Wayang kulit

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas Belum Diperiksa

Langsung ke: navigasi, cari

Pagelaran wayang kulit oleh dalang terkemuka di Indonesia, Ki Manteb Sudharsono. Wayang kulit adalah seni tradisional Indonesia yang terutama berkembang di Jawa. Wayang berasal dari kata Ma Hyang artinya menuju kepada yang maha esa, . Wayang kulit dimainkan oleh seorang dalang yang juga menjadi narator dialog tokoh-tokoh wayang, dengan diiringi oleh musik gamelan yang dimainkan sekelompok nayaga dan tembang yang dinyanyikan oleh para pesinden. Dalang memainkan wayang kulit di balik kelir, yaitu layar yang terbuat dari kain putih, sementara di belakangnya disorotkan lampu listrik atau lampu minyak (blencong), sehingga para penonton yang berada di sisi lain dari layar dapat melihat bayangan wayang yang jatuh ke kelir. Untuk dapat memahami cerita wayang(lakon), penonton harus memiliki pengetahuan akan tokoh-tokoh wayang yang bayangannya tampil di layar. Secara umum wayang mengambil cerita dari naskah Mahabharata dan Ramayana, tetapi tak dibatasi hanya dengan pakem (standard) tersebut, ki dalang bisa juga memainkan lakon carangan (gubahan). Beberapa cerita diambil dari cerita Panji. Pertunjukan wayang kulit telah diakui oleh UNESCO pada tanggal 7 November 2003, sebagai karya kebudayaan yang mengagumkan dalam bidang cerita narasi dan warisan yang indah dan berharga ( Masterpiece of Oral and Intangible Heritage of Humanity ). Wayang kulit lebih populer di Jawa bagian tengah dan timur, sedangkan wayang golek lebih sering dimainkan di Jawa Barat. •

Pembuatan
Wayang kulit dibuat dari bahan kulit kerbau yang sudah diproses menjadi kulit lembaran, perbuah wayang membutuhkan sekitar ukuran 50 x 30 cm kulit lembaran yang kemudian dipahat dengan peralatan yang digunakan adalah besi berujung runcing berbahan dari baja yang berkualitas baik. Besi baja ini dibuat terlebih dahulu dalam berbagai bentuk dan ukuran, ada yang runcing, pipih, kecil, besar dan bentuk lainnya yang masing-masing mempunyai fungsinya berbeda-beda. Namun pada dasarnya, untuk menata atau membuat berbagai bentuk lubang ukiran yang sengaja dibuat hingga berlubang. Selanjutnya dilakukan pemasangan bagian-bagian tubuh seperti tangan, pada tangan ada dua sambungan, lengan bagian atas dan siku, cara menyambungnya dengan sekrup kecil yang terbuat dari tanduk kerbau atau sapi. Tangkai yang fungsinya untuk menggerak bagian lengan yang berwarna kehitaman juga terbuat berasal dari bahan tanduk kerbau dan warna keemasannya umumnya dengan menggunakan prada yaitu kertas warna emas yang ditempel atau bisa juga dengan dibron, dicat dengan bubuk yang dicairkan. Wayang yang menggunakan prada, hasilnya jauh lebih baik, warnanya bisa tahan lebih lama dibandingkan dengan yang bront.

[sunting] Jenis-jenis Wayang Kulit Berdasar Daerah

tetapi juga tuntunan.Wayang kulit dilihat pada sisi bayangannya. Ki Agus Wiranto. gaya Solo). almarhum Ki Surono (Banjarnegara. Ki Manteb Sudarsono (gaya Solo). Dalang adalah bagian terpenting dalam pertunjukan wayang kulit (wayang purwa). informasi. • • • Wayang Kulit Gagrag Yogyakarta Wayang Kulit Gagrag Surakarta Wayang Kulit Gagrag Banyumasan Wayang Kulit Gagrag Jawa Timuran Wayang Bali Wayang Kulit Banjar (Kalimantan Selatan) Wayang Palembang (Sumatera Selatan) Wayang Betawi (Jakarta) Wayang Cirebon (Jawa Barat) Wayang Madura (sudah punah) Wayang Siam • • • • • • • • [sunting] Dalang Wayang Kulit Dalang-dalang wayang kulit yang mencapai puncak kejayaan dan melegenda antara lain almarhum Ki Tristuti Rachmadi (Solo). Sedangkan Pesinden yang legendaris adalah almarhumah Nyi Tjondrolukito. almarhum Ki Narto Sabdo (Semarang.Ki Soeparman (gaya Yogya). ilmu. Oleh karena itu. http://id. almarhum Ki Hadi Sugito (Kulonprogo. Jogjakarta). Jadi keberadaan dalang dalam pertunjukan wayang kulit bukan saja pada aspek tontonan (hiburan) semata. dalang (halang) berasal dari akronim ngudhal Piwulang. Ki Anom Suroto (gaya Solo). pendidikan.wikipedia. Ki Enthus Susmono. dalang haruslah seorang yang berpengetahuan luas dan mampu memberikan pengaruh. Ki Timbul Hadi Prayitno (Yogya). Ngudhal artinya membongkar atau menyebar luaskan dan piwulang artinya ajaran. Dalam terminologi bahasa jawa. gaya Banyumas). disamping menguasai teknik pedalangan sebagai aspek hiburan.org/wiki/Wayang_kulit .

Setiap makhluk selalu menyandang unsur kebaikan dan kejahatan. yang terus berkembang dari zaman ke zaman. pemahaman filsafat. 24 Januari 2009 SEJARAH WAYANG KULIT Wayang Kulit WAYANG salah satu puncak seni budaya bangsa Indonesia yang paling menonjol di antara banyak karya budaya lainnya. hiburan. Menurut penelitian para ahli sejarah kebudayaan. Budaya wayang. Kedua induk cerita itu dalam pewayangan banyak mengalami pengubahan dan penambahan untuk menyesuaikannya dengan falsafah asli Indonesia. dan bisa jadi khilaf. budaya wayang merupakan budaya asli Indonesia. kadang-kadang bertindak keliru. Keberadaan wayang sudah berabad-abad sebelum agama Hindu masuk ke Pulau Jawa. seni lukis. khususnya di Pulau Jawa. dan yang benar-benar jahat. pendidikan. seni musik. Hadirnya tokoh panakawan dalam_ pewayangan sengaja diciptakan para budayawan Indonesia (tepatnya budayawan Jawa) untuk memperkuat konsep filsafat bahwa di dunia ini tidak ada makhluk yang benarbenar baik. yaitu Ramayana dan Mahabarata. serta hiburan. Para dewa dalam pewayangan bukan lagi merupakan sesuatu yang bebas dari salah. seni suara. seni sastra. dakwah. Penyesuaian konsep filsafat ini juga menyangkut pada pandangan filosofis masyarakat Jawa terhadap kedudukan para dewa dalam pewayangan. Dalam disertasinya berjudul Bijdrage tot de Kennis van het Javaansche Tooneel . dan juga seni perlambang. Walaupun cerita wayang yang populer di masyarakat masa kini merupakan adaptasi dari karya sastra India. Budaya wayang meliputi seni peran. seni pahat. juga merupakan media penerangan.Sabtu. melainkan seperti juga makhluk Tuhan lainnya. seni tutur.

dan bukan bahasa lain. wayang yang dimaksud tentunya adalah Wayang Kulit seperti yang kita kenal sekarang. sejak abad X. yang dibawa bersama dengan agama Hindu ke Indonesia. di dunia ada dua pendapat. Karya agung ini dikerjakan pada masa pemerintahan Prabu Jayabaya. Panakawan. Walmiki. Dengan demikian. Budaya wayang diperkirakan sudah lahir di Indonesia setidaknya pada zaman pemerintahan Prabu Airlangga. adalah Hazeau. tepatnya di Jawa Timur. karya Empu Kanwa Arjunawiwaha Kakawin. Alasan mereka cukup kuat. semuanya berasal dari bahasa Jawa (Kuna). para pujangga Jawa tidak lagi hanya menerjemahkan Ramayana dan Mahabarata ke bahasa Jawa Kuna. juga merupakan hasil penelitian sarjana-sarjana Barat. bahwa seni wayang masih amat erat kaitannya dengan keadaan sosiokultural dan religi bangsa Indonesia. Contohnya. Brandes. negeri Eropa yang pernah menjajah India. Karya sastra yang menjadi bahan cerita wayang sudah ditulis oleh para pujangga Indonesia. Rentse. Di antara para sarjana Barat yang termasuk kelompok ini. Namun. dan Rassers. Selain itu. dan Kruyt. Goslings. Krom. Pengertian wayang dalam disertasi Dr. yang merupakan gubahan dari Kitab Ramayana karangan pujangga India. Kats. Bagong. Sementara itu. yakni ketika kerajaan di Jawa Timur itu sedang makmur-makmurnya. buku-buku pewayangan seolah sudah sepakat bahwa wayang memang berasal dari Pulau Jawa. dan tidak di negara lain. Antara lain. Gubahan lain yang lebih nyata bedanya derigan cerita asli versi India. tetapi menggubahnya dan menceritakan kembali dengan memasukkan falsafah Jawa kedalamnya. adalah Baratayuda Kakawin karya Empu Sedah dan Empu Panuluh. pendapat kedua menduga wayang berasal dari India. . Poensen. Asal Usul Mengenai asal-usul wayang ini. sejak tahun 1950-an. Di antaranya.1160). ahli sejarah kebudayaan Belanda Dr. Pendapat ini selain dianut dan dikemukakan oleh para peneliti dan ahliahli bangsa Indonesia. yang merupakan gubahan yang berinduk pada Kitab Mahabarata. Petruk. naskah sastra Kitab Ramayana Kakawin berbahasa Jawa Kuna ditulis pada masa pemerintahan raja Dyah Balitung (989-910). Hidding. raja Kediri (1130 .J. yakni Semar. Mereka antara lain adalah Pischel. dan sama sekali tidak diimpor dari negara lain. pendapat bahwa wayang berasal dan lahir pertama kali di Pulau Jawa. khususnya orang Jawa. Gareng. hanya ada dalam pewayangan Indonesia.(1897). Pertama. GA. raja Kahuripan (976 -1012). Sebagian besar kelompok kedua ini adalah sarjana Inggris. nama dan istilah teknis pewayangan. Hazeau menunjukkan keyakinannya bahwa wayang merupakan pertunjukan asli Jawa. Hazeau itu adalah walulang inukir (kulit yang diukir) dan dilihat bayangannya pada kelir. Selanjutnya. tokoh terpenting dalam pewayangan.

Sisilah itu terus berlanjut hingga sampai pada raja-raja di Pulau Jawa.500 tahun sebelum Masehi. Memang. memperkirakan wayang sudah ada sejak zaman neolithikum. Sejak saat itulah ceritacerita Panji. dan cerita wayang carangan yang diluar garis standar. K. Pada awal abad ke-15. Jenis gamelan lain dan pesinden pada masa itu diduga belum ada. todung (sejenis seruling). yakni cerita tentang leluhur rajaraja Majapahit. dan penonton di balik kelir itu. Sejak zaman itulah masyarakat penggemar wayang mengenal silsilah tokoh wayang. yang sudah terlalu jauh keluar dari cerita pakem. Hidding di Ensiklopedia Indonesia halaman 987. Mereka mulai mewayangkan kisah para raja Majapahit. yang berawal dari Nabi Adam. sejak awal zaman Kerajaan Majapahit diperkenalkan cerita wayang lain yang tidak berinduk pada Kitab Ramayana dan Mahabarata. Pada masa itu pergelaran wayang hanya diiringi oleh seperangkat gamelan sederhana yang terdiri atas saron. Beberapa prasasti yang dibuat pada masa itu antara lain sudah menyebutkan kata-kata "mawayang" dan `aringgit' yang maksudnya adalah pertunjukan wayang. karena begitu kuatnya seni wayang berakar dalam budaya bangsa . Pendapatnya itu didasarkan atas tulisan Robert von Heine-Geldern Ph. mulai dikenal pula adanya cerita wayang pakem. di antaranya cerita Damarwulan. Mengenai saat kelahiran budaya wayang. yakni kira-kira 1. Sri Mulyono dalam bukunya Simbolisme dan Mistikisme dalam Wayang (1979).A. D. Untuk lebih menjawakan budaya wayang. mulai diperkenalkan sebagai salah satu bentuk wayang yang lain. Dan selanjutnya. sebagai pembatas antara dalang yang memainkan wayang. penggubahan cerita wayang yang berinduk pada Ramayana dan mahabarata makin jauh dari aslinya. Sejak zaman Kartasura. Tradisi menjawakan cerita wayang juga diteruskan oleh beberapa ulama Islam. yakni zaman Kerajaan Demak. Cerita Panji ini kemudian lebih banyak digunakan untuk pertunjukan Wayang Beber. secarik kain. Dugaan ini sesuai dengan kenyataan pada pergelaran Wayang Kulit yang menggunakan kelir. Penonton hanya menyaksikan gerakan-gerakan wayang melalui bayangan yang jatuh pada kelir. terutama pada konsep religi dari falsafah wayang itu. yang sesuai standar cerita.H. di antaranya oleh para Wali Sanga. Masuknya agama Islam ke Indonesia sejak abad ke-15 juga memberi pengaruh besar pada budaya wayang. dan kemanak. mulai digunakan lampu minyak berbentuk khusus yang disebut blencong pada pergelaran Wayang Kulit. Selain itu masih ada lagi yang disebut lakon sempalan. Ir. yang artinya bayangan. termasuk tokoh dewanya.Wayang sebagai suatu pergelaran dan tontonan pun sudah dimulai ada sejak zaman pemerintahan raja Airlangga. Prehistoric Research in the Netherland Indie (1945) dan tulisan Prof. Kata `wayang' diduga berasal dari kata `wewayangan'.

baik di wilayah kota Wates ataupun di daerah pelosok di Kulonprogo. Brandes. adalah Hazeau. seni musik. pemahaman filsafat. Gareng. Dengan demikian. Dan di wilayah Kulonprogo sendiri wayang masih sangatlah diminati oleh semua kalangan. pendidikan. budaya wayang merupakan budaya asli Indonesia. Setiap makhluk selalu menyandang unsur kebaikan dan kejahatan. GA. Kats. Bukan hanya oleh orang tua saja. hiburan. Keberadaan wayang sudah berabad-abad sebelum agama Hindu masuk ke Pulau Jawa. Di antara para sarjana Barat yang termasuk kelompok ini. Pendapat ini selain dianut dan dikemukakan oleh para peneliti dan ahli-ahli bangsa Indonesia. khususnya di Pulau Jawa. tapi juga anak remaja bahkan anak kecil juga telah biasa melihat pertunjukan wayang. juga merupakan hasil penelitian sarjana-sarjana Barat. seni suara. serta hiburan. wayang yang dimaksud tentunya adalah Wayang Kulit seperti yang kita kenal sekarang. Pertama. yakni Semar. melainkan seperti juga makhluk Tuhan lainnya. yaitu Ramayana dan Mahabarata. Kedua induk cerita itu dalam pewayangan banyak mengalami pengubahan dan penambahan untuk menyesuaikannya dengan falsafah asli Indonesia. Di antaranya. Menurut penelitian para ahli sejarah kebudayaan. Budaya wayang. sehingga terjadilah beberapa kerancuan antara cerita wayang. orang Jawa pun menganggap kisah pewayangan benar-benar pernah terjadi di pulau Jawa.blogspot. tokoh terpenting dalam pewayangan. kadang-kadang bertindak keliru.html Asal-usul Wayang Kulit Wayang merupakan salah satu puncak seni budaya bangsa Indonesia yang paling menonjol di antara banyak karya budaya lainnya. tepatnya di Jawa Timur. Asal Usul Mengenai asal-usul wayang ini.Indonesia. Walaupun cerita wayang yang populer di masyarakat masa kini merupakan adaptasi dari karya sastra India.J. Hazeau menunjukkan keyakinannya bahwa wayang merupakan pertunjukan asli Jawa. bahwa seni wayang masih amat erat kaitannya dengan keadaan sosiokultural dan religi bangsa Indonesia. Diposkan oleh Budaya Wayang Kulit di 23:54 http://budayawayangkulit.com/2009/01/wayang-kulit-wayang-salah-satupuncak. dan yang benar-benar jahat. Para dewa dalam pewayangan bukan lagi merupakan sesuatu yang bebas dari salah. legenda. di dunia ada dua pendapat. dakwah. Budaya wayang meliputi seni peran. Disamping itu wayang juga biasa di gunakan dalam acara-acara tertentu di daerah kulonprogo ini. Hadirnya tokoh panakawan dalam pewayangan sengaja diciptakan para budayawan Indonesia (tepatnya budayawan Jawa) untuk memperkuat konsep filsafat bahwa di dunia ini tidak ada makhluk yang benar-benar baik. seni lukis. Dalam disertasinya berjudul Bijdrage tot de Kennis van het Javaansche Tooneel (1897). seni pahat. dan juga seni perlambang. Penyesuaian konsep filsafat ini juga menyangkut pada pandangan filosofis masyarakat Jawa terhadap kedudukan para dewa dalam pewayangan. juga merupakan media penerangan. ahli sejarah kebudayaan Belanda Dr. pendapat bahwa wayang berasal dan lahir pertama kali di Pulau Jawa. Panakawan. dan sejarah. Hazeau itu adalah walulang inukir (kulit yang diukir) dan dilihat bayangannya pada kelir. seni tutur. Bagong. . khususnya orang Jawa. seni sastra. Pengertian wayang dalam disertasi Dr. Rentse dan Kruyt. Petruk. Alasan mereka cukup kuat. yang terus berkembang dari zaman ke zaman. dan bisa jadi khilaf. Jika orang India beranggapan bahwa kisah Mahabarata serta Ramayana benar-benar terjadi di negerinya.

yang merupakan gubahan yang berinduk pada Kitab Mahabarata. negeri Eropa yang pernah menjajah India. Prehis toric Research in the Netherland Indie (1945) dan tulisan Prof. dan bukan bahasa lain. yang artinya bayangan. Gubahan lain yang lebih nyata bedanya derigan cerita asli versi India. Poensen. naskah sastra Kitab Ramayana Kakawin berbahasa Jawa Kuna ditulis pada masa pemerintahan raja Dyah Balitung (989910). Pendapatnya itu didasarkan atas tulisan Robert von Heine-Geldern Ph.H. K. Untuk lebih menjawakan budaya wayang. . Ir. di antaranya oleh para Wali Sanga. dan tidak di negara lain. Selain itu. sebagai pembatas antara dalang yang memainkan wayang. yang merupakan gubahan dari Kitab Ramayana karangan pujangga India. Wayang sebagai suatu pergelaran dan tontonan pun sudah dimulai ada sejak zaman pemerintahan raja Airlangga. Namun. Kata “wayang” diduga berasal dari kata “wewa yangan”. Cerita Panji ini kemudian lebih banyak digunakan untuk pertunjukan Wayang Beber. Karya agung ini dikerjakan pada masa pemerintahan Prabu Jayabaya. raja Kediri (1130 – 1160).500 tahun sebelum Masehi. yakni ketika kerajaan di Jawa Timur itu sedang makmur-makmurnya. semuanya berasal dari bahasa Jawa (Kuna). dan penonton di balik kelir itu. Mereka antara lain adalah Pischel. raja Kahuripan (976 -1012). Sri Mulyono dalam bukunya Simbolisme dan Mistikisme dalam Wayang (1979). Mereka mulai mewayangkan kisah para raja Majapahit. dan sama sekali tidak diimpor dari negara lain. sejak tahun 1950-an. Sementara itu. nama dan istilah teknis pewayangan. Contohnya. Walmiki. Beberapa prasasti yang dibuat pada masa itu antara lain sudah menyebutkan kata-kata “mawa yang” dan “aringgit” yang maksudnya adalah pertunjukan wayang. Selanjutnya. sejak abad X. D. buku-buku pewayangan seolah sudah sepakat bahwa wayang memang berasal dari Pulau Jawa. Sebagian besar kelompok kedua ini adalah sarjana Inggris. Tradisi menjawakan cerita wayang juga diteruskan oleh beberapa ulama Islam.hanya ada dalam pewayangan Indonesia. Krom. memperkirakan wayang sudah ada sejak zaman neolithikum. sejak awal zaman Kerajaan Majapahit diperkenalkan cerita wayang lain yang tidak berinduk pada Kitab Ramayana dan Mahabarata.A. yakni cerita tentang leluhur raja-raja Majapahit. Jenis gamelan lain dan pesinden pada masa itu diduga belum ada. Penonton hanya menyaksikan gerakan-gerakan wayang melalui bayangan yang jatuh pada kelir. todung (sejenis seruling) dan kemanak. para pujangga Jawa tidak lagi hanya menerjemahkan Ramayana dan Mahabarata ke bahasa Jawa Kuna. Masuknya agama Islam ke Indonesia sejak abad ke-15 juga memberi pengaruh besar pada budaya wayang. terutama pada konsep religi dari falsafah wayang itu. Mengenai saat kelahiran budaya wayang. di antaranya cerita Damarwulan. Pada awal abad ke-15. pendapat kedua menduga wayang berasal dari India. yang dibawa bersama dengan agama Hindu ke Indonesia. Karya sastra yang menjadi bahan cerita wayang sudah ditulis oleh para pujangga Indonesia. tetapi menggubahnya dan menceritakan kembali dengan memasukkan falsafah Jawa kedalamnya. Antara lain. Hidding di Ensiklopedia Indonesia halaman 987. adalah Baratayuda Kakawin karya Empu Sedah dan Empu Panuluh. Pada masa itu pergelaran wayang hanya diiringi oleh seperangkat gamelan sederhana yang terdiri atas saron. mulai digunakan lampu minyak berbentuk khusus yang disebut blencong pada pergelaran Wayang Kulit. yakni kira-kira 1. Hidding. Goslings dan Rassers. mulai diperkenalkan sebagai salah satu bentuk wayang yang lain. karya Empu Kanwa Arjunawiwaha Kakawin. Sejak saat itulah cerita cerita Panji. Dugaan ini sesuai dengan kenyataan pada pergelaran Wayang Kulit yang menggunakan kelir. Budaya wayang diperkirakan sudah lahir di Indonesia setidaknya pada zaman pemerintahan Prabu Airlangga. secarik kain. yakni zaman Kerajaan Demak.

Jika orang India beranggapan bahwa kisah Mahabarata serta Ramayana benar-benar terjadi di negerinya. http://mediaonlinenews.Sejak zaman Kartasura. Disamping itu wayang juga biasa di gunakan dalam acara-acara tertentu di daerah kulonprogo ini. bahwa seni wayang masih amat erat kaitannya dengan keadaan sosiokultural dan religi bangsa Indonesia. Alasan mereka cukup kuat. karena begitu kuatnya seni wayang berakar dalam budaya bangsa Indonesia. dan Kruyt. tepatnya di Jawa Timur. Dan selanjutnya. mulai dikenal pula adanya cerita wayang pakem. penggubahan cerita wayang yang berinduk pada Ramayana dan Mahabarata makin jauh dari aslinya. Di antara para sarjana Barat yang termasuk kelompok ini. khususnya orang Jawa. yang berawal dari Nabi Adam. yang sudah terlalu jauh keluar dari cerita pakem.com/dunia/asal-usul-wayang-kulit asal usul wayang kulit ? 04:00 donie djava Ada dua pendapat mengenai asal . Sejak zaman itulah masyarakat penggemar wayang mengenal silsilah tokoh wayang. legenda. Pendapat ini selain dianut dan dikemukakan oleh para peneliti dan ahli-ahli bangsa Indonesia. Memang. adalah Hazeau. Kats. Bukan hanya oleh orang tua saja. Selain itu masih ada lagi yang disebut lakon sempalan. juga merupakan hasil penelitian sarjana-sarjana Barat. baik di wilayah kota Wates ataupun di daerah pelosok di Kulonprogo. Brandes. termasuk tokoh dewanya. Dan di wilayah Kulonprogo sendiri wayang masih sangatlah diminati oleh semua kalangan. sehingga terjadilah beberapa kerancuan antara cerita wayang. Rentse. pendapat bahwa wayang berasal dan lahir pertama kali di Pulau Jawa. Sisilah itu terus berlanjut hingga sampai pada raja-raja di Pulau Jawa.usul wayang. tapi juga anak remaja bahkan anak kecil juga telah biasa melihat pertunjukan wayang. dan sejarah. . orang Jawa pun menganggap kisah pewayangan benar-benar pernah terjadi di pulau Jawa. Di antaranya. dan cerita wayang carangan yang diluar garis standar. Pertama. Yang sesuai standar cerita.

para pujangga Jawa tidak lagi hanya menerjemahkan Ramayana dan Mahabarata ke bahasa Jawa Kuna. tetapi menggubahnya dan menceritakan kembali dengan memasukkan falsafah Jawa kedalamnya. http://djavalatte. Sementara itu.html .1160). semuanya berasal dari bahasa Jawa (Kuna). Karya agung ini dikerjakan pada masa pemerintahan Prabu Jayabaya. Beberapa prasasti yang dibuat pada masa itu antara lain sudah menyebutkan kata-kata “mawayang” dan `aringgit’ yang maksudnya adalah pertunjukan wayang. Gareng. yakni ketika kerajaan di Jawa Timur itu sedang makmur-makmurnya. raja Kahuripan (976 -1012). dan tidak di negara lain. sejak tahun 1950-an. dan sama sekali tidak diimpor dari negara lain. dan bukan bahasa lain. Namun. yang merupakan gubahan dari Kitab Ramayana karangan pujangga India. Poensen. Walmiki. Wayang sebagai suatu pergelaran dan tontonan pun sudah dimulai ada sejak zaman pemerintahan raja Airlangga. raja Kediri (1130 . sejak abad X. Hidding. buku-buku pewayangan seolah sudah sepakat bahwa wayang memang berasal dari Pulau Jawa.blogspot. tokoh terpenting dalam pewayangan. dan Rassers. hanya ada dalam pewayangan Indonesia.Panakawan. Goslings. Gubahan lain yang lebih nyata bedanya derigan cerita asli versi India.com/2010/08/asal-usul-wayang-kulit. Karya sastra yang menjadi bahan cerita wayang sudah ditulis oleh para pujangga Indonesia. nama dan istilah teknis pewayangan. Petruk. yang dibawa bersama dengan agama Hindu ke Indonesia. Antara lain. Selain itu. pendapat kedua menduga wayang berasal dari India. Mereka antara lain adalah Pischel. karya Empu Kanwa Arjunawiwaha Kakawin. Sebagian besar kelompok kedua ini adalah sarjana Inggris. naskah sastra Kita b Ramayana Kakawin berbahasa Jawa Kuna ditulis pada masa pemerintahan raja Dyah Balitung (989-910). Krom. Contohnya. adalah Baratayuda Kakawin karya Empu Sedah dan Empu Panuluh. negeri Eropa yang pernah menjajah India. Selanjutnya. yang merupakan gubahan yang berinduk pada Kitab Mahabarata. yakni Semar. Bagong. Budaya wayang diperkirakan sudah lahir di Indonesia setidaknya pada zaman pemerintahan Prabu Airlangga.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful