P. 1
Analisis Swot Rohis Sma Negeri 2 Binjai

Analisis Swot Rohis Sma Negeri 2 Binjai

1.0

|Views: 295|Likes:
Published by Azolla 'umi' Pinata

More info:

Published by: Azolla 'umi' Pinata on Jan 03, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/11/2015

pdf

text

original

ANALISIS SWOT ROHIS SMA Negeri 2 Binjai

Strenghts (Kekuatan)

1. Jumlah siswa dan siswi di lingkungan SMANDA yang relatif banyak.Memiliki mushola yang dapat digunakan sebagai pusat aktivitas ROHIS. 2. Memiliki prestasi yang dapat dibanggakan 3. Berada di lingkungan yang kondusif sebagai wadah tumbuh kembangnya nilai-nilai keislaman 4. ROHIS merupakan bentuk organisasi intra sekolah yang berada di bawah naungan Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS). 5. Beberapa pengurus dan anggota ROHIS masuk dalam keanggotaan OSIS, organisasi intra sekolah lainnya dan perangkat kepengurusan di beberapa kelas sebagai sarana untuk menambah pengalaman dan informasi dari sekolah. 6. Memiliki Forum Alumni Rohis, dengan jumlah yang cukup banyak. 7. Memiliki beberapa guru yang GO ROHIS 8. Memiliki inventaris lengkap dari sekolah

Weaknesses (Kelemahan) 1. Minimnya jumlah siswa dan siswi yang solid secara kualitas di tiap-tiap kelas/masih community oriented 2. Sebagian besar pengurus belum matang berorganisasi. 3. Jumlah pengurus yang aktif sangat minim. 4. Kurangnya minat siswa dan siswi untuk ikut bergabung dalam ROHIS.

5. Program pendidikan dan peraturan sekolah yang diterapkan sekolah sangat membantu perkembangan ROHIS terutama dalam menerapkan nilai-nilai keislaman. Daya kreativitas untuk membuat dan melaksanakan program terbatas. Anggota banyak memiliki organissi di luar Ronda Tidaknya adanya pemahaman esensi tentang visi misi Anggota terkesan eksklusif Opportunitties (Kesempatan) 1. Adanya dukungan dari sekolah atas kegiatan ROHIS 3. Kurang koordinasi dan komunikasi antar masing-masing bidang 8. Beberapa anak ROHIS lebih dikenal guru 4. 2. Pola kaderisasi yang belum tertata dan tidak koordinatif. Krisisnya semangat anggota kelas III karena adanya les tambahan 9. 12. Penerimaan siswa dan siswi baru secara kuantitatif dapat dijadikan pendukung kegiatan ROHIS. Masih minimnya siswa yang tertarik untuk aktif berorganisasi baik ekstra maupun intra sekolah. Minimnya pengaplikasian anggota terhadap materi LQ yang disampaikan 11. 7. Threats (Ancaman) 1. kekurangan mentor ikhwan) 6. Sikap siswa dan siswi yang cenderung masa bodoh atau kurang menyadari akan pentingnya penerapan nilai-nilai islam dalam kehidupan. 2. Ada agenda yang tidak diketahui guru 10. 13. Siswa lebih tertarik dengan organisasi yang lebih bersifat ³go nature´ . 3. (misalnya.

Background ROHIS sebagai ³underline PKS´ .4.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->