P. 1
BIOGAS ECENG GONDOK

BIOGAS ECENG GONDOK

|Views: 369|Likes:
Published by Arrum Linggar Ovita

More info:

Published by: Arrum Linggar Ovita on Jan 03, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/04/2014

pdf

text

original

vvBIOGAS ECENG GONDOK

( for English version go to : http://practicallygreen-sn.blogspot.com )

Eceng gondok yang memiliki nama lain µEichornia crassipes¶ adalah sejenis tumbuhan air yang hidup terapung di permukaan air. Akan berkembang biak manakala dipenuhi limbah pertanian atau pabrik sehingga menjadi indicator dimana di tempat/sungai tersebut sudah terkena pencemaran/limbah. Tanaman gulma (pengganggu) ini dibagi menjadi dua macam, yaitu : 1. Eceng biasa (genjer) : tumbuhan air yang tumbuh di sawah-sawah dan daun muda. Bunganya yang kuncup dapat dijadikan sayuran (Dapat dimakan oleh manusia) 2. Eceng gondok : sejenis tanaman hidrofit. Tumbuhan ini tidak dapat dimakan bahkan tanaman gulma ini menjadi tanaman pengganggu bagi tumbuhan lain dan hewan sekitarnya.

Meski memiliki sifat pengganggu, eceng gondok ternyata berperan penting dalam mengurangi kadar logam berat di perairan waduk seperti Fe, Zn, Cu, dan Hg. Selain itu, eceng gondok dapat menyerap logam berat. Dan yang paling menarik, tanaman ini mengandung selulosa dalam jumlah banyak. Dan selulosa inilah yang bisa digunakan sebagai bahan baker alternative. Untuk membuat Biogas Eceng Gondok, terlebih dahulu harus disiapkan beberapa alat dan bahan yang diperlukan. Bahan dan alat itu dikelompokkan menjadi dua alat kerja, yaitu : ALAT KERJA-1 - 3 buah drum isi 200 liter - 1 buah drum isi 100 liter - 1 meter pipa galvanis, ukuran 3 inchi - 5 meter slang karet/plastic - 3 buah stop kran, ukuran ½ inchi - 50 cm pipa, ukuran ½ inchi - 6 buah kleman slang, ukuran ½ inchi - Pengelasan drum (Ls) ALAT KERJA-2 - Plastik polyethylene - Kompor biogas - PVC ukuran 3 inchi - 4 buah kenie, ukuran ½ inchi - Drat luar dalam - 2 buah isolatif besar - 4 batang baut - Karet ban dalam - 1 buah pipa T, ukuran ½ inchi - Slang plastic saluran gas - PVC ukuran ½ inchi - 3 buah stop kran, ukuran ½ inchi - 2 buah lem paralon - Lem aibon - 2 plat acritik 150 cm2

Air yang ada akan menekan gas ke atas. Eceng gondok yang sudah ditumbuk sebanyak 20 kg dapat menghasilkan gas yang dapat dipakai selama 7 hari. serta kompor sebagai media pembakar. o Selain alat penampung gas terbuat dari bahan plastic yang berukuran panjang 120 cm dan diameter 60 cm. 2. Karena air dan gas tak bersenyawa. . Ø Sebelum dimasukkan ke dalam tabung fermentasi. tabung fermentasi. Alat Penampungan Gas o Drum ukuran 100 liter tutup bagian bawahnya dibuang. lantas diaduk merata. masukkan ke dalam lubang pipa yang sudah disiapkan di ujung kiri tabung fermentasi yang akan mengalirkan gas ke drum penampungan setelah beberapa hari. Di samping kiri dan kanannya dipasang 3 inchi pipa sepanjang 50 cm yang berguna untuk memasukkan eceng gondok yang sudah dirajang/ditumbuk dan pipa yang satunya lagi sebagai pembuangan.CARA PEMBUATAN ALAT 1. kemudian pada tutup bagian yang tidak dibuang dipasang 2 buah pipa ½ inchi dan stop kran ½ inchi yang akan disambung dengan slang dari ruang fermentasi dan ke kompor gas. Hanya tiga bagian yang dibutuhkan dalam biogas ini. Alat Fermentasi Dua drum ukuran 200 liter dibuang tutup atasnya dan keduanya disambung dengan dilas secara horizontal. Alat penampungan gas ini dimasukkan ke drum ukuran 200 liter yang sudah terisi air. Setelah itu di bagian atas drum fermentasi dipasang pipa ½ inchi dan stop kran ½ inchi yang disambung dengan slang. o Jika gas dari eceng gondok sudah masuk ke alat penampungan drum atau plastic maka akan terlihat mengambang. tabung penampung gas. Fungsi air itu sebagai penekan. Ø Setelah tercampur. hanya dibutuhkan perlengkapan seperti tabung fermentasi yang tersambung ke tabung pengumpul gas dan diteruskan ke kompor. Setelah itu dicampur air bersih 1:1. PROSES PRODUKSI Ø Proses produksi eceng gondok sangat sederhana sekali. Misalnya 20 kg eceng gondok dicampur dengan 20 kiloliter air. eceng gondok terlebih dahulu harus dirajang atau ditumbuk halus. tempat penampungan gas yang bagian sisinya atau tutupnya dibuang dimasukkan ke drum yang berukuran 200 liter yang sudah berisi 100 liter air. dan setiap harinya dapat dipakai selama 30 menit. Lantas.

tabung fermentasi bisa kembali diisi dengan eceng gondok baru. eceng gondok bisa dimanfaatkan sebagai bahan bakar alternatif baru untuk memasak. Edeng Sumirat. slang dan regulator.Ø Eceng gondok seberat 30 kg yang telah dirajang tanpa ditumbuk dapat menghasilkan gas yang dapat dipakai selama 7 hari.com) . dan setiap harinya dapat dipakai selama 90 menit. hanya bisa dipakai dalam waktu sehari. Setelah itu. Alat-alat tersebut kemudian dirakit dengan cara di las. Jawa Barat yang telah memanfaatkan biogas dari tanaman bernama Latin Eichhornia crassipes itu. selama tujuh hari. salah satu warga pengguna biogas di Karawang. Ø Karena dalam tabung tersebut sudah terpasang pipa untuk proses pengeluaran. ampas eceng gondok akan mengalir dengan sendirinya bila eceng gondok baru masuk ke dalam tabung. Maka. Warga mengaku biogas ini lebih hemat ketimbang elpiji karena pembuatannya tak memerlukan biaya. Agar gas tidak habis. Rengasdengklok. Namun ternyata. Secara terus menerus eceng gondok bisa terus dimasukkan ke dalam tabung fermentasi. Dengan menggunakan bahan bakar alternatif dari eceng gondok ini diharapkan bisa menghemat penggunaan bahan bakar minyak tanah serta elpiji secara berlebihan. tabung fermentasi yang berdaya tampung 80 kilogram itu diisi secara berkala. Lebih Hemat Dari Elpigi Sebagian masyarakat menganggap eceng gondok tanaman jenis gulma yang merugikan serta tak berguna. Sebanyak 30 kilogram eceng gondok di drum fermentasi. bila digunakan secara terus-menerus. potongan eceng gondok dimasukkan ke tabung reaktor terbuat dari dua drum yang disatukan. gas dari pembusukan eceng gondok akan mengalir ke tabung reaktor kedua untuk kemudian ditampung dalam tabung khusus. dirinya hanya mengeluarkan biaya Rp 700 ribu. Ampas ini bisa digunakan untuk pupuk kompos Eceng Gondok Jadi Biogas. Api yang dihasilkan dari biogas eceng gondok sama besarnya dengan elpiji dan bisa digunakan untuk keperluan memasak. Terutama. Proses ini memakan waktu tujuh hari untuk menghasilkan gas dari hasil pembusukan eceng gondok. Karawang. Ø Ketika menggunakan biogas untuk memasak. Uang sebesar ini buat membeli tiga buah drum. Adalah enam kepala keluarga warga Desa Kertasari. (hd/liputan6. Proses pembuatan gas ini diawali dengan memotong batang dan daun eceng gondok. menuturkan untuk pembuatan semua perangkat.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->