Perlu dicermati, ditulisan ini saya tidak menuliskan penjelasan-penjelasan dari Surat atau Hadist yang tercantum

dibawah. Jadi barang siapa yang masih mempunyai unek-unek, silahkan dipertanyakan dan jangan disimpan. Sesungguhnya masih banyak surat dan hadist lain, tapi maaf saya hanya mampu mengumpulkan sebanyak ini. Khusus untuk hadist, saya belum men-check kembali perawi dan muatan hadist. Silahkan ingatkan saya jika ada hadist yang lemah.
Dasar Pemikiran Pernikahan Dari Al Quran dan Al Hadits :

1. “Dan nikahkanlah orang-orang yang sendirian di antara kamu, dan orang-orang
yang layak (menikah) dari hamba sahayamu yang lelaki dan hamba-hamba sahayamu yang perempuan. Jika mereka miskin Allah akan mengkayakan mereka dengan karunia-Nya. Dan Allah Maha Luas (pemberianNya) dan Maha Mengetahui.” (QS. An Nuur (24) : 32).

2. “Dan segala sesuatu kami jadikan berpasang-pasangan, supaya kamu mengingat
kebesaran Allah.” (QS. Adz Dzariyaat (51) : 49).

3. ¨Maha Suci Allah yang telah menciptakan pasangan-pasangan semuanya, baik dari

apa yang ditumbuhkan oleh bumi dan dari diri mereka maupun dari apa yang tidak mereka ketahui¡¨ (Qs. Yaa Siin (36) : 36). sendiri, kemudian dari istri-istri kalian itu Dia ciptakan bagi kalian anak cucu keturunan, dan kepada kalian Dia berikan rezeki yang baik-baik (Qs. An Nahl (16) : 72). dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikanNya diantaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berpikir. (Qs. Ar. Ruum (30) : 21).

4. Bagi kalian Allah menciptakan pasangan-pasangan (istri-istri) dari jenis kalian

5. Dan diantara tanda-tanda kekuasaanNya ialah Dia menciptakan untukmu isteri-isteri

6. Dan orang-orang yang beriman, lelaki dan perempuan, sebahagian mereka (adalah)
menjadi pelindung (penolong) bagi sebahagian yang lain. Mereka menyuruh (mengerjakan) yang ma’ruf, mencegah dari yang munkar, mendirikan shalat, menunaikan zakat, dan mereka taat kepada Allah dan Rasulnya. Mereka itu akan diberi rahmat oleh Allah ; sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana (Qs. At Taubah (9) : 71).

7. Wahai manusia, bertaqwalah kamu sekalian kepada Tuhanmu yang telah menjadikan

kamu satu diri, lalu Ia jadikan daripadanya jodohnya, kemudian Dia kembangbiakkan menjadi laki-laki dan perempuan yang banyak sekali. (Qs. An Nisaa (4) : 1). baik pula (begitu pula sebaliknya). Bagi mereka ampunan dan reski yang melimpah (yaitu : Surga) (Qs. An Nuur (24) : 26).

8. Wanita yang baik adalah untuk lelaki yang baik. Lelaki yang baik untuk wanita yang

9. ..Maka nikahilah wanita-wanita (lain) yang kamu senangi dua, tiga, atau empat.
Kemudian jika kamu takut tidak akan dapat berlaku adil, maka (nikahilah) seorang saja..(Qs. An Nisaa’ (4) : 3).

Al Ahzaab (33) : 36). (An-Nuur:32) 12. 4. kemaluan akan lebih terpelihara. 6. Jika mereka miskin Allah akan memampukan mereka dengan kurnia-Nya. bukan golonganku !”(HR. Muslim) 7. dan wanita-wanita yang baik adalah untuk laki-laki yang baik dan laki-laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik (pula)” (An-Nur 26) 14. (Qs. “Dialah yang menciptakan kalian dari satu orang. Empat macam diantara sunnah-sunnah para Rasul yaitu : berkasih sayang. 3. dari Aisyah r. memakai wewangian. c. Sesungguhnya aku akan membanggakan kamu sebagai umat yang terbanyak (HR. Anjuran-anjuran Rasulullah untuk Menikah : Rasulullah SAW bersabda: “Nikah itu sunnahku. Budak yang menebus dirinya dari tuannya. maka sesungguhnya mereka akan mendatangkan harta (rezeki) bagi kamu¡¨ (HR.” (HR.). 2. 11.(HR. Ibnu Hibban dan Hakim) 8. “Wanita-wanita yang keji adalah untuk laki-laki yang keji. Orang yang berjihad / berperang di jalan Allah. Kawinlah . Dan kawinkanlah orang-orang yang sedirian diantara kamu. Dan Allah Maha luas (pemberian-Nya) lagi Maha Mengetahui. Bukhari dan Muslim dari Ibnu Mas’ud). “Tiga golongan yang berhak ditolong oleh Allah : a. karena zina itu perbuatan keji dan suatu jalan yang buruk” (Al-Isra 32) 13.10. “Wahai generasi muda ! Bila diantaramu sudah mampu menikah hendaklah ia nikah. dengan wanita yang mencintaimu dan yang mampu beranak. “Janganlah kalian mendekati zina. Ibnu Majah dan An Nasai). agar menjadi cocok dan tenteram kepadanya” (Al-A’raf 189) adalah buat wanita-wanita yang keji (pula). Dari Amr Ibnu As. dan sebaik-baik perhiasan hidup adalah istri yang sholihah” (HR.” (HR. kemudian darinya Dia menciptakan istrinya. Sabda Rasulullah SAW: “Barangsiapa diberi Allah seorang istri yang sholihah. Dunia adalah perhiasan dan sebaik-baik perhiasannya ialah wanita shalihat. Pemuda / i yang menikah karena mau menjauhkan dirinya dari yang haram. karena mata akan lebih terjaga. dan orang-orang yang layak (berkawin) dari hamba-hamba sahayamu yang lelaki dan hamba-hamba sahayamu yang perempuan. 5. Muslim. “Nikahilah olehmu kaum wanita itu. Ibnu Majah.a. Dan barangsiapa mendurhakai Allah dan RasulNya maka sesungguhnya dia telah berbuat kesesatan yang nyata. Tirmidzi. Baihaqi). sesungguhnya telah ditolong separoh agamanya. dan laki-laki yang keji 1. b. Hakim dan Abu Dawud). Dan hendaklah bertaqwa kepada Allah separoh lainnya. Dari Aisyah. Tirmidzi).” (HR. “Dunia ini dijadikan Allah penuh perhiasan. bersiwak dan menikah (HR. barangsiapa yang tidak suka. Dan tidaklah patut bagi laki-laki yang mukmin dan tidak pula bagi perempuan yang mukminah apabila Allah dan RasulNya telah menetapkan suatu ketetapan akan ada bagi mereka pilihan yang lain tentang urusan mereka. 9.

memakai wewangian. Dari Anas. 11. sebab syaithan menemaninya. Dan apabila seorang suami memegangi jemari isterinya (dengan kasih & sayang) maka berjatuhanlah dosa-dosa dari segala jemari keduanya” (HR. Ibnu Majah. Bukhari). saling membuat keturunanlah kamu. maka hendaklah dia berpuasa. daripada menyentuh wanita yang tidak halal baginya” (HR. Tirmidzi) 20. sehina-hina mayat kalian. “Shalat 2 rakaat yang diamalkan orang yang sudah berkeluarga lebih baik. Shalat 2 rakaat yang diamalkan orang yang sudah berkeluarga lebih baik. dan perbanyaklah (keturunan). Rasulullah SAW. kecuali wanita itu disertai mahramnya” (HR. 15. daripada 12. Abu Sa’id) 18. dan menambah keluhuran mereka (Al Hadits). Bukhori-Muslim) Janganlah salah seorang di antara kita berkhalwat. Rasulullah SAW. bersiwak dan menikah” (HR. Diantara kamu semua yang paling buruk adalah yang hidup membujang. dan kematian kamu semua yang paling hina adalah kematian orang yang memilih hidup membujang (HR. Abu Ya¡¦la dan Thabrani). adalah yang tidak menikah” (HR. 16.dhaif). 70 rakaat yang diamalkan oleh jejaka (atau perawan) (HR. 10.Abu Dawud). maka kawinkanlah dengan perempuan terhormat. Abdurrazak dan Baihaqi). Dan barang siapa yang belum mampu. “Jika datang (melamar) kepadamu orang yang engkau senangi agama dan . Rasulullah SAW bersabda : Kawinkanlah orang-orang yang masih sendirian diantaramu. karena sesungguhnya puasa itu bisa menjadi perisai baginya” (HR. Saling menikahlah kamu. “Sesungguhnya. 22. siapa saja diantara kalian yang telah mampu untuk kawin. Imam Bukhari dan Iman Muslim dari Abdullah Ibnu Abbas ra). Thabrani dan Baihaqi) 17. Allah akan memperbaiki akhlak. “Sungguh kepala salah seorang diantara kamu ditusuk dengan jarum dari besi lebih baik. Sesungguhnya aku bangga dengan banyaknya jumlahmu di tengah umat yang lain (HR. Sesungguhnya. (HR. meluaskan rezeki. daripada 70 rakaat yang diamalkan oleh jejaka (atau perawan)” (HR. 21. 14. bersabda : “Seburuk-buruk kalian. maka Allah akan memandang keduanya dengan pandangan kasih & sayang. pernah bersabda : Barang siapa mau bertemu dengan Allah dalam keadaan bersih lagi suci. Ibnu Ady dalam kitab Al Kamil dari Abu Hurairah). “Janganlah seorang laki-laki dan wanita berkhalwat. “Empat macam diantara sunnah-sunnah para Rasul yaitu : berkasih sayang. “Wahai para pemuda. apabila seorang suami memandang isterinya (dengan kasih & sayang) dan isterinya juga memandang suaminya (dengan kasih & sayang). maka hendaklah dia menikah. adalah yang tidak menikah. dan 13. Ibnu Ady dalam kitab Al Kamil dari Abu Hurairah) 19. Karena dengan menikah itu lebih dapat menundukkan pandangan dan lebih menjaga kemaluan.

hartanya. telah bersabda : Sesungguhnya Subhanallah. Sebab. Abu Dawud) (keturunan). “Kawinlah dengan wanita yang mencintaimu dan yang mampu beranak. Siapa yang menikahi seorang wanita karena kedudukannya. Sesungguhnya aku bangga dengan banyaknya jumlahmu di tengah umat yang lain” (HR. Jangan kamu menikahi wanita karena harta / tahtanya mungkin saja harta / tahtanya membuatmu melampaui batas. Muslim dan Tirmidzi) 24. Akan tetapi nikahilah wanita karena agamanya.. Thabrani) itu membuatmu hina. seorang budak wanita yang shaleh. maka tidak akan pernah pernikahan itu dibarakahi-Nya. Abdurrazak dan Baihaqi) meskipun buruk agama dan akhlaknya. At-Turmidzi) 23. “Saling menikahlah kamu. dan kecantikannya . Jadi tentukan keputusan anda. Siapa yang menikahi wanita karena bagus nasabnya. Siapa yang menikahinya karena kekayaan. maka nikahkanlah ia (dengan putrimu). maka pilihlah yang beragama” (HR. mungkin saja kecantikan 27. “Barangsiapa yang menikahkan (putrinya) karena silau akan kekayaan lelaki 26. saling membuat keturunanlah kamu. kedudukan.R. “Janganlah kamu menikahi wanita karena kecantikannya.a. Jika kamu tidak menerima (lamaran)-nya niscaya terjadi malapetaka di bumi dan kerusakan yang luas” (H. Wassalam. telah jelas dan cukup referensi perintah menikah. Ibnu Majah) perempuan itu dinikahi orang karena agamanya.akhlaknya. . “Dari Jabir r. meskipun buruk wajahnya adalah lebih utama” (HR. Allah hanya akan memberinya kemiskinan. Namun siapa yang menikah hanya karena ingin menjaga pandangan dan nafsunya atau karena ingin mempererat kasih sayang. dan perbanyaklah 25. Allah akan menambahkan kerendahan padanya. Allah senantiasa memberi barakah dan menambah kebarakahan itu padanya” (HR. Sesungguhnya aku akan membanggakan kamu sebagai umat yang terbanyak” (HR. Sesungguhnya Nabi SAW. Allah akan menambahkan kehinaan kepadanya.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful