Mohon didengarkan !!!

Kami kelompok 7 akan membawakan presentasi,,,,
1. Aria Fariska 2. Hadi Purbaya 3. Safrudin

Adillah Al-ahkaam Asy-syarr’iyyah .

dan al-Qiyas) sebagai dalil yang disepakati.Dalil yang disepakati dan diperselisihkan • . al-Ijma. as-Sunnah. Akan tetapi. Menurut Wahbah al-Zuhaili dan Abd al-Wahhab Khallaf. ada beberapa ulama yang tidak menyepakati dua sumber yang terakhir (Ijma dan Qiyas). dalil adalah sesuatu yang dijadikan landasan berpikir yang benar dalam memperoleh hukum syara yang bersifat praktis. guru Persatuan Islam. Para ulama dari kalangan madzhab Zhahiri (di antara tokohnya adalah Imam Daud dan Ibnu Hazm alAndalusi) dan para ulama Syiah dari kalangan Akhbari tidak mengakui al-Qiyas sebagai dalil yang disepakati. . terutama setelah masa sahabat. Berdasarkan penelitian dapat dipastikan para jumhur ulama bersepakat menetapkan empat sumber dalil (al-Quran. menganggap musykil terjadinya Ijma. Demikian juga Muhammad Hudhari Bek. A. Hassan.

lafadz ini memiliki arti “mengumpulkan dan menghimpun huruf-huruf dan katakata satu dengan yang lain dalam suatu ucapan yang tersusun rapih”. Dari aspek bahasa. tanpa ada keraguan.Definisi Al-Qur’an Dari segi bahasa Lafadz Al-Quran berasal dari lafadz qira’ah. yaitu mashdar (infinitif) dari lafadz qara’a. Sedangkan secara istilah al-Qur’an ialah kitab yang diturunkan kepada Nabi Muhammad Saw yang ditulis dalam mushaf yang diriwayatkan sampai kepada kita dengan jalan yang mutawatir. qur’anan. qira’atan. .

dengan menjelaskan makna yang dimaksud tiap kalimat dengan bahasa yang ringkas sehingga mudah dipahami. Metode ini adalah yang paling tua dan paling sering digunakan. Metode Ijmali Metode Muqorin .Bentuk metode tafsir Metode Tahlili metode menafsirkan Al-Qur’an yang berusaha menjelaskan Al-Qur’an dengan menguraikan berbagai seginya dan menjelaskan apa yang dimaksudkan oleh Al-Qur’an. Tafsir al-Muqarim adalah penafsiran sekolompok ayat al-Qur’an yang berbicara dalam suatu masalah dengan cara membandingkan antara ayat dengan ayat atau antaraa ayat dengan hadis baik dari segi isi maupun redaksi atau antara pendapatpendapat para ulama tafsir dengan menonjolkan segi-segi perbedaan tertentu dari obyek yang dibandingkan. Tafsir ini dilakukan secara berurutan ayat demi ayat kemudian surat demi surat dari awal hingga akhir sesuai dengan susunan Al-Qur’an Metode ini adalah berusaha menafsirkan AlQur’an secara singkat dan global.

. yang bersamasama membahas topik/judul tertentu dan menertibkannya sesuai dengan masa turunnya selaras dengan sebab-sebab turunnya.Bentuk metode tafsir Metode Maudhi (Tematik) Metode ini adalah metode tafsir yang berusaha mencari jawaban Al-Qur’an dengan cara mengumpulkan ayat-ayat Al-Qur’an yang mempunyai tujuan satu. keterangan-keterangan dan hubungan-hubungannya dengan ayat-ayat lain kemudian mengambil hukum-hukum darinya. kemudian memperhatikan ayat-ayat tersebut dengan penjelasan-penjelasan.

Diantara para sahabat Nabi yang mempunyai keistimewaan dalam menjelaskan nash adalah Khulafa’al-rosyidun. Dengan pendekatan Al-Qur’an itu sendiri Bahwa dalam ayat yang masih bersifat global terdapat penjelasannya pada ayat lain. . 3. Abdullah bin Umar. Abdullah bin Mas’ud. Ubadah bin Shomad dan Abdullah bin Amru bin Ash . Abdullah bin Abbas. 2. Abu Musa al. Anas bin Malik. terdapat pada tempat lain ayat yang menjadi qayyid atau mengkhusukannya.Pemahaman dan Ijtihad Sahabat Nabi Hal ini di perlukan jika mereka tidak menemukan tafsiran suatu ayat dalam kitabAllah dan juga tidak menemukannya dari penjelasan Nabi .Asy’ari. Zaid bin Tsabit. Begitu juga ayat-ayat yang bersifat mutlak atau masih umum. A’isyah. Penafsiran di kembalikan kepada Nabi Hal ini dilakukan ketika terutama ketika para sahabat Nabi mendapatkan kesulitan dalam memahami suatu ayat dari Al-qur’an.Pada masa sahabat menggunakan beberapa pendekatan yang antara lain sebagai berikut: 1. Ubay bin Ka’ab. Mu’az bin Jabal.

Definisi Al-Qur’an dan Hadits Qudsi .

semua lafadz (ayat-ayat) Alqur'an adalah mu'jizat dan mutawatir hadits qudsi tidak semua ketentuan hukum bagi Al-qur'an tentang membaca dan menyentuhnya tidak berlaku bagi hadits qudsi.Perbedaan Al-Qur’an dan Hadits Qudsi Al-Qur’an Hadits Qudsi Semua lafadz dan maknanya bersumber dari Allh SWT Lafadznya dari nabi dan maknanya dari ALLAH. setiap huruf Al-qur'an yang dibaca mendatangkan pahala bagi pembacanya hadits qudsi tidak .

• Dasuki: metode tafsir apa? • Hafizh: .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful