P. 1
Kekuasaan Kehakiman

Kekuasaan Kehakiman

|Views: 186|Likes:
Published by Ayumi Setyorini

More info:

Published by: Ayumi Setyorini on Dec 31, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

02/20/2015

pdf

text

original

Kekuasaan Kehakiman

Kekuasaan kehakiman digunakan dalam pelaksanaan atau penegakan hokum. Tugas pokok kekuasaan kehakiman adalah menerima, memeriksa dan mengadili serta menyelesaikan setiap perkara yang diajukan. Seorang hakim diangkat dan diberhentikan oleh Kepala Negara, yaitu Presiden Republik Indonesia. Kekuasaan kehakiman harus bebas, artinya bebas dari campur tangan pihak kekuasaan Negara atau kekuasaan ekstra yudisiil lainnya serta bebas untuk mengadili tanpa pengaruh kekuasaan manapun. Kebebasan kekuasaan kehakiman itu tidak mutlak, harus menegakkan keadilan berdasarkan Pancasila dan putusannya harus mencerminkan perasaan keadilan bangsa dan rakyat Indonesia. Dalam kekuasaan kehakiman terdapat beberapa asas. Peradilan Negara aadalah peradilan yang ditetapkan undang-undang oleh Negara, artinya tidak diperbolehkan adanya peradilan-peradilan yang bukan dilakukan oleh badan peadilan Negara. Pelaksanaan peradilan yang sederhana, cepat dan biaya ringan merupakan asas selanjutnya. Pengadilan juga harus mengadili menurut hokum tanpa membedakan orang. Kekuasaan kehakiman bersifat pasif dan menunggu dalam arti tidak mencari perkara, namun hakim tidak boleh menolak untuk memeriksa dan mengadili sesuatu perkara yang diajukan. Jika terdapat undangundang yang yang tidak lengkap atau tidak ada, Ia wajib menemukan hukumnya dengan cara menafsirkan, menggali, dan mengikuti dan memahami nilai-nilai hokum yang hidup dalam masyarakat. Kekuasaan kehakiman juga harus objektif, oleh karena itu siding pemeriksaan peradilan bersifat terbuka untuk umum, kecuali apabila undang-undang menentukan lain. Kehadiran pengunjung di persidangan merupakan “social control”. Putusan pengadilan juga harus obyektif dan berwibawa, karena itulah putusan harus didukung oleh pertimbangan atau alas an yang merupakan pertanggungjawaban hakim kepada masyarakat atas putusannya itu. Mahkamah Agung Dalam UUD pasal 24 terdapat hokum yang menetukan bahwa kekuasaan kehakiman itu dilakukan oleh sebuah Mahkamah Agung dan lain-lain badan kehakiman menurut undang-undang. Mahkamah Agung merupakan Lembaga Tinggi Negara yang berkedudukan di ibukota

dan tingkah laku para hakim di semua lingkungan peradilan. Wewenang lain yang dimiliki Mahkamah Agung adalah meliputi jalannya peradilan. Tugas Mahkamah Agung adalah memutus pada tingkat pertama dan terakhir semua sengketa tentang kewenangan mengadili perkara pengadilan antara lingkungan peradilan yang satu dengan lingkungan peradilan yang lain. Mahkmah Agung dapat memberikan pertimbangan dalam bidang hokum. antara dua pengadilan yang ada dalam daerah hokum peradilan tingkat banding yang berlainan dari lingkungan peradilan yang sama. dan berkedudukan di ibukota propinsi. 33) Mahkamah Agung memiliki wewenang untuk mengkaji secara materiil suatu perkara terhadap peraturan perundang-undangan di bawah undang-undang. kepada Lembaga Tinggi Negara dan member nasihat hokum kepada Presiden untuk pemberian atau penolakan grasi. Hakim agung diangkat oleh Presiden. dibentuk dengan undang-undang. Tugas dan wewenang dari Pengadilan Negeri adalah memeriksa. Selain itu. dan berkedudukan di kotamadya atau ibu kota kabupaten. dibentuk oleh Keputusan Presiden. Pengadilan Tinggi. Lingkungan Peradilan Kekuasaan kehakiman dilakukan oleh badan-badan peradilan dari empat lingkungan peradilan dengan Mahkamah Agung sebagai puncaknya.Republik Indonesia. dan Mahkamah Agung yang merupakan puncaknya. baik diminta maupun tidak. pekerjaan pengadilan. Empat lingkungan peradilan (sebagaimana diatur dalam Undang-Undang no. memutus dan menyelesaikan perkara pidana dan perdata di tingkat pertama. Mahkamah Agung adalah Pengadilan Negara Tertinggi dari semua lingkungan peradilan.14 tahun 1970) itu adalah: a. dan dua pengadilan tingkat banding di lingkungan yang sama atau antara lingkungan peradilan yang berlainan (pas. Pengadilan Tinggi merupakan pengadilan tingkat banding. Pengadilan Negeri merupakan pengadilan tingkat pertama. Lingkungan Peradilan Umum Kekuasan kehakiman di lingkungan peradilan umum dilaksanakan oleh Pengadilan Negeri. Tugas dan wewenang Pengadilan Tinggi adalah .

Pengadilan Tinggi Agama sebagai badan peradilan tingkat banding dan berpuncak pada Mahkamah Agung. pengadilan dapat memberikan keterangan pertimbangan dan nasihat tentang hokum kepada instansi pemerintah di daerahnya. 2. Perkara-perkara lain tentang nikah. c. 4.mengadili di tingkat pertama dan terakhir sengketa kewenangan mengadili antar Pengadilan Negeri di daerah hukumnya. yaitu: 1. Selanjutnya. ruju. Memeriksa perselisihan-perselisihan antara suami-isteri yang beragama Islam. dan perceraian antara seseorang yang beragama Islam. ditegaskan dalam S 1973 no. Apabila diminta. Lingkungan Peradilan Militer . Ketua Pengadilan Negeri melakukan pengawasan atas pekerjaan penasihat hokum dan notaries di daerah hukumnya. talaq. b. Pengadilan Agama terdapat di setiap ibukota kabupaten. Adapun hokum acaranya adalah hokum acara perdata yang berlaku pada pengadilan dalam lingkungan peradilan umum. Tugas dan wewenang pokok Pengadilan Agama adalah memeriksa dan memutus sengketa antara orang-orang yang beragama Islam mengenai bidang hokum perdata tertentu yang harus diputus berdasarkan syariat Islam. Kekuasaan kehakiman dalam peradilan agama dilakukan oleh Pengadilan Agama sebagai badan peradilan tingkat pertama yang mempunyai daerah hokum yang sama dengan Pengadilan Negeri. Peran Mahkamah Agung adalah melakukan pembinaan teknis peradilan. 116 tahun 1973 mengenai kekuasaan Pengadilan Agama. Memutuskan perceraian dan menyatakan bahwa syarat untuk jatuhnya talaq yang digantungkan sudah ada. Lingkungan Peradilan Agama Yang dimaksud dengan peradilan agama adalah peradilan agama Islam. Memeriksa tuntutan tentang maskawin dan tentang keperluan kehidupan isteri yang menjadi tanggungan suami. 3. Ketua Pengadilan Tinggi melakukan pengawasan jalannya peradilan di tingkat Pengadilan Negeri.

dan Mahkamah Agung sebagai pengadilan tertinggi dalam peradilan militer. Anggota suatu golongan atau jawatan atau badan atau yang dipersamakan atau dianggap sebagai prajurit berdasarkan undang-undang . Pengadilan Tata Usaha Negara bertugas dan wewenang memeriksa. dan menyelesaikan sengketa Tata Usaha Negara. Mahkamah Militer mengadili dalam tingkat pertama perkara kejahatan dan pelanggaran yang dilakukan oleh anggota Angkatan Perang RI yang berpangkat kapten ke bawah. 3. Mahkamah Militer Tinggi memutus dalam tingkat pertama perkara-perkara kejahatan dan pelanggaran pada terdakwa yang sedang atau pada waktu melakukan perbuatannya berpangkat mayor ke atas. 2. memutus. Dalam fungsinya sebagai peradilan tingkat kedua. dan Mahkamah Agung sebagai putusan tingkat akhir peradilan dengan mengajukan permohonan kasasi. Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara sebagai pengadilan tingkat banding. tetapi atas keputusan Panglima dengan persetujuan Menteri Kehakiman harus diadili oleh suatu Pengadilan dalam lingkungan peradilan militer. 4. Namun yang ada sekarang hanya peradilan tata usaha . d.Kekuasaan kehakiman dalam peradilan militer dilakukan oleh Mahkamah Militer. Lingkungan Peradilan Tata Usaha Negara Kekuasaan kehakiman dalam peradilan militer dilakukan oleh Pengadilan Tata Usaha Negara. Prajurit . Peradilan militer memmiliki wewenang memeriksa dan memutus perkara pidana terhadap kejahatan dan pelanggaran yang dilakukan oleh seorang yang pada waktu melakukan adalah : 1. Seseorang yang tidak termasuk prajurit atau yang berdasarkan undang-undang dipersamakan dengan prajurit atau anggota suatu golongan atau jawatan atau badan atau yang dipersamakan atau dianggap sebagai prajurit ber-dasarkan undang-undang. Yang berdasarkan undang-undang dipersamakan dengan prajurit. Mahkamah Militer Tinggi memeriksa dan memutus segala perkara-perkara yang telah diputus oleh Mahkamah Militer yang dimintakan pemeriksaan ulang. Mahkamah Militer Tinggi.

Peradilan Perburuhan Peradilan perburuhan mempunyai wewenang menyelesaikan perselisihan perburuhan. Lingkungan Peradilan Pelayaran Mahkamah Pelayaran adalah sebuah badan peradilan administrative di lingkungan Departemen Perhubungan yang berdiri sendiri. syarat-syarat kerja dan/atau keadaan perburuhan. Peradilan Perumahan Wewenang peradilan perumahan meliputi perselisihan tentang harga sewa dan penghentian perjanjian sewa-menyewa. tidak lagi menangani perselisihan sewa menyewa seluruhnya tetapi hanya penetapan harga sewa saja. b. yaitu pertentangan antara majikan atau perkumpulan majikan dengan serikat buruh atau gabungan serikat buruh berhubung dengan tidak adanya persesuaian paham mengenai hubungan kerja. 14 tahun 1970. Mahkamah Pelayaran memeriksa dan memutus dalam tingkat pertama dan terakhir tentang kecelakaan kapal yang agak berat. 55 tahun 1981 wewenang peradilan dibatasi. oleh karena itu kedua peradilan tersebut lebih dikenal sebagai perdilan semu. bersidang di Jakarta setiap kali diperlukan. masih ada dua peradilan lainnya yang tidak diatur dalam Undang-Undang no. Pihak yang yang diberi wewenang untuk memeriksa dan menyelesaikan perkara adalah petugas yang khusus diangkat. Selain jenis peradilan yang telah dijelaskan. Peradilan perumahan dilakukan oleh Kepala Kantor Urusan Perumahan dalam tingkat peradilan pertama dan dilakukan oleh Kepala Daerah Tingkat II dalam tingkat banding. e. . Namun dengan dikeluarkannya Peraturan Pemerintah no.Negara dalam sengketa pajak yang dilakukan oleh Majelis Pertimbangan Pajak. Dua peradilan tersebut adalah: a.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->