Biota Vol.

15 (2): 294−305, Juni 2010 ISSN 0853−8670

Keanekaragaman Tumbuhan Bahan Kebugaran Dalam Naskah Lontar Rukmini Tatwa Masyarakat Bali
Rukmini Tatwa, a Balinese Script, on the Diversity of Plant Use for Human Body Fitness
IGP Suryadarma
Jurusan Biologi FMIPA Universitas Negeri Yogyakarta, Kampus Karangmalang, Yogyakarta E-mail: samodhaya @ yahoo.com

Abstract
Rukmini Tatwa is a traditional health and beauty Balinese script. That script was written on the leaves of palm tree (Borrassus flabellifer). The basic concepts of healthy and beauty are generally considered the integrated result of physical, mental and emotional. Rukmini Tatwa is traditional beauty that refers the practice of using natural plants substances. The script documented more than one hundred plant use, composition and therapy. The plants are prepared in various ways. Parts of plant used are the leaves, flowers, root, stem, bark, fruit, seed and tuber. Most of the concoction is made simply by grinding and pounding. Its knowledge is equal to the traditional medicine. Rukmini Tatwa illustrated to maintain the family harmony from lack of fitness and beauty as well as to solve sexual problems. Key words: Rukmini Tatwa Script. Basic concept of health, sexual problems

Abstrak
Masyarakat Bali memiliki pengetahuan keanekaragaman jenis tumbuhan obat dan kebugaran yang tertulis pada daun lontar (Borrassus flabellifer) dalam naskah Rukmini Tatwa. Prinsip dasar pemanfaatan mengkombiasi berbagai jenis tumbuhan untuk satu macam terapi. Penelitian dilakukan melalui pembacaan naskah lontar dan setiap lembar menjelaskan secara naratif jenis tumbuhan dan cara penggunaanya. Keanekaragaman jenis tumbuhan dan macam pemanfaatan mengacu nama lokal dan nama lmiah. Pemanfaatn jenis tumbuhan bertumpu pada keberadaan keanekaragaman tumbuhan di lingkungnnya. Naskah mendokumenntasikan lebih dari seratus jenis tumbuhan serta komposisi dan macam terapinya.Bagian digunakan berupa daun, bunga, akar, batang, kulit, buah, biji, dan umbi. Ramuan dibuat dengan menggerus, menumbuk dengan alat sederhana. Pola pemanfaatan tumbuhan setara dengan pemanfaatan berbagai etnik Indonesia. Keunikan naskah tersebut dapat digunakan sebagai titik tolak keberadaan keanekaragaman jenis tumbuhan bahan kebugaran masa lampau. lontar karena menulis pemanfaatan keanekaragaman jenis tumbuhan dan naskah dapat mendokumentasikan keberadaan keanekaragaman jenis tumbuhan pada ratusan tahun yang mengatasi problem rumah tangga melalui pemeliharaan kesehatan. Kata kunci: Naskah Rukmini Tatwa Biodiversitas Prinsip kesehatan dan kecantikan

Diterima: 19 Januari 2009, disetujui: 12 Oktober 2009

Penelitian dilaksanakan dalam dua tahapan: 1) analisis naskah lontar kebugaran Rukmini Tatwa pada bulan Maret−April 2007.jenis tumbuhan tertentu ditunjukkan dalam bentuk specimen dan foto untuk menghindari kesalahan penapsiran karena tertulis dalam bahasa Bali. Jenis Penelitian dan Unit Analisis Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan unit analisis salinan naskah lontar Rukmini Tatwa (Adhi. pembuat sesaji upacara. Pemanfatan secara ideal harus dapat dijelaskan sesuai azas ilmu pengetahuan dan keamanan pengguna. Tabanan Bali. Naskah lontar Rukmini Tatwa menghadapi keadaan serupa. pendeta. Jenis. Pengungkapan keanekaragaman jenis tumbuhan untuk menghindari kehilangan sumber informasi pengetahuan kebugaran masa lampau sesuai konsep konservasi. 2001). Di Indonesia pengetahuan pengobatan tradisional masyarakat semakin tertinggal akibat menurunnya minat generasi muda dan generasi tua dalam mempelajari dan memanfaatkannya (Suryadarma. Sejarah pengobatan traditional di Bali diambil alih pengobatan modern dalam waktu sangat singkat (Tisna. Pewarisannya secara lisan dan berkurangnya kemampuan membaca teks naskah lontar dalam aksara hanacaraka mengakibatkan pengetahuan tersebut semakin terdesak. 3) Mengetahui macam terapi bagian tubuh dan jenis ramuan 4) Mengetahui jumlah jenis tumbuhan dan nama ilmiahnya. Di Bali terdapat beberapa alasan terjadi kemerosotan pemahaman naskah-naskah lontar yang tertulis dalam bahasa Bali di masyarakat maupun di sekolah (Sumarta.Analisis Naskah Pengetahuan Tumbuhan Bahan Kebugaran Pendahuluan Rukmini Tatwa merupakan naskah lontar pemanfaatan keanekaragaman tumbuhan untuk menjaga kebugaran. 2) wawancara dan observasi serta pengolahan hasil pada bulan Mei−Juni 2007. 2). Penelitian secara terperinci bertujuan : 1) Mengetahui keunikan isi naskah lontar Rukmini Tatwa. melalui integrasi peningkatan nilai manfaat dan melalui studi yang lebih mendalam (Meffe. Strukturisasi naskah bertujuan untuk memperluas pemanfaatan secara lebih terstruktur. dukun. Identifikasi Keanekaragaman Tumbuhan dan Macam Pemanfaatan Jenis Identifikasi keanekaragaman dan keberadaan jenis tumbuhan dalam naskah lontar Rukmini Tatwa.2001). Mengetahui jumlah jenis tumbuhan dan pemanfaatannya. 5) Menyusun strukturisasi naskah Rukmini Tatwa sebagai sumber informasi ilmiah. Para ahli kunci antara lain. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap keanekaragaman berbagai jenis tumbuhan bahan kebugaran dan keberadaan jenis tumbuhan di lingkungan masyarakat. desa agraris yang memiliki prospek ekowisata. Biota Vol. Terapi kebugaran dalam naskah lontar tersebut Rukmini Tatwa sangat potensial dalam mendokumentasikan pemanfaatan dan keberadaan keanekaragaman jenis tumbuhan pada masa lampau sebagai bahan studi pengembangan kebugaran secara ilmiah. Identifikasi dan konfirmasi nama jenis tumbuhan dilakukan kepada ahli kunci. Kecamatan Marga berada pada ketinggian (173−446 m dpal) (Tabanan dalam Angka 2000). 2001). 2003). Informasi naskah memiliki perspektif global. Kemudahan memperoleh obat-obat modern mengakibatkan menurunkan tingkat popularitas pengobatan tradisional para penggunanya (Eiseman.Terjadinya konservasi pengetahuan secara dinamik. 2005). Kabupaten. Naskahnya tertulis dalam Bahasa Bali Kuno dan beberapa naskah salinannya. Kecamatan Marga. Metode Penelitian Lokasi dan Waktu Penelitian Penelitian dilakukan di Desa Marga. Pewarisannya secara lisan mengakibatkan pengobatan tradisional terdesak oleh keunggulan pengobatan modern dalam kecepatan arus informasi global. Analisis Isi Lontar Rukmini Tatwa Analisis isi dilakukan dengan membaca salinan naskah lontar dan hasil analisis isi digunakan sebagai sumber informasi berikutnya. pemimpin adat dan orang yang dituakan. melalui seleksi secara ilmiah. Juni 2010 296 . karena semua informasi keanekaragaman jenis tumbuhan yang digunakan tertulis dalam aksara Bali hanacaraka dan salinannya tersimpan dalam Balai Dokumentasi. 1994). 15 (2). Desa Marga merupakan desa dataran.

Purwanto. Pengelompokan untuk penyederhanaan struktur naskah sesuai kepentingan praktis dan akademik Pengelompokan terapi kebugaran dari naskah lontar yang bersifat naratif. babakan kamuloko. rwaning miana ireng..IGP Suryadarma Klarifikasi Jenis Tumbuhan Klarifikasi jenis tumbuhan menggunakan daftar pustaka tumbuhan obat. Naskah Rukmini Tatwa tertulis dalam bahasa Bali Kuno yang tidak dipahami masyarakat luas. mangarad. muah atal. Strukturisasi dilakukan dengan menggabung berbagai informasi dalam satu format urutan tertentu (Maikhuri et al. serta kebahagiaan datang terus menerus. wyadining yoni.Naskah lontar menguraikan kesetaraan dalam menjaga kebugaran sesuai perannya. mrica. Panglanang. Astuti. air susu. Suryadarma. 2004. gilut. Kulit jeruk purut. farmakologis.2003) (Gambar 1). Pengelompokan Sasaran Terapi Jenis Tumbuhan dan Hasil dan Pembahasan Analisis Isi Naskah Lontar Rukmini Tatwa Karakteristik naskah Uraian naskah bersifat tematik dan memberikan narasi cara menjaga kebugaran melalui pemanfaatan berbagai jenis tumbuhan. 2002. Gambar 1. De Padua et al. dijadikan bedaknya. sama bhaga curnnangkrattha. Salah satu uraian tentang menjaga kebugaran tubuh bagi para ibu rumah tangga diuraikan dalam dialog Dewi Saci dan Dewi Rukmini (Kurtiningrat. Kulit juuk purut. kulit batang kamuloka. et al. malyud. 2001. sama bhaga. dilumatkan sampai halus. yatika hilang dening lepana. ngaranya abwa. oleskan pada bagian vagina. 3 wdaning liligundi. Pengenalan nama jenis tumbuhan menggunakan acuan pustaka. Harini. 15 (2). pipis pahalit. Terjemahannya: Ini obat mempercantik diri. Model Struktur Naskah Lontar Rukmini Tatwa. sesepan. 1998. minyak kelapa. berdarah.. Naskah lontar memberikan uraian cara menjaga kebugaran. sangat baik menghilangkan vagina berbau. Juni 2010 . mwang–amuhara kasubhagyana ngwang denya. 2000. Menjaga kebugaran secara terperinci diuraikan sesuai kepentingan dan macam ramuan keanekaragaman jenis tumbuhan digunakan. 2005). akah tabya bun. bidang. 1989). setiap bagian sama banyaknya. Eisemen. 3. 3. Pengetahuan kebugaran dalam naskah lontar Rukmini Tatwa memiliki nilai-nilai teknologis. jehe kling. uttama. tumbuhan bahan kebugaran. 3 297 Biota Vol. akar cabe puyang. 2000. Salah satu uraian menjaga kebugaran suami seperti berikut: Panglanang.. lepana yoni. besik. Semua penyakit akan hilang karena ramuan salep tersebut. 1990) Keunikan naskahnya harus dilacak secara ilmiah sehingga dapat menjaga eksistensi pengetahuan tersebut dan informasi keanekaragaman tumbuhannya. Gunakan buah atal. pehan. 2004. Nala. Dalimarta. Nihan pamahayunkun-ari. sa. tumbuhan bahan upacara (Sumantera. tambakna. dilumatkan. 1999. 2000. buah phala. phalaraja. sama bagiannya. dan terapis yang bersumber dari berbagai jenis tumbuhan serta bahan dari hewan seperti pada pengobatan usada (Nala. jahe hitam. berlendir. wedhaknya. Analisis Data Analisis data dilakukan secara kualitatif. Suwija. lengis.

airnya diisap. biji. dan didinginkan. bawang peta. 3 siung. Jenis tumbuhan lumut digunakan seluruh bagian. Keanekaragaman jenis tumbuhan sebagai bahan kebugaran sebanyak 148 jenis. akar. Keberadaan keanekaragaman jenis tumbuhan hampir merata pada berbagai daerah di Bali dan penggunaan berbagai jenis tumbuhan juga dijumpai di berbagai negara. 2000). kunyah dijadikan obat. akar (6 jenis). walaupun tertulis dalam Bahasa Bali. buah (35 jenis). Pemanfaatan tumbuhan sebagian besar (95%) dikombinasikan dengan bahan tambahan sesuai karakteristik pengobatan tradisional. Pemanfaatan Bagian–Bagian Tumbuhan Bagian bagian tumbuhan yang digunakan adalah bagian daun. yaitu mengintegrasikan pemanfaatan kekayaan sumberdaya alam. Penggunaan tumbuhan tidak hanya berbeda dalam spesies. akar. dioleskan. garam arang. duri. Penggunaan paling banyak berupa daun (42 jenis). batang (7 jenis). Berbagai jenis tumbuhan dimanfaatkan untuk kecantikan. umbi. merica 3 butir. Eiseman (2001) menemukan sebanyak 35 jenis tumbuhan obat digunakan masyarakat Desa Jimbaran Kabupaten Badung Bali. Bahan-bahan yang digunakan meliputi bagian tubuh binatang. mengatasi penyakit kandungan dan memperoleh kesuburan. sahang. 2003). dan umbi dijadikan jamu-jamuan. kunyah. Jumlah jenis tumbuhan dalam naskah Rukmini Tatwa lebih dari 90% diketahui para ahli kunci. umbi (21 jenis). Keberadaan keanekaragaman tanaman obat pada satu wilayah berkaitan erat dengan keanekaragaman hayati dan kebudayaan masyarakatnya dan Indonesia memiliki keduanya (Nababan. Pola pemanfaatan serupa umumnya terjadi pada masyarakat tradisional di berbagai belahan bumi. Suryadarma (2005) menemukan sebanyak 149 jenis tumbuhan obat di Kabupaten Tabanan Bali yang tersebar di pekarangan. getah (3 jenis). Keanekaragaman Jenis Macam Pemanfaatan Tumbuhan dan kebugaran hampir merata pada semua etnik di Indonesia. 56 jenis di Tolchas dan 29 jenis di Jadhs untuk obat sepuluh kelompok penyakit. disaring. duri (1 jenis) (Lampiran 1). kunir. Jenis jenis tumbuhan yang digunakan tergolong dalam kelompok tumbuhan lumut. Pemanfaatan Bahan dari Bagian Hewan Di dalam naskah Rukmini Tatwa ditemukan juga penggunaan bahan-bahan berupa bagian hewan dan bahan lain sebagai indikasi adanya kombinasi dan sinergi pemanfaatan. Para kepala rumah tangga menggunakan untuk menjaga stamina dan mengatasi hambatan mendapat keturunan. batang. Maikhuri (1998) melaporkan kelompok masyarakat tradisional Bhotiya (India) menggunakan tanaman obat sebanyak 53 jenis di Marchas. keunikan kultural masyarakat dan lingkungan geografisnya. kencur.. Sebanyak 137 jenis dapat diketahui nama ilmiahnya dan sebanyak 11 jenis belum dapat dicari padanannya karena keterbatasan informasi dalam Bahasa Bali Kuno. batang. minyak kelapa. Masyarakat di Jawa dalam pembuatan jamu menggunakan cara serupa. direbus. Terjemahannya: Sarana mengencangkan alat kelamin laki-laki adalah daun iler hitam 3 helai. Bagian tumbuhan berupa daun. Juni 2010 298 . menjaga kesegaran vagina. kelompok semak dan tumbuhan tingkat tinggi (Lampiran 1).Analisis Naskah Pengetahuan Tumbuhan Bahan Kebugaran katih. kuku dan madu tawon. 15 (2). buah. kotoran. bunga (14 jenis). getah. bawang putih 3 siung. Pembuatannya menggunakan alat sederhana seperti dihancurkan dengan batu. Frekuensi penggunaan jenis tumbuhan paling tinggi (10−17) . Penggunaan keanekaragaman tumbuhan secara tematik sesuai pola pendekatan muatan lokal. dan jenis tumbuhan tersebar di pekarangan. buah. tasik ireng. adalah merica. kulit batang.. Pemanfaatan dilakukan secara langsung melalui pengolahan secara sederhana. bunga. Himalaya (India). Penggunaan berbagai macam tumbuhan bahan obat dan menjaga Biota Vol. merica 3 butir. 3 bsik. di mana hampir setiap etnik memiliki keunikan (Harini et al. tepi pantai dan tempat yang disakralkan. 2000). tambkna . untuk pengobatan beberapa penyakit. walaupun sudah terdapat teknologi pengobatan modern (Harini et al. tetapi juga menunjuk varietas. tegalan dan tepi sungai dan kawasan pura sebagai tempat disucikan. gilut. Maikhuri (1998) melaporkan beberapa cara pengolahan jenis tanaman obat di kawasan Botiya. 3 lembar daun ligundi.. Sarana lain campurannya adalah.

Laki-laki untuk memperbesar. mengatasi impotensi dan penyakit kelamin Keunikan naskahnya setara dengan definisi pengobatan tradisional (WHO. berendam dalam air. 299 Biota Vol. mengatasi gangguan mendapat keturunan. Naskah Rukmini Tatwa menguraikan sasaran bagian tubuh. Peningkatkan kekuatan atau vitalitas bersanggama melalui ramuan oles dan atau dikunyah. garam. Macam ramuan merupakan kombinasi berbagai tumbuhan dan bagian hewan seperti madu serta unsur fisik lain. Pemilihan dan penggunaan bahan disesuaikan dengan jenis gangguan dan pilihan terapi. Obat penyakit luar berupa parem ditempelkan. Pada laki-laki terutama memperbesar. 2005). approaches. Misalnya untuk terapi vagina. pijer (Lampiran 2). parem. dan spiritualitas (Myss. memperpanjang ukuran. knowledge and beliefs incoporating plant. kejiwaan. 1988). salep dioleskan. menambah kekuatan senggama. dilumurkan. mengobati gangguan kencing. Traditional medicine means health practices. Ramuan obat luar antara lain berupa urap. Ramuan yang dioleskan berupa boreh atau lulur. wedak dan obat penyakit dalam dibuat jamu serta kombinasinya. Bahan tambahan berupa: garam arang alkohol. kapur. Informasi keanekaragaman jenis. (Tabel 2). Terapi kebugaran bersifat terpadu menggabungkan keunikan pelaku pelaku dengan karakteristik tumbuhannya. macam ramuan. 2005). Macam terapi dilakukan dalam berbagai bentuk sesuai sasarannya. Terapi vagina frekuensinya paling dominan. madu. Sasaran terapi tubuh wanita antara lain vagina. cuka. manual techniques and exercises. Terdapat dua macam terapi pengobatan. dan bagian dimanfaatkan dijadikan sebagai acuan dalam penyusunan sumber informasi secara rasional (Lampiran 1). Macam Terapi Tubuh dan Jenis Ramuan Naskah lontar menguraikan bagian tubuh yang menjadi target dan macam ramuannya. mengencangkan penis. Penggunaan bagian hewan sebanyak 20 macam dan bahan lain 10 macam. nama ilmiah. dan menghaluskan kulit (Tabel 1). dikunyah untuk menghilangkan bau mulut dan tenggorokan. Juni 2010 . seperti dalam pengobatan Usada Taru Pramana (Suryadarma. nama ilmiah. dan menghilangkan jerawat. memperbanyak cairan semen. spiritual theraphis. sasaran terapi bagian tubuh. memutihkan wajah. Strukturisasi mencakup pengungkapan hubungan naskah. dan macam terapi. memperpanjang. Isi teks naskah menjelaskan urutan: nama penyakit. dan minyak ular sawah. boreh. menyuburkan sperma. Integrasi penyembuhan biofisik dan kejiwaan dilakukan melalui terapi pembacaan doa dan pembuatan simbol magis. lulur dioleskan. yaitu untuk penyakit luar dan penyakit dalam. Macam ramuan dan terapi sesuai organ sasaran dan ramuan paling banyak adalah minum jamu. Jamu diminum. ditetesi dan dituangkan. Strukturisasi naskah mencakup pengungkapan nama lokal tumbuhan. jenis tumbuhan dan terapi secara naratif. Sasarannya untuk pengobatan penyakit medis dan bukan medis. bubuk ditaburkan. bagian wajah dan kulit. memperpanjang penis. nama lokal tumbuhan.IGP Suryadarma Bahan-bahan alamiah sebagai pelengkap berupa. Totalitas terapi penyembuhan merupakan alternatif pengobatan karena manusia memiliki badan kasar. Terapi mulut dan muka untuk menghilangkan bau. cairan sebagai pembasuh vagina. seperti dalam pengobatan modern. macam ramuan. dalam Susilo. telur ayam. gula merah. 15 (2). applied singularly or in combination to treat. animal and mineral based medicines. dan penghalusan bahan untuk masker wajah. menyuburkan sperma. Macam terapi dan sasaran bagian tubuh sebanyak 21 bagian. Terapi dengan cara diminum.seperti pengobatan modern tetapi diuraikan secara naratif. Menyuburkan sperma. kapur. nama ilmiah dan bagian digunakan. Material tambahan berupa bagian-bagian hewan dan bahan fisik. Terapi peningkatan vitalitas. mempercantik muka. dan terapi paling banyak pada bagian organ reproduksi. diagnose and prevent illness or maintain wellbeing. Terapi penis untuk memperbesar. diikuti terapi penis dan peningkatan vitalitas. mengatasi impotensi dan akibat gangguan ilmu hitam. Strukturisasi Naskah Lontar Rukmini Tatwa Strukturisasi naskah dan penyediaan informasi keanekaragaman jenis tumbuhan agar terjadi pengembangan pengetahuan melalui sambung budaya. mengatasi impotensi. bagian digunakan.

Struktur teks lontar Rukmini Tatwa merupakan satu kesatuan teks yang tersusun secara berurutan mulai dari: macam penyakit. sasaran dan waktu terapi. Seleksi dilakukan dengan menggunakan acuan instrumen ilmiah dan diadaptasi kedalam sruktur pemediaan. 2000. dalam Suryadarma. 1999). sehingga pertumbuhan ilmu melalui pengayaan kultural. Strukturisasi naskah berfungsi memberikan gambaran secara praktis dalam bentuk bahan tercetak. 2006). Arisandi. Kandungan informasinya dapat mengatasi keterbatasan bahasa lokal. lingkungan persawahan dan tegalan. Karakteristik strukturisasi naskah dalam media cetak sangat membantu memperoleh pengetahuan (Gerlach. Satu sistem pengetahuan akan dapat tumbuh dan berkembang jika memiliki subsistem budi. nama umum. tempat-tempat yang disakralkan. Maikhuri (1988) menyajikan susunan dan ringkasan yang terdiri dari beberapa komponen. mudah disimpan dan dapat dibaca ulang (Quil. Karakteristikstruktur naskah dapat digunakan sebagai dasar penyebaran nformasi keanekaragaman jenis tumbuhan bahan kebugaran yang memenuhi persyaratan keluasan pembaca. nama lokal tumbuhan. Pola strukturisasi naskah setara dengan pendekatan heurmanitic karena di mana setiap potongan informasi dapat dimasukkan ke dalam perbendaharaan informasi yang telah ada secara Biota Vol. Strukturisasi dilakukan untuk pemantapan pengetahuan kebugaran sesuai dinamika kebutuhan. Mind map dapat memudahkan menyusun. mengelompokkan secara alamiah (Michalko dalam Buzan. nama lokal tumbuhan. Masyarakat tradisional Indonesia memiliki berbagai pengetahuan praktis sebagai cerminan integrasi pemanfaatan sumberdaya alam. budaya dan interaksi dengan lingkungan kehidupannya (Nababan. 1971 dalam Arsyad. Dalimartha.2003). kasiat sebagai obat sebagai satu kesatuan (Sudirga. Juni 2010 300 . ketersediaan keanekaragaman tumbuhan dan hewan di Indonesia. 15 (2). Realitas ilmiah pegetahuan kebugaran dan keberdaan keanekaragaman jenis tumbuhannya menunjukkan kekuatan praksis pelaksanan sehingga dapat dikembangkan dalam ilmu pengetahuan kebugaran modern. Strukturisasi naskah dalam media cetak dapat membangun dan memberi mind map atau peta pikiran bagi pengguna dan para pihak. bagian tumbuhan. Tahap awal dimulai dengan macam jenis penyakit. 2005). kandungan senyawa kimia. menyiapkan informasi. Terwujudnya konservasi dan perluasan informasi pengetahuan kebugaran dan ketersediaan keanekaragaman tumbuhan sesuai kehidupan masyarakat. 2002. Satu pengetahuan dapat ditumbuhkan secara selektif menjadi ilmu pengetahuan sebagai budaya pengetahuan. Berbagai sistem pengetahuan lokal memiliki keunikan sesuai keadaan sosial-budaya dan ekosistem masyarakatnya. Padua.Analisis Naskah Pengetahuan Tumbuhan Bahan Kebugaran Tematik keseluruhan struktur naskah adalah menjaga keutuhan rumah tangga. Keberdaan keanekaragaman jenis tumbuhan menunjukkan kuatnya peran masyarakat adat. 2004). 1981. Masyarakat memiliki sistem pengetahuan dan pranata pewarisan dalam aktivitas kehidupa secara turun temurun. jenis tumbuhan.Terdapat kesatuan pemanfaatan sumberdaya alam dengan sistem sosial adat masyarakat sebagai satu keunikan masyarakat lokal sesuai kulturalnya. Penyederhanaan struktur naskah dapat memenuhi fungsi media sebagai pembawa pesan. Skema struktur pendekatan pengobatan tradisional dalam informasi ilmiah dituangkan secara logis (Tabel 3) Adaptasi strukturisasi naskah mengacu pada isi struktur. subsistem organisasi dan subsistem artefak (Koentjaraningrat. Konsistensi keterkaitan antarkomponen memiliki potensi sumber pengetahuan ilmiah. Naskah lontar secara logis menjelaskan hubungan antara semua komponen sehingga pengetahuan kebugaran tradisional tersebut sebagai satu produk budaya. 1984 dalam Suprodjo. keterbatasan naskah jumlah naskah yang tertulis dalam daun lontar. 2000. dan cara pembuatannya. nama ilmiah. 1977). 2004). Strukturisasi naskah lontar dapat diadaptasi dalam ilmu pengetahuan kebugaran dan pengobatan modern. simplisia obat. Terjadinya kesinambungan pengetahuan antar generasi sebagai wujud konservasi pusaka budaya (Lukito. Keberadaan jenis tumbuhan bahan kebugaran sebanyak 115 jenis yang tersebar pada pola lahan pekarangan. nama ilmiah. 2004). Berdasarkan klarifikasi pustaka maka terdapat sebanyak 120 jenis tumbuhan obat dalam Usada Taru Pramana (75%) memiliki bahan aktif pengobatan dan secara umum digunakan sebagai tumbuhan obat (Valkenburg.

darah. dioleskan 1 Mengobati ejakulasi dini 3 Lulur. lulur dioleskan. oleskan pada lubang kelamin 6 menjadi sehat dan lentur Menambah nikmat senggama 4 Cairan pembasuh vagina. masker dan lulur 2 kulit dan jerawat 301 Biota Vol. dilulurkan 4 menjadi bercahaya Menghilangkan bau mulut dan 2 Cairan diminum. agar seperti gadis 5 Salep.IGP Suryadarma lebih terbuka. lendir vagina 15 Salep. Macam Terapi Bagian Tubuh dan Jenis Ramuan. Juni 2010 . Strukturisasi naskah dapat dipergunakan memperluas sebaran Tabel 1. memohon 3 bantuan Dewa Kamajaya dan Dewi Ratih Memperpanjang penis 11 Lulur dioleskan 10 Memperbesar penis 5 Campuran beberapa minyak dioleskan 11 Memperbanyak sperma 5 Jamu diminum 8 Penyembuhan penis akibat ilmu hitam 3 Jamu diminum. oleskan pada lubang kelamin 1 Lubang vagina terpelihara dan 3 Salep. dioleskan 3 Menyuburkan sperma 3 Jamu diminum 6 Mengobati penis keluar nanah 2 Campuran jamu. Adaptasi struktur naskah memiliki kelengkapan informasi antarbidang penetahuan. bahan dikunyah 2 Mengencangkan dan menegangkan penis 5 Jamu diminum. dan diisap 5 tenggorokan . boreh dioleskan pada penis 2 Kencing menetes terus menerus 1 Sarana ramuan jamu diminum 5 Penambah rasa dalam senggama 2 Jamu diminum Penyakit keputihan 2 Jamu diminum. dioleskan 2 Istri separuh baya. diminum 6 Pengobatan impotensi 2 Lulur. dikunyah 1 Bedak wajah supaya halus 3 Boreh. melenturkan 2 Bedak wajah. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 Terapi Bagian Tubuh Frekuensi Bentuk Ramuan Frekuensi Menghilakan bau. boreh. Pola perluasan sejalan dengan pengintegrasian pengobatan modern dalam Complementary and Alternative Medicine (Susilo. 2005). digerus. 15 (2). Integrasi kandungan informasi mendorong semakin luasnya alternatif pilihan. gigi menjadi kuat Menghilangkan keriput. mantra dan 10 rerajahan dan mohon Dewa Wisnu Pemutih wajah laki-laki sehingga 1 Boreh. dilulurkan 4 Tidak punya keturunan 1 Jamu berbagai ramuan. No informasi pengetahuan kebugaran dan keanekaragaman tumbuhannya.

Jehe kling 2. bisul. lesu. mwangamuhara Menghilangkan dihaluskan. Babakan nyambu sotomg. lendir. kulit.Lengis nyuh 8. No Nama Lokal Nama Umum Nama Ilmiah Simplisia Obat Kandungan Senyawa kimia Kasiat Obat 1 2 3 4 5 6 7 8 9 Bangle Jahe Gamongan Kunyit Temu tis Temu ireng Cekuh Bengle Jahe Lempuyang wangi Kunir Temu tis Temu hitam Kencur Temu gongseng Kunci pepet isen Lengkuas Zingiber cassumuna Zingiber officinale Zingiber aromaticum Curcuma domestica Curcuma purpurascens Curcuma aeruginosa Kaemfperia galanga Kaemfperia rotunda Alpinia galanga Erythrina fusca Erythrina orientalis Rimpang Rimpang Rimpang Rimpang Rimpang Rimpang Rimpang Rimpang Rimpang Abuminoid. jehe kling. dan erysodin 301 Biota Vol. borneol Minyak atsiri dan zat pati Gigi. pegal. darah. bisul. zingiberin. lepakna. Piper longum 7. pipis pahalit. getah erythralin. erythralin. eritrinin. dikeringkan digerus. dibentuk kasubhagyana ngwang denya bau. perut. lepana. sianida. sineol. Minyak air susu 9. kamfer... tan pasanggama kalanya mangkana. Batuk dan rematik zingibetol. sama bhaga. dan etil alkohol mata dan rematik Minyak astiri Kulit gatal-gatal Gatal. Lengis lenga. b. lapana yoni. Batuk. sesquiterpen. Vagina Sama bagian. Kulit juuk purut 1. Panggal bwaya 9. eugenol. pada lubang vagina panggal buaya. lumatkan. 1. Dipterocarpus haseltii 4. ika ta kabeh. 15 (2). bentuk salep. Muah atal.. akan bercumbu pulung. kurkuminoid. Kulit a. Campuran lain malyud. hipoparin.IGP Suryadarma Tabel 2.. Piper longum 11. Emblica officinalis 5. mangrah. dst . 8. akah tabya bun.. phalaraja.Fenol. raris tuhang. Zingiber officinalis 3. zat pati dan zat Gatal-gatal pada kulit lemak Minyak astir. Phalaraja Pers 4. wyadining yoni. Kepala dingin. Model Strukturisasi Kajian Etnobotani Naskah Lontar Rukmini Tatwa. pipis pahalit. batuk.. kepala dan panas dingin 10 Canging 11 Dadap lengis 12 dst Cangkring Dadap tis Astiri. ambeien Minyak astiri. alkaloid. bulatan. dan batuk Telinga dan panas Batuk. Xanthoxyllum rhetsa Tabel 3. dan flavonoid Daun. pisang. Licopodium circinatum 6. lengis lenga.. pinen dan metil sinamat Daun Alkaloid. 10. Dibalurkan pada saat sama bhaga. diberi Mwah babakan nyambu sotomg. erisionin. sineol zingeton. Dicampur.Lengis pehan 5. malih ulig. Dioleskan maulig. Sineol. Akah tabya bun 7. Naskah Lontar Terapi Macam Ramuan Jenis Tumbuhan Nama Ilmiah Nihan pamahayunkun-ari. borneol. dalam kelopak bunga lengis pehan curnnangkratha... dioleskan. Psidium guayava L 10. ngaranya abwa. pinen. rematik sesquiterpen Minyak atsiri. Sesamum indicum L 12.. minyak. batang. 12. Cytrus hystric DC 2. Sama bagian. Lengis pehan 13. panas. kamf-peria. mata. khampor dan Bisul. lulurkan. madhu.. Juni 2010 .perut dan gatalborneol gatal pada kulit Minyak astiri. lulur oleskan babakan kamuloko. Saat itu lengis. pegel linu Atsiri. Adaptasi Struktur Lontar Rukmini Tatwa Sumber Informasi dalam Pengobatan Modern. Babakan kamaloko 3. lengis pehan. galangol. diare. jangan bersanggama curnnangkratha wedhaknya c. hipa-porin. yatika hilang dening 1. rarabakneng yoni. kurkumin Batuk. bisul. pada vagina uttama. juuk purut. Akah tabya bun 11. digoreng akah tabya bun. Myak air susu 13. Atal (Ata taluh 6. Cocos nucifera L.

De Padua. 97−101. Myss. Arsyad. S. Hlm 124.. 2004. Tabanan dalam Angka. Bogor. Yayasan Obor Indonesia. E. A. Hlm 24−27. Usada Bali. Publisher. Jaipur. M. Juni 2010 . Seminar Konservasi Tanaman Upacara Adat Bali.S. 2004. C.B. Shifting Our Thinking About the Causes of Illness. Strukturisasi naskah lontar Rukmini Tatwa mengombinasikan antara pengetahuan tradisional dan pengetahuan modern sebagai perlindungan pengetahuan dan keberadaan keanekaragaman tumbuhannya. K.S. New York Pp.Hlm 24−30. 45−48. Nala. Jumlah jenis tumbuhan yang diketahui lebih dari 75% dan banyak tumbuhan memiliki kasiat penyembuhan secara ilmiah. 1994. Pt. 2003.K. Bunyapraphatsara dan Lemmens. Crown Publishers Inc. dan Semwal. Filosofis Pemanfatan dan Keanekaragaman Tanaman Upacara Agama Hindu di Bali. The Creation of Healt. 2003. editor Medicinal and Poisonous Plants 1. Rukmini Tatwa. F.H.P.J. dan Damayanti. Massachusetts: Sinauer Associates Inc. Keanekaragaman jenis tumbuhan digunakan sebanyak 148 jenis yang tediri atas tumbuhan tingkat rendah sampai tingkat tinggi. M. Traditional Medicine in Jimbaran Area South Bali 37−38. Saran Perlu klarifikasi dengan menggunakan acuan pustaka karakteristik gugus aktif jenis tumbuhan yang digunakan sebagai satu upaya literasi sains. 28 Juli.R. dan terapis terutama yang bersumber dari kombinasi karakteristik berbagai jenis tumbuhan. 1998.Naskah lontar memiliki nilai-nilai teknologis. Jakarta. Pembuatan produk-produk terapi sebagai upaya realisasi penerapan hasil penelitian. 1990. T. Daftar Pustaka Adhi. Hlm 44−55. Nababan. E. N. 3−8. Seminar.L.. bunga. Naskah lontar Rukmini Tatwa memiliki potensi sebagai sumber informasi ilmiah. Pp. Hlm 98−104.K. dan Carooll. 2000.. Kamus Penyakit dan Tumbuhan Obat Indonesia Jakarta. Nautyal. Indigenous Knowlwedge Development Monitor 8: 7−13. 2000. Suhud. Pengelolaan Sumberdaya Alam Berbasis Masyarakat Adat. Badan Pusat Statistik Kabupaten Tabanan. Jakarta. The Basic Principles of Biology Conservation Sunderland. L. Kebun Raya Eka Karya Bali. Konservasi Pusaka Budaya dan Revitalisasi Kawasan untuk Mewujudkan Pembangunan Perkotaan Berkelanjutan. 2000. Ucapan Terima Kasih Terima kasih kepada: Laboratorium Dokumentasi Lontar Fakultas Sastra Universitas Udayana.A. pola pemanfaatan. Denpasar. Jakarta. R. 1977. Indigenous Knowlwdge of Medicine Plants and Wild Edible among Three Tribal Subcommunities of the Central Himalaya. N. buah. PROSEA 12 (1): 93−193. Fakultas Sastra Universitas Udayana Denpasar. Upada Sastra. K.S. Skripsi. Buzan. Meffe. Maikhurri. Media Pengajaran. 15 (2). Prosiding. Harini. 1999. Adi Kirtiningrat. Hlm 5. Strukturisasi naskah dikembangkan sejalan konsepsi pengobatan dan terapi kebugaran modern. kepercayaan masyarakat sebagai dasar pengetahuan modern. Handbook of Medicinal Plants Pointer Publisher. Trubus Agriwidya. 2006. Pemanfaatan tumbuhan bersifat ganda.M. A. 1988. staf Laboratorium Dokumentasi Lontar Fakultas Sastra Universitas Udayana yang telah membantu dalam menerjemahkan naskah Lontar Rukmini Tatwa.C. R. dan Firdaus.IGP Suryadarma Simpulan dan Saran Simpulan Naskah lontar Rukmini Tatwa memberikan informasi cara menjaga kebugaran tubuh melalui pemanfaatan kanekaragaman jenis tumbuhan. Konservasi Hiritage di Indonesia. 303 Biota Vol. PT Gramedia Pustaka Utama. Lukito.K. Buku Pintar Mind Map (terjemahan Susi Purwoko).K. Nala. S. 1998. Denpasar yang memberikan ijin meminjam naskah Lontar Rukminni Tatwa. C. R. daun. Pusat Penelitian Lingkungan Hidup IPB. Bagian-bagian organ tumbuhan yang digunakan mulai dari akar. yang mencakup perpaduan antara keberadaan keanekaragaman jenis hayati. Usada Bali. biji. Makalah dalam Pelatihan Pengelolaan Lingkungan Hidup Daerah 5 Juli Bogor. Universitas Tri Sakti. Batthacharjee. Atlas Tanaman Obat Indonesia Jilid 1 dan 2. keunikan etnik. Kajian Struktur dan Fungsi. batang. G. P. 197. India. Dalimartha. Eiseman.M. 2001. farmakologis. Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Tabanan.

Kosmologi Pengobatan Usada Taru Pramana. Yayasan Obor Indonesia. Persoalan dan Penyelesaian Manajemen Irigasi yang Berkeadilan Makalah Seminar Sistem Subak di Bali Menghadapi Era Globalisasi. Juni 2010 304 . 17−19. P. Biologi Konservasi (Terjemahan). Language and Identity. H.R. Hlm 16. Usada Bali.Analisis Naskah Pengetahuan Tumbuhan Bahan Kebugaran Nala. Bali. R. Bali. S. Y. 2001. Bali Living in Two World. Pengobatan Tradisional Bali.di dalam Meffe. Hlm 77−80. Kebun Raya Eka Karya Bali.Between Traditional Medicine and Antibiotics. Singaraja. M. The Basic Principles of Biology Conservation: Sunderland. Suryadarma. 1989. Denpasar.K. 2004. Suwidja. Primack.. 56−58. Carooll. Wibowo.177−180. Pemanfaatan Tumbuhan sebagai Obat Tradisional di Desa Trunyan. (PUSDOK) Pusat Balai Dokumentasi Kebudayan Bali). Kebun Raya Eka Karya Bali. 2007. Biota Vol.. 1−3. Basel Museum der Kulturen and Verlag Schawbe & Co AG. Biomoleculer Research and Development of Traditional Medicine. 1998. Tinjauan Filosofis dan Peranannya dalam Ekowisata. Conservation Biology and the Management of Natural Resources. Prosiding Seminar. J. 2001.I. Konservasi Tmbuhan Usada Bali dan Perannya dalam Mendukung Ekowisata.Hlm l 9−11. S. M. S. dan Karmadibrata. Pemda Propinsi Bali. Bali: Toko Buku Indra Jaya. Suprodjo. 2004. Jatna. 53. 2005. Scope And Implication of Rising Discipline Etnoecologica. Jakarta. The Dani-Baliem Perception of the Plant Diversity. 1994. Purwanto.B. 2004. T.Alih Aksara Lontar. N. J. Semarang.K. Publisher. I. Makalah dalam Simposium bahan Obat Alami. Basel Museum der Kulturen and Verlag Schawbe & Co AG. of Tropical Ethnobiology. An Interview with a Balinese Healer. 2004. Indrawan.. Bali Living in Two World. Massachusetts Sinauer Associates Inc. Panji. Between Globalization and illiteracy. Suryadarma. Kebun Raya Eka Karya Bali. Sudirga. Unit Pelaksana Daerah. Berbagai Cara Pengobatan Menurut Lontar Usada. 1992. Seminar Konservasi Tanaman Upacara Adat Bali. Manfaat Ganda Dan Perlindungan Tanaman Upacara Pada Tri Mandala Desa Adat Bali. Hlm 106−107. of Tropical Ethnobiology. I. Sumarta.V. 2005. P. Prosiding. Prosiding. II (1): 65−80.K. I. Understanding Traditional Plant Use and Management. Seminar Konservasi Tanaman Upacara Adat Bali. Salwaser. 15 (2). Toledo. What is Etnoecology? Origins. 1986. 1 (1): 18−19.G.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful