LAPORAN PELAKSANAAN PRAKTEK KERJA LAPANGAN DI PT. PLN (Persero) P3B Sumatera JL. LISTRIK NO.

12 MEDAN

OLEH WAWAN SETIAWAN 092406146

PROGRAM STUDI D-III TEKNIK INFORMATIKA DEPARTEMEN MATEMATIKA FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM UNIVERSITAS SUMATERA UTARA MEDAN 2011

ii

KATA PENGANTAR

Segala puji dan syukur kami panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, yang telah melimpahkan rahmat dan hidayah-Nya sehingga laporan kerja praktek yang telah kami laksanakan mulai tanggal 21 Juni – 09 Juli 2011 di PT. PLN (Persero) P3B Sumatera dapat kami selesaikan dengan baik. Laporan Praktek Kerja Lapangan ini merupakan salah satu syarat yang harus dipenuhi untuk menyelesaikan pendidikan D-III pada Program Studi Teknik Informatika Fakultas Matematika Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Sumatera Utara. Adapun Laporan Praktek Kerja Lapangan ini disusun berdasarkan pengalaman penulis selama melaksanakan Praktek Kerja Lapangan di PT. PLN (Persero) P3B Sumatera Jalan Listrik No. 12 Medan. Pada kesempatan ini penulis ingin menyampaikan rasa terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu saya ketika pelaksanaan Praktek Kerja Lapangan hingga penyelesaian laporan ini, antara lain:
1. Teristimewa buat kedua orang tua saya tercinta, atas perhatian dan

dukungannya serta doanya selama ini.
2. Bapak Dr. Sutarman, M.Sc, selaku Dekan Fakultas Matematika dan Ilmu

Pengetahuan Alam Universitas Sumatera Utara.
3. Bapak Dr. Marpongahtun, M.Sc, selaku Pembantu Dekan I Fakultas

Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Sumatera Utara.
4. Bapak Prof. Drs. Tulus, Vordipl.Math., M.Si., Ph.D, selaku Ketua

Departemen Matematika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Sumatera Utara.

iii

5. Bapak Dr. Sutarman, M.Sc, selaku pembimbing I PKL saya yang ikut serta

membantu penulis dalam menyelesaikan laporan PKL ini.
6. Bapak Sungkun Sembiring, selaku pembimbing II PKL saya yang banyak

memberikan saya bimbingan dan pengetahuan selama melaksanakan PKL.
7. Seluruh karyawan yang ada di PT. PLN (Persero) P3B Sumatera. 8. Bapak/Ibu

staf pengajar jurusan D-III Teknik Informatika Fakultas

Matematika dan Imu Pengetahuan Alam Universitas Sumatera Utara.

Penulis sadar laporan kerja praktek ini masih jauh dari sempurna dengan segala kekurangannya. Untuk itu kami harapkan adanya kritik dan saran dari semua pihak demi kesempurnaan dari laporan kerja praktek kami. Akhir kata, semoga laporan ini dapat bermanfaat bagi rekan-rekan mahasiswa dan pembaca sekalian demi menambah pengetahuan tentang praktek kerja lapangan.

Medan, November 2011 Penulis

1 2.3 2.4 Latar Belakang Praktik Kerja Lapangan Tujuan Praktik Kerja Lapangan Ruang Lingkup Sistematika Penulisan 1 2 3 3 BAB 2 GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN 2.2 2.1 1.7 15 .6 Sejarah Berdirinya Perusahaan Perusahaan Listrik Setelah Kemerdekaan Nasional Perusahaan Listrik Indonesia Sejarah PT PLN (Persero) Wilayah Sumatera Utara Pemisahan Wilayah.4 2.2 1.5 2. Pembangkitan dan Penyaluran 7 9 10 10 11 13 Makna Logo Perusahaan Visi.iv DAFTAR ISI PERSETUJUAN KATA PENGANTAR DAFTAR ISI DAFTAR LAMPIRAN i ii iv vi BAB 1 PENDAHULUAN 1.3 1. Misi dan Motto PT PLN (Persero) 2.

3 Jadwal Praktik Kerja Lapangan Disiplin Kerja 16 16 17 17 18 18 19 20 20 20 Daftar Kegiatan Praktik Kerja Lapangan Penggunaan Alat-alat Perusahaan 3.1 4.2 3.2 3.1 3.3.1.v BAB 3 LAPORAN KEGIATAN PRAKTIK KERJA LAPANGAN 3.4.4 Hambatan-hambatan dan Analisis Selama Praktik Kerja Lapangan 3.1 3.1 3.2 Hambatan-hambatan Selama Praktik Kerja Lapangan Analisis Terhadap Hambatan-hambatan Selama Praktik Kerja Lapangan BAB 4 KESIMPULAN DAN SARAN 4.2 Kesimpulan Saran 22 24 DAFTAR PUSTAKA 25 .1 Pengalaman Praktik Kerja Lapangan 3.4.1.2 Komputer/Laptop Wifi 3.3.

vi DAFTAR LAMPIRAN Lampiran A Lampiran B Lampiran C Lampiran D Lampiran E : Surat Pengantar dari Fakultas : Surat Jawaban dari Perusahaan / Instansi : Surat Keputusan (SK) Dosen Pembimbing : Daftar Nilai PKL : Daftar Hadir PKL .

Sistem ini dilakukan oleh sebuah universitas sebagai salah satu lembaga atau badan yang nantinya akan menciptakan SDM yang handal dan profesional. maka dibutuhkan suatu sistem pendidikan. Untuk memperoleh Sumber Daya Manusia (SDM) yang terampil dan mempunyai disiplin kerja yang tinggi di bidang masing-masing.1 Latar Belakang Praktik Kerja Lapangan Sebelum penulis menguraikan latar belakang mengenai Praktik Kerja Lapangan (PKL).BAB 1 PENDAHULUAN 1. PKL adalah suatu kegiatan mandiri dengan terjun langsung ke suatu instansi pemerintah atau perusahaan swasta. Ilmu pengetahuan secara teori dan praktik . terlebih dahulu perlu dijelaskan pengertian dari PKL. dimana instansi atau perusahaan tersebut telah memenuhi syarat sebagai tempat dilakukannya PKL yang merupakan mata kuliah yang harus diikuti oleh semua mahasiswa. mahasiswa di harapkan dapat mempelajari dan mengetahui tentang kegiatan-kegiatan di tempat PKL sehingga dapat menambah ilmu pengetahuan serta keterampilan mahasiswa. Dalam kegiatan PKL.

Namun hal tersebut belum begitu sempurna jika mahasiswa tidak melibatkan diri dalam kegiatan yang nyata. PLN (Persero) P3B Sumatera. PLN (Persero) P3B Sumatera adalah sebagai berikut: a. Melatih mental yang cukup dalam menghadapi dunia kerja dan memperbaiki sikap untuk lebih dewasa dan bertindak lebih baik dan sopan santun. tutur kata dan cara berpakaian. c. b. Agar mahasiswa dapat melihat situasi kerja yang sebenarnya sehingga nantinya mahasiswa diharapkan dapat menyesuaikan diri dengan dunia kerja.2 yang berguna untuk mempraktikkan teori yang diperoleh adalah dua hal yang saling menunjang. maka perusahaan atau instansi lain yang menjadi pilihan penulis adalah PT. Diharapkan PKL ini dapat membekali mahasiswa dalam memenuhi upaya bangsa untuk menghasilkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas. Tujuannya agar mahasiswa siap terjun ke masyarakat dengan bekal menerapkan keterampilan yang ada. . PLN (Persero) P3B Sumatera. untuk menerapkan apa yang telah disebutkan.2 Tujuan Praktik Kerja Lapangan Adapun tujuan PKL yang diadakan di PT. Dengan demikian ilmu yang diperoleh mahasiswa selama pendidikan dapat dipergunakan untuk diterapkan dalam pekerjaan PKL ditempat mahasiswa melaksanakan PKL. Untuk mengetahui secara langsung aktivitas yang dilakukan oleh suatu perusahaan dalam hal ini adalah PT. 1. Akhirnya.

3 Ruang Lingkup Dalam pelaksanaannya. Meningkatkan rasa tanggung jawab antara kelompok terutama dalam menyelesaikan suatu pekerjaan sehingga potensi yang dimiliki oleh mahasiswa dapat lebih dioptimalkan. sehingga kecakapan kerja yang diperoleh seperti struktur organisasi. hubungan sosial dan pada batasan-batasan tertentu mengenai berbagai persoalan dan kendala yang dihadapi dan bagaimana upaya pemecahannya. maka penulis membaginya dalam beberapa bab sebagai berikut: BAB 1 : PENDAHULUAN Bab ini mengurai latar belakang PKL serta sistematika penulisan laporan. 1. 1. PKL memiliki peranan penting untuk mendidik mahasiswa/i agar dapat melaksanakan tanggung jawab dari tugas yang diberikan dengan baik dan juga meningkatkan rasa percaya diri terhadap ruang lingkup pekerjaan yang dihadapi Dalam ruang lingkup kerja pada pelaksanaan program PKL tidak hanya bertumpu pada aktifitas kerja tetapi juga menyangkut berbagai kendala dan permasalahan yang dihadapi serta solusi yang diambil dengan tetap memperhatikan prosedur dan batasanbatasan yang telah ditetapkan.4 Sistematika Penulisan Agar dapat memberikan gambaran yang jelas pada penulisan Laporan PKL ini. . bidang kerja.3 d.

4 BAB 2 : GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN Bab ini menjelaskan sejarah ringkas dan perkembangan PT. . BAB 3 : LAPORAN KEGIATAN PRAKTIK KERJA LAPANGAN Bab ini menguraikan kegiatan-kegiatan yang penulis laksanakan selama Praktik Kerja Lapangan di PT. BAB 4 : KESIMPULAN DAN SARAN Bab ini merupakan bab penutup yang menguraikan kesimpulan dan saran. PLN (Persero) P3B Sumatera serta struktur organisasinya. PLN (Persero) P3B Sumatera.

berfungsi mendistribusikan tenaga listrik dari Gardu Induk sampai ke tangan konsumen melalui Jaringan . PT. PLN (Persero) Pembangkitan Sumatera Bagian Utara. yang tugas utamanya melakukan pembangunan Pusat Pembangkit. PT. PLN (Persero) Sumatera Utara sesungguhnya merupakan representasi (gabungan) dari beberapa unit yang beroperasi secara bersama di wilayah kerja Propinsi Sumatera Utara. PLN (Persero) Wilayah Sumatera Utara.BAB 2 GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN PT. bertugas menyalurkan tenaga listrik dalam jumlah besar dari pusat pembangkit listrik ke pusat beban melalui jaringan transmisi bertegangan tinggi. Di dalamnya terdapat 6 unit PLN yang masing-masing memiliki fungsi spesifik yang saling melengkapi dalam satu sistem operasi ketenagalistrikan. c. PLN (Persero) P3B Sumatera . b. PT. dan pengoperasian sistem tenaga listrik. bertanggung jawab atas pengoperasian serta pemeliharaan pembangkit untuk memproduksi tenaga listrik dalam jumlah besar yang bersumber dari pemanfaatan berbagai energi primer. PT. d. Jaringan Transmisi serta Gardu Induk. yaitu : a. PLN (Persero) Pikitring Sumut & Aceh.Unit Pengatur Beban Sumatera Bagian Utara.

. PLN juga mengoperasikan 3.175 Mva kelolaan PLN P3B Sumatera . Jaringan Tegangan Rendah (JTR).104. menyediakan jasa pendidikan dan pelatihan bagi pegawai PLN maupun instansi lain diluar PLN yang membutuhkan. Secara Umum PLN Regional Sumut ini melayani daerah yang meliputi 20 Kabupaten. Dalam memberikan layanannya PLN didukung oleh 7 unit Kantor Cabang. Tegangan Menengah (JTM). f.703 buah gardu dibawah naungan PLN Wilayah Sumatera Utara yang melayani 2.4 Kms jaringan transmisi tegangan tinggi dan gardu induk berkapasitas 2.Propinsi Sumatera Utara. 11 Rayon. Gardu Distribusi dan Sambungan Rumah (SR). [PLN . PT.9 MW.064 Kms. Dan untuk menyalurkan listik agar sampai ke pelanggan.295.242 Kms jaringan tegangan rendah serta 14.Unit Pengatur Beban Sumbagut. PLN (Persero) Udiklat Tuntungan. Kebutuhan listrik daerah Sumut sendiri dipasok dari 8 Unit Pembangkit yang dioperasikan PLN Pembangkitan Sumbagut. 4 Sub Ranting dan 114 Kantor Jaga dengan jaringan tegangan menengah sepanjang 20. Suplai tenaga listrik terbesarnya berasal dari PLTGU Belawan yang terletak di Pulau Naga Putri Sicanang dengan daya tepasang sebesar 1077.916 pelanggan (data s/d September 2005). 21. 50 Ranting. dan 7 Kotamadya se .2006].6 e.

Dengan menyerahnya Pemerintah Belanda kepada Jepang dalam Perang Dunia II maka Indonesia di kuasai Jepang. untuk menyerahkan perusahaan-perusahaan listrik dan gas kepada Pemerintah Republik Indonesia. oleh karena itu perusahaan listrik dan gas yang ada diambil alih oleh Jepang dan semua personil dalam perusahaan listrik tersebut diambil alih oleh orang-orang Jepang. NIGN yang semula bergerak di bidang gas memperluas usahanya di bidang listrik untuk kemamfaatan umum. PLTA Lamajan. Kelistrikan untuk kemamfaatan umum mulai ada pada saat perusahaan swasta Belanda yaitu NV. pada saat beberapa perusahaan Belanda. PLTA Bengkok Dago. Penyerahan tersebut diterima oleh . PLTA Tonsea Lama di Sulawesi Utara dan PLTU di Jakarta. Setelah berhasil merebut perusahan listrik dan gas dari tangan kekuasaan Jepang kemudian pada bulan September 1945. Selain itu dibeberapa kotapraja dibentuk perusahaan-perusahaan listrik kotapraja. Kasman Singodimedjo untuk melaporkan hasil perjuangan mereka. Dengan jatuhnya Jepang ketangan Sekutu. dan diproklamasikannya kemerdekaan Indonesia pada tanggal 17 Agustus 1945. antara lain pabrik gula dan pabrik teh mendirikan pembangkit tenaga listrik untuk keperluan sendiri.1 Sejarah Berdirinya Perusahaan Kelistrikan di Indonesia dimulai pada abad ke-19. Pada tahun 1927 pemerintah Belanda membentuk Lands Waterkracht Bedrijuen (LWB) yaitu perusahaan listrik negara yang mengelola PLTA Plegen. delegasi dari Buruh/Pegawai Listrik dan Gas yang diketuai oleh Kobarsjih menghadap Pimpinan KNI pusat yang pada waktu itu diketuai oleh Mr. maka kesempatan yang baik ini dimamfaatkan oleh pemuda dan buruh listrik dan gas untuk mengambil alih perusahaan-perusahaan listrik dan gas yang dikuasai Jepang. Selanjutnya Delegasi Kobarsjih bersama-sama dengan pimpinan KNI pusat menghadap Presiden Soekarno.7 2.

Dengan adanya Agresi Belanda I dan II sebagian besar perusahaan-perusahaan listrik dikuasai kembali oleh Pemerintah Belanda atau pemiliknya semula. Dengan undangundang tersebut maka seluruh perusahaan listrik Belanda berada ditangan bangsa Indonesia. tanggal 3 Oktober 1963 tentang Nasionalisasi Perusahaan Listrik milik bangsa asing di Indonesia jika waktu konsesinya habis. Sejalan dengan meningkatnya perjuangan bangsa Indonesia untuk membebaskan Irian Jaya dari cengkraman penjajahan Belanda maka dikeluarkan Undang-Undang Nomor 86 tahun 1958 tertanggal 27 Desember 1958 tentang nasionalisasi semua perusahaan Belanda dan Peraturan Pemerintah Nomor 18 tahun 1985 tentang Nasionalisasi perusahaan listrik dan gas milik Belanda. Tanggal 27 Oktober 1945 kemudian dikenal sebagai Hari Listrik dan Gas. Nomor 163. 1 s/d 27 Oktober 1945 maka dibentuklah Jawatan Departemen Pekerjaan Umum dan Tenaga.8 Presiden Soekarno dan kemudian dengan penetapan Pemerintah tahun 1945 No. Para pemuda kemudian mengajukan mosi yang dikenal dengan Mosi Kobarsjih tentang Nasionalisasi Perusahaan Listrik dan Gas Swasta kepada Parlemen RI selanjutnya dikeluarkan Keputusan Presiden R. Sejarah ketenagalistrikan di Indonesia mengalami pasang surut sejalan dengan pasang surutnya perjuangan bangsa. Pegawaipegawai yang tidak mau bekerja sama kemudian mengungsi dan menggabungkan diri pada kantor-kantor Jawatan Listrik dan Gas di daerah-daerah Republik Indonesia yang bukan daerah pendudukan Belanda untuk meneruskan perjuangan.I. hari tersebut telah diperingati untuk pertama kali pada tanggal 27 Oktober 1946 bertempat di gedung Badan Pekerja Komite Nasional .

9 Pusat (BPKNP) Yogyakarta. Penetapan secara resmi tanggal 27 Oktober 1945 sebagai Hari Listrik dan Gas berdasarkan Keputusan Menteri Pekerjaan Umum dan Tenaga Listrik Nomor 235/KPTS/1975 tanggal 30 September 1975 yang digabung dengan Hari Kebaktian Pekerjaan Umum dan Tenaga Listrik yang jatuh pada tanggal 03 Desember 1975. Mengingat pentingnya semangat dan nilai-nilai Hari Listrik maka berdasarkan Keputusan Menteri Pertambangan dan Energi Nomor 1134. Hari jadi listrik bersejarah bagi karyawan generasi 1945 menurut Keputusan Pemerintah No.2 Perusahaan Listrik Setelah Kemerdekaan Dengan dikumandangkannya Proklamasi Kemerdekaan RI telah menggugah hati serta mempertebal tekad para karyawan perusahaan listrik untuk mengambil alih segera pimpinan perusahaan listrik dari kekuasaan Jepang. Bandung. Perusahaan listrik . Yogyakarta. Semarang. K/43 PK/1992 tanggal 31 Agustus 1992 ditetapkanlah tanggal 27 Oktober 1992 sebagai Hari Listrik Nasional. Dalam persetujuan Konferensi Meja Bundar di negara Belanda ditetapkan bahwa kecuali perusahaan milik pemerintah (Lands Waterkracth Bebrijven atau LWB) dikembalikan pada pemiliknya. dan berbagai kota lainnya di pulau Jawa dan di luar Jawa. Kesatuan aksi para karyawan perusahaan listrik seluruh kawasan wilayah Indonesia berhasil mengambil alih secara keseluruhan pada pertengahan bulan Oktober 1945. Pengambil alihan yang pertama terjadi pada tanggal 21 September 1945 di pusat (Jawa Denki jeayp Kosha) Jakarta oleh kesatuan aksi karyawan listrik dan setelah itu meluas ke daerah lainnya seperti perusahaan listrik di Surabaya.K/43. 1 s/d 27 Oktober 1945. 2.

PP No.OGEM untuk Jakarta.ANIEM pada tanggal 1 November 1954 untuk pelistrikan wilayah Jawa Timur dan Jawa Tengah.3 Nasional Perusahaan Listrik Indonesia Pelaksanaan Nasionalisasi terhadap perusahaan listrik Belanda NV. P. Panupetel/direksi pembangkit yang bernaung dibawah Direktorat Jenderal ketenagaan Kementerian PU 2.KPTS 009/DIRPLN/66 tanggal 14 April 1966. menyalurkan. Untuk pengolahan selanjutnya pemerintah membentuk dewan direksi yang anggotanya terdiri atas: Direktur Penoditel.Siantar(Berkedudukan di Tebing Tinggi). NV. Sibolga. ANIEM dan Sekjen PUT yang bertindak sebagai ketua dewan direktur. setelah itu dibentuk “PEODITEL” sebagai pusatnya adalah direksi pembangkit yang keduanya dibawa Direktorat Jenderal Ketenagaan Kementerian PUT tahun 1975. wewenang dan tanggung jawab membangkitkan. GBO. Direktur ex NV. 18 tahun 1972 mempertegas kedudukan PLN sebagai Perusahaan Umum Listrik Negara dengan hak. Direktur ex NV.10 yang beroperasi di Indonesia adalah perusahaan asing yang dimiliki Belanda antara lain: NV. OGEM kecuali pembangkit tenaga listrik yang semula LWB tetap dikuasai pemerintah RI dengan nama PLN. Cirebon terjadi pada tanggal 1 Januari 1954 dan terhadap NV. maka dengan keputusan Direksi PLN No. PLN Eksploitasi I dibagi menjadi 4 cabang dan satu sector. ANIEM. 2. Binjai.4 Sejarah PT PLN (Persero) Wilayah Sumatera Utara Sebagai tindak lanjut dari pembentukan PLN Eksploitasi I Sumatera Utara. GEBEO dan NV. dan mendistribusikan . yaitu cabang Medan.

perkembangan fasilitas kelistrikan.23/1994 tanggal 16 Juni 1994 maka ditetapkan status PLN sebagai persero. Untuk mencapai tujuan PLN meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mendorong perkembangan industri PJPT II yang tanggung jawabnya cukup besar dan berat. Kemudian menyusul Peraturan Menteri PUTL No. kemampuan pasokan listrik dan indikasi – indikasi pertumbuhan lainnya. desentralisasi. Adapaun yang melatarbelakangi perubahan status tersebut adalah untuk mengantisipasi kebutuhan listrik yang terus meningkat dewasa ini. dan harus mampu berswadaya tinggi.013/PRT/75 yang merubah PLN Ekploitasi II menjadi PLN Wilayah II Sumatera Utara. PLN harus mampu menggunakan tolak ukur Internasional. terbuka. kerjasama dan hubungan yang harmonis dengan instansi dan lembaga yang terkait perlu dibina dan ditingkatkan terus.5 Pemisahan Wilayah . hal ini ditandai dengan bertambahnya jumlah pelanggan. Pembangkitan dan Penyaluran Perkembangan kelistrikan di Sumatera Utara terus mengalami pertumbuhan dan perkembangan yang begitu pesat. Dalam SK Menteri tersebut PLN Eksploitasi I Suamtera Utara diubah menjadi PLN Eksploitasi II Sumatera Utara. Untuk mengantisipasi pertumbuhan dan perkembangan kelistrikan Sumatera Utara di masa – masa mendatang serta sebagai . Dimana pada abad 21 nanti PLN tidak dapat menghadapi tantangan yang ada. dengan manajemen yang berani transparan. Dengan keluarnya peraturan pemerintah No.profit center dan cost center.11 tenaga listrik keseluruh wilayah RI. 2.

Melakukan pengawasan/pemeliharaan terhadap aplikasi/software. hardware dan jaringan komunikasi yang ada(existing/selesai) di PT PLN (Persero)Wilayah Sumatera Utara 2.139.PLN(Persero) Pembangkitan dan Penyaluran Sumatera Bagian Utara yang terpisah dari PT. Sementara itu.K/023/DIR/1996 tanggal 8 Agustus 1996 dibentuk organisasi baru bidang jasa pelayanan kelistrikan yaitu PT.PLN (Persero)Wilayah II.PLN Wilayah Sumatera Utara. Area Pengelola Data Center dibentuk.490. Saat ini pelanggan PT. Beberapa tugas dan tanggung jawab Area Pengelola Data Center adalah: 1. maka berdasarkan Surat Keputusan Nomor 078.PLN (Persero) Wilayah II berubah menjadi PT.PLN (Persero) Wilayah II berpisah tanggung jawab pengelolaanya ke PLN Pembangkitan dan Penyaluran Sumbagut. Membuat kebijakan yang berhubungan Data Center . Mengusulkan Rencana Anggaran Biaya(RAB) produk yang akan dikembangkan dalam Area Pengelola Data Center 5.428.265. Pada tahun 2009 tepatnya pada bulan Agustus tanggal 31. Pada tahun 2003 PT.00. Mengusulkan pengembangan produk yang berhubungan dengan Data Center kepada manajemen PT PLN (Persero) wilayah Sumatera Utara 3. Melakukan koordinasi dengan bidang/bagian terkait terhadap produk yang akan dikembangkan 4. PT PLN(Persero) Wilayah II berkonsentrasi pada distribusi dan penjualan. maka fungsi – fungsi pembangkitan dan penyaluran yang sebelumnya dikelola PT.PLN(Persero) Wilayah Sumatera Utara sampai dengan bulan September 2009 berjumlah 2.12 upaya untuk meningkatkan kulitas pelayanan jasa kelistrkan.009 pelanggan dengan rupiah tagihan Rp 328.

Logo tersebut dapat berarti mewakili produk PT PLN (Persero) Wilayah Sumatera Utara yaitu menjual arus listrik kepada masyarakat. Pada umumnya logo yang menjadi lambang perusahaan mempunyai makna.13 Saat ini Area Pengelola Data Center bertugas menangani: Sentralisasi Billing Sistem Informasi Pengelolaan Piutang Pelanggan (SIP3) Payment Point Online Bank dan Pos Penataan Data Pelanggan dan Jaringan 2.6 Makna Logo Perusahaan Setiap perusahaan mempunyai logo sebagai ciri khusus yang membedakan satu perusahaan dengan perusahaan lainnya. Bentuk dari logo itu sendiri tergantung dari kebijaksanaan perusahaan dan sesuai dengan apa yang menjadi tugas perusahaan tersebut. PT PLN (Persero) Wilayah Sumatera Utara sebagaimana perusahaan lainnya juga memiliki logo sebagai ciri perusahaan tersebut. .

2. Masyarakat umum (rumah tangga). 3. negatif dan netral. Biru : Menggambarkan arus (fasa) merah. c. .14 Bentuk dari Logo PT PLN (Persero) Wilayah Sumatera Utara adalah sebagai berikut: Logo PT PLN (Persero) Wilayah Sumatera Utara terdiri atas: 1. Merah b. Warna Warna yang ada di dalam logo terdiri atas: a. : Menggambarkan arus (fasa) biru. Gelombang Gelombang menggambarkan bahwa di dalam arus listrik terdapat tiga macam ion yaitu: ion positif. Selain itu dapat juga menggambarkan adanya tiga golongan konsumen utama yang dilayani oleh PT PLN (Persero) Wilayah Sumatera Utara itu sendiri yaitu: a. Tanda Petir Tanda petir menggambarkan muatan listrik yang menimbulkan gelombang arus(fasa). Kuning : Menggambarkan arus (fasa) kuning.

andal dan ramah lingkungan. Misi dan Motto PT PLN (Persero) P3B Sumatera Visi dari PT PLN (Persero) P3B Sumatera Diakui sebagai pengelola penyaluran dan pengaturan beban Sistem Tenaga Listrik dengan tingkat pelayanan setara kelas dunia yang mampu memenuhi harapan steholders masyarakat. c.. c. Lapangan/Perusahaan manufacture. 2. b. MOTTO Motto dari PT PLN (Persero) P3B Sumatera adalah “Kesinambungan Penyaluran Listrik_untuk_Sumatera” . Melakukan dan mengelola penyaluran tenaga listrik tegangan tinggi secara efisien.15 b. Mengelola transaksi tenaga listrik secara kompetitif.7 Visi. d. transparan dan adil. Melaksanakan pembangunan instalasi sistem transmisi tenaga listrik sumatera. Mengelola operasi system tenaga listrik secara andal. dan memberikan kontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan MISI a. Rumah sakit dan hotel.

30 WIB. Selama 3 minggu mengadakan PKL pada PT. penulis merasakan banyak pengalaman selama PKL dan penulis juga merasakan bahwa pengalaman-pengalaman tersebut membuat wawasan penulis semakin bertambah lebih baik.00 WIB. yang dapat membantu mahasiswa untuk membandingkan antara teori yang dipelajari pada saat kuliah dengan PKL di perusahaan.BAB 3 PELAKSANAAN PRAKTIK KERJA LAPANGAN 3. Adapun hal-hal yang harus penulis perhatikan dan kerjakan selama pelaksanaan PKL ialah sebagai berikut: 3. PLN (Persero) P3B Sumatera.1. dan pada hari Jumat penulis sudah di lapangan di . sampai dengan pukul 16. Selama mengikuti PKL perusahaan menetapkan jadwal PKL dari hari Senin sampai hari Jumat yakni sesuai dengan jadwal kerja yang berlaku di PT.1 Jadwal Praktik Kerja Lapangan Jadwal PKL hari Senin sampai dengan hari jumat penulis masuk pukul 07.1 Pengalaman Praktik Kerja Lapangan Pada prinsipnya dengan diadakannya Praktik Kerja Lapangan (PKL) mahasiswa mempunyai suatu pengalaman yang baru. PLN (Persero) P3B Sumatera.

3.Melakukan persetujuan antara mahasiswa dengan perusahaan untuk mematuhi peraturan yang berlaku. . .Instalasi driver komputer yang diperlukan pegawai yang bermasalah. PLN (Persero) P3B Sumatera. Selama melaksanakan PKL penulis melakukan kegiatan-kegiatan sebagai berikut: No. .Libur. pada pukul 07.00 WIB untuk mengikuti Senam Kesegaran Jasmani dan mulai bekerja pukul 08.Membantu pekerjaan pegawai menggunakan Ms.Mencoba dan memperbaiki file sharing computer yang bermasalah.00 WIB sampai dengan pukul 16. Office. PLN (Persero) P3B Sumatera.Pengenalan setiap bagian departemen dan staff pegawai di bagian Sarana Dan Prasarana . penulis diberikan kesempatan di Bagian Rencana dan Evaluasi untuk melakukan kegiatan-kegiatan seperti karyawan lainnya.17 PT.2 Daftar Kegiatan Praktik Kerja Lapangan Dalam melaksanakan kegiatan-kegiatan sehari-hari selama tiga minggu di Dinas PT. .Menginstal ulang komputer . 1 2 3 4 5 6 7 8 HARI/TANGGAL Selasa/21 Juni 2011 Rabu/22 Juni 2011 Kamis /23 Juni 2011 Jumat/24 Juni 2011 Sabtu/25 Juni 2011 Minggu/26 Juni 2011 Senin/27 Juni 2011 Selasa/28 Juni 2011 KEGIATAN .2 Disiplin Kerja Untuk setiap harinya penulis harus berpakain rapi dan mematuhi peraturan-peraturan yang telah ditetapkan pihak perusahaan. yakni memakai kemeja warna putih dan celana warna hitam.Libur. . 3.1. .00 WIB.

Libur.Memperbaiki sharing printer yang bermasalah.Libur.Libur 3. memerlukan suatu sarana dalam memenuhi kebutuhan kerja sehari-hari.Sharing data dari komputer ke komputer di bagian Rencana dan Evaluasi . . Alat-alat yang digunakan di kantor PT PLN (Persero) P3B Sumatera adalah sebagai berikut: 3. maka PT PLN (Persero) Wilayah Sumatera Utara.Service komputer (setting komputer dan scanning virus) .Membersihkan virus dan tune-up konfigurasi komputer .Mengupgrade Ms Office 2003 ke Ms 2007 di Kantor .Mengupdate antivirus di kantor bagian Rencana dan Evaluasi dengan memakai jaringan nirkabel .3.1 Komputer/Laptop Di PT PLN (Persero) P3B Sumatera khususnya di bagian ADC(Area Data Center) juga memakai komputer atau laptop. .3 Penggunaan Alat-alat Perusahaan Untuk memenuhi peningkatan efektifitas dan peningkatan produktifitas kerja.18 9 10 11 12 13 14 15 16 Rabu/29 Juni 2011 Kamis/30 Juni 2011 Jumat/1Juli 2011 Sabtu/2 Juli 2011 Minggu/3 Juli 2011 Senin/4 Juli 2011 Selasa/5 Juli 2011 Rabu/6 Juli 2011 17 18 19 Kamis/7 Juli 2011 Jumat/ 8 Juli 2011 Sabtu/9 Juli 2011 .Service Sistem Operasi computer yang bermasalah . . Perangkat komputer atau laptop merupakan .Print data melalui sharing computer ke komputer .Instalasi dan memasang scanner yang bermasalah pada komputer .

berhubung komputer dalam perusahaan tersebut terbatas Adapun tugas-tugas yang penulis lakukan dengan menggunakan laptop adalah Membuat table rekapitulasi trafo distribusi terpasang dan rusak tahun 2009 per cabang dan per ranting/rayon dengan menggunakan Macromedia Dream Weaver 8 serta Menyisipkan script CSS(Cascading Style Sheet) kedalam table agar sesuai dengan tampilan web berbasis ASP. Komputer maupun laptop hanya menggunakan jaringan nirkabel. dimana computer dibantu dengan wireless adapter agar terhubung dengan internet.2 Wifi (Wireless Fidelity) PT PLN (Persero) P3B Sumatera menyediakan koneksi internet dengan Wifi. . Komputer yang digunakan oleh penulis dalam pengetikan menggunakan system operasi yaitu Windows Server 2003. menstranfer data keseluruh unit PT PLN (Persero) P3B Sumatera dan sekitarnya.3.19 peralatan yang sangat penting karena dengan adanya komputer setiap kegiatan perusahaan dapat dilaksanakan dengan cepat. Penulis juga diperbolehkan untuk membawa laptop masing-masing. 3. Di setiap gedung diberikan hospot agar dapat bertukar informasi.

2 Analisis Terhadap Hambatan-hambatan Selama Praktik Kerja Lapangan Cara penulis untuk mengatasi semua hambatan tersebut adalah penulis menganggap para pegawai yang di PT PLN (Persero) P3B Sumatera. 3. Terbatasnya waktu karyawan-karyawan dalam membimbing mahasiswa yang melaksanakan PKL. dipatuhi dan rekan kerja penulis serta berusaha untuk percaya diri untuk melakukan suatu tugas. karena penulis hanya ditugaskan untuk melaksanakan pekerjaan tertentu. sebagai atasan yang perlu dihormati.4 Hambatan-hambatan dan Analisis Selama Praktik Kerja Lapangan 3. Pada awalnya penulis sulit beradaptasi pada perusahaan dan rasa ragu-ragu dalam melaksanakan pekerjaan yang sering dialami. Apabila penulis merasa ada perbedaan ilmu yang penulis telah terima dibangku sekolahan dan ditempat PKL penulis berusaha untuk bertanya karena merupakan satu kesempatan bagi penulis untuk menambah ilmu dan wawasan . 2.1 Hambatan-hambatan Selama Praktik Kerja Lapangan Hambatan yang dialami penulis selama melaksanakan PKL adalah sebagai berikut: 1.4. Selama PKL penulis tidak dapat mengetahui dan tidak dapat mengerti sebagian aktivitas perusahaan. 3.4.20 3.

.21 sehingga di dalam memasukan data penulis tidak terlalu canggung dan lebih santai mengerjakan semua pekerjaan.

dimana selama di bangku perkuliahan masih asing bagi penulis untuk dapat mengetahui tantangan-tantangan kerja apa saja yang harus dihadapi kelak saat . Kesimpulan Dari kegiatan Praktek Kerja Lapangan (PKL) selama tiga minggu di PT PLN (Persero) P3B Sumatera. Penulis setiap hari mendapat bimbingan dari pegawai dan staf yang bertugas di bagian Rencana dan Evaluasi. Penulis mendapat pekerjaan yang belum pernah dikerjakan selama bangku kuliah. namun atas berkat kerja sama yang baik dengan para pegawai. Dan juga disiplin kerja yang membuat penulis terbiasa dalam suasana kerja yang sebenarnya.1.BAB 4 KESIMPULAN DAN SARAN 4. Selama melaksanakan PKL. penulis banyak memperoleh pengalaman yang berharga yang tidak mungkin diperoleh dari tempat lain. hambatan tersebut dapat diatasi. Penulis juga sering mengalami hambatan dalam mengerjakan tugas. Dengan melaksanakan PKL ternyata membawa dampak yang cukup berarti bagi penulis yang secara langsung diharapkan dalam dunia usaha/bisnis yang sesungguhnya.

Dari pelaksanaan PKL di PT PLN (Persero) P3B Sumatera. 2.23 terjun ke dunia kerja dan sifat individu yang akan ditemui sebagai rekan-rekan bekerja nantinya. PT PLN (Persero) P3B Sumatera memegang peranan penting untuk menanggulangi dan mengimbangi peningkatan permintaan akan kebutuhan tenaga listrik oleh masyarakat di Sumatera Utara terkhusus kota Medan. Dengan adanya kegiatan PKL ini dapat menimbulkan sikap percaya diri dan bertanggung jawab terhadap suatu pekerjaan serta meningkatkan kedisiplinan bagi mahasiswa dan juga lebih menetapkan ilmu yang diperoleh selama di bangku perkuliahan dan dengan adanya program PKL ini memberikan pengalaman yang sangat berharga bagi mahasiswa untuk dapat melihat dan mengenal dunia kerja yang sesungguhnya. PT PLN (Persero) P3B Sumatera memegang peranan penting dalam penyaluran tenaga listrik guna meningkatkan pembangunan bagi masyarakat dan juga bagi negara. penulis dapat mengambil kesimpulan sebagai berikut: 1. PT PLN (Persero) P3B Sumatera bergerak dibidang penyediaan dan penjualan tenaga listrik serta pelayanan kepada pelanggan – pelanggannya. 3. Penggunaan jasa komputer di PT PLN (Persero) P3B Sumatera ini meningkatkan kualitas dan kuantitas serta juga meningkatkan data dari hasil pekerja tersebut. .

2. Cara kerja setiap bagian-bagian di ADC serta bidang kegiatannya. Saran Selama melaksanakan PKL. Perlunya perbaikan dan pembaharuan fasilitas-fasilitas di PT PLN (Persero) P3B Sumatera. .23 4. 4. sejarah berdirinya PT PLN (Persero) P3B Sumatera. Komunikasi yang baik antara atasan dengan bawahan dan sebaiknya perlu tetap dipertahankan. agar mahasiswa dapat menerapkan ilmu yang didapat di bangku kuliah di PT PLN (Persero) P3B Sumatera. untuk menunjang kinerja karyawan agar bisa bekerja secara maksimal.2. 3. Diharapkan hubungan kerja sama yang baik dan harmonis antara Univeritas Sumatera Utara dengan perusahaan PT PLN (Persero) P3B Sumatera. penulis banyak mendapatkan informasi-informasi baik itu mengenai susunan organisasi. Perlunya kesesuaian antara jurusan mahasiswa dengan tempat PKL yang ditempatinya. Saran-saran penulis bagi PT PLN (Persero) P3B Sumatera yang dapat diberikan adalah: 1.

pln.23 DAFTAR PUSTAKA http://www.co.id .

23 .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful