P. 1
LKS

LKS

|Views: 1,488|Likes:
Published by Chems Map

More info:

Published by: Chems Map on Jan 02, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/24/2013

pdf

text

original

Lampiran 1 : LKS Pedoman Lembar Kerja Siswa (LKS) Hari : Tanggal : Nama : Mata Pelajaran Pokok Bahasan Kelas

/Satuan Pendidikan Alokasi Waktu I. Landasan Teori Landasan teori berisi teori-teori yang berhubungan dengan materi yang akan disampaikan. II. Tujuan Bagian ini berisi tujuan dari kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan sesuai dengan standar kompetensi dan kompetensi dasar. Contoh : : : : :

III. Alat dan Bahan Bagian ini berisikan tentang : a. Alat-alat yang digunakan untuk mencapai tujuan pembelajaran. Alat dijabarkan satu per satu dan disertai dengan gambar. b. Bahan-bahan yang digunakan untuk mencapai tujuan pembelajaran. Bahan yang digunakan dijabarkan satu per satu.

IV. Langkah Kerja Berisi prosedur kerja selama kegiatan praktikum berlangsung. Langkah kerja dibuat secara sistematis dan menggunakan kalimat yang jelas agar siswa mudah untuk memahami prosedur kerja yang akan dilakukan. Jika ada gambar alat yang digunakan di dalam praktikum, maka sebaiknya gambar dimasukkan di dalam lembar kerja siswa sehingga siswa tidak bingung dalam menggunakan alat-alat praktikum. V. Hasil Pengamatan Pada bagian ini disediakan tabel yang akan digunakan untuk menulis hasil pengamatan dari kegiatan praktikum, sehingga siswa lebih jelas dan terarah dalam menuliskan hasil pengamatannya. Contoh : Tabel pengamatan : Aktivitas -amilase kontrol dan perlakuan Waktu (menit) Sampel Kecambah umur 12 jam Kontrol
Notasi : (-) belum terjadi perubahan warna (++) perubahan warna lebih jelas (++++) warnah lebih terang

0

10

20

30

40

50

60

(+) terjadi perubahan warna (+++) warna merah coklat

VI. Pertanyaan Bagian ini dibuat agar siswa dapat berpikir kembali tentang hasil kegiatan praktikum yang telah dilakukan dan mengetahui hasil belajar siswa.

VII. Kesimpulan Bagian ini menuntun agar siswa dapat menyimpulkan hasil kegiatan yang telah dilakukan dan pada akhirnya siswa memperoleh konsep baru dari apa yang telah diperolehnya dalam kegaiatn praktikum.

Lampiran 2 : INSTRUMEN VALIDITAS LEMBAR KERJA SISWA (LKS) Judul LKS Penulis Validator : Faktor Luar yang Mempengaruhi Pertumbuhan Tanaman : Ramadhan Hidayat : PETUNJUK  Dimohon kesediaan Bapak/Ibu untuk menilai seluruh komponen draf lembar kerja siswa (LKS) yang terlampir meliputi aspek yang diminta dalam instrumen validasi berikut ini.    Berikan tanda centang (¥) pada kolom yang sesuai dan berikan catatan pada tempat yang disediakan. Bapak/Ibu dimohon memberikan komentar atau masukan bebas pada temapt yang perlu diberikan masukan / komentar. Bapak/ibi dimohon juga membetulkan salah ketik, kurang tanda baca, dan kesalahejaan kecil lainnya yang dijumpai pada saat membaca lembar kerja siswa tersebut. No 1 2 3 4 5 6 7 8 Komponen Judul Mencantumkan Tujuan Mecantumkan Landasan Teori Alat dan Bahan Langkah Kerja Hasil Pengamatan Pertanyaan Kesimpulan Bengkulu,................................ Validator, Ada Tidak Ada Catatan Perbaikan

(...............................................)

Lampiran 3 : INSTRUMEN PENILAIAN LEMBAR KERJA SISWA (LKS) Judul LKS Penulis Validator : Faktor Luar yang Mempengaruhi Pertumbuhan Tanaman : Ramadhan Hidayat : PETUNJUK  Dimohon kesediaan Bapak/Ibu untuk menilai seluruh komponen draf lembar kerja siswa (LKS) yang terlampir meliputi aspek yang diminta dalam instrumen penilaian berikut ini.    Berikan tanda centang (¥) pada kolom yang sesuai dan berikan catatan pada tempat yang disediakan. Bapak/Ibu dimohon memberikan komentar atau masukan bebas pada temapt yang perlu diberikan masukan / komentar. Bapak/ibi dimohon juga membetulkan salah ketik, kurang tanda baca, dan kesalahejaan kecil lainnya yang dijumpai pada saat membaca lembar kerja siswa tersebut. No Komponen Nilai A B C Saran Perbaikan

i. Komponen Kelayakan Isi A 1 2 B 1 2 3 Cakupan Materi (mohon langsung diberikan saran perbaikan) Keluasan Materi Kedalaman Materi Akurasi Materi (mohon langsung diberikan saran perbaikan) Kebenaran dan ketepatan fakta Kebenaran dan ketepan teori Kebenaran dan ketepan proses/ metode ilmiah

C 1 2 D 1 2

Kemutakhiran (mohon langsung diberikan saran perbaikan) Materi sesuai dengan perkembangan ilmu Keterkinian Merangsang Keingintahuan (mohon langsung diberikan saran perbaikan) Menumbuhkan rasa ingin tahu Mendorong untuk mencari informasi lebih jauh

ii. Komponen Kebahasaan 1 2 Mudah Struktur dipahami kalimat peserta efektif didik (mohon (mohon langsung dibetulkan) langsung dibetulkan) iii. Komponen Penyajian (mohon langsung diberikan saran perbaikan) 1 2 Keruntunan sajian konsep Kesesuaian ilustrasi (teks dan tabel)

Saran secara umum : .................................................................................................................................... .................................................................................................................................... .................................................................................................................................... .................................................................................................................................... Keterangan : A = Baik B = Cukup C = Kurang Bengkulu, .................................. Validator,

(..................................................)

Lampiran 4 : INSTRUMEN PENILAIAN LEMBAR KERJA SISWA (LKS) Judul LKS Penulis Validator : Faktor Luar yang Mempengaruhi Pertumbuhan Tanaman : Ramadhan Hidayat : PETUNJUK  Dimohon kesediaan Bapak/Ibu untuk menilai seluruh komponen draf lembar kerja siswa (LKS) yang terlampir meliputi aspek yang diminta dalam instrumen penilaian berikut ini.    Berikan tanda centang (¥) pada kolom yang sesuai dan berikan catatan pada tempat yang disediakan. Bapak/Ibu dimohon memberikan komentar atau masukan bebas pada temapt yang perlu diberikan masukan / komentar. Bapak/ibi dimohon juga membetulkan salah ketik, kurang tanda baca, dan kesalahejaan kecil lainnya yang dijumpai pada saat membaca lembar kerja siswa tersebut. Nilai No Komponen A B C Saran Perbaikan

Komponen Kelayakan LKS A 1 2 3 B 1 2 3 Penyajian Judul sesuai dengan KD Tujuan sesuai dengan indikator Sumber belajar tersedia lengkap Tampilan Langkah kerja cukup jelas Gambar dan grafik menarik Lembar pengamatan sesuai dengan

langkah kerja 4 5 Butir soal sesuai dengan minat hasil dan pengamatan dan pengukuran Mengembangkan mengajak siswa untuk berpikir C 1 Komponen Kebahasaan Mudah dipahami peserta didik

Saran secara umum : .................................................................................................................................... .................................................................................................................................... .................................................................................................................................... .................................................................................................................................... Keterangan : A = Baik B = Cukup C = Kurang Bengkulu, .................................. Validator,

(..................................................)

Lampiran 5: LEMBAR PENILAIAN INSTRUMEN HASIL BELAJAR Validator Penilaian : :

1. Kesesuaian soal dengan pokok bahasan 2. Kesesuaian soal dengan aspek kognitif 3. Bahasa dan redaksi soal Nilai masing-masing butir tes berikut berdasarkan relevansinya dan kesesuaiannya dengan poko bahasan, ranah kognitif dan penggunaan bahasa. Teknik penskoran instrumen hasil belajar : A = Baik, B = Cukup dan C = Kurang. Nomor Butir Soal 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 Keterangan : A = memenuhi 3 poin penilaian B = memenuhi 2 poin penilaian C = memenuhi 1 poin penilaian Bengkulu, .................................. Validator, A Nilai B C

(..................................................)

Lampiran 6 : Instrumen Penilaian Hasil Belajar TES HASIL BELAJAR BIOLOGI Mata pelajaran : Biologi Materi : Pertumbuhan dan perkembangan tumbuhan Berilah tanda silang (X) pada huruf A, dianggap benar. 1. Pertumbuhan adalah ... a. Proses menuju kedewasaan b. Pertambahan ukuran dan jumlah sel c. Perubahan struktur dan fungsi sel d. Proses perubahan bentuk e. Spesialisasi jaringan 2. Pertumbuhan dan perkembangan pada tumbuhan dimulai dari proses... a. Perkecambahan d. pembuahan b. Pertunasan e. penyebaran c. penyerbukan 3. Perkecambahan pada tumbuhan dimulai dari proses.... a. Osmosis d. imbibisi b. Transport aktif e. gutasi c. Difusi 4. Makanan cadangan pada biji jagung disimpan pada bagian .... a. Kotiledon d. Aleuron b. Skutelum e. Radikula c. Endosperm 5. Pada perkecambahan, radikula tumbuh menjadi .... a. Batang d. Bunga b. Daun e. Tunas c. Akar 6. Gambar di bawah ini menunjukkan perkecambahan tipe.... B, C, D atau E untuk jawaban yang c. Sekunder 7. Pada perkecambahan seperti gambar nomor 6 terjadi peristiwa .... a. Plumula muncul ke permukaan, kotiledon tetap di dalam tanah b. Kotiledon muncul ke permukaan, plumula tetap di dalam tanah c. Plumula dan kotiledon muncul ke permukaan d. Plumula dan kotiledon tetap di dalam tanah e. Kotiledon ada yang muncul ke permukaan dan ada yang tetap di dalam tanah 8. Imbibisi yang terjadi pada biji adalah proses.... a. Penyerapan nitrogen b. Penyerapan oksigen c. Pelepasan air d. Penyerapan air e. Pelepasan karbondioksida 9. Pada perkecambahan biji, akar dan tunas yang semula terudimenter akan berkembang membentuk sistem akar dan tunas tumbuhan. Proses ini disebut .... a. Morfogenesis d. Spesialisasi b. Embriogeni e. Organogensis c. Diferensiasi 10. Perkecambahan tidak dapat berlangsung pada suhu tinggi, karena suhu tinggi dapat .... a. Menurunkan fotosintesis b. Menghambat mitosis c. Merusak enzim d. Meningkatkan respirasi e. Menurunkan metabolisme

a. Etiolasi b. Primer

d. Epigeal e. Hipogeal

11. Berikut ini yang tidak mempengaruhi perkecambahan adalah .... a. Air d. Cahaya b. Suhu e. Nutrien c. Klorofil 12. Seorang siswa ingin melakukan percobaan tentang pengaruh alelopati terhadap pertumbuhan jagung, maka beberapa variabel yang dapat diamati adalah, kecuali... a. Laju fotosintesis b. % perkecambahan c. Tinggi tanaman d. Panjang akar e. Panjang plumula 13. Suatu tumbuhan dapat mempengaruhi pertumbuhan tumbuhan lain dengan mengeluarkan senyawa metablik sekunder. Senyawa yang dimaksud disebut.... a. Asam absisat d. Alelokimia b. Gas etilen e. Auksin c. Karbondioksida 14. Berikut ini senyawa kimia yang terdapat di dalam umbi rumpit teki adalah .... a. Anonain d. Brassinolide b. Kafein e. Alkaloid c. Gibrelin 15. Seorang siswa sedang merencanakan percobaan pengaruh cahaya terhadap pertumbuhan tanaman tembakau. Jika faktor luar yang digunakan adalah senyawa alelokimia, maka variabel bebasnya adalah... a. Jarak lampu terhadap tanaman b. Kelembaban udara c. Suhu udara d. Kandungan air tanah e. Tinggi tanaman tembakau 16. Tumbuhan darat akan mengalami gangguan pertumbuhan jika terendam air karena....

a. Akan kekurangan oksigen untuk respirasi b. Tanaman tidak dapat menyerap nutrisi c. Tekanan osmosis di sekitar akar meningkat d. Sel-sel akan mengalami plasmolisis e. Banyak nutrisi tanah yang hilang 17. Pertumbuhan pada tumbuhan hanya mungkin terjadi kalau tumbuhan tersebut .... a. Mengalami pembelahan sel secara meiosis b. Mengalami pembelahan sel secara mitosis c. Mendapat cukup cahaya matahari d. Mendapat zat hara yang cukup e. Mengalami perubahan 18. Pertumbuhan batang tanaman jagung tidak bisa membesar, hal ini disebabkan .... a. Memiliki satu kotiledon b. Memiliki akar serabut c. Urat daun sejajar d. Letak ikatan pembuluh yang tersebar e. Tidak memiliki jaringan kambium 19. Hormon giberelin mengaktifkan enzim amilase untuk .... a. Membentuk karbohidrat b. Menghidrolisis glukosa c. Menghasilkan energi d. Menyimpan cadangan makanan e. Mencerna cadangan makanan 20. Tumbuhan yang kekurangan air akan meningkatkan sintesis .... a. Auksin d. Asam absisat b. Giberelin e. sitokinin c. Asam traumalin

Lampiran 7 : Skenario Pembelajaran SKENARIO PEMBELAJARAN (Kelas Kontrol) Satuan pendidikan Mata Pelajaran Kelas Pokok Bahasan Waktu I. Standar Kompetensi Melakukan percobaan pertumbuhan dan perkembangan pada tumbuhan II. Kompetensi Dasar Melaksanakan percobaan pengaruh faktor luar terhadap pertumbuhan tumbuhan III. Tujuan Pembelajaran Siswa mampu melaksanakan percobaan pengaruh senyawa alelopati rumput teki (Cyperus rotundus L) terhadap pertumbuhan benih jagung, mencatat hasil, dan menyusun laporan. : Sekolah Menengah Atas (SMA) : Biologi : Kelompok Ilmiah Remaja (KIR) : Faktor luar yang mempengaruhi pertumbuhan tumbuhan : 2 x 45 menit

IV.

Indikator y Menyiapkan alat dan bahan y Memberikan perlakuan y Mengukur hasil dan mencatat dalam tabel pengamatan y Menganalisis data hasil pengamatan y Menyimpulkan hasil percobaan y Menyusun laporan tertulis hasil percobaan.

V.

Materi  Pertumbuhan dan Perkembangan Tumbuhan Pertumbuhan dan perkembangan meliputi perubahan kuantitatif dan kualitatif yang irreversibel, yang dimulai dengan pembelahan sel, pemanjangan, pembesaran dan diferensiasi sel. Pembelahan sel yang terjadi adalah pembelahan mitosis yang terjadi pada titik tumbuh, yaitu di ujung akar dan ujung batang. Dengan adanya pembelahan sel, pemanjangan, pembesaran dan diferensiasi sel maka tumbuhan dapat tumbuh menjadi tinggi/panjang dan akarpun menjadi panjang dan membesar. Pada tumbuhan, pertumbuhan meliputi beberapa tahap yaitu perkecambahan, pertumbuhan primer dan pertumbuhan sekunder. 1. Perkecambahan Para ahli fisiologis benih menyatakan bahwa perkecambahan adalah munculnya radikula menembus kulit benih. Para agronomis menyatakan bahwa perkecambahan adalah muncul dan berkembangnya struktur penting embrio dari dalam benih dan menunjukkan kemampuannya untuk menghasilkan kecambah normal Metabolisme perkecambahan benih Proses perkecambahan benih merupakan suatu rangkaian kompleks dari perubahan-perubahan morfologi, fisiologi dan biokimia. Tahap pertama suatu perkecambahan benih dimulai dengan penyerapan air oleh benih, melunaknya kulit benih dan hidrasi dari protoplasma. Tahap kedua dimulai dengan kegiatan-kegoatan sel dan enzim-enzim serta naiknya tingkat respirasi benih. Tahap ketiga merupakan tahap

di mana terjadi penguraian bahan-bahan seperti karbohidrat, lemak dan protein menjadi bentuk-bentuk yang melarut dan ditranslokasikan ke titik-titik tumbuh. Tahap keempat dalah asimilasi dari bahan-bahan yang telah diuraikan ke daerah meristematis untuk menghasilkan energibagi kegiatan pembentukan komponen dan pertumbuhan sel-sel baru. Tahap kelima adalah pertumbuhan dari kecambah melalui proses pembelahan, pembesaran danpembagian sel-sel pada titik-titik tumbuh. Sementara daun belum dapat berfungsi sebagai organ untuk fotosintesis maka pertumbuhan kecambah sangat tergantung pada persediaan makanan yang ada dalam biji. Tipe perkecambahan : a. Perkecambahan epigeal b. Perkecambahan hipogeal 2. Pertumbuhan primer Pertumbuhan primer adalah pertumbuhan yang beasal dari pembelahan sel-sel pada jaringan meristem primer yang terdapat pada titik tumbuh akar dan batang. 3. Pertumbuhan sekunder Pertumbuhan sekunder adalah pertumbuhan yang disebabkan oleh pembelahan sel-sel dari jaringan meristem sekunder misalnya berupa jaringan kambium dan kambium gabus.  Faktor yang Mempengaruhi Pertumbuhan Pertumbuhan pada tumbuhan dipengaruhi oleh dua faktor utama, yaitu faktor internal dan faktor eksternal. 1. Faktor internal, meliputi faktor gen dan hormon 2. Faktor eksternal (faktor luar), meliputi nutrisi, cahaya, suhu, kelembaban, air, oksigen, dan pH. Selain faktor tersebut, senyawa metabolik sekunder yang dihasilkan oleh tumbuhan lain dalam bentuk alelokimia diyakini juga berpengaruh terhadap pertumbuhan pada tumbuhan.

VI.

Kegiatan Pembelajaran Pendekatan Metode Langkah-Langkah No 1 : Konstruktivisme : Ceramah : Kegiatan KEGIATAN AWAL 1. Guru mengucap salam 2. Mengabsen siswa/mengecek siswa yang tidak masuk 3. Menyampaikan indikator dan tujuan pembelajaran yang ingin dicapai kepada siswa PENDAHULUAN 1. Prasyarat pengetahuan Faktor apa sajakah yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan tumbuhan ? 2. Motivasi Bagaimanakah pertumbuhan tanaman yang ditanam di lahan yang ditumbuhi banyak tumbuhan ilalang ? KEGIATAN INTI - Guru menjelaskan pengertian pertumbuhan dan perkembangan tumbuhan - Guru menjelaskan bebrapa tahapan pada proses pertumbuhan dan perkembangan pada tumbuhan - Guru menjelaskan beberapa faktor yang mempengaruhi proses pertumbuhan dan perkembangan pada tumbuhan yang meliputi faktor internal dan faktor eksternal. - Guru menerangkan prosedur kerja yang akan dilakukan - Tanya jawab berkaitan dengan faktor yang mempengaruhi proses pertumbuhan tumbuhan. PENUTUP c. Guru meminta siswa untuk menyimpulkan hasil pembelajaran d. Kegiatan evaluasi dan menganalisa hasil evaluasi e. Guru meminta siswa untuk membaca materi Waktu 10 Menit

2

60 Menit

20 Menit 3

selanjutnya. VII. Alat / Bahan / Sumber Belajar Alat VIII. Penilaian a. Teknik b. Bentuk Instrumen : Tes : Tes tertulis dan observasi : Alat tulis menulis Sumber belajar : Buku panduan yang relevan dengan materi pembelajaran

IX.

Evaluasi Soal dan Kunci Jawaban (terlampir). Lubuklinggau, ................................ Peneliti, Ramadhan Hidayat NPM A2L010045

Lampiran 7 : Skenario Pembelajaran SKENARIO PEMBELAJARAN (Kelas Eksperimen) Satuan pendidikan Mata Pelajaran Kelas Pokok Bahasan Waktu I. Standar Kompetensi Melakukan percobaan pertumbuhan dan perkembangan pada tumbuhan II. Kompetensi Dasar Melaksanakan percobaan pengaruh faktor luar terhadap pertumbuhan tumbuhan III. Tujuan Pembelajaran Siswa mampu melaksanakan percobaan pengaruh senyawa alelopati rumpu teki (Cyperus rotundus L) terhadap pertumbuhan benih jagung, mencatat hasil, dan menyusun laporan. IV. Indikator : Sekolah Menengah Atas (SMA) : Biologi : Kelompok Ilmiah Remaja (KIR) : Faktor luar yang mempengaruhi pertumbuhan tumbuhan. : 2 x 45 menit

y Menyiapkan alat dan bahan y Memberikan perlakuan y Mengukur hasil dan mencatat dalam tabel pengamatan y Menganalisis data hasil pengamatan y Menyimpulkan hasil penelitian y Menyusun laporan tertulis hasil penelitian V. Materi  Pertumbuhan dan Perkembangan Tumbuhan Pertumbuhan dan perkembangan meliputi perubahan kuantitatif dan kualitatif yang irreversibel, yang dimulai dengan pembelahan sel, pemanjangan, pembesaran dan diferensiasi sel. Pembelahan sel yang terjadi adalah pembelahan mitosis yang terjadi pada titik tumbuh, yaitu di ujung akar dan ujung batang. Dengan adanya pembelahan sel, pemanjangan, pembesaran dan diferensiasi sel maka tumbuhan dapat tumbuh menjadi tinggi/panjang dan akarpun menjadi panjang dan membesar. Pada tumbuhan, pertumbuhan meliputi beberapa tahap yaitu perkecambahan, pertumbuhan primer dan pertumbuhan sekunder. 1. Perkecambahan Para ahli fisiologis benih menyatakan bahwa perkecambahan adalah munculnya radikula menembus kulit benih. Para agronomis menyatakan bahwa perkecambahan adalah muncul dan berkembangnya struktur penting embrio dari dalam benih dan menunjukkan kemampuannya untuk menghasilkan kecambah normal Metabolisme perkecambahan benih Proses perkecambahan benih merupakan suatu rangkaian kompleks dari perubahan-perubahan morfologi, fisiologi dan biokimia. Tahap pertama suatu perkecambahan benih dimulai dengan penyerapan air oleh benih, melunaknya kulit benih dan hidrasi dari protoplasma. Tahap kedua dimulai dengan kegiatan-kegiatan sel dan enzim-enzim serta naiknya tingkat respirasi benih. Tahap ketiga merupakan tahap di mana terjadi penguraian bahan-bahan seperti karbohidrat, lemak

dan

protein

menjadi

bentuk-bentuk

yang

melarut

dan

ditranslokasikan ke titik-titik tumbuh. Tahap keempat dalah asimilasi dari bahan-bahan yang telah diuraikan ke daerah meristematis untuk menghasilkan energibagi kegiatan pembentukan komponen dan pertumbuhan sel-sel baru. Tahap kelima adalah pertumbuhan dari kecambah melalui proses pembelahan, pembesaran dan pembagian sel-sel pada titik-titik tumbuh. Sementara daun belum dapat berfungsi sebagai organ untuk fotosintesis maka pertumbuhan kecambah sangat tergantung pada persediaan makanan yang ada dalam biji. Tipe perkecambahan : a. Perkecambahan epigeal b. Perkecambahan hipogeal 2. Pertumbuhan primer Pertumbuhan primer adalah pertumbuhan yang beasal dari pembelahan sel-sel pada jaringan meristem primer yang terdapat pada titik tumbuh akar dan batang. 3. Pertumbuhan sekunder Pertumbuhan sekunder adalah pertumbuhan yang disebabkan oleh pembelahan sel-sel dari jaringan meristem sekunder misalnya berupa jaringan kambium dan kambium gabus.  Faktor yang Mempengaruhi Pertumbuhan Pertumbuhan pada tumbuhan dipengaruhi oleh dua faktor utama, yaitu faktor internal dan faktor eksternal. 1. Faktor internal, meliputi faktor gen dan hormon 2. Faktor eksternal (faktor luar), meliputi nutrisi, cahaya, suhu, kelembaban, air, oksigen, dan pH. Selain faktor tersebut, senyawa metabolik sekunder yang dihasilkan oleh tumbuhan lain dalam bentuk alelokimia diyakini juga berpengaruh terhadap pertumbuhan pada tumbuhan.

VI.

Kegiatan Pembelajaran Pendekatan Metode Langkah-Langkah No 1 : Konstruktivisme : Eksperimen Laboratorium : Kegiatan KEGIATAN AWAL 1. Guru mengucap salam 2. Mengabsen siswa/mengecek siswa yang tidak masuk 3. Menyampaikan indikator dan tujuan pembelajaran yang ingin dicapai kepada siswa PENDAHULUAN 1. Prasyarat pengetahuan Faktor apa sajakah yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan tumbuhan ? 2. Motivasi Bagaimanakah pertumbuhan tanaman yang ditanam di lahan yang ditumbuhi banyak tumbuhan ilalang ? KEGIATAN INTI - Guru membagi siswa ke dalam beberapa kelompok - Guru membagikan lembar kerja siswa (LKS) kepada siswa - Guru menerangkan alat dan bahan yang akan digunakan untuk eksperimen - Guru menerangkan prosedur kerja yang akan dilakukan - Siswa melakukan kegiatan praktikum secara berkelompok - Siswa mengkonstruksi konsep dari proses / kegiatan eksperimen yang dilakukan. PENUTUP f. Guru meminta siswa untuk menyimpulkan hasil eksperimen g. Kegiatan evaluasi dan menganalisa hasil evaluasi h. Guru meminta siswa untuk membaca materi selanjutnya. Waktu 10 Menit

2

60 Menit

3

20 Menit

VII. Alat / Bahan / Sumber Belajar Alat Sumber VIII. Penilaian a. Teknik : Tes b. Bentuk Instrumen : Tes tertulis dan observasi : Alat tulis menulis, Alat dan Bahan untuk Eksperimen : Lembar Kerja Siswa, Buku Panduan yang Relevan

IX.

Evaluasi Soal dan Kunci Jawaban (terlampir). Lubuklinggau, ................................ Peneliti, Ramadhan Hidayat NPM A2L010045

Lampiran : Draft Lembar Kerja Siswa Lembar Kerja Siswa (LKS) Mata Pelajaran Pokok Bahasan Kelas/Satuan Pendidikan Alokasi Waktu I. : Biologi : Pertumbuhan dan Perkembangan Tumbuhan : KIR / SMA : x 45¶

Judul Percobaan Pengaruh senyawa alelopati rumput teki (Cyperus rotundus L) terhadap perkecambahan benih jagung

II. Landasan Teori Definisi Pertumbuhan Pertumbuhan adalah pertambahan jumlah sel pada suatu organisme. Pertumbuhan bersifat tidak dapat kembali (irreversible) dan biasanya diikuti dengan perkembangan yang merupakan proses saling terkait (Aryulina, dkk. 2004). Pertumbuhan dan perkembangan tumbuhan diawali dengan pertumbuhan bakal biji dan bakal buah. Tahap berikutnya yaitu perkecambahan. Tumbuhan yang telah mengalami perkecambahan kemudian akan mengalami pertumbuhan sampai akhirnya menjadi tumbuhan dewasa yang dapat menghasilkan biji kembali. Perkecambahan Perkecambahan dimulai dengan berakhirnya masa dormansi pada biji. Berakhirnya masa dormansi ditandai dengan masuknya air ke dalam biji, yang disebut dengan proses imbibisi. Proses tersebut akan menginduksi aktivitas enzim sehingga awal perkecambahan mulai berjalan.

Menurut Sutopo (2004), perkecambahan biji merupakan suatu rangkaian kompleks dari perubahan-perubahan morfologi, fisiologi dan biokimia. Proses tersebut berlangsung melalui 5 (lima) tahap, yaitu : (1) penyerapan air oleh benih, melunaknya kulit benih dan hidrasi dari protoplasma, (2) kegiatankegiatan sel dan enzim-enzim serta naiknya tingkat respirasi benih, (3) tahap di mana terjadi penguraian bahan-bahan seperti karbohidrat, lemak dan protein menjadi bentuk-bentuk yang melarut dan ditranslokasikan ke titiktitik tumbuh, (4) asimilasi dari bahan-bahan yang telah diuraikan ke daerah meristematis untuk menghasilkan energi bagi kegiatan pembentukan komponen dan pertumbuhan sel-sel baru dan (5) pertumbuhan dari kecambah melalui proses pembelahan, pembesaran dan pembagian sel-sel pada titik-titik tumbuh. Ada 2 (dua) tipe perkecambahan pada biji, yaitu : a. Perkecambahan epigeal, yaitu perkecambahan yang ditandai dengan bagian hipokotil terangkat ke atas permukaan tanah, misalnya pada perkecambahan kacang hijau (Paseolus radiatus) b. Perkecambahan hipogeal, yaitu perkecambahan yang ditandai dengan terbentuknya bakal batang yang muncul ke permukaan tanah, sedangkan kotiledonnya tetap berada di dalam tanah, misalnya perkecambahan jagung (Zea mays).

Gambar : Perkecambahan biji jagung (Zea mays) Faktor yang mempengaruhi pertumbuhan Pertumbuhan pada tumbuhan dipengaruhi oleh faktor internal dan faktor eksternal (faktor lingkungan). a. Faktor internal, meliputi faktor genetis (hereditas) dan proses fisiologis individual yang bersifat spesifik. Contoh : gen dan hormon. b. Faktor eksternal (faktor lingkungan), meliputi pengaruh iklim, tanah dan biota tempat tumbuhan berada. Faktor eksternal yang mempengaruhi pertumbuhan tumbuhan adalah suhu, cahaya, air, pH, oksigen dan nutrisi. Selain faktor tersebut, kehadiran senyawa kimia hasil metabolik sekunder dari tumbuhan lain berupa alelokimia diduga juga akan mempengaruhi proses pertumbuhan pada tumbuhan. Salah satu tumbuhan yang menghasilkan senyawa alelokimia adalah rumput teki (Cyperus rotundus). Tumbuhan ini

menghasilkan senyawa alkaloid, flavonoid, sineol, pinen, cyperon, rotunal, siperenon dan siperol. III. Tujuan Percobaan ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh senyawa alelopati rumput teki (Cyperus rotundus L) terhadap perkecambahan benih jagung. IV. Alat dan Bahan a. Alat-alat yang digunakan : Pada percobaan ini alat yang digunakan adalah kotak perkecambahan (22 cm x 22 cm x 7 cm), wadah untuk merendam biji jagung, alat tulis menulis. b. Bahan-bahan yang digunakan : Bahan yang digunakan adalah ekstrak umbi teki, air, biji jagung, pasir sebagai media tumbuh. V. Langkah Kerja  Pengaruh senyawa alelopati rumput teki (Cyperus rotundus) a. Pembuatan ekstrak (dilakukan di rumah) Bagian umbi Cyperus rotundus yang sudah kering diblender sampai menjadi halus (serbuk) dan ditimbang seberat 100 gram, selanjutnya serbuk bahan dipanaskan dalam panci dengan volume air 1 liter selama 15 menit terhitung mulai suhu mencapai 90ºC sambil sekali-sekali diaduk. Air rebusan disaring selagi panas melalui kain flanel, ditambahkan air panas secukupnya melalui ampas hingga diperoleh volume yang diinginkan. b. Perendaman benih jagung Sebelum benih ditanam, terlebih dahulu direndam selama semalam (± 12 jam) sebanyak 300 benih/liter. Selanjutnya dikering anginkan selama 15 menit sebelum benih ditanam ke dalam kotak perkecambahan. c. Penanaman benih jagung Benih jagung yang sudah direndam dan kering selanjutnya ditanam ke dalam kotak perkecambahan berisi pasir yang telah diberi kode perlakuan sebanyak 100 benih per kotak perkecambahan. Penanaman benih jagung sedalam 2,5 cm ± 5 cm dari permukaan dengan jarak tanam antar benih adalah 2 cm. d. Pengamatan pertumbuhan biji Amatilah pertumbuhan biji jagung selama 12 hari, dimulai dari proses munculnya plumula dan ukur tinggi tanaman yang tumbuh serta hitung berapa persen (%) jumlah biji yang tumbuh, laju pertumbuhan dan panjang akar tanaman setelah 12 hari. 

Untuk kontrol dilakukan dengan cara merendam biji jagung dengan air, setelah itu ditanam dan diamati seperti perlakuan eksperimen. VI. Hasil Pengamatan Data hasil pengamatan selanjutnya dicatat ke dalam tabel pengamatan :
Perkecambahan benih (%) Laju Pertumbuhan (%) Panjang Akar hari ke-12 (cm)

No 1 2

Perlakuan Kontrol (tanpa perlakuan) Benih direndam dengan ekstrak umbi rumput teki (Cyperus rotundus L)

Tabel pengukuran tinggi tanaman :
No 1 2 Perlakuan Kontrol Dengan ekstrak umbi rumput teki (Cyperus rotundus L) 1 2 3 Tinggi Tanaman (cm) hari ke4 5 6 7 8 9 10 11 12 Ratarata

VII. Pertanyaan : 1. Mengapa sebelum ditanam biji harus direndam terlebih dahulu ? 2. Bagaimana pengaruh senyawa alelopati rumput teki terhadap : a. Persentase (%) biji yang berkecambah b. Laju pertumbuhan tanaman jagung c. Panjang akar tanaman setelah 12 hari d. Tinggi tanaman jagung 3. Buatlah grafik pertumbuhan tanaman jagung. Bandingkan antara perlakuan dan kontrol. Manakah pertumbuhan yang baik ? VIII. Kesimpulan Apa simpulan anda mengenai pengaruh senyawa alelopati rumput teki (Cyperus rotundus) terhadap pertumbuhan tanaman jagung.

Lampiran 8.

INSTRUMEN OBSERVASI AKTIVITAS SISWA

Aktivitas Siswa Dalam Belajar No Nama Siswa
1 Aktivitas Verbal 2 3 4 1 Aktivitas Mental 2 3 4 1 Aktivitas Emosi 2 3 4

Jumlah Skor

1 2 3 dst Jumlah Persentase Keterangan : 1. Jika tidak dilakukan oleh siswa maka mendapat skor 1 2. Jika dilakukan oleh siswa maka mendapat skor 2 Aktivitas Verbal: 2. 3. 4. 5. Bertanya Berpendapat Memberi saran Menyanggah Aktivitas Mental: 1. Menanggapi 2. Menerima Saran 3. Meningat 4. Menjawab Pertanyaan Aktivitas Emosi: 1. Berani 2. Bersemangat 3. Tidak Gugup 4. Santun

Rumus Interprestasi Skor : A = jika skor 76 B = jika skor 51 C = jika skor 26 D = jika skor 10 100 75 50 25

HALAMAN PERSETUJUAN USUL PENELITIAN

PENGARUH ALELOPATI Cyperus rotundus L TERHADAP PERTUMBUHAN DAN AKTIVITAS ENZIM HIDROLASE PADA PERKECAMBAHAN BENIH JAGUNG SEBAGAI SUMBER BELAJAR SISWA (LKS) BERBASIS KONSTRUKTIVISME DI SMA NEGERI 7 LUBUKLINGGAU

Diusulkan Oleh : Ramadhan Hidayat A2L010045

Telah disetujui pada tanggal ............................... Pembimbing Utama, Pemb. Pendamping, Pemb. Pendamping,

Dr. Choirul Muslim,SU NIP.131689881

Dr. Ir. Wiryono, M.Sc NIP.

Dr. Saleh Haji, M.Pd NIP.

Mengetahui Ketua Program Pascasarjana S2 Pendidikan IPA FKIP Universitas Bengkulu

Dr. Aceng Ruyani, M.S NIP.19600105 198603 1 006

SILABUS KEGIATAN PEMBELAJARAN

TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN MATA PELAJARAN KELAS / Semester Alokasi waktu STANDAR KOMPETENSI

: SEKOLAH MENENGAH ATAS (SMA) : BIOLOGI : XII (Duabelas) / I : 10 × 45 menit : Melakukan percobaan pertumbuhan dan perkembangan pada tumbuhan
Alokasi Waktu Sumber Belajar

Kompetensi Dasar

Kompetensi Sebagai Hasil Belajar

Materi Pembelajaran

Kegiatan Pembelajaran

Indikator

Penilaian

1.1 Merencanakan percobaan pengaruh luar terhadap pertumbuhan tumbuhan

y y

Melengkapi peta konsep Merumuskan pengertian pertumbuhan dan perkembangan Mengumpulkan informasi faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan Menemukan adanya gejala pertumbuhan Merumuskan masalah Merumuskan hipotesis Menyusun variabel penelitian Membuat rencana penelitian tertulis

y Pengertian pertumbuhan dan perkembangan y Faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan pada tumbuhan 1. Faktor internal 2. Faktor eksternal y Menyusun rencana penelitian

y

y Studi membaca dan diskusi untuk memahami konsep pertumbuhan dan perkembangan serta mengidentifikasi faktorfaktor yang mempengaruhi pertumbuhan pada tumbuhan y Tugas kegiatan 1.1 Pertumbuhan dan perkembangan tumbuhan y Diskusi menyusun rencana penelitian y Presentasi rencana penelitian

y

Menemukan adanya gejala pertumbuhan dan perkembangan Mengidentifikasi faktorfaktor yang mempengaruhi pertumbuhan pada tumbuhan Merumuskan masalah berdasarkan gejala pertumbuhan yang ditemukan Merumuskan hipotesis dari rumusan masalah yang sudah dirumuskan Merumuskan variabel penelitian untuk menguji hipotesis Menyusun unit-unit penelitian Membuat tabel pengamatan Menyususun rencana penelitian tertulis

y

y Jenis tagihan: 1. Tugas kelompok penyusunan proposal 2. Presentasi 3. Uji kompetensi tertulis y Bentuk instrumen: 1. Lembar penilaian proposal 2. Lembar penilaian presentasi 3. Soal uji kompetensi

6 X 45 menit

y Buku Biologi Kelas XII Yang Relevan y Alat bantu presentas i

y

y

y y y

y

y

y

y

y

y

1.2 Melaksanakan percobaan pengaruh faktor luar terhadap pertumbuhan tumbuhan

y y y y

y y

y

Membuat unit-unit penelitian Memberi perlakuan Mengukur kecepatan pertumbuhan Mencatat hasil pengukuran dalam tabel pengamatan Mengolah data hasil pengamatan Menarik kesimpulan berdasarkan data yang diolah Melaporkan hasil penelitian Menyusun hasil penelitian dalam bentuk laporan tertulis Menyusun laporan penelitian untuk presentasi Mempresentasikan hasil penelitian

y y

Melaksanakan penelitian Tehnik menyusun laporan hasil penelitian

y Pelaksanaan penelitian kelompok di luar jam pelajaran

y y y

y y y

Menyiapkan alat dan bahan Memberikan perlakuan Mengukur hasil dan mencatat dalam tabel pengamatan Menganalisis data hasil pengamatan Menyimpulkan hasil penelitian Menyusun laporan tertulis hasil penelitian

y Jenis tagihan: 1. Tugas kelompok laporan hasil penelitian y Bentuk instrumen: 1. Lembar penilaian hasil penelitian

0 X 45 menit

y Lembar Kerja Siswa (LKS) y Buku Panduan Lain yang Relevan

1.3 Mengkomunikasikan hasil percobaan pengaruh faktor luar terhadap pertumbuhan tumbuhan

y

y

Tehnik presentasi

y Presentasi laporan hasil penelitian oleh masingmasing kelompok

y

Mempresentasikan hasil penelitian secara lesan

y Jenis tagihan: 1. Presentasi y Bentuk instrumen 1. Lembar penilaian presentasi

4 X 45 menit

y

y

y Buku Bologi kelas XII, Dyah aryulina. Esis y Buku kerja siswa IIIA, Ign. Khristiyo no y Alat-alat presentas i

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->