(Contoh Pembuatan draft ini bertujuan untuk mempermudah peta konsep materi

)

Dampak Potensi Seni
Pada Kamus Besar Bahasa Indonesia, kata “dampak” mengandung makna benturan, pengaruh kuat yang mendatangkan akibat, baik negatif maupun positif. Pengertian potensi diri dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia adalah kemampuan yang dimiliki setiap pribadi (individu) yang mempunyai kemungkinan untuk dikembangkan. Dampak potensi seni dapat diartikan sebagai pengaruh kuat yang bersumber dari segala upaya mewujudkan kemampuan terpendam yang dimiliki setiap seniman untuk mewujudkan karya seni yang bernilai tinggi. Indonesia memiliki potensi luar biasa dalam budaya, khususnya keragaman seni yang terdapat di seluruh nusantara. Potensi seni terkait erat dengan fungsi yang disandangnya, antara lain sebagai media pewarisan budaya, sarana pendidikan, media hiburan masyarakat dan asset devisa nasional. Yang tentu saja akan muncul dampak baik positif maupun negatif. Seni diyakini bersifat universal dan merupakan salah satu cermin budaya bangsa serta rekaman pola pikir, perilaku sosial, dan kreativitas masyarakat pada zamannya. Perkembangan seni di Indonesia mengalami pasang surut karena berbagai kendala serta adanya tuntutan masyarakat yang kian maju. Pemerintah Indonesia di masa lalu pernah melarang pementasan-pementasan seni karena dianggap mengganggu kenyamanan pemerintah yang berkuasa. Pelarangan seni dimaksud diantaranya dapat dicatat, pelarangan “Opera Kecoa” Teater Koma-nya Nano Riantiarno dan pelarangan pembacaan dua puisi Rendra pada pekan seni Hari Ulang Tahun Ismail Marzuki. Para Seniman perlu memperhatikan tanggung jawab dalam kebebasan berekspresi dan harus digunakan dalam kerangka tanggung jawab mewujudkan kedamaian ketenteraman masyarakat, persatuan dan kesatuan serta kepatuhan pada norma-norma negara. A. Lawrence Lowell, ada dua tolak ukur dalam menentukan sikap terhadap karya seni, yaitu: 1)Tanggapan seseorang terhadap keadaan sekarang, yaitu sikap puas (contented) dan sikap kecewa (discontented). 2)Tanggapan seseorang terhadap masa depan, yaitu orang yang penuh harapan akan kemajuan (sanguine) dan orang yang tidak percaya akan kemajuan (nonsanguine). Jawaban yang diajukan setiap orang terhadap tolak ukur di atas akan menunjukkan sikapnya terhadap karya seni, yakni : 1) Orang yang puas dengan keadaan dan perkembangan seni sekarang ini dan mempunyai kepercayaan akan kemajuan seni disebut orang dengan sikap liberal. 2) Orang yang puas dengan keadaan dan perkembangan seni sekarang dan tidak mempunyai kepercayaan akan kemajuan seni disebut orang dengan sikap konservatif. 3) Orang yang kecewa dengan keadaan dan perkembangan seni sekarang dan mempunyai kepercayaan akan kemajuan seni disebut orang dengan sikap radikal 4) Orang yang kecewa dengan keadaan dan perkembangan seni sekarang dan tidak mempunyai kepercayaan akan kemajuan seni disebut orang dengan sikap reaksioner.

selayaknya kita harus bersikap bijak. semakin rendahnya apresiasi masyarakat khususnya generasi muda terhadap potensi seni tradisional. Bersikap subjektif terhadap seni yang berkembang.kurangnya perhatian terhadap perkembangan potensi seni tradisional menyebabkan beberapa bentuk kesenian tradisional makin langka. munculnya karya seni yang “kebablasan” yaitu tidak lagi memperhatikan etika dan moral masyarakat. Perbedaan dan keragaman budaya harus disikapi dengan baik dan menganggap perbedaan sebagai asset kekayaan bangsa. 2. 6) Orang yang selalu percaya akan adanya kemajuan seni dan berusaha menyesuaikan diri dengan keadaan kemajuan seni zaman ini disebut dengan orang moderat. Oleh karena itu diperlukan sikap yang bijak dari semua kalangan masyarakat dalam melestarikan budaya local dan nasional. Selalu menempatkan diri pada norma-norma budaya yang berlaku. Sebagai sumber devisa Negara Salah satu daya tarik Indonesia bagi wisatawan mancanegara adalah keanekaragaman seni budaya b. 4 Kritis terhadap model seni yang baru dan juga yang berasal dari budaya asing. Hal itu membawa dampak negatif berupa: a. terutama terhadap globalisasi budaya (keterbukaan terhadap pengaruh budaya asing). c. 3. Menentramkan kehidupan masyarakat g. Sikap kita yang harus dikembangkan adalah : 1. b. . keragaman seni sering dimanfaatkan pihak lain untuk memicu konflik (perpecahan) melihat dampak negatif tersebut. selayaknya kita bedakan dan menyaring pengaruh budaya asing yang bisa kita ambil atau kita hindari. Meningkatkan etika dan moralitas masyarakat melalui pendidikan seni f. melunturnya nilai seni tradisional yang diakibatkan oleh globalisasi budaya e. Dampak Negatif : Perkembangan seni di Indonesia cenderung banyak dipengaruhi oleh masuknya seni budaya barat. d. c. Menimbulkan solidaritas masyarakat Dampak positif dari potensi seni tersebut dapat membawa kita kearah kehidupan yang lebih baik. d.5) Orang yang puas dengan keadaan dan perkembangan seni sekarang dan tidak menginginkan adanya perubahan alias ingin mempertahankan keadaan seni saat ini sebisa mungkin disebut orang dengan status quo. Mempertahankan identitas budayanya dalam menilai seni yang berkembang di Indonesia. 5. Melestarikan nilai-nilai budaya leluhur e. Sebagai sumber kesejahteraan masyarakat Pengembangan potensi seni lukis dan seni kerajinan merupakan peluang usaha yang mampu memproduksi barang-barang kerajinan dan seni yang dapat diekspor ke mancanegara. Berpikir positif terhadap model-model seni yang baru dan yang menyinggung normanorma yang berlaku. Jangan samapai budaya asing melunturkan niali seni tradisional yang sarat nilai-nilai moral. Dampak Positif : a. Sebagai identitas bangsa Pengembangan potensi seni yang ada di Indonesia dapat diarahkan sebagai bentuk karya identitas bangsa Indonesia.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful