PSIKOLOGI PENDIDIKAN TEORI MASLOW

Disusun oleh: 1. Dinda Indah Permatasari 2. Henny Prasetyawati (09104241014) (09104241019)

BIMBINGAN DAN KONSELING PSIKOLOGI PENDIDIKAN DAN BIMBINGAN FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA 2010

kearah berfungsinya semua kemampuan. Maslow mengemukakan bahwa individu berperilaku dalam upaya untuk memenuhi kebutuhanyang bersifat hirarkis. Saya merasa terisolasi dan tidak bahagia pada masa itu´. "Saya adalah seorang anak Yahudi yang tumbuh dalam lingkungan yang mayoritas dihuni oleh non Yahudi. takut membahayakan apa yang sudah ia miliki dan sebagainya tetapi di sisi lain seseorang juga memiliki dorongan untuk lebih maju ke arah keutuhan. pada tahun 1908 dan wafat pada tahun 1970 dalam usia 62 tahun. keunikan diri. Pada diri masing-masing. Thorndike untuk melakukan riset tentang seksualitas manusia (human sexuality) dan menjadi pengajar penuh di Brooklyn . orang mempunyai berbagai perasaan takut untuk mengambil kesempatan. Pada masa kecilnya. Selepas SMU Dia mengambil studi hukum di City College of New York (CCNY).Teori Kebutuhan Abraham Maslow Teori maslow didasarkan atas asumsi bahwa di dalam diri individu ada dua hal: 1. Maslow dibesarkan dalam keluarga Yahudi dan merupakan anak tertua dari tujuh bersaudara dengan Orang Tua yang tidak mengenyam pendidikan tinggi. New York. yang dipelajarinya hingga meraih gelar PhD pada tahun 1934 di University of Wisconsin. Suatu usaha yang positif untuk berkembang 2.L. ia dikenal sebagai anak yang kurang berkembang dibanding anak lain sebayanya. Kekuatan untuk melawan atau menolak hambatan untuk berkembang. Setahun kemudian Dia kembali ke New York dan bekerjasama dengan E. Biografi tokoh Abraham Maslow dilahirkan di Brooklyn. kearah kepercayaan diri menghadapi dunia luar dan dapat menerima diri sendiri. sebelum minatnya kemudian beralih pada bidang psikologi.

bukti menunjukkan bahwa ia awalnya datang dengan ide di tahun 1940-an. harga diri (rasa percaya diri. Teorinya adalah bahwa meskipun tidak memenuhi syarat dari segmen bawah tangga / piramid akan mencegah seseorang naik ke tingkat berikutnya. Menampilkan piramida yang beberapa kebutuhan yang lebih kuat daripada yang lain. Pada masa ini ia dikenal sebagai "kekuatan ke tiga" di sanping teori Freud dan behaviorisme. keamanan (keamanan tubuh. menghormati orang lain dan oleh orang lain ). mulai dari yang paling mendesak untuk yang paling canggih. Maslow juga mengkritik psikologi mainstream untuk overusing patologi dan tidak melihat individu. Di New York. dan puncak dari pengalaman. milik / cinta (persahabatan. aktualisasi diri seseorang. dan aktualisasi diri (moralitas. dll kerja). kesehatan. Maslow tidak melakukan revisi teori dan ini berarti bahwa karya-karya besar lainnya Motivation and Personality µ(1954) dan Menuju Psikologi Menjadi¶ (1962) telah diabaikan untuk sebagian besar. Kelima kategori yang fisiologis (jenis kelamin. Kontribusi utama Maslow dengan psikologi adalah tangga / piramida kebutuhan dasar. yang ia kagumi secara profesional maupun personal. keluarga dan keintiman seksual). Ia menulis dalam subjek subjek ini dengan mendalam.College. Hirarki Kebutuhan Maslow menjadi gagasan diterima di bidang psikologi dan antropologi. kesehatan mental dan potensi manusia. tidur. Tulisannya banyak meminjam dari gagasan-gagasan psikologi. berbagai macam kebutuhan. dan menjadi . air. namun dengan pengembangan yang signifikan. Ia bertemu dengan dua mentor lainnya yaitu Ruth Benedict seorang antropologis. Mereka yang mencapai puncak piramida adalah orang-actualising diri. Maslow menjadi profesor di Universitas Brandeis dari 1951 hingga 1969. Penambahan tersebut khususnya mencakup hirarki kebutuhan. Kedua orang inilah yang kemudian menjadi perhatian Maslow dalam mendalami perilaku manusia. dan Max Wertheimer seorang Gestalt psikolog. Maslow memperdalam ilmunya di Brooklyn College. dll makanan). µdiri otentik. Di sana ia bertemu dengan mentornya yang lain yaitu Alfred Adler. kreativitas dll). Pada tahun 1937 hingga tahun 1951. Maslow kemudian memperdalam riset dan studinya di Universitas Columbia dan masih mendalami subjek yang sama. serta menyeberang ke bidang kemanusiaan lainnya. salah satu kolega awal dari Sigmund Freud. Maslow menjadi pelopor aliran humanistik psikologi yang terbentuk pada sekitar tahun 1950 hingga 1960-an.

papan. Pada saat ini kebutuhan tersebut merupakan kebutuhan yan paling kuat dan mendasar diantara yang lain. orang mulai µcari-cari¶. Dalam hal ini seseorang sangat membutuhkan oksigen untuk bernapas. yakni kebutuhan akan rasa aman dan kepastian (safety and security needs) muncul dan memainkan peranan dalam bentuk mencari tempat perlindungan. Pada tanggal 8 juni 1970 Ia meninggal karena serangan jantung. Kebutuhan fisik dalam gambar susunan di samping diletakkan paling bawah adalah bukan maksud. Menurut Maslow. ini merupakan contoh kebutuhan fisiologis. Kebutuhan level kedua. 1. sandang. yakni teori hirarki kebutuhan. seks. Asosiasi Humanis Amerika menganugerahkan gelar Humanist of the Year. dan fasilitas-fasilitas yang dapat berguna untuk kelangsungan hidupnya. Segera setelah kebutuhan dasar terpenuhi. Pada tahun 1967. Sebenarnya tidak bisa dipungkiri. mengusahakan keterjaminan finansial melalui asuransi atau dana pensiun. membangun privacy individual (kebebasan individu). buang hajat kecil maupun besar.resident fellow untuk Laughlin Institute of California. Kebutuhan Akan Rasa Aman dan Tenteram (Safety Needs). . dan sebagainya. makanan. pada awalnya mayoritas dari aktivitas kehidupan manusia ini adalah untuk memenuhi kebutuhan fisik ini. setiap individu memiliki kebutuhan-kebutuhan yang tersusun secara hirarki dari tingkat yang paling mendasar sampai pada tingkat yang paling tinggi. 2. Setiap kali kebutuhan pada tingkatan paling bawah terpenuhi maka akan muncul kebutuhan lain yang lebih tinggi. Teori Maslow Abraham Maslow (1908-1970) adalah seorang psikolog besar yang mencoba menemukan dan menawarkan jawaban sistematis atas pertanyaan tersebut melalui teorinya yang tersohor. air untuk diminum.

4. dan hilang saat orang mengabaikannya. kebebasan. . Dengan lain kata. Dalam hal ini seseorang mencari dan menginginkan sebuah persahabatan. kecakapan. Terdapat beberapa istilah untuk menggambarkan level ini. dan yang lebih bersifat pribadi seperti mencari kekasih atau memiliki anak. Ketika kebutuhan fisik akan makan. status.3. Tipe bawah meliputi kebutuhan akan penghargaan dari orang lain. kebanggaan diri. Inilah puncak sekaligus fokus perhatian Maslow dalam mengamati hirarki kebutuhan. Kebutuhan Untuk Dicintai dan Disayangi (Belongingness Needs). yakni tipe bawah dan tipe atas. dan kemampuan khusus (spesialisasi). sekali anda bisa menghargai diri anda sendiri sebagai apa adanya. keterampilan. perhatian. Tipe atas terdiri atas penghargaan oleh diri sendiri. maka seseorang beralih ke kebutuhan berikutnya yakni kebutuhan untuk dicintai dan disayangi (love and belonging needs). bahkan ketika orang lain mencampakkan anda! 5. Apa yang membedakan kedua tipe adalah sumber dari rasa harga diri yang diperoleh. dan kemashyuran. being needs. anda akan tetap berdiri tegak. Pada tingkat ini perasaan berharga diperoleh secara mandiri dan tidak tergantung kepada penilaian orang lain. papan. itu adalah pengaruh dari munculnya kebutuhan ini setelah kebutuhan dasar dan rasa aman terpenuhi. antara lain growth motivation. sandang berikut kebutuhan keamanan telah terpenuhi. Kebutuhan Harga Diri Secara Penuh ( Esteem Needs). Level keempat dalam hirarki adalah kebutuhan akan penghargaan atau pengakuan (esteem needs). Akibatnya rasa harga diri hanya muncul selama orang lain mengatakan demikian. reputasi. Pada self esteem tipe bawah. maka kebutuhan lainya yang sekarang menduduki tingkat teratas adalah aktualisasi diri. dan self actualization. Situasi tersebut tidak akan terjadi pada self esteem tipe atas. madheg pandhito. rasa harga diri dan pengakuan diberikan oleh orang lain. Maslow membagi level ini lebih lanjut menjadi dua tipe. menjadi bagian dari sebuah kelompok. Kebutuhan Aktualisasi Diri ( Self Actualization Needs) Ketika kebutuhan akan penghargaan ini telah terpenuhi.

2. Otonomi pribadi. dan tulisan sejumlah orang yang dipandangnya telah memenuhi kriteria sebagai pribadi yang beraktualisasi diri. yakni melihat sesuatu apa adanya dan mampu melihat persoalan secara jernih.Maslow melakukan sebuah studi kualitatif dengan metode analisis biografi guna mendapat gambaran jelas mengenai aktualisasi diri. Dengan kata lain orang-orang yang telah beraktualisasi diri lebih suka menerima kamu apa adanya ketimbang berusaha mengubah diri kamu. menjalani kehidupan secara alami. memiliki rasa puas diri yang tinggi. berbeda dari kebanyakan orang. 7. 3. Kualitas inilah yang membuat orangorang yang telah beraktualisasi merupakan pribadi-pribadi yang kreatif dan mampu menciptakan sesuatu yang baru. yakni melihat persoalan hidup sebagai sesuatu yang perlu dihadapi dan dipecahkan. 5. Kerendahatian dan menghargai orang lain (humility and respect) 8. karya. . Penerimaan terhadap diri dan orang lain. William James. Rasa humor yang µtidak agresif¶ (unhostile). Spontanitas. Termasuk dalam daftar ini adalah Albert Einstein. Mereka memberi penilaian tinggi pada individualitas dan keunikan diri sendiri dan orang lain. bebas dari bias. ketimbang menjadikan orang lain sebagai bahan lawakan dan ejekan. cenderung menyukai kesendirian dan menikmati hubungan persahabatan dengan sedikit orang namun bersifat mendalam. 4. Mereka lebih suka membuat lelucon yang menertawakan diri sendiri atau kondisi manusia secara umum (ironi). Memusatkan diri pada realitas (reality-centered). Maslow menyusun sejumlah kualifikasi yang mengindikasikan karakteristik pribadi-pribadi yang telah beraktualisasi: 1. mampu menjadi diri sendiri serta tidak berpura-pura. dam Eleanor Roosevelt. Apresiasi yang segar (freshness of appreciation). yakni melihat sesuatu dengan sudut pandang yang orisinil. Dia menganalisis riwayat hidup. Berdasar hasil analisis tersebut. Memusatkan diri pada masalah (problem-centered). 6. bukan dihindari. Abraham Lincoln.

Memiliki pengalaman spiritual yang disebut Peak experience. Ini bukanlah persoalan klenik atau takhayul. namun aplikasinya untuk kepentingan pendidikan siswa di sekolah tampaknya belum mendapat perhatian penuh. maka tidaklah heran kalau masih sedikit orang di dunia ini yang mencapai level aktualisasi diri tersebut. 1. Karena manusia itu tidaklah bisa menyamai sifat dan kemampuan Tuhan secara persis. terbebas dari kungkungan tubuh kasarnya. Peak experience atau sering disebut juga pengalaman mistik adalah suatu kondisi saat seseorang (secara mental) merasa keluar dari dirinya sendiri. akan tetapi adalah menerapkan sifat-sifat Tuhan seperti Maha Adil. Berikut ini ringkasan tentang beberapa kemungkinan yang bisa dilakukan di sekolah dalam mengaplikasikan teori kebutuhan Maslow. dan seolah-olah menyatu dengan semesta atau keabadian (the infinite and the eternal). dalam rangka pencapaian perkembangan diri siswa. Implikasi Teori Pemikiran Maslow tentang Teori Hierarki Kebutuhan Individu sudah dikenal luas. tetapi benar-benar ada dan menjadi kajian khusus dalam Psikologi Transpersonal. behaviorisme. Maha Tahu. Di sini maksudnya bukan sama persis seperti Tuhan. Peak experience bisa jadi merupakan argumen ilmiah yang valid untuk menjelaskan fenomena para rasul yang menerima wahyu dari Allah.9. Pemenuhan Kebutuhan Fisiologis: . dan humanisme. suatu (baru klaim) aliran keempat dalam ilmu psikologi setelah psikoanalisis. ASC). (ini hanya sekedar pendapat penulis). Secara ideal. Berdasarkan berbagai kualifikasi yang µamat sulit¶ tersebut. Bahkan Maslow mengatakan bahwa jumlah orang-orang yang telah beraktualisasi diri tidaklah lebih dari dua persen saja dari seluruh populasi dunia. yang banyak mempelajari filosofi timur dan aspek-aspek kesadaran di luar kesadaran normal (Altered States of Consciousness. atau pengalaman sufistik yang merasa telah memiliki sifat-sifat ketuhanan. sekolah seyogyanya dapat menyediakan dan memenuhi berbagai kebutuhan siswanya. dan lain sebagainya sesuai tataran tingkatan manusia. Pengalaman ini membuat kita merasa sangat kecil atau sangat besar.

3. Menyediakan ruangan kelas dengan kapasitas yang memadai dan temperatur yang tepat Menyediakan kamar mandi/toilet dalam jumlah yang seimbang. peduli dan intereres terhadap siswa. Hubungan Guru dengan Siswa:  Guru dapat menampilkan ciri-ciri kepribadian : empatik. karakteristik kepribadian dan latar belakangnya)  Guru lebih banyak memberikan komentar dan umpan balik yang positif dari pada yang negatif.  Guru dapat menjadi penolong yang bisa diandalkan dan memberikan kepercayaan terhadap siswanya.  Guru dapat menghargai dan menghormati setiap pemikiran. melalui berbagai forum. 2. pendapat dan keputusan setiap siswanya. minat. terbuka serta dapat menjadi pendengar yang baik. Menyediakan ruangan dan lahan untuk istirahat bagi siswa yang representatif.    Menyediakan program makan siang yang murah atau bahkan gratis.   Adanya ekspektasi yang konsisten Mengendalikan perilaku siswa di kelas/sekolah dengan menerapkan sistem pendisiplinan siswa secara adil. Pemenuhan Kebutuhan Rasa Aman:  Sikap guru: menyenangkan. Hubungan Siswa dengan Siswa:  Sekolah mengembangkan situasi yang memungkinkan terciptanya kerja sama mutualistik dan saling percaya di antara siswa  Sekolah dapat menyelenggarakan class meeting. b.  Lebih banyak memberikan penguatan perilaku (reinforcement) melalui pujian/ ganjaran atas segala perilaku positif siswa dari pada pemberian hukuman atas perilaku negatif siswa. potensi. sabar. dan tidak menunjukkan ancaman atau bersifat menghakimi.  Guru dapat menerapkan pembelajaran individua dan dapat memahami siswanya (kebutuhan. seperti olah . adil. Pemenuhan Kebutuhan Kasih Sayang atau Penerimaan: a. mampu menunjukkan penerimaan terhadap siswanya.

tidak di depan umum. Mengembangkan Harga Diri Siswa  Mengembangkan pengetahuan baru berdasarkan latar pengetahuan yang dimiliki siswanya (scaffolding)       Mengembangkan sistem pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan siswa Memfokuskan pada kekuatan dan aset yang dimiliki setiap siswa Mengembangkan strategi pembelajaran yang bervariasi Selalu siap memberikan bantuan apabila para siswa mengalami kesulitan Melibatkan seluruh siswa di kelas untuk berpartisipai dan bertanggung jawab.raga atau kesenian. Pengetahuan dan Pemahaman  Memberikan kesempatan kepada para siswa untuk mengeksplorasi bidang-bidang yang ingin diketahuinya. Penghargaan dari pihak lain  Mengembangkan iklim kelas dan pembelajaran kooperatif dimana setiap siswa dapat saling menghormati dan mempercayai.  Mengembangkan kurikulum yang dapat mengantarkan setiap sisiwa untuk memiliki sikap empatik dan menjadi pendengar yang baik. .   Mengembangkan program ³star of the week´ Mengembangkan program penghargaan atas pekerjaan. b. Ketika harus mendisiplinkan siswa. sedapat mengkin dilakukan secara pribadi. Pemenuhan Kebutuhan Harga Diri: a. usaha dan prestasi yang diperoleh siswa.  Sekolah mengembangkan diskusi kelas yang tidak hanya untuk kepentingan pembelajaran.   Sekolah mengembangkan tutor sebaya Sekolah mengembangkan bentuk-bentuk ekstra kurikuler yang beragam. c. 4.  Berusaha melibatkan para siswa dalam setiap pengambilan keputusan yang terkait dengan kepentingan para siswa itu sendiri. tidak saling mencemoohkan.

    Ruangan dicat dengan warna-warna yang menyenangkan Memelihara sarana dan pra sarana yang ada di sekeliling sekolah Ruangan yang bersih dan wangi Tersedia taman kelas dan sekolah yang tertata indah 5. d. Perencanaan dan proses pembelajaran yang melibatkan aktivitas meta kognitif siswa. Menyediakan pembelajaran yang memberikan tantangan intelektual melalui pendekatan discovery-inquiry   Menyediakan topik-topik pembelajaran dengan sudut pandang yang beragam Menyediakan kesempatan kepada para siswa untuk berfikir filosofis dan berdiskusi. Melibatkan siswa dalam proyek atau kegiatan ³self expressive´ dan kreatif . Pemenuhan Kebutuhan Akatualisasi Diri   Memberikan kesempatan kepada para siswa untuk melakukan yang terbaiknya Memberikan kekebasan kepada siswa untuk menggali dan menjelajah kemampuan dan potensi yang dimilikinya    Menciptakan pembelajaran yang bermakna dikaitkan dengan kehidupan nyata. Estetik   Menata ruangan kelas secara rapi dan menarik Menempelkan hal-hal yang menarik dalam dinding ruangan. termasuk di dalamnya memampangkan karya-karya seni siswa yang dianggap menarik.

org/wiki/Abraham_Maslow http://belajarpsikologi.org/content/blog/aplikasi-teori-kebutuhan-maslow-di-sekolah .com/2008/07/hirarki-kebutuhan-maslow.ship.wordpress.blackicedefenblack.html http://id.id/blog/view/id_6618/title_teori-motivasi-abraham-maslow-danimplikasinya/ http://konselingcenter.ac.com/biografi-abraham-maslow-dan-teorinya/ http://community.gunadarma.cc/index.html http://www.e-psikologi.php?pilih=news&mod=yes&aksi=lihat&id=35 http://www.psb-psma.Daftar Pustaka http://motivasibelajar.com http://www.co.blogspot.com/2008/05/15/post3/ http://www.wikipedia.com http://nadhirin.blogspot.edu/%7Ecgboeree/maslow.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful