P. 1
sampah

sampah

|Views: 965|Likes:
Published by Nurul Setia Pertiwi

More info:

Published by: Nurul Setia Pertiwi on Jan 02, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/06/2013

pdf

text

original

Sumber, Karakteristik, dan Timbulan Sampah 1.

Sumber Sampah Secara praktis sumber sampah dibagi menjadi 2 kelompok besar, yaitu: a. Sampah dari permukiman, atau sampah rumah tangga b. Sampah dari non-permukiman yang sejenis sampah rumah tangga, seperti dari pasar, daerah komersial, dan sebagainya. Sampah dari kedua jenis sumber ini dikenal sebagai sampah domestik. Sedang sampah non-domestik adalah sampah atau limbah yang bukan sejenis sampah rumah tangga, misalnya limbah dari proses industri. Bila sampah domestik ini berasal dari lingkungan perkotaan, dalam bahasa Inggris disebut municipal solid waste (MSW). Berdasarkan hal tersebut di atas, dalam pengelolaan sampah kota di Indonesia, sumber sampah kota dibagi berdasarkan (Pedoman Pengelolaan Persampahan Perkotaan bagi Pelaksana, 2003): a. Permukiman atau rumah tangga dan sejenisnya b. Pasar c. Kegiatan komersial seperti pertokoan d. Kegiatan perkantoran e. Hotel dan restoran f. Kegiatan dari institusi seperti industri, rumah sakit, untuk sampah yang sejenis sampah permukiman g. Penyapuan jalan h. Taman-taman. Kadang dimasukkan pula sampah dari sungai atau drainase air hujan, yang cukup banyak dijumpai. Sampah dari masing-masing sumber tersebut dapat dikatakan mempunyai karakteristik yang khas sesuai dengan besaran dan variasi aktivitasnya. Demikian juga timbulan (generation) sampah masing -masing. Sumber tersebut bervariasi satu dengan yang lain, sebagaimana berikut:
Tabel 2.1. Besarnya timbulan sampah berdasarkan sumbernya (SNI S 04-1993-03 dan Pengkajian Laju Timbulan Sampah di Indonesia, 1989)

10 unit wadah yang berisi air masing-masing 100 liter. 1989): Satuan berat: kg/o/hari. Terdapat faktor kompaksi yaitu densitas. Satuan timbulan sampah ini biasanya dinyatakan sebagai satuan skala kuantitas per orang atau per unit bangunan dan sebagainya. dalam hal mengkaji besaran timbulan sampah. Berat sampah akan tetap. Prakiraan timbulan sampah baik untuk saat sekarang maupun di masa mendatang merupakan dasar dari perencanaan. Rata-rata timbulan sampah biasanya akan bervariasi. dan pengkajian sistem pengelolaan persampahan. maka volume sampah akan berkurang karena mengalami kompaksi. dan pengangkutan Perencanaan rute pengangkutan Fasilitas untuk daur ulang Luas dan jenis TPA. Bagi kota-kota di negara berkembang. komposisi. kg/m2/hari. Prakiraan rerata timbulan sampah merupakan langkah awal yang biasa dilakukan dalam pengelolaan persampahan. Di samping itu. Namun 10 unit wadah yang berisi sampah 100 liter. dan karakteristik sampah merupakan hal yang sangat menunjang dalam menyusun sistem pengelolaan persampahan di suatu wilayah.Data mengenai timbulan. Bagi negara berkembang dan beriklim tropis seperti Indonesia. agaknya perlu diperhitungkan adanya faktor pendaurulangan sampah mulai dari sumbernya sampai di TPA. Jumlah timbulan sampah ini biasanya akan berhubungan dengan elemen-elemen pengelolaan sampah antara lain (Pengkajian Laju Timbulan Sampah di Indonesia. bila air tersebut disatukan dalam wadah yang besar. Oleh karenanya. Timbulan sampah dapat diperoleh dengan sampling (estimasi) berdasarkan standar yang sudah tersedia. Timbulan sampah ini dinyatakan sebagai (Pengkajian Laju Timbulan Sampah di Indonesia. tetapi dapat juga berarti musim buah-buahan tertentu. L/bed/hari dan sebagainya. antara lain (Probleme de Dechets Urban en Indonesie. bila sampah tersebut disatukan dalam sebuah wadah. Sebagai ilustrasi. Penggunaan satuan volume dapat menimbulkan kesalahan dalam interpretasi karena terdapat faktor kompaksi yang harus diperhitungkan. 1982): Jumlah penduduk dan tingkat pertumbuhannya Tingkat hidup: makin tinggi tingkat hidup masyarakat. Variasi ini terutama disebabkan oleh perbedaan. alat pengumpulan. Dalam hal ini. Data tersebut harus tersedia agar dapat disusun suatu alternatif sistem pengelolaan sampah yang baik. L/m2/hari. 1989): Pemilihan peralatan. misalnya wadah. musim bisa terkait musim hujan dan kemarau. perancangan. maka akan tetap berisi 1000 liter air. berat sampah juga sangat dipengaruhi oleh faktor sosial budaya lainnya. faktor musim sangat besar pengaruhnya terhadap berat sampah. makin besar timbulan sampahnya . kg/bed/hari dan sebagainya Satuan volume: L/o/hari. sebaiknya evaluasi timbulan sampah dilakukan beberapa kali dalam satu tahun. Di Indonesia umumnya menerapkan satuan volume.

5 di bawah ini.2 yang berasal dari kota Bandung pada tahun 1994. LIPI. Kebersihan Kota Bandung. Timbulan Sampah di Beberapa Negara (Cointreau.4 dan 2. timbulan sampah mencapai angka minimum pada musim panas Cara hidup dan mobilitas penduduk Iklim. yang merupakan rangkuman dari beberapa laporan hasil penelitian sebagai gambaran. Timbulan Sampah Kota Bandung.- Musim. 1994 (PD.3 (Jakarta tahun 2000 dan 2005).2. 1982) . Di negara Barat. 2010) Tabel 2. Contoh timbulan sampah adalah seperti tercantum dalam Tabel 2. 2. Jumlah Sampah di Jakarta (Municipal Solid Waste Management in Indonesia. beberapa angka tentang timbulan sampah diberikan dalam Tabel 2.4. 1994) Tabel 2. Untuk memberikan gambaran tentang timbulan sampah ini. Di negara barat. Tabel 2.3. debu hasil pembakaran alat pemanas bertambah pada musim dingin Cara penanganan makanannya. dan TL ITB.

7 menggambarkan contoh komposisi sampah kota di beberapa tempat di dunia.5. kulit.4 kg/orang/hari Karena timbulan sampah dari sebuah kota sebagian besar berasal dari rumah tangga.6. maka untuk menghitung besaran sistem.5 kg/orang/hari Satuan timbulan sampah kota sedang/kecil = 1. kain. Tabel 2. Komposisi Sampah Domestik (Regional Seminar on Solid Waste.3 0. pasar. baik saat di rumah. bila pengamatan lapangan belum tersedia. atau = 0. 2010) Menurut SNI 19-3964-1995 (Metode Pengambilan dan Pengukuran Contoh Timbulan dan Komposisi Sampah Perkotaan). atau = 0. Komposisi dan sifat-sifat sampah menggambarkan keanekaragaman aktivitas manusia. makanan. hotel. kaca. Tabel 2. kantor dsb. plastik. maka untuk perhitungan secara cepat satuan timbulan sampah tersebut dapat dianggap sudah meliputi sampah yang ditimbulkan oleh setiap orang dalam berbagai kegiatan dan berbagai lokasi. jalan. logam. dan lain-lain. kayu. 1979) . Jumlah Sampah Kota di Beberapa Pulau Indonesia ((Municipal Solid Waste Management in Indonesia. Sedang Tabel 2. taman. misalnya dinyatakan sebagai % berat (biasanya berat basah) atau % volume (basah) dari kertas.6 menggambarkan tipikal komposisi sampah pemukiman di kota di negara maju. sehingga asumsi tersebut di atas perlu penyesuaian. 2. Namun tambah besar sebuah kota. karet.Tabel 2. dan tambah membesar porsi sampah non-permukiman. Komposisi Sampah Pengelompokan berikutnya yang juga sering dilakukan adalah berdasarkan komposisinya.5 L/orang/hari.4 0. dapat digunakan angka timbulan sampah sebagai berikut: Satuan timbulan sampah kota besar = 2 2.5 2 L/orang/hari. maka tambah mengecil porsi sampah dari permukiman.

abu tidak terlalu berbahaya terhadap lingkungan dan masyarakat.7. Kelompok inilah yang berpotensi untuk diproses dengan bantuan mikroorganisme. dihasilkan pula gas-gas hasil dekomposisi. maupun pengangkutannya. Pembusukan sampah ini dapat menghasilkan bau tidak enak. Sampah yang tidak membusuk atau refuse pada umumnya terdiri atas bahan-bahan kertas. seperti ammonia dan asam-asam volatil lainnya. plastik. Selain itu. flora. Sampah ini pada umumnya terdiri atas zat kimia organik maupun anorganik serta logam-logam berat. seperti pembakaran. dan lain-lain. Sampah kering (refuse) sebaiknya didaur ulang. kaca. abu yang berukuran <10 m dapat memasuki saluran pernafasan dan menyebabkan penyakit pneumoconiosis. Di negara beriklim dingin. gelas. Selama tidak mengandung zat beracun. apabila tidak maka diperlukan proses lain untuk memusnahkannya. atau juga dikenal sebagai sampah organik. maupun abu hasil pembakaran sampah dari insinerator. Dengan demikian pengelolaannya menghendaki kecepatan. Sampah . Komposisi Sampah di Beberapa Kota (% berat basah) (Probleme de Dechets Urban en Indonesie. Namun. banyak berasal dari penyapuan jalan-jalan umum. 1982) Pengertian sampah organik seperti tercantum dalam Tabel di atas lebih bersifat untuk mempermudah pengertian umum. seperti gas metan dan sejenisnya. terutama yang berasal dari sisa makanan. logam. dan berpotensi sebagai sumber pencemaran udara yang bermasalah. pembuangan. baik pembakaran bahan bakar untuk pemanas ruangan. Sampah yang membusuk (garbage) adalah sampah yang dengan mudah terdekomposisi karena aktivitas mikroorganisme. Sampah berbahaya adalah semua sampah yang mengandung bahan beracun bagi manusia. yang dapat membahaykan keselamatan bila tidak ditangani secara baik. yang kebanyakan merupakan buangan industri. atau sering pula disebut sebagai sampah anorganik. untuk menggambarkan komponen sampah yang cepat terdegradasi (cepat membusuk). dan fauna. Namun pembakaran refuse ini juga memerlukan penanganan lebih lanjut. Sampah kelompok ini kadang dikenal sebagai sampah basah. Kelompok sampah ini dikenal pula sebagai sampah kering. Abu debu di negara tropis seperti Indonesia. misalnya dalam pengomposan atau gasifikasi. khususnya bila mengandung plastik PVC.Tabel 2. sampah berupa debu dan abu banyak dihasilkan sebagai produk hasil pembakaran. Penumpukan sampah yang cepat membusuk perlu dihindari. baik dalam pengumpulan.

maka tambah kecil proporsi sampah yang berasal dari kegiatan rumah tangga. tambah banyak komponen sampah organik (sisa makanan. Suatu penelitian (1989) yang dilakukan di beberapa kota di Jawa Barat menggambarkan hal tersebut dalam skala kota. dan yang akan terus bertambah adalah kertas dan dan sampah kering lainnya yang sulit terdegradasi Musim.jenis ini sebaiknya dikelola oleh suatu badan yang berwenang dan dikeluarkan ke lingkungan sesuai dengan peraturan yang berlaku. sedangkan negara berkembang seperti Indonesia banyak menggunakan plastik sebagai pengemas.8. Semakin sering sampah dikumpulkan. Tambah besar dan beraneka ragam aktivitas sebuah kota. Jenis sampah akan ditentukan oleh musim buah-buahan yang sedang berlangsung Tingkat sosial ekonomi. Dengan mengetahui komposisi sampah dapat ditentukan cara pengolahan yang tepat dan yang paling efisien sehingga dapat diterapkan proses pengolahannya. Tabel 2. Kemasan produk bahan kebutuhan sehari-hari juga akan mempengaruhi. semakin tinggi tumpukan sampah terbentuk. kertas. dan sebagainya Pendapatan per kapita. yang umumnya didominasi sampah organik.9 berikut ini. Tambah sederhana pola hidup masyarakatnya. Daerah ekonomi tinggi pada umumnya menghasilkan sampah yang terdiri atas bahan kaleng. 1982) . Sampah jenis ini tidak dapat dicampurkan dengan sampah kota biasa. kelembaban sampah juga cukup tinggi Frekuensi pengumpulan. dan sebagainya). Tipikal Komposisi Sampah Pemukiman (% berat basah) (Cointreau.8 di bawah ini. seperti tampak dalam Tabel 2. Tetapi sampah organik akan berkurang karena membusuk. Masyarakat tingkat ekonomi rendah menghasilkan total sampah yang lebih sedikit dan homogen dibanding tingkat ekonomi lebih tinggi Kemasan produk. Negara maju cenderung tambah banyak yang menggunakan kertas sebagai pengemas. Tipikal komposisi sampah didasarkan atas tingkat pendapatan digambarkan pada Tabel 2. Komposisi sampah juga dipengaruhi oleh beberapa faktor: Cuaca. Di daerah yang kandungan airnya tinggi.

P. N. kadar abu.30 0.20 0. Karakteristik sampah dapat dikelompokkan menurut sifat-sifatnya.60 ton/m3 .12 merupakan contoh karakteristik di kota sebuah TPS di kota Bandung tahun 2007.komponen sampah.9.LPM ITB.11.20 ton/m3 Sampah di gerobak sampah: 0. Tabel 2. distribusi ukuran Karakteristik kimia: khususnya yang menggambarkan susunan kimia sampah tersebut yang terdiri dari unsur C. kadar volatil.Tabel 2.50 0.40 ton/m3 Sampah di TPA dengan pemadaran konvensional = 0. O. 1989) 3. Departemen PU . tergantung pada komponen . Karakteristik Sampah Kota Bandung 1988 (Teknik Lingkungan ITB PD Kebersihan Kodya Bandung. Tendensi Komposisi Sampah di Jawa Barat (% berat basah) (Pusat Lit-Bang Pemukiman. seperti: Karakteristik fisika: yang paling penting adalah densitas. Tabel 2.01 0. biasanya untuk kebutuhan desain digunakan angka (Evaluation of waste recycling potential in Bandung Municipal Solid Waste. Karakteristik Sampah Selain komposisi. Karakteristik tersebut sangat bervariasi.11 merupakan contoh karakteristik sampah yang sering dimunculkan di Indonesia.25 ton/m3 Sampah di truk terbuka: 0. Tabel 2. Sampah kota di negara-negara yang sedang berkembang akan berbeda susunannya dengan sampah kota di negara-negara maju. nilai kalor. Kekhasan sampah dari berbagai tempat/daerah serta jenisnya yang berbeda-beda memungkinkan sifat-sifat yang berbeda pula. maka karakteristik lain yang biasa ditampilkan dalam penanganan sampah adalah karakteritik fisika dan kimia. kadar air. S. maka densitas sampah akan tergantung pada sarana pengumpul dan pengangkut yang digunakan. 1988) . H. 2010): Sampah di wadah sampah rumah: 0. dan sebagainya Menurut pengamatan di lapangan.

. seperti parfum. aki bekas Di lingkungan pedesaan serta di lingkungan yang terlihat asri. namun dapat pula masih tersisa pada makanan yang dikonsumsi sehari-hari seperti dalam sayur mayur dan buah-buahan. kamfer. Bila bahan tersebut tidak lagi digunakan. hairspray. alkohol. kosmetik. Sampah Berbahaya Rumah Tangga Bahan sehari-hari yang digunakan di rumah tangga dewasa ini. seperti korek api. kaporit atau desinfektan. seperti pembersih saluran air.12. pupuk. asam cuka. gas elpiji. cairan pmbersih di garasi/taman. pembunuh kecoa di kamar tidur. pembersih toilet. oli mobil.Tabel 2. perekat. 4. soda kaustik. batere. Kegiatan agrowisata. serta untuk perencanaan fasilitas pembuangan akhir. air freshener. seperti cairan setelah mencukur. obat-obatan. semir. obat-obatan. shampo anti ketombe. seperti pestisida dan insektisida. khususnya di kota. Bahan-bahan tersebut digunakan dalam hampir seluruh kegiatan di rumah tangga. termasuk pula bekas pewadahannya seperti bekas cat. penggunaan bahan berbahaya agaknya juga sulit dihindari. yaitu: di dapur. seperti adanya lapangan golf dan sebagainya menambah intesifnya penggunaan bahan biosida yang umumnya resistan dan bersifat biokumulasi serta mendatangkan dampak negatif dalam jangka panjang bagi manusia yang terpaparnya. Contoh Karakteristik Sampah (Teknik Lingkungan ITB PD Kebersihan Kodya Bandung. maka bahan tersebut akan menjadi limbah. cat dan solven pengencer. 1988) Informasi mengenai komposisi dan karakteristik sampah diperlukan untuk memilih dan menentukan cara pengoperasian setiap peralatan dan fasilitas-fasilitas lainnya dan untuk memperkirakan kelayakan pemanfaatan kembali sumberdaya dan energi dalam sampah. seperti penggunaan pestisida dalam kegiatan pertanian. tidak terlepas dari penggunaan bahan berbahaya. yang kemungkinan besar tetap berkategori berbahaya. minyak tanah. tabung bekas pewangi ruangan. spiritus / alkohol di kamar mandi dan cuci. pembunuh nyamuk di ruang keluarga. yang dampaknya disamping akan menghasilkan residu yang terbuang pada badan penerima alamiah.

kepala pusing. Efek pada kesehatan manusia yang paling ringan umumnya akan terasa langsung karena bersifat akut. seperti tertera dalam Tabel 2. misalnya tidak terpapar pada temperatur atau diletakkan agar tidak terjangkau oleh anak-anak.Pada dasarnya bahan berbahaya tidak akan menimbulkan bahaya jika pemakaian. seperti kesulitan bernafas. Pada kemasan bahan-bahan tersebut biasanya tertera aturan penyimpanan. mudah terbakar minyak wangi: mudah terbakar kosmetika: toksik obat-obatan: toksik . Perawatan badan: shampo (anti ketombe): toksik penghilang cat kuku: toksik. korosif pembersih saluran air: korosif pengkilap mebel: mudah terbakar pembersih kaca: Korosif (iritasi) pembersih oven: korosif semir sepatu: mudah terbakar pengkilap logam (perak): mudah terbakar penghilang bintik noda: mudah terbakar pembersih toilet dan lantai: korosif pembersih karpet/kain: korosif. Produk pembersih: bubuk penggosok abrasif: korosif pembersih mengandung senyawa amunium dan turunannya : korosif pengelantang: toksik. penyimpanan dan pengelolaannya sesuai dengan ketentuan yang berlaku. lamban.13 di bawah ini. Survai yang dilakukan di Amerika Serikat menggambarkan porsi limbah berbahaya pada sampah kota yang berasal dari bahan yang biasa digunakan di rumah di Amerika Serikat. 1993) Contoh di bawah ini lebih lanjut menggambarkan karakteristik bahaya dari bahan yang biasa digunakan di rumah tangga tersebut di atas: a. mudah terbakar b.13: Limbah berbahaya dari rumah tangga (Tchobanoglous. iritasi mata atau kulit. Pencampuran dua atau lebih dapat pula menimbulkan masalah. Tabel 2.

Penerbit ITB. J. 1979 y T. in Municipal Solid Waste Management in Asia and the Pacific Islands . Bangkok. Padmi: Municipal Solid Waste Management in Indonesia. toksik d. Damanhuri. T. Theissen. Kebersihan Bandung. McGrawHill. 1988   imbulan dan Karakteristik Sampah Kota Bandung. TFE ENTPE (Perancis). the World Bank. pupuk: toksik aerosol: mudah terbakar. Thanh (Editor): Waste Disposal and Resource Recovery. 2010 y S. Produk otomotif: cairan anti beku: toksik oli: mudah terbakar aki mobil: korosif bensin.C. 1982 y LIPI: Komposisi dan Karakteristik Sampah Bandung. Proceedind 2nd Regional Seminar on Solid Waste . LIPI dan Jurusan TL. toksik pelarut / tiner: mudah terbakar baterei: korosif dan toksik khlorin kolam renang: korosif dan toksik biosida anti insek: toksik. mudah terbakar herbisida. Padmi. 1993 y E. E. PD. Tchobanoglous. Cointreau: Environmental Management of Urban Solid Wastes in Developing Countries. Daftar Pustaka: y G.c. Damanhuri dan Tri Padmi: Probleme de Dechets Urban en Indonesie. mudah meledak Bahan tersebut dapat pula menimbulkan bahaya lain bila bercampur satu dengan yang lain. June 1982 y N. Rachmawati : Teknik Lingkungan ITB PD Kebersihan Kodya Bandung. Vigil: Integrated Solid Waste Management. atau menimbulkan ledakan bila tabung sisa aerosol terbakar di bak sampah. minyak tanah: mudah terbakar.Editors: Agamuthu P. Masaru Tanaka. 1994 y E. Jurusan . H. seperti timbulnya gas toksik bila pembersih mengandung senyawa amonia bercampur dengan pengelantang yang mengandung khlor. Produk rumah tangga lain: cat: mudah terbakar.ITB. Handoko. W.H. S.A.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->