LAPORAN PRATIKUM ANATOMI TUBUH KELINCI

Disusun oleh: 1.

truncus dan cauda. Tubuh kelinci (Lepus nigricollis) dibagi menjadi empat bagian yaitu : caput. Ekor pendek. Disekitar moncong ada rambut-rambut panjang (vibrisae). kelinci dibawa oleh orang-orang Belanda sebagai ternak hias pada tahun 1835. vibrisae ditemukan diujung moncong yang mana berfungsi sebagai pendeteksi makanan pada waktu didalam tanah. nares. vibrisae. Lubang urogenital disebelah anterior anus (Brotowidjoyo. Di indonesia. meskipun berkurang atau tidak ada sama sekali pada stadium tua (Sukiya. Hingga tahun 1912 kelinci (Lepus nigricollis) diklasifikasikan . Mata besar. menutup hampir seluruh tubuh. Kelinci (Lepus nigricollis) termasuk kedalam kingdom animalia dan kelas mammalia yang mempunyai berat tubuh 1. khusunya di Jawa. 2005). Hewan ini banyak ditemukan dimana-dimana. Pada hewan ini terdapat 4-5 pasang puting susu di ventrum yang terdapat pada hewan betina. Ciri utama dari Mamalia adalah adanya kelenjar susu. 1994). Kulit tubuh berambut lebat. Bibir lembek dan fleksibel. adalah sebagai berikut : Memiliki kelenjar mammae (merupakan modifikasi kelenjar peluh) untuk menyusui anaknya.BAB 1 LATAR BELAKANG Asal usul Mamalia adalah dari bangsa reptil. yang berfungsi sebagai sumber makanan untuk anaknya. Mempunyai telinga yang panjang dan kaki belakang yang lebih panjang dari pada kaki depan. cervix.(Boolotion. Rambut tumbuh selama periode tertentu dalam hidupnya. Telinga luar (pinnae) lebar. Ciri-ciri yang dimiliki kelas mamalia seperti pada kelinci (Lepus nigricollis) menurut Anynomous (2007). dengan membran niktitans. Pada caput terdapat rima oris. Kelinci (Lepus nigricollis) merupakan kelompok hewan yang paling sempurna baik morfologi ataupun anatominya karena ia mempunyai susunan organ yang kompleks dan susunan metabolisme didalam tubuhnya yang juga kompleks. Kelenjar lain yang biasa ditemukan adalah kelenjar minyak (sebasea) dan kelenjar keringat (sudorifera). Mamalia memiliki karakter struktural yang membedakan dari kehidupan vertebrata lain. 1979).35-7 kg dengan panjang 40-70 cm. kaki belakang panjang dan kuat. digunakan untuk melompat. organon visus. Anus dibawah ekor. kelinci termasuk hewan tetrapoda yang memiliki 4 anggota gerak berupa kaki. Jari-jari kaki depan berjumlah 5 jari dan kaki belakang terdapat 4 jari. Menurut Brotowijoyo (1994). Kaki depan lebih kecil dari kaki belakang.

Ketika sebuah sfingter berkontraksi. kandung empedu. yaitu tuba muskular panjang yang merentang dari mulut sampai anus. Pencernaan berlangsung secara mekanik dan kimia (Sloane. . kelinci dimasukkan dalam ordo lagomorpha Brotowijoyo (1994). yaitu proses penghancuran makanan yang terjadi dalam mulut hingga lambung. 2003). disebut sfingter. Makanan digerakkan sepanjang saluran pencernaan menuruti arah mulut ke anus oleh gelombang-gelombang kontraksi yang berawal dari esophagus dan melalui setiap daerah hingga mencapai daerah ujung usus besar. yang berlangsung secara refleks . lidah kelenjar saliva. Sebuah sistem katup otot lingkar khusus . 2005). yang terletak pada setiap titik pertemuan penting di sepanjang saluran pencernaan. . disebut peristalsis. hati. Rangkaian kontraksi tersebut.Selanjutnya adalah proses penyerapan sari – sari makanan yang terjadi di dalam usus. serta mengeluarkan sisa proses tersebut melalui dubur. bukaan yang dikelilinginya tertutup dengan efektif. dan organ-organ aksesoris seperti gigi. memastikan pergerakan searah zat-zat makanan. Saluran pencernaan yang terletak di bawah area diafragma disebut saluran gastrointestinal. Kemudian proses pengeluaran sisa – sisa makanan melalui anus (Anonim. Sfingter semacam itu terdapat di antara esopagus dan lambung. dan pankreas. dan di anus. Sistem pencernaan antara satu hewan dengan yang lainnya bisa sangat jauh berbeda. Fungsi utama sistem ini adalah untuk menyediakan makanan air dan elektrolit bagi tubuh dari nutrien yang dicerna sehingga siap diabsorpsi.Pemecahan makanan secara mekanis yang terutama terjadi dalam mulut dan lambung atau tembolok disertai oleh kimiawi nutrien-nutrien oleh katalis katalis yang disebut enzim enzim pencernaan (Fried and George. mencernanya menjadi energi dan nutrien.dalam ordo Rodensia (Rodent).BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA Sistem pencernaan (digestive system) adalah sistem organ dalam hewan multisel yang menerima makanan. Pada dasarnya sistem pencernaan makanan dalam tubuh manusia terjadi di sepanjang saluran pencernaan (bahasa Inggris: gastrointestinal tract) dan dibagi menjadi 3 bagian. 2011). selanjutnya dalam klasifikasi biologi. Sistem pencernaan terdiri atas saluran pencernaan (alimentar). antara lambung dan usus halus.

Selanjutnya kelinci diletakkan diatas parapin untuk membedah Bagian Dalam anatomi kelinci. Sistem syaraf pusat memiliki tugas untuk mengolah informasi yang masuk. Siapkan alat dan bahan yang akan dibersikan darah di leher kelincinya dengan # Pisau # Tisu # Pinset # Jas Laboratorium mengunakan kapas. Alat dan Bahan # Kelinci # Parapin # Gunting # Sarung tangan # Masker c. otak depan untuk membau. Waktu pengamatan Adapun waktu pengamatannya Adalah: Hari/Tanggal : Jum’at/ Waktu Tempat : 14.BAB 3 LANGKAH – LANGKAH KERJA a. Dan sebagai pusat adalah otak dan medula spinalis (sumsum tulang belakang).d Selesai : Dilaboratorium Mipa IAIN Raden Fatah Palembang b.00 s. Kemudian mengambil Bahan penelitian mengunakan kelinci. Untuk mengetahui organ tubuh kelinci. Menentukan lokasi yang di ambil yaitu dilaboratorium IAIN Raden Fatah Palembang 2. 4. kelinci di sembeleh lehernya sampai tidak bernyawa 3. otak . BAB 4 PEMBAHASAN Anatomi kelas mamalia 1. Sistem syaraf Sistem syaraf terdiri atas dua bagian yaitu. syaraf pusat dan syaraf perifer. Cara kerja 1.

Sel otot polos berbentuk gelendong. 2. gigi premolar (3 buah di atas dan 2 buah dibawah). otot polos dan otot jantung. gelap terang berjejer teratur membentuk seperti pita vertikal terhadap poros otot. sekeliling sel ada selaput jaringan pengikat endomisium. yaitu : otot lurik. Bahan rangka dibina atas 3 komponene. 1984). sehingga disebut otot lurik. yaitu : tulang. 1984). Sistem skeleton pada kelinci sama seperti pada mamalia lainnya (termasuk manusia). gigi taring (caninus) tidak terdapat pada kelinci. Pada setiap rahang terdapat gigi seri (insisipus). sehingga secara . Rangka dan otot memepunyai hubungan kerja sama yang erat dengan otot. juga membawa impuls dari syaraf menuju pusat motorik tubuh (Jasin. dan otak belakang untuk mendengar. Sistem Rangka Skeleton sebagian besar terdiri atas tulang keras dan tulang rawan pada permukaannya sambung menyambung pada bagian tertentu. (Jasin. 2 buah di atas dan satu buah dibawah. 3. 1996). Sistem otot Pada mamalia ada 3 macam otot. Sel bertetangga yang dihubungkan dengan junctional compleks. Disamping tulang rawan terdapat tulang membran dan kadang-kadang tendon tertentu yang berisi sel-sel tulang dikenal sebagai ossemoidus. lurik. 1994). Otot lurik memiliki miofibril yang tampak memantulkan cahaya berselang-seling.tengah untuk melihat. tulang rawan dan jaringan pengikat (Yatim. Sedangkan pada sistem syaraf tepi (perifer) memiliki fungsi untuk mengumpulkan informasi yang berbentuk rangsangan listrik (impuls) dari berbagai organ dalam dan luar untuk disampaikan pada syaraf pusat. gigi molar (3 buah di atas dan 3 buah di bawah) (Brotowidjoyo. Otot jantung dibina atas otot. bercabang-cabang dan bertemu dengan serat tetangga.

tak dibawah kesadaran atau kemauan (involunter). esophagus.keseluruhan terbentuk jalinan serat otot. pankreas menghasilkan hormon insulin dan kelenjar pencernaan (Brotowidjoyo. ventriculus. Pharynk berfungsi untuk rongga dibelakang mulut yang merupakan persimpangan jalan makanan dari jalan respirasi. Terdapat pada jantung. Oesophagus merupakan pipa musculus yang sempit yang Menembus diafragma masuk ke dalam abdomen. Rongga mulut pada kelinci (Lepus nigricollis) dibentuk oleh atap dan dasar. pylorus yang bersambung dengan deodenum dan fundus. atap terdiri atas palatum durun yang berupa langit-langit keras disebelah anterior dan palatum molle yang merupakan langit-langit lunak dan didalam rongga mulut terdapat gigi yang tertanam dalam alveolus (lubang dalam rahang). Kelenjar empedu dikeluarkan oleh hati. . 4. Sistem Pencernaan Sistem pencernaan makanan pada kelinci (Lepus nigricollis) terdiri dari saluransaluran pencernaan dan kelenjar pencernaan. Ventriculus merupakan kantong sebagai lanjutan dari oesophagus yang dapat dibedakan atas cardia. Saluran pencernaan dimulai dari rongga mulut. intestinum dan berakhir di anus. menghasilkan saliva yang mengandung enzim-enzim pencernaan. Persyarafan : autonom. Gigi pada kelinci (lepus nigricollis) berfungsi untuk memotong atau mengerat makanan. pharynk. Selain itu terdapat juga kelenjar pencernaan yang meliputi kelenjar ludah. 1994).

Larynk (jakun) 6. 1994). Nares eksterna (Lubang hidung luar) 2. infraorbital. 5. submaxilari dan sublingual. sehingga memperbesar kemungkinan mengadakan pertukaran udara pernafasan oleh kapiler-kapiler pada dinding alveolus Urutan jalannya pernafasan pada kelinci (Lepus nigricollis) adalah : 1. permukaan paru-paru. Terdapat 4 pasang kelenjar ludah. panjangnya kira-kira 50 cm dengan apendiks fermiformis (umbai cacing) yang bentuknya seperti jari (Brotowidjoyo. Sekum (caecum) bedar berdinding tipis. Terdapat kandung empedu dengan saluran getah pankreas yang bermuara kedalam duodenum.Lidah mempunyai papila perasa. yang dapat dibesarkan atau disempitkan. sehingga udara dapat keluar masuk. Pharink (tekak) 5. Alveolus (kantong udara) . Nares internal (lubang hidung dalam) 4. Bronchus (cabang dari trachea) 8. yaitu parotid. Trachea (tenggorok) 7. Sistem pernafasan Paru-paru mamalia berada dalam rongga dada. Cavum nasalis (rongga hidung) 3. 1994). Bronchiolus (cabang dari brochus) 9. sehingga percabangan yang terkecil tidak lagi diperkuat oleh cincin tulang rawan dan berakhir pada ujung yang buntu disebut alveolus yang berfungsi memperluas (Brotowidjoyo. Percabangan pada paru-paru masih mengalami percabangan-percabangan lagi.

Menurut Anynomous (2007). sistem peredaran darahnya memiliki 3 komponen. Karakteristik yang paling menonjol pada kelinci adalah percabangan lengkung aorta menjadi arteri innominator dan arteri subklavia kiri.6. yaitu berupa jantung. Rongga jantung . dan arteri karotis kiri (Brotowidjoyo. pembuluh dan darah. Sistem Peredaran Darah Menurut Yatim (1996). rongga jantung pada kelinci terpisah secara sempurna oleh sekat membujur. 1994). arteria karotis kanan. Rongga jantung kiri mengandung darah yang kaya dengan oksigen yaitu oksigen dari darah arteri. menjadi rongga jantung kiri dan kanan. yaitu arteri subklavia kanan. Arteri innominator juga bercabang menjadi 3.

Urin keluar meninggalkan ginjal melalui ductus yang disebut ureter. Urin pada kelinci juga banyak mengandung kalsium karena pengaruh makanannya dan dapat berubah warnanya yang dipengaruhi oleh makanannya (Anynomous. 1996) : 1. Cairan urin akan keluar dari masing-masing ginjal ke bawah melalui pembuluh ureter dan ditampung sementara dalam vesika urinaria yang berkontraksi sehingga urin akan keluar melalui pembuluh uretra. 2007). Sistem ekskresi Organ ekskresi pada kelinci (Lepus nigricollis) yaitu berupa sepasang ginjal (unipapila) yang terletak didaerah lumbalis sebelah atas peritonium. Masing-masing rongga tadi tersekat lagi menjadi serambi jantung dan bilik jantung yang saling berhubungan dengan katub atau kleb. Pembuluh limfa 7. Pembuluh kapiler 4. Pembuluh darah dibagi atas (Yatim. Pembuluh nadi 2.yang berisi darah yang mengadung karbondioksida adalah vena. Pembuluh balik 3. Pada mamalia ginjal adalah sepasang organ berbentuk biji kacang merah. Sistem peredaran darah pada kelinci (Lepus nigricollis) merupakan sistem peredaran darah tertutup. Kedua ginjal tersebut mengosongkan .

Plasenta kelinci terbentuk dari persatuan antara korion dan allantois. Mungkin sampai ada 10 buah yang terjadi simultan. Selain itu kelinci betina mempunyai sistem reproduksi yang istimewa yaitu mampu mengandung 2 rumpun anak sekaligus karena memiliki rahim ganda. ranting. daun semanggi. kelinci (Lepus nigricollis) hidup dilingkungan alam bebas dan merupakan herbivora murni. 1994). Gejala ini di sebut superfetasi dan meskipun langka dianggap cukup sering terjadi (Oliver. Kelinci terkenal karena sistem reproduksinya yang betina berevolusi segera setelah senggama sehingga pembuahan terjamin.2 Klasifikasi Menurut Oliver ( 1984). Sistem reproduksi Fertilisasi pada kelinci terjadi secara internal. Makan dan berkembang biak didaerah yang banyak tersedia makanan yang cukup. : : : : : : : : Animalia Chordata Vertebrata Mammalia Logomorphia Leporidae Lepus Lepus nigricollis . Kelinci dewasa secara seksual berumur 3 bulan (Brotowidjoyo. hutan dan sebagainya (Brotowidjoyo. serta tumbuhan-tumbuhan lainnya. Selama urinasi urin meninggalkan tubuh dari kandung kemih melalui saluran yang di sebut uretra (Campbell. 1984). Testis terkandung dalam saku krotal. Pada musim dingin kelinci makan kulit pohon. kelinci dapat diklasifikasikan sebagai berikut: Kingdom Phylum Sub phylum Kelas Ordo Famili Genus Spesies C. 8. 1994). Pembuahan pada rahim yang 1 tidak menghalangi ovulasi pada rahim yang satunya lagi. seperti bioma padang rumput.isinya kedalam kandung kemih (urinary bladder).perkembangan embrio terjadi di dalam uterus. A. Sedangkan menurut Oliver (1984). Habitat Kelinci (Lepus nigricollis) merupakan mamalia yang biasa hidup didarat. perdu kering dan biji-bijian. Selama musim panas makanannya adalah rumput. 2003). Lama kandungan (gestasi) 30 hari.

yang masih utuh. ini karena dapat mewakili kelas mamalia. selain itu kelinci (Lepus nigricollis).D. Kita menggunakan kelinci (Lepus nigricollis). habitat kelinci (Lepus nigricollis) di darat. ini mudah didapatkan BAB 4 KESIMPULAN . Prinsip-prinsip Pengamatan ini dilakukan untuk memperoleh informasi tentang kelas mamalia contoh pada hewan kelinci (Lepus nigricollis). terutama struktur tubuh bagian luar (morfologi) dan dalam (anatomi) dengan menggunakan kelinci (Lepus nigricollis).