P. 1
Orang Awam Mencoba Memahami Kata-Kata Yesus Di Lukas - By Justinus Darmono

Orang Awam Mencoba Memahami Kata-Kata Yesus Di Lukas - By Justinus Darmono

|Views: 2,446|Likes:
Published by Gilbert Hanz
Untuk mengikuti jejak-jejak pelayanan Santo Lukas, kita harus meneliti Kisah ParaRasul. Kita tidak memiliki informasi kapan Santo Lukas bertobat dan menjadi Kristen,tetapi dengan meneliti tulisan pada kitab tersebut, kita bisa melihat dimana diabergabung dengan Santo Paulus.
Untuk mengikuti jejak-jejak pelayanan Santo Lukas, kita harus meneliti Kisah ParaRasul. Kita tidak memiliki informasi kapan Santo Lukas bertobat dan menjadi Kristen,tetapi dengan meneliti tulisan pada kitab tersebut, kita bisa melihat dimana diabergabung dengan Santo Paulus.

More info:

Published by: Gilbert Hanz on Jan 02, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial Share Alike

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/23/2014

pdf

text

original

3:21. Ketika seluruh orang banyak itu telah dibaptis dan ketika Yesus juga
dibaptis dan sedang berdoa, terbukalah langit 3:22 dan turunlah Roh
Kudus
dalam rupa burung merpati ke atas-Nya. Dan terdengarlah suara
dari langit: "Engkaulah Anak-Ku yang Kukasihi, kepada-Mulah Aku
berkenan."
3:23 Ketika Yesus memulai pekerjaan-Nya, Ia berumur kira-
kira tiga puluh tahun dan menurut anggapan orang, Ia adalah anak Yusuf,
anak Eli, 3:24 anak Matat, anak Lewi, anak Malkhi, anak Yanai, anak
Yusuf, 3:25 anak Matica, anak Amos, anak Nahum, anak Hesli, anak Nagai, 3:26 anak Maat, anak
Matica, anak Simei, anak Yosekh, anak Yoda, 3:27 anak Yohanan, anak Resa, anak Zerubabel,
anak Sealtiel, anak Neri, 3:28 anak Malkhi, anak Adi, anak Kosam, anak Elmadam, anak Er, 3:29
anak Yesua, anak Eliezer, anak Yorim, anak Matat, anak Lewi, 3:30 anak Simeon, anak Yehuda,
anak Yusuf, anak Yonam, anak Elyakim, 3:31 anak Melea, anak Mina, anak Matata, anak Natan,
anak Daud, 3:32 anak Isai, anak Obed, anak Boas, anak Salmon, anak Nahason, 3:33 anak
Aminadab, anak Admin, anak Arni, anak Hezron, anak Peres, anak Yehuda, 3:34 anak Yakub,
anak Ishak, anak Abraham, anak Terah, anak Nahor, 3:35 anak Serug, anak Rehu, anak Peleg, anak
Eber, anak Salmon, 3:36 anak Kenan, anak Arpakhsad, anak Sem, anak Nuh, anak Lamekh, 3:37
anak Metusalah, anak Henokh, anak Yared, anak Mahalaleel, anak Kenan, 3:38 anak Enos, anak
Set, anak Adam, anak Allah.

Penulis tidak tahu apakah Yesus dibaptis bersama-sama dengan orang lain, ataukah antri
belakangan dan sedang sendirian. Paling tidak kita bisa membayangkan sewaktu Yesus
dibaptis Yohanes, Dia berlaku patuh dan diam mengikuti upacara pembatisan secara sungguh-
sungguh. Pada saat-saat itulah seekor merpati yang mestinya berbulu putih bersih terbang di
atas-Nya. Penulispun tidak tahu apakah suara dari langit tersebut dapat didengar oleh semua
orang yang berada disitu, atau hanya didengar orang-orang tertentu. Namun kita bisa
memahami atau meyakini bahwa suara dari langit yang mengatakan “Engkaulah Anak-Ku”
adalah suara Allah Bapa sendiri. Kita juga bisa memahami apabila Bapa masih belum
berkenan kepada semua orang termasuk kita ini, yang sekecil apapun pasti pernah berbuat
salah.

Dari catatan Lukas ini, kita dapat memahami bahwa Tuhan Yesus mulai berkarya nyata
setelah berumur sekitar tigapuluh tahun. Kita tidak tahu pasti, apa saja yang telah dikerjakan
selama tigapuluh tahun sebelum berkarya. Mungkin karena dianggap sebagai orang
kebanyakan yang biasa saja, maka tidak ada catatan-catatan yang dianggap penting yang
istimewa. Jikalau toch ada peristiwa yang luar biasa, hal tersebut mungkin bukan pengajaran
rohani secara umum. Jangan-jangan hanya menekankan saja bahwa Dia penuh dengan segala
kuasa dan mukjizat.

28

Dalam benak penulis, pembaptisan Tuhan Yesus sepertinya suatu tanda bahwa Dia mulai
berkarya memasuki zaman baru. Zaman Perjanjian Baru, yang sedikit banyak agak berbeda
dengan keyakinan bangsa Yahudi pada waktu itu. Zaman Perjanjian Lama ditutup oleh nabi
yang disebut sebagai Yohanes Pembaptis.

Dalam hal silsilah, penulis mengalami kebingungan karena agak berbeda dengan tulisan
Matius. Dari Adam sampai kepada Tuhan Yesus sepertinya baru sekejap saja, padahal ilmu
pengetahuan menemukan fosil-fosil manusia purba yang jauh lebih tua dari Adam. Namun
demikian penulis betul-betul merasa kagum bahwa pada zaman dahulu kala bangsa suku
Abraham sudah bisa menyusun silsilah sedemikian rupa. Penulis sendiri meyakini bahwa
cerita dalam Kitab Kejadian mengandung banyak simbol atau ungkapan yang lebih dalam dari
hanya sekedar cerita sejarah. Suku bangsa Uhr menyebut manusia pertama sebagai Adam, dan
mungkin bangsa lain akan menyebut dengan nama lain lagi.

Jangan-jangan setiap bangsa malah mempunyai cerita nenek moyangnya sebagai manusia
pertama di bumi ini. Cerita yang diawali oleh satu pertanyaan, siapakah sebenarnya nenek
moyang kita. Maka disusunlah cerita “Sangkan paraning dumadi” versi masing-masing suku
bangsa. Penulis sendiri tidak mempunyai catatan warisan dari orang tua, siapakah nenek
moyang untuk beberapa generasi saja.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->