P. 1
tugas ppkn

tugas ppkn

|Views: 47|Likes:
Published by Faradhiba_Ayu_9764

More info:

Published by: Faradhiba_Ayu_9764 on Dec 30, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/06/2012

pdf

text

original

Tujuan Pendidikan Pancasila

Dalam UU No. 2 Tahun 1989 tentang system Pendidikan Nasional dan juga termuat
dalam SK Dirjen Dikti. No.38/DIKTI/Kep/2003, dijelaskan bahwa tujuan Pendidikan
Pancasila mengarahkan perhatian pada moral yang diharapkan terwujud dalam kehidupan
sehari-hari, yaitu perilaku yang memancarkan iman dan taqwa terhadap Tuhan Yang Maha
Esa dalam masyarakat yang terdiri atas berbagai golongan agama, kebudayaan, dan beraneka
ragam kepentingan, perilaku yang mendukung kerakyatan yang mengutamakan kepentingan
bersama di atas kepentingan perorangan dan golongan sehingga perbedaan pemikiran
diarahkan pada perilaku yang mendukung upaya terwujudnya keadilan sosial bagi seluruh
rakyat Indonesia.

2Berbeda dengan bangsa-bangsa lain. Bangsa Indonesia mendasarkan pandangan hidupnya dalam
bermasyarakat, berbangsa dan bernegara pada suatu asas cultural yang dimiliki dan melekat pada bangsa itu
sendiri. Nilai-nilai kenegaraan dan kemasyarakatan yang terkandung dalam sila-sila Pancasila bukanlah hanya
merupakan suatu hasil konseptual seseorang saja. Melainkan merupakan suatu hasil karya besar bangsa
Indonesia sendiri, yang diangkat dari nilai-nilai cultural yang dimiliki oleh bangsa Indonesia sendiri melalui proses
refleksi filosofis paara pendiri negara seperti Soekarno, M Yamin, M Hatta, Sepomo serta para tokoh pendiri
negara lainnya.
Setiap bangsa memiliki ideologi dan pandangan hidup yang berbeda satu dengan yang lainnya, diambil
dari nilai-nilai yang tumbuh, hidup dan berkembang di dalam kehidupan bangsa yang bersangkutan.
Demikianlah halnya dengan Pancasila yang merupakan ideologi dan pandangan hidup bangsa Indonesia
digali dari tradisi dan budaya yang tumbuh, hidup dan berkembang dalam kehidupan bangsa Indonesia
sendiri seja kelahirannya dan berkembang menjadi bangsa yang besar seperti yang dialami oleh dua
kerajaan besar tempo dulu yaitu Kedatuan Sriwijaya dan Keprabuan Majapahit.
Setelah berproses dalam rentang perjalanan sejarah yang panjang sampai kepada tahap
pematangannya oleh para pendiri negara pada saat akan mendirikan negara Indonesia merdeka telah
berhasil merancang dasar negara yang justru bersumber pada nilai-nilai yang telah tumbuh, hidup dan
berkembang dalam kehidupan masyarakat dan bangsa Indonesia yang kemudian diformulasikan dan
disistematisasikan dalam rancangan dasar negara yang diberi nama Pancasila. Nama tersebut untuk
pertama kalinya diberikan oleh salah seorang penggagasnya yaitu Ir. Soekarno dalam pidatonya tanggal
1 juni 1945 dalam persidangan Badan Penyelidik Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia
(BPUPKI) atas saran dan petunjuk seorang temannya yang ahli bahasa.
Dengan demikian kiranya jelas pada kita bahwa secara historis kehidupan bangsa Indonesia tidak dapat
dilepaspisahkan dari dan dengan nilai-nilai Pancasila serta telah melahirkan keyakinan demikian tinggi
dari bangsa Indonesia terhadap kebenaran dan ketepatan Pancasila sebagai pandangan hidup bangsa
dan dasar negara Republik Indonesia, sejak resmi disahkan menjadi dasar negara Republik Indonesia
pada tanggal 18 Agustus 1945 olehPanitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia sampai dengan saat
ini dan Insya Allah untuk selama-lamanya.

2. Landasan Kultural
Pandangan hidup suatu bangsa merupakan sesuatu yang tidak dapat dilepaspisahkan dari kehidupan
bangsa yang bersangkutan. Bangsa yang tidak memiliki pandangan hidup adalah bangsa yang tidak
memiliki jati diri (identitas) dan kepribadian, sehingga akan dengan mudah terombang-ambing dalam
menjalani kehidupannya, terutama pada saat-saat menghadapi berbagai tantangan dan pengaruh baik
yang datang dari luar maupun yang muncul dari dalam, lebih-lebih di era globalisasi dewasa ini.
Pancasila sebagai pandangan hidup bangsa Indonesia adalah jati diri dan kepribadian bangsa yang
merupakan kristalisasi dari nilai-nilai yang hidup dan berkembang dalam budaya masyarakat Indonesia
sendiri dengan memiliki sifat keterbukaan sehingga dapat mengadaptasikan dirinya dengan dan
terhadap perkembangan zaman di samping memiliki dinamika internal secara selektif dalam proses
adaptasi yang dilakukannya. Dengan demikian generasi penerus bangsa dapat memperkaya nilai-nilai
Pancasila sesuai dengan tingkat perkembangan dan tantangan zaman yang dihadapinya terutama dalam
meraih keunggulan IPTEK tanpa kehilangan jati dirinya.

Rumusan Pidato
Baik dalam kerangka uraian pidato maupun dalam presentasi lisan Muh Yamin mengemukakan lima
calon dasar negara yaitu
[1]
:
1. Peri Kebangsaan
2. Peri Kemanusiaan
3. Peri ke-Tuhanan
4. Peri Kerakyatan
5. Kesejahteraan Rakyat
[sunting]Rumusan Tertulis
Selain usulan lisan Muh Yamin tercatat menyampaikan usulan tertulis mengenai rancangan dasar
negara. Usulan tertulis yang disampaikan kepada BPUPKI oleh Muh Yamin berbeda dengan rumusan
kata-kata dan sistematikanya dengan yang dipresentasikan secara lisan, yaitu
[2]
:
1. Ketuhanan Yang Maha Esa
2. Kebangsaan Persatuan Indonesia
3. Rasa Kemanusiaan yang Adil dan Beradab
4. Kerakyatan yang dipimpin oleh Hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan
5. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia
[sunting]Rumusan II: Soekarno, Ir.
Selain Muh Yamin, beberapa anggota BPUPKI juga menyampaikan usul dasar negara, diantaranya
adalah Ir Sukarno
[3]
. Usul ini disampaikan pada 1 Juni 1945 yang kemudian dikenal sebagai hari lahir
Pancasila. Usul Sukarno sebenarnya tidak hanya satu melainkan tiga buah usulan calon dasar
negara yaitu lima prinsip, tiga prinsip, dan satu prinsip. Sukarno pula-lah yang mengemukakan dan
menggunakan istilah “Pancasila” (secara harfiah berarti lima dasar) pada rumusannya ini atas saran
seorang ahli bahasa (Muhammad Yamin) yang duduk di sebelah Sukarno. Oleh karena itu rumusan
Sukarno di atas disebut dengan Pancasila, Trisila, dan Ekasila
[4]
.
[sunting]Rumusan Pancasila
[5]

1. Kebangsaan Indonesia
2. Internasionalisme,-atau peri-kemanusiaan
3. Mufakat,-atau demokrasi
4. Kesejahteraan sosial
5. ke-Tuhanan yang maha esa


A. Pancasila menurut Mr. Moh Yamin adalah yang disampaikan di dalam sidang BPUPKI pada tanggal 29 Mei
1945 isinya sebagai berikut:
1. Prikebangsaan;
2. Prikemanusiaan;
3. Priketuhanan;
4. Prikerakyatan;
5. Kesejahteraan Rakyat
B. Pancasila menurut Ir. Soekarno yang disampaikan pada tangal 1 Juni 1945 di depan sidang BPUPKI,
sebagai berikut:
1. Nasionalisme/Kebangsaan Indonesia;
2. Internasionalisme/Prikemanusiaan;
3. Mufakat/Demokrasi;
4. Kesejahteraan Sosial;
5. Ketuhanan yang berkebudayaan;

C. Pancasila menurut Piagam Jakarta yang disahkan pada tanggal 22 Juni 1945 rumusannya sebagai berikut:
1. Ketuhanan dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya;
2. Kemanusiaan yang adil dan beradab;
3. Persatuan Indonesia;
4. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dan permusyawaratan perwakilan;
5. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat indonesia;



Pancasila sebagai Pandangan Hidup Bangsa
Manusia sebagai makhluk ciptaan Tuhan YME dalam perjuangan untuk mencapai
ehidupan yang lebih sempurna senantiasa memerlukan nilai-nilai luhur yang dijunjungnya
sebagai suatu pandangan hidup. Nilai-nilai luhur adalah merupakan suatu tolok ukur kebaikan
yang berkaitan dengan hal-hal yang bersifat mendasar dan abadi dalam hidup manusia seperti
cita-cita yang hendak dicapainya dalam hidup manusia.
Proses perumusan pandangan hidup masyarakat dituangkan dan dilembagakan
menjadi pandangan hidup bangsa yang disebut sebagai ideologi bangsa (nasional) dan
selanjutnya pandangan hidup bangsa dituangkan dan dilembagakan menjadi pandangan hidup
negara yang disebut sebagai ideologi negara.
Transformasi pandangan hidup masyarakat menjadi pandangan hidup bangsa dan
akhirnya menjadi pandangan dasar negara juga terjadi pada pandangan hidup Pancasila.
Pancasila sebelum dirumuskan menjadi dasar negara dan ideologi negara, nilai-nilainya telah
terdapat pada bangsa Indonesia dalam adat istiadat, budaya serta dalam agama-agama sebagai
pandangan hidup masyarakat Indonesia.
Dengan suatu pandangan hidup yang jelas maka bangsa Indonesia akan maniliki
pegangan dan pedoman bagaimana mengenal dan memecahkan berbagai masalah politik,
sosial budaya, eonomi, hukum, hankam dan persoalan lainnya dalam gerak masyarakat yang
semakin maju.
Pancasila sebagai pandangan hidup bangsa merupakan sutau kristalisasi dari nilai-
nilai yang hidup dalam masyarakat Indonesia, maka pandangan hidup tersebut dijunjung
tinggi oleh warganya karena pandangan hidup Pancasila berakar pada budaya dan pandangan
hidup masyarakat. Dengan demikian pandangan hidup Pancasila bagi bangsa Indonesia yang
Bhinneka Tunggal Ika harus merupakan asas pemersatu bangsa sehingga tidak boleh
mematikan keanekaragaman.

Perbandingan ideologi Pancasila dengan Ideologi lainnya
Istilah ideologi negara mulai banyak digunakan bersamaan dengan perkembangan pemikiran Karl Marx yang
dijadikan sebagai ideologi beberapa negara pada abad ke-18. Namun sesungguhnya konsepsi ideologi sebagai
cara pandang atau sistem berpikir suatu bangsa berdasarkan nilai dan prinsip dasar tertentu telah ada sebelum
kelahiran Marx sendiri. Bahkan awal dan inti dari ajaran Marx adalah kritik dan gugatan terhadap sistem dan
struktur sosial yang eksploitatif berdasarkan ideologi kapitalis.

Pemikiran Karl Marx kemudian dikembangkan oleh Engels dan Lenin kemudian disebut sebagai ideologi
sosialisme-komunisme. Sosialisme lebih pada sistem ekonomi yang mengutamakan kolektivisme dengan titik
ekstrem menghapuskan hak milik pribadi, sedangkan komunisme menunjuk pada sistem politik yang juga
mengutamakan hak-hak komunal, bukan hak-hak sipil dan politik individu. Ideologi tersebut berhadapan dengan
ideologi liberalisme-kapitalis yang menekankan pada individualisme baik dari sisi politik maupun ekonomi.
Kedua ideologi besar tersebut menjadi ideologi utama negara-negara dunia pasca perang dunia kedua hingga
berakhirnya era perang dingin. Walaupun demikian baik komunisme maupun kapitalisme memiliki warna yang
berbeda-beda dalam penerapannya di tiap wilayah. Ideologi selalu menyesuaikan dengan medan pengalaman
dari suatu bangsa dan masyarakat. Komunisme Uni Soviet berbeda dengan komunisme di Yugoslavia, Cina,
Korea Utara, dan beberapa negara Amerika Latin. Demikian pula dengan kapitalisme yang memiliki perbedaan
antara yang berkembang di Eropa Barat, Amerika Serikat, dan Asia.

Walaupun negara-negara yang menganut kedua besaran ideologi tersebut saling berhadap-hadapan, namun
proses penyesuaian diantara kedua ideologi tersebut tidak dapat dihindarkan. Kapitalisme, dalam
perkembangannya banyak menyerap unsur-unsur dari sosialisme. Setelah mengalami krisis besar pada tahun
1920-an (the great depression) Amerika Serikat banyak mengadopsi kebijakan-kebijakan intervensi negara di
bidang ekonomi untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat. Kebijakan-kebijakan tersebut kemudian berkembang
menjadi konsep negara tersendiri, bahkan ada yang menyebutnya sebagai ideologi, yaitu negara kesejahteraan
(welfare state) yang berbeda dengan ideologi kapitalisme klasik.
Di sisi lain, beberapa negara komunis yang semula sangat tertutup lambat-laun membuka diri, terutama dalam
bentuk pengakuan terhadap hak-hak sipil dan politik. Proses demokratisasi terjadi secara bertahap hingga
keruntuhan negara-negara komunis yang ditandai dengan tercerai-berainya Uni Soviet dan Yugoslavia pada
dekade 1990-an.

Ada yang menafsirkan bahwa keruntuhan Uni Soviet dan Yugoslavia sebagai pilar utama adalah tanda
kekalahan komunisme berhadapan dengan kapitalisme. Bahkan Fukuyama pernah mendalilkan hal ini sebagai
berakhirnya sejarah yang selama ini merupakan panggung pertentangan antara kedua ideologi besar tersebut.
Namun kesimpulan tersebut tampaknya terlalu premature. Keruntuhan komunisme, tidak dapat dikatakatan
sebagai kemenangan kapitalisme karena dua alasan, yaitu (a) ide-ide komunisme, dan juga kapitalisme tidak
pernah mati; dan (b) ideologi kapitalisme yang ada sekarang telah menyerap unsur-unsur sosialisme dan
komunisme.

Ide-ide komunisme tetap hidup, dan memang perlu dipelajari sebagai sarana mengkritisi sistem sosial dan
kebijakan yang berkembang. Ide-ide tersebut juga dapat hidup kembali menjadi suatu gerakan jika kapitalisme
yang saat ini mulai kembali ke arah libertarian berada di titik ekstrim sehingga menimbulkan krisis sosial.
Demikian pula halnya dengan gerakan-gerakan demokratisasi dan perjuangan atas hak-hak individu akan
muncul pada sistem yang terlalu menonjolkan komunalisme.

Pancasila sebagai ideologi bangsa Indonesia memiliki perbedaan dengan sistem kapitalisme-liberal maupun
sosialisme-komunis. Pancasila mengakui dan melindungi baik hak-hak individu maupun hak masyarakat baik di
bidang ekonomi maupun politik. Dengan demikian ideologi kita mengakui secara selaras baik kolektivisme
maupun individualisme. Demokrasi yang dikembangkan, bukan demokrasi politik semata seperti dalam ideologi
liberal-kapitalis, tetapi juga demokrasi ekonomi. Dalam sistem kapitalisme liberal dasar perekonomian bukan
usaha bersama dan kekeluargaan, namun kebebasan individual untuk berusaha. Sedangkan dalam sistem sosiali-
komunis, negara yang mendominasi perekonomian, bukan warga negara baik sebagai individu maupun
bersama-sama dengan warga negara lainnya.



Perbedaan ideologi pancasila,komunis dan sosialis
i suggets that....

Ide0logi adalah sistem gagasan yang mempelajari keyakinan-keyakinan dan hal-hal ideal filosofis,
ekonomis, politis dan sosial. Istilah “ideologi” dipergunakan oleh Marx dan Engels mengacu kepada
seperangkat keyakinan yang disajikan sebagai obyek. Obyek tersebut tidak lain adalah pencerminan
kondisi-kondisi material masyarakat.
Sosialisme sebagai ideologi, telah lama berkembang sejak ratusan tahun yang lalu. Sosialisme
sendiri berasal dari bahasa Latin yakni socius (teman). Jadi sosialisme merujuk kepada pengaturan
atas dasar prinsip pengendalian modal, produksi dan kekayaan oleh kelompok.
Istilah sosialisme pertama kali dipakai di Prancis pada tahun 1831 dalam sebuah artikel tanpa judul
oleh Alexander Vinet. Pada masa ini istilah sosialisme digunakan untuk pembedaan dengan
indvidualisme, terutama oleh pengikut-pengikut Saint-Simon, bapak pendiri sosialisme Prancis.
Saint-Simon lah yang menganjurkan pembaruan pemerintahan yang bermaksud mengembalikan
harmoni pada masyarakat.
Lalu ideologi pancasila sendiri adalah suatu pemikiran yang beracuan Pancasila.pancasila
dijadikan ideologi dikerenakan, Pancasila memiliki nilai-nilai falsafah mendasar dan rasional.
Pancasila telah teruji kokoh dan kuat sebagai dasar dalam mengatur kehidupan bernegara. Selain
itu, Pancasila juga merupakan wujud dari konsensus nasional karena negara bangsa Indonesia ini
adalah sebuah desain negara moderen yang disepakati oleh para pendiri negara Republik Indonesia
kemudian nilai kandungan Pancasila dilestarikan dari generasi ke generasi. Pancasila pertama kali
dikumandangkan oleh Soekarno pada saat berlangsungnya sidang Badan Penyelidik Usaha Persiapan
Kemerdekaan Republik Indonesia (BPUPKI).
and Ideologi komunis -Komunisme adalah salah satu ideologi di dunia.Komunisme sebagai
anti kapitalisme menggunakan sistem sosialisme sebagai alat kekuasaan sebagai Prinsip semua
adalah milik rakyat dan dikuasai oleh negara untuk kemakmuran rakyat secara merata.yang paling
utama pula Komunisme sangat membatasi demokrasi pada rakyatnya sehingga komunisme juga
disebut anti liberalisme.Parahnya komunisme sangat membatasi agama pada rakyatnya, dengan
prinsip agama dianggap candu yang membuat orang berangan-angan yang membatasi rakyatnya dari
pemikiran yang rasional dan nyata.
©@ _¬.@_¬©.@»©~@±membedakan
antara sosialisme dan komunisme. Menurut saya, sosialisme adalah tahap yang harus
dilalui masyarakat untuk mencapai komunisme. Dengan demikian komunisme atau masyarakat
tanpa kelas adalah tujuan akhir sejarah. Konsekwensinya, tahap sosialisme adalah tahap
kediktatoran rakyat untuk mencapai komunisme.

dari perdebatan saya dengan para ahli,dihasilkan ciri ciri dari masing" ideologi,yaitu sbb:

komunis

1.Negara sebagai penjaga malam.
Rakyat atau warganya
mempunyai kebebasan untuk
berbuat atau bertindak apa saja
asal tidak melanggar tertib
hukum.
2 Kepentingan dan hak warga
Negara lebih diutamakan dari
pada kepentingan Negara.
Negara didirikan untuk
menjamin kebebasan dan
kepentingan warganegaranya.
3 Negara tidak mencampuri urusan
agama. Agama menjadi urusan
pribadi setiap warga Negara.
Warga Negara bebas beragama,
tetapi juga bebas tidak
beragama.

Sosialisme

1.Mementingkan kekuasaan dan kepentingan
negara.
2.Kepentingan Negara lebih di utamakan dari
pada kepentingan warga Negara kebebasan
atau kepentingan warga dikalahkan untuk
kepentingan Negara.
3.Kehidupan agama juga terpisah dengan
Negara. Warga Negara bebas beragama, bebas
tidak beragama dan bebaspula propaganda
anti agama.

Pancasila

1.Hubungan antara warga Negara dengan
Negara adalah seimbang . apa arti
seimbang? Artimya, tidak mengutamakan
Negara tetapi juga tidak mengutamakan
warganegara. Kepentingan Negara dan
warganegara sama-sama di pentingkan
2.Kepentingan Negara dan kepentingan
warganegara sama-sama dipentingkan.
3.Agama erat hubungannya dengan Negara.
Setiap warganegara dijamin pula
kebebasannya untuk memilih salahsatu
agama yang ada dan di akui oleh
pemerintah .Setiap orang harus beragama,
tetapi agama yang dipilih di serahkan
kepada masing-masing warganegara.
Atheis atau tidak mengaku adanya tuhan,
tidak diperbolehkan.

[sunting]Rumusan Pancasila [5] 1. dan satu prinsip. Kebangsaan Indonesia 2. ke-Tuhanan yang maha esa . Kesejahteraan sosial 5. Usul ini disampaikan pada 1 Juni 1945 yang kemudian dikenal sebagai hari lahir Pancasila. Selain Muh Yamin. Internasionalisme. Peri Kebangsaan 2. diantaranya [3] adalah Ir Sukarno . Trisila. Sukarno pula-lah yang mengemukakan dan menggunakan istilah “Pancasila” (secara harfiah berarti lima dasar) pada rumusannya ini atas saran seorang ahli bahasa (Muhammad Yamin) yang duduk di sebelah Sukarno. Usul Sukarno sebenarnya tidak hanya satu melainkan tiga buah usulan calon dasar negara yaitu lima prinsip. Rasa Kemanusiaan yang Adil dan Beradab 4.-atau demokrasi 4. yaitu : 1. Mufakat. Dengan demikian generasi penerus bangsa dapat memperkaya nilai-nilai Pancasila sesuai dengan tingkat perkembangan dan tantangan zaman yang dihadapinya terutama dalam meraih keunggulan IPTEK tanpa kehilangan jati dirinya. Kesejahteraan Rakyat [sunting]Rumusan Tertulis Selain usulan lisan Muh Yamin tercatat menyampaikan usulan tertulis mengenai rancangan dasar negara. beberapa anggota BPUPKI juga menyampaikan usul dasar negara. Oleh karena itu rumusan [4] Sukarno di atas disebut dengan Pancasila. Peri Kemanusiaan 3. Peri Kerakyatan 5. Rumusan Pidato Baik dalam kerangka uraian pidato maupun dalam presentasi lisan Muh Yamin mengemukakan lima [1] calon dasar negara yaitu : 1. tiga prinsip. Ir. Kebangsaan Persatuan Indonesia 3.-atau peri-kemanusiaan 3.merupakan kristalisasi dari nilai-nilai yang hidup dan berkembang dalam budaya masyarakat Indonesia sendiri dengan memiliki sifat keterbukaan sehingga dapat mengadaptasikan dirinya dengan dan terhadap perkembangan zaman di samping memiliki dinamika internal secara selektif dalam proses adaptasi yang dilakukannya. Kerakyatan yang dipimpin oleh Hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan 5. dan Ekasila . Usulan tertulis yang disampaikan kepada BPUPKI oleh Muh Yamin berbeda dengan rumusan [2] kata-kata dan sistematikanya dengan yang dipresentasikan secara lisan. Ketuhanan Yang Maha Esa 2. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia [sunting]Rumusan II: Soekarno. Peri ke-Tuhanan 4.

Mufakat/Demokrasi. Transformasi pandangan hidup masyarakat menjadi pandangan hidup bangsa dan akhirnya menjadi pandangan dasar negara juga terjadi pada pandangan hidup Pancasila. Nilai-nilai luhur adalah merupakan suatu tolok ukur kebaikan yang berkaitan dengan hal-hal yang bersifat mendasar dan abadi dalam hidup manusia seperti cita-cita yang hendak dicapainya dalam hidup manusia. Soekarno yang disampaikan pada tangal 1 Juni 1945 di depan sidang BPUPKI. Moh Yamin adalah yang disampaikan di dalam sidang BPUPKI pada tanggal 29 Mei 1945 isinya sebagai berikut: 1. 3. Kesejahteraan Sosial. Ketuhanan yang berkebudayaan. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dan permusyawaratan perwakilan. nilai-nilainya telah terdapat pada bangsa Indonesia dalam adat istiadat. Kemanusiaan yang adil dan beradab. Ketuhanan dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya. Pancasila sebelum dirumuskan menjadi dasar negara dan ideologi negara. . Pancasila menurut Piagam Jakarta yang disahkan pada tanggal 22 Juni 1945 rumusannya sebagai berikut: 1.A. 5. 4. budaya serta dalam agama-agama sebagai pandangan hidup masyarakat Indonesia. sebagai berikut: 1. C. Prikemanusiaan. Internasionalisme/Prikemanusiaan. Priketuhanan. Persatuan Indonesia. 5. Pancasila menurut Mr. Prikerakyatan. 3. 2. Pancasila sebagai Pandangan Hidup Bangsa Manusia sebagai makhluk ciptaan Tuhan YME dalam perjuangan untuk mencapai ehidupan yang lebih sempurna senantiasa memerlukan nilai-nilai luhur yang dijunjungnya sebagai suatu pandangan hidup. 4. 2. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat indonesia. 4. 3. 5. Proses perumusan pandangan hidup masyarakat dituangkan dan dilembagakan menjadi pandangan hidup bangsa yang disebut sebagai ideologi bangsa (nasional) dan selanjutnya pandangan hidup bangsa dituangkan dan dilembagakan menjadi pandangan hidup negara yang disebut sebagai ideologi negara. Prikebangsaan. Kesejahteraan Rakyat B. 2. Nasionalisme/Kebangsaan Indonesia. Pancasila menurut Ir.

Dengan suatu pandangan hidup yang jelas maka bangsa Indonesia akan maniliki pegangan dan pedoman bagaimana mengenal dan memecahkan berbagai masalah politik. Ide-ide komunisme tetap hidup. Proses demokratisasi terjadi secara bertahap hingga keruntuhan negara-negara komunis yang ditandai dengan tercerai-berainya Uni Soviet dan Yugoslavia pada dekade 1990-an. dan memang perlu dipelajari sebagai sarana mengkritisi sistem sosial dan kebijakan yang berkembang. Bahkan awal dan inti dari ajaran Marx adalah kritik dan gugatan terhadap sistem dan struktur sosial yang eksploitatif berdasarkan ideologi kapitalis. Dengan demikian pandangan hidup Pancasila bagi bangsa Indonesia yang Bhinneka Tunggal Ika harus merupakan asas pemersatu bangsa sehingga tidak boleh mematikan keanekaragaman. Bahkan Fukuyama pernah mendalilkan hal ini sebagai berakhirnya sejarah yang selama ini merupakan panggung pertentangan antara kedua ideologi besar tersebut. Namun kesimpulan tersebut tampaknya terlalu premature. Pemikiran Karl Marx kemudian dikembangkan oleh Engels dan Lenin kemudian disebut sebagai ideologi sosialisme-komunisme. bukan hak-hak sipil dan politik individu. hukum. Sosialisme lebih pada sistem ekonomi yang mengutamakan kolektivisme dengan titik ekstrem menghapuskan hak milik pribadi. yaitu (a) ide-ide komunisme. Komunisme Uni Soviet berbeda dengan komunisme di Yugoslavia. Walaupun negara-negara yang menganut kedua besaran ideologi tersebut saling berhadap-hadapan. dan (b) ideologi kapitalisme yang ada sekarang telah menyerap unsur-unsur sosialisme dan komunisme. beberapa negara komunis yang semula sangat tertutup lambat-laun membuka diri. Keruntuhan komunisme. maka pandangan hidup tersebut dijunjung tinggi oleh warganya karena pandangan hidup Pancasila berakar pada budaya dan pandangan hidup masyarakat. Kebijakan-kebijakan tersebut kemudian berkembang menjadi konsep negara tersendiri. tidak dapat dikatakatan sebagai kemenangan kapitalisme karena dua alasan. Di sisi lain. dan juga kapitalisme tidak pernah mati. sedangkan komunisme menunjuk pada sistem politik yang juga mengutamakan hak-hak komunal. Cina. Ide-ide tersebut juga dapat hidup kembali menjadi suatu gerakan jika kapitalisme yang saat ini mulai kembali ke arah libertarian berada di titik ekstrim sehingga menimbulkan krisis sosial. bahkan ada yang menyebutnya sebagai ideologi. dan beberapa negara Amerika Latin. Demikian pula halnya dengan gerakan-gerakan demokratisasi dan perjuangan atas hak-hak individu akan . dan Asia. Namun sesungguhnya konsepsi ideologi sebagai cara pandang atau sistem berpikir suatu bangsa berdasarkan nilai dan prinsip dasar tertentu telah ada sebelum kelahiran Marx sendiri. Amerika Serikat. Ada yang menafsirkan bahwa keruntuhan Uni Soviet dan Yugoslavia sebagai pilar utama adalah tanda kekalahan komunisme berhadapan dengan kapitalisme. namun proses penyesuaian diantara kedua ideologi tersebut tidak dapat dihindarkan. yaitu negara kesejahteraan (welfare state) yang berbeda dengan ideologi kapitalisme klasik. Perbandingan ideologi Pancasila dengan Ideologi lainnya Istilah ideologi negara mulai banyak digunakan bersamaan dengan perkembangan pemikiran Karl Marx yang dijadikan sebagai ideologi beberapa negara pada abad ke-18. hankam dan persoalan lainnya dalam gerak masyarakat yang semakin maju. sosial budaya. Korea Utara. dalam perkembangannya banyak menyerap unsur-unsur dari sosialisme. terutama dalam bentuk pengakuan terhadap hak-hak sipil dan politik. Pancasila sebagai pandangan hidup bangsa merupakan sutau kristalisasi dari nilainilai yang hidup dalam masyarakat Indonesia. Kapitalisme. Walaupun demikian baik komunisme maupun kapitalisme memiliki warna yang berbeda-beda dalam penerapannya di tiap wilayah. Ideologi tersebut berhadapan dengan ideologi liberalisme-kapitalis yang menekankan pada individualisme baik dari sisi politik maupun ekonomi. eonomi. Setelah mengalami krisis besar pada tahun 1920-an (the great depression) Amerika Serikat banyak mengadopsi kebijakan-kebijakan intervensi negara di bidang ekonomi untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat. Kedua ideologi besar tersebut menjadi ideologi utama negara-negara dunia pasca perang dunia kedua hingga berakhirnya era perang dingin. Demikian pula dengan kapitalisme yang memiliki perbedaan antara yang berkembang di Eropa Barat. Ideologi selalu menyesuaikan dengan medan pengalaman dari suatu bangsa dan masyarakat.

yang paling utama pula Komunisme sangat membatasi demokrasi pada rakyatnya sehingga komunisme juga disebut anti liberalisme. Selain itu. and Ideologi komunis -Komunisme adalah salah satu ideologi di dunia.pancasila dijadikan ideologi dikerenakan. terutama oleh pengikut-pengikut Saint-Simon. produksi dan kekayaan oleh kelompok. Istilah “ideologi” dipergunakan oleh Marx dan Engels mengacu kepada seperangkat keyakinan yang disajikan sebagai obyek.Parahnya komunisme sangat membatasi agama pada rakyatnya. bukan demokrasi politik semata seperti dalam ideologi liberal-kapitalis.Komunisme sebagai anti kapitalisme menggunakan sistem sosialisme sebagai alat kekuasaan sebagai Prinsip semua adalah milik rakyat dan dikuasai oleh negara untuk kemakmuran rakyat secara merata. Sosialisme sebagai ideologi. Saint-Simon lah yang menganjurkan pembaruan pemerintahan yang bermaksud mengembalikan harmoni pada masyarakat. Istilah sosialisme pertama kali dipakai di Prancis pada tahun 1831 dalam sebuah artikel tanpa judul oleh Alexander Vinet. Perbedaan ideologi pancasila. Demokrasi yang dikembangkan. Dalam sistem kapitalisme liberal dasar perekonomian bukan usaha bersama dan kekeluargaan. bapak pendiri sosialisme Prancis.komunis dan sosialis i suggets that. Pancasila sebagai ideologi bangsa Indonesia memiliki perbedaan dengan sistem kapitalisme-liberal maupun sosialisme-komunis.muncul pada sistem yang terlalu menonjolkan komunalisme. Pancasila telah teruji kokoh dan kuat sebagai dasar dalam mengatur kehidupan bernegara. politis dan sosial. Jadi sosialisme merujuk kepada pengaturan atas dasar prinsip pengendalian modal. namun kebebasan individual untuk berusaha. Ide0logi adalah sistem gagasan yang mempelajari keyakinan-keyakinan dan hal-hal ideal filosofis. negara yang mendominasi perekonomian. bukan warga negara baik sebagai individu maupun bersama-sama dengan warga negara lainnya. Pada masa ini istilah sosialisme digunakan untuk pembedaan dengan indvidualisme. Obyek tersebut tidak lain adalah pencerminan kondisi-kondisi material masyarakat. tetapi juga demokrasi ekonomi. Pancasila juga merupakan wujud dari konsensus nasional karena negara bangsa Indonesia ini adalah sebuah desain negara moderen yang disepakati oleh para pendiri negara Republik Indonesia kemudian nilai kandungan Pancasila dilestarikan dari generasi ke generasi. Pancasila mengakui dan melindungi baik hak-hak individu maupun hak masyarakat baik di bidang ekonomi maupun politik. Dengan demikian ideologi kita mengakui secara selaras baik kolektivisme maupun individualisme. dengan prinsip agama dianggap candu yang membuat orang berangan-angan yang membatasi rakyatnya dari . telah lama berkembang sejak ratusan tahun yang lalu. Lalu ideologi pancasila sendiri adalah suatu pemikiran yang beracuan Pancasila.. Sosialisme sendiri berasal dari bahasa Latin yakni socius (teman). Sedangkan dalam sistem sosialikomunis. Pancasila pertama kali dikumandangkan oleh Soekarno pada saat berlangsungnya sidang Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan Republik Indonesia (BPUPKI).. Pancasila memiliki nilai-nilai falsafah mendasar dan rasional.. ekonomis.

Negara didirikan untuk menjamin kebebasan dan kepentingan warganegaranya. Rakyat atau warganya mempunyai kebebasan untuk berbuat atau bertindak apa saja asal tidak melanggar tertib hukum. tahap sosialisme adalah tahap kediktatoran rakyat untuk mencapai komunisme. 3 Negara tidak mencampuri urusan agama. Menurut saya.dihasilkan ciri ciri dari masing" ideologi.pemikiran yang rasional dan nyata.Negara sebagai penjaga malam. Konsekwensinya. dari perdebatan saya dengan para ahli. Dengan demikian komunisme atau masyarakat tanpa kelas adalah tujuan akhir sejarah.yaitu sbb: komunis 1. 2 Kepentingan dan hak warga Negara lebih diutamakan dari pada kepentingan Negara. Warga Negara bebas beragama. tetapi juga bebas tidak beragama. sosialisme adalah tahap yang harus dilalui masyarakat untuk mencapai komunisme. Agama menjadi urusan pribadi setiap warga Negara. Sosialisme . membedakan antara sosialisme dan komunisme.

bebas tidak beragama dan bebaspula propaganda anti agama.1. Warga Negara bebas beragama. Kepentingan Negara dan warganegara sama-sama di pentingkan 2. tetapi agama yang dipilih di serahkan kepada masing-masing warganegara. tidak mengutamakan Negara tetapi juga tidak mengutamakan warganegara. Pancasila 1.Kepentingan Negara dan kepentingan warganegara sama-sama dipentingkan. tidak diperbolehkan.Setiap orang harus beragama. 2. Atheis atau tidak mengaku adanya tuhan. apa arti seimbang? Artimya. 3. Setiap warganegara dijamin pula kebebasannya untuk memilih salahsatu agama yang ada dan di akui oleh pemerintah .Mementingkan kekuasaan dan kepentingan negara.Kepentingan Negara lebih di utamakan dari pada kepentingan warga Negara kebebasan atau kepentingan warga dikalahkan untuk kepentingan Negara.Kehidupan agama juga terpisah dengan Negara.Hubungan antara warga Negara dengan Negara adalah seimbang . . 3.Agama erat hubungannya dengan Negara.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->