YAGI ANTENNA DESIGN FOR WIRELESS LAN 2,4 GHZ

Tito Tuwono,ST, M.Sc Program Studi Teknik Elektro, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia Jalan Kaliurang km 14,5 jogjakarta 55501 titoyuwono@yahoo.com, tito@fti.uii.ac.id Abstraksi
This paper will discuss about design and evaluation Yagi Antenna for Wireless LAN 2,4 GHz. Yagi was selested becaused it has simple construction, high directivity and very chip. By the calculation, yagi antenna element can considered like length of directory, driver and reflector. Result of this research can be conclused that Yagi Antenna very suitable for considered, because it has good perfermance in the data ytansmission like SOM, link quality, and traoughput.

Kata kunci: Antenna Yagi, WLAN 2,4 GHz
.
Gambar 1. Antena yagi pada koordinat cartesius [1][2] Pada gambar diatas menunjukkan bahwa elemenelemen yagi terletak sejajar pada Z axis, sedangkan boom ataupun bahan penyangga elemen sejajar dengan X axis, Antena Yagi yang paling sederhana adalah antena yagi dengan 2 elemen yang terdiri atas satu radiator atau driven elemen dan satu elemen parasitik sebagai direktori.

1. Teori Dasar antena Yagi
Antena merupakan piranti untuk menangkap dan memancarkan gelombang elektromagentik. Terdapat berbagai macam jenis antena, diantaranya antena helix, antena parabola, antena sektor, antena pintar, dan antena yagi. Di antara antena-antena tersebut antena yagi mempunyai beberapa kelebihan, diantaranya konstruksi sangat murah, mempunyai pengarahan yang tinggi. Sehingga pada paper ini akan di terangkan dan diteliti kinerja antena yagi pada WLAN. Antena yagi secara teoritis yaitu sejenis antena yang terdiri dari 3 macam elemen. Dimana 3 macam yang memegang peranan penting dalam konstruksi antena yagi yaitu reflektor, dipole dan direktori [1]. Dalam pengimplementasianya sebuah antena Yagi dapat dibuat dari elemen berbentuk pararel,silindris.
Y axis

Gambar 2. Antena yagi pada koordinat cartesius

Elemen Driver
R D DR

R = REFLEKTOR D = DRIVER DR = DIRECTORY Z axis

X asis

Driver merupakan bagian paling penting dari sebuah antena yagi karena elemen inilah yang akan membangkitkan gelombang elektromagnetik menjadi sebuah sinyal yang akan di pancarkan. Untuk menjadikan sebuah driver yang menghantarkan radiasi dengan baik, biasanya menggunakan antena dipole sebagai bentuk drivernya. Antena dipole adalah antena berbentuk linear pendek, yang bila sedang memancarkan

e-Indonesia Initiative 2008 (eII2008) Konferensi dan Temu Nasional Teknologi Informasi dan Komunikasi untuk Indonesia 21-23 Mei 2008, Jakarta

karena dapat dibuat dengan murah.dapat dianggap mempunyai arus yang sama diseluruh panjangnya. bentuk antena dipole folded ini terlihat pada gambar dibawah ini: ½λ Gambar 5 Susunan driver dan reflektor Tujuan utama dari penempatan reflektor di belakang adalah untuk membatasi radiasi agar tidak melebar kebelakang namun kekuatan pancarannya akan diperkuat ke arah sebaliknya. karena penambahan reflektor yang kedua atau ketiga praktis tidak akan menambah apapun pada keterarahan struktur. namun dengan tingkat reaktansi yang tinggi. Modifikasi terkenal dari antena dipole ½ λ adalah antena dipole dilipat (folded). Gambar 6. tetapi resistansi radiasinya akan berbeda karena jalur transmisinya dihubungkan pada pusatnya yang mempunyai impedansi 73 Ω. Antena dipole ini sebenarnya dibagi menjadi 2 bagian yang masing-masing ¼ λ. Gambar 3. Antena dipole lipat ini pada masingmasing ujungnya digabung menjadi satu. Gambar 4.ini terlihat pada pola pancaran antena dipole ½ λ . Antena dipole Dalam pembuatan driver antena yagi. elemen ini merupakan elemen pemantul. antena ini lebih suka digunakan daripada antena dipole yang single untuk elemen pendorong. Jakarta . Reflektor juga bersifat menjadikan antena lebih induktif. Sedangkan penempatan elemen reflektor yaitu dibelakang elemen driver ( dipole) dengan jarak optimum yaitu 0.dan memiliki struktur mekanis yang kuat. dimana panjang total minimalnya pada frekuensi pembawa adalah ½ λ.memberikan impedansi terminl yang lebih tinggi. penerapannya antena ini bertujuan karena antena dipole ½ λ memiliki resistansi radiasi yang rendah. 1/4 Wavelength 1/2 Wavelength 1/4 Wavelength Elemen Reflector Sesuai dengan namanya reflector. Elemen reflektor ditempatkan di belakang dipole dan dibuat lebih panjang dari pada panjang dipole. antena dipole yang biasa digunakan adalah antena dipole setengah-gelombang. tapi karena penggabungan tersebut maka resistansi radiasi menjadi 4x 73Ω atau 292 Ω di titik umpannya.2 λ. Pola radiasi yang ditimbulkan oleh pengaruh reflektor Untuk penentuan ukuran dari sebuah reflektor ditentukan dengan[1][4] : lref = ldipole + 5%ldipole (1) dimana : lref = panjang reflektor ldipole= panjang elemen driver pemasangan reflektor hanya digunakan satu saja. Antena dipol terlipat (folded) e-Indonesia Initiative 2008 (eII2008) Konferensi dan Temu Nasional Teknologi Informasi dan Komunikasi untuk Indonesia 21-23 Mei 2008. sehingga antena ini efisien digunakan pada antena yang memiliki panjang gelombang yang cukup lebar.dan pola radiasi yang dihasilkan akan tepat sama seperti untuk antena dipole tunggal.15 – 0.

dengan penambahan reflektor dan direktori pola radiasi antena akan diubah dan diperkecil menjadi satu arah namun dengan daya pancar yang lebih jauh seperti yang terlihat pada pola 2 Gambar 8. Dalam hal ini peningkatan jumlah faktor elemen yang meningkatkan gain tersebut seperti yang terlihat pada persamaan di bawah ini: G = 10 log 1. persamaan yang digunakan pada analisa gambar adalah e-Indonesia Initiative 2008 (eII2008) Konferensi dan Temu Nasional Teknologi Informasi dan Komunikasi untuk Indonesia 21-23 Mei 2008. semakin banyak jumlah elemen direktori maka akan didapat penguatan yang lebih besar juga. elemen direktori juga memiliki pengaturan dalam penentuan ukuran dan jarak. Karena ukuran dalam penentuan ini akan mempengaruhi kinerja kemampuan antena yagi. direktori akan memaksakan radiasi dari driver menuju ke satu arah. persamaan tersebut yaitu: d= (3) Dimana : d = jarak antara direktori ) f = frekuensi kerja ( MHz) 36. Seperti halnya reflektor. cara yang paling efektif adalah dengan melakukan pengaturan yang tepat pada besarnya ukuran serta jarak dalam penempatan elemen tersebut. Pola radiasi antena yang diarahkan Penambahan satu atau lebih direktori merupakan metode yang paling efektif dalam mendapatkan penguatan yang lebih besar. Dalam meningkatkan gain antena yagi mengubah pengaturan driver tidak akan memberikan efek yang banyak dalam penguatannya. baik itu jarak dengan driver ataupun jarak antara direktori satu dengan direktori lainnya.untuk penentuan ukuran dapat dibuat menggunakan persamaan Penguatan antena yagi Gain atau penguatan dari sebuah antena yagi diperoleh dari memaksimalkan faktor-faktor penting elemen-elemen parasitik antena yagi. dan pengaruh yang paling jauh memiliki pengaruh yang kecil dalam beberapa teori terdapat sebuah persamaan yang mengemukakan tentang jarak antara direktori. Selain dari tinjauan diatas terdapat juga formula yang menyatakan bahwa gain antena yagi bisa didapat dari analisa gambar. ldirectory = ldipole − 5%ldipole (2) dimana : ldirectory= panjang direktori ldipole= panjang elemen driver Pengarah atau direktori yang terdekat pada antena dipole adalah pengarah yang paling berpengaruh terhadap penguatan.66 x (nelemen) (4) Umumnya gain antena yagi akan menurun secara nyata apabila panjang reflektor lebih kecil ataupun sebaliknya panjang direktori lebih besar daripada panjang ukuran dipole. direktori di buat dengan ukuran harus lebih kecil daripada ukuran antena dipole. Jakarta .66 atau 2.Elemen Directori Elemen Direktori merupakan elemen pengarah yang diletakkan didepan antena dipole terlipat (driver). Elemen ini juga kadang sering disebut dengan elemen parasitic.2. Penempatan elemen direktori Dari gambar terlihat bahwa pola 1 merupakan pola radiasi yang diciptakan oleh antena dipole terlipat. Gain antena yagi merupakan peningkatan antena dipole sebagai antena drivernya. Untuk penentuan ukuran. dBi.6 f (m Gambar 7. adapun secara teori gain maksimal dari antena dipole λ/2 adalah 10 log 1.

9 cm – 0.5cm = 5.5cm = 1.karena melalui elemen inilah medan elektromagnetik akan diradiasikan di udara.000 = 0. Ukuran antena dipol Gambar 11. Untuk mendapatkan panjang gelombang pada frekuensi kerja. Dimana dari penelitian.maka seharusnya panjang antena ½ dipole tersebut adalah: Panjang driver juga bisa ditentukan dengan rumus: l= 142. Perancangan antena yagi Pada Sub Bab ini akan dibahas perancangan antena Yagi untuk WLAN dengan frekuensi kerja sekitar 2.2 λ.19 ≈ 6.9 = 5.9 – 0.95cm 1/2 λ = 5. akan terlihat seperti gambar dibawah ini Panjang diatas dinamakan panjang teoritis.0593m = 5.posisi penempatan juga memiliki peranan penting dalam penguatan.295 = 6.15λ = 0.05)5.475 x12.5cm f 2400 0.15x12.000 Penempatan atau posisi dari sebuah reflektor akan memberikan penguatan juga.6 36.5cm = 125mm 240. e-Indonesia Initiative 2008 (eII2008) Konferensi dan Temu Nasional Teknologi Informasi dan Komunikasi untuk Indonesia 21-23 Mei 2008.015m = 1.namun dalam pelaksanaanya panjang tersebut tidak selalu seperti perhitungan.2cm Dimana G = gain terhadaap antena isotropic θ H = sudut ½ kekuatan horizontal polarisasi θ E = sudut ½ kekuatan eliptical polarisasi 3. 3.000 .87 cm. Jakarta .9cm = 5. Perancangan driver menggunakan cara perancangan antena dipole yang memiliki panjang ½ gelombang. Jarak antara direktori Pada pembuatan antena yagi ini dirancang direktori dengan jumlah 12 buah dimana bertujuan untuk mendapatkan gain yang cukup besar dengan pengarahan yang lebih tertuju ke satu titik. elemen reflektor ditempatkan dibelakang elemen driver ( dipole) dengan jarak optimum yaitu 0.05*5. namun agar dapat menghilangkan komponen reaktif.93 cm 1/4λ= 2.93 ≈ 5.295 = 5.9 + (0.sehingga biasanya panjang elemen antena lebih pendek. secara teoritis penempatan terbaik yaitu berjarak 0.3 Perancangan elemen directori Panjang direktori dapat ditentukan dengan: ldirectory = ldipole − 5%ldipole = 5.4 GHz.000.125 m = 12.95cm Gambar 9.G = 10 log 41253 θ Hθ E (5) 3.475λ = 0. maka dapat dihitung sebagai berikut: λ= 300.9cm 1/4λ= 2.2 Perancangan elemen reflektor Panjang reflektor ditentukan dengan: lref = ldipole + 5%ldipole l ref = 5. Penempatan optimal reflektor 3.65 = 0.15 – 0.6 = = 0.93cm f Gambar 10.6 cm Sama seperti pada reflektor. jarak spasi antar tiap direktori adalah: d= 36.9 + 0.1 Perancangan elemen driver Seperti yang telah dikemukakan bahwa elemen driver merupakan elemen paling penting.

1989 Jarak 500 m 2. terdapat beberapa kesimpulan yang didapat sebagai hasil dari penelitian : X2 1.64 3.SNR Quality Pengujian dan Pengukuran Perfromance Pengujian dilakukan pada jarak yang berbedabeda. Denah penempatan posisi Rx dan Tx dengan jarak 150 m Tx MESJID UII y = 21. Jakarta . karena SOM yang didapat lebih besar dari 10 dB. 3. Schure S. American radio Relay League. Onno W. 150 m. • Jarak antara tiap elemennya.6 Mtr Rx Setelah dilakukannya perancangan. antena yagi telah memenuhi syarat dalam perancanaan WLAN. Tingkat penguatan antena yagi dipengaruhi oleh beberapa faktor. Selain itu dari hasil SOM atau fade margin yang didapat. Antena yagi sebenarnya merupakan pemodifikasian antena dipole ½ λ dengan penambahan beberapa elemen seperti pemantul dan pengarah yang bertujuan mendapatkan penguatan yang lebih dan terarah. Laawson L. dan 500 m berdasarkan gambar-gambar di bawah ini.Purbo Internet Wireless dan Hot -72 Spot.22 Signal -25 -68 strength Inc. Penerbit Elex Media Computindo.5m X2 Gambar 13. antena yagi juga memiliki tingkat direktivitas yang sangat terarah.Rider Publisher Tabel 1. yaitu 20m . Hasil pengujian Bahan Jarak Jarak perbandingan 20 m 150 m SOM 59.3 MB 4.8 meter Z X = 507. Kesimpulan Maximal Maximal = 32 Maximal = 32 = 75 23 detik 48 detik 1 menit 45 detik X1 a c b = pancaran sinyal X1 X2 = posisi Tx = posisi Rx Gambar 12. • Panjang elemen driver. New York. Denah penempatan posisi Rx dan Tx dengan jarak 20 m kampus FTI X1 y = 12m z GOR UII x=152. elemen reflektor. hal ini akan mempengaruhi konektivitas sistem wireless 4. maupun elemen direktorinya. Newington 15. Gambar 14 Denah penempatan posisi Rx dan Tx dengan jarak 500 m DAFTAR PUSTAKA 1.72 42. Antena yagi merupakan salah satu antena yang layak dikedepankan dalam penggunaanya di jaringan WirelessLAN. selain mudah dalam konstruksinya dan tingkat gain yang cukup tinggi yaitu 14 dB. yang sesuai dengan teori ”jika jarak < 16 Km. Yagi Antena design. beserta analisa yang dibuat. Jakarta e-Indonesia Initiative 2008 (eII2008) Konferensi dan Temu Nasional Teknologi Informasi dan Komunikasi untuk Indonesia 21-23 Mei 2008. John F. implementasi pada jaringan WLAN. 2.maka SOM minimal 10 dB. Lama download data 10. Antennas. seperti : • Kualitas bahan yang digunakan.

php 4.org/yagi/ 8. www. Radio Publication Inc. William I. www.Conn 1999.net/wlan/wlanplan. 5. www.org/wiki/Yagi_antenna 9.andrewhakman.ARRL.net 10. Jakarta 6.handbook.com 7.ativa.dhs.gemisis. http://en. http://www. Wilton . Instalasi WirelessLAN. The Radio Amateur Antenna e-Indonesia Initiative 2008 (eII2008) Konferensi dan Temu Nasional Teknologi Informasi dan Komunikasi untuk Indonesia 21-23 Mei 2008. Winarno Sugeng. Jakarta .wikipedia. Penerbit informatika.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful