3 Ideologi besar Ideologi Kapitalis Kapitalisme dibangun dengan Sekularisme.

Pemahaman yang mengajarkan pemisahan agama dari kehidupan. Dalam hal ini, Kapitalisme telah mengkotak agama hanya sebagai Ritualisme dan Spiritualisme. Sehingga, untuk menjawab tentang ritual ini, termasuk dari mana asal kehidupan dan bagaimana akhirnya, mereka menyerahkan kepada agama masing-masing. Sedangkan dalam masalah kehidupan, manusialah yang mempunyai otoritas untuk mengaturnya. Mengenai solusi atas seluruh problem kehidupan manusia, Kapitalis telah memiliki banyak hukum, yang semuanya dicetuskan berdasarkan asas manfaat. Agar asas manfaat ini dicapai secara maksimal, harus ada Liberalisme. Demokrasi misalnya, adalah salah satu bentuk solusi dalam masalah pemeritahan. Demokrasi merupakan kebebasan rakyat dalam menyatakan pandangannya, yang lahir akibat praktik eksploitasi Teokrasi. Karena Teokrasi tidak menguntungkan, maka ia dihujat, dihancurkan dan dikubur hidup-hidup. Liberalisasi kepemilikan, misalnya, adalah salah satu bentuk solusi dalam masalah ekonomi, yang melahirkan individualisme. Dengan kebebasan tanpa batas, dan berorientasi pada perolehan kemanfaatan yang sebesar-besarnya, terjadilah eksploitasi orang kaya atas orang miskin. Yang tidak jarang menimbulkan class stuggle. Untuk menutupi kebocoran ini, maka dicetuskannya walfer state, dimana negara yang semula hanya menjadi polisi lalu lintas untuk melindungi kebebasan mutlak individu, akhirnya turun tangan. Dalam masalah tingkah laku, kebebasan merupakan atribut yang essensial bagi mereka. Free sex, free love adalah model yang dikembangkan dalam memecahkan problem sexual instink. Dalam beragama, tampak dengan berkembangnya murtadisasi, dengan toleransi tinggi. Ideologi Sosialis Sosialisme sebagai sebuah Ideologi dalam konteks ini, konteks asas, dibangun dengan materialisme atau Dialektika Materialisme. Pemahaman yang mengajarkan, bahwa seluruh yang maujud, manusia, alam dan kehidupan yang nota bene semuanya merupakan materi adalah berasal dari materi. Yang semuanya berproses secara dialektik, dari satu materi dengan adanya antithesis, akan menghasilkan sintesis baru, yang berupa materi lain. Inilah kerangka Dialektika Materialisme. Tuhan, diklaimnya tidak ada, bahkan Nietze mengatakannya sebagai telah mati. Sosialisme terbukti tidak memberikan tempat bagi agama. Sehingga problem-problem keagamaan dipecahkannya secara material, dimana dalam filsafatnya menolak samasekali aspek metafisik. Dalam menjawab kebutuhan spiritualnya, tentang dari mana muasal hidup mereka, maka sebisa mungkin mereka akan menjelaskan secara materi. Sebagai contoh teori evolusi Darwin, yang secara tidak langsung menafikan bahwa manusia diciptakan oleh Al-Khalik. Dalam konteks futuristik, keakhiratan, kehidupan pasca dunia, mereka menjelaskan sebagai tidak ada. Sebab, jasad manusia telah berevolusi menjadi sintesis yang lain. Akan tetapi, sebagai ganti kekosongan spiritualitasnya mereka akhirnya mengkultuskan individu, pahlawan dan lain sebagainya. Mengenai solusi atas semua problem hidupnya, Sosialisme telah membangun hukum berdasarkan antithesis (tanaqhudhat). The iro law of oligarchi (Hukum Tangan Besi) adalah hukum yang dipraktekkan dalam sistem Sosialis. Maka, Diktatorisme adalah bentuk pemeritahannya. Mengapa harus pemerintahan diktator? Sebab pemeritahan ini merupakan sistem yang dipaksakan untuk mewujudkan antithesis. Sebagai contoh, Sosialisme, memberangus private property agar tidak terjadi monopoli faktor produksi, dan terciptalah pemerataan. Tanpa adanya The Iron Law of Oligarchi, menurut mereka mustahil memberantas monopoli. Bahkan, menurut mereka class stuggle adalah sebuah keharusan untuk menciptakan perubahan. Dengan cara semacam itu, akan terwujudlah keadilan sosial. Sedangkan dalam aspek kehidupan yang lain, karena tidak ada standar baku, hukum mereka amat rentan dan mengikuti selera masyarakat. Ideologi Islam Dalam konteks akidah (asas)-nya, mengajarkan asal muasal seluruh yang maujud, alam, manusia dan kehidupan beasal dari sang Khalik. Dan hidup manusia diciptakan untuk beribadah sebagai wujud keterikatan manusia dengan ALLAH dalam bentuk melaksanakan perintah dan meninggalkan seluruh laranganNya. Juga karena manusia, kelak, setelah hidup di dunia, akan hidup untuk yang kesekian kalinya, untuk mempertanggungjawabkan seluruh aktivitas duniawinya. Maka, ALLAH menurunkan Rasul untuk membimbing manusia untuk menemukan bentuk kehidupan dunia dan akherat yang ideal. Inilah asas Ideologi Islam. Intinya, terangkum dalam keenam rukun iman. Mengenai solusi atas seluruh problem kehidupan manusia, Islam mendasarkan solusinya pada keterikatan kepada hukum syara’. Dalam konteks pemerintahan, Islam mensyari’atkan sistem khilafah, dengan bentuk, sistem dan mekanisme yang unik. Dalam konteks ekonomi, Islam mensyari’atkan hukum-hukum mengenai masalah kepemilikan, pengelolaan, dan distribusi, serta, hukum-hukum yang menyangkut mekanisme memiliki dan mengembangkan harta. Dalam konteks politik dalam negeri, Islam telah mewajibkan diberlakukannya seluruh hukum Islam kepada rakyat. Sedangkan dalam konteks politik luar negri, Islam telah memberlakukan hukumhukum jihad. Dalam masalah sangsi hukum, Islam memiliki sangsi yang tegas. Dengan demikian seluruh problem kehidupan manusia, semuanya bisa dipecahkan oleh Islam. Macam-macam Ideologi dunia Ideologi adalah kumpulan ide atau gagasan. Kata ideologi sendiri diciptakan oleh Destutt de Tracy pada akhir abad ke-18 untuk mendefinisikan "sains tentang ide". Ideologi dapat dianggap sebagai visi yang komprehensif, sebagai cara memandang segala sesuatu (bandingkan Weltanschauung), secara umum (lihat Ideologi dalam kehidupan sehari hari) dan beberapa arah filosofis (lihat Ideologi politis), atau sekelompok ide yang diajukan oleh kelas yang dominan pada seluruh anggota masyarakat. Tujuan untama dibalik ideologi adalah untuk menawarkan perubahan melalui proses pemikiran normatif. Ideologi adalah sistem pemikiran abstrak (tidak hanya sekadar pembentukan ide) yang diterapkan pada masalah publik sehingga membuat konsep ini menjadi inti politik. Secara implisit setiap pemikiran politik mengikuti sebuah ideologi walaupun tidak diletakkan sebagai sistem berpikir yang eksplisit. IDEOLOGI LIBERALISME Liberalisme adalah sebuah ideologi, pandangan filsafat, dan tradisi politik yang didasarkan pada pemahaman bahwa kebebasan adalah nilai politik yang utama. Liberalisme tumbuh dari konteks masyarakat Eropa pada abad pertengahan. Ketika itu masyarakat ditandai dengan dua karakteristik berikut. Anggota masyarakat terikat satu sama lain dalam suatu sistem dominasi kompleks dan kukuh, dan pola hubungan dalam system ini bersifat statis dan sukar berubah. Pemikiran liberal (liberalisme) berkembang sejak masa Reformasi Gereja dan Renaissans yang menandai berakhirnya Abad Pertengahan (abad V-XV). Disebut liberal, yang secara harfiah berarti bebas dari batasan (free from restraint), karena liberalisme menawarkan konsep kehidupan yang bebas dari pengawasan gereja dan raja. Ini berkebalikan total dengan kehidupan Barat Abad Pertengahan ketika gereja dan raja mendominasi seluruh segi kehidupan manusia.

2. Ciri-ciri ideologi liberalisme 1. 4. 6.Secara umum. Penggunaan istilah sosialisme sering digunakan dalam berbagai konteks yang berbeda-beda oleh berbagai kelompok. istilah ini mengacu pada para pengikut doktrin Saint-Simon pada tahun 1832 yang dipopulerkan oleh Pierre Leroux dan J. Cili. Kolombia. Nama-nama penting dalam Ideologi Sosialisme Nama-nama penting dalam Ideologi Sosialisme C. Masih banyak lagi negara-negara yang menganut Ideologi Liberalisme di benua lainnya. Kosta Rika. tetapi hampir semua sepakat bahwa istilah ini berawal dari pergolakan kaum buruh industri dan buruh tani pada abad ke-19 hingga awal abad ke-20 berdasarkan prinsip solidaritas dan memperjuangkan masyarakat egalitarian yang dengan sistem ekonomi menurut mereka dapat melayani masyarakat banyak daripada hanya segelintir elite. dengan prinsip agama dianggap candu yang membuat orang berangan-angan yang membatasi rakyatnya dari pemikiran yang rasional dan nyata. istilah ini digunakan pertama kali untuk menyebut pengikut Robert Owen pada tahun 1827. F. Honduras. Ekuador. Bandingkan Oxford Manifesto dari Liberal International: "Hak-hak dan kondisi ini hanya dapat diperoleh melalui demokrasi yang sejati. dan menolak adanya pembatasan terhadap pemilikan individu. IDEOLOGI SOSIALISME Sosialisme merupakan merupakan reaksi terhadap revolusi industri dan akibat-akibatnya. Masyarakat yang terbaik (rezim terbaik). . Grenada. Puerto Rico dan Suriname. hal ini dikarenakan keduanya sama-sama mendasarkan kebebasan mayoritas. Brazil. Bahamas. Oleh karena itu paham liberalisme lebih lanjut menjadi dasar bagi tumbuhnya kapitalisme. Argentina. Anggota masyarakat memiliki kebebasan intelektual penuh. Sosialisme ini lebih didasarkan pada pandangan kemanusiaan (humanitarian). Meksiko. Dalam masyarakat modern. dengan menghargai kebebasan dan pandangan-pandangan kaum minoritas. Dalam bahasa Inggris. Republik Dominika. dicirikan oleh kebebasan berpikir bagi para individu. Keputusan yang dibuat hanya sedikit untuk rakyat sehingga rakyat dapat belajar membuat keputusan diri sendiri. ataupun Thomas Jefferson Negara yang menganut Ideologi Liberalisme Beberapa Negara di Benua Amerika yang menganut ideology liberalisme Amerika Serikat. kebebasan beragama dan kebebasan pers. bukan dengan cara-cara kekerasan dan revolusi. Semua masyarakat dikatakan berbahagia apabila setiap individu atau sebagian terbesar individu berbahagia. Panama. Istilah ini mulai digunakan sejak awal abad ke-19. Menciptakan masyarakat sosialis yang dicita-citakan dengan kejernihan dan kejelasan argument. pertukaran gagasan yang bebas. Uruguay dan Venezuela. Kanada. dan yang diketahui benar (enlightened) dari kelompok mayoritas. yang mana mereka itu mementingkan individu pemilik dan mengesampingkan buruh.H. yang diungkapkan melalui surat suara yang bebas dan rahasia. Komunisme lahir sebagai reaksi terhadap kapitalisme di abad ke-19. Istilah sosialisme atau sosialis dapat mengacu ke beberapa hal yang berhubungan dengan ideologi atau kelompok ideologi. Benjamin Franklin. Peru. Paham liberalisme menolak adanya pembatasan. Ajaran tentang Ideologi Sosialisme 1. sistem ekonomi. Bolivia. dan Louis Bland (1811-1882). selain kapitalisme dan ideologi lainnya. dan suatu sistem pemerintahan yang transparan. 5. Wilhelm Weiling (1808-1871). menurut paham liberalisme adalah yang memungkinkan individu mengembangkan kemampuan-kemampuan individu sepenuhnya. Permasalahan seyogyanya di selesaikan dengan cara demokratis. Secara umum komunisme sangat membatasi agama pada rakyatnya. liberalisme mencita-citakan suatu masyarakat yang bebas. Nikaragua. Regnaud dalam l'Encyclopédie Nouvelle. Dalam masyarakat yang baik semua individu harus dapat mengembangkan pikiran dan bakat-bakatnya. kurang lebih liberalisme juga danut oleh negara Aruba. ekonomi pasar yang mendukung usaha pribadi (private enterprise) yang relatif bebas. Greenland. Liberalisme menghendaki adanya. Hak-hak tertantu yang tidak dapat dipindahkan dan tidak dapat dilanggar oleh kekuasaan manapun. liberalisme akan dapat tumbuh dalam sistem demokrasi. Ideologi Liberalisme Terbentuk Ajaran liberalisme ortodoks sangat mewarnai pemikiran para The Founding Father Amerika seperti George Wythe. Sekarang ini. Paham sosialis juga lebih luwes dalam hal perjuangan perbaikan nasib buruh secara bertahap. khususnya dari pemerintah dan agama. 3. Paraguay. EtinneCabet (1788-1856). Kekuasaan dari seseorang terhadap orang lain merupakan hal yang buruk. Awal sosialisme yang muncul pada bagian pertama abad ke19 dikenal sebagai sosialis utopia.M Charles Fourier (1772-1837). Saint Simon (1760-1825). Patrick Henry. bebas. Negara yang menganut Ideologi Sosialisme Negraa yang menganut Ideologi Sosialisme adalah Negara-negara di Eropa Barat. Demokrasi sejati tidak terpisahkan dari kebebasan politik dan didasarkan pada persetujuan yang dilakukan dengan sadar. dan negara. termasuk kebebasan berbicara. Di Perancis. dan tidak menyuruh seseorang melakukan sesuatu untuknya atau seseorang untuk mengatakan apa yang harus dilakukan. Pemerintah hanya mengatur kehidupan masyarakat secara terbatas. Hal ini mengharuskan para individu untuk bertanggung jawab atas tindakannya. IDEOLOGI KOMUNISME Komunisme adalah salah satu ideologi di dunia.. Cuba. Demokrasi merupakan bentuk pemerintahan yang lebih baik 2. Paham sosialis berkeyakinan perubahan dapat dan seyogyanya dilakukan dengan cara-cara damai dan demokratis.

Paham komunis berkeyakinan perubahan atas system kapitalisme harus dicapai dengan cara-cara revolusi dan pemerintahan oleh diktator proletariat sangat diperlukan pada masa transisi. Akan tetapi. Dimana ideologi konservatisme ini telah merasuk ke beberapa negara sekular yang ada sekarang. selama mungkin. keberadaan sebagai kehidupan dan kesehatan dari suatu organisme sosial. Jerman. masyarakat komunis tanpa kelas. Belanda. Komunisme mengajarkan teori perjuangan (pertentangan) kelas. keberadaan Tuhan terserah kepada manusia. misalnya proletariat melawan tuan tanah dan kapitalis. gereja. Salah satu pekerjaan diktator proletariat adalah membersihkan kelas-kelas lawan komunisme. Orang komunis menganggap Tuhan tidak ada. Komunisme juga kurang menghargai individu. kalau ia berpikir Tuhan tidak ada. Kalau sudah tua. semua orang sama. Manusia itu seperti mesin. Karena berbagai budaya memiliki nilai-nilai yang mapan dan berbeda-beda. rusak. mengadakan pembersihan kaum feodal atau tuan tanah. dan Partai Komunis Vietnam. IDEOLOGI FASISME . pakar ekonomi politik dan teori kemasyarakatan dari Prusia. conservāre. yang merupakan satu-satunya partai di negara bersangkutan. Vietnam. yaitu partai komunis. Sebagian pihak konservatif berusaha melestarikan status quo. Konservatisme juga menentang radikalisme dan skeptisisme. ada Partai Komunis Uni Soviet. seluruh hak milih pribadi dihapuskan dan diambillah untuk selanjutnya berada dalam control negara. Siapa yang menciptakan? Ideologi konservatisme yang dikumandangkan oleh Edmund Burke. Pemerintah komunis di Rusia pada zaman Lenin pernah mengadakan pembersihan kaum kapitalis (1919-1921). Maka. Istilah ini berasal dari kata dalam bahasa Latin. melestarikan. sementara yang lainnya berusaha kembali kepada nilai-nilai dari zaman yang lampau. Korea Utara. Negara yang menganut Ideologi Konservatisme Negara yang pernah menganut Ideologi Konservatisme adalah Inggris. Korea Utara. Ciri-ciri Ideologi Komunisme Adapun ciri pokok pertama ajaran komunisme adalah sifatnya yang ateis. kalau ia berpikir Tuhan ada. Dalam masa transisi dengan bantuan Negara dibawah diktator proletariat. Pada tahun 2005 negara yang masih menganut paham komunis adalah Republik Rakyat Cina (sejak 1949). jadilah ia rongsokan tidak berguna seperti rongsokan mesin. Negara yang menganut Ideologi Komunis Komunisme sebagai ideologi mulai diterapkan saat meletusnya Revolusi Bolshevik di Rusia tanggal 7 November 1917. 5 Mei 1818 – London. 4. Agama dipandang sebagai kekuatan utama disamping upaya pelestarian tradisi dan kebiasaan dalam tata kehidupan masyarakat.. Vietnam. Maka. "menjaga. memelihara. dan Negara semuanya dianggap suci. Denmark. Salah satu doktrin komunis adalah the permanent atau continuous revolution (revolusi terus-menerus). Hongaria. Samuel Francis mendefinisikan konservatisme yang otentik sebagai “bertahannya dan penguatan orang-orang tertentu dan ungkapan-ungkapan kebudayaannya yang dilembagakan. Lebih mementingkan lembaga-lembaga kerajaan dan gereja 2. 1729-1797. Komunisme sebagai ideologi mulai diterapkan saat meletusnya Revolusi Bolshevik di Rusia tanggal 7 November 1917. ada fase diktator proletariat yang bertentangan dengan demokrasi. Namun. Jadi. terbukti dari ajarannya yang tidak memperbolehkan ia menguasai alat-alat produksi. 3. Bulgaria. Pada tahun 2005 negara yang masih menganut paham komunis adalah Tiongkok. komunisme itu pada dasarnya tidak menghormati HAM. komunisme sering disebut go international. jadilah Tuhan ada. kaum konservatif di berbagai kebudayaan mempunyai tujuan yang berbeda-beda pula. Partai Komunis Cina. tidak mengimani Allah. Jadi. Ciri-Ciri Ajaran Ideologi Konservatisme 1. Kuba dan Laos.” Roger Scruton menyebutnya sebagai “pelestarian ekologi sosial” dan politik penundaan. Kuba dan Laos IDEOLOGI KONSERVATISME Konservatisme adalah sebuah filsafat politik yang mendukung nilai-nilai tradisional. untuk menuju ke sana. Siapa yang menciptakan? Karl Heinrich Marx (Trier. di negara komunis tidak ada partai oposisi. khususnya tuan-tuan tanah dan kapitalis. Kanada. Komunisme memang memprogramkan tercapainya masyarakat yang makmur. yang tujuannya adalah mempertahankan. Nasionalisme dan kebangsaan ini sekarang kalau di Indonesia dijadikan lambang perjuangan Partai Amanat Nasional di bawah Amien Rais dan Partai Kebangkitan Bangsa yang lahirnya dibidani oleh Gus Dur. Dalam dunia politik. komunisme menganut sistem politik satu partai. the status quo ante. Revolusi itu menjalar ke seluruh dunia. 14 Maret 1883) adalah seorang filsuf. Lembaga-lembaga yang sudah mapan seperti keluarga. PKI. Stalin pada tahun 1927. Maka. Swedia. mengamalkan". Ciri pokok kedua adalah sifatnya yang kurang menghargai manusia sebagai individu. Sejak saat itu komunisme diterapkan sebagai sebuah ideologi dan disebarluaskan ke negara lain.

Dalam pergaulan antar negara maka mereka melihat bahwa bangsa elit. Bagi fasisme manusia tidaklah sama. Untuk mencapai tujuannya. fasisme muncul di Italia dalam bentuk Benito Mussolini. Fascis ini merupakan simbol daripada kekuasaan pejabat pemerintah. Perancis. Dengan demikian fasisme mengangkat perang sebagai derajat tertinggi bagi peradaban manusia. Konsensus internasional adalah menciptakan pola hubungan antar negara yang sejajar dan cinta damai. Ajaran fasis model Italia-lah yang kemudian menjadi pegangan kaum fasis didunia. mereka hanya dapat gemetar ketakutan. agresi. Pelopor Ideologi Fasisme Nazisme Hitler dengan bukunya Mein Kampft. Bagi anggota masyarakat. sendirinya dari bahasa Latin. Berhadapan dengan tekanan dan kekerasan ini. fascio. nasionalisme yang sangat fanatik dan juga otoriter sangat kentara. yang berarti seikat tangkai-tangkai kayu. Sedangkan bagi kaum penentang. Terutama pemusnahan nalar digunakan dalam rangka “tabu” terhadap masalah ras. maka yang berlaku adalah keinginan si-elit. Ia menyebar dengan pesat di seluruh dunia pada permulaan Perang Dunia I. keyakinan yang bersifat fanatik dan dogmatic adalah sesuatu yang sudah pasti benar dan tidak boleh lagi didiskusikan. Pada abad ke-20. dan dari organisasi politik hingga kehidupan pribadi rakyatnya. Sehingga dengan kata lain bertindak menentang hukum dan ketertiban internasional. Negara-negara yang menganut Ideologi Fasisme Negara-negara yang pernah menganut Ideologi Fasisme adalah Amerika Serikat. Kedua. Ikatan kayu ini lalu tengahnya ada kapaknya dan pada zaman Kekaisaran Romawi dibawa di depan pejabat tinggi.Fasisme merupakan sebuah paham politik yang mengangungkan kekuasaan absolut tanpa demokrasi. sedangkan Mussolini menulis Doktrine of Fascism. Dalam pandangan fasisme. dalam suatu negara kaum elit lebih unggul dari dukungan massa dan karenanya dapat memaksakan kekerasan kepada rakyatnya. kerajaan atau pemimpin. Hitler konon pernah mengatakan. Terakhir atau ketujuh. Dengan demikian hal ini memunculkan semangat imperialisme. Italia dan Jerman. Hitler menulis Mein Kampft. dan kekerasan menjadi hukum—mengirimkan gelombang teror ke seluruh rakyat melalui polisi rahasia dan milisi fasis mereka. tetapi juga di negara-negara seperti Yunani. pemerintahan oleh kelompok elit. Saking kuatnya nasionalisme sampai mereka membantai bangsabangsa lain yang dianggap lebih rendah. Keenam. Menurut doktrin fasis. dan menggantikan dengan ideology yang mengedepankan kekuatan. kuche (dapur) dan kirche (gereja). pengingkaran derajat kemanusiaan. Jadi. negara adalah satu sehingga tidak dikenal istilah “oposan”. fasisme bersifat total dalam meminggirkan sesuatu yang dianggap “kaum pinggiran”. Dalam pendidikan mental. ketidak percayaan pada kemampuan nalar. dengan berkuasanya rezim fasis di Jerman dan Italia pada khususnya. Sementara itu di Jerman. pemerintahan fasis diterapkan dalam hampir semua tingkatan kemasyarakatan. militer melampaui sipil. Dalam prinsip fasis. Setidaknya para pelopor fasisme meninggalkan jejak ajaran mereka perihal fasisme. tetapi bahkan rasialisme dan rasisme yang sangat sangat kuat. bangsa yang satu melampaui bangsa yang lain dan yang kuat harus melampaui yang lemah. Setiap orang akan dipaksa dengan jalan apapun untuk mengakui kebenaran doktrin pemerintah. fasisime memiliki unsur menentang hukum dan ketertiban internasional. Fasisme dikenal sebagai ideologi yang lahir dan berkembang subur pada abad ke-20. Fasisme juga merambah jalur keabsahan secara rasialis. karena wawasannya yang bersifat moderat. Jadi fasisme menolak konsep persamaan tradisi yahudi-kristen (dan juga Islam) yang berdasarkan aspek kemanusiaan. Perang Dunia II. Pada akhirnya. kode prilaku yang didasarkan pada kekerasan dan kebohongan. bahwa “kebenaran terletak pada perkataan yang berulang-ulang”. Dalam paham ini. fascis. anggota partai melampaui bukan anggota partai. dimana mereka hanya ditempatkan pada wilayah 3 K yaitu: kinder (anak-anak). Diktator fasis dan pemerintahannya yang memimpin sistem semacam itu—di mana kekuatan yang brutal. justru pertidaksamaanlah yang mendorong munculnya idealisme mereka. pemerintahan harus dipimpin oleh segelintir elit yang lebih tahu keinginan seluruh anggota masyarakat. yang melumpuhkan rakyat dengan rasa takut. mereka mengenal adanya indoktrinasi pada kamp-kamp konsentrasi. Ajaran pokok Ideologi Fasisme Namun demikian. dan Mussolini dengan Doktrine of Fascism. struktur pemerintah hingga sistem militer. dari pendidikan hingga budaya. bukan terletak pada nilai obyektif kebenarannya. . Nazisme berbeda dengan fasisme Italia karena yang ditekankan tidak hanya nasionalisme saja. Bagi fasisme. Jika ada yang bertentangan dengan kehendak negara. Rasialisme dan imperialisme. agama hingga seni. Inggris. kaum fasis menerapkan pola pengawasan yang sangat ketat. pria melampaui wanita. pertumpahan darah. Kelima. unsur-unsur pokok fasisme terdiri dari tujuh unsur: Pertama. maka totaliterisme dimunculkan dengan aksi kekerasan seperti pembunuhan dan penganiayaan. Spanyol. Jika ada pertentangan pendapat. Sedangkan fasis dengan jelas menolak adanya persamaan tersebut. Lebih jauh lagi. maka mereka adalah musuh yang harus dimusnahkan. Menurut Ebenstein. Bagi fasisme. bukan berarti fasisme tidak memiliki ajaran. juga muncul sebuah paham yang masih bisa dihubungkan dengan fasisme. Ketiga. yang dimulai oleh kaum fasis. Keempat. yaitu Nazisme pimpinan Adolf Hitler. bahwa ras mereka lebih unggul dari pada lainnya. sehingga yang lain harus tunduk atau dikuasai. yang merenggut nyawa 55 juta orang. Kata fasisme diambil dari bahasa Italia. totaliterisme. Hal inilah yang dialami kaum wanita. dan Jepang. merupakan salah satu malapetaka terbesar dalam sejarah umat manusia. yaitu mereka lebih berhak memerintah atas bangsa lainnya. di mana rakyat sangat menderita oleh cara-cara pemerintah yang penuh kekerasan.

Penjelasan UUD 1945 sendiri menunjuk adanya undang-undang sebagai pelaksanaan hukum dasar tertulis itu. mencintai dan kata sophia yang berarti kebijaksanaan. b. nilai kemanusiaan. esensi. menghormati kemerdekaan beragama. ‘saya hanyalah philosophos. c. Perumusan pancasila sebagai dalam pembukaan UUD 1945. ruang dan . dan nilai Keadilan sosial bagi seluruh rakyat indonesia. isinya belum dapat dioperasionalkan. sebagai pandangan hidup. Nilai dasar yang berkaitan dengan hakikat manusia maka nilai-nilai itu harus bersumber pada hakikat kemanusiaan yang dijabarkan dalam norma hukum yang diistilahkan dengan hak dasar (hak asasi manusia). apakah engkau seorang yang bijaksana?     Dengan rendah hati Pythagoras menjawab. Nilai Keadilan: Nilai Keadilan sosial bagi seluruh rakyat indonesia mengandung makna sebagai dasar sekaligus tujuan. Dan apabila nilai dasar itu berdasarkan kepada hakikat suatu benda (kuatutas. intisari atau makna yang dalam dari nilai-nilai tersebut. tingkah laku dan perbuatan dalam kehidupan sehari-hari. dan bernegara bagi bangsa Indonesia. hikmat. Nilai-nilai dasar dari pancasila tersebut adalah nilai Ketuhanan Yang Maha Esa. dan dalam arti praktis.  Filsafat sebagai ilmu atau metode dan filsafat sebagai pandangan hidup  Filsafat dalam arti teoritis dan filsafat dalam arti praktis. Nilai ketuhanan juga memilik arti adanya pengakuan akan kebebasan untuk memeluk agama. Penjabaran itu sebagai arahan untuk kehidupan nyata. Penjabaran itu kemudian dinamakan Nilai Instrumental. Nilai Dasar Meskipun nilai bersifat abstrak dan tidak dapat diamati oleh panca indra manusia. d. sahabat. sifatnya belum operasional. Penjabaran itu jelas tidak boleh bertentangan dengan nilai-nilai dasarnya. Cinta mempunyai pengertian yang luas. dan nilai keadilan. yaitu tercapainya masyarakat Indonesia Yang Adil dan Makmur secara lahiriah atauun batiniah. nilai Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalan permusyawaratan/perwakilan. Ada dua pengertian filsafat. berbangsa. Adanya dua macam nilai tersebut sejalan dengan penegasan pancasila sebagai ideologi terbuka. Persatuan Indonesia sekaligus mengakui dan menghargai sepenuhnya terhadap keanekaragaman yang dimiliki bangsa indonesia.aksi. Nilai Kerakyatan: Nilai kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan mengandung makna suatu pemerintahan dari rakyat. dan untuk rakyat dengan cara musyawarah mufakat melalui lembaga-lembaga perwakilan. namun dalam kenyataannya nilai berhubungan dengan tingkah laku manusia. kearifan. Contohnya tentang hakikat Tuhan. Nilai Kemanusiaan: Nilai kemanusiaan yang adil dan beradab mengandung arti kesadaran sikap dan perilaku sesuai dengan nilai-nilai moral dalam hidup bersama atas dasar tuntutan hati nurani dengan memperlakukan sesuatu hal sebagaimana mestinya. Dengan nilai ini menyatakan bangsa indonesia merupakan bangsa yang religius bukan bangsa yang ateis. Nilai dasar tidak berubah dan tidak boleh diubah lagi. Dengan demikian philosophia secara harafiah berarti mencintai kebijaksanaan. Alinea 4 dinyatakan sebagai nilai dasar dan penjabarannya sebagai nilai instrumental. PENGERTIAN NILAINilai adalah sesuatu yang berharga. Nilai Persatuan: Nilai persatuan indonesia mengandung makna usaha ke arah bersatu dalam kebulatan rakyat untuk membina rasa nasionalisme dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia. Nilai-nilai dasar itu sifatnya abstrak dan normatif. Makna Nilai dalam Pancasila a. Kata philosophia merupakan kata majemuk yang terususun dari kata philos atau philein yang berarti kekasih. Dengan pernyataan secara singkat bahwa nilai dasar Pancasila adalah nilai ketuhanan. nilai persatuan. tidak ada paksaan serta tidak berlaku diskriminatif antarumat beragama. Nilai-nilai dasar yang terkandung dalam pembukaan UUD 1945 itu memerlukan penjabaran lebih lanjut. dalam bermasyarakat. PANCASILA SEBAGAI SUMBER NILAIDiterimanya pancasila sebagai dasar negara dan ideologi nasional membawa konsekuensi logis bahwa nilainilai pancasila dijadikan landasan pokok. Contoh nilai instrumental tersebut adalah UUD 1945 dan peraturan perundang-undangan lainnya. landasan fundamental bagi penyelenggaraan negara Indonesia. Sedangkan kebijaksanaan mempunyai arti yang bermacam-macam yang berbeda satu dari yang lainnya. yaitu:  Filsafat dalam arti proses dan filsafat dalam arti produk. Artinya kita belum dapat menjabarkannya secara langsung dalam kehidupan sehari-hari. 1.. Ini berarti Filsafat Pancasila mempunyai fungsi dan peranan sebagai pedoman dan pegangan dalam sikap. Sesuatu itu bernilai berarti sesuatu itu berharga atau berguna bagi kehidupan manusia. Apabila nilai dasar itu berkaitan dengan hakikat Tuhan maka nilai dasar itu bersifat mutlak karena Tuhan adalah kausa prima (penyebab pertama). nilai Persatuan Indonesia. Nilai Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab. Setiap meiliki nilai dasar yaitu berupa hakikat. B.  Pengertian Filsafat      Istilah ‘filsafat’ secara etimologis merupakan padanan kata falsafah (Arab) dan philosophy (Inggris) yang berasal dari bahasa Yunani α ι φ ο σ ο λ ι φ (philosophia). dan berguna bagi manusia. Pancasila dapat digolongkan sebagai filsafat dalam arti produk. e. bermutu. Betapapun pentingnya nilai dasar yang tercantum dalam pembukaan UUD 1945 itu. pengetahuan. yakni orang yang mencintai pengetahuan’. perlu dijabarkan ke dalam nilai instrumental. menunjukkan kualitas. manusia serta mahkluk hidup lainnya. Istilah philosophos pertama kali digunakan oleh Pythagoras. nilai kerakyatan. Nilai dasar berifat universal karena karena menyangkut kenyataan obyek dari segala sesuatu. Nilai Instrumental harus tetap mengacu kepada nilai-nilai dasar yang dijabarkannya Penjabaran itu bisa dilakukan secara kreatif dan dinamis dalam bentuk-bentuk baru untuk mewujudkan semangat yang sama dan dalam batas-batas yang dimungkinkan oleh nilai dasar itu.  Ketika Pythagoras ditanya. Nilai Ketuhanan: Nilai ketuhanan Yang Maha Esa Mengandung arti adanya pengakuan dan keyakinan bangsa terhadap adanya Tuhan sebagai pancipta alam semesta. Karena sifatnya abstrak dan normatif. Pancasila berisi lima sila yang pada hakikatnya berisi lima nilai dasar yang fundamental. mencintai hikmat atau mencintai pengetahuan. Agar dapat bersifat operasional dan eksplisit. oleh rakyat.Nilai-Nilai yang Terkandung Dalam Pancasila A.

. Nilai dasar belum dapat bermakna sepenuhnya apabila belum memiliki formulasi serta parameter atau ukuran yang jelas dan konkrit. 3. kebijakan. maka nilai instrumental itu merupakan suatu arahan. Dalam kehidupan ketatanegaraan Republik Indonesia. Nilai Instrumental Nilai instrumental adalah nilai yang menjadi pedoman pelaksanaan dari nilai dasar. Nilai Praksis Nilai praksis merupakan penjabaran lebih lanjut dari nilai instrumental dalam kehidupan yang lebih nyata dengan demikian nilai praksis merupakan pelaksanaan secara nyata dari nilai-nilai dasar dan nilai-nilai instrumental. Apabila nilai instrumental itu berkaitan dengan tingkah laku manusia dalam kehidupan sehari-hari makan itu akan menjadi norma moral. nilai-nilai instrumental dapat ditemukan dalam pasal-pasal undang-undang dasar yang merupakan penjabaran Pancasila.waktu) maka nilai dasar itu juga dapat disebut sebagai norma yang direalisasikan dalam kehidupan yang praksis. atau strategi yangbersumber pada nilai dasar sehingga dapat juga dikatakan bahwa nilai instrumental itu merupakan suatu eksplisitasi dari nilai dasar. Namun apabila nilai instrumental itu berkaitan dengan suatu organisasi atau Negara. Nilai Dasr yang menjadi sumber etika bagi bangsa Indonesia adalah nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila 2.