidup pada zaman ini sudah menetap.V. Setelah Anda mengamati gambar 5 coba Anda bandingkan pebble dengan chopper maupun dengan flakes! Bagaimana menurut pendapat Anda? Bentuk pebble seperti yang Anda lihat pada gambar 5 dapat dikatakan sudah agak sempurna dan buatannya agak halus. Tahun 1925 Dr. Van Stein Callenfels melakukan penelitian di bukit kerang tersebut dan hasilnya banyak menemukan kapak genggam yang ternyata berbeda dengan chopper (kapak genggam Palaeolithikum). Kjokkenmoddinger ditemukan disepanjang pantai timur Sumatera yakni antara Langsa dan Medan. Kapak genggam yang ditemukan di dalam bukit kerang tersebut dinamakan dengan pebble atau kapak Sumatera (Sumatralith) sesuai dengan lokasi penemuannya yaitu di pulau Sumatera. Selain pebble yang ditemukan dalam Kjokkenmoddinger juga ditemukan sejenis kapak tetapi bentuknya pendek (setengah lingkaran) yang disebut dengan Hache Courte atau kapak pendek. Untuk dapat mengetahui bentuk dari kapak Sumatera silahkan Anda amati gambar 5 berikut ini.

3 berikut ini Setelah Anda mengisi tabel 1. Untuk dapat mengetahui bentuk Abris Sous Roche silahkan Anda amati gambar 6 berikut . Untuk selanjutnya Anda dapat mempelajari uraian materi berikutnya. Karena goa di Sampung tidak ditemukan Pebble ataupun kapak pendek yang merupakan inti dari kebudayaan Mesolithikum.3 silahkan Anda cocokkan dengan kunci jawabannya berikut ini. pecahan tengkorak dan gigi. serta alat-alat dari tulang dan tanduk rusa. Abris Sous Roche juga ditemukan di daerah Besuki dan Bojonegoro Jawa Timur. tetapi dari hasil penelitian memberikan kesimpulan bahwa manusia yang hidup pada masa Mesolithikum adalah jenis Homo Sapiens. batu pipisan. Penelitian terhadap goa di Besuki dan Bojonegoro ini dilakukan oleh Van Heekeren. Selain di Sampung. Abris Sous Roche adalah goa-goa yang yang dijadikan tempat tinggal manusia purba pada zaman Mesolithikum dan berfungsi sebagai tempat perlindungan dari cuaca dan binatang buas. Van Stein Callenfels tahun 1928-1931 di goa Lawa dekat Sampung Ponorogo Jawa Timur. Untuk itu silahkan Anda sebutkan jenis manusia pendukung Mesolithikum dan tulislah jawaban Anda pada tabel 1. Penyelidikan pertama pada Abris Sous Roche dilakukan oleh Dr. Kecuali hasil-hasil kebudayaan. flakes.Mengenai fungsi dari pemakaian cat merah tidak diketahui secara pasti. Di antara alat-alat kehidupan yang ditemukan ternyata yang paling banyak adalah alat dari tulang sehingga oleh para arkeolog disebut sebagai Sampung Bone Culture/kebudayaan tulang dari Sampung. di dalam Kjokkenmoddinger juga ditemukan fosil manusia yang berupa tulang belulang. tetapi diperkirakan bahwa cat merah dipergunakan untuk keperluan keagamaan atau untuk ilmu sihir. meskipun tulangtulang tersebut tidak memberikan gambaran yang utuh/lengkap. kapak yang sudah diasah yang berasal dari zaman Mesolithikum. Manusia pendukung Mesolithikum adalah Papua Melanosoide. Alat-alat yang ditemukan pada goa tersebut antara lain alat-alat dari batu seperti ujung panah.

Dr. 1. Penelitian terhadap goa tersebut dilakukan oleh Alfred Buhler yang di dalamnya ditemukan flakes dan ujung mata panah yang terbuat dari batu indah. namun jika Anda sudah paham silahkan lengkapi tabel 1. c. Apakah Anda sudah memahami uraian materi kebudayaan Mesolithikum. Untuk itu kebudayaan Abris Sous Roche di Lomoncong disebut kebudayaan Toala. Timor dan Rote. Kebudayaan Toala tersebut merupakan kebudayaan Mesolithikum yang berlangsung sekitar tahun 3000 sampai 1000 SM. sehingga oleh tokoh peneliti Fritz Sarasin dan Paul Sarasin. maka cocokkan jawaban Anda dengan kunci jawaban di bawah ini.Medan). 3. batu pipisan. Abris Sous Roche juga ditemukan di daerah Timor dan Rote.4. Selain di Jawa Timur dan Sulawesi Selatan. Van Stein Callenpels. Dari uraian di atas dapatlah disimpulkan bahwa zaman Mesolithikum sesungguhnya memiliki 3 corak kebudayaan yang terdiri dari: a.ini. kapak pendek. Di goa tersebut didiami oleh suku Toala. 2. Sumatera Timur (Langsa . Dengan adanya kesimpulan dari kebudayaan Mesolithikum. Gambar 6. ujung mata panah yang sisi-sisinya bergerigi dan pebble. Kebudayaan tulang/bone culture di Sampung Ponorogo. Tabel 1. Kalau Anda belum paham. .4 Kebudayaan Mesolithikum Setelah Anda melengkapi tabel 1. Pebble.4 berikut ini. suku Toala yang sampai sekarang masih ada dianggap sebagai keturunan langsung penduduk Sulawesi Selatan zaman prasejarah. Kebudayaan pebble/pebble culture di Sumatera Timur. Kebudayaan flakes/flakes culture di Toala. maka baca kembali uraian materi di atas. Bentuk Abris Sous Roche Di Sulawesi Selatan juga banyak ditemukan Abris Sous Roche terutama di daerah Lomoncong yaitu goa Leang Patae yang di dalamnya ditemukan flakes. b.

11. batu pipisan. b. 12. 13. Bagaimana hasil jawaban Anda? Apakah banyak yang benar? Jika jawaban Anda banyak yang sesuai dengan kunci jawaban yang telah disediakan. maka ditemukan pusat pebble dan kapak pendek berasal dari pegunungan Bacson dan daerah Hoabinh. ujung mata panah. Ada kemungkinan kebudayaan flakes berasal dari daratan Asia. .4. 7. Alfred Buhler. maka para arkeolog melakukan penelitian terhadap penyebaran pebble dan kapak pendek sampai ke daerah teluk Tonkin daerah asal bangsa Papua Melanosoide. Selanjutnya Anda harus menyimak kembali uraian materi berikut ini. di Asia Tenggara. alat-alat dari tulang. sedangkan di dalam Abris Sous Roche banyak ditemukan flakes bahkan di pulau Luzon (Filipina) juga ditemukan flakes. maka Anda dikatakan memahami uraian materi tersebut. ujung mata panah. maka simaklah gambar 7 peta penyebaran kebudayaan tersebut ke Indonesia. Tetapi di daerah tersebut tidak ditemukan flakes. Sampung. pebble. Kebudayaan Bacson . masuk ke Indonesia melalui Jepang. flakes. Lamoncong/Sulawesi Selatan. Dengan adanya keberadaan manusia jenis Papua Melanosoide di Indonesia sebagai pendukung kebudayaan Mesolithikum. Formosa dan Philipina. Dari hasil penyelidikan tersebut. tetapi jika masih banyak yang salah maka Anda harus mempelajari kembali uraian materi tersebut.Hoabinh yang terdiri dari pebble. Flakes. Bojonegoro. 5. Ujung mata panah. Van Heekeren. Kebudayaan flakes masuk ke Indonesia melalui jalur timur. Berdasarkan uraian materi di atas dapatlah disimpulkan: a. 9. Flakes. 10. Timor dan Rote. kapak pendek serta alatalat dari tulang masuk ke Indonesia melalui jalur barat. 6. 8. Frits Sarasin dan Paul Sarasin. Untuk lebih memahami penyebaran kebudayaan Mesolithikum ke Indonesia.

Peta jalur penyebaran kebudayaan Mesolithikum. maka tentu Anda dapat membandingkan penyebaran kebudayaan Mesolithikum lebih banyak dibandingkan dengan penyebaran kebudayaan Palaeolithikum. Dari uraian materi yang telah disajikan. Pergantian zaman dari Mesolithikum ke zaman Neolithikum membuktikan bahwa kebudayaannya mengalami perkembangan dari tingkat sederhana ke tingkat yang lebih kompleks. Kebudayaan Neolithikum. maka simaklah uraian materi berikut ini. Gambar 8. Masih ingatkah Anda nama kapak pada gambar 8? Kalau Anda ingat nama kapak tersebut berarti Anda masih ingat asal-usul penyebaran kapak tersebut melalui suatu migrasi bangsa Asia ke Indonesia. Hasil kebudayaan yang terkenal pada zaman Neolithikum ini adalah jenis kapak persegi dan kapak lonjong. Dengan demikian masyarakat prasejarah selalu mengalami perkembangan.Gambar 7. 3. Dalam rangka menambah pemahaman Anda tentang perkembangan kebudayaan zaman Neolithikum. Setelah mengamati gambar 7. sekarang coba Anda bandingkan peta jalur penyebaran kebudayaan Mesolithikum dengan peta penyebaran kebudayaan Plaeolithikum. maka amatilah gambar 8 di bawah ini. Peninggalan zaman Neolithikum Nama kapak persegi diberikan oleh Van Heine Heldern atas dasar penampang lintangnya . Untuk meningkatkan pemahaman Anda tentang perkembangan kapak tersebut.

Sedangkan yang ukuran kecil disebut dengan Tarah/Tatah dan fungsinya sebagai alat pahat/alat untuk mengerjakan kayu sebagaimana lazimnya pahat. silahkan Anda amati gambar 10 berikut ini. Pada waktu yang hampir bersamaan dengan penyebaran kapak persegi. . Kalimantan. Kapak Chalcedon. dapat Anda tanyakan pada Guru Bina! Daerah asal kapak persegi adalah daratan Asia masuk ke Indonesia melalui jalur barat dan daerah penyebarannya di Indonesia adalah Sumatera. Gambar 9. Sulawesi dan Maluku. Untuk lebih jelasnya bentuk kapak persegi dari chalcedon. di Indonesia Timur juga tersebar sejenis kapak yang penampang melintangnya berbentuk lonjong sehingga disebut kapak lonjong. Setelah Anda amati gambar 9 maka diskusikanlah bersama teman-teman Anda untuk mencari 2 alasan sebagai bukti bahwa kapak chalcedon hanya dipakai untuk acara khusus seperti upacara keagamaan. Yang ukuran besar lazim disebut dengan beliung dan fungsinya sebagai cangkul/pacul. Untuk mengetahui bentuk kapak lonjong. tetapi di Indonesia banyak ditemukan pabrik/tempat pembuatan kapak tersebut yaitu di Lahat (Sumatera Selatan). Nusa Tenggara. Bahan untuk membuat kapak tersebut selain dari batu biasa. Pacitan serta lereng selatan gunung Ijen (Jawa Timur). Sukabumi. Kemungkinan besar kapak yang terbuat dari calsedon hanya dipergunakan sebagai alat upacara keagamaan. azimat atau tAnda kebesaran. Untuk mendapatkan jawaban yang benar dari hasil diskusi Anda. juga dibuat dari batu api/chalcedon. Penampang kapak persegi tersedia dalam berbagai ukuran. Walaupun kapak persegi berasal dari daratan Asia. Bogor. Karawang. Bali. Tasikmalaya. maka amatilah gambar 9 berikut ini. ada yang besar dan kecil.yang berbentuk persegi panjang atau trapesium. Jawa.

sehingga para arkeolog menyebutkan istilah lain dari kapak lonjong dengan sebutan Neolithikum Papua. Tanimbar dan Irian. sedangkan fungsi kapak lonjong sama dengan kapak persegi. Untuk itu bentuk keseluruhan permukaan kapak lonjong sudah diasah halus. Bentuk keseluruhan dari kapak tersebut adalah bulat telur dengan ujungnya yang lancip menjadi tempat tangkainya.Gambar 10.5. Tabel 1. Kapak Lonjong. Ukuran yang dimiliki kapak lonjong yang besar lazim disebut dengan Walzenbeil dan yang kecil disebut dengan Kleinbeil. bagaimana menurut pendapat Anda bentuk keseluruhan dari kapak lonjong tersebut? Sebagian besar kapak lonjong dibuat dari batu kali. Leti. Setelah Anda mempelajari uraian materi contoh kebudayaan Neolithikum. Jika Anda sudah melengkapi tabel 1.5 Hasil Kebudayaan Neolithikum dan Penyebarannya. maka untuk meningkatkan pemahaman Anda lengkapilah tabel 1. Dengan adanya gambar kapak lonjong seperti pada gambar 10. Seram. dan warnanya kehitam-hitaman. sedangkan ujung lainnya diasah hingga tajam.5 berikut ini. maka cocokkan jawaban Anda dengan kunci . Dari Irian kapak lonjong tersebar meluas sampai di Kepulauan Melanesia. Gerong. Daerah penyebaran kapak lonjong adalah Minahasa.

Untuk selanjutnya simak kembali uraian materi berikutnya.Sumatra . 8. baik batu biasa maupun batu berwarna/batu permata atau juga terbuat dari kulit kerang. Hal ini berarti pakaian yang dikenal pada zaman Neolithikum berasal dari kulit kayu.Malaysia Barat . Sumatera. 7. yang terbuat dari kulit kayu. 5. Dayak. Dengan adanya contoh-contoh kebudayaan Neolithikum.6 Ikhtisar Kebudayaan Zaman Batu . pacul dan alat upacara 6. Pada jaman Neolithikum selain berkembang kapak persegi dan kapak lonjong juga terdapat barang-barang yang lain seperti perhiasan.Philipina . Toraja. Apakah jawaban Anda banyak tepat? Jika jawaban Anda banyak yang tepat. gerabah dan pakaian. Walzenbeil. 9.Minahasa . Daratan Asia . Kalimantan. Nusa Tenggara.Jepang . Kleinbeil. 10. Batak (Proto Melayu).jawaban berikut ini. Jawa.6 berikut ini Tabel 1. Irian .Jawa Bali . 4. Tarah 3. Sedangkan pakaian yang dikenal oleh masyarakat pada zaman Neolithikum dapat diketahui melalui suatu kesimpulan penemuan alat pemukul kayu di daerah Kalimantan dan Sulawesi Selatan. Leti. 1. Alat pertanian. Suku Nias. Daratan Asia .Formosa . Tanimbar. Sasak. gerabah juga baru dikenal pada zaman Neolithikum. maka untuk memudahkan Anda memahami keseluruhan dari kebudayaan zaman batu. Bali. Gorong. Perhiasan yang banyak ditemukan umumnya terbuat dari batu. maka selamat untuk Anda! Berarti Anda telah memahami uraian materi yang telah Anda pelajari. Minahasa. Seram. Dan kesimpulan tersebut diperkuat dengan adanya pakaian suku dayak dan suku Toraja. karena hanya menggunakan tangan tanpa bantuan roda pemutar seperti sekarang.Kalimantan. Beliung 2.Irian. dan teknik pembuatannya masih sangat sederhana. Selain perhiasan. Simaklah tabel 1. Maluku.

Posted 4th May 2008 by akh_r1dho Labels: Mesolitikum Megalitikum Paleotikum Neolitikum 3 View comments akh-r1dho Dakwah adalah Nafas Kehidupan.Setelah Anda menyimak bagan 1. lanjutkan kembali mempelajari kebudayaan zaman berikutnya. Apakah Anda sudah memahami secara garis besar kebudayaan zaman batu? Kalau Anda belum paham. Tarbiyah adalah sendi perjuangan!        Classic Flipcard Magazine Mosaic Sidebar Snapshot Timeslide .6. tetapi apabila Anda sudah paham. maka pelajari kembali uraian materinya.. Jangan tergesa-gesa.

realita... terlalu cepat rasanya ku meninggalkan ladang ini. Fenomena FB dan MFB Assalamu'alaikum wr. galau euy! Allahuakbar! Ikhwahfillah. 1 minggu lagi. saya mendapat sms yang cukup membuat hati saya teriris untuk terus menggunakan jejaring sosial ini. SMANPALA dan IPB Alhamdulillah puji syukur kehadirat Allah. Alhamdulillahirabbil’alamin akhirnya Album Tahunan ini selesai juga walaupun sampai saat ini masih ad yg blm sadar u/ ngumpul n janji-janji kemarin ternyata Cuma isapan jempol belaka.. Jul 11 .. Wb. seperti saya. kondisi seperti ini sering kali di alami oleh para aktivis. Tak ku sangka.. 2 Download Album Tahunan IPA 1 Assalamu’alaikum Wr. ah… bahkan kurang.ehehe karena para aktivis pemula ini belum begitu paham medan. urgensi.Oct 18 UTS 1 hari lagi. Terutama aktivis pemula.. Facebook bukan sesuatu yang asing dan sudah menjadi hal yang lumrah dalam kehidupan sehari-hari anak muda zaman sekarang. Lahat dan Bogor.. tapi g’ apalah saya tidak menaruh dendam kepada kalian semua. tinggal 6 hari lagi. Wb.. Saat ku mulai bergabung untuk menanam saham demi berhasilnya ladang yang pernah ku kelola ini. Ladang Harapan.. Hanya saja beberapa hari yang lalu. hingga mala mini saya bisa masih bisa duduk sambil bernafas seraya melihat layar laptop sementara jari saya terus mengetik kata-kata yang terus mengalir dari inspirasi otak dan pemikiran yang semuanya adalah anugerah Allah yang tidak dapat saya hitung.. tata kerja n gerak langkah dan strategi serta arah gerak seorang aktivis dakwah sesungguhnya.. aku tak pernah menyangka aku harus melepaskannya.

. begitu luas nikmat yang Kau berikan. Palestine-Gaza Akankah batu-batu dipalestine akan habis? Akankah pejuang-pejuang di palestine akan habis tak bersisa? Dec 5 Positive Thinking and Look Ahead Saudaraku ikhwah dan akhwatfillah yg Insya Allah dimuliakan Allah dimanapun antum semua berada 2 hal di atas adalah dua hal yang sering kali kita lupakan.. jagalah perasaan ini dalam hati kami masing-masing dan janganlah buat kami lalai karenanya.. Allah tidak menghisab manusia atas apa yang dialami oleh perasaan-perasaannya jika belum diterjemahkan dalam bentuk tindakan nyata yang bertentangan dengan perintahperintah-Nya dan larangan-larangan-Nya. Males..Nasehat Cinta Cinta dalam Islam bukan hal yang diharamkan selama berupa perasaan di dalam hati manusia. Ada ga' menyesal itu diawal dari sesuatu. Males Ass. Hingga kau berikan aku sebuah rasa yang begitu indah. ku tahu begitu besar kuasa-Mu. Kita jarang berfikir positif terhadap apa-apa yang akan/telah/sedang kita lakukan. 1 Menyesal Beritahu aku ihwah dan akhwatfillah. an dk tw apo yg nk di-isi Knjngi web dkm b y! Do'a Seorang Ikhwan Ya Allah. Ya Allah. . bila rasaku ini rasanya.

1 .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful