Berlakulah Jujur!... Perilaku jujur adalah perilaku yang teramat mulia.

Namun di zaman sekarang ini, perilaku ini amat sulit kita temukan. Lihat saja bagaimana kita jumpai di kantoran, di pasaran, di berbagai lingkungan kerja, perilaku jujur ini hampir saja usang. Lihatlah di negeri ini pengurusan birokrasi yang seringkali dipersulit dengan kedustaan sana-sini, yang ujung-ujungnya bisa mudah jika ada uang pelicin. Lihat pula bagaimana di pasaran, para pedagang banyak bersumpah untuk melariskan barang dagangannya dengan promosi yang penuh kebohongan. Pentingnya berlaku jujur, itulah yang akan penulis utarakan dalam tulisan sederhana ini. Jujur berarti berkata yang benar yang bersesuaian antara lisan dan apa yang ada dalam hati. Jujur juga secara bahasa dapat berarti perkataan yang sesuai dengan realita dan hakikat sebenarnya. Kebalikan jujur itulah yang disebut dusta. Perintah untuk Berlaku Jujur Dalam beberapa ayat, Allah Ta¶ala telah memerintahkan untuk berlaku jujur. Di antaranya pada firman Allah Ta¶ala,

³Hai orang-orang yang beriman bertakwalah kepada Allah, dan hendaklah kamu bersama orang-orang yang benar.´ (QS. At Taubah: 119).

Dalam ayat lainnya, Allah Ta¶ala berfirman,

³Tetapi jikalau mereka berlaku jujur pada Allah, niscaya yang demikian itu lebih baik bagi mereka.´ (QS. Muhammad: 21)

´ Begitu pula dalam hadits dari Al Hasan bin µAli. . ³Tinggalkanlah yang meragukanmu pada apa yang tidak meragukanmu. maka dia akan dicatat di sisi Allah sebagai orang yang jujur. Jika seseorang senantiasa berlaku jujur dan berusaha untuk jujur.´[2] Jujur adalah suatu kebaikan sedangkan dusta (menipu) adalah suatu kejelekan.Dalam hadits dari sahabat 'Abdullah bin Mas'ud radhiyallahu µanhu juga dijelaskan keutamaan sikap jujur dan bahaya sikap dusta. karena sesungguhnya dusta akan mengantarkan kepada kejahatan dan kejahatan akan mengantarkan pada neraka. Rasulullah shallallahu µalaihi wa sallam bersabda. Hati-hatilah kalian dari berbuat dusta. sebaliknya kejelekan selalu membawa kegelisahan dalam jiwa. Sesungguhnya kejujuran lebih menenangkan jiwa. sedangkan dusta (menipu) akan menggelisahkan jiwa. maka ia akan dicatat di sisi Allah sebagai pendusta. Yang namanya kebaikan pasti selalu mendatangkan ketenangan. karena sesungguhnya kejujuran akan megantarkan pada kebaikan dan sesungguhnya kebaikan akan mengantarkan pada surga. ³Hendaklah kalian senantiasa berlaku jujur. Ibnu Mas¶ud menuturkan bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda. Jika seseorang sukanya berdusta dan berupaya untuk berdusta.

berbuat baik dan berlaku jujur.´ Begitu sering kita melihat para pedagang berkata. Jika tidak percaya. Dari Rifa'ah. ³Sesungguhnya para pedagang akan dibangkitkan pada hari kiamat nanti sebagai orangorang fajir (jahat) kecuali pedagang yang bertakwa pada Allah. ³Barang ini dijamin paling murah. Tidak mau berterus terang apa adanya. Lantas Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda.´ Padahal sebenarnya. ia mengatakan bahwa ia pernah keluar bersama Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam ke tanah lapang dan melihat manusia sedang melakukan transaksi jual beli. Cobalah lihat ketidakjujuran kebanyakan pedagang saat ini. silakan bandingkan dengan yang lainnya. di toko lain masih lebih murah dagangannya dari pedagang tersebut.Perintah Jujur bagi Para Pelaku Bisnis Terkhusus lagi. Beliau lalu menyeru. terdapat perintah khusus untuk jujur bagi para pelaku bisnis karena memang kebiasaan mereka adalah melakukan penipuan dan menempuh segala cara demi melariskan barang dagangan. ³Wahai para pedagang!´ Orang-orang pun memperhatikan seruan Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam sambil menengadahkan leher dan pandangan mereka pada beliau. .

perilaku jujur sebenarnya mudah menuai berbagai keberkahan. Bila keduanya berlaku jujur dan saling terus terang. - - ³Kedua orang penjual dan pembeli masing-masing memiliki hak pilih (khiyar) selama keduanya belum berpisah. Bersungguh-sungguhlah kalian menjadi orang yang jujur. maka keduanya akan memperoleh keberkahan dalam transaksi tersebut. Jauhilah perilaku dusta yang dapat mengantarkan pada kebinasaan. Yang dimaksud keberkahan adalah tetap dan bertambahnya kebaikan.Keberkahan dari Sikap Jujur Jika kita merenungkan. Coba perhatikan baik-baik perkataan Ibnu Katsir rahimahullah ketika menjelaskan surat At Taubah ayat 119. Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda. Sebaliknya. niscaya akan hilanglah keberkahan bagi mereka pada transaksi itu. Beliau mengatakan. ³Berlaku jujurlah dan terus berpeganglah dengan sikap jujur. Moga-moga kalian mendapati kelapangan dan jalan keluar atas perilaku jujur tersebut. Dari sahabat Hakim bin Hizam.´[5] .´ Di antara keberkahan sikap jujur ini akan memudahkan kita mendapatkan berbagai jalan keluar dan kelapangan. bila mereka berlaku dusta dan saling menutup-nutupi.

ia berkata. umat Islam bersepakat bahwa berdusta itu haram.´ Dari berbagai hadits terlihat jelas bahwa sikap jujur dapat membawa pada keselamatan.´ Nabi shallallahu µalaihi wa sallam begitu mencela orang yang tidak transparan dengan menyembunyikan µaib barang dagangan ketika berdagang. ³Tanda orang munafik itu ada tiga. dusta dalam perkataan.Akibat Berperilaku Dusta Dusta adalah dosa dan µaib yang amat buruk. tidak mensucikan mereka dan mereka akan mendapatkan siksaan yang pedih. ³Tiga (golongan) yang Allah tidak berbicara kepada mereka pada hari Kiamat. orang yang menurunkan celananya melebihi mata kaki dan orang yang menjual barangnya dengan sumpah dusta. Di antara kehancuran yang diperoleh adalah ketika di akhirat kelak. tidak melihat kepada mereka. menyelisihi janji jika membuat janji dan khinat terhadap amanah. sedangkan sikap dusta membawa pada jurang kehancuran. : . yaitu: orang yang sering mengungkit pemberiannya kepada orang. Di samping berbagai dalil dari Al Qur¶an dan dan berbagai hadits. Kita dapat menyaksikan pada hadits berikut. Coba perhatikan kisah dalam hadits dari Abu Hurairah. . Di antara dalil tegas yang menunjukkan haramnya dusta adalah hadits berikut ini.

Jujur Sama Sekali Tidak Membuat Rugi Inilah pentingnya berlaku jujur dalam segala hal. ³Rasulullah shallallahu µalaihi wa sallam pernah melewati setumpuk makanan. » « ». bisa jadi mereka merugi karena begitu terus terang dan terlalu jujur. para sahabat. Perilaku tidak jujur ini pula seringkali kita saksikan dalam transaksi online (semacam pada toko online). "Apa ini wahai pemilik makanan?" Sang pemiliknya menjawab.« . Mereka semua begitu semangat dalam memelihara akhlak yang mulia ini. berarti dosa menipu bukanlah dosa yang biasa-biasa saja. dan ulama salafush sholeh lainnya. ³Mas. lalu beliau memasukkan tangannya ke dalamnya. sungguh menawan dan membuat orang interest. barangsiapa menipu maka dia bukan dari golongan kami."[8] Jika dikatakan bukan termasuk golongan kami." Beliau bersabda.´ ucapan seseorang ketika menawarkan HP pada saudaranya. Dalam berbisnis hal ini begitu urgent. Namun sikap jujur ini seakan-akan mulai punah. "Mengapa kamu tidak meletakkannya di bagian makanan agar manusia dapat melihatnya? Ketahuilah. Padahal sudah sering kita dengar perilaku jujur dari Nabi shallallahu µalaihi wa sallam. HP yang saya jual ini masih awet lima tahun lagi. terkhusus lagi dalam hal muamalah atau berbisnis. Awalnya barang yang dipajang di situs. Padahal yang sebenarnya. maka pun beliau bertanya. tertarik . Karena begitu banyak orang yang loyal pada suatu penjual karena sikapnya yang jujur. kemudian tangan beliau menyentuh sesuatu yang basah. Walaupun ujung-ujungnya. HP tersebut sudah jatuh sampai sepuluh kali dan seringkali diservis. "Makanan tersebut terkena air hujan wahai Rasulullah. Coba saja lihat secara sederhana pada penjual dan pembeli yang melakukan transaksi. Bandingkan dengan perangai jelek sebagian pelaku bisnis saat ini.

com/doc/5443236/Kejujuran . Tak tahunya. mau menerangkan µaib barang yang dijual. Pahala besar di sisi Allah. sungguh akan membuahkan pahala begitu besar.´ Ya Allah. namun keuntungan secara non material itu akan diperoleh.scribd. Sungguh.html http://www.untuk membelinya. Nabi shallallahu µalaihi wa sallam bersabda. mudahkanlah hamba-Mu untuk selalu memiliki akhlak yang mulia ini. selalu berlaku jujur dalam segala hal. Yakinlah bahwa keuntungan tidak semata-mata berupa uang atau material. itu pun suatu keuntungan. Pahamilah wahai saudaraku! Jika pelaku bisnis mau berlaku jujur ketika berbisnis.com/2011/03/berlakulah-jujur. Hanya Allah yang beri taufik.blogspot. tidak sengaja menyembunyikannya. ³Satu bagian kecil nikmat di surga lebih baik dari dunia dan seisinya. sungguh keberkahan akan selalu hadir. Bahkan pahala di sisi-Nya. inilah keuntungan yang luar biasa. apa yang dipajang berbeda jauh dengan apa yang sampai di tangan pembeli. Walaupun mungkin keuntungan secara material tidak diperoleh karena saking jujurnya. Karena jujur. http://murattalkeren. nikmat dunia dibanding dengan nikmat akhirat berupa pahala di sisi Allah amat jauh sekali.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful