MANAGEMENT STRATEGIC

Topic : ANALISIS LINGKUNGAN INTERNAL

ANGGOTA KELOMPOK:
1. Natalia – 0900792221 2. Efhi – 0900800936 3. Heni - 0900832704 4. Suherhi - 0900796825 5. Rita Susanty - 0900813112 6. Sintha Pratiwi - 0900810773 7. Lieke - 0900793975

3. tidak terampil. apakah fasilitas. apakah perusahaan memiliki kemampuan teknologi? . pengukuran kerja. 2. dan penanganan bahan baku. dan analisis tranportasi. keputusan spesifik mencakup pilihan teknologi. apakah kebijakan dan prosedur pengendalian efektif? 4. pengendalian proses. keputusan spesifik mencakup peramalan. apakah fasilitas. dan barang jadi. standar kerja. keputusan spesifik mencakup pengendalian kualitas. dan pasar berlokasi strategis? 6.persediaan: keputusan persediaan mencakup pengelolaan tingkat bahan mentah. penjadwalan. keputusan spesifik mencakup apa yang harus dipesan. 4. peralatan. sumber daya. keputusan spesifik mencakup design pekerjaan. dan teknik motivasi. mesin dan kantor dalam kondisi baik? 3. pengujian pemastian kualitas dan pengendalian biaya. barang dalam proses. kualitas: keputusan kualitas ditujukan untuk memastikan bahwa barang dan jasa yang diproduksi berkualitas tinggi. pengambilan contoh. serta perlengkapan perakitan lainnya memadai dan dapat diandalkan? 2. dan manajerial.ANALISIS LINGKUNGAN INTERNAL Fungsi dasar dari manajemen produksi: 1. apakah pasokan bahan baku. kapasitas: keputusan kapasitas berhubungan dengan penentuan tingat output yang optimal untuk organisasi. lokasi fasilitas. apakah kebijakan dan prosedur pengendalian kualitas efektif? 5. layout fasilitas. Daftar pertanyaan audit produksi/operasi: 1. tenaga kerja: keputusan tenaga kerja berhubungan dengan pengelolaan karyawan yang terampil. analisis arus proses. proses: keputusan proses berhubungan dengan design dari sistem produksi fisik. 5. perencanaan fasilitas. perencanaan kapasitas dan analisis antrian. keseimbangan lini. perencanaan agregat. komponen.

Sistem informasi manajemen menerima bahan mentah dari evaluasi internal dan eksternal dari suatu organisasi. Mengembangkan produk-produk baru sebelum pesaing 2. Apakah kehadiran produk bertekonologi dalam berkompetitif dengan pesaing lain? Sistem Informasi Manajemen Kegunaan sistem informasi manajemen adalah untuk memperbaiki kinerja suatu perusahaan dengan memperbaiki kualitas keputusan manajerial. social dan budaya. Apakah sumber daya R&D sudah dialokasikan secara efektif? 5. Sistem informasi manajemen mengumpulkan data tentang . Apakah fasilitas R&D sudah memadai? 2. Apakah Sistem Informasi Manajemen dan System Computer sudah memadai? 6. memberi simbol / kode. menyimpan. Meningkatkan kualitas dari masing-masing produk 3. termasuk pengetahuan mengenai manusia. dan menggunakan pegetahuan-pengetahuan tersebut untuk menemukan atau mengembangkan aplikasi-aplikasi baru. Jika R&D dari luar. mensintesis dan menyajikan informasi dalam bentuk menjawab pertanyaan penting operasi dan strategis. Apakah anggota R&D harus berkualifikasi baik? 4. apakah biaya nya akan efektif? 3. Fungsi dari Riset dan Pengembangan ini adalah: 1. Meningkatkan proses manufaktur atau proses pabrikan untuk menurunkan biaya. Apakah komunikasi antara R&D dan unit organisasi lainnya sudah efektif? 7. Yang penting dari sistem informasi manajemen adalah database yang berisi berbagai catatan dan data yang penting bagi manajer. Sistem informasi yang efektif adalah mengumpulkan. Anggaran dalam R & D Membiayai sebanyak mungkin proyek2 yang sedang dilaksanakan Penganggaran budget menggunakan percent-of-sales yang artinya nilai anggaran tersebut ditentukan sekian persen dari besarnya penjualan Besarnya anggaran berhubungan dengan competitor Besarnya anggaran ditentukan tergantung dari berapa banyak produk baru berhasil yang dibutuhkan Audit Riset dan Pengembangan 1.Research and Development (Riset dan Pengembangan) Riset dan Pengembangan merupakan sebuah tindakan kreatifitas yang berdasarkan pada sebuah dasar yang sistematis dengan tujuan untuk meningkatkan pengetahuan.

database dan sebagainya. Selain itu sistem informasi juga bermanfaat untuk memperbaiki pemahaman fungsi bisnis. Sistem informasi manajemen yang efektif memanfaatkan hardware. kepandaian. Apakah ada password efektif untuk memasuki sistem informasi perusahaan? 6. Apakah semua pengguna sistem informasi mengerti keunggulan kompetitf yang dapat diberikan oleh informasi tersebut kepada perusahaan? 9. model analisis. ekologi dan kompetitif secara eksternal. 2. meliputi struktur perusahaan. Apakah sistem informasi perusahaan secara terus-menerus diperbaiki dalam hal isi dan kemudahan penggunaan? Pandangan Berbagai Sumber daya (RBV) Menyatakan bahwa sumber daya internal lebih penting untuk perusahaan dibanding faktor eksternal dalam mencapai dan mempertahankan keunggulan kompetitf. Apakah pengguna sistem informasi diberikan pelatihan komputer? 10. bahan baku. politik. teknologi. paten. memperbaiki komunikasi. Sumber daya manusia. keuangan. Apakah ada posisi direkur sistem informasi dalam perusahaan? 3. analisis masalah yang lebih baik dan kontrol yang lebih baik. demografi. produksi dan yang berhubungan dengan karyawan secara internal. proses perencanaan. meliputi semua pabrik dan peralatan. budaya. merek dagang. software. Apakah data dalam sistem informasi diperbarui secara rutin? 4. pengetahuan. Daftar Pertanyaan Audit Sistem Informasi Manajemen 1. meliputi semua karyawan. peraturan pemerintah. dan mesin. hak cipta. Apakah semua manajer dalam perusahaan menggunakan sistem informasi untuk mengambil keputusan? 2. pelatihan. . Sumber daya fisik. sistem informasi. ekonomi. Apakah manajer dari semua area fungsional perusahaan memberikan input untuk sistem informasi? 5. Apakah pembuat strategi perusahaan cukup mengetahui sistem informasi perusahaan pesaing? 7. lokasi. pengambilan keutusan yang lebih informatif.pemasaran. serta faktor sosial. pengalaman. Apakah sistem informasi mudah digunakan? 8. Sumber daya Organisasi. dan kemampuan. keterampilan. lingkungan. dan database komputer. Jay Barney menyatakan bahwa kinerja organisasi ditentukan oleh sumber daya internal yang dapat dikelompokkan dalam tiga kategori: 1.

• Teknis dan keterampilan ilmiah => Cara untuk berkreasi dan melakukan perubahan dan keterampilan ilmiah yang diperlukan bagi organisasi atau perusahaan. • Kapasitas inovasi => Seberapa penting suatu inovasi yang dibutuhkan bagi organisasi atau perusahaan. seorang karyawan harus mempraktekkannya secara spesifik dan harus sesuai dengan prosedur yang berlaku. 2. maka jalannya suatu organisasi atau perusahaan akan lancar dan tujuan dari organisasi atau perusahaan tersebut akan tercapai. • Reputasi dengan konsumen untuk kualitas dan kepercayaan . Manusia: merupakan sumber daya yang sangat penting di dalam suatu organisasi karena manusia merupakan factor pertama dari terciptanya suatu organisasi. kata yang terdapat dalam suatu produk untuk membedakan dengan produk pesaing. • Praktek yang spesifik dan prosedur => Dalam melakukan kegiatan dalam organisasi atau perusahaan. • Keterampilan manajerial => Seorang karyawan harus memiliki keterampilan manajerial yang penting bagi organisasi atau perusahaan. 3. Reputasi: sejauh mana suatu organisasi atau perusahaan dikenal oleh masyarakat luas atau dalam dunia perdagangan. • Nama merek => Suatu huruf. Dan di dalam suatu organisasi dibutuhkan manusia atau dalam suatu organisasi di sebut anggota atau dalam suatu perusahaan disebut karyawan yang seperti berikut: • Pengalaman dan kemampuan karyawan => Pengalaman dan kemampuan karyawan akan mempengaruhi jalannya suatu organisasi atau perusahaan. sehingga akan disegani oleh atasannya. • Kepercayaan => Seorang karyawan harus dapat menjadi orang yang dapat dipercaya. Kreatifitas dan Inovasi: kemampuan untuk berkreasi dan melakukan perubahan yang penting bagi organisasi atau perusahaan.Sumber Daya Tak Terukur: 1. Seorang karyawan yang memliki pengalaman yang luas dan memiliki kemampuan yang baik.

karena tanpa adanya uang maka proses suatu organisasi atau perusahaan tidak akan lancar. • Lokasi manufaktur yang menyenangkan => Lokasi manufaktur yang menyenangkan akan membantu jalannya suatu pemeriksaan. • Rahasia perdagangan => Teknologi sangat membantu dalam melakukan rahasia perdagangan. Sumber Daya Terukur 1. hak cipta dan hak paten => Didalam menciptakan merek dagang. Teknologi: sangat diperlukan bagi suatu organisasi atau perusahaan. Pemeriksaan: harus dilakukan untuk mengevaluasi semua kegiatan yang telah dilakkukan. • Obat-obatan dan peralatan => Dibutuhkan obat-obatan dan peralatan dalam melakukan pemeriksaan. • Fasilitas yang modern => Fasilitan yang modern akan mendukung jalannya suatu pemeriksaan. 3. yang digunakan untuk proses organisasi untuk mencapai tujuan terakhir. karena tanpa adanya teknologi maka suatu organsasi atau perusahaan akan lama untuk berkembang. • Merek dagang. Keuangan: merupakan salah satu factor sumber daya dalam suatu organisasi atau perusahaan. Kapasitas untuk menggabungkan sumber daya yang dapat diukur dan yang tidak dapat diukur. • Reputasi dengan pemasok => Sejauh mana suatu organisasi atau perusahaan dikenal oleh pemasok. 2. hak cipta dan hak paten dibutuhkan suatu teknologi. • Kapasitas utang perusahaan => Laporan utang perusahaan. • Proses produksi yang inovatif => Teknologi yang canggih maka proses produksi akan lebih inovatif. . • Laporan kas perusahaan dan kas equivalent => Laporan modal perusahaan. • Kapasitas perusahaan untuk meningkatkan equity => Laporan tentang apa yang dimiliki oleh perusahaan untuk meningkatkan laba.=> Sejauh mana suatu organisasi atau perusahaan dikenal oleh konsumen tentang kualitas dan kepercayaan. Kemampuan Organisasi: • • Kompetensi atau kemampuan karyawan untuk penyaluran input ke output.

Kriteria yang memungkinkan keuntungan bersaing dan implikasi strategi Jika sumber-sumber daya: Valuable Rare No Yes Yes Yes No No Yes Yes Difficult to imitate Without Substitute Implikasi dalam Persaingan No No No Yes No No No Yes Persaingan yang merugikan Persaingan yang seimbang/sama Keunggulan bersaing sementara Keunggulan bersaing yang terusmenerus . maka akan mengurangi masalah yang terjadi di dalam organisasi tersebut.ambiguitas kausal. • Proses perencanaan stategis yang efektif => Suatu organisasi yang memiliki proses perencanaan strategis yang efektif. • Evaluasi yang unggul dan system kontrol => Suatu organisasi yang melakukkan evaluasi yang unggul dan system kontrol yang tinggi. Difficult to substitute (sulit diganti) tidak terdapat persamaan strategi sumber daya/ potensi.4. Organisasi: suatu kumpulan orang-orang yang memiliki tujuan tertentu dan bekerja secara bersama-sama untuk mencapai tujuan tersebut. path dependency . kompleksitas sosial. maka tujuan organisasi tersebut kemungkinan besar akan tercapai. The sustainability of resources and capabilities :     Valuable (bernilai) dapat memberikan ancaman dan memanfaatkan kesempatan Rare (jarang) tidak dimiliki oleh banyak perusahaan Difficult to imitate (sulit ditiru) bentuknya unik.

lalu produksi barang. tetaoi juga rantai pesaing. Sebagai contoh. mengembangkan perjanjian kerjasama dan menyediakan pelayanan pelanggan. dan distributor. mendesain produk. pelayanan pelanggan yang sangat baik mungkin berbiaya mahal sehingga menurunkan tingkat pengembalian dan meningkatkan pendapatan. Menjalankan VCA mendukung pengevaluasian RBV untuk aset dan kemampuan perusahaan sebagai sumber kompetensi yang unik. pemasok. Analisa rantai nilai (value chain analysis-VCA) mengacu pada proses dimana suatu perusahaan menentukan biaya yang berhubungan dengan aktivitas organisasi dari pembelian bahan mentah. khususnya ketika dibandingkan terhadap analisa rantai nilai pesaing dan data mereka sendiri yang dievaluasi dari waktu ke waktu. Penilaian substansial mungkin dibutuhkan dalam menjalankan VCA karena aktivitas yang berbeda sepanjang rantai nilai dapat memengaruhi aktivitas lainnya secara positif atau negatif. dimana pendapatan total dikurangi biaya total dari semua aktivitas yang dijalankan untuk mengembangkan dan memasarkan suatu produk atau jasa menghasilkan nilai. Semakin banyak perusahaan menggunakan VCA untuk mendapatkan dan mempertahankan kekuatan kompetitif dengan menjadi efisien dan efektif disepanjang berbagai bagian dari rantai nilai. bisnis suatu perusahaann dengan sangat baik dapat digambarkan sebagai rantai nilai. Semua perusahaan dalam suatu industri memiliki rantai nilai yang termasuk aktivitas seperti mendapatkan bahan mentah. Perusahaan harus berusaha untuk memahami bukan hanya operasi rantai nilai mereka sendiri.Rantai Nilai (Value Chain) Menurut Porter. analis mengubah data biaya menjadi informasi dengan mencari kekuatan dan kelemahan biaya kompetitif yang mungkin menghasilkan kekuatan atau kelemahan kompetitif. akhirnya. hingga pemasaran barang tersebut. Sebagai contoh. jadi terdapat saling keterkaitan yang kompleks. langkah awal dalam implementasi prosedur ini adalah membagi operasi perusahaan kedalam aktivitas yang spesifik atau proses bisnis. VCA memungkinkan perusahaan untuk mengidentifikasi dengan lebih baik kekuatan dan kelemahannya. Wal-mart telah membangun keunggulan nilai yang kuat dengan . Disamping kompleksitas VCA. Kemudian analis berusaha untuk menambahkan biaya kemasing-masing aktivitas yang berbeda dan biaya tersebut dapat dalam bentuk waktu dan uang. membangun fasilitas produksi. VCA bertujuan untuk mengidentifikasi dimana keunggulan biaya rendah atau kelemahan terjadi sepanjang rantai nilai dari bahan mentah hingga aktivitas pelayanan pelanggan. Suatu perusahaan akan menguntungkan sepanjang pendapatan total melebihi biaya total yang terjadi untuk menciptakan dan mengantarkan produk atau jasa.

Logistik ke dalam perusahaan:  Fasilitas lokasi pendistribusian untuk meminimalisasikan waktu untuk pengapalan barang. Sudah tentu. volume pembelian produk. Service: . dan memberikan pelayanan pelanggan yang sangat baik.memfokuskan khususnya pada pengendalian persediaan yang sangat ketat. Operasi :               Memiliki rencana operasi yang efisien System control dari kualitas produksi untuk menekan biaya-biaya dan meningkatkan kualitas Perencana untuk mengifisiensi tata latak dan arus kerja Efektivitas proses pengapalan untuk pengiriman yang cepat Efisiensi proses penyelesaian barang di gudang Mengapalkan barang dalam jumlah yang banyak untuk meminimalkan biaya transportasi Motivasi yang tinggi dari usaha penjualan pemasar Menggunakan pendekatan inovasi untuk berpromosi dan beriklan Memilih pendekatan saluran distribusi Mengidentifikasi segmen konsumen dan kebutuhannya Efisiensi biaya Menggunakan prosedur yang efektif untuk mendapatkan feedback dari pelanggan dan memberikan informasi Merespon dengan cepat untuk customer needs dan kebutuhan mendesak Kemampuan untuk melengkapi penempatan bagian yang disediakan 3. Perusahaan komputer sebaliknya berkompetisi secara agresif disepanjang distribusi akhir dari rantai nilai. Ada beberapa factor yang perlu dipertimbangkan dalam menilai aktivitas utama sebuah perusahaan. kekompetitifan harga adalah komponen utama dari efektivitas diantara peritel produk massal dan perusahaan komputer.  Material yang excellent dan memiliki system control atas persediaan 2. Logistik keluar perusahaan: 4. antara lain: 1. Marketing dan penjualan: 5.

Tulisankan kekuatan lebih dahulu dan kemudian kelemahan.0 (tidak penting) hingga 1. antar lain: 1. Pemahaman yang baik atas factor-faktor yang dimasukkan lebih penting daripada angka yang sebenarnya.Aktivitas pendukung rantai nilai. dan juga memberikan dasar untuk mengidentifikasi dan mengevaluasi hubungan antara area-area tersebut. dan retensi Hubungan relationship (perserikatan) Efektivitas penghargaan dan program insentif Efektivitas R&D Relationship antara R&D dan departemen lainnya Budaya kreatif dan inovatif Kecakapan personalia Hubungan yang sama-sama menguntungkan dengan supplier Proses dan prosedur mengoptimalkan kualitas. pelatihan. Tulisan factor internal utama seperti di identifikasi dalam proses audit internal. harga. Bobot yang diberikan kepada masing-masing factor . jadi kemunculan pendekatan ilmiah tidak seharusnya diartikan sebagai teknik yang sangat luar biasa. Gunakan total faktor internal. Administrasi umum               Perencanaan yang efektif Hubungan excellent perusahaan dengan stakeholders Kemampuan untuk menggabungkan dan mengkoordinasi aktivitas rantai nilai Efektivitas budaya dan reputasi Efektivitas dalam perekrutan. Pengembangan teknologi 4. mencakup kekuatan dan kelemahan. Alat formulasi strategi ini meringkas dan mengevaluasi kekuatan dan kelemahan utama dalam area fungsional bisnis.0 (sangat penting) untuk masing-masing factor. Berikan bobot yang berkisar dari 0. dan kecepatan pelayanan Sewa versus keputusan pembelian 2. yaitu : 1. 2. Procurement (pengadaan) Matriks evaluasi factor internal (Matrik IFE ) Tahap ekstraksi dalam manjalankan audit manajemen strategi adalah membuat Matriks Evaluasi Factor Internal (Internal Factor Evaluation-IFE matriks). Matriks IFE dapat dikembangkan dengan 5 tahap. Penilaian intuitif dibutuhkan untuk mengembangkan Matriks IFE. Sumber daya manusia (HRD) 3.

Matriks IFE harus memasukan 10 hingga 20 faktor utama. factor tersebut harus dimasukan dua kali dalam Matriks IFE. Perusahaan kasino terbesar di AS Las Vegas 3. Berapa pun banyaknya factor yang dimasukan dalam Matriks IFE. Meningkatnya arus aung tersedia BOBOT PERINGKAT RATA-RATA TERTIMBANG 5 4 4 3 20 40 15 2. total ratarata tertimbang di bawah 2. Berikan peringakt 1 sampai 4 untuk masing-masing factor untuk mengidikasikan apakah factor tersebut menunjukan. kekuatan miinor (peringkat 3). Perhatikan bahwa kekuatan harus mendapatkan peringkat 3 atau 4 dan kelemahan harus mendapatkan peringkat 1 atau 2. kelemahan utama (peringkat 1). Sebagai contoh Matriks IFE untuk “ Mandalay Bay ” sebagai berikut: FAKTOR INTERNAL UTAMA Kekuatan Internal 1.0.0 dan tertinggi 4. Tingkat hunian ruangan di atas 95% di10 5 .5 mengidentifikasikan posisi internal yang kuat. Ketika factor internal utama adalah kekuatan sekaligus kelemahan. atau kekuatan utama (peringkat 4).mengindikasikan tingkat penting relative dari factor terhadap keberhasilan perusahaan dalam industri. serta bobot dan peringkat harus diberikan untuk masingmasing pernyataan. Jumlahkan rata-rata tertimbang untuk masing-masing variable untuk menentukan total rata-rata tertimbang untuk organisasi. dimana bobot di langkah 2 adalah berdasarkan industri.5. total rata-rata tertimbang berkisar antara yang terendah 1. Factor yang dianggap memiliki pengaruh paling besar dalam kinerja organisasi harus diberikan bobot yang paling tinggi.0. Kalikan masing-masing bobot factor dengan peringkat untuk menentukan rata-rata tertimbang untuk masing-masing variable. Jumlah factor tidak memiliki pengaruh terhadap kisaran total ratarata tertimbang karena bobot selalu berjumlah 1.0. 5.5 menggambarkan organisasi yang lemah secara internal. dengan rata-rata 2. Jumlah seluruh bobot harus sama dengan 1. Tanpa memandang apakah factor kunci itu adalah kekuatan atau kelemahan internal. peringkat adalah berdasarkan perusahaan. 3. sementara total nilai di atas2. 4. atau kelemahan minor (peringkat 2).

bukan penjudi berat 4. Baru-baru ini merugi dari beberapa10 100 Tabel : Contoh matriks evaluasi factor internal untuk Mandalay Bay Dari table diatas maka dapat diketahui bahwa kekuatan utama perusahaan adalah ukurannya. Kebanyakan property berlokasi di Las5 Vegas 2. Rasio finansial Kelemahan Internal 15 5 4 3 3 3 4 3 3 1 2 2 1 1 60 15 15 15 20 15 15 5 10 10 10 10 275 6.75 mengindikasikan bahwa perusahaan kasino besar ini di atas rata-rata dalam keseluruhan kekuatan internalnya. reputasi sebagi tempat yang nyaman5 5 1. Total rata-rata tertimbang adalah 2. Dalam perusahaan dengan banyak divisi. Jumlah comp minimal 8. dan perencanaan jangka panjang seperti diindikasikan dengan peringkat 4. Tim manajemen yang kuat sebagian besar fasilitas 7. tingkat hunian.Reputasi keluarga. property. Matriks divisional kemudian dapat diintegrasikan untuk mengembangkan Matriks IFE keseluruhan. . Properti Laughlin joint venture TOTAL 5 5 10 5. Sedikit diversifikasi 3.4. Layanan makan prasmanan di5 5 5 9. kelemahan utama adalah lokasi dan joint venture yang baru dibuat. masing-masing divisi yang memiliki otonomi atau unit bisnis strategi harus membuat Matriks iFE . Memiliki 1 mil di Las Vegas Strip 5. Perencanaan jangka panjang bagi keluarga 10.

pengembangan SDM itu sendiri. Athlantic Water Adventures. Faktor-faktor keamanan dan kebersihan yang masih relatif minim. Cordova Building. . sumber daya manusia (SDM). Kemudian dari fungsi pemasaran terlihat bahwa PJA lemah pada pengembangan emotional branding meskipun Ancol telah memiliki good awarness. Pendekatan Fungsional Ada empat strategi inisiatif yang menjadi pokok milestone yang dilakukan: Strategi yang terkait dengan keuangan. Tangible: Kinerja keuangan PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk. Housing Putri Duyung. Intangible: PJA melakukan berbagai inovasi serta melakukan pengembangan teknologi antara lain: 28 wahana/gelanggang hiburan. 2. Dunia Fantasi (Dufan). b.Study case Analisis Lingkungan Internal di Ancol Lingkungan Internal: 1. Kapabilitas (Capability) a. Apartemen Marina Residence. Sumber Daya Manusia (Human Resources) : Karyawan Ancol berjumlah 1150 orang yang bekerja dengan tenaga dimana perlu diubah pola pikirnya bekerja dengan hati. Wahana 1001 malam. c. bisnis. The Lost Kingdom. Ice World. (PJA) tahun 2005 yang memiliki pendapatan + Rp 650 miliar serta pengeluaran keuangan selama tahun 2005 sebesar + Rp 440 miliar. Jimbaran Café & Resto. Reklamasi pantai seluas 350 ha. Ice Skating. Sumber Daya (Resources) a.

seni tari dan seni musik bisa dilakukan di laboratorium tersebut. namun lahan di pinggir pantai yang harus disediakan cukup luas di Ancol + 550 ha serta modal yang dibutuhkan sangat besar akan membuat pesaing tidak mudah untuk meniru kompetensi inti Ancol.b. Hal ini membuktikan bahwa Ancol memiliki kompetensi inti yang dapat memberikan akses potensial kepada berbagai macam pasar. yang artinya masih ada 130 pekerjaan lain yang harus diselesaikan oleh seluruh karyawan. 2. implementasi dan aplikasi karya seni. 3. Apakah kompetensi inti Ancol dapat memberikan kontribusi signifikan pada kegunaan yang diterima pelanggan. PJA juga melakukan reposisi Pasar Seni Ancol menjadi laboratorium seni yang diberi nama Ancol Art Academi untuk ruang edukasi. sehingga diharapkan 10 tahun mendatang menjadi Ancol Spectacular. . 3. Hal ini membuktikan bahwa Ancol memiliki kompetensi inti yang dapat memberikan kontribusi signifikan pada kegunaan yang diterima pelanggan. Apakah kompetensi inti Ancol dapat memberikan akses potensial kepada berbagai macam pasar. Kreativitas PJA mengembangkan sayap ke beberapa daerah untuk memberikan alternatif tujuan wisata baru. Tangerang dan Bekasi dan daerah lainnya yang ingin menikmati panorama alam di pantai. sehingga jika ingin belajar seni lukis. Hal ini membuktikan kompetensi inti yang dimiliki perusahaan Ancol sangat sulit ditiru oleh pesaing. Kompetensi Inti (Core Competence) Kompetensi inti yang dapat diandalkan Ancol adalah sebagai edutainment centre. Depok. Ada tiga parameter yang dapat diimplementasikan untuk mengidentifikasi kompetensi inti Ancol sebagai berikut : 1. apresiasi. Kompetensi Ancol dalam mendesain dan membuat panorama alam dengan letaknya di tepi pantai yang memberikan nilai yang tinggi bagi pelanggannya di Jakarta dan sekitarnya: Bogor. Pendekatan Rantai Nilai (Value Chain) Berdasarkan hasil evaluasi masih ditemukan 130 milestones. Di kawasan Pantai Carnaval akan dilakukan pengembangan area konser. Ancol bukanlah satu-satunya yang unik di mata pesaing. stadion musik berkapasitas 5-6 ribu orang dimana di sekeliling arena bakal ada mal dan kafe. Apakah kompetensi inti yang dimiliki perusahaan Ancol membuat pesaing mengalami kesulitan untuk meniru (imitasi).

a. Sentosa Island Singapore. Tangerang. Ocean Park Water Adventure di Bumi Serpong Damai. Belanda. 2. Denmark. Taman Mini Indonesia Indah. Untuk meminimalkan ancaman eksternal perlu ditata kembali kesadaran untuk pelayanan kebersihan. Pada aspek ini jelas terlihat bahwa Ancol Jakarta Bay City tidak memiliki banyak pesaing baik saat ini maupun masa yang datang karena dibutuhkan modal yang besar serta lahan yang sangat luas di tepi pantai serta letaknya yang sangat strategis di Jakarta sebagai ibukota negara RI. Lippo Cikarang. Swiss. Kemampuan yang Tidak Dapat Diganti (Nonsubstitutable Capabilities) Pada aspek ini. yakni: 1. serta Disneyland di California. Inggris. Italia. terbukti Ancol memiliki kompetensi inti yang tidak dapat diganti dalam skala besar oleh pesaingnya di sekitar Jakarta baik dari aspek permodalan dan luasnya lahan. Eldorado Cibubur. kompetensi inti Ancol bukanlah tidak dapat ditiru atau dibuat imitasinya secara sempurna (Imperfectly Imitable Capabilities) karena telah ada juga beberapa kawasan wisata dan hiburan di belahan negara lain seperti Genting Malaysia. Spanyol.Kemampuan yang Langka (Rare Capabilities) . . keamanan serta keselamatan kerja baik bagi karyawan maupun pelanggan. Hong Kong. Namun untuk skala kecil dan menengah telah ada kawasan wisata dan hiburan yang dapat menggantikannya untuk menyerap pelanggan di masingmasing wilayah tersebut seperti Water Boom di kawasan Lippo Karawaci.Penilaian tentang Kesinambungan (sustainability) Kompetensi Inti Kemampuan atau kapabilitas merupakan kompetensi inti jika memenuhi empat kriteria.Kemampuan yang Bernilai (Valuable Capabilities) Pada aspek ini kompetensi inti Ancol menunjukan keseriusan untuk selalu melakukan perubahan dengan visi dan misi Ancol ke depan. Jerman. Kemampuan yang Tidak Dapat Ditiru Secara Sempurna (Imperfectly Imitable Capabilities) Pada aspek ini. Paris. b. yakni harus menjadi perusahaan pengembang kawasan wisata serta properti terbaik dan terbesar di Asia Tenggara dengan kompetensi inti yang diandalkan di Ancol adalah sebagai edutainment centre yang diharapkan 10 tahun mendatang menjadi Ancol Spectacular. Tokyo.

Kapabilitas (Capability) a. produksi serta organisasi secara umum. hak cipta. Contohnya:Sumber daya Teknologi: Persediaan teknologi: paten. loyalitas.Sumber daya Manusia : Pengalaman. dan sebagainya. b. 2. pengendalian. memproduksi. dan sebagainya. Intangible. Lokasi pabrik atau lokasi usaha. Kemampuan menghasilkan dana internal. Pendekatan Fungsional. persepsi kualitas. . Tangible. komitmen. mengirim dan mendukung produk dan jasa. hubungan baik dengan pemasok. sikap dan perilaku yang untuk selanjutnya dikembangkan juga penilaian terhadap kemampuan para karyawan untuk bekerja sama secara lebih efektif.Reputasi (performance): Merek. memasarkan. merupakan sumber daya yang terlihat atau berwujud dalam data keuangan dan mudah sekali diidentifikasi dan dievaluasi. pelatihan. Masing-masing komponen dari analisis lingkungan internal sebagai berikut: 1. sumber daya manusia. koordinasi. kapabilitas dan kompetensi yang selanjutnya bisa digunakan untuk membentuk market position tertentu. merek dagang.Sumber daya Fisik : Kecanggihan mesin pabrik. merupakan sumber daya yang tidak terlihat pada neraca keuangan perusahaan misalnya teknologi. inovasi dan reputasi (performance). Sumber daya untuk Inovasi: Kegiatan riset. keterampilan. dan sebagainya c. Human Resources Perusahaan menilai sumber daya manusia atau karyawannya berdasarkan pengetahuan. penjualan dan distribusi. Perusahaan sendiri sesuai konsep masa kini merupakan kumpulan dari berbagai macam sumber daya. Sumber Daya (Resources) a. kreativitas. dan sebagainya.Sumber daya Organisasional : Sistem perencanaan. dan sebagainya b. Contohnya: Sumber daya Finansial : Kapasitas kredit perusahaan. dan sebagainya. kapabilitas yang didasarkan pada serangkaian kegiatan yang berurutan yang merupakan sekumpulan aktivitas nilai (value activities) yang dilakukan untuk mendesain.Tambahan teori: Lingkungan Internal Lingkungan internal adalah lingkungan organisasi yang berada di dalam organisasi tersebut dan secara formal memiliki implikasi yang langsung dan khusus pada perusahaan. keuangan dan akuntansi. Dengan demikian analisis lingkungan internal akan meliputi analisis mengenai sumber daya manusia. dan sebagainya. Pendekatan Rantai Nilai (Value Chain). merupakan penentu kapabilitas perusahaan secara relative terhadap fungsi-fungsi utama perusahaan antara lain: pemasaran. kapabilitas dan kompetensi inti yang dimiliki oleh perusahaan.

Kedua. b. yakni kemampuan yang hanya dimiliki oleh sangat sedikit pesaing. c. Kompetensi individu meliputi pengetahuan (knowledge).Kemampuan yang Langka (Rare Capabilities). kalkulator. Sebagai contoh. yakni kemampuan yang memungkinkan perusahaan dapat memanfaatkan peluang dan meminimalkan ancaman eksternal. baik pesaing saat ini maupun pesaing yang akan datang. dashboard mobil.Kemampuan yang Tidak Dapat Ditiru Secara Sempurna (Imperfectly Imitable Capabilities). yakni kompetensi individual dan kompetensi organisasi. Kemampuan atau kapabilitas merupakan kompetensi inti jika memenuhi empat kriteria. Olson dan Bolton (2002) mengilustrasikan cakupan konsep kompetensi dalam literature organisasi yang diadaptasi oleh Green (1999). apakah kompetensi inti dapat memberikan kontribusi signifikan pada kegunaan yang diterima pelanggan. Sedangkan kompetensi organisasi merupakan tindakan kolektif dari karakteristik kompetensi individu dalam tingkatan organisasi. Dikemukakan bahwa kompetensi merujuk pada individu maupun organisasi. Ada tiga parameter yang dapat diterapkan untuk mengidentifikasi kompetensi inti dalam perusahaan sebagai berikut: Pertama. yakni: a. Jika dihubungkan dengan kapabilitas. apakah kompetensi inti yang dimiliki perusahaan membuat pesaing mengalami kesulitan untuk meniru (imitasi). Sebagai contoh. Lebih lanjut kompetensi inti diperkenalkan oleh Hamel dan Prahalad (1999). keterampilan (skills) dan kemampuan (abilities) yang dimiliki seseorang dalam suatu organisasi.Kemampuan yang Bernilai (Valuable Capabilities). kompetensi Honda dalam mendesain dan membuat mesin yang irit bahan bakar dan tahan uji memberikan nilai yang tinggi bagi pelanggannya yang implikasinya membuat pelanggan enggan beralih kepada produsen lain. dan sebagainya. Ketiga. Kompetensi Inti (Core Competence) Ada dua pengertian mengenai kompetensi. Kompetensi inti merupakan sekumpulan keterampilan dan teknologi yang memungkinkan suatu perusahaan menyediakan manfaat tertentu kepada pelanggan agar bersaing lebih efektif. apakah kompetensi inti memberikan akses potensial kepada berbagai macam pasar. . monitor untuk komputer dan laptop. serta kompetensi penyumbang individu (performance skills and competencies of individual contributors). perusahaan yang memiliki kompetensi ini dalam sistem layar monitor memungkinkan perusahaan tersebut menekuni berbagai bisnis seperti: TV mini. Karateristik individu meliputi pengetahuan teknis dan keterampilan (technical knowledge and skills) dan keterampilan kinerja. maka seluruh kompetensi inti merupakan kapabilitas dan sebaliknya tidak semua kapabilitas merupakan kompetensi inti.3. Hanya kapabilitas yang mempunyai kriteria tertentu yang dapat dikategorikan sebagian komptensi inti.

yakni kemampuan yang sukar untuk digantikan. . Hal terpenting yang perlu dipahami bahwa kompetensi tidak harus dan tidak boleh dijadikan penghambat untuk berubah apabila perusahaan memang memerlukannya. perusahaan pun harus menemukan kompetensi yang baru.yakni kemampuan yang tidak mudah dikembangkan oleh perusahaan lain. dikuatirkan perusahaan tersebut akan mengalami kemunduran (competitive disadvantage). Karena jika tidak melakukan perubahan. d. Jika kompetensi inti yang lama berubah sejalan dengan globalisasi. Hal ini dilakukan dengan mempertahankan dan menopang kompetensi inti yang telah ada dan secara simultan mengembangkan dan membentangkan apresiasi ke depan untuk menemukan dan menghasilkan kompetensi inti yang baru.Kemampuan yang Tidak Dapat Diganti (Nonsubstitutable Capabilities).