P. 1
Orang Awam Mencoba Memahami Kata-Kata Yesus Di Injil Markus - By Justinus Darmono

Orang Awam Mencoba Memahami Kata-Kata Yesus Di Injil Markus - By Justinus Darmono

5.0

|Views: 3,309|Likes:
Published by Gilbert Hanz
Menyampaikan kesaksian bukanlah menyombongkan diri, namun berbagi pengalaman bagaimana Tuhan telah menolong dan menyembuhkan kita.
Menyampaikan kesaksian bukanlah menyombongkan diri, namun berbagi pengalaman bagaimana Tuhan telah menolong dan menyembuhkan kita.

More info:

Published by: Gilbert Hanz on Jan 02, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial Share Alike

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/27/2014

pdf

text

original

1:29. Sekeluarnya dari rumah ibadat itu Yesus dengan Yakobus dan Yohanes pergi ke rumah
Simon dan Andreas. 1:30 Ibu mertua Simon terbaring karena sakit demam. Mereka segera
memberitahukan keadaannya kepada Yesus. 1:31 Ia pergi ke tempat perempuan itu, dan sambil
memegang tangannya Ia membangunkan dia, lalu lenyaplah demamnya. Kemudian perempuan itu
melayani mereka. 1:32 Menjelang malam, sesudah matahari terbenam, dibawalah kepada Yesus
semua orang yang menderita sakit dan yang kerasukan setan. 1:33 Maka berkerumunlah seluruh
penduduk kota itu di depan pintu. 1:34 Ia menyembuhkan banyak orang yang menderita
bermacam-macam penyakit dan mengusir banyak setan; Ia tidak memperbolehkan setan-setan itu
berbicara, sebab mereka mengenal Dia.

Selesai dari upacara ibadat di sinagoga, Tuhan Yesus bersama kedua rasul mengunjungi
keluarga Simon. Mungkin Tuhan Yesus sudah tahu bahwa ibu mertua Simon sedang sakit
demam dan tidak bisa bangun. Dengan memegang tangannya, maka daya kuasa mengalir ke
dalam tubuh ibu mertua Simon dan sembuhlan ia. Kita bisa membayangkan bagaimana
perasaan seorang yang sedang sakit dikunjungi dan disembuhkan. Ucapan syukur dan terima
kasih ditumpahkan dengan segala cara, dengan penuh sukacita. Pastilah ibu mertua Simon
melayani Tuhan Yesus dengan penuh kegembiraan. Jikalau berkenan, menginap saja di
rumahnya dan pasti disediakan kamar untuk sang Tabib.

Kabar kesembuhan orang yang dirasuki roh jahat, begitu cepat menyebar. Maka kesempatan
tersebut betul-betul dimanfaatkan oleh semua orang yang mempunyai saudara yang sedang
sakit. Mereka tahu dimana Tuhan Yesus berada, maka berbondong-bondonglah orang
berdatangan. Tanpa mengenal lelah Tuhan Yesus bersedia menyembuhkan yang sakit maupun
yang kerasukan setan. Perasaan berbelas kasih lebih dominan dan diutamakan dari pada untuk
beristirahat.

Dengan kuasa-Nya, Tuhan Yesus melarang semua setan untuk berbicara di hadapan-Nya. Dia
tidak mau dikenal dan diketahui bahwa Dialah Allah yang mahakuasa. Biarlah segalanya
berjalan wajar begitu saja, dan mengalir seperti sungai. Biarlah semua orang melihat dan
mendengar dan merenungkan masing-masing, siapakah Dia sebenarnya.

Penulis agak heran bahwa banyak orang di Galilea pada waktu itu yang kerasukan roh jahat.
Mungkin kita hanya bisa membayangkan bahwa zaman itu betul-betul zaman edan, dimana

Dar/memahami Markus 14

15

roh jahat meraja lela menguasai manusia. Jangan-jangan di Indonesia pada saat inipun sama
dengan zaman pada waktu itu. Banyak media mewartakan tentang kerasukan masal di mana-
mana. Pada tahun-tahun yang penuh rahmat ini, roh jahat sangat marah dan berupaya
mengganggu dengan segala cara.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->