P. 1
DOMINASI KEKUASAAN DAN RESISTENSI MASYARAKAT

DOMINASI KEKUASAAN DAN RESISTENSI MASYARAKAT

|Views: 683|Likes:
DOMINASI KEKUASAAN DAN RESISTENSI MASYARAKAT
Baca selengkapnya di http://www.contohmakalah77.com
DOMINASI KEKUASAAN DAN RESISTENSI MASYARAKAT
Baca selengkapnya di http://www.contohmakalah77.com

More info:

Published by: Contoh Makalah Skripsi dan Tesis on Dec 29, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/10/2013

pdf

text

original

Wawancara yang dilakukan dalam penelitian ini merupakan wawancara tidak terstruktur,

sesuai dengan urutan wawancara, dan tidak memakai sistem angket atau kuesioner. Teknik

wawancara mendalam berguna untuk memperoleh data dengan jalan mengajukan pertanyaan-

pertanyaan tentang segala sesuatu kepada informan untuk mendapatkan penafsiran yang utuh

tentang suatu informasi. Dalam teknik ini, yang paling ditekankan adalah komunikasi antara

peneliti dengan informan berjalan lancer dan tidak terkesan formal. Untuk memperoleh validitas

data, wawancara dilakukan secara berulang terhadap informan yang berbeda dengan item atau

masalah yang sama. Dengan demikian, diharapkan data- data yang diperoleh dapat

dipertanggungjawabkan kevaliditasannya. Selain itu, untuk mendukung kevalidan data, dalam

pengertian yang diungkapkan oleh K. Yin (2003), penelitian ini menggunakan dua tipe

wawancara, yaitu: wawancara yang bertipe open - ended dan wawancara terfokus. Wawancara

openended dilakukan dengan bertanya secara langsung kepada informan kunci tentang suatu

peristiwa tertentu dan opini atau pendapat mereka tentang hal tertentu tersebut. Seperti pendapat

pedagang (secara individu) tentang pihak pemerintah, investor, ataupun tentang masyarakat Riau

yang beretnis melayu.

Sedangkan wawancara terfokus dilakukan dalam jangka waktu terbatas (satu jam atau

dua jam), walaupun masih bersifat open- ended tetapi tidak mengikuti serangkaian daftar

pertanyaan tertentu dari protokol wawancara yang telah disiapkan. Tujuan wawancara ini adalah

untuk mendapatkan data pendukung terhadap fakta- fakta tertentu (K. Yin, 2003). Dengan teknik

ini, peneliti dapat memperoleh komentarkomentar yang segar dari informan tentang sesuatu hal

yang mendukung data, seperti perbandingan tipe pemerintahan daerah Riau dengan Sumbar atau

antara karekteristik orang Riau asli (etnis melayu) yang selama ini dipahami oleh para pedagang.

Selain itu peneliti juga menggunakan teknik ini untuk mendapatkan data yang valid. Dengan

berpura- pura tidak me ngerti tentang kondisi pendapat pemerintah tentang pedagang, peneliti

mendapatkan data tentang apa yang dirasakan pedagang dan pendapat mereka (pedagang)

tentang pemerintah dan investor, minsalnya sulitnya mendapatkan informasi dari pihak

pemerintah dan investor. Hal serupa juga dilakukan peneliti terhadap pemerintah dan investor

(sebagai subyek) dan pedagang sebagai obyek.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->