1

BAB. I PENDAHULUAN
Deskripsi Dalam kehidupan sehari-hari sering kita jumpai berbagai macam gerak melingkar, seperti compact disc (CD), gerak bulan mengelilingi bumi, perputaran roda ban mobil atau motor, komidi putar, dan sebagainya. Coba anda perhatikan benda di bawah ini :

.

Jika kita perhatikan benda-benda tersebut pada saat bergerak, maka dikatakan benda melakukan gerak melingkar yang selama pergerakkannya berada dalam bidang datar. Gerak Melingkar adalah gerak benda pada lintasan yang berbentuk lingkaran. Gerak melingkar sama halnya dengan gerak lurus dibagi menjadi dua : Gerak Melingkar Beraturan (GMB) dan Gerak Melingkar Berubah Beraturan (GMBB). B. Prasayarat Agar anda lebih mudah dan berhasil dalam mempelajari modul ini maka ada beberapa kemampuan dasar yang harus Anda miliki sebelumnya. Anda harus memiliki kemampuan untuk menghitung kecepatan linier (v), menguasai konsep matematika tentang keliling lingkaran, dan penguasaan konsep dasar hukum I, II dan III Newton. Petunjuk Penggunaan Modul Setelah mempelajari modul ini diharapkan anda dapat:
1.

.

Pelajari daftar isi serta skema kedudukan modul dengan cermat dan teliti. Karena dalam skema modul akan nampak kedudukan modul yang sedang Anda pelajari dengan modulmodul yang lain.

2. Kerjakan soal-soal dalam cek kemampuan untuk mengukur sampai sejauh mana pengetahuan yang telah Anda miliki.
3.

Apabila dari soal dalam cek kemampuan telah Anda kerjakan dan 70 % terjawab benar, maka Anda dapat langsung menuju Evaluasi untuk mengerjakan soal-soal tersebut. Tetapi apabila hasil jawaban Anda tidak mencapai 70% benar, maka Anda harus mengikuti kegiatan pemelajaran dalam modul ini.

2

4. Perhatikan

langkah-langkah

dalam

melakukan

pekerjaan

dengan

benar

untuk

mempermudah dalam memahami suatu proses pekerjaan. 5. Pahami setiap mated teori dasar yang akan menunjang dalam penguasaan suatu pekerjaan dengan membaca secara teliti. Kemudian kerjakan soalsoal evaluasi sebagai sarana latihan.
6.

Untuk menjawab tes formatif usahakan memberi jawaban yang singkat, jelas dan kerjakan sesuai dengan kemampuan Anda setelah mempelajari modul ini.

7. Bila terdapat penugasan, kerjakan tugas tersebut dengan baik clan bilamana perlu konsultasikan hasil tersebut pada guru/instruktur.
8.

Catatlah kesulitan yang Anda dapatkan dalam modul ini untuk lainnya yang berhubungan dengan materi modul agar anda mendapatkan tambahan pengetahuan.

.

Tujuan Akhir Setelah mempelajari modul ini diharapkan Anda dapat:
1.

Memahami dasar-dasar gerak melingkar Siswa dapat menjelaskan karakteristik gerak melingkar beraturan dan gerak Siswa dapat menghitung percepatan sentripetal dari benda yang bergerak Siswa dapat menghitung gaya sentripetal pada peristiwa keseharian gerak

2. 3. 4. melingkar

melingkar berubah beraturan. melingkar beraturan.

3 .

.4 E. percepatan sentripetal kinematika gerak melingkar beraturan 4. ω = ∆t t 2 − t1 e. Memahami peta konsep tentang gerak melingkar beraturan 2. Mempelajari konversi satuan sudut  1 putaran = 360 = 2π rad π Memahami hubungan besaran gerak melingkar dengan gerak lurus Memahami peta konsep tentang gerak melingkar beraturan Memahami pengertian dari o Periode o Frekuensi o Kecepatan linear o Kecepatan sudut Memahami penyebab perubahan kecepatan Mempelajari penurunan rumus besar percepatan sentripetal 1 rad = 180 derajat = 57 . e-dukasi. perpindahan dalam gerak melingkar dan perpindahan sudut Jenis Tagihan : 1.3  2 x 45 Total = 6 jam 5. o Menjelaskan pengertian percepatan sentripetal. Kompetensi Kompetensi yang dapat dipelajari dari modul ini adalah : Nama Sekolah Mata Pelajaan : SMA Negeri 16 Jakarta : Fisika-2 (6SKS) Standar Kompetensi Lulusan (SKL) Standar Kompetensi (SK) Kompetensi Dasar 1. dan mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari. 7. Gerak Melingkar Beraturan 1. idefinisi radian θ ( rad ) = x r 2 x 45 c. karya : Marthen Kanginan Multimedia Animasi Fisika dalam bentuk file swf yang dijalankan sofwear gomplayer sumber : www. Besaran dalam Gerak Melingkar B. Unjuk Kerja 2 x 45 b. 8. 6. Laporan Tertulis 2.com o Merumuskan gerak melingkar beraturan secara kuantitatif. impuls. 9. o Memberikan contoh gerak melingkar beraturan dan berubah beraturan dalam kehidupan sehari-hari GERAK MELINGKAR BERATURAN A. dan momentum : Menerapkan konsep dan prinsip dasar kinematika dan dinamika Materi Pokok Kegiatan Belajar Penilaian Alokasi Waktu Sumber/ Bahan/Alat Buku Fisika Erlangga jilid 10A. kecepatan sudut rata-rata dan sesaat θ 2 − θ1 ∆θ = d. Menganalisis besaran fisika pada gerak melingkar dengan laju konstan Indikator Penilaian : Menganalisis gejala alam dan keteraturannya dalam cakupan mekanika benda titik. Tugas Individu 2. Memahami makna gerak melingkar 3. kekekalan energi. Tugas Kelompok Bentuk Instrumen : 1. Memahami konsep dari a.

Kecepatan.d 1. e-dukasi. karya : Marthen Kanginan Multimedia Animasi Fisika dalam bentuk file swf yang dijalankan sofwear gomplayer sumber : www. Posisi. Laporan Tertulis 2.1 s.d 1. Kecepatan dan Percepatan sudut pada Gerak Melingkar C.d 26 Kegiatan 1.com Menganalisis besaran perpindahan. kekekalan energi. dan Percepatan pada Gerak dalam Bidang B. dan momentum : Menganalisis gejala alam dan keteraturannya dalam cakupan mekanika benda titik Materi Pokok Kegiatan Belajar Penilaian Alokasi Waktu Sumber/ Bahan/Alat Buku Fisika Erlangga jilid 11A.1.6 Memahami kecepatan sesaat sebagai kemiringan grafik komponen r terhadap t Memformulasikan kecepatan sesaat sebagai turunan fungsi posisi untuk gerak lurus Memformulasikan kecepatan sesaat untuk gerak pada bidang v = lim lim ∆r v = ∆t → 0 ∆t → 0 ∆t Total = 20 jam o Menentukan posisi dari fungsi kecepatan Memformulasikan percepatan rata-rata a = ∆ v v −v 1 = 2 ∆ t t −t 2 1 o Memahami definisi percepatan sesaat lim lim ∆v a = a = ∆t → 0 ∆t → 0 ∆t . s. gerak melingkar dan gerak parabola dengan menggunakan vektor • Indikator Penilaian : Menganalisis gejala alam dan keteraturannya dalam cakupan mekanika benda titik.14 uji pemahaman no. Posisi.1 s.5 Nama Sekolah Mata Pelajaan : SMA Negeri 16 Jakarta : Fisika 2 ( 6 SKS ) Standar Kompetensi Lulusan (SKL) Standar Kompetensi (SK) Kompetensi Dasar Menganalisis gerak lurus. Tugas Kelompok Bentuk Instrumen : 1. impuls. Tugas Individu 2. Gerak Parabola o o o Memahami peta konsep tentang Kinematika Mengerjakan kemampuan bersyarat Memformulasikan kecepatan rata-rata pada garis lurus v = ∆ x ∆ t = x −x 1 t −t 2 1 2 Jenis Tagihan : 1. kecepatan dan percepatan pada gerak lurus dengan menggunakan vektor Menganalisis besaran kecepatan dan percepatan pada gerak melingkar dengan menggunakan vektor Menganalisis besaran perpindahan dan kecepatan pada gerak parabola dengan menggunakan vektor tangensial dan percepatan sentripetal pada gerak melingkar KINEMATIKA DENGAN ANALISIS VEKTOR A. Unjuk Kerja 8 x 45 6 x 45 • o Memformulasikan bidang v = ∆ r kecepatan rata-rata pada r −r 1 = 2 ∆ t t −t 2 1 6 x 45 • o o o o o o o Mempelajari contoh 1.

Posisi.6 Kompetensi Dasar Menganalisis gerak lurus. Kecepatan. Kecepatan dan Percepatan sudut pada Gerak Melingkar F. dan Percepatan pada Gerak dalam Bidang E. Posisi. kecepatan dan percepatan pada gerak lurus dengan menggunakan vektor Menganalisis besaran kecepatan dan percepatan pada gerak melingkar dengan menggunakan vektor Menganalisis besaran perpindahan dan kecepatan pada gerak parabola dengan menggunakan vektor tangensial dan percepatan sentripetal pada gerak melingkar KINEMATIKA DENGAN ANALISIS VEKTOR D. gerak melingkar dan gerak parabola dengan menggunakan vektor • Indikator Penilaian Materi Pokok Kegiatan Belajar Penilaian Alokasi Waktu Sumber/ Bahan/Alat Menganalisis besaran perpindahan. Gerak Parabola o o o o Memahami percepatan sesaat untuk gerak bidang Menentukan persamaan kecepatan dari grafik a-t Memahami peta konsep tentang Kinematika berkaitan dengan gerak melingkar Memahami kecepatan sudut rata-rata dan sesaat ω= θ −θ ∆ θ 1 = 2 ∆ t t −t 2 1 • ω= o dθ dt • Memnentukan besar kecepatan kemiringan grafik α = tan β sudut dari o Memformulasikan percepatan sudut sebagai turunan dari fungsi kecepatan sudut o dv d 2 r = 2 dt dt dω d 2θ α= = 2 dt dt a= Menentukan kecepatan t identik dengan sudut dari fungsi percepatan sudut ω = ωo + ∫α( t ) dt 0 .

maka v selalu tegak lurus garis yang ditarik melalui pusat lingkaran ke sekeliling lingkaran tersebut. PEMBELAJARAN A. Indikator o Merumuskan gerak melingkar beraturan secara kuantitatif. o Memberikan contoh gerak melingkar beraturan dan berubah beraturan dalam kehidupan sehari-hari B. Kompetensi Dasar Menganalisis besaran fisika pada gerak melingkar dengan laju konstan 2. o Menjelaskan pengertian percepatan sentripetal. dan mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan Belajar 1. Kecepatan pada gerak melingkar beraturan besarnya selalu tetap namun arahnya selalu berubah. arah kecepatan selalu menyinggung lingkaran. Uraian Materi GERAK MELINGKAR Gerak Melingkar Beraturan (GMB) Gerak Melingkar Beraturan adalah gerak suatu benda menempuh lintasan melingkar dengan kelajuan linier tetap. Rencana Belajar Siswa 1. .7 II.

8 Pengertian radian...(1) 2. Keliling lingkaran = 2π x radius. Periode (T) Adalah waktu yang dibutuhkan oleh suatu benda untuk menempuh lintasan satu lingkaran atau satu kali putaran.... 360 = 57. 1 rad = Besaran Gerak Melingkar Besaran-besaran pada Gerak Melingkar : 1. 1 (satu) radian adalah besarnya sudut tengah lingkaran yang panjang busurnya sama dengan jarijarinya..... sehingga berlaku persamaan berikut: dimana T = periode (detik) n = banyak putaran f = frekuensi (Hertz) t = waktu selama putaran (detik) . Besarnya sudut : θ = S R radian S = panjang busur R = jari-jari Jika panjang busur sama dengan jari-jari.. .(2) Frekuensi merupakan kebalikan dari periode. maka θ = 1 radian.. Satu radian dipergunakan untuk menyatakan posisi suatu titik yang bergerak melingkar ( beraturan maupun tak beraturan ) atau dalam gerak rotasi. gerakan melingkar dalam 1 putaran = 2π radian..30 2 . 1 putaran = 3600 = 2π rad.... Frekuensi (f) Adalah banyaknya lintasan atau putaran suatu benda dalam satu detik..

Dan waktu tempuh T. kecepatan sudut . tentukan : a. maka lintasan yang di tempuh S = 2 R. Jika batu melakukan 10 putaran selama 5 detik. tetapi arah kecepatan linear berubah-ubah dan menyinggung lintasan. kelajuan linier b. f = frekuensi (Hz) Kelajuan linear sama dengan besar kecepatan linear yaitu konstan. Kelajuan Linear(v) Adalah jarak yang ditempuh benda pada lintasan berbentuk lingkaran dibagi dengan waktu tempuhnya. Selang waktu partikel untuk menempuh satu putaran adalah T. Sedangkan dalam satu putaran. Kecepatan Sudut/Anguler (ω) Adalah Hasil bagi sudut satu lingkaran yang ditempuh partikel dengan selang waktu tempuhnya. dimana ω = kecepatan sudut (rad/s) = 3. 4. Maka didapat laju linear (V) adalah : dimana R = jari-jari lingkaran (m) . frekuensi d. T = periode (s) V = kelajuan linear (ms-1) . Bila benda menempuh satu putaran penuh ( dari A ke A). kemudian diputar mendatar. sudut pusat yang ditempuh partikel adalah 360° atau 2 rad.5 meter. periode c.14 Contoh: Sebuah batu diikat pada seujung seutas tali yang panjangnya 0.9 3.

56 rad/s .10 Pembahasan : Diketahui : R = 0. frekuensi (f) c.5 m n = 10 putaran t =5s Ditanyakan : a. periode (T) b. kelajuan linier (v) d. kecepatan sudut (ω) Jawab : a. Frekuensi (f) : = 2 Hz c.28 m/s d. Kelajuan linier (v) : = 6. Periode (T) : = 0. Kecepatan sudut (ω) : = 12.5 detik b.

Kedua roda perputar searah b. Berlaku : a. Berlaku : a. Kelajuan linier kedua roda sama v1 = v2 atau ω1R1 = ω2R2 .11 Hubungan Roda-roda Hubungan Roda-roda : 1. Roda-roda yang sepusat. Roda-roda bersinggungan. Arah putar kedua roda berlawanan b. Kecepatan sudut kedua roda sama 2.

Tentukan : 1. Rb = 6 cm dan Ra = 8cm. Berlaku : a. kelajuan linier roda c Pembahasan Diketahui : Ra = 4 cm = 4x10-2 m Rb = 6 cm = 6x10-2 m Rc = 8 cm = 8x10-2 m ωb = 8 rad/s . Arah putar kedua roda sama b. Roda-roda dihubungkan dengan rantai/sabuk. kecepatan sudut roda a 3.12 3. dan kecepatan sudut roda b=8 rad/s. kelajuan linier kedua roda sama v1 = v2 atau ω1R1 = ω2R2 Contoh persoalan hubungan roda-roda : Perhatikan gambar tiga roda yang di hubungan sebagai berikut : Jika Rc = 4 cm. hubungan masing-masing roda 2.

Roda a sepusat dengan roda c Roda a dan roda b dihubungkan dengan sabuk/tali 2.Rc ωa.Rc vc = 12.96 m/s Percepatan Sentripetal Adalah percepatan yang dialami benda yang bergerak melingkar beraturan dan arah percepatan selalu menuju pusat lingkaran. ωa = ωc vc = ωa. Percepatan sentripetal dilambangkan dengan huruf as.(8x10-2) vc = 0.(4x10-2) = 8. c.(6x10-2) ωa = 12 rad/s. va = vb ωaRa = ωc. ωa 3. Hubungan roda-roda 2. vc Jawab : 1.13 Ditanyakan : 1. as V Harga percepatan centripetal (ar) adalah : ( kecepa tan linier pada benda ) 2 ar = jari − jari lingkaran Besar Percepatan sentripetal dapat ditentukan dengan rumus : Arah percepatan sentripetal selalu tegak lurus terhadap kecepatan liniernya (as v) .

Tentukan besar percepatan sentripetal benda. Contoh soal konsep percepatan sentripetal : Sebuah benda bergerak melingkar beraturan dengan kelajuan linier 5.. Sedangkan gaya reaksi dari gaya centripetal (gaya radial) ini disebut GAYA CENTRIFUGAL yang arahnya menjauhi pusat lingkaran. Pembahasan : Diketahui : v = 5.25 m..25 m Ditanyakan: as . v2 R atau Fr = m ω 2 R Fr = gaya centripetal/centrifugal m = massa benda v = kecepatan linier R = jari-jari lingkaran.a Fr = m .0 m/s dengan jari-jari lintasan 1.14 dimana : as = percepatan sentripetal (ms-2) v = kecepatan linier (m/s) ω = kecepatan sudut (rad/s) R = panjang tali/jari-jari (m) Gaya yang menyebabkan benda bergerak melingkar beraturan disebut GAYA CENTRIPETAL yang arahnya selalu ke pusat lingkaran.0 m/s R = 1. a r Fr = m . Adapun besarnya gaya-gaya ini adalah : F=m. Jawab: = 40 ms-2 .

as dimana : Fs = gaya sentripetal(N) m = massa benda (kg) V = kelajuan linier (m/s) ω = kecepatan sudut (rad/s) R = jari-jari lintasan (m) Gaya Sentripetal Pada Tikungan Miring.a Fs = m. dan besarnya : Dari Hukum II Newton: ∑ F = m.15 Gaya Sentripetal Adalah gaya yang arahnya menuju pusat lingkaran yang bekerja pada benda bermassa m. Kemiringan tikungan akan memberikan gaya sentripetal karena adanya komponen gaya normal yang arahnya menuju pusat lingkaran. Kendaraan yang melewati tikungan miring akan merasa lebih nyaman dari pada tikungan datar. Arah gaya sentripetal juga tegak lurus terhadap vektor kecepatan (Fs V ) Gaya sentripetal ditulis dengan lambang Fs. . dan benda mengalami percepatan sebesar as.

..... tidak bergantung pada massa mobil/benda. agar mobil/benda dapat tetap pada jalur dan tidak slip diperlukan kemiringan tikungan yang lebih besar.16 Dalam kasus ini gaya sentripetalnya adalah : Pada arah sumbu X : ΣFs = m. dan dikatakan GMBB dipercepat...mg = 0 . Percepatan Anguler (α) Sebuah benda bergerak melingkar dengan laju anguler berubah beraturan memiliki perubahan kecepatan angulernya adalah : ..as Pada arah sumbu Y : ΣFs = m.... Untuk laju mobil/benda terlalu besar maka mobil/benda akan tergelincir naik. Gerak Melingkar Berubah Beraturan Adalah gerak suatu benda dengan bentuk lintasan melingkar dan besar percepatan sudut/anguler (α) konstan. Sebaliknya jika percepatan anguler berlawanan arah dengan perubahan kecepatan anguler benda akan semakin lambat. 1. seluruh gaya sentripetal yang diperlukan dapat diperoleh dengan membuat tikungan dengan kemiringan θ. Untuk laju mobil/benda terlalu kecil maka mobil/benda akan tergelincir turun. • • • Untuk laju yang besar dan jejari lintasan yang kecil... Jika perecepatan anguler benda searah dengan perubahan kecepatan anguler maka perputaran benda semakin cepat.. (b) Maka dari (a) dan (b) diperoleh : dimana : θ = sudut kemiringan ( derajat ) R = jari-jari lintasan (m) g = percepatan gravitasi (ms-2) Untuk suatu laju v dengan jejari lintasan R.as N cos θ.. dan dikatakan GMBB diperlambat.

t . Percepatan Tangensial (at) diperoleh : .t2 x = R. pada GMBB berlaku juga : .Mencari posisi sudut / besar sudut (θ) yang ditempuh: θ= ω0 t ± α. x = perpindahan linier (m) t = waktu yang diperlukan (s) R = jari-jari lintasan (m) 2. maka di dapatkan : ∆ω = perubahan kecepatan sudut (rad/s) ∆t = selang waktu (s) α = percepatan sudut/anguler (rads-2) Sama halnya dengan Gerak Lurus Berubah Beraturan (GLBB).Mencari kecepatan sudut akhir (ωt) : ωt = ω0 ± α. Percepatan Tangensial (at) Pada gerak melingkar berubah beraturan selain percepatan sentripetal (as) juga mempunyai percepatan tangensial (at).θ dimana : ωt = kecepatan sudut/anguler keadaan akhir(rad/s) ω0 = kecepatan sudut/anguler keadaan awal (rad/s) θ = besar sudut yang ditempuh (radian.17 Δω = ω2 – ω1 Dan perubahan waktu kecepatan anguler adalah Δt. θ Dapat diperoleh juga : ωt2 = ω02 ± 2 α. putaran) 1 rpm = 1 putaran permenit 1 putaran = 360° = 2p rad.

Partikel P memiliki komponen Percepatan : a = at + as . dimana at tegak lurus as ( as at ) Besar Percepatan Linier Total partikel titik P : at = percepatan tangensial (ms-2) as = percepatan sentripetal (ms-2) a = percepatan total (ms-2) Jika as = dan maka didapat : Percepatan total (a) : dimana V = kelajuan linier (m/s) R = jari-jari lintasan (m) = percepatan sudut (rad s-2) .18 maka : at = . R dengan arah menyinggung lintasan.

045 rads-2 b. Jarak yang telah ditempuh roda dari mulai bergerak sampai berhenti (jari-jari roda 20 cm) Pembahasan : Diketahui : ω0= 8.6 rad/s ωt = 0 rad/s t = 192 s R = 10cm= 0.(192)2 = 826 rad x = R.6).045).θ = (0. x a.19 Semua benda bergerak melingkar selalu memiliki percepatan sentripetal.6 m . b.6 rad/s.1m).1 m Ditanya Jawab : : a. Contoh soal Konsep Gerak Melingkar Berubah Beraturan: Sebuah roda mobil sedang berputar dengan kecepatan sudut 8. Percepatan tangensial hanya dimiliki bila benda bergerak melingkar dan mengalami perubahan kelajuan linier. Suatu gesekan kecil pada poros putaran menyebabkan suatu perlambatan sudut tetap sehingga akhirnya berhenti dalam waktu 192 s. Tentukan : 1. Benda yang bergerak melingkar dengan kelajuan linier tetap hanya memiliki percepatan sentripetal.(826) = 82. = .0.(192) + (-0. tetapi belum tentu memiliki percepatan tangensial. = (8. tetapi tidak mempunyai percepatan tangensial (at = 0 ). Percepatan sudut 2.

Hitunglah : a.... Fy = 0 Tcosθ – mg = 0 T cos θ = mg .maka sesuai hukum I Newton.. kelajuan linier benda . Gaya yang bekerja adalah Tx sebagai gaya sentripetal yang menyebabkan benda bergerak melingkar beraturan pada bidang horizontal. (2) Dari pers (1) dan (2) diperoleh : dimana V = kelajuan ayunan(m/s) g = percepatan gravitasi (ms-2) R = jari-jari (m) θ = besar sudut putar(rad) Contoh soal Ayunan Konis/kerucut: Seutas tali dengan panjang 1 m.5 m.20 Ayunan Konis Ayunan Konis (Ayunan Kerucut) adalah putaran sebuah benda yang diikat pada seutas tali yang panjangnya L ujung atas tali diikat pada satu titik tetap dan benda diputar mengitari permukaan membentuk kerucut. Tx = Fs Pada Sumbu Y : Benda tidak bergerak..Kemudian tali diputar sehingga benda bergerak melingkar horisontal dengan jarijari lingkaran 0. besar tegangan tali b.. ujung atasnya dipegang dan ujung bawah dikaitkan ke benda bermassa 100 g.

1 kg Ditanya : a. T b.5 m m = 100g = 0. = 1. cos θ = .(10) = 0. Ty = mg T cos θ = (0. V Jawab : (a) (b) (c) Berdasarkan gambar (b) : tan θ = a.58 . T= N b.21 Pembahasan : Diketahui : L =1 m R = 0.70 m/s .1).

8. Jika benda diputar dengan jari-jari putaran yang tetap dan bidang lintasannya horisontal. Bila jari-jari lingkaran 5 cm. roda B dan C dihubungkan dengan ban (bebat) jari-jari roda A=40cm.7 ? 5. Sebuah benda diputar pada tali vertikal. . dan koefesien geraknya 0. Gigi roda belakang dan roda putaran kaki. 7. 3. Jika kecepatan sepeda 18 km/jam. maka : a. Sebuah benda bermassa 49 gram diputar dengan alat centripetal yang diberi beban penggantung bermassa 147 gram dan g = 9. Benda bermassa 10 kg diikat dengan tali pada pasak (tiang). Kecepatan linier gigi roda belakang. jari-jarinya masing-masing 4 cm dan 10 cm. Tentukan kelajuan liniernya. Bila A dalam 1 sekon berputar 10 kali. Roda C berputar 30 kali tiap menit. b. c. Percepatan titik P yang berada di tepi roda A. 2.22 Latihan Soal-soal : LATIHAN SOAL 1.8 m/s 2. Gigi roda belakang dan roda putaran kaki tersebut dihubungkan oleh rantai. Sebuah batang MA panjang 1 meter dan titik B berada di tengah-tengah MA. Sepeda mempunyai roda belakang dengan jari-jari 35 cm. Hitunglah : a. Tentukan kelajuan angulernya. Tentukan kecepatan anguler A. Kecepatan sudut roda putaran kaki. b. c. Batang diputar beraturan dengan laju tetap dan M sebagai pusat. roda B=20 cm dan roda C=30 cm. Berapa tegangan tali T jika bergerak melingkar horisontal pada jari-jari 2 m dan kecepatan sudutnya 100 putaran tiap sekonnya ? 4. Hitunglah percepatan centripetal pada benda itu. Kecepatan linier titik A dan B. a. Suatu titik materi bergerak melingkar beraturan. b. Kecepatan sudut roda belakang. Dua detik yang pertama menempuh busur sepanjang 40 cm. Kecepatan sudut titik A dan B. Hitunglah : a. Hitunglah gaya tegangan tali pada saat benda berada di bawah dan di atas. Dispacement angulernya ( sudut pusat yang ditempuh ) 6. b. benda massanya 100 gram diputar dengan kecepatan tetap 2 m/det pada jari-jari 2 meter. Berapa kecepatan maksimum dari mobil yang bermassa m dan bergerak mengelilingi tepi putaran dengan jari-jari 40 m. Roda A dan roda B koaksal ( seporos ).

Sebuah mobil dengan massa 2 ton. pada titik yang bersudut 60o dari garis vertikal melalui pusat lingkaran. . 12.23 9. b. c. Sebuah mobil yang mempunyai koefisien gesekan antara ban dan jalan 0. Sebuah partikel bergerak melingkar beraturan dengan diameter 1 m.6 jika mobil tersebut berbelok pada belokan yang berdiameter 20 meter. berada pada puncak sebuah bukit yang dianggap sebuah lingkaran dengan diameter 10 meter. berapakah kecepatan minimum agar tidak slip. 11. c. Sebuah benda massanya 2 kg. hitunglah : a. dalam 1 detik menempuh lintasan sudut 1/3 lingkaran. kecepatan sudutnya. Hitunglah : b. Sebuah roda berbentuk cakram homogen berputar 7. pada titik tertinggi. 10. jika mobil tersebut ketika dipuncak bukit berkecepatan 2 m/s. Hitunglah kecepatan linier sebuah titik yang berada 20 cm dari sumbu putarnya.200 rpm. hitunglah gaya normal yang bekerja pada mobil tersebut. 13. Kecepatan liniernya. diikat dengan sebuah tali dan diputar vertikal beraturan dengan kecepatan linier 10 m/s . gaya tegangan tali pada saat benda berada di titik terendah.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful