Antena Yagi adalah jenis antena radio atau televisi yang diciptakan oleh Hidetsugu Yagi.

Antena ini dilengkapi dengan pengarah dan pemantul yang berbentuk batang. Antenna Yagi terdiri dari tiga bagian, yaitu:

Antena Yagi terdiri dari 2 bagian: • • elemen antena boom antena Ada tiga jenis elemen: • • • Reflector (REFL) Driven Elemen (DE) Direksi/Director (DIR) Reflector berada di belakang antena terjauh dari stasiun pemancar. Dengan kata lain boom antena adalah menunjuk ke arah stasiun radio di atas cakrawala dengan reflektor terjauh dari stasiun. Reflector berfungsi sebagai pemantul sinyal,dengan panjang fisik lebih panjang daripada driven Elemen Driven adalah tempat sinyal disadap dengan peralatan yang menerima dan memiliki kabel terpasang yang mengambil sinyal yang diterima ke penerima atau disebut titik catu dari kabel antenna, biasanya panjang fisik driven adalah setengah panjang gelombang dari frekuensi radio yang dipancarkan atau diterima. Director adalah bagian pengarah antena, ukurannya sedikit lebih pendek daripada driven. Penambahan batang director akan menambah gain antena, namun akan membuat pola pengarahan antena menjadi lebih sempit.

6 Element Yagi Antenna Lihat tabel di link ini untuk melihat panjang elemen antena dan jarak antara mereka untuk frekuensi yang diberikan. Panjang dan jarak diberikan untuk band radio FM. Atau Anda dapat menggunakan rumus di bawah ini untuk menghitung dimensi untuk antena Anda. 

http://antenayagi.com/membuat-antena-yagi.html

antena yagi I Desain Antena Yagi :

Antena Yagi, PF 5000 AAntena Yagi atau antena Yagi-Uda RF digunakan secara luas dan merupakan salah satu antena desain paling sukses atau banyak digunakan untuk aplikasi RF direktif. Antena YagiUda adalah nama lengkapnya, pada umumnya dikenal dengan sebutanYagi atau antena Yagi. RF singkatan dari frekuensi radio. Antena ini diciptakan oleh dua penemu asal Jepang Yagi dan Uda (muridnya). Antena ada banyak macamnya dan tiap jenis antena masing-masing

Jika anda tidak tau dimana letak transmitter atau datangnya sinyal. Antena Yagi biasanya memiliki Gain sekitar 3 – 20 dBd. Bagian utama antena yang memegang tiap elemen antena Yagi disebut dengan crossbar atau boom. Antena dipole adalah antena paling sederhana. artinya dia hanya dapat mengambil atau menerima sinyal pada satu arah (yaitu depan). Antena ini dolo banyak digunakan pada Perang Dunia ke 2 karena antena ini amat mudah dibuat dan tidak terlalu ribet. Bagian dari Antena Yagi Bagian dipole biasanya terhubung langsung ke kabel koaksial karena dia merupakan bagian yang bertugas untuk menerima energi frekuensi radio. Bagian lainnya terdiri dari beberapa elemen reflektor dan minimal satu director. Reflektor berfungsi untuk memantulkan sinyal yang terlewat dari bagian-bagian elemen tengah kembali ke mereka. Anda perlu mengarahkan crossbar atau boom antena menuju ke arah datangnya sinyal untuk menerima sinyal secara maksimal. Bagian-bagian dari Yagi dan cara kerjanya: Setiap antena Yagi terdiri dari dipole. dia hanya menggunakan satu elemen tunggal. Antena Yagi digunakan untuk menerima atau mengirim sinyal radio. oleh karena itu antena ini berbeda dengan antena dipole standar yang dapat mengambil sinyal sama baiknya dalam setiap arah. reflektor dan director. Antena Yagi adalah antena direktional.diciptakan sesuai untuk tujuan yang berbeda dan masing-masing berfungsi terbaik pada frekuensi tertentu. Bagian director biasanya 5% lebih pendek daripada dipole dan mereka berfungsi untuk mengarahkan sinyal ke arah yg ditujukan. Dibelakang dipole terdapat reflektor yang biasanya 5% lebih panjang dari dipole. biasanya mereka akan mengarah ke arah yang sama. . anda bisa melihat antena2 televisi di atas sekelompok rumah dan perhatikan kemana antena tersebut mengarah. Itu akan memberitahu anda arah di mana pemancar televisi berada.

malahan juga sering digunakan untuk nembak hotspot orang. trus ada juga yang bisa menerima gelombang dari pemancar CDMA jadi kalau didaerah yang sinyal handphonenya lemah dapat menggunakan antena jenis yagi untuk memperkuat sinyal yang masuk ke handphone. Ada banyak fungsi sebenarnya antena yagi itu selain untuk menerima gelombang UHF untuk TV. elemen-elemen yang kecil akan menarik sinyalnya ke elemen bagian tengah.3 cm 6.. http://elevenmillion.html Ada yang tau tentang antena Yagi.9 cm 5. Makin banyak dipole yang dimiliki antena pada plane yang sama maka makin banyak sinyal band yang akan diterima pada waktu yang sama. Yagi adalah antena yang paling umum digunakan dalam aplikasi yang beroperasi di atas 10 MHz.Seperti yang mereka ketahui bahwa penambahan direktor pada antena akan meningkatkan directivity antena. ke depan.com/2009/12/apa-itu-antena-yagi-dan-kegunaannya. Menentukan Spesifikasi Antena • • • • • • • Frekuensi 2400 MHz – 2500 MHz Gain > 15 dBi SWR < 1. Antena yagi sendiri itu ditemukan oleh 2 orang profesor asal jepang yang bernama Prof. Dibawah ini ada salah satu contoh kegunaan antena yagi yaitu untuk menerima gelombang wifi dengan kriteria pembuatan sbb : .9 cm . meningkatkan Gain dan mengurangi beamwidth. Hidetsugu YAGI dan Shintaro UDA dari Tokyo University. Jenis antena ini sengaja dibuat untuk fokus pada satu arah.0 cm 6.2 cm 7 8 6. Menentukan dimensi antenna Panjang 100 cm Lebar 10 cm Jumlah Director 18 buah Direktor Panjang Direktor Panjang Direktor Panjang 1 2 6. 1. Ketika anda mengarahkan antena tersebut ke arah datangnya signal. Gelombang arah lain dibatalkan. Itu lho yang bentuknya mirip duri ikan ato yang sering buat antena TV di rumah.?? ato Yagi uda. dan elemen yang lebih panjang (reflektor) akan memantulkan sinyal yang lolos kembali ke elemen tengah.blogspot.5 Zo 50 Ω 2. Namun penambahan reflektor tidak ada pengaruhnya.0 cm 13 14 5. antena yagi juga bisa untuk menerima gelombang wifi dari internet hotspot. Pada kenyataannya.

5.1 cm 6. Setelah pengukuran dalam dilakukan dan mendatkan hasil yang sesuai dengan yang diinginkan yaitu SWR < 1.2 cm 6.8 cm 5.1 cm 9 10 11 6.8 cm 6 6. Driven terbuat dari kabel koaksial 50 Ω dengan panjang total ½ λ yang kemudian ¼ λ nya dikupas baik innernya ataupun outernya dan sisanya dibiarkan terbungkus dengan outernya. 6. Membuat Driven dengan jenis Dipole Sleve ½ λ dengan alasan karena mempunya impedansi ( Zo ) 50 Ω sehingga sesuai dengan impedansi ( Zo ) dari kabel Koaksial yang digunakan.9 cm 5. Melakukan pemotongan bahan sesuai dengan ukuran yang telah ditentukan 4. Setelah jadi maka driven ditempelkan pada konektor N-Female dengan cara disolder.9 cm 5.3 4 5 • • 6.0 cm 5.1 cm 12 Jumlah Driven 1 buah ( 6.5 dan mempunyai Bandwith yang cukup lebar dan bekerja diantara frekuensi 2400 MHz – 2500 MHz maka dilakukan pengukuran luar untuk mencari pola pancar antenna serta nilai – nilai lain yang diperlukan.8 cm 5. .9 cm 15 16 17 18 5. jika nilai SWR atau Bandwith belum pas maka dicari sampai sesuai dengan yang diharapkan salah satunya dengan cara mengikir driven untuk memperpendek λ atau dengan memperbaiki solderan. Blue Print Antena Yagi for Wifi with 18 Director .25 cm ) Jumlah Reflektor 1 buah ( 10 cm ) 3. . Setelah driven dan antenna jadi maka selanjutnya tinggal melakukan pengukuran untuk mencari nilai SWR dan Bandwith dengan menggunakan alat Network Analyzer.8 cm 5.

9 4.6 4.8 5.9 5.9 5.9 5.1 3. Dimensi Antena Yagi for Wifi with 18 Director Director Number Number 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 Length cms.8 Spacing cms.1 6.1 6.0 6.8 5.9 4.2 6.2 4.7 4..4 4.9 5.8 4.9 5.4 3.3 6.0 5.2 6.8 4.1 6.0 4. 6.8 5. 0.9 4. .9 .2 2.6 3.0 6.7 3.9 2.9 4.

7 2.2 mm silinderer 1.5 2401 to 2499 MHz < 1.5 50 Ohm 150 cm 100 cm . Boom Diameter (cm).Reflector Length (cm) Reflector Spacing (cm) Driven Element (cm) . Konektor N-Female 1 buah 5. Pipa alumunium 0. Boom Length (Metres) Gain (dBd) Useable bandwidth SWR Zo Panjang Director Panjang Antena 2450.0 Mhz 12. Pipa alumunium persegi 1 Meter 2. Spesification Frequency (MHz).1 Meter 4.15 Meter 6. . Tutup Paralon 1 buah 6. Pipa Paralon 0. Element Diameter (mm). . Wavelength (cm).5 1 0.5 .5 Meter 3.2 1 15.9 6. Kabel Coaxial 50 Ohm 0. Bahan – bahan 1.

2 Pengenalan Antena Antena adalah suatu piranti yang digunakan untuk merambatkan dan menerima gelombang radio atau elektromagnetik. seperti permukaan bola. maka antena harus mempunyai sifat yang sesuai (match) dengan saluran pencatunya. gain. antena dibedakan menjadi antena isotropis. diagram radiasi.. antena phase array. antena directional. antena optimal dan antena adaptif. Selanjutnya akan dijelaskan pula mengenai pengenalan wireless LAN. Sedangkan penerimaan adalah satu proses penerimaan gelombang radio atau elektromagnetik dari ruang bebas melalui antena penerima. Karena merupakan perangkat perantara antara saluran transmisi dan udara. Pemancaran merupakan satu proses perpindahan gelombang radio atau elektromagnetik dari saluran transmisi ke ruang bebas melalui antena pemancar. VSWR antena dan macam . Mungkin kriteria diatas bisa kurang akurat saat benar – benar diterapkan menjadi sebuah antena tetapi semua data – data diatas adalah hasil riset yang kemungkinan ada banyak perbedaan dengan hasil orang lain. besaran besaran pada antena. Maka hanya sekedar saran saja untuk mendaoatkan hasil yang maksimal dapat disesuaikan dengan kondisi lapangan.macam antena. 2. Diantaranya adalah pengenalan antena. Contoh Gambar Nyata Yagi Buatan Sendiri Yang dibungkus paralon itu namanya Driven ( Catuan ) TEORI DASAR 2. Antena ini tidak ada dalam kenyataan dan hanya digunakan Page 2 7 . Antena isotropis (isotropic) merupakan sumber titik yang memancarkan daya ke segala arah dengan intensitas yang sama.1 Umum Pada bab ini akan dijelaskan tentang teori-teori yang mendasari permasalahan dan penyelesaian tugas akhir ini. antena omnidirectional. Secara umum.

Arah gain maksimum dari antena phase array dapat ditentukan dengan pengaturan fase antar elemen-elemen array. Besaran ini menentukan dimana antena tersebut akan diaplikasikan. Antena omnidirectional adalah antena yang memancarkan daya ke segala arah. dan bentuk pola radiasinya tidak dapat berubah tanpa merubah fisik antena atau memutar secara mekanik dari fisik antena. SIR atau signal to interference plus Page 3 8 noise ratio. dan dalam pengukuran sering digunakan sebagai pembanding terhadap antena yang lebih kompleks. Besaran-besaran penting dari setiap antena biasanya ditentukan pada pengamatan medan jauh (farGelombang ruang bebas Waveguide Gelombang Tertuntun Antenna Pemancar Gelombang .sebagai dasar untuk merancang dan menganalisa struktur antena yang lebih kompleks. SINR.1 Diagram Dasar Antena 2. Contoh antena ini adalah antena dipole setengah panjang gelombang.3 Besaran-besaran Penting Pada Antena Ada beberapa besaran penting sebagai karakteristik dari setiap antena. Antena directional merupakan antena yang memancarkan daya ke arah tertentu. sehingga secara dinamis mampu mendeteksi dan melecak berbagai macam tipe sinyal. Antena ini ada dalam kenyataan. Ketiga jenis antena di atas merupakan antena tunggal. dan bentuk pola radiasinya digambarkan seperti bentuk donat (doughnut) dengan pusat berimpit. Selanjutnya adalah antena phase array. Gain antena ini relatif lebih besar dari antena omnidirectional. yang merupakan gabungan atau konfigurasi array dari beberapa antana sederhana dan menggabungkan sinyal yang menginduksi masing-masing antena tersebut untuk membentuk pola radiasi tertentu pada keluaran array. Antena dilengkapi dengan Digital Signal Proccessor (DSP). dimana arah gain maksimum dapat diatur sesuai dengan gerakan dinamis (dinamic fashion) obyek yang dituju. Setiap antena yang menyusun konfigurasi array disebut dengan elemen array. Antena optimal merupakan suatu antena dimana penguatan (gain) dan fase relatif setiap elemennya diatur sedemikian rupa untuk mendapatkan kinerja (performance) pada keluaran yang seoptimal mungkin. suatu antena dengan gain 10 dBi (kadang-kadang dinyatakan dengan “dBic” atau disingkat “dB” saja). Gambar 2. Artinya antena ini pada arah tertentu memancarkan daya 10 dB lebih besar dibanding dengan antena isotropis. Antena adaptif merupakan pengembangan dari antena antena phase array maupun antena optimal. Optimasi kinerja dapat dilakukan dengan menghilangkan atau meminimalkan penerimaan sinyal-sinyal tak dikehendaki (interferensi) dan mengoptimalkan penerimaan sinyal yang dikehendaki. Kinerja yang dimaksud kinerja antara lain signal to interference ratio. meminimalkan interferensi serta memaksimalkan penerimaan sinyal yang diinginkan. Contoh.

Jika kita amati karakteristik radiasi dari antenna ini pada bidang horizontal (bidang H/H plane) berbentuk lingkaran. Impedansi : impedansi masukan antena dilihat dari rangkaian elektronika. Dalam kordinat polar berarti. dan kembali nol pada θ=180˚. Teknik pengukuran besaran antena adalah proses mengukur besaranbesaran karakteristik dari antenna.2. seperti Diagram Radiasi : sebagai besaran yang menentukan ke arah sudut mana sebuah antena memancarkan energinya. Direktivitas D : besaran yang menyatakan perbandingan antara kerapatan daya maksimal dengan kerapatan rata-rata Gain G : direktivitas dikurangi dengan kerugian pada antena. Sebuah bentuk konsentrasi energi yang seperti bentuk donat. sampai mencapai maksimalnya pada θ=90˚. di interval ini performance antena masih dianggap baik 2. Antena ini mempunyai diagram pancar secara Page 5 10 tiga dimensi seperti yang terlihat gambar 2. Dalam kordinat polar.1 Diagram Radiasi Diagram radiasi adalah besaran yang paling penting pada antena. Bandwidth : lebar pita frekuensi. artinya jika bergerak pada bidang horizontal pada jarak yang konstan. kita potong donat tersebut misalnya dengan bidang yz maka akan kita dapatkan bentuk seperti gambar 2. Diagram radiasi merepresentasikan distribusi energi yang dipancarkan oleh antena di ruang. pada sudut θ=0˚ tak ada pancaran. Gambar 2. biasanya sudut θ dan φ. kemudian mengecil. Tetapi jika kita amati pada bidang vertical ( bidang E/E plane ).ruang bebas Waveguide Gelombang Tertuntun Antenna Penerima Page 4 9 field).3.2 dibawah ini. maka kita akan mendapatkan energi yang sama. Pada antena yang tak memiliki kerugian. ke sudut φ manapun kita bergerak. Polarisasi : menyatakan arah dan orientasi dari medan listrik dalam perambatannya dari antenna pemancar.2 Bentuk Konsentrasi Energi Page 6 11 . Sebagai contoh sederhana adalah antena dipole yang diletakkan di sumbu asal dari sistem koordinat. dan dengan membesarnya θ akan membesar pula kontribusi pancaran kearah sudut itu. penting untuk menghindari mismatching. Besaran ini diukur/dihitung pada medan jauh (farfield) dengan jarak yang konstan ke anten dan divariasikan terhadap sudut. G = D.

(2. E(ϑ . dengan Secara nilai medan magnet proporsional dengan medan listrik vektor Pointing (kerapatan daya)..... satu dengan lainnya sesuai dengan ...........3......(2... Perbandingan level tegangan yang kembali ke pemancar (V-) dan yang datang menuju beban (V+) ke sumbernya lazim disebut koefisien pantul atau koefisien refleksi yang dinyatakan dengan simbol “Γ” atau dapat dituliskan: Γ = v− v+ ........ = |Γ| |Γ| ......(2.1) Zo adalah impedansi gelombang ruang bebas. Maka untuk perhitungan VSWR.......3) Hubungan antara koefisien refleksi..... yang berarti sinyal yang datang ke beban seluruhnya dipantulkan kembali ke sumbernya semula....5) .... 2....... H(ϑ .. impedansi antena harus conjugate match... yang pada rumus di atas mempunyai arah radial keluar dari antena.3 VSWR Voltage Standing Wave Ratio (VSWR) merupakan kemampuan suatu antena untuk bekerja pada frekuensi yang diinginkan.(2.. kita akan mendapatkan medan listrik yang merupakan fungsi dari sudut θ dan φ...2 Direktivitas dan Gain Karakteristik pancar antena didefinisikan pada medan jauh (far field)...... Pengukuran VSWR berhubungan dengan pengukuran koefisien refleksi dari antena tersebut..............ϕ) kedua saling terkait... yang mana pada kondisi medan jauh ini..4) Harga koefisien refleksi ini dapat bervariasi antara 0 (tanpa pantulan/match) sampai 1.2.ϕ) dan medan magnet yang juga merupakan fungsi dari kedua sudut tersebut..... impedansi karakteristik saluran (Zo) dan impedansi beban/ antena (Zl) dapat ditulis: Γ = 1− 0 1+ 0 .2) Vektor Pointing menggambarkan aliran daya. Jika ini tidak dipenuhi maka akan terjadi pemantulan energi yang dipancarkan atau diterima. Sebagai contoh untuk memaksimumkan perpindahan Page 7 12 daya dari antena ke penerima... Impedansi antena penting untuk pemindahan daya dari pemancar ke antena dan dari antena ke penerima.3..... yang secara singkatnya di sini dituliskan dengan ... pada suatu radiyus tertentu. VSWR sangat dipengaruhi oleh impedansi input.....(2.

4. direktori akan memaksakan radiasi dari driven menuju ke satu arah. Untuk Page 9 14 menjadikan sebuah driven yang menghantarkan radiasi dengan baik.1 Elemen Driven Driven merupakan bagian paling penting dari sebuah antena yagi karena elemen inilah yang akan membangkitkan gelombang elektromagnetik menjadi sebuah sinyal yang akan di pancarkan. 2. Elemen reflektor ditempatkan di belakang dipole dan dibuat lebih panjang dari pada panjang dipole.1.3 Gambar 2. Dimana 3 macam yang memegang peranan penting dalam konstruksi antena yagi yaitu reflektor.6 Penempatan elemen Direktor Antena Yagi Uda termasuk dalam tipe antena parasitic array. sedangkan boom ataupun bahan penyangga elemen sejajar dengan X axis.1. Gambar 2. Gambar 2. elemen ini merupakan elemen pemantul.2 Elemen Reflector Sesuai dengan namanya reflector.7 Antena Yagi 6 Elemen . Page 8 13 2.4 Macam – macam Antena 2.3 Antena yagi pada koordinat cartesius Pada gambar diatas menunjukkan bahwa elemen-elemen yagi terletak sejajar pada Z axis.Besar nilai VSWR yang ideal adalah 1.1 Antena Yagi Antena yagi secara teoritis yaitu sejenis antena yang terdiri dari 3 macam elemen. dipole dan direktori dalam pengimplementasianya sebuah antena yagi dapat dibuat dari elemen berbentuk pararel silindris. 2.4.1. Konfigurasi antena Yagi Uda dapat dilihat seperti pada Gambar 2.4.3 Elemen Director Elemen Direktor merupakan elemen pengarah yang diletakkan didepan antena dipole terlipat (driven). Reflektor juga bersifat menjadikan antena lebih induktif. biasanya menggunakan antena dipole sebagai bentuk drivennya. yang berarti semua daya yang diradiasikan antena pemancar diterima oleh antena penerima (match). Gambar 2. Elemen ini juga kadang sering disebut dengan elemen parasitic. Gambar 2.5 Susunan Reflektor dan Driven Tujuan utama dari penempatan reflektor di belakang adalah untuk membatasi radiasi agar tidak melebar kebelakang namun kekuatan Page 10 15 pancarannya akan diperkuat ke arah sebaliknya.4 Antena Dipole 2.4.

Director dan reflector mengatur radiasi sepanjang sumbu x. Apabilka kita . 3. ke atas dan ke bawah dengan kuat pancaran yang sama. http://ekoari. biaya pembuatannya murah serta proses pembuatannya yang relatif mudah. Antena Yagi Uda termasuk jenis antena yang banyak dipergunakan karena memiliki gain yang tinggi. Sekarang ini banyak program untuk modeling antena yagi untuk mengoptimalkannya berbasis komputer. Elemen antena dibuat dari konduktor dengan kualitas yang sempurna. Antena isotropic adalah antena yang memancarkan radiasi ke segala jurusan ke samping. Dipole pertama memiliki ukuran lebih panjang dibandingkan dengan driven. Sampai sekarang antena yagi sangat dikenal. Antena dianggap dalam medium lossless.id/onnopurbo/orari-diklat/pemula/. jumlah elemen./antenna-yagi. Pada kebanyakan kasus.pdf Sebelum kita berbicara tentang antena Yagi atau antena pengarah marilah kita menengok terlebih dahulu antena isotropic. Elemen ini memiliki fungsi sebagai sebagai director. jarak dan tinggi dibedakan berdasarkan percobaan. terdapat banyak pembahasan mengenai realisasi antena tersebut. dimana terdapat dua macam elemen parasitic tersebut yaitu − Sebuah reflector yang berfungsi memantulkan radiasi dari driven − Satu atau beberapa director yang berfungsi mengarahkan radiasi dari driven kearah tertentu Pada antenna Yagi Uda jumlah elemen mempengaruhi gain antena tersebut.com/2008/08/04/antena-yagi-untuk-aplikasi-wifi/ kambing. Elemen yang berada pada sisi kanan dari driven memiliki ukuran lebih pendek dari elemen sebelumnya. Antena Yagi Uda terdiri atas sebuah dipole yang disusun dengan beberapa elemen parasitic (parasitic elemen).ui. jarak antara elemen antena dan tingginya masing-masing elemen. 2. Semakin banyak elemen maka semakin tinggi pula gain yang dimilikinya. Page 12 17 Sebelum memulai analisa angka dari antena yagi.Page 11 16 Elemen kedua dari antena dinamakan driven dan yang lain adalah parasitic.wordpress. beberapa hal untuk mempermudah diperkenalkan : 1.ac. Arus dan pengisian dikonsentrasikan pada sumbu dari kabel antena. Antena Yagi Uda banyak dipakai sebagai antena penerima TV dan memiliki directivity yang bagus serta struktur yang sederhana. yang membedakan adalah jarak sejumlah direktor. Dipole kedua ini difungsikan untuk sebagai reflector...

secara praktis dapat kita amati dari front to back rationya. yang dinyatakan dalam dB. Misalnya untuk penelitian gain antena 35 CM perlu sangkar Farraday sebesar 6 x 6 x 6 meter. Antena ini tidak pernah ada. Untuk mengetahui keberhasilan kita membuat antena pengarah. maka sering diperlukan antena pengarah agar pancaran pada arah yang dikehendaki menjadi lebih besar. Sedangkan perbandingan kuat pancaran ke depan dengan kuat pancaran ke arah samping disebut front to side ratio. maka gain antena : Gain = 10 log10 Pd / Pa dB Mengukur gain suatu antena praktis tidak pernah dilakukan karena untuk pekerjaan ini diperlukan suatu sangkar Farraday yang cukup besar. Makin besar front to back ratio menandakan . Misalnya power suatu antena pada titik A (periksa gambar 1) adalah Pa sedangkan power dipole ½ Lambda di tempat itu sebesar Pd . maka akan kita peroleh pola pancaran seperti tergambar pada sebagai pola 2. Bila pada antena dipole diberikan sebuah reflektor dan director. Perbandingan kuat pancaran ke arah depan dengan arah belakang disebut front to back ratio. ini hanya digunakan untuk pembicaraan theoritis. antena omni directional mempunyai kuat pancar yang sama ke segala penjuru mata angin akan tetapi ke atas dan ke bawah tidak sama. Antena pengarah dikatakan mempunyai gain. Apabila sebagai pembanding digunakan antena isotropic. maka gain dinyatakan dalam dBi. Makin rendah frekuensi makin besar ukuran sangkar Farraday. Untuk keperluan terutama komunikasi jarak jauh dan tidak diperlukan QSO dengan stasiunstasiun yang berada di berbagai jurusan.1 dBi terhadap isotropic. hal ini tentu memakan biaya yang sangat besar.gambarkan pola radiasinya maka akan berbentuk bola. Antena isotropic ini berbeda dengan antena omni directional. Akan tetapi pada umumnya gain suatu antena yang digunakan pembanding adalah dipole ½ Lambda. Tentu saja mengandung konsekuensi bahwa pancaran ke arah yang lain menjadi relatif mengecil. Pancaran ke satu arah akan menjadi lebih jauh sedangkan pancaran ke jurusan lainnya akan menjadi jauh lebih kecil. pola 1 adalah pola pancaran antena dipole. Antena vertikal ¼ Lambda mempunyai sifat ini. POL Kita perhatikan gambar 1. Gain adalah perbandingan logarithmik antara power antena dibandingkan dengan dipole ½ Lambda. Misalnya antena dipole ½ Lambda mempunyai gain sebesar +2.

Sehingga arus yang mengalir sepanjang feeder line tadi pada suatu saat tertentu menjadi membesar dan pada suatu saat berikutnya menjadi mengecil. Standing Wave Ratio (SWR) Sebelum melangkah lebih jauh. maka gelombang listrik tersebut. kita akan menconba memberiak gambaran mengenai standing wave ratio. maka arus balik ini akan mengadakan interferensi dengan arus yang pergi ke antena. Kuat pancar diukur pada suatu jarak tertentu dan arah tertentu. Adanya standing wave pada feeder line ini tidak dikehendaki karena hal ini memberikan indikasi adanya mismatch. Apabila sepanjang feeder line ada gelombang listrik yang mengalir dari transceiver ke antena dan tidak ada aliran balik dari antena ke transceiver.makin baiknya pengarahan antena tersebut dan umumnya front to side rationya juga menjadi makin kecil. makin besar arus balik maka SWR menjadi makin besar pula. Arus balik ini akan masuk ke final dan ditransformasikan menjadi panas. Ini dapat digunakan untuk mengukur besarnya front to back ratio. Untuk mengukur besarnya SWR suatu transmission line yang menghubungkan transceiver dan antena digunakan SWR METER yang berisi swr bridge. Dalam praktek kita tidak pernah mengukur besarnya gain antena. selanjutnya dibandingkan dengan kuat pancar pada arah lain. Dummy Load Untuk melakukan penguran SWR pada suatu feeder line. Akan tetapi apabila ada arus balik yang. SWR ini harus diamati ada waktu kita memasang antena untuk mendapatkan hasil yang baik dan menjaga awetnya perangkat transceiver. dimana panas ini bila cukup tinggi akan dapat merusak final. biasanya alat semacam ini dilengkapi dengan power meter dan field strength meter. Contoh suatu SWR meter terdapat pada gambar 2. baik voltagenya maupun arusnya akan tetap besarnya. maka pada ujung feeder line . Perbandingan antara arus maksimum dengan arus minimum atau perbandingan antara voltage maksimum dengan voltage minimum in disebut Standing Wave Ratio (SWR) Standing Wave Ratio ini besarnya tergantung dari besarnya arus balik. Field strength meter digunakan untuk mengukur kuat pancar transceiver dengan antena tertentu suatu antena.

maka distribusi tegangan dan distribusi arus sepanjang antena dapat dilihat pada gambar berikut ini. Spacing 36. 12 dan 10 meter lebih praktis dibuat dari bahan tubing aluminium. 15. H. Yagi dari Tokyo Univesity pada tahun 1926. Baik diameter elemen maupun banyaknya sambungan akan memberikan pengaruh terhadap kapasitansi antar elemen. DUMMY LOAD Gambar 3 Distribusi tegangan dan arus.diberikan suatu dummy load sebagai pengganti antena. Panjang elemen Yagi dipengaruhi oleh diameter elemen dan adanya sambungansambungan.6 / f (dalam MHz) meter Elemen antena Yagi untuk band 20.1 λ . Untuk bandband 10 30 meter. Antena ini ditemukan oleh Dr. tubing aluminium menjadi tidak praktis karena terlalu panjang sehingga kurang kuat. dengan demikian SWR feeder line dapat diukur secara murni. lebih praktis digunakan kawat dengan konsekuensi tidak dapat diputar arah. Power gain dapat mencapai sekitar 5 dB dengn front to back ratio sebesar 7 sampai 15 dB. . Director 137 / f (dalam MHz) meter. ANTENA YAGI UNTUK HF Antena pengarah yang dibahas dalam tulisan ini adalah antena Yagi. seperti kita ketahui bahwa dua logam yang terletak sejajar tersebut akan merupakan suatu kapasitor. Rumus perkiraan untuk menghitung panjang elemen dan spacing antena Yagi dua elemen adalah sebagai berikut : Driven elemen 145 / f (dalam MHz) meter. Gain akan menjadi sedikit lebih rendah apabila parasitik elemen tersebut dipasang sebagai reflektor. Dummy load ini berfungsi menyerap RF yang masuk kepadanya sehingga tidak terjadi RF balik dari luar feeder line (coaxial cable). Apabila kita ingin melihat suatu gambaran menganai arus dan tegangan pada suatu antena dipole. Akan tetapi untuk band 160 meter atau 80 meter. sehingga dapat diputarputar dengan menggunakan rotator yang digerakkan dengan listrik atau rotator yang digerakkan dengan tangan. 17. Antena Yagi yang paling sederhana adalah antena 2 elemen yang terdiri atas satu radiator atau driven elemen dan satu elemen parasitik sebagai director dengan spacing sekitar 0. bahan elemen dapat dari tubing aluminium sehingga memungkinkan untuk diputarputar arahnya.

45 λ antena 4 elemen Yagi diharapkan akan memeberikan gain sebesar sekitar 9. power gain antena tergantung pada spacing antar elemen atau dapat dikatakan panjang boomnya.6 / f (dalam MHz) meter Elemen antena Yagi di atas masih dapat ditambah lagi menjadi 4 elemen dengan menambahkan satu director akan tetapi panjang elemennya perlu diubah.15 λ antena ini diharapkan akan memeberikan gain sebesar sekitar 8 dB dengan front to back ratio antara 10 sampai 25 dB. agar antena tersebut tidak menjadi terlalu melengkung ke bawah pada ujungujungnya. maka terlihat bahwa antena dengan 3 elemen dapat dipandang merupakan jumlah elemen yang paling optimal. Untuk antena 10 meter. Driven elemen 144 / f (dalam MHz) meter. perhitungan panjang elemen serta spacingnya dapat . ialah ditengah diameter besar makin ke ujung diameter makin mengecil. dengan spacing 0. Antena untuk band band 20 sampai 10 meter dapat dibuat dengan 3 elemen. Apabila kita perhatikan antara penambahan jumlah elemen dan tambahan power gainnya.5 dB sampaiu 10 dB dengan front to back ratio antara 15 sampai 25 dB. mengingat tersedianya tubing aluminium di pasaran pada masingmasing tempat. elemen dapat dibuat dari tubing diameter ½ inch dan ¾ inch. Tambahan jumlah elemen berikutnya makin tidak memberikan angka yang berarti. Director 137 / f (dalam MHz) meter. ANTENA YAGI TIGA ELEMEN Gambar 6 Panjang elemen dan spacing antar elemen dapat diperhitungkan dengan rumus sebagai berikut ini : Reflektor elemen153 / f (dalam MHz) meter. yaitu driven elemen. DRIVEN DIRECTOR TALI NYLON TALI NYLON ISOLATOR BAMBU ANTENA YAGI DUA ELEMEN KAWAT (80 MATER) Gambar 5 Mengenai diameter tubing dapat dicobacoba sendiri oleh rekanrekan amatir sehingga didapatkan performance yang cukup baik. Spacing 36. ½ h. ¾ dan 1 inch. Untuk antena Yagi empat elemen. Seperti telah diutarakan di atas. satu reflektor dan satu director.Tubing yang diperlukan untuk membuat antena ini adalah tubing aluminium yang tebal yang disusun secara teleskopik. untuk 20 meter dengan diameter ¼. Dengan panjang boom 0. Power gain antena tergantung pada spacing antar elemen.

maka penambahan elemen yang banyak tidak mempunyai . dapat pula menggunakan driven elemen dengan Gamma Match. Walaupun disadari bahwa penambahan director makin banyak makin memberikan tambahan gain yang makin kecil. bila dipasang di lain lokasi bisa menjadi kurang baik. Panjang a sekitar 50 CM dan panjang c sekitar 10 CM sedangkan panjang b dicari pada saat kita melakukan matching ( antara 100120 CM) sehingga didapatkan SWR yang baik. Suatu antena yang sudah diset baik di suatu lokasi. GAMMA MATCH Untuk driven elemen. Ukuran gamma matching device tersebut di atas dapat dipergunakan pada driven element untuk band dari 10 sampai 20 meter. a b 3/4 INCH 1/4 INCH DRIVEN ELEMENT isolator c inner feeder line outer feeder line BOOM disambung dengan disambung dengan GAMMA MATCHING DEVICE Gambar 7 Peralatan yang merupakan bagianbagian untuk membuat gamma matching device bisa didapatkan di pasaan. Director 2 135 / f (dalam MHz) meter. Director 1 137 / f (dalam MHz) meter. disamping menggunakan dipole seperti yang diuraikan di atas. Pada elemen dengan gamma match ini elemen tidak dibagi dua akan tetapi utuh dan pada feed point diberikan suatu matching device tersebut. Driven elemen 144 / f (dalam MHz) meter. Dalam praktek di lapangan. Pada prinsipnya gamma match merupakan LC circuit. akan tetapi karena ujud fisik antena tersebut kecil dan ringan. Rumus tersebut di atas akan memberikan panjang theoritis yang masih perlu koreksi lingkungan. sehingga akan didapatkan hasil yang paling baik disesuaikan dengan bahan yang dipergunakan serta kondisi lingkungan ditempat masingmasing.menggunakan tabel sebagai berikut : Reflektor elemen153 / f (dalam MHz) meter.6 / f (dalam MHz) meter Perlu diperhatikan sekali lagi bahwa diameter tubing. Spacing 36. ANTENA YAGI UNTUK VHF Antena Yagi untuk band VHF 2 meteran biasanya elemennya dibuat lebih banyak untuk mendapatkan gain yang memuaskan penggunanya. rekanrekan amatir radio diharapkan mengadakan banyak percobaan. serta ketinggian antena akan sangat berpengaruh terhadap kepanjangan elemen Yagi. panjang masing bagian elemen.

Seperti halnya dengan antena Yagi untuk HF. Dengan mempelajari antenaantena buatan pabrik tersebut rekanrekan amatir radio bisa mendapatkan inspirasi untuk membuat modifikasi sehingga dicapai performance yang lebih baik. reflektor dan 5 buah director. Gambar 8 adalah suatu contoh antena Yagi untuk VHF 2 meter dengan 7 elemen. Sedangkan bahan untuk elemen dapat digunakan tubing aluminium dari ¼ inch dan tidak perlu dibuat teleskopik. kita masih dapat kembali pada spesifikasi terdahulu. Untuk VHF 2 meteran.dampak buruk bagi ketahanan boom dan ketahanan terhadap tiupan angin serta jumlah bahan yang dipakai. rekanrekan amatir radio diharapkan dapat mengadakan modifikasi sehingga dapat ditemukan device yang lebih bagus lagi. Yang perlu diperhatikan disini adalah feeder line harus diatur sedemikian sehingga tegak lurus dengan arah bentangan elemen. Feeder line dapat ditarik kearah belakang mengikuti boom atau dapat juga ditarik tegak lurus dengan boom dan tegak lurus pula dengan bentangan elemen. Disarankan bahwa setiap kita mengadakan modifikasi. seperti terlihat pada gambar 5. demensi gamma matching device dibuat lebih kecil. ANTENA YAGI 2 METERAN Gambar 8 Apabila kita perhatikan antenaantena buatan pabrik maka panjang serta spacing elemenelemen beragam. Untuk band 2 meteran. Selanjutnya rekanrekan amatir bisa mengadakan modifikasi mengenai spacing dari masingmasing elemen serta panjang masingmasing directornya untuk memperoleh performance yang paling bagus. sehingga misalnya hasil modifikasinya kurang memuaskan. Untuk pembuatan matching device. maka driven element dapat berupa dipole. berikut ini diberikan contoh pembuatan gamma match untuk VHF 2M yang cocok digunakan pada antena seperti terdapat pada contoh pada gambar 8 di atas. terdiri atas driven element. Gambar 8 hanyalah sekedar memberikan contoh salah satu cara membuat gamma matching device. maka spasifikasi yang lama janganlah dibuang tetapi dicatat. akan tetapi kebanyakan menggunakan gamma matching device. 1/4 INCH DRIVEN ELEMENT 9 CM 15 CM coax RG58/ U dikupas outernya . konfigurasi elemenelemen dibuat tegak untuk mendapatkan polarisasi vertikal.

untuk T mach atau meching menggunakan system balloon dengan box atau paralon dan bahan balloon kabel rg 8 75 Ohn atau kabel tv. Biasanya pembuatan gagal atau kurang maksimal karena pengerjaan kurang teliti atau potongan ukuran ada yang lebih atau kurang walaupun hanya satu millimeter disini saya mencoba mengulas sedikit tentang pembuatan antana 13b2/17b2 bedasarkan skema ukuran standar dan pengalaman saya yaitu:Alat dan bahan Untuk alat tentunya menyesuaikan sendiri diataranya obeng.0 Cm Dari 5 ke 6: 41.9 Cm Dari 4 ke 5 : 8. nilai kapasitansinya ditentukan oleh panjang coaxial cable dalam gamma rod.7ke8.inner feeder line outer feeder line BOOM 5 CM GAMMA ROD BRACKET GAMMA MATCHING DEVICE VHF 2M Gambar 9 Matching dilakukan dengan mengatur gamma rod dan bracket sehingga didapatkan SWR yang baik. Antara gamma rod dan inner coaxial membentuk suatu kondensator. gergaji besi atau kater almunium khusus kalau ada.3 Cm Dari 6 ke 7. 8ke9. Untuk boom atau yang besar alumuniun 1. Selain antena Yagi yang telah banyak dibahas disini.1 Cm Elemen 6 panjang 90. Bikin Antena Yagi 13b2 Cara membuat antenna radio komunikasi jenis yagi atau yagi yang bekerja pada frekuensi 144 Mhz (2 meteran) atau biasa di sebut antenna ngebrik jenis yagi atau pengarah. Menggerakkan bracket berarti mengatur induktansi dan menggerakkan rod berarti mengatur kapasitansi.5 inci dan untuk driven menggunalan alumunium diameter kurang lebih 2 cm . 10ke11.0 Cm Elemen 2 panjang 98.7 Cm Elemen 3 panjang 96. jika kita membuat sendir antenna yagi crussraf 13 elemen atau 17 elemen yang di kenal dengan 13b2 atau 17b2 yang pertama kita cari adalah skema atau ukuran antenna yang kedua alat dan bahan yang ketiga pengerjaan haru teliti. biar tidak penyok almunium . palu yang kepalanya di bungkus karet.2 Cm Elemen 4 dan 5 panjang 92. Skema ukuran untuk panjang elemen dari belakang atau reflector.palu biasa dll Untuk bahan Utnuk elemen mengunakan alumunium isi yang kecil kurang lebih 0.5 Cm Elemen 8 – 13 panjang 88. tang.8 Cm Elemen 7 panjang 89.5 mm lebih bagus.3 Cm . Elemen 1 panjang 101. beberapa jenis antena pengarah yang lain banyak juga digemari.5 mm atau alumunium 1cm-1. dan director. Log Periodic dan sebagainya. terus driven. misalnya antena Quad Beam.1 Cm Dari 3 ke 4 : 22.5 cm terserah anda tapi yang pernah saya buat yang 0.4 Cm Dari 2 ke 3 : 22. 9ke10.0 Cm Dan Jarak Elemen Dari belakang Dari 1 ke 2 : 39. 12ke13 sama yaitu : 41. 11ke12.

usahan mendapat mach lebih kecil jika machnya masih besar coba cek satu persatu dari elemen dan balon. EDGE dan GPRS yang berada pada range frekwensi UHF yaitu antara 800 Mhz hingga 2400 Mhz ( 2. Setelah di uji coba di bawah catatan lokasi tebuka di tidak terdapat ganguan besi atau logam yang lanyya sekitan jaran 4-5 meter. Sedangkan untuk modem yang tidak memiliki slot antena. kalau saya menngunakan breket selain pemasangan lebih mudah dan cepat serta mudah di geser-geser.1 sampai 1. HSDPA.08 Cm. Untuk Antena 17b2 ukuran panjang elemen sama hanya di tambkan saja untul elen yang ke 14 -17 jaran antenna dan panjang elemen sama . dari b ke c psitipnya saja dan negatipnya di sambungakan danterus dari c ke b sebelum di sambung positip dan negarip di gabung terus di sorder pada negate b dan c .3 itu yang pernah saya buat. cara membuatnya Pada ujung kanan (A) di pasang konektor dan ujung kiri dua buah konektor (B) dan (c) caranya dari ake b di a disorder dengan konektor Positip dan degatipnya jangan sampai tergabung di b hanya posotipnya saja . Setelah semua elemen terpasang termasuk driven yang terakhir uji coba tau maching. positi kabel dengan bodi antena nyambung. Setelah oke barulah pemasangan di tiang antenna. tinggi dari tanam lebih dari dua meter kenapa sebab mempengaruhi anda mengatur machir dan pembacaan skala pada swr meter. jika anda membuat lebih dari satu buah antenna sebelumdipasang jumper di macth satu-satu dulu dengan cara tentunnya menggunakan swr meter dan di geset baut mech kana kiri seimbang . Taksiran biaya biaya satu buah antenna yang pernah saya buat tahun 2000 sekitar 500 ribuan. bisa gunakan Induktor untuk meng-induksikan sinyal internet dengan cara menempelkan/ menjepitkannya pada Modem Usb . jika di cek menggunakan afometer positip dan negatip tidak nyambung . negate kabel dengan bodi antenna tidak nyambung. Jika benar biasanya antara 1.kemudia di pasang. selamat mencoba Antena Yagi ini bisa digunakan untuk semua jenis Modem Usb Wireless dan Hp.Pemotongan Elemen menggunakan gergaji ata kater khusus dan kedua ujung di kikir biar rata dan ukuran setelah dikikir harus tepat misalnya elemen pertama 101. UMTS. 3G. Yang pernah saya buat mengguankan tabung dari paralon dengan kabel 75 Ohm atau antenna tv dengan 3potongan masing masing 62 Cm. HSUPA. Jika dua buah antenna jemper petama 1.0 tidak boleh lebih atau kurang walaupun hanya 1 mm. EVDO. Pembuatan driven atau T mach Kalau yang asli berbentuk kotak didalamya menggunakan kabel 75 Ohn kecil sekali senyak 3 botongan dan sebuat capasitor. Spesifikasi Antena : . Antena ini juga terbukti bisa menguatkan semua sinyal internet seluler seperti WCDMA. Setelah itu baru pemasangan jumper.4 Giga Hertz ) Jika Antena Yagi ini digunakan untuk Modem yang memiliki slot antena maka diperlukan pigtail sebagai koneksi antara modem dan kabel antena. setel itu tutup rapat balloon yang kita buat jangan sampai air masuk. baik yang memiliki Slot Antena maupun tidak.05 Cm dan jemper kedua 99. baru pemasangan elemen ke boom bisa dengan cara di bor atau menggunakan breket yang sesuai ukuran yang telah anda siapkan. Jangan lupa kabel koek di damilood dulu.

2.Panjang : 62 cm Lebar : 17 cm Elemen : 10 btg Bahan : Alumunium Frekuensi : 0.8 .4 Ghz G a i n : 14 db Impedansi : 50 ohm Kabel Coax: 10 m Berat : 2 kg Konektor : Induksi / optional .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful