MEMBANGUN BUDAYA MASYARAKAT YANG BERKARAKTER

Oleh : Prof. Dr. Achmad mubarok, MA

Disampaikan dalam Sarasehan Nasional Perndidikan karakter, diselengarakan oleh Ditjen Pendidikan Tinggi &Kopertis Wilayah III Jakarta Kementerian Pendidikan Nasional, Senin 12 April 2010

Pendahuluan
Pada era reformasi di negeri kita sekarang ini banyak sekali dijumpai perilaku masyarakat yang terasa “menyimpang” dari norma-norma tradisi yang mengambarkan kepatutan social. Ada yang menganggapnya sebagai konsekwensi logis reformasi, ada juga yang mengangap sebagai fenomena reformasi yang kebablasan. Jika pada masa orde baru kebanyakan Pejabat Negara itu dipandang terhormat dan dihormati, kini semua pejabat public bahkan presiden dan wakil presidenpun menjadi bahan olok-olok demonstran jalanan. Bukan hanya itu, perilaku anarkipun dilakukan oleh lapisan masyarakat yang semestinya berkarakter, seperti mahasiswa, anggauta parlemen . Oleh karena itu dapat disebut bahwa anarki berlangsung dari jkalanan hingga Senayan. Pertaznyaan yang timbul adalah, apakah perilaku “menyimpang “ ini merupakan budaya masyarakat kini, atau sekededar fenomena musiman? Pertanyaan mendasar berikutnya, mengapa terjadi hal itu dan siapa yang harus disalahkan atau siapa yang harus bertasnggung jawab ?

Pengertian Budaya
Banyak definisi tentang kebudayaan, tetapi saya memilih pandangan yang menyatakan bahwa kebudayaan adalah konsep, keyakinan, nilai dan norma yang dianut masyarakat yang mempengaruhi perilaku mereka dalam upaya menjawab tantangan kehidupan yang berasal dari alam sekelilingnya. Disamping sebagai fasilitas, alam adalah tantangan yang harus diatasi. Berbeda dengan hewan, manusia tidak puas hanya dengan apa yang terdapat dalam alam kebendaan. Dengan konsep yang dimiliki manusia berusaha mengolah alam ini , dan dengan kesadaran dan cita-citanya manusia merumuskan apa yang bermakna dan apa yang tidak bermakna dalam kehidupannya. Sekurang-kurangnya ada enam nilai yang amat menentukan wawasan etika dan kepribadian manusia sebagai indifidu maupun sebagai masyarakat, yaitu : ekonomi, solidaritas, agama, seni, kuasa dan teori.
1. Nilai teori. Ketika manusia menentukan dengan obyektip identitas benda-benda

atau kejadian-kejadian, maka dalam prosesnya hingga menjadi pengetahuan, 1

2.

3.

4.

5.

6.

manusia mengenal adanya teori yang menjadi konsep dalam proses penilaian atas alam sekitar. Nilai ekonomi. Ketika manusia bermaksud menggunakan benda-benda atau kejadian-kejadian, maka ada proses penilaian ekonomi atau kegunaan, yakni dengan logika efisiensi untuk memperbesar kesenangan hidup. Kombinasi antara nilai teori dan nilai ekonomi yang senantiasa maju disebut aspek progressip dari kebudayaan. Nilai agama. Ketika manusia menilai suatu rahasia yang menakjubkan dan kebesaran yang menggetarkan dimana di dalamnya ada konsep kekudusan dan ketakziman kepada yang Maha Gaib, maka manusia mengenal nilai agama. Nilai seni. Jika yang dialami itu keindahan dimana ada konsep estetika dalam menilai benda atau kejadian-kejadian, maka manusia mengenal nilai seni. Kombinasi dari nilai agama dan seni yang sama-sama menekankan intuisi, perasaan, dan fantasi disebut aspek ekpressip dari kebudayaan. Nilai kuasa. Ketika manusia merasa puas jika orang lain mengikuti fikiranya, norma-normanya dan kemauan-kemauannya, maka ketika itu manusia mengenal nilai kuasa. Nilai solidaritas. Tetapi ketika hubungan itu menjelma menjadi cinta, persahabatan dan simpati sesama manusia, menghargai orang lain, dan merasakan kepuasan ketika membantu mereka maka manusia mengenal nilai solidaritas.

Enam nilai budaya itu merupakan kristalisasi dari berbagai macam nilai kehidupan, yang selanjutnya menentukan konfigurasi kepribadian dan norma etik individu maupun masyarakat. Nilai apa yang paling dominan pada seseorang atau sekelompok orang, atau bahkan suatu bangsa akan menentukan “sosok” mereka sebagai manusia budaya (al insan madaniyyun bi at thab`i). Orang yang lebih dipengaruhi oleh nilai ekonomi cenderung kurang memperhatikan halal dan haram, orang yang lebih dipengaruhi oleh nilai teori cenderung menjadi ilmuwan, yang lebih dipengaruhi oleh nilai kuasa cenderung tega dan nekad, yang lebih dipengaruhi oleh nilai agama dan seni cenderung menjadi sufi dan seterusnya, sehingga ada sosok orang yang materialis, seniman, pekerja sosial an sebagainya. Bisa juga ada ilmuwan yang mengabdi kepada materi, politisi yang pejuang, ulama yang rasionil, ilmuwan yang mistis dan sebagainya. Budaya progressip akan mengembangkan cara berfikir ilmiah dan melahirkan berbagai cabang ilmu pengetahuan, sedangkan puncak dari budaya ekpressip bermuara pada kepercayaan mitologis dan mistik. Pendukung budaya progressip pada umumnya dinamis dan siap digantikan oleh generasi penerus dengan penemuan-penemuan baru, sedangkan pendukung budaya ekpressip biasanya statis atau tradisional, memandang kebudayaan sebagai sesuatu ang sudah final.

Budaya Islam Syar`iy
Sebagaimana telah diketahui bahwa sumber utama ajaran Islam adalah al Qur’an dan Sunnah Rasul. Dalam perjalanan sejarahnya, budaya lokal juga ikut mempengaruhi corak kebudayaan Islam. Istilah budaya Islam Syar`iy digunakan untuk membedakan bentuk pemahaman dan pengamalan Nabi atas agama yang belum dipengaruhi oleh budaya jahiliyah (unsur-unsur budaya lokal), sebaliknya justeru mengubah budaya jahiliyah yang musyrik menjadi agama tauhid, dengan 2

menejemen syari’ah dan sebagainya. 3 . untuk masa tertentu meski terjadi gejolak sosial dan politik. Pengamalan Islam pada periode ini masih sederhana tetapi tauhidnya sangat kokoh dan belum diwarnai oleh peradaban lain. seperti sekte-sekte Syi`ah. Sejalan dengan semangat reformasi. terutama para sahabat besar sehingga budaya lokal tidak mempengaruhi secara signifikan terhadap budaya Islam. kini justeru menjadi trend di kalangan perbangkan nasional. kuasa. dan al Qur’an serta Sunnah Nabi menjadi nilai dasar. Ketika dunia mengalami krisis. adalah sistem yang merupakan kesatuan utuh antara aspek aqidah (iman) aspek Islam (aturan-aturan formal) dan aspek ihsan (moral spiritual). sebaliknya malah mengubah budaya lokal Arab. Akan tetapi harus juga diakui adanya realita bahwa banyak pemimpin muslim (bukan pemimpin Islam) dan juga anggauta masyarakat Islam yang tidak menjadikan ajaran Islam sebagai rujukan ketika harus memutuskan berbagai permasalahan. disusul oleh Asuransi syari’ah. masyarakat itu harus dibangun. dan diteruskan oleh Khulafa Rasyidin. tetapi bagi pemimpin. solidaritas dan seni. Membangun Masyarakat Indonesia adalah negeri dengan jumlah pemeluk Islam terbesar di dunia. yakni pada periode dimana Madinah al Munawwarah masih menjadi pusat imamah.w. Bank syari’ah yang pernah begitu lama dihambat kelahirannya misalnya. Bangunan tanpa konsep atau salah konsep akan berakibat rusaknya tatanan. Dewasa ini bangsa dengan lebih duaratus juta kaum muslimin ini sedang diterpa berbagai predikat negatip. tetapi magnit al Q  r’an dan Sunnah masih cukup kuat menarik jiwa penganutnya. Dapat dikatakan bahwa Islam yang asli telah diperagakan oleh Nabi Muhammad s. Diantara pemikiran yang kini ditengok adalah konsep Islam tentang berbagai hal. ekonomi. sudah tiba saatnya kita menggali konsep universal yang inspirasinya bersumber dari wahyu. UUD 45 bahkan sebelumnya adalah Piagam Jakarta yang kental dengan semangat ke Islaman. Ada yang lebih mengikuti budaya lokal (dan kepentingan lokal) dan ada yang mengikuti konsep sekuler dari Barat. reksadana syari’ah. Sepeninggal Rasul. Meski budaya Islam periode awal disebut masih sederhana. tetapi sebenarnya di dalamnya juga sudah ada nilai-nilai rasional. akuntansi syari’ah. yang menjadikan agama yang dianut seakan tidak relevan dengan kualitas masyarakatnya.a. Tetapi apakah realita itu identik dengan telah terbangunnya masyarakat Islam di negeri ini. masyarakat nampaknya terbangun secara alamiah. Secara lahir. dan apa saja yang dibangun harus ada konsepnya. bangsa ini menganut satu ideologi yang bernama Panca Sila. Fakta sejarah menunjukkan bahwa Islam seperti yang dicontohkan oleh Rasul. Khawarij dan juga ordo-ordo Sufi. seperti rusaknya tatanan masyarakat Indonesia dewasa ini. satu rumusan berdasarkan sejarah kebangsaan dimana para pemimpin dan ulama terlibat dalam proses penyusunannya.bentuk-bentuk agama Islam yang telah dipengaruhi oleh unsur-unsur budaya lokal. adalah sesuatu yang harus direnungkan. banyak orang mencari pemikiran alternatip sebagai upaya mencari solusi. dll. Harus diakui bahwa secara konstitusional. maupun dari pemikiran filsafat.

Demikian juga masyarakat Islam Indonesia. masyarakat OKI dan sebagainya. masyarakat Indonesia. agama (khifdz ad din atau hak berkeyakinan) dan hak memelihara kesucian keturunan (khifdz an nasl). yakni tempat tumbuhnya keturunan. tetapi kebebasan itu dibatasi oleh kebebasan orang lain. masyarakat pendidikan. sehingga Islam menghendaki adanya keseimbangan yang proporsional antara hak individu dan hak masyarakat. dan mematuhi peraturan yang disepakati bersama. Menusia itu sendiri diciptakan Tuhan terdiri dari lelaki dan perempuan.Semua jenis masyarakat tersebut pastilah terdiri dari unsur-unsur yang berbeda-beda tetapi mereka menyatu dalam satu tatanan sebagai wujud dari kehendak bersama. masyarakat desa. Abad pertama kemerdekaan Indonesia nampaknya masyarakat Indonesia sebagai satu kesatuan masih merupakan nation in making. juga ada perlindungan terhadap masyarakat. Disamping adanya perlindungan terhadap individu. Dari Maqasid as Syari`ah (filsafat Hukum Islam) yang menyebut al kulliyyat al khamsah misalnya. (2) kumpulan dari orang banyak yang berbeda-beda . 4 . lita`arafu (Q/49:13). yakni berasal dari unsur yang berbeda-beda tetapi bermaksud menyatu dalam satu tatanan. masih dalam proses menjadi. maka dari kutub pertama ke kutub ke dua ada proses yang membutuhkan waktu yang panjang. Meski individu memiliki kebebasan. Masyarakat Indonesia misalnya. Oleh karena itu di dalam ber musyarakah (bermasyarakat) juga ada dimensi teologis. masyarakat kota. Teologi Masyarakat Dalam konteks ajaran Islam. Dalam bahasa Arab sendiri masyarakat disebut dengan sebutan mujtama`. masyarakat Islam. hak akal (khifsz al `aql atau hak intelektual). Karena adanya dua atau beberapa kutub.Pengertian Masyarakat Istilah masyarakat berasal dari bahasa Arab musyarakah. bersuku-suku dan berbangsa-bangsa agar mereka saling mengenal (dan saling memberi manfaat). meski masyarakat itu merupakan kerjasama horizontal antar manusia. bersekutu dan saling bekerjasama. tetapi ia merupakan bagian dari hubungan vertikal dengan Tuhan. hak kepemilikan harta (khifdz al mal). masyarakat Jawa. Dapat dijumpai misalnya ada. Dari pengertian itu maka dapat kita bayangkan bagaimana anatomi dari masyarakat yang berbeda-beda. antara kewajiban individu dan kewajiban masyarakat. Sedangkan musyarakah mengandung arti berserikat. Hambatan dari proses itu adalah adanya rujukan dan kepentingan yang berbedabeda. masyarakat dunia. indifidu tak bisa dipisahkan dari masyarakat. masyarakat politik dan sebagainya. Menurut al Qur’an. sudahkah mereka menyatu dalam kesatuan ? ternyata setengah abad merdeka belum cukup waktu untuk menyatukan sebuah masyarakat Indonesia meski sudah diwadahi dengan istilah Bhineka Tunggal Ika. Jadi dari kata musyarakah dan mujtama` sudah dapat ditarik pengertian bahwa masyarakat adalah kumpulan dari orang banyak yang berbedabeda tetapi menyatu dalam ikatan kerjasama. yang menurut Ibn Manzur dalam Lisan al `Arab mengandung arti (1) pokok dari segala sesuatu. mengambarkan konsep masyarakat dimana setiap individu harus dijamin hak-haknya dimana Pemerintah atau ulil amri sebagai wakil masyarakat yang tertinggi berkewajiban melindungi jiwa (khifdz an nafs) . juga keseimbangan antara hak dan kewajiban.

bersaing dengan yang lain dalam mencapai apa yang dibutuhkan. ada yang seperti anjing (dengki). Demikian juga dalam hal tertib sosial. Dari hadis Nabi juga dapat diketahui bahwa rahmat Allah itu harus dipancing dengan komitmen sosial. serigala (predator/buas). ketaatan kepada otoritas pemerintah disejajarkan dengan ketaatan kepada kepada Tuhan dan Rasul. Oleh karena itu tuntunan Al Qur’an dalam membangun masyarakat juga mengedepankan infratruktur kesejahteraan sosial bagi terwujudnya dua jaminan tersebut. inna rabbaka labi al mirshad (Q/89:14) Ideologi Masyarakat Islam Masyarakat terbentuk sebagai wujud ketergantungan individu terhadap orang lain. Sebuah Hadis Rasul bahkan menyebut tiga klassifikasi manusia. ada yang lebih menonjol kesyaitanannya. yakni manusia dengan tabiat binatang. oleh karena itu manusia terdorong untuk memiliki jaminan ekonomi dan jaminan rasa aman. berdasarkan etika dan dapat bertahan di muka bumi. dan lalat (yang bersih dan yang kotor diembat semua). alhakum attakatsur (Q/102). tabiat bekerjasama dengan yang lain dalam memenuhi kebutuhannya. ada yang lebih menonjol kebinatangannya. dan model masyarakat seperti itu hanya mungkin terwujud jika memiliki ideologi. Allah selalu hadir dalam kehidupan masyarakat (mengawasi). harta kekayaan dipandang sebagai karunia Tuhan (fadhlullah (Q/62:10) dan modal kebaikan universal . ular (licik) . wafi amwalihim haqqun lissa’ili wa al mahrum (Q/70:24-25). Tetapi manusia sebagai hayawanun nathiqun (hewan yang berfikir) terkadang lebih dominan hewannya dibanding berfikirnya. zakat diratakan kepada kelompok yang membutuhkan (8 asnaf). alladzi jama`a malan wa `addadahu (Q/104) . Oleh karena itu dalam bermasyarakat. faman tathawwa`a khairan fahuwa khairun lahu (q/2:184). riba juga dilarang (Q/30:39) 5 . dan orang seperti itu oleh al Qur’an dipandang sebagai orang yang mendustakan agama . Di sisi lain manusia juga memiliki tabiat kompetitip. karena manusia memang makhluk sosial. Semua tatanan masyarakat sebenarnya dimaksud untuk memperoleh dua hal tersebut. kaila yakun dulatan baina al aghniya (Q/59:7). yaitu (1) shinfun hayawanun. Kekayaan tidak boleh berputar di kalangan orang kaya saja. Manusia memiliki kebutuhan fitri untuk mempertahankan hidupnya. terutama ketika sedang berkompetisi ekpressi manusia bermacam-macam. di dalam harta si kaya ada hak orang miskin. irhamu man fi al ardhi yarhamukum man fi as sama’. Manusia akan menjadi apa dan siapa tergantung dengan siapa ia bermusyarakat. Tatanan masyarakat yang dikehendaki al Qur’an adalah masyarakat yang adil . Neraka wail disediakan bagi orang yang salat tetapi acuh terhadap komitmen sosial. athi`ullah wa athi`ur rasul wa uli al amri minkum (Q/4:59) . Menurut al Qur’an. istahlaltum furujahunna bi kalimatillah wa akhaztumuhunna bi amanatillah. Kontrak sosial dalam pernikahan juga bersifat vertikal dan horizontal.misalnya. berlomba-lomba menumpuk kekayaan dicela. (2) shinfun ajsamuhum bani Adam wa arwahuhum arwah as syayathin (manusia dengan tabiat syaitan) dan (3) shinfun fi dzillillah (manusia pilihan). dan sedikit yang mencerminkan manusia pilihan. salat menjadi tidak relevan jika melupakan komitmen sosial. Manusia di satu sisi memiliki tabiat kooperatip. araitalladzi yukazzibu biddin (Q/107). Al Qur’an sebagai petunjuk hidup manusia juga membimbing mereka dalam membangun sebuah masyarakat. Butir-butir al Qur’an tentang infrastruktur kesejahteraan sosial antara lain : 1. ayam jago (free sex). Dalam hal manusia bertabiat hewan.

menengahi konflik sosial. Lahirnya Masyarakat Islam Yang Pertama Tiga belas tahun pertama risalah Nabi. wa amruhum syura bainahum (Q/42:38). yakni periode Makkah. Persekongkolan jahat sangat dicela. Keadilan harus ditegakkan. disebut ulil amri. Yang menarik ialah perubahan nama kota Yatsrib yang oleh Nabi diganti menjadi Madinah. kunu qawwamuna bi al qisth (Q/4:135). Nabi belum berhasil membangun masyarakat dengan tatanan ang beretika dan berkesejahteraan sosial. 3. (2) sejak berakhirnya perang ahzab dan putusnya perjanjian dengan kaum Yahudi Madinah. 4. dimana ia berwenang menegakkan hukum di tengah masyarakat. Jika Al Qur’an menyebut istilah khairo ummah (umat yang ideal) dan ummatan wasathan (umat yang berkeadilan/penengah). antara lain : 1. Keputusan Nabi untuk hijrah ke Madinah membuka peluang untuk lahirnya masyarakat Islam. Dalam hidup kemasyarakatan. Ada proses-proses bagaimana Nabi menegakkan pilar-pilar masyarakat Madinah. kesaksian juga harus diberikan secara jujur. Untuk meningkatkan peran serta masyarakat.2. baik dalam kehidupan rumah tangga (pernikahan dengan segala hal yang terkait) maupun kehidupan sosial (mu`amalah). (Q/4:36). pemberontakan destruktip (bughat) kepada negara tidak dibolehkan. Pertanyaan yang timbul adalah sejak kapan masyarakat Islam itu terwujud di Madinah ? Pendapat para ahli berbeda-beda. 5. tetapi kritis kepada perilaku yang salah sangat dianjurkan. fasad fi al ardh. dan kedua kelompok itu akhirnya menjadi pilar utama tegaknya masyarakat Islam di Madinah. unit kekeluargaan diperkukuh. maka nama Madinah mengandung arti negeri dimana penduduknya hidup secara beradab atau berperadaban tinggi. 2. Jika dilengkapi dengan al Munawwarah maka artinya peradaban tingi yang disinari atau diterangi (oleh wahyu). ada yang mengatakan . Untuk melanggengkan ikatan masyarakat. kepada musuhpun harus bersikap adil. dan mengamankan distribusi bagi kesejahteraan sosial. harus ada kepemimpinan kolektip. tetapi juga harus ada otoritas negara sebagai wakil masyarakat yang tertinggi. Penggantian nama Madinah bukan hanya sekedar nama tetapi mengandung konsep masyarakat. 6 .. (1) hanya enam bulan terakhir masa kenabian. Mempersaudarakan pengungsi Makkah (Muhajirin) dengan penduduk Madinah (Ansar). wa dzil al qurba wa al yatama wa al masakin (Q/2:83) dan solidaritas sosial mukmin ditekankan. meski merugikan diri sendiri. Makkah bagaikan tanah tandus yang susah ditanami nilai-nilai ke Islaman. wa bil walidaini ihsana. atau yang sekarang disebut dengan nama masyarakat madani.Nabi Nuh misalnya adalah pemberontak terhadap tatanan masyarakat yang menyimpang. Mengatur tata pergaulan sosial dengan agama. di buka pintu amar ma`ruf nahi munkar sebagai sistem kontrol sosial (Q/3:104) 6. wala yajrimannakum syana’anu qaumin an ta`dilu (Q/5:8). ketaatan kepada orang tua sangat ditekankan . yakni masyarakat yang memiliki tatanan etik dan sosial sesuai dengan ajaran Islam.

Masyarakat Islam adalah kumpulan masyarakat yang beragama Islam. Meneguhkan kedudukan dirinya (Rasul) sebagai pemimpin masyarakat. Pada tataran masyarakat manapun ulama (ilmuwan) menempati kedudukan yang terhormat. tetapi juga berhasil menyatukan seluruh wilayah semenanjung Arabia dalam kesatuan wilayah politik. Tujuan bersama masayarakat adalah membangun kesejahteraan sosial dimana setiap indifidu terlindungi hak-haknya oleh sistem sosial. yaitu (1) ilmunya ulama. Sistem sosial akan kuat jika didukung oleh sub sistem yang menjadi pilarnya. dan mematuhi peraturan yang disepakati bersama. Yang dimaksud ilmunya ulama sebagai pilar masyarakat adalah konsep ilmiyah. ilmunya ulama Yang dimaksud ulama dalam konteks ini adalah para ahli. Memberikan keteladanan yang sangat tinggi (uswah hasanah) dalam kehidupan sebagai pribadi. Menjalin perjanjian perdamaian dengan semua kekuatan sosial yang ada (terkenal dengan Piagam Madinah) 5. Sepintas pemikiran ini sejalan dengan konsep Bhinneka Tunggal Ika yang menjadi ruh terbangunnya bangsa Indonesia. Jika suatu masyarakat terbangun sesuai dengan konsep tersebut diatas maka tatanan masyarakat itu akan sangat indah. Sebuah konsep harus didasari oleh filosofi ya\ng benar dan struktur pemikiran yang logis. Pilar-Pilar Masyarakat Islami. sebagai pemimpin keagamaan dan pemimpin masyarakat. Ad dunya bustanun tuzuyinat bikhamsati asy ya’. Sebagaimana disebutkan diatas bahwa masyarakat adalah kumpulan dari orang banyak yang berbeda-beda tetapi menyatu dalam ikatan kerjasama. peraturan. Masyarakat yang ideal adalah yang meski mereka memiliki sub jati diri yang berbeda-beda tetapi mereka menyatu dalam satu identitas masyarakat. antara lain menghukum para penghianat perjanjian. ilmuwan tidak terbatas pada ahli ilmu agama. 7. Pilar pertama . (5) doa orang miskin dan (6) disiplin para pekerja (7) ibadahnya para hamba. Harus dibedakan antara nama masyarakat Islam dan masyarakat Islami. apa yang oleh Nabi disebut sebagai taman. 6. Suatu tatanan masyarakat harus berdiri diatas konsep ilmiyah. Menegakan hukum yang disepakati (Piagam Madinah). yang dalam menjalankan kebijakan selalu bermusyawarah dengan sahabat-sahabat besar (aspirasi masyarakat) 4. 7 . (3) kejujuran para pengusaha (4) kemurahan hati orang kaya. Nabi bukan saja berhasil membangun masyarakat madani di kota Madinah. (2) keadilan penguasa.3. Menurut Nabi ada enam pilar yang diperlukan bagi terbangunnya taman manusia. Dengan konsep yang logis maka dinamika masyarakat bisa direkayasa (sosial engeenering) dan diprediksi. sedangkan masyarakat Islami adalah masyarakat yang didalamnya berlaku nilai-nilai Islam. mematuhi peraturan yang disepakati bersama dan bekerjasama dalam mencapai tujuan bersama. Dunia manusia (masyarakat) itu berpeluang menjadi taman yang indah jika didukung oleh pilar-pilar yang kuat. Struktur organisasi dan program-program harus teruji secara ilmiah. Undang-undang. Selama sepuluh tahun periode Madinah.

Kejujuran Para Pengusaha Dalam tatana\n masyarakat manapun ada kelompok pengusaha. yaitu jika para pengusaha tidak jujur atau tidak amanah. Jika kepercayaan sudah hilang. Yang berwenang mengawasi agar suatu peraturan berlangsung sebagaimana mestinya adalah Pemerintah atau Penguasa (Umara) dalam semua tingkatanya. orang miskin membenci orang kaya. orang kaya mempersempit ruang gerak orang miskin. Mereka berfikir positip terhadap lapisan orang miskin. sehingga dengan segala cara melakukan usaha bagaimana meningkatkan kesejahteraan orang miskin. dan bahkan ada masyarakat dimana penguasa dikendalikan oleh pengusaha.Pilar Kedua. yakni mereka yang bekerja mendekatkan masyarakat dari kebutuhannya yang dengan itu masyarakat merasa nyaman dalam hidupnya karena segala kebutuhannya mudah dijangkau. Tetapi pengusaha juga punya peluang untuk memeras masyarakat dan menghancurkan tatanannya. Orang kaya akan menjadi pilar masyarakat apabila mereka memiliki sifat murah hati. Dalam dunia modern seringkali terjadi yang kaya bertambah kaya dan yang miskin bertambah miskin. Untuk jasa mendekatkan masyarakat dari kebutuhannya pengusaha atau pedagang boleh mengambil keuntungan. Keadilan Penguasa merupakan pilar kedua yang menjamin terbangunnya masyarakat sebagai taman inah. Kejujuran pengusaha dikontrol oleh Pemerintah dan masyarakat. Sebaik apapun suatu konsep jika ketika diterapkan tidak dipatuhi maka hasilnya tidak akan optimal atau bahkan gagal. karena kecemburuan sosial justeru sangat rentan terhadap munculnya perilaku anarkis orang miskin terhadap orang kaya. Harus diakui bahwa orang kaya biasanya lebih kreatip dibanding orang miskin. 8 . manipulasi pajak dan sebagainya yang bisa berdampak pada hilangnya rasa kepercayaan (trust) masyarakat. manipulasi kualitas. distorsi dan korupsi maka ia disebut zalim. Jika Pemerintah menjalankan secara benar maka ia disebut adil. Orang kaya yang murah hati biasanya dicintai dan dibela oleh orang miskin. dan ini memberi kontribusi yang sangat besar pada stabilitas sosial. kualitas produk dipalsu maka yang dirugikan adalah masyarakat dan negara. Jika dalam menjalankan peraturan itu banyak penyimpangan. Secara sosiologis orang kaya biasanya dekat dengan penguasa. sistem. Disinilah perlunya aparat yang kuat mental sehingga mereka tetap bertindak adil Pilar Ke Empat : Kemurahan Hati Orang Kaya Pada tataran masyarakat manapun ada kelompok orang kaya dan kelompok orang miskin. Pilar Ketiga . jika aparat Pemerintah (umara) berhasil disuap oleh pengusaha sehinga keuangan negara dibobol. Jika dunia usaha tumbuh dengan sehat maka kehidupan masyarakat akan dinamis dan semarak. Dalam praktek sering terjadi pengusaha diperalat oleh orang kaya justeru untk menindas orang msikin sekaligus melindungi orang kaya. Akibatnya kecemburuan sosial terjadi. kadar dan peruntukan. maka hidup di tengah masyarakat seperti itu sama sekali tidak nyaman. Keadilan Penguasa (Umara) Ketika sebuah konsep diaplikasikan maka ia harus dipatuhi secara konsisten dan proporsional menyangkut tertib. kongkalingkong dengan penguasa. Pengusaha dapat memark up harga.

Di negeri-negeri Komunis lapisan orang miskin dijadikan ikon perjuangan politik melawan orang kaya (borjuis). Pamer kemewahan dari kelompok orang kaya akan mudah sekali menumbuhkan kecumburuan sosial yang bisa dipropokasi untuk menjadi anarki. Di negara industeri kaum buruh sangat besar peranannya hingga mereka bisa mengontrol pemerintahan dengan mendirkan Partai Buruh . Nah doa orang miskin mempunyai peran signifikan dalam membangun rasa tenteram masyarakat. mingguan. bulanan atau borongan. baik untuk dirinya maupun untuk orang lain. Pilar keenam. Oleh karena itu agama menganjurkan agar upah kerja dibayarkan segera sebelum “keringatnya” kering. Oleh karena itu perlu ada sistem perburuhan yang menjamin kesejahteraan kaum pekerja. Disiplin Para Pekerja Dari delapan asnaf yang berhak menerima zakat ada yang disebut `amilin. ada yang setahun sekali setiap Idul Fitri (zakat fitrah). sekedar meme nuhi kebutuhan obyektip. artinya zakat merupakan sendi agama. tetapi apa persepsi musuh bisa berbeda-beda. Maknanya setiap program. Untuk memadamkan bara api kemiskinan dapat dilakukan dengan pemberlakuan pola hidup sederhana. dan merasakan kehangatan dari kemurahan hati orang kaya.Pilar Kelima : Doa orang miskin Orang-orang miskin secara ekonomi adalah kaum lemah yang terkadang menjadi beban Pemerintah. Buruh adalah orang yang menggantungkan hidupnya dari upah kerja. meski kecil tetapi sangat efektip untuk mengguncangguncang ibu kota. berdoa untuk pemimpinnya dan berdoa untuk orang-orang baik. sesuai dengan sistemnya. apalagi jika merasa terbuka peluang obyektipnya untuk berjuang. Jadi pekerja adalah bagian dari produksi yang juga sangat menentukan tingkat produktiftas sebuah lembaga. tanpa karyawan institusi usaha tak kan jalan. Tetapi jika lapisan orang miskin tidak cemburu kepada orang kaya. Kemiskinan adalah musuh. maka orangorang miskin akan selalu mendoakan secara berjamaah. Di Jakarta ada kelompok kecil yang menjadikan orang miskin perkotaan sebagai ikon perjuangan politik melawan kemapanan. Secara sosiologis psikologis kelompok miskin (proletar menurut term komunis) bisa berubah menjadi bara panas yang bisa mengguncangkan tatanan sosial. ada 9 . Maknanya karena buruh hidupnya sangat bergantung kepada gaji maka pembayaran gaji tidak boleh ditunda. Orang miskin yang sabar pada umumnya didalam jiwanya penuh dengan rasa kasih sayang yang oleh karena itu sangat terdorong untuk berdoa. dimana modalnya bukan uang tetapi tenaga dan kepandaian. sementara orang msikin yang merasa teraniaya pada umumnya dipenuhi rasa marah dan dendam yang mudah sekali dipropokasi untuk melakukan tindak anarkis. tanpa pegawai Pemerintah tak akan jalan. Bentuk zakat adalah memberikan sebagian harta secara reguler kepada orang lain yang berhak. ZAKAT SEBAGAI SISTEM KESEJAHTERAAN SOSIAL Zakat adalah satu dari rukun Islam yang lima. Tanpa pekerja pabrik tak akan jalan. harian. dan mereka adalah bagian dari produksi yang berhak menerima upah. dan disiplin kaum pekerja akan menjadi pilar dari keindahan taman dunia. yakni meski orang kaya tetapi pola konsumsi tetap sederhana. Gerakan buruh yang kompak juga bisa mengguncangkan sendi-sendi pemerintahan. pekerjaan dan usaha pasti ada elemen pekerja atau buruh. yakni orang-orang yang bekerja mengumpulkan dan mendistribusikan zakat.

Oleh karena itu sebagaimana disamping salat wajib juga dianjurkan salat sunnat yang bermacam-macam dan jauh lebih banyak dibanding salat wajib. sadaqah bukan saja dianjurkan kepada orang kaya tetapi juga dianjurkan kepada orang miskin. tarifnya dan mustahiqnya. bukan pada menerima. Zakat juga mengandung arti tumbuh. Usman bin Affan sebagai orang kaya menyerahkan 50 % hartanya untuk infaq dan sadaqah. sedangkan orang miskin adalah orang yang memiliki pekerjaan tetapi hasilnya tidak mencukupi untuk membiayai hidupnya secara “pantas”. membangun sekolah. boleh 1 % dari hartanya. sementara Abu Bakar Siddiq sebagai orang miskin menyerahkan 100 % harta miliknya untuk infaq dan sedeqah. Dalam keadaan sulit pada zaman Rasul. di dalam harta si kaya terkandung hak-hak orang lain. indah dipandang mata. Jika zakat hanya diwajibkan kepada orang kaya. Harta pun menjadi suci karena terbebas dari apa yang bukan miliknya. hanya 2. maka sedekah tidak dibatasi jumlahnya. yakni bahwa harta yang dizakati akan tumbuh berkembang secara sehat seperti pohon yang rindang. wa fi amwalihim haqqun li as saili wa al mahrum. Jika zakat ditentukan obyeknya. misalnya infaq untuk membangun jalan. dan perbuatan itu searti dengan korupsi. oleh karena itu zakat lebih merupakan shok terapi bagi pemilik harta agar tidak serakah memonopoli kekayaan. 10 % (zakat produksi pertanian tadah hujan dan 20 % (zakat barang temuan atau rejeki nomplok). Fakir adalah orang yang tidak memiliki pekerjaan dan tidak pula memiliki harta untuk membiayai hidupnya. Jadi zakat memang milik mustahiq yang harus dibayarkan. zakat sebagaimana arti bahasa dari kata zakat mengandung arti suci dan tumbuh. boleh 50 % dan bahkan boleh menyedekahkan hartanya secara keseluruhan. maka disamping kewajiban berzakat. Zakat merupakan rukun Islam yang wajib dilaksanakan. Shadaqah adalah pemberian yang diberikan kepada fakir miskin dengan niat ibadah. bisa untuk berteduh orang banyak dan buahnya bermanfaat. 5 % (zakat produksi pertanian padat modal) . jika tidak dibayarkan maka berarti si kaya menahan hak-hak orang miskin yang berhak. menanamkan kesadaran bahwa didalam harta miliknya ada hak orang lain yang harus ditunaikan. pemilik harta dianjurkan untuk memberi sedekah dan infaq. boleh 10 %. yakni hatinya sedikit-sedikit dilatih untuk tidak terbelenggu oleh harta karena memberi kepada orang lain merupakan latihan jiwa membuang sifat tamak. Bagi pembayar. yang meminta dan yang tidak berani meminta. Prinsip dasar syariat Islam adalah memperkecil beban. hatinya dididik menjadi suci. Karakter dan Temperamen 10 . membangun masjid dan sebagainya. Adapun infaq adalah pemberian yang ditentukan jumlahnya untuk kepentingan tertentu.5 % (zakat niaga/kekayaan). Menurut al Qur’an.yang setiap panen (zakat pertanian) ada yang setiap tutup buku (perdagangan) dan ada yang setiap berjumpa obyeknya (zakat barang temuan/harta karun). oleh karena itu zakat bersifat ringan. Zakat dipusatkan pada membayar. Zakat tidak relefan dengan pengentasan kemiskinan karena jumlahnya yang sangat sedikit. yakni orang yang patuh membayar zakat .

Sedangkan orang yang karakternya buruk tetapi temperamennya baik. tetapi di kala yang lain bisa saja terdistorsi oleh pengaruh di luar keyakinan agamanya. Sudah barang tentu kualitas kepribadian muslim setiap orang berbeda-beda. Dasar-Dasar Perilaku Tiap-tiap perbuatan manusia yang dilakukan secara sadar disebut sebagai kelakuan atau tingkahlaku (behavior). akal dan bashirah. kepribadian merupakan interaksi dari kualitaskualitas nafs. akal dan hati nurani. ia terbentuk melalui proses panjang riwayat hidupnya. yaitu 11 . perbuatan kebajikan. unsur hewani. Karakter terbentuk melalui perjalanan hidup seseorang. Apa bedanya? Temperamen merupakan corak reaksi seseorang terhadap berbagai rangsangan yang berasal dari lingkungan dan dari dalam diri sendiri. Jika temperamen tidak mengandung implikasi etis. oleh karena itu sulit untuk diubah dan bersifat netral terhadap penilaian baik buruk. tapi ada juga perilaku yang bersumber dari temperamennya. qalb. hati. Penipu biasanya memiliki temperamen yang baik tetapi karakternya buruk. adalah perbuatan yang bukan hanya bersifat lahir. perkataan dusta. terkadang kuat. maknanya tidak pada kerasnya pukulan. Untuk mengetahui makna tingkahlaku seseorang tidak cukup dengan melihat tingkahlaku yang nampak. meskipun dimasak dengan standar seleranya. kepribadian manusia berdiri diatas tiga pilar. Kualitas kepribadian muslim juga tidak mesti konstan. Menurut Freud. Id. sebagaimana juga ia selalu terjaga dari tidurnya yang nyenyak jika ia belum menjalankan salat Isya. Ego dan Super Ego. Sedangkan dalam pandangan Islam. seprti juga tidak bisa menikmati kekayaan hasil korupsi. Jika temperamennya sedang bekerja maka pada umumnya bertingkah laku negatip. yakni makhluk berkeinginan yang tingkah lakunya dikendalikan oleh keinginan-keinginan yang terpendam di dalam alam bawah sadarnya. tetapi harus menganalisis dasar-dasar yang menjadi sumber lahirnya tingkahlaku itu. Demikian pula suatu pukulan tangan . Ada orang yang temperamennya buruk. proses internalisasi nilai pengetahuan dan pengalaman dalam dirinya. Karakter yang sudah menetap akan membentuk sebuah kepribadian. oleh karena itu ia dapat berubah. perbuatan kejahatan. utuh dan prima. meskipun nanti juga akan terulang kembali. tetapi setelah reda nanti ia menyesali dan malu atas apa yang dilakukannya. tetapi pada motif yang terkandung dalam perbuatan memukul itu. Terkadang orang memiliki temperamen yang berbeda dengan karakternya. tidak bisa merasakan enaknya daging babi.Ada perilaku yang bersumber dari karakter seseorang. ia dapat menyembunyikan keburukannya dihadapan orang. Kepribadian. interaksi antara jiwa. Makna senyuman tidak terletak di bibir tetapi terhunjam di dalam jiwa orang yang tersenyum itu. maka karakter justeru selalu menjadi obyek penilaian etis. Seorang muslim dengan kepribadian muslimnya yang prima. satu kesimpulan yang merendahkan martabat manusia. tetapi mempunyai dasar-dasar di dalam jiwa. Yang paling merepotkan adalah orang jahat yang temperamennya buruk. disamping bermodal kapasitas fitrah bawaan sejak lahir dari warisan genetika orang tuanya. padahal karakternya baik. Dalam perspektip ini maka keyakinan agama yang ia terima dari pengetahuan maupun dari pengalaman masuk dalam struktur kepribadian seseorang. Berkata benar. Sedangkan karakter berkaitan erat dengan penilaian baik buruknya tingkah laku seseorang didasari oleh bermacam-macam tolok ukur yang dianut masyarakat. Tetapi kesimpulan Freud manusia adalah Homo Volens. Perilaku menurut Freud merupakan interaksi dari ketiga pilar tersebut. akali dan moral. Temperamen berhubungan erat dengan kondisi biopsikologi seseorang.

Instinct takut. Sebenarnya sebagian besar tingkahlaku manusia terbentuk melalui pembiasaan. makan atau minum jika kelaparan/kehausan. instinc mendorong lahirnya perilaku tertentu. (3) . seperti maling yang fisiknya sangat kuat tega membunuh nenek-nenek tua renta yang memergokinya. lari atau terkencing-kencing ketika berjumpa dengan sesuatu yang menakutkan merupakan perilaku yang berdasar pada instinct ini. masuk dalam kategori tingkahlaku naluriah yang berada di luar hukum perbuatan baik buruk. cara mengungkapkan kegembiraan. dimana baik disadari maupun tidak. Adat Kebiasaan Perbuatan yang diulang-ulang dalam waktu lama oleh perorangan atau oleh kelompok masyarakat sehingga menjadi mudah mengerjakannya disebut adat kebiasaan. Gemetar. Semua perilaku naluriah. cara berpakaian. ketika dilipat pertama kali masih ada perlawanan. Segala hal yang dirasakan dan diperbuat oleh manusia berhubungan erat dengan urat syaraf dan otak. Insticnt yang positip bisa ditumbuhkan semangatnya sehingga menjadi potensi positip. 12 . Instinct sering disebut juga dengan istilah naluri. Dari instinct inilah maka manusia secara naluriah akan mencari tempat berteduh jika kehujanan atau kepanasan. Sifat urat syaraf itu lentur dan menerima perobahan sepanjang sesuai dengan kodratnya.jiwanya. cara mengungkapkan kemarahan. Secara naluriah manusia akan merasakan haus jika di dalam tubuhnya kurang cairan. maka lipatan itu mengubah atau menciptakan bentukan baru. dan bahkan banyak orang melakukan suatu perbuatan seperti bekerja keras atau rajin belajar. Bahkan rasa enak tidak enaknya suatu makanan (selera) juga terbentuk melalui kebiasaan makan. kesadaran memilih alternatip. Instinct seksual. tetapi ketika lipatan itu diteruskan. atau nenek-nenek yang fisiknya sangat lemah tiba-tiba bisa membunuh perampok yang memperkosa cucunya di depan matanya. Meski demikian naluri bisa diarahkan. dan merasa “ngebet” jika dorongan seksualnya tiba. Ibarat selembar kertas. (2) . Secara psikologis. 2. Instinct. apa yang oleh Freud disebut libido. Tetapi jika yang dilipat itu lembaran karet maka penolakannya akan terus menerus karena kodrat karet tidak menerima lipatan. Dorongan ini pula yang terkadang membuat seseorang sanggup melakukan hal-hal yang tidak masuk akal. sedangkan insticnt yang berakibat buruk bisa dtekan melalui pengurangan kesempatan dan pengalihan perhatian. secara tidak disadari sebenarnya di dorong oleh instinct ini. cara berbicara dan sebagainya adalah wujud dari kebiasaan manusia. yang dalam pelaksanaanya tidak disertai kesadaran ikhtiar. adat kebiasaan itu merupakan penyesuaian otak dengan urat saraf. Cara berjalan. merasa lapar jika kekurangan makanan. yaitu : (1) instinct menjaga diri agar tetap hidup. ingin bercumbu memuaskan dahaganya. Manusia secara naluriah menyukai lawan jenisnya. merasa ngantuk jika tubuhnya lelah. Diantara berikut : hal-hal yang mendasari terjadinya tingkahlaku adalah sebagai 1. Setiap manusia memiliki naluri sebagai sifat basyariah. Secara garis besar naluri manusia dapat digolongkan menjadi tiga bagian.

tetapi ketika diulang-ulang terasa menjadikannya lebih mudah. Kebiasaan bisa dibentuk tetapi tidak semua perbuatan bisa dijadikan kebiasaan. Jika fikiran dan perbuatan itu terus diulang-ulang-ulang dalam waktu yang lama. Menghafal Al Qur’anpun sebenarnya merupakan adat kebiasaan. Tetapi bagi murid yang malas. maka fikiran dan perbuatan itu akan mengalir seperti air yang mencari celah saluran rendah. (c). Orang yang sudah hafal ayat al Qur’an. Orang yang terbiasa duduk dengan menempatkan kaki di meja. (b). karena obat itu pahit tidak menyenangkan. maka ia lebih mudah karena urat syarafnya telah siap dan terbentuk menurut fikiran dan perbuatan itu. maka lama-kelamaan berbicara bahasa asing itu menjadi adat kebiasaan yang menyenangkan karena mudah. Suatu fikiran atau perbuatan dapat dibentuk menjadi adat kebiasaan apa bila memenuhi syarat-syaratnya : (a). maka keduanya akan meninggalkan bekas di dalam jiwanya.yang selama ini dikerjakan oleh tangan kanan. Dalam perspektip ini maka orang tidak bisa menghafal al Qur’an bersama-sama dengan membiasakan berbuat maksiat. orang membutuhkan waktu yang lama untuk menulis satu halaman. Jika fikiran dan perbuatan itu diulang untuk yang kedua kali. 3. Perbuatan yang diulang-ulang itu menyenangkan. seluruhnya atau sebagian. Ketika kebiasaan menulis sudah berlangsung lama maka orang dapat menulis puluhan atau bahkan ratusan halaman dalam waktu singkat. Memberi kemudahan kepada perbuatan yang dibiasakan. karena dua bentukan dalam urat syaraf itu bertentangan. karena ia tidak mencintai ilmu. perbuatan membaca buku dalam waktu tertentu secara reguler akan meningkat menjadi adat kebiasaan membaca hingga akhir hayat. maka tangan kiripun akhirnya efektip untuk menyelesaikan pekerjaan. Sepanjang syarafnya tidak dirusak oleh bentukan lain yang bertentangan maka hafalan itu akan terus terpelihara. Belajar bahasa Inggris atau bahasa asing lainnya pada mulanya adalah susah dan malas. Orang yang terbiasa menggunakan tangan kanannya untuk melakukan sesuatu. Sebaliknya merokok. Ketika mula pertama belajar menulis. maka jadwal belajar ketika menjadi murid sekolah tidak membekas menjadi bentuk adat kebiasaan belajar. Anak yang mempunyai hobbi belajar. Menghemat waktu. KETURUNAN 13 . menjelma dalam bentukan terbaru. Penggunaan tangan kanan dan kiri sebenarnya juga berhubungan dengan kebiasaan. meski obat itu berguna. Orang sakit meski ia berulang-ulang meminum obat tidak akan tertanam dalam urat syaraftnya kesukaan meminum obat. maka ia akan mudah sekali mengulanginya meski di tempat yang semestinya tidak boleh begitu. bahkan berpotensi merangsang datangnya penyakit.Manusia setiap kali berfikir dan berbuat. meski tidak menyehatkan. membaca al Qur’an itu bagaikan aliran air yang mengalir. tanpa harus repot-repot berfikir atau mengingat urutannya. tetapi karena mengandung unsur menyenangkan maka ia dapat menjadi adat kebiasaan. tetapi kemudian kehilangan tangan kanannya karena kecelakaan.

Teori tabularasa memandang manusia bagaikan kertas putih yang bisa ditulisi apa saja. baik faktor hereditas atau keturunan maupun faktor miliu atau lingkungan. Takhoyyaru li nuthofikum fainna al `iroqo dassas. kedua hal itu juga diakui. Tetapi hadis yang lain mengingatkan pentingnya faktor keturunan (nasab). suci bersih. apa lagi jika nasehat itu bertentangan dengan apa yang dilihat dalam kenyataan masyarakat luas. kullu mauludin yuladu `ala al fithrah. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa . LINGKUNGAN Pada era informasi sekarang ini kuatnya pengaruh ligkungan terhadap pembentukan perilaku manusia diakui oleh semua orang. Dunia pendidikan mengenal tiga lingkaran pendidikan. II. Psikologi Dakwah (Jakarta. Psikologi mutakhir cenderung berpendapat bahwa faktor hereditas lebih dominan pengaruhnya dibanding miliu Dalam pandangan Islam. faktor hereditas atau miliu. 11% oleh apa yang didengar dan sisanya oleh berbagai stimulus campuran. Al Qur’an memberikan contoh yang seimbang agar orang tidak terlalu bangga atau menyombongkan faktor keturunan. tidak ada kesepakatan pendapat. yaitu rumah tangga. Dalam hadis tersebut bahkan secara tegas dikatakan bahwa kualitas manusia itu menurun. yang bermakna bahwa genetika orang tua itu menurun kepada anaknya. 83% perilaku manusia. Hadis Nabi ini mengisyaratkan kuatnya pengaruh lingkungan terhadap pembentukan perilaku manusia. Bagi anak yang lingkungan keluarganya tidak sehat. misalnya seperti yang disebut dalam Al Qur’an bahwa Anak Nabi Nuh. 9 14 . Hanya anak-anak yang sejak dini telah dapat dibentuk perilakunya melalui pendidikan keluarga. Setelah itu biarlah ia merespond sendiri terhadap lingkungan. atau seperti yang dikatakan oleh aliran Behaviourisme bahwa manusia sepenuhnya tunduk kepada lingkungan. Hanya saja.1 Dari penilitian ini dapat difahami bahwa perilaku anak-anak dan remaja akan lebih terbentuk oleh televisi dan realitas perilaku masyarakat dibanding oleh nasehat orang tua atau gurunya. Pustaka Firdaus. oleh karena itu faktor keturunan sangat signifikan dalam membentuknya menjadi siapa. dipengaruhi oleh apa yang dilihat. dan Ibrahim yang anak tokoh kafir justeru menjadi Nabi besar. karena darah (genetika) itu menurun. Meski demikian. kata hadis Nabi. artinya : Pilihlah sperma calon anak cucumu. Teori lain memandang bahwa manusia mewarisi genetika orang tuanya. yang dapat selectip menyerap pengaruh lingkungan. Kan’an ternyata kafir. Manusia menjadi apa tergantung pengalaman yang tergores pada kertas jiwanya. sementara masyarakat umum dewasa ini justeru banyak yang mengeluh tentang perilaku anaknya yang menginjak 1 Achmad Mubarok. 4. Tradisi Jawa juga menganggap penting faktor bibit bebet bobot dalam memilih calon ibu/bapak dari anak-anak. Di lingkungan ilmu pendidikan . sekolah dan lingkungan masyarakat. keduanya diakui mempunyai pengaruh dalam membentuk perilaku manusia. Pertama diakui bahwa setiap bayi lahir ia dilahirkan dalam keadaan fitrah. faktor mana yang dominan. Cet. 2000) h. Sebagian ulama memandang bahwa pembentukan perilaku manusia itu cukuplah hingga anak itu mencapai usia baligh (sekitar usia 15 tahun). maka sepenuhnya anak itu akan dibentuk oleh lingkungan masyarakatnya dibanding oleh sekolahnya.

Harriman. hebat. karena benteng perilaku yang terbentuk dalam pendidikana keluarga itu akan dengan sendirinya menolak pengaruh lingkungan yang negatip. dengan menghadirkan secara optimal fungsi psikologis ibu sebagai garba kasih sayang (rahim) dan fungsi psikologis ayah sebagai idola yang mumpuni (gagah. Tingkahlaku manusia tak mudah difahami tanpa mengetahui kira-kira apa yang mendorongnya melakukan perbuatan tersebut. anak itu dibentuk secara ketat oleh lingkungan keluarga. tetapi mereka mungkin sepakat pada tujuan yang lain. Tidak ada orang yang melakukan suatu pekerjaan jika tidak ada tujuan yang ingin dicapai dengan perbuatan itu.W. bayi yang dalam keadaan fitrah itu langsung dididik spiritualnya dengan aqidah. serba bisa). terjemahan bahasa Indonesia oleh M. Ketika bayi dalam kandungan.1 Dalam bahasa Arab. Seanjutnya sejak bayi hingga remaja. (Jakarta. 1995) h. Pendidikan ini dimulai justeru sejak anak dalam kandungan (pra natalia education). Setelah lahir. Jadi lingkungan yang sangat efektip membentuk perilaku manusia adalah lingkungan psikologis. Manusia bukan boneka yang digerakkan dari luar dirinya. psikologi ibunya dijaga ketat agar jangan mengalami kesedihan. Restu Agung. Dalam perantauan jauh dari pengawasan orang tua itu sang anak tetap merasa diayomi oleh kelembutan kasih sayang ibunya dan tetap merasa dipacu menggapai cita-cita oleh keidolaan ayahnya. atau bisa juga untuk pencapaian nilai-nilai tertentu sesuai dengan pekerjaan yang dilakukannya. tetapi di dalam dirinya ada kekuatan yang menggerakkan sehingga seseorang mengerjakan suatu perbuatan tertentu. dengan judul Panduan Untuk Memahami Istilah Psikologi. suatu aktifitas yang sedang berkembang. Motif (motive) yang berasal dari kata motion yang berarti gerakan atau sesuatu yang bergerak menurut istilah psikologi mengandung pengertian penyebab yang diduga untuk suatu tindakan. 147 1 15 . dan dijaga dari mengkonsumsi barang yang tidak halal. terkadang pemuasan kebutuhan psikologis. setiap kali mengerjakan suatu perbuatan pasti dibalik perbuatan itu ada tujuan yang ingin dicapai. Pandangan ulama itu merujuk pada pendidikan konservatip keluarga yang justeru sangat efektip dalam membentuk perilaku. yakni dengan diazani. sementara ayahnya banyak berdoa kepada Tuhan dan melakukan kebaikan yang diniatkan supaya menurun menjadi kelakuan anaknya yang masih dalam kandungan. Faktorfaktor yang menggerakkan tingkahlaku manusia itulah yang dalam ilmu jiwa disebut sebagai motif. Tujuan-tujuan itu terkadang hanya bersifat pemuasan kebutuhan biologis. Husodo. Pekerjaan sama yang dikerjakan oleh banyak orang belum tentu bertujuan sama. sementara lingkungan fisik sangat besar pengaruhnya pada anak yang kurang memperoleh pendidikan keluarga. Orang bisa berbeda-beda dalam sebagian tujuan yang ingin dicapai. dan suatu kebutuhan. MOTIVASI Setiap manusia yang normal.remaja (15-18). Handbook of Psychological Term. motif atau faktor-faktor 1 Philip R. 5. Jika seorang anak beruntung memperoleh pembentukan peribadi dalam keluarga seperti itu maka pada usia akil baligh ia sudah siap berjalan sendiri menjelajahi lingkungan masyarakat luas tanpa takut larut di dalamnya (dengan merantau/sekolah jauh dari orang tua).

h. lelah atau pemuasan seksual. tetapi diciptakan bersama dengan penciptaan awal (fitrah) manusia. Tujuan dan aktifitas seseorang selalu bekaitan dengan motif-motif yang menggerakkannya. Psychology A. 1983) cet. motif untuk masuk ke dalam suatu golongan dan sebagainya. Teori-Teori Kesihatan Mental.penggerak tingkahlaku itu disebut dorongan yang bersifat psikologis. tidak dipelajari atau diperoleh seseorang. I. sebagian berbicara tentang motif untuk aktualisasi diri.2 ‫ . Pengantar Umum Psikologi. yaitu motif biologis. yaitu motif primer dan motif sekunder. Mc. 2 16 . 1991). Perbandingan Psikologi Modern Dan Pendekatan Pakar-Pakar Pendidikan Islam. tetapi ia dibatasi oleh jenis aktifitas seseorang. 56-69 4 4 Hasan Langgulung. Berbeda dengan motif primer yang universal. 1990). motif kejayaan. Hubungan Motif Dengan Tujuan Motif dapat disimpulkan sebagai keadaan psikologis yang merangsang dan memberi arah terhadap aktifitas manusia. 41-46 5 5 Ibid. 159-197. kepada gerakan. haus. Gengsi adalah tujuan dari orang yang membutuhkan harga diri. cet.5 a. kepada makanan minuman dimana terdapat sejumlah motif yang mendorong seseorang untuk mencari jenis-jenis makanan. Lihat pula Sarlito W. Biographical Approach. sehingga motif primer juga disebut motif fitri. selanjutnyaoleh para ahli psikologi disebut motiv primer. `Ilm an Nafs al Islamy. (Tripoli. (Selangor. h. Graw-Hillbook Company. motif-motif sekunder manusia berbeda-beda sesuai dengan budaya dimana mereka hidup dan jenis-jenis kegiatan apa yang dilakukan seseorang dalam hidupnya. motif kebebasan. Para ahli juga menempatkan motif seksual dalam kelompok motif primer. Ada juga pakar psikologi yang membagi motif menjadi dua kelompok. sebagian lagi berbicara tentang motif pemeliharaan diri dan yang lain menyebut motif penghargaan diri. Diantara motif sekunder antara lain motif persaingan. Air adalah tujuan orang haus. ada pakar psikologi yang membagi motif menjadi tiga kelompok. h.. h.3 Yang dimaksud dengan motif primer adalah motif yang berkaitan dengan struktur organik tubuh manusia. Jadi motiv bekerja adakalanya untuk pemuasan kebutuhan fisik seperti lapar. 1985). Bulan Bintang. emosi dan nilai-nilai. makanan adalah t ujuan orang lapar. Sedangkan tujuan adalah apa yang terdapat pada alam sekitar yang mengelilingi seseorang. I. 39 3 3 Malinda Jo Levin.Sebagian pakar psikologi berbicara tentang motif utama yang bersembunyi di balik aktifitas seseorang. yang pencapaiannya membawa kepada pemuasan motif tertentu. Motif primer ini bersifat naluriah. yang membimbingnya kearah tujuan-tujuannya. Sarwono. Motif itulah kekuatan yang menggerakkan dan mendorong (faktor penggerak) aktifitas seseorang. Pustaka Huda. (New York. Mansyurat as Shahifah ad Da`wah al Islamiyyah.4 Sedangkan motif sekunder adalah motif yang sampai sekarang belum dipastikan hubungannya dengan struktur organik.ةةةةةةة ةةةةةةة‬yang artinya dorongan‫ة ة‬ ‫ة‬ Buku-buku Psikologi penuh dengan pembicaraan tentang pembagian motif. seperti cinta diri 2 Ramadan Muhammad al Qazzafi. seperti motif kepada udara. Motif adakalanya bekerja juga untuk memenuhi pemuasan kebutuhan sosial yang muncul dalam bentuk kecenderungan atau kesenangan tertentu. Disamping pembagian dikotomis primer sekunder. (Jakarta. motif kerjasama.

yakni oleh sistem nafsani. selanjutnya disebut motif sekunder. Motivasi merupakan istilah yang lebih umum. sistem nafs juga mendorong manusia untuk melakukan sesuatu yang dibutuhkan.6 Pengetahuan tentang motif dari perbuatan manusia sangat penting untuk memahami tingkahlaku mereka. Harriman. tingkah laku yang ditimbulkan oleh situasi tersebut dan tujuan atau akhir dari perbuatan yang dilakukan. karena satu perbuatan yang dilakukan oleh dua orang belum tentu satu makna. Keyakinan seseorang yang memotivisirnya untuk melakukan sesuatu bisa disebabkan berdasarkan pengalaman hidupnya. Dalam Kamus Psikologi disebutkan bahwa motivasi (motivation) adalah perangsang. bisa saja motivasinya hanya karena terbawa oleh orang lain yang juga mengerjakan hal yang sama. bisa juga karena pengetahuan baru yang diperoleh melalui buku atau pengalaman orang lain.atau ingin memiliki supremasi dan dominasi atau untuk mempertahankan kedudukan sosialnya dan sebagainya. antara lain : (1) Karena keyakinan. Keputusan seseorang untuk bekerja di luar negeri. Dalam keadaan seperti ini seseorang seperti didesak untuk secepatnya mencapai tujuannya tanpa mempedulikan resiko atau akibat samping dari perbuatannya. 17 . Jika penggerak tingkahlaku atau motif kepada sesuatu itu telah mulai bekerja secara kuat pada seseorang. Disamping mampu memahami dan merasa. Biasanya 6 6 Philip L. Cit. dikenal pula istilah motivasi. baik intrinsik maupun ektrinsik yang memprakarsai dan mendukung sikap aktivitas yang ada. karena ia harus memenuhi tuntutan motif itu dalam memperoleh pemuasannya. Ketika motif kepada sesuatu itu bekerja pada puncaknya. Di sisi lain ada orang yang tidak mampu mengendalikan dorongan-dorongan itu sehingga hal itu dapat menghilangkan keseimbangan kepribadian. dorongan yang timbul dalam diri individu. tetapi tingkahlakunya tetap dapat dipertanggungjawabkan. Dalam merespon dorongan dari dalam dirinya itu manusia ada yang sanggup mengendalikannya secara semestinya sehingga motifnya memperoleh pemuasan terpenuhi. Loc. atau menimbulkan keguncangan dan juga membuat seseorang tidak mampu melihat masalah secara teliti Motivasi untuk melakukan sesuatu bisa disebabkan oleh hal-hal yang berbeda. (2)Karena terbawa. b. maka ia mendominasi orang itu dan mendorongnya melakukan suatu perbuatan. termasuk situasi yang mendorong. yang menunjuk kepada seluruh proses gerakan yang melahirkan tingkah laku. disadari atau tidak oleh yang bersangkutan. untuk mendukung partai tententu. sebenarnya apa yang dilakukan itu digerakkaan oleh suatu sistem di dalam dirinya. Dari sini jelaslah bahwa tujuan berkaitan erat dengan motif. Disamping istilah motiv. untuk ikut demontrasi. ketika itu orang tidak lagi bebas untuk mengarahkan atau mengendalikan tingkahlakunya. Fungsi Penggerak Tingkah laku Manusia ketika melakukan suatu perbuatan. suatu konsep yang kompleks dan dwi fungsi untuk menunjukkan (biasanya) tingkah laku yang didorong ke arah tujuan.

Keinsyafan merupakan dasar yang sangat kokoh bagi seseorang untuk melakukan sesuatu atau mengubah perilaku sebelumnya. Sedangkan kata ‫ ةةةةةةة‬jika dihubungkan dengan nama Tuhan ‫ . السـمآء الحـسنى‬maka artinya Allah mampu melihat sesuatu secara total. (a). oleh karena itu hanya Pak Sudomo sendiri yang menghayati keinsyafan beliau. Ketajaman hati Nurani Bahasa Indonesia mengenal istilah hati nurani atau kata hati atau hati kecil untuk menyebut kejujuran seseorang atas diri sendiri. ‫ بصر‬berarti jendela hati. (3)Karena terpedaya atau terpesona. 291 18 . Jilid I. atau kuatnya cita-cita dan kehendak. yang nampak maupun yang tidak tampak tanpa memerlukan alat. sehingga hati nurani dapat disebut sebagai cahaya hati atau lubuk hati yang terdalam. jatuh bangunnya. )نفاذ فى القلب‬jika disebut ‫ بصر القلب‬artinya pandangan dan lintasan hati.123 Jika dihubungkan dengan manusia. perasaan besar dan kecilnya. 6. maka ‫ بصيرة‬mempunyai 1 123 Ibn Manzur. atau orang yang sangat ambisius sering dapat diperdaya untuk melakukan hal-hal yang secara jelas tidak masuk akal. Orang yang sedang dalam keadaan stress mental terkadang melakukan sesuatu tanpa ada motivasi kecuali hanya sekedar berbuat. Ketika Soedomo dikhabarkan masuk Islam (kembali) banyak orang mencibir sinis. Mengapa demikian ? Sejarah panjang hidupnya.orang yang mudah terbawa adalah orang yang rendah kredibilitasnya. (4)Karena asal berbuat. karena beliau sebelumnya dikenal sebagai Jenderal Kristen yang pada era Soeharto banyak menindas aktifis Islam. sampai pada tingkat tidak peduli kepada penilaian atau cibiran orang lain. Menurut hemat penulis. Keinsyafan itu merupakan akumulasi dari kalkuklasi psikologis yang berhubungan dengan ketajaman hati nurani. Kata nurani diduga berasal dari bahasa Arab nur ( ‫ ) نور‬yang artinya cahaya. Cit. Op. mantan Pangkopkamtib pada hari tuanya sangat rajin beribadah dan bahkan setiap pagi sebelum waktu subuh tiba beliau selalu sudah lebih dahulu berada di masjid.ابصر‬ Dalam bahasa Arab. karena keinsyafan itu sendiri telah memberikan kemantapan hati untuk memilih jalan yang ia yakini. h. atau orang yang sedang dalam keadaan tidak memiliki kedudukan sosial di lingkungannya. Dalam bahasa Arab. Orang yang terlalu lama menganggur misalnya ia dapat menjual rumahnya dan uangnya diserahkan kepada seseorang yang menjanjikan untuk dapat mengirim bekerja di luar negeri. hati nurani dalam pengertian tersebut diatas disebut basirah (‫ )بصيرة‬yang berasal dari kata ‫. Keinsafan Menurut informasi. mendahului jamaah lain yang rumahnya lebih dekat dengan masjid itu.بصر . (‫ . Laksamana Soedomo. dan sungguh-sungguh pula dalam hal rajin beribadah di hari tuanya. padahal ia belum kenal dengan orang tersebut. perasaan tersanjung dan terhempas yang ada dalam dirinya telah mengantarkannya pada keinsyafan yang sebenarnya. dan ‫( ة ةةةةةة‬nuraniyyun) artinya sebangsa cahaya atau yang bersifat cahaya. Keinsyafan sifatnya sangat indifidual. Orang yang sedang dalam keadaan lemah mental. Sudomo sungguh memeluk Islam.

(. Ayat ini sebenarnya juga mengisaratkan karakter qalb yang tidak konsisten.empat arti. 1988) Jil I. Pada surat al Qiyamah/75: 14-15 diatas disebutkan bahwa basirah itu tetap bekerja melihat meskipun manusia masih mengemukakan alasanalasannya. Muqatil dan Said bin Jabir menafsirkan basirah pada ayat ini sebagai mata batin. dan ‫ عين بصيرة‬itu akan muncul secara optimal pada orang yang memiliki ‫.139 127 19 .127 Jika dihubungkan dengan sistem nafs manusia. Ibn Abbas. meskipun dia masih mengemukakan alasan. h. Imam al Fakhr ar Razi. Basirah dalam arti hati nurani diisyaratkan dalam surat al Qiyamah 14-15 : 15-14 ‫القيامة‬ ‫بل النسـان على نفـسه بصيرة ولو ألقى معاذيرة‬ artinya : Bahkan manusia itu mampu melihat diri sendiri. 222 dan Ahmad Mustafa al Maragy. . basirah ّ adalah cahaya yang ditiupkan Allah ke dalam hati atau qalb (‫نور يقذفه الله‬ ‫ .)معاذير‬Jadi hati nurani (‫ )بصيرة‬tetap jujur dan konsisten meskipun hati (‫ )قلب‬manusia masih berusaha untuk menutup nutupi kesalahannya atau berdalih dengan alasan-alasan. yaitu mata batin atau akal sehat. 1 1 124 125 Ibid. Akal yang sehat jika digunakan secara optimum memungkinkannya mencapai kebenaran karena ia memiliki kekuatan yang sekuat pandangan mata batin. h. karena. 290 Imam al Fakhr ar Razi. العقل السـليم‬ ّ Jika dibandingkan dengan qalb. Op. ( Beirut. h. antara lain al Farra ..(‫( )ق ـوة القل ـب المدرك ـة‬b) kecerdasan. Ibid. h. yang meski tahu kebenaran tetapi masih berusaha mengelak dengan mengemukakan alasan-alasan ( ‫ .jilid X. Dar al Kutub al `Ilmiyyah. 150.العقل السليم‬akal sehat.Madarij as Sālikin. (c) ‫ـ‬ ‫ـ‬ ّ kemantapan dalam agama. maka arti basirah yang tepat adalah seperti yang dikeluarkan oleh al Farra dan Fakhr ar Razi.124 Dengan demikian maka hati nurani dapat difahami sebagai pandangan mata hati sebagai lawan dari pandangan mata kepala. tetapi jarang sekali kalimat tersebut digunakan dalam literatur Arab untuk indra penglihatan tanpa disertai pandangan hati.(‫عين بصيرة‬ 25 seperti yang dikutip oleh al Maraghi. Cit. Kekuatan konsistensi basirah adalah sangat wajar. juz XXX.. 1 126 1 Ibn Qayyim al Jauzi.)فى القلب‬oleh karena itu ia mampu memandang hakikat kebenaran seperti pandangan mata. maka hati nurani memiliki pandangan yang lebih tajam dan konsisten. Meskipun ‫ بصر‬juga mengandung arti melihat. dan Fakhr al Razi menafsirkannya dengan ‫ . dan (d) keyakinan hati dalam hal agama dan realita. seperti yang dikatakan oleh Ibn al Qayyim al Jauzi bahwa basīrah itu adalah nūr Allah yang ditiupkan ke dalam qalb. (Q/75:14-15) Sebagian mufassir.126 Menurut Ibn Qayim al Jauzi. yaitu (a) ketajaman hati.alasanya. Op. Cit.

qalb bekerja dengan jaringan akal. Cit. tetapi kesemuanya itu baru berfungsi manakala ruh berada dalam jasad dan fungsi kejiwaan telah sempurna.يوسف‬ ّ artinya : Katakanlah. dan dalam keadaan demikian. Dapat juga disebut bahwa kondisi qalb dan ‘aql yang tingkat kesehatannya optimum itulah yang disebut hati nurani atau basirah. apa yang harus ditebus. aku dan orang orang yang mengikutiku. qalb. melakukan kalkulasi psikologis atas semua yang pernah dilakukan dan dialami. Kerja nafs dilakukan melalui jaringan qalb. Sebaliknya orang yang hati nuraninya gelap. emosional dan pasang surut. ia tak juga insyaf meskipun sudah berkali-kali jatuh dan bahkan tak melihat harapan masa depan. aql. Untuk memecahkan masalah-masalah yang dihadapi. fluktuatip. (b). ruh dan basirah. Sesuai dengan potensinya maka qalb merupakan kekuatan yang sangat dinamis. Op. Basirah bekerja mengkoreksi penyimpangan yang dilakukan oleh qalb dan ‘aql . mengolah. ‘aql dan qalb dapat melakukan helah mental. Manusia memiliki dimensi ruhani yang terdiri dari nafs. mana yang menjadi tanggungjawab dirinya. seakan-akan yang salah itu wajar. dan dari keinsyafan itulah ia melakukan sesuatu yang dipandangnya paling baik bagi dirinya. mengajak kamu kepada Allah dengan hujjah yang nyata ( bashirah). tetapi kondisi qalb dan akal terkadang tidak optimal sehingga masih dimungkinkan terkontaminasi oleh pengaruh syahwat . apa yang harus diterima secara ikhlas. h. apa yang harus ditutup. menampung realita sekelilingnya dan memutuskan sesuatu. dengan alasan-alasan ( ‫ )معاذير‬yang dibuatnya. tetapi ia temperamental. jilid II. dan basirah . semuanya mengkristal menjadi satu keinsyafan. Ibn Kasir menafsirkan basirah dalam ayat ini dengan mengatakan bahwa kebenaran agama Allah ini merupakan keyakinan yang bisa diuji dengan basirah. menganalisanya dan mengambil keputusan. baik dengan pendekatan syar’iy maupun ‘aqly128 Dari keterangan Al Qur’an menyangkut nafs maka struktur basirah dalam sistem nafs dapat diilustrasikan sebagai berikut. Cita-Cita 1 128 Ismail Ibn Kasir al Qurasyi ad Dimasyqy.Basirah atau hati nurani bukan hanya diperlukan untuk instrospeksi. Nafs diibaratkan sebagai ruangan yang sangat luas dalam alam ruhani manusia. 513-514 20 . Dari dalam nafs itulah manusia digerakkan untuk menangkap fenomena yang dijumpai. Qalb merupakan bagian dalam nafs yang bekerja memahami. (Q/12:108). atau oleh motiv kepada hal-hal yang bersifat negatip. Dalam surat Yusuf 108 disebutkan : ‫قـــل هـــذه ســــبيلى أدعـــو الـــى اللـــه علـــى بصـــيرة أنـــا ومـــن‬ 108 ‫اتبعنى……. tetapi juga untuk secara jujur memahami dan mengakui kebenaran agama. Orang yang hati nuraninya berfungsi dengan baik maka ia dapat secara jernih melakukan introspeksi. inilah jalan (agama)ku. yakni memandang sesuatu yang salah. aql..

misalnya gambaran tentang negeri yang ingin dituju. Sejak dahulu pola hidup hewan tidak berubah karena hewan tidak berfikir. Orang yang cita-citanya memajukan masyarakat pasti ia tertarik mengamati perilaku masyarakat. politikus bercita-cita menjadi penguasa. menjadi presiden. yaitu (a) rumah. Bagaimana kontribusi ayah ibu . karena cita-cita tumbuh bersamaan dengan proses kehidupan yang berkesinambungan dimana ia terterlibat langsung. failasuf bercita-cita meninggikan kecerdasan masyarakat. Seorang pendidik mempunyai cita-cita yang sejalan dengan kecenderungannya pada dunia pendidikan. membuang yang lama yang tidak memenuhi cita rasanya dan mengupayakan hal baru yang dapat memuaskan jiwanya. menjadi sosok sinterklas dan sosok lainnya yang berhubungan dengan kehalusan perasaan terhadap sesama manusia. Jauh sebelum keinginannya tercapai terlebih dahulu orang menggambarkan dalam fikirannya apa dan siapa yang ingin digapai. menjadi pekerja sosial.Cita-cita adalah gambaran dalam fikiran tentang apa yang ingin dicapai dalam hidup. begitulah seterusnya. Orang sering tidak menyadari dari mana datangnya cita-cita itu dan kapan mulai tumbuhnya. karena cita-cita seseorang sangat bergantung kepada kapasitas dan corak jiwanya. misalnya ingin menjadi perawat. atau menjadi apa atau menjadi siapa dalam hidupnya. rumah yang ingin ia tinggal disana. Ada orang yang sejak awal sudah bercita-cita tinggi. Setiap manusia pasti memiliki keinginan memiliki sesuatu. misalnya menjadi jagoan. menjadi pahlawan. tetapi ada juga orang yang citacitanya berjalan secara estapet. tidak bercita-cita dan tidak mengupayakan adanya perubahan. (1) Membangun cita-cita. menjadi jenderal. Orang yang bercita-cita menjadi ilmuwan pasti menyukai buku. sedangkan manusia pola tingkahlakunya justeru dipengaruhi oleh jenis dan tingkat cita-citanya. seniman bercitacita membuat karya seni yang memuaskan dahaga seninya dan seterusnya. menjadi guru. bermula menjadi lurah. Seorang pelaku ekonomi bercita-cita menguasai aset ekonomi. Elusan kasih sayang ibu akan menanamkan jalur-jalur perasaan halus yang memunculkan cita-cita sosok kasih sayang. bercita-cita menjadi bupati. (b) sekolah dan © agama. Hewan karena tidak bercita-cita maka pola tingkahlakunya tidak berubah. setalah berhasil. paman bibi dan 21 .. dan ia menjadi pembeda antara manusia dengan hewan. ingin menjadi presiden misalnya. Orang yang bercita-cita menjadi pemimpin pasti rajin belajar dan aktip dalam kegiatan. kemudian bercita-cita menjadi camat. Sedangkan manusia karena ia berfikir maka selalu terangsang untuk memperoleh yang lebih baik. Dalam perspektip ini maka cita-cita manusia hampir tidak pernah sama.ditambah lagi dengan kakek nenek. menjadi dokter. Sementara itu sosok ayah hebat yang menjadi idola akan menumbuhkan cita-cita menjadi sosok kehebatan. potensi positip dan potensi negatipnya. status sosial yang didambakan dan seterusnya. menjadi juara nomor satu dan sebagainya yang melambangkan kehebatan. Meski demikian dapat diketahui lembaga apa yang secara efektip menumbuhkan cita-cita bagi setiap manusia. Rumah tangga yang efektip dalam memberikan pendidikan kepada anak dimana ibu menjadi tumpuan kasih sayang dan ayah menjadi idola akan sangat besar perannya dalam membentuk cita-cita seorang anak. Cita-cita merupakan implementasi dari kapasitas berfikir manusia.

kurang makan. Dari sekolahlah seseorang bisa memilih jurusan. ia merasa menderita karena kemiskinanya. tetapi hubungan vertikal dunia akhirat. menjadi pengusaha yang alim dan sebagainya. kendaraan bagus dan tidur di kasur yang empuk. Kedua : Perasaan tidak nyaman sebagai orang miskin itu membuatnya membayangkan makan enak. misalnya merokok atau minuman keras. (c). antara mengorbankan orang lain dan mengorbankan diri sendiri. memperkuat keyakinan dan keteguhan sikap. memilih profesi. memilih karir yang dipandu oleh gambaran skema apa yang ingin ia lalui dan apa yang ingin dicapai. langit yang lebih tinggi dan contoh idola yang bisa diidentifikasi. Keinginan seseorang mengikuti alam hidupnya. Hampir semua orang memiliki kehendak untuk sehat. padahal kedua istilah itu berbeda makna. sementara kehendak disebut dengan kata `azam. kepada hukum sejarah. Keyakinan agama memberikan kekuatan luar biasa bagi orang yang patuh ketika ia harus menghadapi pilihan yang sulit. dan dapat mendorongnya pada cita-cita yang ektrim ketinggian nilainya. misalnya menjadi guru tetapi ahli silat. menjadi polisi yang jujur. bahkan antara hidup dan mati. Kehendak dan keinginan tak selamanya sejalan. antara menjadi kaya tidak terhormat dengan miskin terhormat. Jika yang kelaparan itu orang yang “langitnya rendah” maka keinginannya hanyalah kepada makanan. : ada orang miskin . bukan hanya hubungan horizontal di dunia. Dalam perspektip ini agama dapat mewarnai cita-cita menjadi lebih halus dan indah. Sekolah dimana di dalamnya murid memperoleh pengetahuan luas membuatnya mampu berimajinasi. tetapi berubah-ubah. belum menjadi kehendak. raghiba ila. bagi orang yang memeluknya secara benar akan berfungsi memperdalam perasaan. Agama. Dalam bahasa Arab. disamping menguak rahasia alam. pakaian bagus. menjadi orang kaya tetapi lembut. Sekolah memperkenalkan murid kepada tokoh sejarah. Kehendak Orang sering keliru tidak membedakan antara keinginan dan kehendak. memilih teman. Tetapi jika yang kelaparan itu orang yang “tinggi langitnya” maka yang ia inginkan adalah meningkatkan mutu pertanian masyarakat. 22 . kurang pakaian dan kurang layak tempat tinggalnya.. tetapi banyak diantara mereka yang tidak bisa menahan keinginan yang justeru merusak kesehatan. keinginan disebut dengan raghbah. dan banyak alternatip .tetangga dekat kepada alam fikiran anak akan mengantarkan pada gambaran spesifik yang ingin dicapai dalam hidupnya. serta memperluas orientasi. Sekolah dapat membuka ufuk yang luas. atau sesuai dengan tinggi rendah langitnya. Keinginan manusia atau alam keinginan manusia itu tidak tetap. atau ingin menolong orang lain yang juga sedang kelaparan. kepada pengalaman sejarah orang lain. bahkan bisa bertentangan. atau tingkat jiwanya. dan bahkan terkadang terjadi pertentangan antara keinginan terhadap satu hal dengan keinginan terhadap hal lain. Sebagai ilustrasi dapat digambarkan sebagai berikut: Pertama. Apa yang dibayangkan itu adalah keinginan. berfikir dengan dimensi luas.

keinginan apa yang harus didahulukan. Bagi orang beragama. tetapi kehendak tetap merupakan kekuatan yang besar dalam mendorong perilaku tertentu sesuai dengan kehendaknya. maka orang Jabbary berkata berdoalah sambil bekerja. Bisa terjadi seseorang yang telah memeiliki kehendak yang kuat terhadap sesuatu. Keempat : Setelah keinginan itu menjadi kuat karena telah melampaui proses pertimbangan. interospeksi. lautan akan kuseberangi. maka ia akan berkata. atau menginsyafi apa yang telah dilakukan dan apa yang sedang dialami. atau seperti yang dikatakan oleh orang Jawa : malang-malang putung rawe rawe rantas. 23 . keinginan. maka ia merasa tertantang untuk bisa mewujudkan kehendaknya karena ia merasa memiliki kebebasan berkehendak. sementara lemahnya kehendak membuat seseorang cepat menyerah kepada keadaan. Semntara jika seorang muslim menganut teologi jabbary atau predestination. atau yang dalam bahasa Arab disebut `azam. pertimbangan dan kehendak. tetapi bagi kelompok urban. Kehendak bisa berfungsi mendorong untuk melakukan sesuatu atau mencegah dari mengerjakan sesuatu. dan dari keinsyafan itulah ia bisa mengambil keputusan besar meski boleh jadi tidak difahami oleh orang lain. Keinginan yang menang itulah yang dalam bahasa Arab disebut raghbah. bisa melempari polisi dengan batu. melakukan kalkulasi psikologis. bisa merobohkan pintu gedrbang kantor pemerintah dan sebagainya. maka kehendaknya kurang kuat karena merasa bahwa semuanya sudah diatur oleh Tuhan betapapun kuatnya usaha. Keinginan yang menang adalah keinginan yang mempunyai pijakan “alam keinginan” yang lebih luas. gunungpun akan kulewati. Jadi perbuatan yang bersumber dari kehendak didalamnya sudah terkandung perasaan. karena kondisi tumpang tindih sebagai buah dari reformasi yang dijalankan persisi pada era globalisasi. kuat tidaknya kehendak berhubungan dengan teologi yang dianut.Ketiga : Pertentangan antara keinginan yang satu dengan keinginan yang lain menyebabkan seseorang untuk membuat pertimbangan. semuanya akan dihadapi. Kehendak belum tentu langsung diikuti dengan perbuatan. Kehendak yang kuat akan menyebabkan seseorang mampu memobilisir kekuatan se optimal mungkin. mereka sedang asyik-asyiknya menikmati kebebasan. Rasanya kini tidak ada teori yang bisa digunakan sebagai dasar problem solving. Bagi masyarakat ultra modern. Dari mana Memulainya ? Rasanya kini memang sulit menentukan dari mana kita bisa memulai membangun budaya masyarakat yang berkarakter. Contoh kekuatan kehendak adalah pada orang yang bertekad mencapai suatu tujuan tetapi hambatannya sangat besar. bisa mencaci-maki pemimpin yang dulu ditakuti. Jika seorang muslim menganut teologi qadariyah atau free will. artinya tidak ada hal yang boleh menghalangi kehendaknya. ekpressi kebebasan demokrasi sudah sangat mermuakkan. Jika orang Qadary berkata bekerja sambil berdoa. Kehendak yang kuat akan menyebabkan seseorang sanggup melakukan koreksi diri. maka timbullah kehendak. tetapi terlebih dahulu ia harus melakukan hal-hal yang justeru tidak ia kehendaki.

Obama barrack. tetapi nampaknya belum disadari pentingnya sebagai media pembangunan budaya masyarakat berkarakter. ternyata orang Amerika bisa juga bosan terhadap arogansi kulit putih terhadap kulit hitam. tidak tumbuh. yaitu paskibraka. Rasanya perlu ada yang memikirkan “institusi” ini untuk menjadi infrastruktur budaya membangun karakter juara. Kita tahu dari pengalaman pasukan. akan merupakan benih karakter yang akan bertumbuhan setiap musim “hujan” di masa depan. Pilihan-pilihan Membangun budaya masyarakat bisa melalui lembaga pendidikan. dan ini dilakukan setiap tahun. merekja bisa menitikkan air mata ketika mencium bendera merah putih. Membangun karakter dewasa ini sama sulitnya seperti menebar benih di musim kemarau. orang negro benar-benar dinista dalam system social Amerika. Selutuh prose situ menanamkan budaya juara pada setiap tingkatan. dan ke atas diseleksi terus hingga terpilih 34 orang pasukan pengibar bendera tingkat nasional. Tetapi kini Presiden yang dipilih justeru orang kulit hitam. yaitu proses rekruitmen dari sekolah-sekolah di daerah. Bersamaan dengan itu ternyata bukan hanya pengibaran bendera merah putih. atau pasukan pengibar bendera pusaka. Oleh karena itu kita tidak boleh perputus asa untuk tetap membangun karakter masyarakat yang bermartabat. meski hari-hari ini kurang laku. Media Paskibraka Yang Nampak pada upacara 17 Agustus di istana hanya pasukan pengibar bendera pusaka yang berasal dari perwakilan pelajar se Indonesia. Tetapi jika tidak ada yang menebar benih di musim kemarau. Ada aktifitas strategis yang selalu dijalankan setiap tahun. Dibalik itu sesungguhnya ada rangkaian panjang kegiatan yang berstruktur dan setiap tahun. Oleh karena itu sekiranya tradisi paskibraka dijadikan media pembangunan karakter nasionalis bagi generasi muda. nanti ketika musim hujan yang tumbuh hanya alang-alang. tetapi juga ada lomba kuliner dan lomba adhi busana. satu ajaran yang juga diajarkan oleh agama. lembaga social dan lembaga keagamaan. Ditunggu siapa yang akan berinisiatip ? 24 . Limapuluh tahun yang lalu. satu penanaman rasa cinta tanah air. sekaligus tradisi mental juara. hubbul wathan minal iman.Belajar kepada sejarah Amerika.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful