BAB II DASAR TEORI II.1. Teori Tentang Permasalahan II.1.1.

Pengertian Bank Oleh karena perbankan memainkan peranan yang sangat penting dalam menyalurkan dana kepada peminjam yang mempunyai kesempatan investasi yang produktif, aktivitas keuangan ini penting untuk menjamin bahwa sistem keuangan dan perekonomian berjalan mulus dan efisien (Frederic S. Mishkin, 2008).”

Bank memperoleh dana dengan meminjam dan dengan menerbitkan kewajiban lainnya seperti deposito. Mereka kemudian menggunakan dana-dana tersebut untuk mendapatkan aset seperti surat berharga (sekuritas) dan pinjaman.

II.1.2. Pengertian e Banking Menurut kutipan dari http://basiloe.co.cc/tag/e-bankingbahwa, Internet banking adalah sebuah jaringan internet yang dipergunakan demi kepentingan perbankan atau menggunakan jaringan internet untuk melakukan transaksi perbankan yang dapat dilakuakan di rumah, di kantor atau dimana saja. Untuk itu hanya diperlukan komputer dan koneksi internet.Saat Bank Tradisional ( Bank yang melakukan transaksi di suatu tempat) menjadi online, haruslah memiliki jaringan internet yang sangat luas dan selalu ada selama 24 jam sehingga dapat melayani konsumen melalui sistem InternetBanking. InternetBanking merupakan teknologi canggih dan dapat memberikan lebih banyak informasi daripada tradsional bank yang hanya melayani konsumen yang datang ke suatu tempat untuk bertransaksi langsung.Adapun keuntungan-keuntungan yang dapat dirasakan ialah :
1. 2. 3.

InternetBanking lebih menghemat waktu dan biaya (biaya transportasi). Konsumen tidak harus mendatangi bank secara langsung Internetbanking memberi pelayanan selama 24 jam

II - 1

II - 2

4.

Konsumen dapat melakukan transaksi dari manapun dan kapan pun. Bagi pihak Bank :

5.

Mengurangi biaya oprasional, biaya sewa tempat, dan gaji karyawan.

II.1.3. Keamanan e banking Persyaratan dari kemanana internet banking ialah : 1. Confidentiality, ialah sistem harus memastikan bahwa informasi

dikomunikasikan dan disimpan secara aman dan hanya dapat diakses oleh mereka yang berhak saja. 2. Integrity, dimana sistem harus memastikan bahwa informasi dikirimkan secara menyeluruh, lengkap dan dalam keadaan tidak berubah. 3. Availability, ialah sistem yang bertugas mengirimkan, menyimpan dan

memproses informasi dapat digunakan ketika dibutuhkan oleh mereka yang membutuhkannya. 4. Authenticity, ialah dimana sistem harus memastikan bahwa pihak, obyek, dan informasi yang berkomunikasi adalah ril dan bukan palsu. 5. Non-Repudiation, dimana sistem melakukan transaksi tidak harus memastikan bahwa pihak yang transaksi

dapat menolak,

menyangkal

yang telah dilakukannya.

II.1.4. Pemrograman dengan JAVA Pemrograman berorientasi objek atau yang lebih lazim dikenal dengan sebutan asing ObjectOrientedProgramming (OOP) adalah inti dari pemrograman java. Beberapa ciri dari pemrograman berorientasi objek ialah abstraksi (abstraction), pembungkusan (encapsulation), pewarisan (inheritance), dan polimorfisme atau kebanyakrupaan (polymorphism) (Budi Raharjo : 2009: 35). II.1.2.1. Abstraksi Abstraksi adalah pengabstrakan atau penyembunyian kerumitan dari suatu proses. Sebagai contoh seorang programmer tidak perlu mengetahui secara detail bagaimana sebuah tombl dibuat. Yang perlu diketahui adalah bagaimana cara menggunakan objek tombol yang

3 sudah ada (baik data/property maupun method-nya) (Budi Raharjo : 2009: 35). proses semacam ini sering dinamakan dengan penyembunyian informasi (information hiding).2. baik kelas yang masih ada hubungan turunan atau tidak ada sama sekali. data maupun method yang bersifat public dapat diakses oleh semua bagian di dalam program.1. Data-data atau method yang dideklarasikan dengan tingkat akses public dapat dikenali atau dapat diakses oleh semua kelas yang ada di dalam program. 1. kelas induk dinamakan dengan superclass dan kelas turunan disebut dengan subclass. Pewarisan Model pemrograman berorientasi objek juga menerapkan konsep pewarisan.2. 2. Tingkat akses public. sama halnya seperti yang terjaci di dunia atau kehidupan nyata.2. Dalam pemrograman tradisional. Tingakt akses private. berarti data dan methodhanya bisa diakses oleh kelas yang memilikinya saja. 3. protected. dengan mendeklarasikan data dan method menggunakanakses prvate. Tingkat akses protected.II . Pembungkusan (encapsulation) Proses pembungkusan itu sendiri merupakan suatu cara atau mekanisme dalam melakukan abstraksi. Pembungkusan kode dalam pemrograman Java ada tiga tingkat akses yaitu private. Dalam terminology java. ialah“suatu data maupun method yang dideklarasikan dengan tingkat akses protected dapat diakses oleh kelas yang memilikinya dan juga oleh kelas-kelas yang masih memiliki hubungan keturunan”. . II. Ini berarti data dan method tersebut tidak bisa diakses oleh kelas-kelas lain yang ada pada program. Untuk mendeklarasikan data atau method dengan tingkat akses protected harus menggunakan keyword protected. dan public. II.1.3.

5.II . II. Beberapa permintaan yang datang dari client disertai nama dan alamat item yang client cari. sebuah program client terhubung pada sebuah server untuk informasi yang dibutuhkan untuk melengkapi tugas-tugas yang telah diset oleh user.1.7. Arsitektur Client Server dari perspektif web Menurut e book Jeni (2007) Aplikasi web adalah jenis aplikasi yang menggunakan arsitektur client-server.Begitu server telah selesai memproses permintaan dan kemudian mengirim . sebagaimana beberapa data user yang disediakan.1. Gambar II – 1 Tanggung Jawab Server II.1.4 II. memprosesnya. Ketika user meminta server (sebagai contoh. mendapatkan dokumen. Server menerima permintaan tersebut. dan kemudian merespon data yang dicari oleh client atau sebuah kode error yang mengindikasikan bahwa item tidak terdapat pada server atau jika terjadi beberapa error lain. Web Server menurut ebook Jeni (2007) Tugas dari web server sendiri ialah server menerima permintaan-permintaan dari para client web browser dan kemudian meresponnya. browserlah yang memformat permintaan tersebut ke dalam sesuatu yang server dapat mengerti.6. Web Client Tugas browser adalah menyediakan user sebuah interface dimana akan meminta server dan menampilkan respon dari server. atau mungkin mengirim (submit) sebuah form). Pada jenis arsitektur ini.

II. HTML dapat dimengerti sebagai sebuah kumpulan perintah-perintah untuk web browser tentang bagaimana menampilkan isi ke user.1.1. TCP dan IP. file gambar grafis. HTML ialah sebuah singkatan dari Hypertext Markup Language.5 respon.II . HTML Menurut e book Jeni (2007).9. setiap orang mengaksesnya. Merupakan sebuah protokol jaringan dengan fiturfitur Web-specific yang berjalan pada bagian teratas dari dua lapisan protokol lain. berarti bahwa browsers dikembangkan dengan standar itu di pikiran. server kemudian mengirimkan pesan respon. contoh. Pengertian HTTP Menurut e book Jeni (2007) HTTP singkatan dari “HyperText Transfer Protocol“. Itu merupakan standar terbuka yang telah di update oleh W3C atau World Wide Web Consortium.10. server menutup koneksi (membuat HTTP menjadi protokol tanpa status. atau sebuah dokumen.1. biasanya berisikan resource yang diminta. tidak memelihara beberapa informasi koneksi diantara transaksi). HTTP menggunakan urutan Request/Response: Sebuah HTTP client membuka koneksi dan mengirim sebuah pesan permintaan pada HTTP server. Lebih lanjut berarti bahwa semua browsers mengetahui apa yang dilakukan ketika itu memecahkan HTML. browser mengambil data yang diperlukan dari respon yang diberikan server dan kemudian merendernya untuk ditampilkan ke user. II. Setelah mengirimkan respon. GET adalah method HTTP paling sederhana dan digunakan sebagian besar untuk meminta resource tertentu dari server. II. meskipun beberapa browsers yang lebih lama mungkin memiliki permasalahan pada perenderan beberapa halaman yang ditulis menggunakan versi HTML yang lebih baru yang telah diupdate setelah pengembangannya. HTTP Requests Permintaan-permintaan dari client ke server berisikan informasi tentang macammacam ada dua protocol yang digunakan yaitu GET dan POST. Sedangkan POST ialah Jenis permintaan ini didesain seperti browser dapat . Karena merupakan sebuah standar terbuka. apakah berupa halaman web.8.

1. di sisi lain.10. GET dapat digunakan untuk mengirim data di atas server. dan lain-lain”.Mereka didesain sehingga user.2. POST Menurut e book Jeni (2007) Method POST ialah Jenis permintaan yang didesain seperti browser dapat membuat permintaan kompleks dari server. apakah berupa halaman web. melalui browser. melalui browser.6 membuat permintaan kompleks dari server. dapat mengirim banyak data ke server. sehingga untuk situasi dimana banyak data perlu dikirimkan ke server. menambahkan data ke URL yang akan mengirim. sebagaimana form sederhana yang memelukan proses upload file ke server. Ketika server menerima permintaan dan menentukan bahwa itu merupakan sebuah permintaan POST.II . . Form kompleks secara umum dicapai dengan menggunakan permintaan POST. file gambar grafis. POST. dapat mengirim banyak data ke server. II. II. sebagaimana form sederhana yang memelukan proses upload file ke server. atau sebuah dokumen. Mereka didesain sehingga user. Seperti yang dinyatakan sebelumnya. walau dengan beberapa batasan-batasan.1. GET Menurut e book Jeni (2007) “GET adalah method HTTP paling sederhana dan digunakan sebagian besar untuk meminta resource tertentu dari server. Form kompleks secara umum dicapai dengan menggunakan permintaan POST.10. tidak semua pesan dapat disampaikan. Satu perbedaan yang nyata antara method GET dan POST terletak pada cara GET hanya mengirimkan data ke server. mengenkapsulasi atau menyembunyikan data di dalam body pesan (message body) yang dikirim. Salah satunya Jumlah total karakter yang dapat dienkapsulasi ke dalam permintaan GET adalah terbatas. Sementara keuntungan dari penggunaan GET dalam pengiriman data di atas server adalah permintaan URL dari permintaan GET dapat dibookmark oleh browser. dapat dilihat dari body pesan data tersebut.1.

sebagaimana tipe dari isi yang dienkapsulasi ke dalam body pesan. II.2007)” Aplikasi multi-tier adalah suatu aplikasi web : layer presentasi (client browser). Dynamic dan Static pages Menurut e book Jeni 2(2007). Pengertian J2EE Web Tier “Platform Java 2 Enterprise Edition (J2EE) adalah suatu platform yang diperkenalkan untukdevelopment perusahaan aplikasi dalam suatu component-base. cara mereka dikirim sama persis seperti ketika mereka berada pada server.7 II.Model aplikasi yangdigunakan pada platform ini adalah model aplikasi distibuted multi-tier (Jeni. dan layerpenyimpanan (database yang akan menangani data aplikasi tersebut) terpisah dengan jelas. atau tipe lainnya. Ketika mereka dikirim sebagai respon dari server. layer bussines logic (program yang berada pada web server).1. Nilai dari tipe isi adalah MIME-type.1. headers berisi informasi tentang protokol HTTP yang digunakan pada server. seperti yang permintaan HTTP lakukan.12. Content jenis ini biasanya hanya berada pada storage/penyimpanan dimana server dapat mengaksesnya dan akan diambil berdasarkan permintaan. HTTP Respons HTTP merespon dari server yang berisi headers dan body pesan. Menurut e book Jeni (2007) dynamic pages ialah “page yang berubah menurut input dari user dan halaman dinamis mempunyai lebih banyak flexibilitas dan kegunaan dari pada halaman statis”. gambar. Contoh dari content statis meliputi kumpulan artikel surat kabar.1.Mereka menggunakan kumpulan header yang berbeda. Strata ini di uraikan sebagai layer yang saling berhubungan dengan browser dalam rangka . Ini akan memberitahu browser jika pesan berisi HTML. gambar keluarga dari galeri foto online dan lain sebagainya. tetapi secara keseluruhan bertujuan untuk menciptakan sebuah aplikasi bagi user. Content statis adalah isi yang statis atau tidak dapat dirubah.II . II. Salah satu strata dalam platform J2EE ketika sebelumnya berupa web-tier.13.11.

dan mengoleksisampah.14. Container menangani segalanya dalam kehidupan pada servlet. Container menangani semua kode yang penting dari servletuntuk berkomunikasi dengan web server. tanpa container yang sesuai.JSPs) bersandar pada keberadaan suatu Container. Pendukung Multithreading.II . dalam memperkerjakan.semua komponen J2EE mencakup komponen web (servlet. Container mengatur tugas dari urutan waktu yang baru setiap kali suatu servlet dibuat 4. 2007)”. Management Lifescycle. harus mencompile dalam code Java. Tanpa container. Container “Container adalah pusat dari konsep aplikasi J2EE.1. developer mungkin harus menuliskan code yang akan menciptakan suatu koneksi dari server ke servlet(dan sebaliknya) dan mengatur bagaimana mereka bertemu satu sama yang lain pada tiap satuan waktu. 2. Ada dua teknologi pada layer ini : servlet dan JavaServerPage. mengcompilenya. 3. II. . mereka tidak akan dapat dijalankan (JENI. Gambar II-2 : Containers pada platform J2EE Fitur yang diberikan oleh Container 1. dan memanggil metode yang sesuai dalam code.8 menciptakan content yang dinamis. instatiation dan inisialisasi. Pendukung Komunikasi. Halaman JSP. Pendukung JSP. mulai loading class.

Servlet juga dipanggil sebagai HTTP Servlet. atau servlet lain yang membangkitkan response.15. dengan menggunakan servlet hanya ada satu proses yang akan menangangi SELURUH request: proses tersebut memerlukan servlet container untuk dijalankan. termasuk apa saja bentuk parameter value yang dapat diletakkan pada Http request header. Servlet Servlet adalah sebuah class dalam bahasa pemrograman Java yang digunakan untuk meningkatkan kepabiltas dari server sebagai host dari aplikasi yang diakses melalui request-response programming model. Servlet memiliki desain tertentu yang dapat mengatasi segala permasalahan yang melekat pada CGI dan memberikan sebuah solusi java kepada developer untuk membuat sebuah aplikasi berbasis web. Hal ini disebakan karena servlets biasanya digunakan dengan HTTP. baik container yang memasukkannya kedalam memori pada saat server mulai bekerja.1. ia akan bertahan didalam memori. Sekali servlet dimasukkan kedalam memori. maupun pada saat pertama servlet dibutuhkan untuk memberikan service kepada client. Http request method yang telah mereka gunakan. container akan menciptakan sebuah thread ringan untuk mengeksekusi servlet. akan tetap servlet bukanlah merupakan salah satu spesifikasi spesifik dari protokol client-server (Jeni.9 II. 2007). Pada saat kedatangan request yang baru. Object HttpServletRequest memberikan akses bagi segala informasi terhadap client request. dan sebagainya. Servlet adalah sebuah class java yang meng-implement interface Servlet dan menerima request yang berasal dari class java. Selain menciptakan sebuah proses yang tidak terlalu membebani server pada saat kedatangan setiap request dari client. web client. .II . Servlet juga hanya dimasukkan sekali kedalam memori. dan siap untuk menangani request yang lain dari client. Hal ini tidaklah sama dengan CGI dimana tiap request dari client akan dimasukkan dan dikeluarkan ke dan dari memori.

16. di-request service-nya didijalankan.1. .16. Container practice disebut lazy loading. di instantiate. di-instantiate. tetapi Java mengakses private data dari yang lain haruslah dicegah. II. sebuah class servlet akan di load ke dalam memory dan instance-nya akan diciptakan oleh servlet container. Servlet Lifecycle Sebuah servlet telah diatur melalui sebuah lifecycle yang telah dideskripsikan dalam spesifikasi servlet. Servlet juga membuka kemungkinan untuk untuk melakukan persistence diantara request-request sebagai instance dari object. dan diinisialisasi hanya setelah sebuah request telah dibuat untuknya.(Jeni.II . II. Servlet Lifecyle mendeskripsikan bagaimana servlet di load. Sebuah servlet engine mungkin dapat mengeksekusi semua servlet didalam sebuah Java virtual machine(JVM). sebaik method yang digunakan untuk mengambil instance dari class Java I/O yang akan kita gunakan secara langsung untuk memproduksi output. di inisialisasi. untuk mendeklarasikan tipe MIME dari response. 2007). Pada fase ini . servlet secara efisien dapat melakukan sharing data dengan yang lainnya.1 Instantiation Menurut e book Jeni (2007). Dengan menggunakan method ini.1. Karena pada dasarnya mereka berada didalam JVM yang Sama. Lifecycle dari servlet akan memberikan kesempatan bagi servlet engineuntuk mengenali permasalahan dalam hal performance dan CGI resource dan untuk mengenali permasalahan dalam hal performance dan CGI resource dan aspek keamanan pada low-level server API program.10 Object HttpServletResponse terdiri dari semua method yang dibutuhkan oleh developeruntuk memproduksi sebuah response yang akan dikirimkan kembali kepada client. Lifecycle dari servlet dikontrol oleh sebuah kontainer yang telah dibangun oleh servlet. sehingga dapat menghemat memori lebih banyak daripada full-fledged process. Meliputi method-method yang harus di-set pada HTTP response header. sebuah servlet class akan di-load kedalam memori.

Pada fase ini.1.3 Service Menurut e book Jeni (2007). ServletResponse res) . ia adalah sebuah tanda atau method signature yang menggambarkan pemanggilan servlet dapat dengan mudah untuk di panggil kembali. maka tiap servlet dapat dikonfigurasikan untuk di-load pada startup server atau aplikasi. sebuah servlet dapat melewati fase instantiation sekali per lifetime. Hal ini menunjukkan keuntungan servlet dibandingkan teknologi yang lain.method yang akan di-invole oleh servlet container pada fase ini: public void service(ServletRequest req. servlet akan menjalankan sebuah aplikasi. II. servlet dapat berkali-kali dipanggil oleh container untuk menyediakan fungsionalitas-nya”. method akan mengambil sebuah parameter sebagai instance dari sebuah bject ServletConfig. tetapi hal ini juga berarti bahwa ada sedikit overhead yang terjadi pada saat pemanggilan pertama sebuah servlet. Pada fase ini. Object ini adalah object yang bertanggung jawab terhadap pemenuhan status dari servlet.16.II .16.1. objek ini memiliki informasi mengenai konfigurasi dari servlet. Hal ini berarti bahwa hubungan overhead dengan loading pendefinisian servlet class kedalam memori hanya terjadi sekali. ia juga menyediakan sebuah cara bagi servlet untuk mengakses informasi secara luas dari aplikasi dan memfasilitasi untuk menggunakan object dari ServletContext. dimana method yang dipanggil pada fase ini adalah method init(). “fase ini adalah fase dimana sebuah servlet berada di dalam lifetime-nya.Apabila kondisi ini tidak diinginkan. II.11 Hal ini menjadikan waktu startup menjadi lebih cepat bagi aplikasi.2 Initialization Menurut e book Jeni (2007).

JNDI. JSP dan Servlet bekerja dalam suatu lingkungan web container yangmenyediakan koneksi dan service. bersama-sama dengan Servet. JSP merupakan bagian dari teknologi J2EE.12 object dari servletRequest dan ServletResponse diberikan kepada sebuah method yang menyediakan method bagi developer untuk meng-extract informasi dari user request dan method untuk membangkitkan. EJB. Pada saat sebuah servlet telah dihilangkan dari memori. . XML. hal iniakan disebut sebagai fasedestruction. servlet kita seharusnya mampu untuk secara eksplisit membebaskan resourceyang harus dihandle seperti koneksi ke database dan sebagainya II.II . yang bertujuan untuk menyederhanakan dalam pengembangan suatu content yang dinamis. Method yang akan dipanggil oleh container sebelum ia selesai adalah methoddestroy(). sedangkan JSP dan Servlet mengontrolpresentasi data yang dihasilkan dari suatu proses untuk dikirimkan ke client.17. II. Servlet mana yang dikeluarkan dari memori ditentukan oleh servlet container.Java Server Page (JSP) Menurut e book Budi Susanto JSP Java Server Pages (JSP) merupakan perluasan dari spesifikasi Java Servlet.1. atau untuk mendetekasi jumlah dari memori yang tersisa dengan cara menghapus satu atau lebih instance servlet dari memori. Sebuah container juga akan membebaskan instance servlet pada saat container tersebutdi shutdown. Disini.3 Destruction Ada waktu-waktu tertentu dimana sebuah servlet container akan berjalan out of memory.1.16.

jsp.II . Gambar II-3 Kinerja JSP Server yang menangani permintaan JSP seperti sebuah kompiler halamanyang menggabungkan template HTML dengan kode Java yang dinyatakanpada elemen JSP.Dari Servlet inilah kemudian dijalankan method _jspService untukmenghasilkan response dengan menggunakan class HttpServletRequest dan HttpServletResponse.tagtest(berisi kelas-kelas dan method untuk custom tag) . terdapat dua package tambahan lain : package javax. maka containerakan melakukan kompilasi terhadap file JSP untuk dihasilkan suatu servletyang menerapka interface HttpJspPage berdasar isi dari halaman JSP. Untuk dapat menggunakan JSP.13 .Sebuah JSP ketika akan dijalankan. jika belum Ada atau berstatus lama. web container akan memeriksa statusclass servlet terakhir.jsp(berisi kelas-kelas danmethodutamaJSP) package javax.servlet.servlet.

util.Ada selama waktu Request .Instance individu untuk tiap halaman .lang.ServletConfig Fungsi Berisi atribut seluruh aplikasi Sebagai Objek representasi dari konfigurasi JSP yang tersimpan pada Web Descriptor (web.Date()%> <%! Date d = new Date().Ada untuk selama session client Tabel II – 2 Ruang Lingkup Objek Implisit Berikut adalah objek implisit yang disediakan : Nama Application config Tipe Application javax.14 Tag asli JSP pada dokumen HTML adalah : <%-<%= <%! <% Tag --%> %> %> %> Fungsi Komentar Ekspresi (sebagai String) Deklarasi Fragmen Kode Program Contoh <%-.Throwable .servlet.Dimiliki oleh container JSP .i++) %> <%@ page import=”java.ini komentar --%> <%= new java.1.Ada pada halaman yang mendefinisikan .II .xml) Sebagai directive untuk halaman error exception java.ServletContext Page Scope javax. Variabel inimemiliki ruang lingkup sebagai berikut : Scope Application Page Request Session Keterangan .17.Dapat dimanipulasi oleh sembarang Servlet atau aplikasi .%> <% for (int i=0.i<10.servlet.util.1 Objek Implisit Menurut e book Budi Susanto Objek Implisit ialah“variabel penunjuk ke objek servletyang sudah terdefinisikan dan siap digunakan”.*” %> <%@ %> Directive Tabel II – 1 Tag JSP II.

memungkinkan program Java untuk berinteraksi dengan berbagai databaseyang tunduk dengan aturan SQL. sedangkan ODBC bersifat independen terhadap bahasa pemrograman.II . tetapi dirancang khusus untuk program Java.servlet.PageContext Request javax. Secara abstrak memberikan detail dari bagaimana cara untuk berkomunikasi dengan database server. . sehingga JDBC merupakan suatu pintu untuk bisa menjalankan aplikasi yang mengeksekusi database meskipun terdiri dari berbagai platform dan berinteraksi dengan DBMS yang berbeda. dan Java mampu dijalankan pada kebanyakan platform.php?kk=Java%20Database%20Connectifit yJDBC Merupakan suatu API (Application Programming Interface) yang memungkinkan Java mengeksekusi perintah SQL (Structured Query Language). JDBC ini mirip dengan ODBC (Open Database Connectivity).servlet.15 out response pages javax.http.18.ServletRequest java.servlet.servlet.ServletRequest Wakil dari Request user Session javax.Object pageContext request session javax.jsp.or.total. yang merupakan bagian dari Sun Microsistem.servlet. JDBC ini dibangun pertama kali oleh JavaSoft.JspWriter javax.id/info.sql.HttpSession Berisi variabel yang disertakan pada session user Tabel II – 3 Objek Implisit Output stream untuk response Membuat output response Sebagai this untuk menunjuk ke halamannya sendiri Berisi atribut halaman II.Connection – membuat sebuah koneksi dengan database.1.jsp.lang. Java. Berikut ini merupakan class kunci dari JDBC API 1. Hampir semua Relational Database Management Sistem (DBMS) mendukung SQL. Java Database Connectivity (JDBC) Menurut kutipan dari situs http://www. Dengan adanya teknologi ini.

Statement – menyediakan method untuk para pengembang dalam mengeksekusi pernyataan SQL. alamat dan lain sebagainya. field menggambarkan suatu atribut dari record yang menunjukan suatu item dari data.ResultSet – menyediakan hasil dari sebuah pernyataan SQL. Java.1 Tingkatan Database Karakter. Pengertian Database Database atau basis data dalam bahasa Indonesia merupakan kumpulan dari informasi yang disimpan dalam komputer dan saling berhubungan satu sama lain secara sistematik.DriverManager – mengatur JDBCdriver yang digunakan oleh aplikasi.16 2. Database ini dikelola dan dapat digunakan untuk keperluan tertentu. karakter merupakan bagian data terkecil yang berjens numeric (angka).sql.1.19. Kumpulan dari record membentuk suatu file. Objects ini sering dikembalikan dari method yang terletak pada Statementobject. Merupakan method terbaru dan yang lebih disukai dari obtainingConnectionobjects. authenticationdetails) dari bagaimana untuk memperoleh sebuah koneksi ke database.sql. Javax. Record ini dapat dikatakan sebagai baris. Record. huruf ataupun karakter-karakter khusus (special character) yang membentuk item data/field. Pada hubungannya dengan properdriverURLdan properauthentication. file terdiri dari record-record yang menggambarkan suatu kesatuan data yang sejenis. Kumpulan dari field membentuk suatu record.II .1. II. Java. adalah kumpulan dari field membentuk suatu record.sql.DataSource – memisahakan detail (URL. seperti nama. 3. 4. File.19. 5.sql. . Istilah lain dapat dikatakan sebagai kolom. Java. Record menggambarkan suatu unit data individu tertentu. Field . dapat menyediakan aplikasi dengan validinstances dari objiect koneksi. (Wahana Komputer : 2007 : 14) II.

II .17 Database File Record Field Character Gambar II-4 :Tingkatan Database .

2. . Hal ini bias terjadi ketika dokumentasi asli hilang atau bahkan belum dibuat sama sekali.II . Metodologi Yang Digunakan II. Pengertian UML (Unified Modelling Language) UML (Unified Modelling Language) adalah salah satu alat bantu yang sangat handal didunia pengembangan sistem yang berorientasi objek. Reverse engineering sangat berguna pada situasi dimana code program yang tidak terdokumentasi akan dimodifikasi / dipelihara. Hal ini disebabkan kare na UML menyediakan bahasa pemodelan visual yang memungkinkan bagi pengembang sistem untuk mebuat cetak biru atas visi mereka dalam bentuk yang baku.18 II. UML bias juga berfungsi sebagai sebuah cetak biru karena sangat lengkap dan detil. (Munawar : 2005 :17) Ada tiga karakter penting yang melekat pada UML yaitu sketsa. UML bias berfungsi sebagai jembatan dalam mengkomunikasikan beberapa aspek dari sistem. cetak biru dan bahasa pemrograman. Dengan cetak biru ini maka akan diketahui informasi detil tentang koding program (Forward Engineering). Model ini didasarkan pada fakta bahwa struktur sebuah sistem dideskripsikan dalam 5 view dimana salah satu diantaranya use case view.2. Sebagai bahasa pemrograman. mudah dimengerti serta dilengkapi dengan mekanisme yang efektif untuk berbagi (sharing) dan mengkomunikasikan rancangan mereka dengan yang lain.Atau bahkan membaca program dan menginterpresentasikannya kembali didalam diagram (reverse enginerering). Dengan demikian semua anggota tim akan mempunyai gambaran yang sama tentang suatu sistem. UML dapat menterjemahkan diagram yang ada di UML menjadi code program yang siap untuk dijalankan.1. UML dibangun atas model 4+1 view. Sebagai sebuah sketsa.

Termasuk disini diantaranya file exe.II . perilaku dan interaksinya. Hal ini berbeda dengan komponen logic yang dideskripsikan pada design view. Design view ini berisi definisi komponen program. Implementation view menjelaskan komponen-komponen fisik dari sistem yang akan dibangun. Design view mendeskripsikan struktur logika yang mendukung fungsi-fungsi yang dibutuhkan di use case. Process view berhubungan dengan hal-hal yang berkaitan dengan concurrency didalam sistem. Pandangan ini mendefinisikan kebutuhan sistem karena mengandung semua view yang lain yang mendeskripsikan aspek-aspek tertentu dari rancangan sistem. Sedangkan deployment view menjelaskan bagaimana komponenkomponen fisik didistribusikan kelingkungan fisik seperti jaringan computer dimana sistem akan dijalankan. Kedua view ini menunjukan kebutuhan non fungsional dari sistem seperti toleransi kesalahann dan hal-hal yang berhubungan dengan kinerja. Hal ini menjadi daya tarik bagi end user. . analis dan tester. classclass utama bersama-sama dengan spesifikasi data.19 Design View Use Case View Implementation View Implementation View Deployment View Gambar II – 5 model 4 + 1 Usecase view mendefinisikan perilaku eksternal sistem. library dan database.

(Munawar : 2005 :63) Diagram usecase menunjukan tiga aspek dari sistem yaitu actor.2. Use case juga dibuat berdasarkan keperluan actor.Setiap scenario mendeskripsikanurutan kejadian. Setiap use case harus diberi nama yang menyatakan apa hal yang dicapai ddari hasil interaksinya dengan actor.Setiap urutan diinisialisasi oleh orang. Urutan langkah-langkah yang menerangkan antara pengguna dan sistem disebut scenario. Sedangkan <<include>> digunakan untuk menggambarkan bahwa suatu use case . Stereotype adalah sebuah model khusus yang terbatas untuk. sistem yang lain. bukan bagaimana software aplikasi mengerjakannya.2. Use case bekerja dengan cara mendeskripsikan tipikal interaksi antara user (pengguna) sebuah sistem dengan sistemnyya sendiri melalui sebuah cerita bagaimana sebuah sistem dipakai. use case harus merupakan apa yang dikerjakan software aplikasi. Untuk menunjukan Stereotypedigunakan simbol “<<” diawalnya dan ditutup “>>” diakhirnya.20 II. perangkat keras atau urutan waktu. Oleh karena itu sangat penting untuk memilih abstraksi yang cocok. gambar dibawah ini menerangkan interaksi use case : Sistem Use case Actor Gambar II – 6 use case model Actor Use case juga sebagai absraksi dari interaksi antara sistem dan actor. Nama use case boleh terdiri dari beberapa kata dan tidak boleh ada dua use case yang memiliki nama yang sama. use case dan sistem actor mewakili peran orang.II . Use case diagram Use case adalah deskripsi fungsi dari sebuah sistem dari perspektif pengguna. <<extend>> digunakan untuk menunjukan bahwa satu usecase merupakan tambahan fungsional dari use case yang lainnya jika kondisi atau syarat tertentu dipenuhi.

Statechart diagram menampilkan state-state yang mungkin dari sebuah objek.II . II. pendeteksian sebuah event dapat menyebabkan sebuah obyek bergerak dari satu state ke state yang lain. Titik awalnya menggunakan lingkaran solid yang diarsir dan diakhiri dengan mata. (Munawar : 2005 :73) Symbol UML untuk state transition diagram adalah segi empat yang tiap pojoknya dibuat rounded.3. event yang bias dideteksi dan respon atas event-event tersebut. exit (apa yang terjadi ketika sistem meninggalkan state) dan do (apa yang terjadi ketika sistem ada di dalam state).Biasanya <<include>> digunakan untuk menghindari pencopian suatu use case karena sering dipakai. menspesifikasikan semua urutan yang mungkin dari pesan-pesan yang akan diterima objek tersebut.2. Tiga hal yang sering dipakai disini adalah entri (apa yang terjadi ketika sistem masuk ke state). Secara umum. hal ini disebut transition.21 seluruhnya merupakan fungsionalias dari use case lainnya. Interaction diagram menunjkan pesan-pesan yang dilewatkan diantara objek-objek didalam sistem selama periode waktu yang pendek. Gambar II – 7 Simbol Statechart diagram State variabel seperti timer dan counter kadangkala sangat membantu. State Machine diagram Interaction diagram dan state chart menampilkan dua pandangan yang saling melengkapi tentang perilaku dinamis sistem. (Munawar : 2005 :175) . Aktivitas terdiri atas events dan action. Halhal lain bias ditambahkan jika perlu. bersama-sama dengan tanggapan atas pesan-pesan tersebut. Sedangkan statechart diagram menelusuri individu-individu obyek melalui keseluruhan daur hidupnya.

Pesan diwakili oleh garis dengan tanda panah dan waktu yang ditunjkan dengan progress vertical.II .Activation mewakili sebuah eksekusi operasi dari participant. State chart dapat menunjukan apa yang dilakukan oleh sebuah objek dalam merespon event tertentu. Setiap participant terhubung dengan garis titik-titik yang disebut lifeline.Diagram ini menunjukan sejumlah contoh obyek dan message (pesan) yang diletakan diantara obyek-obyek ini didalam use case”. Sequence Diagram “Sequence diagram digunakan untuk menggambarkan perilaku pada sebuah scenario. Action ditulis setelah nama event dengan diawali tanda slash ( / ). Gambar II – 8 participant pada sequence diagram . Hal ini ditunjukan dengan menambah action ke transition yang relefan pada diagram. sedangkan di UML 2 istilah obyek diganti dengan pasticipant). Mereka diatur dalam urutan guna menyederhanakan diagram (istilah obyek hanya ada di UML satu. panjang kotak ini berbanding lurus dengan durasi activation. II. Komponen utama sequence diagram terdiri dari obyek yang dituliskan dengan kotak segiempat bernama.Sepanjang lifeline ada kotak yang disebut activation.22 Didalam statechart di kenal istilah guard conditional yaitu “bagian spesifikasi dari transition dan ditulis dengan sepasang kurung kotak [] sesudah nama event yang member label transition”. Adapun komponen yang terdapat pada sequence diagram ialah sebagai berikut : Obyek/Participant Obyek diletakan di dekat bagian atas diagram dengan urutan dari kiri ke kanan.4.2.

panah didekat garis asosiasi menunjkan massage.2. II. Gambar II – 9 massage pada sequence diagram Time “Time adalah diagram yang mewakili waktu pada arah vertical. bila sequence diagram diorganisir menurut waktu maka collaboration diagram diorganisir menurut ruang/space. Collaboration diagram “Collaboration diagram adalah bentuk lain dari sequence diagram.” Collaboration diagram merupakan asosiasi diantara objek –objek. Demikian juga hanlnya untuk menunjukan adanya obyek aktif yang mengendalikan aliran dari massage. Dimensi dari kiri kekanan menunjkan tata letak objek/participant dan dimensi dari atas kebawah menunjukan lintasan waktu. . Dengan collaboration diagram memungkinkan untuk memodelkan pengiriman sebuah massage ke banyak obyek pada class yang sama.II . sedangkan content massage ditunjukan dengan label.23 Message Sebuah message bergerak dari satu participant ke participant yang lain dan dari satu lifeline ke lifeline yang lain. massage yang lebih dekat dari atas akan dijalankan terlebih dahulu di banding massage yang lebih dekat ke bawah”.Waktu dimulai dari atas kebawah. Sebuah participant bias mengirim sebuah message pada dirinya sendiri. Dari penjelasan diatas Nampak bahwa sequence diagram menunjukan dua dimensi.5. Angka pada massage menunjukan urutan massage.

II . tetapi tidak menunjukan siapa melakukan apa.2. Component sangat .24 II. (Munawar : 2005 :109) Activity diagram menunjukan apa yang terjadi. hal tersebut tidak bias menunjukan organisasni mana yang menjalankan sebuah aksi. bukan dibenak para analis.8. karena menetap dikomputer.6. Pada pemodelan proses bisnis.2. Deployment Diagram Deployment diagram menyediakan gambaran bagaimana sistem secara fisik akan terlihat. Dalam pemrograman hal tersebut tidak menunjukan class mana yang bertanggungjawab atas setiap action. akan tetapi perbedaannya dengan flowchart adalah activity diagram bias mendukung perilaku parallel sedangkan flow chart tidak bisa. file.7. dokumen dan lain-lain. Component Diagram Component software adalah bagian fisik dari sebuah sistem. data. Activity Diagram mempunyai peran seperti halnya flowchart. Sistem terdiri dari node-node dimana setiap node diwakili untuk sebuah kubus.Garis yang menghubungkan antara dua kubus menunjukan hubungan diantara kedua node tersebut. proses bisnis dan aliran kerja dalam banyak kasus. Tipe node berupa device yang berwujud hardware dan bisa juga prosesor (yang mengeksekusi component) atau execution environment (software yang menjadi host atau mengandung software yang lain) Gambar II – 10 lambang deployment diagram II. Komponenn bisa berupa table. file exe.2. II. dan lain-lain (dynamic link). Activity Diagram Activity Diagram adalah teknik untuk mendiskripsikan logika procedural.

25 berkaitan erat dengan interface.2. . Metodologi perancangan Model RAD “Rapid Aplication Development (RAD) adalah sebuah model proses perkembangan perangkat lunak sekuensial lilier yang menekankan siklus perkembangan yang sangat pendek. interface bisa berwujud konseptual maupun fisik. ActiveX control. Executable component. Work product Component. interface sendiri dalam UML adalah serangkaian operation yang menspesifikasikan perilaku sebuah class. Jika kebutuhan dipahami dengan baik proses RAD memungkinkan tim pengembangan menciptakan sistem fungsional yang utuh dalam periode waktu yang sangat pendek (kira-kira 60 sampai 90 hari).9. Model RAD ini merupakan sebuah adaptasi “kecepatan tinggi” dari model sekuensial linier dimana perkembangan cepat dicapai dengan menggunakan pendekatan konstruksi berbasis komponen”. II. yang menjadi basis dari executable sistem. File exe. java bean dan lain-lain. yaitu file-file yang dibutuhkan untuk pembuatan deployment component. file source code dan lain lain.II . Contoh untuk component kedua ini diantaranya file data. Adapun bentuk-bentuk dari component ialah 1. 3. 2. yang dibuat sebagai hasil dari sistem yang akan dijalankan (running sistem) Hal penting dari component adalah component mewakili potongan-potongan yang independen yang bisa dipesan dan diperbaharui sewaktu-waktu. Deployment component.

II . .26 Pemodelan bisnis Pemodelan Data Pemodelan Proses Pembentukan aplikasi Pengujian dan turnover Gambar II – 11 Model RAD Business modeling Aliran informasi diantara fungsi-fungsi bisnis dimodelkan dengan suatu cara untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan berikut informasi apa yang mengendalikan proses bisnis? Informasi apa yang dimunculkan? Siapa yang memunculkannya?kemana informasi itu pergi? Data modeling Aliran informasi yang didefinisikan sebagai bagian dari fase business modeling disaring kedalam serangkaian objek data yang dibutuhkan untuk menopang bisnis tersebut.Karakteristik (disebut atribut) masing-masing objek didefinisikan dan hubungan antara objek-objek tersebut didefinisikan.

Hal ini mengurangi keseluruhan waktu pengujian. dan mendapatkan kembali sebuah objek data. Bagi proyek yang besar tetapi berskala. Jika komitmen tersebut tidak ada dari tiap konstituen. proyek RAD gagal. RAD memerlukan sumber daya manusia yang memadai untuk menciptakan jumlah tim RAD yang baik. 2. . Application generation RAD mengasumsikan pemakaian teknik generasi ke empat. memodifikasi.Gambaran pemrosesan diciptakan untuk menambah. alat-alat bantu otomatis dipakai untuk memfasilitasi konstruksi perangkat lunak. Selain menciptakan perangkat lunak dengan menggunakan bahasa pemrograman generasi ketiga yang konvensional.II . didalam kerangka waktu yang sangat terpendek. RAD menuntut pengembang dan pelanggan memiliki komitmen di dalam aktivitas rapid-fire yang diperlukan untuk melengkapi sebuah sistem. banyak komponen program telah diuji.27 Prosess modeling Aliran informasi yang didefinisikan didalam fase data modeling ditransformasikan untuk mencapai ailran informasi yang perlu bagi implementasi sebuah fungsi bisnis. RAD lebih banyak memproses kerja untuk memakai lagi komponen program yang ada (pada saat memungkinkan) atau menciptakan komponen yang bias dipakai lagi (bila perlu). Tetapi komponen baru harus diuji dan semua interface harus dilatih secara penuh. Seperti semua proses model yang lain. Pada semua kasus. Testing dan Turnover Karena proses RAD menekankan pada pemakaian kembali. Pendekatan RAD memiliki kekurangan : 1. menghapus.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful