P. 1
Laporan Korosi Besi

Laporan Korosi Besi

|Views: 237|Likes:
Published by Devita Amanda

More info:

Published by: Devita Amanda on Dec 30, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/14/2014

pdf

text

original

UMMU HANIFAH KIMIA 3B KELOMPOK 3

Judul : KOROSI BESI I. Tujuan a. Mengamati perbahan atau perkaratan besi b. Mengamati proses oksidasi dan reduksi yang terjadi pada besi Dasar teori Besi merupakan logam yang menempati urutan kedua dari logam logam yang umum terdapat pada kerak bumi. Besi cukup reaktif, besi bila dibiarkan di udara terbuka untuk beberapa lama mengalami perubahan warna yang lazim disebut perkaratan besi. Proses perubahan besi menjadi besi berkarat merupakan reaksi redoks yang melibatkan oksigen. Fe(s) + O2 Fe2O3 Korosi besi merupakan proses degradasi, deteorisasi, pengerusakan material yang disebabkan oleh pengaruh lingkungan sekelilingnya. Adapun prosesnya yakni merupakan reaksi redoks antara suatu logam dengan berbagai zat disekelilingnya tersebut. Dalam bahasa sehari-hari korosi disebut dengan perkaratan. Kata korosi berasal dari bahasa latin “corrodere” yang artinya pengrusakan logam atau perkaratan. Jadi jelas korosi dikenal sangat merugikan. Korosi merupakan sistem termodinamika logam dengan lingkungannya, yang berusaha untuk mencapai kesetimbangan. Sistem ini dikatakan setimbang bila logam telah membentuk oksida atau senyawa kimia lain yang lebih stabil. Pencegahan korosi merupakan salah satu masalah penting dalam ilmu pengetahuan dan teknologi modern. Besi adalah salah satu dari banyak jenis logam yang penggunaannya sangat luas dalam kehidupan sehari-hari. Namun kekurangan dari besi ini adalah sifatnya yang sangat mudah mengalami korosi. Korosi menimbulkan banyak kerugian karena mengurangi umur pakai berbagai barang atau bangunan yang menggunakan besi atau baja. Sebenarnya korosi dapat dicegah dengan mengubah besi menjadi baja tahan karat (stainless steel), akan tetapi proses ini terlalu mahal untuk kebanyakan penggunaan besi.

II.

V. Masukkan paku ke masing masing cawan f. Pengaduk b. Gelas piala 250 ml ii. K2CrO4 ix. Bahan i. Cawan petri iii. Fehling A vii. Alat dan Bahan a. Amati dan catat hasul perubahan pada menit ke 30 dan setelah 24 jam Hasil Pengamatan Bahan yang ditambahkan 30 menit 1 NaCl 2 K3Fe(CN)6 3 PP 4 BTB belum berubah sedikit paku ada warna pink belum berubah IV. NaCl iii. Sediakan 8 batang paku. BTB vi. Tuang agar agar tersebut ke cawan petri d. PP v. Alat : i. Penangas air iv. K3Fe(CN)6 iv. Cawan waktu 24 jam Karat Karat Karat Karat . Agar agar ii. KMnO4 Cara Kerja a. dibersihkan b. Masukkan 20 tetes bahan yang berbeda ke 8 buah cawan yang yang telah berisi agar e. K2Cr2O7 viii. Didihkan agar-agar dan diaduk c.UMMU HANIFAH KIMIA 3B KELOMPOK 3 III.

Pertanyaan a. PP d. K3Fe(CN)6. tetepi oksida logam besi ini mempunyai pori-pori sehingga mudah ditembus oleh oksigen atau uap air. fosfida. silsida. serta sedikit grafit VII. Pembahasan Pada percobaan ini. menyebabkan perubahan bentuk yang gembur dan keropos. keadaan ini memungkinkan reaksi oksidasi secara berkelanjutan pada bagian awal lapisan oksida yang telah terbentuk sebelumnya. dalam hal ini paku. . biasanya besi mengandung sejumlah kecil karbida. Dengan demikian. dan sulfida dari besi. Senyawa apa saja yang terdapat pada besi komersial Jawaban : a. Oksidasi : Fe(s) Fe2+(aq) + 2e Reduksi : O2(g) + 4H+ + 4e 2H2O(l) c. yang pada akhirnya akan mengurangi bahkan merusak penampilan dan kekuatan logam besi tersebut. Menyebabkan perkaratan besi b. Tuliskan reaksi redoks yang terjadi c. Sebutkan reagen reagen apa saja yang dapat meleburkan logam Fe d. Apa tanda – tanda telah terjadi proses redoks pada percobaan ini b. digunakan bahan dasar logam besi.UMMU HANIFAH KIMIA 3B KELOMPOK 3 5 Fehling a 6 BTB 7 K2CrO4 8 KMnO4 sangat sedikit berubah belum berubah belum berubah Karat Sangat Karat belum berubah Karat VI. Besi komersial yang murni. K2Cr2O7. karena logam ini sangat luas dan korosi pada logam ini sangat utama. Paku adalah salah satu bahan yang sangat mudah teroksidasi oleh oksigen yang ada di udara bebas. Demikian seterusnya sampai semua logam besi teroksidasi. Dimana oksigen akan membentuk lapisan oksida melapisi permukaan logam.

b. VIII. setelah 24 jam juga belum terjadi pengkaratan. setelah 24 jam cawan ini paling bereaksi dengan karat. sedangkan setelah 24 jam baru terjadi perbahan menjadi karat. Kesimpulan a. setelah 24 jam sudah mengalami pengkaratan ditandai dengan adanya warna biru yang menandakan tempat Fe teroksidasi. Pada Cawan 7 (agar agar+ K2CrO4) reaksi setelah 30 menit pengkaratan terjadi sangat lama. setelah 24 jam baru terjadi pengkaratan. Pada Cawan 6(agar agar+K2Cr2O7) reaksi setelah 30 menit terjadi pengkaratan yang lebih besar diantara cawan cawan lain. Pada Cawan 8 (agar agar+ KMnO4) reaksi setelah 30 menit belum terjadi perubahan. Pada Cawan 4 (agar agar + BTB) reaksi setelah 30 menit belum berubah setelah 24 jam paku mengalami pengkaratan Pada Cawan 5 (agar agar+Fehling A) reaksi setelah 30 menit pengkaratan agak lama. Pada Cawan 2(agar agar + K3Fe(CN)6 ) reaksi setelah 30 menit hanya sedikit yang mengalami perbahan. Daftar Pustaka IX. sedangkan setelah 24 jam baru terjadi pengkaratan menyeluruh. karena agar-agar tidak larut dalam air dingin. Oksidasi : Oksidasi : Fe(s) Fe 2+(aq) + 2e Reduksi : O2(g) + 4H+ + 4e 2H2O(l) c. karena yang berubah hanya sedikit. . Pengamatan perkaratan besi dilakukan dalam kurun waktu 30 menit dan 24 jam. Penggunaan K2Cr2O7 membuat paku lebih cepat mengalami perubahan dan penggunaan K2CrO4 membuat paku sangat lama mengalami pengkaratan. Pada Cawan 3 (agar agar + PP) reaksi setelah 30 menit paku terdapat warna merah muda dengan adanya OH – setelah 24 jam sudah mengalami pengkaratan. Pada Cawan 1 ( agar agar + NaCl) reaksi pengkaratan besi pada waktu 30 menit belum berubah. Terlebih dahulu.UMMU HANIFAH KIMIA 3B KELOMPOK 3 Pada percobaan ini digunakan agar-agar yang berfungsi sebagai medium indikator. juga digunakan untuk mengetahui tempat-tempat reaksi anoda dan katoda terjadi. agar-agar dilarutkan dalam air mendidih.

html .google/laporan-korosi_23.htm http://www.html http://www.google/besi.UMMU HANIFAH KIMIA 3B KELOMPOK 3 http://www.BlogOnClicK.google/Penjelasantentangkorosifataukaratpadabesi.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->