P. 1
jurnal penelitian

jurnal penelitian

|Views: 178|Likes:
Published by Eka Khairunnisa

More info:

Published by: Eka Khairunnisa on Jan 03, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/09/2013

pdf

text

original

ISSN 0215-8250 TINGKAT KEKOHESIFAN ABSTRAK DALAM ARTIKEL ANEKA WIDYA oleh I Wayan Wendra Jurusan Pendidikan

Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah Fakultas Pendidikan Bahasa dan Seni, IKIP Negeri Singaraja ABSTRAK Rancangan penelitian ini adalah penelitian deskriptif. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui tingkat kekohesifan artikel Aneka Widya Jurnal Pendidikan dan Pengajaran non-pendidikan bahasa IKIP Negeri Singaraja dan untuk mengetahui pemakaian piranti kohesi pada abstrak artikel tersebut. Melalui teknik porpusif sampling, sampel yang diteliti adalah abstrak jurnal pendidikan dan pengajaran non-pendidikan bahasa terbitan tahun 2001. Data penelitian ini dikumpulkan melalui pencatatan dokumen. Teknik analisis data dalam penelitian ini dilakukan dengan analisis deskriptif, sedangkan untuk menentukan tingkat kekohesifan abstrak artikel tersebut digunakan formula Scinto. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kekohesifan abstrak artikel Jurnal Pendidikan dan Pengajaran non-pendidikan bahasa tergolong sedang. Sedangkan pemakaian piranti kohesinya yaitu: piranti kohesi referensi 22%, substitusi 4%, elipsis 2%, kojungsi 33%, dan piranti kohesi leksikal 39%. Kata kunci : pemakaian piranti kohesi, tingkat kekohesifan ABSTRACT This study use a descriptive research design. The aim of this study was ti find out the degre of cohesiveness of articles in Aneka Widya, the education and the teching of non-language education journal of IKIP Negeri Singaraja and to find out the uses of cohesive devices in the article abstracts. By using purposive sampling technique, the sample consisted of the articles in the education and the teaching of non-language edication published in 2001. The data were collected by recording the documenmts. The data in this study were analyzed descriptively and uhe degree of cohesiveness of the articles was determined by Scinto formula. The result of this study shows that the degree of cohesiveness of the abstract articles of the education and teaching of non-language education journal fell into the average category, where as the cohesive device used and their percentages are as follows reference (22%), substitution 4%, ellipses 2%, conjuction 33%, and lexical 39%.
_________ Jurnal Pendidikan dan Pengajaran IKIP Negeri Singaraja, No. 1 TH. XXXVI Januari 2003

No. perolehan nilai tersebut untuk sementara dapat melegakan hati. nasional bahkan mungkin di tingkat internasional. kualitas produk karya ilmiah yang berupa hasil penelitian maupun kajian pustaka dari seluruh staf dosennya akan tampak dan tercermin pada karya tulisnya di Aneka Widya.ISSN 0215-8250 Key words : used of cohesive device. Upaya pembenahan dan peningkatan mutu ini sebagai upaya untuk dapat meraih nilai yang lebih tinggi yakni nilai A. Pembaca yang memiliki waktu terbatas. kalau ditelusuri lebih jauh penyebab akumulasi perolehan nilai tersebut tentu kualitasnya masih perlu dibenahi dan ditingkatkan. Abstrak merupakan potret mini dari keseluruhan isi karya ilmiah. 1. Aneka Widya akan berperanan penting sebagai ujung tombak untuk mensosialisasikan dan mengkomunikasikan keberadaan produk lembaga dengan lembaga lain baik di tingkat lokal. Berdasarkan hasil penilain tim akreditasi jurnal ilmiah tahun 2001 dari Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi. Bila dilihat secara keseluruhan. Aneka Widya secara keseluruhan memperoleh nilai 79. degree of cohesiveness. UI(Universitas Indonesia) dan lain-lainnya. cenderung _________ Jurnal Pendidikan dan Pengajaran IKIP Negeri Singaraja. Pendahuluan Aneka Widya sebagai jurnal pendidikan dan pengajaran adalah media untuk mensosialisasikan dan mengkomunikasikan produk karya ilmiah seluruh staf dosen di IKIP Negeri Singaraja. Aneka Widya sebagi jurnal pendidikan dan pengajaran harus tampil berkualitas melalui karya-karya tulis ilmiah para dosennya. segi penggunaan bahasanya sebagai salah satu faktor penyebabnya perlu mendapat perhatian untuk dibenahi dan ditingkatkan terutama tingkat kekohesifan teks yang mempengaruhi pembaca dalam upaya memahami bacaan.50 yang berkategori baik. Abstrak merupakan bagian dari karya ilmiah yang berfungsi sangat strategis bagi keseluruhan isi karya ilmiah. XXXVI Januari 2003 . Perolehan akumulasi nilai tersebut setelah ditelusuri per butir kriteria penilaian. 2001). Tetapi. Dengan demikian kualitas karya tulis pada Aneka Widya sebagai jurnal pendidikan dan pengajaran milik IKIP Negeri Singaraja merupakan salah satu tolok ukur kualitas produktivitas lembaga. Menyadari peran penting tersebut. agar sejajar dengan jurnal karya ilmiah perguruan tinggi lain seperti ITB (Institut Teknologi Bandung). Itu berarti. Sebagai media komunikasi. Dengan demikian. ternyata dari segi substansi dan penyunting terimplisit penggunaan bahasa. 1 TH. perolehan nilainya sebatas kategori C (sedang) (Tim Akreditasi.

sehingga tercipta keselarasan teks. Berdasarkan pemikiran tersebut di atas. Tataan dan jalinan erat antarunsur inilah yang secara kualitatif disebut hubungan kohesif (Widodo. Bagi para staf redaksi khususnya penyunting bahasa. telah ditegaskan pula oleh para ahli bahwa kohesi merupakan suatu potensi untuk menghubungkan unsur-unsur dalam teks satu sama lain (Halliday dan Hasan. Berdasarkan pengamatan sekilas penulis sebagai staf redaksi pada Aneka Widya. masalah yang akan dicari jawabannya dalam penelitian ini adalah : (1) seberapakah tingkat kekohesifan abstrak artikel Aneka Widya jurnal pendidikan dan pengajaran non-pendidikan bahasa. Semua unsur tersebut terwujud dalam teks bacaan yang merupakan wahana penuangan ide atau pikiran penulisnya. XXXVI Januari 2003 . 1987: 45). Hasil penelitian ini akan bermanfaat memberikan informasi bagi para dosen sebagai umpan balik bagi penyempurnaan penulisan karya ilmiahnya untuk disalurkan ke jurnal Aneka Widya. dan paragraf. 1 TH. Para penulis sering mengalami kesulitan dalam menciptakan kepaduan dan keutuhan teks. _________ Jurnal Pendidikan dan Pengajaran IKIP Negeri Singaraja. Adapun teori yang melandasi penelitian ini adalah sebagai berikut. hasil penelitian ini akan memberikan informasi sebagai bahan pertimbangan dalam menentukan kebijakan untuk mengambil langkah – langkah penyempurnaan. Sedangkan bagi lembaga. Teks bacaan terbangun atau terwujud atas sejumlah unsur pendukung yakni kata. kalimat. Sedangkan untuk membuat abstrak yang benar-benar mencerminkan hal-hal prinsip keseluruhan isi suatu karya ilmiah tidaklah pekerjaan mudah. Unsur-unsur tersebut diisyaratkan tidak sekadar memiliki hubungan yang menggambarkan kesatuan (unity). frasa. Untuk itu pengamatan dan penelitian yang intensif perlu dilakukan untuk memastikan kebenarannya. melainkan juga dituntut adanya tataan dan jalinan erat antara satu unsur dan unsur lain. Kohesi dalam hubungannya dengan kepaduan atau kekohesifan. bahwa kekurang paduan teks cenderung tampak pada jurnal pendidikan dan pengajaran bidang non-pendidikan bahasa.ISSN 0215-8250 memfokuskan perhatiannya untuk membaca bagian abstrak karya ilmiah tersebut. hasil penelitian ini bermanfaat sebagai bahan evaluasi untuk penyempurnaan kinerja selanjutnya agar Aneka Widya tampil lebih berkualitas. klausa. dan (2) bagaimanakah penggunaan piranti kohesi abstrak artikel Aneka Widya jurnal pendidikan dan pengajaran non-pendidikan bahasa IKIP Negeri Singaraja. No.

teks. Dalam pemahaman bacaan terjadi proses interaksi antara pembaca dan teks dalam suatu peristiwa membaca. Formula ini melihat kekohesifan teks berdasarkan frekuensi pemakaian piranti kohesi dalam teks dengan membandingkan jumlah satuan topik (topic unit) yang ada dalam teks. 1973: 25) mengemukakan bahwa pembaca menggunakan sistem simbul (cue system) secara serentak yaitu graphophonic. Melalui tiga sistem simbul ini pembaca meramalkan makna teks. dan semantic. dan menjadi suatu hal yang mendasar bagi pembentukan teks (Fowler. Tingkat kekohesifan teks yang diwujudkan melalui pemakaian piranti kohesi dalam wacana tulis (karya ilmiah) merupakan faktor penting kebahasaan yang dapat mendukung atau pun menghambat upaya pembaca untuk memahami isi wacana tulis. No. Piranti kohesi terdiri atas unsur pengulangan (recurrence). syntactic. XXXVI Januari 2003 . elipsis dan penghubung. dan interaksi antara pembaca dan teks. karena teks yang kohesif akan membawa pengaruh pada kejelasan hubungan antara kesatuan bentuk kebahasaan yang satu dan yang lainnya. Hubungan ini benar adanya terbukti dari adanya formula untuk menentukan tingkat kekohesifan teks (tulisan) yang dikembangkan oleh penulisnya berdasarkan frekuensi pemakaian piranti kohesi pada tulisan (teks) tersebut yang telah dikembangkan oleh Scinto (dalam Hartnett. 1 TH. 1980: 2). Sebagaimana yang dikemukakan oleh De Beaugrande (1980) bahwa piranti kohesi berfungsi membangun keefektifan suatu teks. Unsur interaksi tersebut merupakan proses interpretasi makna teks yang bertujuan untuk menangkap pesan atau gagasan dari penulis. Dalam hal ini. dan kepaduan makna teks direalisasikan oleh kohesi dengan piranti kohesinya. koreferensi anafora. yang berfungsi menjalin dan membentuk makna dan keurutannya dalam suatu teks. Tindak membaca melibatkan unsur pembaca. Dengan demikian memahami teks melibatkan aspek memahami pesan yang direalisasikan dalam satu kesatuan makna oleh kohesi melalui piranti kohesi dalam teks. Widodo (1987) lebih jauh menegaskan bahwa peranan dan fungsi piranti _________ Jurnal Pendidikan dan Pengajaran IKIP Negeri Singaraja. 1986: 61). Efesiensi teks terbentuk karena adanya piranti kohesi tersebut. Teks itu sendiri adalah suatu kesatuan makna (Halliday dan Hasan. piranti kohesi sangat berperanan sebagai penjalin hubungan. Itu berarti dalam upaya pemahaman bacaan akan terjadi interaksi komunikasi antara pembaca dan teks yang dibaca. kepastian (definiteness). 1986: 410).ISSN 0215-8250 1980: 27). sehingga mudah bagi pembaca menginterpretasikan makna teks tersebut. Goodman (dalam Smith. katafora.

Data diidentifikasi. untuk mengefektifkan penelitian ini ditentukan sampel penelitian. Hal ini dimaksudkan agar hasil penelitian ini memberikan informasi yang mutakhir. diklasifikasi.. 2. Populasi penelitian ini adalah seluruh abstrak artikel Aneka Widya jurnal pendidikan dan pengajaran non-pendidikan bahasa yang diterbitkan oleh IKIP Negeri Singaraja. XXXVI Januari 2003 . Tingkat kekohesifan teks mempengaruhi upaya pembaca dalam memahami bacaan. Analisis data dilakukan secara deskriptif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah melalui pencatatan dokumen karena sumber datanya berupa jurnal atau pun buku-buku (Denscombe. Jumlah kartu yang disediakan disesuaikan dengan jumlah frekuensi klasifikasi piranti kohesi yang muncul pada data. Untuk mengetahui bagaimana penggunaan piranti kohesi. Jumlah populasi sangat besar. karena penelitian ini bertujuan mendeskripsikan kondisi atau fenomena apa adanya. Data penelitian ini adalah berupa piranti kohesi yang terpakai pada abstrak artikel Aneka Widya. Hasil penelitian Domel (1990) dan Wendra (1995) menyimpulkan bahwa keamampuan mengidentifikasi piranti kohesi dan kemampuan memahami bacaan menunjukkan korelasi yang tinggi. 1 TH. Untuk menentukan tingkat kekohesifan abstrak. sehingga dapat disimpulkan bagaimana penggunaan piranti kohesi pada abstrak Jurnal. Teknik penyampelan yang digunakan adalah teknik porpusif sampling sehingga sampel penelitian ini adalah abstrak artikel Aneka Widya jurnal pendidikan dan pengajaran non-pendidikan bahasa terbitan rutin tahun 2001 yang jumlahnya 51 buah. Metode Penelitian Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah rancangan deskriptif. 1998: 159). dan kemudian dianalisis dan diinterpretasikan sesuai dengan tujuan kajian. Dengan demikian tingkat kekohesifan teks bacaan berperanan penting dan mempengaruhi upaya pembaca dalam memahami bacaan. digunakan formula Scinto yang pernah digunakan oleh Harnett (1986 : 410) yakni : jumlah piranti kohesi dibagi _________ Jurnal Pendidikan dan Pengajaran IKIP Negeri Singaraja. cara yang ditempuh dengan teknik pengkartuan. Dengan demikian. sumber data penelitian ini adalah abstrak artikel majalah ilmiah jurnal pendidikan dan pengajaran IKIP Negeri Singaraja. No.ISSN 0215-8250 kohesi secara formal hadir sebagai alat penjalin keselarasan dan kepaduan teks akan berimplikasi pada kelancaran pemahaman teks.

dan <35% tergolong sangat rendah. Hasil yang diperoleh adalah 68% yang tergolong sedang. Perolehan ini tentunya sebagai akibat dari frekuensi pemakaian piranti kohesi yang tidak sejalan dengan banyaknya satuan topik (topic unit) yang dikemukakan dalam abstrak tersebut sehingga keselarasan hubungan antarunsur dalam abstrak dan makna abstrak tersebut juga akan dipengaruhi. 3. 3. Dari keseluruhan pemakaian piranti kohesi pada abstrak yang berjumlah 574 buah tersebut deskripsi rinciannya adalah sebagai berikut : peamakaian piranti kohesi leksikal sebanyak 224 buah (= 39%).1 Hasil Penelitian Setelah keseluruhan data dianalisis. 55 – 69 % tergolong sedang. Jumlah piranti kohesi yang terpakai pada abstrak artikel jurnal pendidikan dan pengajaran non-pendidikan bahasa serbanyak 574 buah. piranti kohesi referensi 126 buah (=22%). XXXVI Januari 2003 . Dengan demikian tingkat kekohesifan abstrak artikel jurnal dapat ditentukan dengan formula Scinto yakni jumlah piranti kohesi dibagi jumlah topik unit dikalikan 100%. No. piranti kohesi konjungsi sebanyak 188 buah (=33%). 70 – 85% tergolong tinggi. Dengan demikian tingkat kekohesifan abstrak artikel Aneka Widya jurnal pendidikan dan pengajaran bidang ilmu non-pendidikan bahasa tergolong sedang.2 Pembahasan Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kekohesifan abstrak artikel jurnal pendidikan dan pengajaran non-pendidikan bahasa IKIP Negeri Singaraja tergolong sedang. ditemukan hasil sebagai berikut. Hasil penelitian yang lainnya adalah tentang pemakaian piranti kohesi pada abstrak artikel Aneka Widya jurnal pendidikan dan pengajaran non-pendidikan bahasa. dan piranti kohesi elipsis sebanyak 13 buah (=2%). 1 TH.ISSN 0215-8250 jumlah satuan topik (topic unit) dikalikan 100%. Kecenderungan ini tampak dalam tulisan dalam bentuk kalimat-kalimat yang dibuat penulisnya _________ Jurnal Pendidikan dan Pengajaran IKIP Negeri Singaraja. 35 – 54 % tergolong rendah. Hasil dan Pembahasan 3. Sedangkan jumlah satuan topik (topic unit) secara keseluruhan sebanyak 843 buah. piranti kohesi substitusi 23 buah (=4%). Adapun pedoman penentuan tingkat kekohesifannya sebagai berikut: apa bila >85% tergolong sangat tinggi.

dan menjadi suatu hal yang mendasar bagi pembentukan teks (Fowler. dan sejelas-jelasnya kepada pembacanya. 1 TH. dan meningkatkan motivasi dan partisipasi siswa. Abstrak merupakan teks bacaan sebagai bentuk tulisan yang dibuat oleh penulisnya. Demikian pula ide dalam teks dapat terarah secara jelas dan halus (Tadros dalam Widodo. Kohesi dalam hubungannya dengan kepaduan atau kekohesifan merupakan suatu potensi untuk menghubungkan unsur-unsur dalam teks satu sama lain (Halliday dan Hasan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan model pembelajaran tematis dan kooperatif dalam pengajaran sejarah yang berwawasan multidimensional. 1986: 61). XXXVI Januari 2003 . Dalam hal ini piranti kohesi sangat berperanan sebagai penjalin hubungan. 1980 :27). Cuplikan data tersebut dapat direvisi dan disederhanakan dengan memanfaatkan penggunaan piranti kohesi dengan benar sehingga bentuknya menjadi sebagai berikut. tentunya bertujuan menyampaikan gagasan/ide dengan cara yang singkat. 1987: 46). Salah satu contoh cuplikan data sebagai berikut. No. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan model pembelajaran tematis dan kooperatif dalam pengajaran sejarah yang berwawasan miltidimensional dalam meningkatkan motivasi dan partisipasi siswa. Gagasan yang terdapat dalam kode kebahasaan yang terdapat dalam teks tersebut tentunya tidak dibentuk oleh elemen-elemen yang terpisah antara yang satu dan yang lainnya. karena teks yang kohesif akan membawa pengaruh pada kejelasan hubungan antara kesatuan bentuk kebahasaan yang satu dengan yang lainnya. serta mengidentifikasi kendala-kendala yang dihadapi dalam penerapan model pembealajaran tersebut. tetapi didukung oleh elemen-elemen yang membangun kesatuan dan keselarasan teks sehingga tercipta hubungan yang kohesif. Efesiensi teks akan terbentuk karena adanya piranti kohesi tersebut dan berfungsi menjalin dan membentuk makna dan keurutannya dalam suatu teks sehingga memudahkan bagi _________ Jurnal Pendidikan dan Pengajaran IKIP Negeri Singaraja.ISSN 0215-8250 terlalu panjang karena pada kalimat yang panjang beberapa satuan topik (topic unit) digabungkan tanpa menggunakan piranti kohesi sebagaimana mestinya. serta mengidentifikasi kendala-kendala yang dihadapi dalam penerapapan model pembelajaran tematis dan kooperatif dalam pengajaran sejarah yang berwawasan multidimensional.

1987: 46). dan penelitian ini. itu. Peranan dan fungsi piranti kohesi secara formal hadir sebagai alat penjalin keselarasan dan kepaduan teks berimplikasi pada kelancaran pemahaman teks atau karangan (Widodo. 2001). Itu berarti tingkat kekohesifan teks bacaan berperanan penting dan mempengaruhi upaya pembaca dalam memahami bacaan. tersebut. Tingakat kekohesifan teks mempengaruhi upaya pembaca dalam memahami bacaan. Semua piranti kohesi tidak menunjukkan proses mental yang sama. 1 TH. Dengan demikian dapatlah dipahami bahwa perolehan nilai terhadap Aneka Widya Jurnal Pendidikan dan Pengajaran IKIP Negeri Singara dari segi penyuntingan terimplisit penggunaan bahasa dari Tim Akriditasi jurnal ilmiah tahun 2001 sebatas kategori C (sedang) (Tim Akriditasi.ISSN 0215-8250 pembaca menginterpretasikan makna teks tersebut. piranti konjungsi yang cenderung muncul adalah piranti kohesi penambahan dan piranti kohesi referensi yang cenderung muncul adalah piranti kohesi kata ganti tunjuk. dan berikut. Semua piranti kohesi yang cenderung muncul yang telah disebutkan di atas adalah tergolong piranti kohesi statis. XXXVI Januari 2003 . konjungsi. Hal ini diperkuat dan didukung oleh temuan hasil penelitian. Kohesi dalam hubungannya dengan membaca telah dikemukakan oleh Hartnett (1986) bahwa kohesi merefleksikan proses mental baik penampilan penulis maupun bagi penampilan pembaca. Penggunaan piranti konjungsi yang muncul yaitu: dan. Piranti kohesi leksikal yakni mengulang penggunaan kata yang sama dan pengulangan dikuti dengan unsur penunjuk ini contoh: penelitian. Ada piranti kohesi yang statis yang mempertahankan perhatian _________ Jurnal Pendidikan dan Pengajaran IKIP Negeri Singaraja. kemudian. Dapat ditegaskan bahwa piranti kohesi leksikal yang cenderung muncul adalah repetisi sama tepat. sedangkan penggunaan piranti referensi yang muncul yaitu: ini. No. Temuan penelitian ini menunjukkan tingkat kekohesifan abstrak artikel Aneka Widya pada kategori sedang. Hasil penelitian ini juga menunjukkan bahwa pemakaian piranti kohesi yang tampak dari prosentase pemunculannya pada abstrak artikel Aneka Widya sebagaian besar adalah piranti leksikal. ternyata temuan ini sejalan dengan sebagian hasil penilaian dari Tim Akriditasi jurnal ilmiah tahun 2001 dari Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi. Abstrak sebagai bagian dari suatu karya ilmiah ini. Hasil penelitian Domel (1990) dan Wendra (1995) menyimpulkan bahwa kemampuan mengidentifikasi piranti kohesi dan kemampuan memahami bacaan menunjukkan korelasi yang tinggi. dan referensi.

piranti kohesi referensi 126 buah (=22%). dan pemakaian piranti kohesi elipsis 13 buah (=2%). kunjungsi pertentangan. Dari uraian di atas dapatlah dipahami temuan penelitian ini yakni pemakaian jenis piranti kohesi akan mempengaruhi kekohesifan bacaan dan juga membawa pengaruh terhadap pemahaman bacaan. Berdasarkan simpulan dia atas. maka dapat dikemukakan saran kepada seluruh staf dosen IKIP Negeri Singaraja sebagai penulis pengisi jurnal agar lebih cermat dan hati-hati serta mengupayakan peningkatan kuantitas maupun kualitas pemakaian piranti kohesi dalam tulisannya agar tulisan yang dihasilkan lebih kohesif sehingga mempermudah pembaca dalam memahami tulisannya. 1 TH. XXXVI Januari 2003 . piranti kohesisubstitusi 23 buah (=4%). Penutup Berdasarkan uraian di atas dapat disimpulkan sebagai berikut : (1) tingkat kekohesifan abstrak artikel Aneka Widya jurnal pendidikan dan pengajaran nonpendidikan bahasa IKIP Negeri Singaraja tergolong sedang. No. seperti konjungsi sebab-akibat. Kecenderungan penggunaan piranti kohesi statis dalam penelitian ini akan mempertahankan perhatian pembaca pada satu topik. 4. (2) pemakaian piranti kohesinya secara rinci sebagai berikut: pemakaian piranti kohesi leksikal 224 buah (=39%).ISSN 0215-8250 pembaca pada satu topik. Sedangkan satuan topik (topic unit) yang lainnya dalam abstrak kurang mendapat perhatian pembaca sehingga kekohesifan teks dipengaruhi dan akan berpengaruh bagi pembaca dalam memahami bacaan. ada juga piranti kohesi yang dinamis yang secara teoretis mengembangkan topik atau mengemban fungsi pengembangan (developmental function). Demikian halnya kepada staf redaksi khususnya penyunting bahasa disarankan agar lebih intensif mencermati kekohesifan tulisan yang akan dimuat dan sekaligus memberikan masukan untuk penyempurnaanya agar tulisan yang akan terbit dalam jurnal lebih berkualitas _________ Jurnal Pendidikan dan Pengajaran IKIP Negeri Singaraja. Dengan demikian kecenderungan penggunaan piranti kohesi statis dalam abstrak akan mempertahankan perhatian pembaca pada satu topik yang tentunya akan mempengaruhi pemahaman bacaan. kojungsi perbandingan. piranti kohesi konjungsi 188 buah (=33%).

I . London: Longman. Cohesion in English.A.ISSN 0215-8250 DAFTAR PUSTAKA Denscombe. Wayan. Text. 1980. 1988. 1 TH. 1973. Widodo. Halliday. Pengaruh Pemakaian Piranti Kohesi pada Bacaan terhadap Kemampuan memahami Bacaan Oleh Siswa Sekolah Menengah Umum. Carolyn. Hartnett. 1986. Malang : IKIP Malang. Linguistic Criticsm. 1980. 1990. IKIP Malang. The Good Risearch Guide. Surat Keputusan Penilaian Akreditasi Jurnal Ilmiah Th 2001. 2 p. 267 – 292. _________ Jurnal Pendidikan dan Pengajaran IKIP Negeri Singaraja. The Relationship Between Overall Reading Comprehension of Coreferention Ties for Second Language Readers of English. Demel. London : Prances Pronter (Publisher). M. Piranti Kohesi sebagai Unsur Teks (Telaah Aspektual Bidang Menulis) dalam Nurhadi (ed). “Static and Dynamic Cohesion : Signal of Thinking in Writing” in Couture. (Tesis) FPS. Kapita Selekta : Kajian Bahasa dan Sastra dan Pengajarannya. Discourse and Proces : ToWard a Multidiciplinnary Scince of Text. Oxford : Oxford University Press. Robert. Fowler.C. TESOL. XXXVI Januari 2003 . New York : Renehart and Winston. Quarterly vol. New York : Longman. Martyn. De Baugrande. Inc. Philadelphia : University Press. Psycholinguistics and Reading. 2001. Roger. M. and Ruqaiya Hasan. Wendra. Barbara Functional Approachess to Writing Research Perspectives. Smith. 1987. 24 No. No. 1995.K. Depdiknas. Frank. 1986.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->