W

h

h

L
JARAK ANTAR JANGKAR DALAM SATUAN KAKI Gambar 5-7 Ekspansi tipe loop Contoh : ekspansi lop lihat gambar 5-7 : Pipa = 12 std. wt

D0 = 12.75 dari 13"
T L
0 0 0 = 520  70  450 F .

= 200 '

Untuk menyelesaikan minimum dari h :

h 2  0.0004 13  200  450
h  468

 21.6 '
Minimum W  0.5  21.6  10.8 ' Untuk uji minimum h 

1.8813  19.5 ' 1.25

Perluasan Tegangan Lingkaran dan Kecepatan Jangkar Suatu perluasan lingkaran, percepatan diperoleh dari kedua titik jangkar. Untuk menentukan kecepatan jangkar dan tegangan maksimum pipa pada lingkaran lihat gambar 5-8 dan contoh sebagai berikut. Contoh ini menggunakan asumsi siku LR dan ukurannya dibatasi antara 4 " sampai 14 " . Rumus kecepatan masing-masing jangkar

F  C  E  Ip
Tegangan maksimum adalah

S KED

89 5.23 20 1.44 2.46 1.54 1.84 2.83 5.80 2.56 1.66 5.70 1. MIN L Gambar 5-8 Petunjuk perluasan lingkaran Tabel 5-3 Nilai Konstanta C 20 19 18 17 16 15 14 13 12 11 10 1. Pipa panas yang dihubungkan ke alat strain.06 2.78 2.92 2.18 3.00 2.86 7.76 4.41 4.20 3.04 4.10 10 1.83 3.sensitive menggunakan peralatan seperti pompa.20 2.08 2.57 2.Dimana C  ketetapan yang diperoleh dari tabel 5-3 E  perluasan dari lingkaran.33 1.03 3.95 2.91 25 1.19 2.31 2.45 6.kompresor dan turbin yang akan dianalisa.65 30 panjang H (ft) panjang W (ft) .64 1.39 1.55 2.88 3. dalam inci Ip  momen inersia D  diameter luar pipa K  konstanta yang diperoleh dari tabel 5-4 Kebutuhan untuk Menganalisa Tegangan Yang dibutuhkan untuk menganalisa tegangan ditentukan oleh perancangnya dengan pengalaman yang fleksibel.02 3.51 6.44 2.84 4.60 15 1.75 3. Untuk analisa sistem tegangan lainnya diperlukan kriteria sebagai berikut W H H GUIDE 40 PIPE DIA.74 3.61 1.47 2.54 4.68 3.31 2.25 5.02 4.36 4.51 5.22 2.

027 in per ft . panjang garis lurus antara A1 dan A2 U  x2  y2  z 2  12 2  2 2  16 2  404  20.70 in per 100 ft  0.1 (atau 20 ' ) Langkah 3 : menentukan E E Ue 0 Dari tabel 5-5 pada suhu 400 F e  2.03 ( L U ) 2 D  Ukuran pipa nominal E  Perluasan dalam inci ( E  Ue ) L  Panjang garis (ft) U  Jarak jangkar = panjang garis lurus yang menghubungkan jangkar e  koefisien dari perluasan (lihat tabel 5-5) Example : lihat Gambar 5-9 Pipa = 6 " Sch.DE  0. 40 baja karbon D6 Suhu = 4000 F Langkah 1 : menetapkan jarak antara jangkar dan sudut elevasi Y  selisih tinggi vertical = 6 '  4 '  2' Selisih tinggi antara A1 dan A2 X  Panjang garis total dari A2  8 '  4 ' 12 ' Z  Panjang garis total dari A1 10 '  6 ' 16 ' Langkah 2 : menentukan panjang U .

Maka E Ue  20 0.027  0.54 ' Y Z 2’ 10’ 8’ 6’ 2’ 4’ A2 X U  x  y  z  20.1' 2 2 2 6’ A1 X=12’ Y = 2’ Y = 16’ Gambar 5-9 Contoh untuk uji cepat analisa tegangan .