Minggu, 16 Agustus 2009

VERTIKULTUR
Vertikultur sebagai alternatif bagi lahan sempit Lahan yang sempit memang membuat kegiatan berkebun jadi kurang leluasa, namun dengan memanfaatkan ruang secara vertikal, berkebun menjadi lebih menyenangkan dengan kuantitas yang dapat ditingkatkan. Vertikultur adalah pola bercocok tanam yang menggunakan wadah tanam vertikal untuk mengatasi keterbatasan lahan. Pada kesempatan ini saya tertarik mencoba vertikultur dengan bambu berdiri sebagai wadahnya. Karena skalanya percobaan, saya hanya menggunakan dua batang bambu. Tidak semua jenis tanaman bisa atau cocok untuk vertikultur. Untungnya, hampir semua jenis sayuran bisa digunakan, yang kebetulan juga memang sesuai keinginan saya berkebun sayur mayur untuk kepentingan dapur. Dalam hal ini saya memilih tomat dan cabe merah. Untuk media tanam saya gunakan campuran tanah, kompos, dan sekam. Saya menggunakan bahan dan pola organik dalam bercocok tanam. Pembuatan wadah tanam Wadah tanam yang akan saya buat adalah dua batang bambu yang masing-masing panjangnya 120 cm, dengan pembagian 100 cm untuk wadah tanam dan 20 cm sisanya untuk ditanam ke tanah. Pada setiap bambu akan dibuat lubang tanam sebanyak 10 buah. Saya mulai dengan memilih bambu yang batangnya paling besar, lalu dipotong sesuai dengan ukuran yang ditetapkan. Semakin bagus kualitas bambu, semakin panjang pula masa pakainya. Di bagian 20 cm terdapat ruas yang nantinya akan menjadi ruas terakhir dihitung dari atas. Semua ruas bambu kecuali yang terakhir saya bobol dengan menggunakan linggis supaya keseluruan ruang dalam bambu terbuka. Di bagian inilah nantinya media tanam ditempatkan. Untuk ruas terakhir tidak dibobol keseluruhan, melainkan hanya dibuat sejumlah lubang kecil dengan paku untuk sirkulasi air keluar (atusan). Potong bambu dan bobol semua ruas kecuali yang terakhir Selanjutnya saya membuat lubang tanam di sepanjang bagian 100 cm dengan menggunakan bor listrik. Anda tentu saja bisa menggunakan alat lain seperti pahat, atau apa saja yang Anda punya untuk membuat lubang. Lubang dibuat secara selang-seling pada keempat sisi bambu (saya asosiasikan permukan bambu dengan bidang kotak). Pada dua sisi yang saling berhadapan terdapat masing-masing tiga lubang tanam, pada dua sisi lainnya masing-masing dua lubang tanam, sehingga didapatkan 10 lubang tanam secara keseluruhan. Setiap lubang berdiameter kira-kira 1,5 cm, sedangkan jarak antar lubang saya buat 30 cm. Buat lubang tanam sesuai ukuran bambu dan karakteristik tanaman Jika diilustrasikan dengan permukaan datar, posisi lubang-lubang tanam Ilustrasi posisi lubang pada permukaan datar Kini saatnya menanam bambu dengan memasukkan 20 cm bagian bawah ke dalam tanah. Saya menempatkan kedua batang bambu pada jarak satu meter lebih, walaupun 40-50 cm barangkali masih memadai. Batang bambu tidak ditancapkan begitu saja, melainkan dibuatkan lubang dulu seperlunya. Posisi wadah bambu yang telah ditanam di tanah Pengadaan media tanam Media tanam adalah tempat tumbuhnya tanaman untuk menunjang perakaran. Dari media tanam inilah tanaman menyerap makanan berupa unsur hara melalui akarnya. Media tanam yang saya gunakan

Jika menggunakan wadah lain maka jumlah benih yang dapat disemaikan disesuaikan dengan ukuran wadahnya. dan melalui air unsur hara dapat diserap oleh akar tanaman dengan prinsip pertukaran kation. Setelah saya rasa cukup. benih yang sudah tumbuh daun berjumlah 4-5 helai sudah layak dipindahtanamkan. Jadi dalam hal ini. Idealnya. Adapun untuk media tanamnya adalah media tanam dari produk jadi yang bersifat organik. dalam hal ini jarak tanam benih diatur sedemikian rupa agar tidak berdempetan. Dua-tiga minggu setelah persemaian benih sudah berkecambah dan mengeluarkan 3-4 daun. Bibit tanaman yang saya pindahkan ke wadah bambu sudah berumur lebih dari satu bulan. dan tidak terlalu renggang agar ada keleluasaan dalam mempertahankan air dan menjaga kelembaban. Ketika tanaman sudah mencapai umur siap dipindahkan. Setelah semua bahan terkumpul. yaitu persemaian. Wadah bisa apa saja sepanjang dapat diisi media tanam seperlunya dan memiliki lubang di bagian bawah untuk mengeluarkan kelebihan air. ditandai dengan menetesnya air keluar dari lubang-lubang tanam. Seperti halnya menanam. saya telah mulai mempersiapkan sejumlah bibit tanaman. maka saya cukup leluasa untuk memilih 20 bibit terbaik. Tanah dengan sifat koloidnya memiliki kemampuan untuk mengikat unsur hara. Jika menggunakan tray. Semua bagian akar dari setiap bibit harus masuk ke dalam tanah. saya pun mulai menanam bibit satu demi satu. bibit-bibit tadi saya pindahkan ke polybag dan wadah-wadah lain yang bisa saya gunakan. Saya memilih 10 bibit tanaman cabe merah dan 10 bibit tomat. Campuran media tanam kemudian dimasukkan ke dalam bambu hingga penuh. Karena waktu itu saya belum berencana untuk menanamnya di tanah. juga supaya akar tanaman tidak kesulitan bernafas . Perkembangan dan pemeliharaan . dilakukan pencampuran hingga merata. pupuk kompos. Sebelum bibit-bibit ditanam di wadah bambu. Di sini saya menggunakan wadah khusus persemaian benih yang disebut tray dengan jumlah lubang 128 buah (tray lain jumlah dan ukuran lubangnya bervariasi). tadinya untuk ditanam langsung ke tanah. Setiap lubang tanam saya bolongi lagi tanahnya untuk memasukkan akar. Saya juga menggunakan sebuah pot ukuran sedang dan sebuah bekas tempat kue. Media tanam di dalam bambu diusahakan agar tidak terlalu padat supaya air mudah mengalir. kebetulan waktunya tepat. Kini saya memiliki dua kebun vertikal . terlebih dahulu saya menyiramkan air ke dalamnya. Karena saya hanya memiliki total 20 lubang tanam dari dua batang bambu. Untuk memastikan tidak ada ruang kosong. Setiap jenis bibit (cabe merah dan tomat) saya kelompokkan di wadah bambu terpisah. barulah saya menetapkan ide untuk menanam secara vertikal. Sekam berfungsi untuk menampung air di dalam tanah sedangkan kompos menjamin tersedianya bahan penting yang akan diuraikan menjadi unsur hara yang diperlukan tanaman. jumlah benih yang dapat disemaikan sudah terukur karena setiap lubang diisi sebuah benih (walaupun bisa juga diisi 2 atau 3). dapat digunakan bambu kecil atau kayu untuk mendorong tanah hingga ke dasar wadah (ruas terakhir). dan sekam dengan perbandingan 1:1:1.adalah campuran antara tanah. Pada dasarnya ada tiga tahap dalam proses ini. Saya menyiram hingga jenuh. pemindahan. juga belum terpikir tentang vertikultur. dan penanaman. daunnya pun sudah bertambah. Persiapan bibit tanaman dan penanaman Jauh sebelum saya berencana membuat wadah vertikal. menyemaikan benih juga memerlukan wadah dan media tanam.

Karena posturnya yang jangkung dan wadah yang sebagian besar tertutup. saya hanya memasukkan air dari atas lubang bambu. Begitupun ketika mengaplikasikan pupuk cair. Saya memilih salah satu produk pupuk cair organik yang saat ini sudah banyak beredar di pasar. kaleng bekas. Seperti halnya tanaman konvensional. juga dilakukan penyemprotan untuk mencegah dan/atau membunuh hama pengganggu. Selain itu saya juga mencipratkan air dan pupuk cair langsung ke daun tanaman.Pada hari pertama setelah penanaman. bahkan lembaran karung beras pun bisa. Bandingkan jika ditanam di tanah atau di pot yang memungkinkan gulma tumbuh sangat rajin. semua tanaman tomat gugur dengan sukses. pemupukan harus lebih sering karena tanaman tidak mendapatkan unsur hara yang umumnya terdapat secara alami di dalam tanah. Namun. cabang bertambah. Satu hal lagi yang meringankan saya dalam memelihara tanaman vertikultur adalah saya tidak perlu membersihkan gulma. . Hari ini dibersihkan. Saya hanya ingin memanfaatkan sisa-sisa bahan bangunan yang digunakan waktu renovasi. sejumlah daun menguning dan beberapa di antaranya malah berguguran. atau setidaknya di pot. saya juga menggunakan produk berbahan organik dari pasar yang selain untuk mengusir hama juga memiliki fungsi untuk mempercepat penguraian bahan pupuk organik. saya akan mengulangi lagi dari proses pembibitan dan penanaman. atau dengan menggunakan semprotan. (Yogyakarta: Kanisius. dengan bahan bambu yang sangat dominan. Untuk pengusir hama. daun makin rimbun Bentuk-bentuk veltikultur Model dan bahan untuk membuat wadah vertikultur sangat banyak. insya Allah setelah lebaran. tanaman wadah vertikal saya sempat tidak terurus. Saya menyukai kenyataan walaupun awalnya agak aneh. Vertikultur. karena memang (sejauh ini) belum ada gulma yang tumbuh. Selain bambu dapat juga digunakan paralon. Model 1: rak mini Model 2: Bambu tingkat Model 3: Rak bertingkat Model 4: Rak sederhana Anda tertarik? Selamat mencoba dan bervertikulturia! Referensi: Sutarminingsih. Satu bulan kemudian batang semakin besar. Lilies. Ch. Hasilnya. Saat ini saya belum melakukan tindakan apapun. Batang membesar. Dan seperti juga tanaman dalam wadah lainnya. dan daun semakin rimbun. bahwa untuk menyiram. dua hari kemudian sudah muncul lagi. 2007) UPDATE [22-09-2008] Berhubung sempat mengungsi ke rumah mertua sebelum kelahiran anak ketiga hingga beberapa minggu. 2-3 hari kemudian. karena saya percaya bahwa salah satu filosofi dari vertikultur adalah memanfaatkan bendabenda bekas di sekitar kita. daun-daun muda bermunculan. tanaman vertikultur harus disiram dan dipupuk secara berkelanjutan. cabang bertambah. saya berpikir bahwa yang cocok digunakan adalah pupuk cair. menunjukkan perkembangan yang cukup signifikan meskipun tidak sepesat pola tanaman normal yang ditanam di tanah. tinggal disesuaikan dengan kondisi dan keinginan. tanaman cabe yang tersisa hidup dengan merana. Ada beberapa model lain yang ingin dan telah saya coba.

seperti sayuran. Sistim pertanian konvensional di perkotaan membutuhkan lahan luas. vertikultur adalah jawabannya. Di Jakarta. satu meter persegi mungkin hanya bisa menanam lima batang pohon. ujar Ning Hermanto (45). Memanfaatkan lahan tidur untuk pertanian kota (urban agriculture). Nama vertikultur berasal dari bahasa Inggris. Pasalnya. Demikian yang diutarakan wanita yang sering menjadi fasilitator pertanian ekologis di Jakarta dan Depok itu. Banyak dilakukan di pekarangan rumah. atau tenaga. yaitu vertical dan culture. Vertikultur merupakan solusi pertanian masa depan. Bila hasilnya berlimpah dapat dijual untuk menambah income keluarga. Menurutnya. tegasnya. . Dengan pola ini. Tidak menutup kemungkinan jenis pohon obat atau tanaman hias juga dapat ditanam. Istilah ini terdiri dari dua kata . Murah dan Mudah Karena pengertiannya pertanian bertingkat. verticulture. Suasana pun tampak lebih asri dan segar. atau tempat-tempat terbuka lainnya. Perbedaan yang mencolok hanya terletak pada lahan yang digunakan dalam sistem pertanian konvensional misalnya. kebun mini ini dapat dipindah-pindahkan dengan mudah. Bisa saja. Selain berguna kebun pun akan terlihat lebih berwarna Melalui sedikit kreativitas. pertanian vertikultur sangat cocok sekali diterapkan dikota-kota besar seperti Jakarta. sistem yang dipakai tidak ubahnya seperti sebuah tangga pada umumnya. dapatkah kegiatan berkebun diwujudkan didalam rumah? Dengan sisa lahan yang sempit lagipula terbatas. Di dalam dunia bercocok tanam. perngertian vertikultur adalah budidaya pertanian dengan cara bertingkat atau bersusun. sebuah kebun kecil dapat dipindahkan ke dalam rumah. Naskah dan Foto oleh Bambang Parlupi Budi daya tanaman obat dapat juga dilakukan dengan teknik veltikultur. Hal serupa juga ditambahkan oleh pemerhati masalah pertanian dari KONPHALINDO (Konsorsium Nasional untuk Pelestarian Hutandan Alam Indonesia). yang tergabung dalam Kelompok Wanita Tani (KWT) Bunga Lili Jakarta Utara. Teknik bercocok tanam bertingkat ini biasanya digunakan untuk membudidayakan tanaman semusim.Vertikultur Kebun Mini di Dalam Rumah Hobi berkebun kini makin digemari. atau para pensiunan. Dalam pembuatan tingkat alat dan bahan banyak tersedia di sekitar kita. Bersusun ke atas dan tentu saja tidak perlu mencangkul atau membajak tanah. Hemat lahan dan aman bagi lingkungan. Pada dasamya jenis tani ini tidak jauh berbeda dengan mengolah tanah di kebun atau sawah. Sanggup pula dibudidayakan di daerah rawan banjir. Sri Widiastuti. kegemaran ini telah merambah sudut-sudut perumahan serta bantaran sungai. mampu ditanami sampai 20 batang. petani yang mempunyai lahan luas berpeluang untuk melipatgandakan hasilnya. Selain dapat menambah gizi keluarga. Selain itu.tanpa harus banyak mengeluarkan waktu biaya. amat berguna untuk mengisi waktu luang bagi ibu-ibu rumah tangga. remaja. Namun. halaman sekolah.

Dengan penyemaian sederhana yang diambil dari pohon yang telah mampu menghasilkan bibit. seledri.Untuk pernbuatan rangka dapat dipakai kayu. bambu pun dapat menjadi wadah tanaman. dapat pula menanam dengan cara ini. Syarat pernbuatan rak itu tidak hanya kuat. bambau. Untuk pengadaan bibit tanaman lain dapat diperoleh dari hasil stek atau cangkokan. pesan lbu Ning. namun juga fleksibel. Caranya yaitu dengan membiarkan buah matang atau setengah kering di pohon. sebelum bercocok tanam sebaiknya mengenali sifat-sifat tanaman. Beri jarak sekitar 30-50 cm dan permukaan lantai. Untuk benih tanaman semusim. Sistim rak veltikultur permanen. pare. namun dapat dipindah-pindahkan. Manfaatkan benda-benda yang tidak terpakai untuk membuat pot-pot tanaman. Kombinasi TABULAPOT (Tanaman Buah Dalam Pot ) dapat disusun untuk menambah ramai keadaan. Dengan memanfaatkan kerangka penyangga untuk menggantung wadah tanaman yang ringan. Tentu saja di beri air. Bila membeli benih tanyakan pada penjual apakah cocok ditanam di daerah sekitar. Wadah kotak kayu. Diteras samping. halaman depan. Begitu pula dengan memanfaatkan gelas air minum minerai. atau tali sebagai tempat untukmerambatnya. Juga. selada atau sawi pada bagian yang paling atas. kacang panjang atau mentimun. serta tenggelam bila direndam air. bayam. Menurut penuturan pehobi yang tidak pemah mengenyam pendidikan pertanian itu. Sebagai wadahnya dipakai tempat yang lebih besar. segitiga berjenjang atau seperti anak tangga. yang pemah meraih Juara l Lomba Pekarangan Produktif Tingkat DKI Jakarta pada Expo Agribisnis Tahun 1999 lalu. Beberapa jenis sayuran kadangkala cocok dibudidayakan di daerah dataran rendah atau dataran tinggi yang dingin. akar pun jadi. Barang-barang tersebut aneka jenis pot-pot tanaman yang banyak dijual. Haï lain yang harus diperhatikan. . ember bekas serta dapat memakai kantung plastik jenis polybag. Bagi yang doyan makan tomat. Seakan memindahkan kebun atau sawah mini ke dalam rumah. biskuit atau wadah plastik minyak pelumas. Ada beberapa tipe yang urnum dipakai seperti berbentuk persegi panjang. Tidak ada pot.langit atau atap kamar. atau karung bekas beras. Aneka sayuran mampu hidup di daerah panas seprti Jakarta antara lain sawi. Dapat pula digantung di langit . Tak perlu bingung untuk media tanam. bambu. Sedangkan tanaman jenis ginseng.Tidak ada rotan. katuk serta kemangi. Tumbuhan itu banyak di tanam secara perorangan di rumah atau pada lahan pertanian kota. atau papan. Tempat hidup pohon-pohon itu dapat dipakai bekas kaleng cat. atau penyangga dari kawat. tampilan koleksi tanaman hias atau obat membuat suasana kebun menjadi lebih indah dan bervariasi. Yang penting sanggup menopang atau mengisi beberapa buah tanaman. Dalam budidaya sayuran letakkan pohon yang banyak membutuhkan sinar matahari seperti cabai. kaleng cat besar. Pot tanaman juga dapat ditata sedemikian rupa. seperti drum bekas. pilih yang bentuknya bagus dan tidak cacat. Ukuran tinggi rak tersebut sewajamya. Dapat dengan mudah diletakkan di mana saja. agar perawatan pohon mudah dilakukan. bahkan di dalam ruangan. Lalu bijinya dikeringkan dengan cara dijemur. Petani vertikultur juga dapat membuat bibit sendiri. serta kangkung di bagian tengah atau bawah. Modelnya pun terserah saja. kotak plastik persegi empat atau polybag kecil sangat baik dipakai sebagai tempat persemaian.

menurut dia. dan memiliki sistem perakaran yang tidak terlalu luas. Mungkin air kali yang tercemar digunakan untuk menyiram. Di balik itu ada hasil yang lebih membanggakan bila memakai cara alami. Jenis-jenis tanaman yang dibudidayakan secara vertikultur biasanya adalah tanaman yang memiliki nilai ekonomi tinggi. zat pewarna atau pengawet. bambu betung. Pemilik kebun dapat membuat sendiri pupuk alami dari bahan-bahan sederhana. Terong atau pare berbuah di usia tiga bulan. lbu-ibu tak perlu repot untuk pergi ke pasar atau supermarket untuk membeli sayuran yang lebih fresh. papar Temmy Desiliyarni. Di Indonesia dikenal dengan nama Pertanian Organik (PO). Teknik vertikultur adalah upaya untuk menghasilkan tanaman yang lebih higienis dan ramah lingkungan.Sehat Banyak cara hidup sehat. Untuk budidaya sayuran cara vertikultur temyata hasil panen tidak jauh dengan petani umumnya. Untuk urusan hama penyakit pun tak perlu khawatir. Begitu pula dengan pola pertanian besar yang banyak memakai pestisida dan berbagai macam zat perangsang tumbuh. ungkap Sri Widiastuti. Memang hasil panen dari kebun kecil ini tidak sebesar dengan cara konvensional. Vertikultur diartikan sebagai teknik budi daya tanaman secara vertical sehingga penanamannya dilakukan dengan menggunakan sistem bertingkat dan tidak membutuhkan lahan yang banyak. Air untuk menyiram pohon juga jauh lebih bersih. berumur pendek. Lagipula ada kepuasan batin untuk itu. pestisida kimia atau zat perangsang buatan lainnya. Alasannya. atau tanaman semusim seperti sayuran. Asupan zat kimia ke dalam tanaman dapat diperkecil. Hal ini bukan berarti tidak memakai bahan-bahan tersebut. Salah satunya adalah mengkonsurnsi makanan yang sehat. Alat-alat yang diperlukan adalah bor listrik dan gergaji. Hasil dari pemakaiannya mampu menghasilkan buah dan daya tumbuh pohon yang lebih baik. Hasil ladang bertingkat di halaman jauh lebih segar daripada di sana. Pohon cabai dapat dipetik hasilnya pada usia tiga bulan. meskipun sedikit adanya Bercocok tanam secara vertikultur sedikit berbeda dengan bercocok tanam di kebun atau di ladang. Tanpa banyak mengandung unsur kimiawi. Memakan hasil bumi dari jerih payah sendiri. atau gelas bekas air mineral. Kernudian hasilnya dijual ke pasar. Penuh warna oleh pepohonan. alumnus Institut Pertanian Bogor (IPB). . jelas Sri. tentu hasilnya akan berbeda. yang tergabung dalam Jaringan Kerja Pertanian Organik Indonesia. Tanpa pemakaian pupuk kimia. bila pertanian tersebut dipakai dengan konsep organik. Salah satu model vertikultur sederhana yang murah adalah dari bambu betung. Tanaman sawi atau selada bisa dipanen ketika umur 40 hari. Begitu pula dengan tinggal di rumah yang sehat pula. Resep tradisional peninggalan orangtua mampu menghadapi hama itu. Yang umumnya memakai pupuk kimia jenis urea. apa hubungannya dengan jenis pertanian ini?. Bahan untuk tempat bertanam yang biasa dimanfaatkan sebagai model vertikultur adalah pipa paralon (PVC). Berbeda dengan budidaya tanaman sayur yang banyak berada di pinggiran sungai. atau NPK dalam unsur tanah. Yang diperoleh dari limbah atau sampah dapur. agar tanaman cepat dipetik hasilnya. kawat ayam. TSP. jauh dari pencemaran lingkungan. Yakni budidaya pertanian alami yang tidak menggunakan bahan kimia. Lalu. Begitu juga dengan bayam yang siap dipetik pada hari ke-28.

Setelah itu. Belahlah ujung atas dan ujung bawah menjadi empat bagian sepanjang 10 cm 4. kaki-kaki tadi harus ditanam dalam alas semen yang berbentuk segi empat 6. Supaya dapat berdiri kokoh. 9. Lubang pertama dibuat dengan jarak 12. Lubangi dengan hati-hati pembatas bagian dalam antar-ruas bambu menggunakan linggis 3. terutama untuk jenis tanaman sayuran. Di bagian tengah antara belahan satu dengan yang lainnya diberi sepotong kayu sehingga belahanbelahan tadi membuka dan bagian bawah bambu dapat digunakan untuk berdiri tegaknya bambu tersebut. Rumah yang tidak mempunyai pekarangan atau lahan yang luas untuk berkebun.5 m 2. Berikut ini adalah cara membuat model sederhana teknik vertikultur menggunakan pipa paralon. Lubang tanam yang lain dibuat dengan jarak 25 cm antara lubang satu dengan lubang lainnya sehingga didapatkan dua belas lubang tanam. Menanam Sayur di Pipa Paralon Pipa paralon yang terbuat dari plastik PVC bisa dimanfaatkan untuk tempat bertanam secara vertikal atau bertingkat. Model bisa diangkat dan dipindah-pindah sesuai dengan tempat yang inginkan walaupun agak berat. . Lubang pertama dibuat pada jarak 10 cm dari ujung paralon. dapat menerapkan metode bertanam di pipa paralon (pvc) yang dikenalkan oleh Temmy Desiliyarni dengan sistem vertikulturnya.5-2 cm di sisi pipa secara bertingkat dan berselang-seling sehingga tanaman tidak akan saling menutupi. Siapkan pipa paralon berdiameter 4 inci sepanjang 1. dengan menggunakan bor listrik dibuat lubang-lubang yang berdiameter 1.Langkah-langkah pembuatannya adalah sebagai berikut : 1. Vertikultur sudah siap ditanami.5 m 2. 6.5 cm dari ujung bambu. Lubang berikutnya dibuat dengan jarak 25 cm antara lubang satu dengan lubang lainnya sehingga didapatkan dua belas lubang tanam setiap pipa. masukkan media tanam yang telah disiapkan ke dalam bambu hingga penuh 8. 3. paralon diberi media tanam yang telah disiapkan hingga penuh 7. Buat lubang berdiameter 1. Pipa paralon yang sudah ditutup dop diletakkan di cincin alas yang berkaki dua dan terbuat dari besi. Bagian bawah pipa paralon ditutup dengan dop PVC setebal 5 cm 5. Siapkan bambu betung berdiameter sekitar 10 cm sepanjang 1. Setelah itu. 7. Model ini dapat diangkat dan dipindah-pindah ke tempat yang inginkan walaupun agak berat.5-2 cm di bagian sisi bambu secara bertingkat dan berselang seling sehingga tanaman tidak saling menutupi. 1. Setelah itu. 4. Tidak dijelaskan apakah sayuran yang ditanam di plastik PVC itu tidak menyerap racun klorida dari pipa PVC. 5.

tanpa harus banyak mengeluarkan waktu biaya. Bagian bawah gulungan kawat ram ditanam dalam semen yang berbentuk lingkaran supaya dapat berdiri tegak. Diameter lubang. sama dengan diameter kawat ram. atau tenaga. mudah membuatnya dan bahannya mudah didapat.5 m digulung membentuk tabung dengan diameter sekitar 10 cm. atau tempat-tempat terbuka lainnya. untuk tanaman sayuran. 4. Lubang pertama dibuat dengan jarak 10 cm dari ujung gulungan kawat ram. Di dalam dunia bercocok tanam. Kawat ram yang berukuran 1.5 m x 0. Setelah itu. Selanjutnya. Pada dasamya jenis tani ini tidak jauh berbeda dengan mengolah tanah di kebun atau sawah. Alumnus Institut Pertanian Bogor (IPB). Lubang tanam yang lain dibuat dengan jarak 25 cm antara lubang satu dengan lubang lainnya sehingga didapatkan dua belas lubang tanam. satu meter persegi mungkin hanya bisa menanam lima batang pohon. yang memanfaatkan kawat ram untuk menanam sayuran. Model vertikultur dengan kawat ram sederhana. Bisa saja. sebuah kebun kecil dapat dipindahkan ke dalam rumah. . perngertian vertikultur adalah budidaya pertanian dengan cara bertingkat atau bersusun. sehingga tanaman tidak saling menutupi. Vertikultur Kebun Mini di Dalam Rumah Hobi berkebun kini makin digemari. Supaya gulungan kawat tersebut kuat. 3. Melalui sedikit kreativitas. Model vertikultur menggunakan kawat ram ini mempunyai sedikit kekurangan yaitu apabila kawat ramnya mengalami korosi belum diketahui apakah akan mempengaruhi pertumbuhan tanaman atau tidak. 7. Namun. ijuk. Model bertanam vertikultur menghemat tempat. atau sabut kelapa. Memanfaatkan lahan tidur untuk pertanian kota (urban agriculture). 1. antarlubang kawat ram diikat dengan kawat jemuran baju. 2. Lubang tersebut dibuat di sisi kawat ram secara bertingkat dan berselang-seling. Dengan pola ini. mampu ditanami sampai 20 batang. 6. dapatkah kegiatan berkebun diwujudkan didalam rumah? Dengan sisa lahan yang sempit lagipula terbatas. sehingga dapat diterapkan oleh siapa saja. 5. Perbedaan yang mencolok hanya terletak pada lahan yang digunakan dalam sistem pertanian konvensional misalnya. Lapisan bagian dalam (ijuk) dilubangi dengan menggunakan tusuk sate.Menanam Sayuran di Gulungan Kawat Ram By Siti Zulaedah @ 3:20 PM :: 270 Views :: Satu lagi model vertikultur sederhana ala Temmy Desiliyarni. kegemaran ini telah merambah sudut-sudut perumahan serta bantaran sungai. Di Jakarta. vertikultur adalah jawabannya. gulungan kawat ram diberi media yang telah disiapkan hingga penuh. halaman sekolah. Istilah ini terdiri dari dua kata . bagian dalamnya dilapisi dengan kasa nyamuk. verticulture. Banyak dilakukan di pekarangan rumah. Model ini dapat diangkat dan mudah dipindah-pindah ke tempat yang diinginkan dan tidak terlalu berat. Nama vertikultur berasal dari bahasa Inggris. yaitu vertical dan culture.

amat berguna untuk mengisi waktu luang bagi ibu-ibu rumah tangga. tegasnya. Dapat pula digantung di langit . pesan lbu Ning. Tidak menutup kemungkinan jenis pohon obat atau tanaman hias juga dapat ditanam. Begitu pula dengan memanfaatkan gelas air minum minerai. Juga. Ada beberapa tipe yang urnum dipakai seperti berbentuk persegi panjang. biskuit atau wadah plastik minyak pelumas. petani yang mempunyai lahan luas berpeluang untuk melipatgandakan hasilnya. atau papan. Menurutnya. bahkan di dalam ruangan. Dapat dengan mudah diletakkan di mana saja. Selain itu. Demikian yang diutarakan wanita yang sering menjadi fasilitator pertanian ekologis di Jakarta dan Depok itu. Tak perlu bingung untuk media tanam. pertanian vertikultur sangat cocok sekali diterapkan dikota-kota besar seperti Jakarta. Pot tanaman juga dapat ditata sedemikian rupa. . Suasana pun tampak lebih asri dan segar. Dalam pembuatan tingkat alat dan bahan banyak tersedia di sekitar kita. Tempat hidup pohon-pohon itu dapat dipakai bekas kaleng cat. ujar Ning Hermanto (45). Beri jarak sekitar 30-50 cm dan permukaan lantai. sistem yang dipakai tidak ubahnya seperti sebuah tangga pada umumnya. serta kangkung di bagian tengah atau bawah. ember bekas serta dapat memakai kantung plastik jenis polybag. Yang penting sanggup menopang atau mengisi beberapa buah tanaman. seledri. selada atau sawi pada bagian yang paling atas. Sedangkan tanaman jenis ginseng. segitiga berjenjang atau seperti anak tangga. Ukuran tinggi rak tersebut sewajamya. Dalam budidaya sayuran letakkan pohon yang banyak membutuhkan sinar matahari seperti cabai. Selain dapat menambah gizi keluarga.langit atau atap kamar. halaman depan. Kombinasi TABULAPOT (Tanaman Buah Dalam Pot ) dapat disusun untuk menambah ramai keadaan. Barang-barang tersebut aneka jenis pot-pot tanaman yang banyak dijual. namun juga fleksibel. Vertikultur merupakan solusi pertanian masa depan. Untuk pernbuatan rangka dapat dipakai kayu. remaja. tampilan koleksi tanaman hias atau obat membuat suasana kebun menjadi lebih indah dan bervariasi. Pasalnya. yang tergabung dalam Kelompok Wanita Tani (KWT) Bunga Lili Jakarta Utara. Bila hasilnya berlimpah dapat dijual untuk menambah income keluarga. atau para pensiunan. Diteras samping. Haï lain yang harus diperhatikan. Murah dan Mudah Karena pengertiannya pertanian bertingkat. seperti sayuran. Syarat pernbuatan rak itu tidak hanya kuat. Modelnya pun terserah saja. yang pemah meraih Juara l Lomba Pekarangan Produktif Tingkat DKI Jakarta pada Expo Agribisnis Tahun 1999 lalu.Teknik bercocok tanam bertingkat ini biasanya digunakan untuk membudidayakan tanaman semusim. Sri Widiastuti. Sanggup pula dibudidayakan di daerah rawan banjir. agar perawatan pohon mudah dilakukan. Hal serupa juga ditambahkan oleh pemerhati masalah pertanian dari KONPHALINDO (Konsorsium Nasional untuk Pelestarian Hutandan Alam Indonesia). Manfaatkan benda-benda yang tidak terpakai untuk membuat pot-pot tanaman. bambu. Dengan memanfaatkan kerangka penyangga untuk menggantung wadah tanaman yang ringan. Bersusun ke atas dan tentu saja tidak perlu mencangkul atau membajak tanah. kebun mini ini dapat dipindah-pindahkan dengan mudah. Hemat lahan dan aman bagi lingkungan.

bayam. namun dapat dipindah-pindahkan. Wadah kotak kayu. menurut dia. Di balik itu ada hasil yang lebih membanggakan bila memakai cara alami. Untuk benih tanaman semusim. Untuk urusan hama penyakit pun tak perlu khawatir. Tanpa pemakaian pupuk kimia. Yakni budidaya pertanian alami yang tidak menggunakan bahan kimia. Teknik vertikultur adalah upaya untuk menghasilkan tanaman yang lebih higienis dan ramah lingkungan. Resep tradisional peninggalan orangtua mampu menghadapi hama itu. Kernudian hasilnya dijual ke pasar. Begitu pula dengan pola . Yang diperoleh dari limbah atau sampah dapur. Hasil dari pemakaiannya mampu menghasilkan buah dan daya tumbuh pohon yang lebih baik. Mungkin air kali yang tercemar digunakan untuk menyiram. Memang hasil panen dari kebun kecil ini tidak sebesar dengan cara konvensional. bila pertanian tersebut dipakai dengan konsep organik. kotak plastik persegi empat atau polybag kecil sangat baik dipakai sebagai tempat persemaian. apa hubungannya dengan jenis pertanian ini?. Aneka sayuran mampu hidup di daerah panas seprti Jakarta antara lain sawi. seperti drum bekas. atau karung bekas beras. Bagi yang doyan makan tomat. kaleng cat besar. Tentu saja di beri air. Lalu. Di Indonesia dikenal dengan nama Pertanian Organik (PO). zat pewarna atau pengawet. Pemilik kebun dapat membuat sendiri pupuk alami dari bahan-bahan sederhana. bambu pun dapat menjadi wadah tanaman. Air untuk menyiram pohon juga jauh lebih bersih. bambau. Untuk pengadaan bibit tanaman lain dapat diperoleh dari hasil stek atau cangkokan. kacang panjang atau mentimun. Alasannya. Tanpa banyak mengandung unsur kimiawi. Caranya yaitu dengan membiarkan buah matang atau setengah kering di pohon. Hal ini bukan berarti tidak memakai bahan-bahan tersebut. Begitu pula dengan tinggal di rumah yang sehat pula. atau tali sebagai tempat untukmerambatnya. Penuh warna oleh pepohonan. sebelum bercocok tanam sebaiknya mengenali sifat-sifat tanaman. Yang umumnya memakai pupuk kimia jenis urea. Beberapa jenis sayuran kadangkala cocok dibudidayakan di daerah dataran rendah atau dataran tinggi yang dingin. ungkap Sri Widiastuti. Tidak ada rotan. Berbeda dengan budidaya tanaman sayur yang banyak berada di pinggiran sungai. Sebagai wadahnya dipakai tempat yang lebih besar. Asupan zat kimia ke dalam tanaman dapat diperkecil. Petani vertikultur juga dapat membuat bibit sendiri. yang tergabung dalam Jaringan Kerja Pertanian Organik Indonesia. TSP. tentu hasilnya akan berbeda. atau penyangga dari kawat. serta tenggelam bila direndam air. pilih yang bentuknya bagus dan tidak cacat. jelas Sri.Menurut penuturan pehobi yang tidak pemah mengenyam pendidikan pertanian itu. Salah satunya adalah mengkonsurnsi makanan yang sehat. Bila membeli benih tanyakan pada penjual apakah cocok ditanam di daerah sekitar. Tumbuhan itu banyak di tanam secara perorangan di rumah atau pada lahan pertanian kota. katuk serta kemangi. Seakan memindahkan kebun atau sawah mini ke dalam rumah. Lalu bijinya dikeringkan dengan cara dijemur. Sehat Banyak cara hidup sehat. Dengan penyemaian sederhana yang diambil dari pohon yang telah mampu menghasilkan bibit. dapat pula menanam dengan cara ini. jauh dari pencemaran lingkungan. pestisida kimia atau zat perangsang buatan lainnya. akar pun jadi. atau NPK dalam unsur tanah. Sistim rak veltikultur permanen. Tidak ada pot. pare.

buah-buahan. Di bidang pertanian. dapat ditumbuhi sampai lima batang. Pohon cabai dapat dipetik hasilnya pada usia tiga bulan. Garis besarnya. Perbedaannya terletak pada lahan yang digunakan. lbu-ibu tak perlu repot untuk pergi ke pasar atau supermarket untuk membeli sayuran yang lebih fresh. vertical dan culture. Suasana tempat tinggal pun tampak lebih segar. Tanpa harus menanamnya langsung pada lahan yang ada. Tapi. Pengertiannya adalah suatu cara pertanian yang dilakukan dengan sistem bertingkat. enggak perlu patah semangat kok.pertanian besar yang banyak memakai pestisida dan berbagai macam zat perangsang tumbuh. Ibu-ibu. Mengolah tanah dalam sistem ini tidak jauh berbeda dengan menanam pohon seperti di sebuah kebun atau sawah. yaitu dengan lahan yang minimal mampu menghasilkan hasil yang maksimal. Tapi itu lebih mahal ongkos . Tentang hal itu. kaum remaja atau para bapak yang sudah pensiun tetap dapat melakukannya di sela-sela aktivitas rutin sehari-hari. Bila ingin lebih kuat dapat menggunakan kerangka besi atau stainless steel. Terong atau pare berbuah di usia tiga bulan. Istilah ini berasal dari dua kata. "Vertikultur adalah cara pertanian yang hemat lahan. Sangat cocok diterapkan di daerah permukiman padat." kata Edi Junaedi. vertikultur adalah bercocok tanam secara bertingkat atau bersusun. meskipun sedikit adanya. Kata vertikultur diambil dari bahasa Inggris. keinginan merawat pohon sangat besar. OPINI: Solusi Bertanam di Ruang Sempit dan Padat Ditulis oleh Administrator Berkebun tentu pekerjaan yang menyenangkan. Begitu juga dengan bayam yang siap dipetik pada hari ke-28. Vertikultur diambil dari istilah verticulture dalam bahasa Inggris. serta komoditas yang diusahakan bernilai ekonomi tinggi. papan atau bumbu. alangkah indahnya ditumbuhi pepohonan. Lagipula ada kepuasan batin untuk itu. verticulture yang merupakan penggabungan dua kata. Daripada melihat halaman rumah kosong. pemerhati masalah pertanian kota dari Konphalindo (Konsorsium Nasional untuk Pelestarian Alam dan Hutan Indonesia). pengertian verticulture adalah sistem budidaya pertanian yang dilakukan secara vertikal atau beringkat. Mengurusi aneka tanaman hias. atau tumbuhan obat dapat menjadikan waktu luang lebih berguna. Caranya yaitu dengan membuat sebuah rak untuk menaruh tanaman. Hasil ladang bertingkat di halaman jauh lebih segar daripada di sana. bagaimana bila tidak memunyai lahan? Atau cuma sejengkal tanah di depan rumah yang pas-pasan? Padahal. Untuk budidaya sayuran cara vertikultur temyata hasil panen tidak jauh dengan petani umumnya. yaitu vertical dan culture. Pada pertanian secara umum atau konvensional. mungkin satu meter persegi hanya dapat ditanami lima batang pohon. Lewat pola bersusun atau bertingkat ini. Tanaman sawi atau selada bisa dipanen ketika umur 40 hari. Memakan hasil bumi dari jerih payah sendiri. agar tanaman cepat dipetik hasilnya. Suatu teknik atau cara budidaya tanaman semusim (khusunya sayuran) pada lahan terbatas yang diatur secara bersusun menggunakan bangunan/tempat khusus atau model wadah tertentu dengan menerapkan paket teknologi maju. Cara bercocok tanam secara vertikultur ini sebenarnya sama saja dengan bercocok tanam di kebun atau di sawah. Namun ada kelebihan yang diperoleh. Rak tersebut dapat terbuat dari kayu.

Bandung. Drum bekas atau sisa kaleng cat ukuran terbesar sekali cocok sekali sebagai wadahnya. Memang jenis pepohonan tersebut terlalu berat ditaruh di atas rak. "Teknik bertani bertingkat dapat diterapkan di daerah permukiman yang rawan banjir. Coba saja tengok ke gudang atau serambi rumah. . bekas minyak pelumas. Ditambahkannya. pohon obat juga baik sekali ditanam. Tidak itu saja. "Sawi dan selada air akan dipanen ketika berumur 40 hari. Untuk menambah sentuhan seni yang lebih menarik. silakan saja ke penjual tanaman. yang perlu diperhatikan adalah ukuran tinggi. Kerangka bangunan dibuat lebih tinggi untuk mencegah terendamnya tanaman oleh air. dapat menggantikan fungsi pot tanaman. Tidak langsung menanam di dasar tanah pada pekarangan. hasil panen yang diperoleh tidak jauh berbeda dengan cara pertanian yang diolah secara besar. Dengan beberapa undak-undakan atau sejumlah rak. Sejumlah pot bunga dapat pula dijejerkan di atas rak. Mengenai model dan ukuran. terserah kreativitas pemesan. hasilnya langsung dinikmati. Itu mirip dengan petak sawah atau kebun. insinyur pertanahan jebolan Universitas Padjajaran. Kaleng cat. Menurutnya. atau terong. seorang pehobi berkebun. samping. Jarak sedikit agak tinggi dari permukaan tanah. Menanam Sayuran Sri Widiastuti (42). tapi diatasi lantai. Dibuat sedemikian rupa agar mampu menjejali banyak tanaman. "Sebagai tambahan gizi keluarga dan untuk menghasilkan sayuran yang lebih segar. Kegunaannya yaitu untuk menaburi tanah. rak mudah ditaruh di mana saja sesuai keinginan. tomat. amat berguna bila terjadi genangan air. seperti wadah air di bawahnya atau pot-pot gantung. juga mudah sekali tumbuh di dalam pot. Selain tanaman hias. sebagai media tanam. segi tiga. Jenis poly bag atau kantung plastik tebal berwarna hitam." tutur ibu yang tinggal di kawasan padat. Soal wadah pohon itu. kangkung. tidak harus membelinya di pasar. Pada umumnya adalah berbentuk persegi panjang. bahkan di dalam kamar sekalipun. dapat dimanfaatkan. lagi pula sangat bermanfaat. Yang penting adalah kuat dan mudah dipindah-pindahkan. Pasalnya menurut dia. bayam atau kemangi. kombinasi tabulapot (tanaman buah dalam pot) akan menambah isi "kebun" lebih padat. Namun. Lantai pun tetap bersih bila memang ditaruh di sekitar ruangan berubin atau keramik. Bisa di halaman depan. Kreativitas di rumah bisa disalurkan dengan mengecat pot atau rak. bersusun ke atas. Untuk mendapatkannya. bayam di usia 28 hari. Jenis tapak dara. Karena pengertiannya bertani bertingkat. atau dibentuk mirip anak tangga. misalnya sayursayuran." papar Sri. yang tergabung dalam Jaringan Kerja Pertanian Organik Indonesia.pembuatannya. Beberapa bentuk bangunan dikombinasikan dengan bahan seperti seng atau aluminum persegi panjang. vertikultur sangat cocok dipakai untuk budi daya tanaman semusim. selada. Dikombinasikan pula dengan aneka warna dari berbagai jenis tanaman." ujar Edi. Selain menanamnya mudah. tentu tak ubahnya seperti sebuah tangga. sambiloto atau pecah beling dengan mudah hidup di dalam pot. Antibanjir Dalam pembuatan kerangka bangunan. Kampung Dukuh. bapak atau ibu dapat menyesuaikan penempatannya. Bermacam-macam pohon yang kecil-kecil sudah berbuah banyak disediakan. Aneka sayuran yang dapat ditanam antara lain seledri. Pohon cabai. dan cabai umumnya berbuah saat berumur 3 bulan. Jakarta Timur. Perawatan tumbuhan akan lebih mudah bila rak dibuat sewajarnya. Boleh juga ditambah dengan pernak-pernik pot. di atas tingkat. Lumayan untuk menambah koleksi. atau botol plastik minuman mineral yang sudah tidak terpakai. mempunyai pendapat tentang jenis pertanian ini.

Bila usia tanaman 30 40 hari maka penggantian tanah dilakukan setelah . karena pupuk yang dipakai adalah alami. Berbeda dengan para petani sayuran di perkotaan atau daerah lainnya. serta kelinci mampu digunakan untuk pembuatan pupuk kandang tersebut. tanah gembur. Mungkin air yang digunakan adalah air sungai yang kotor dan tercemar. para anggota keluarga tidak perlu lagi mengeluarkan dana untuk membeli pupuk. atau kerbau. Cara bertanam vertikultur: -Buat lubang tanam atau alur tanam. Di sisi lain." imbuhnya. -Tanamlah tanaman hasil semai atau pun tanaman mini. sawi dan bayam cocok. Yang diperlukan tanaman adalah perhatian dan perawatan. Pancoran Mas. masalah limbah rumah tangga dan ternak sedikit teratasi. apa hubungannya? sebab dalam budi daya bercocok tanam ini. Depok." tegasnya. pupuk yang baik adalah pupuk kandang. Potongan-potongan sayuran. Pupuk Kandang Selain kompos. kambing. burung. -Masukkan pupuk kandang. Lahan sempit yang tidak termanfaatkan bisa memberikan keuntungan ekonomi. tanpa bahan kimia buatan. Pembuatannya cukup menimbun di dalam tanah. Lho. dan biarkan mikro organisme yang mengurainya. Sebenarnya penggantian tanah tergantung dari usia tanaman. -Semai benih yang perlu disemai di tempat lain. -Panen dapat dilakukan setelah tanaman cukup tua. Setelah itu dapat dipakai sebagai media tanam. Hasil yang dipetik jauh lebih sehat. Bila hasilnya berlebihan. Prosesnya sama seperti pupuk kompos tadi. Dalam vertikultur media tanam yang digunakan adalah tanah yang mengandung pupuk kompos. "Lagi pula lebih sehat dan ramah lingkungan. Bertanam di lahan sempit secara vertikal Lahan sempit yang banyak terdapat di perkotaan dapat dimanfaatkan dengan bertanam secara vertikal atau vertikultur. serta pupuk kompos tadi. Penggunaan pestisida sebaiknya dihindari. Kotoran hewan peliharaan seperti ayam. Takarannya yang seimbang. "Sisa-sisa makanan yang dikeluarkan oleh binatang pemakan rumput jauh lebih baik hasilnya. Demikian disampaikan Yudha Kurniawan dari Sekolah Alam ketika memberikan Pelatihan Pemanfaatan Lahan Sempit pada acara Kampoeng Organik 2004 di Bumi Perkemahan Ragunan Jakarta tanggal 24 September 2004 oleh Konphalindo. air yang dipakai untuk menyiram adalah air yang bersih. ungkap Yudha Kurniawan. Tentunya seluruh anggota keluarga tidak mau tercemar kan? Selamat mencoba. dijual sebagai tambahan keluarga. Biasanya diperoleh dari kotoran sapi. Atau mengandung pestisida hama yang larut dalam air. Jenis tanaman harus disesuaikan dengan kondisi iklim daerah tanam. -Peliharalah dengan cukup menyiram dan mengontrol hama penyakit. Dikubur dahulu agar tidak berbau. Yaitu bahan yang mudah terurai oleh tanah dan diperlukan oleh tanaman. "Kotoran anjing dan kucing kurang cocok dipakai untuk membuat pupuk kandang. Untuk Jakarta kangkung. yaitu 1:1:1. Pupuk alami mampu dibuat sendiri dari sisa-sisa sampah dapur." pesan Edi yang menjadi fasilitator Pertanian Organik di Kelompok Wanita Tani (KWT) Mandiri. Bagi penduduk di sekitar Jakarta. Dengan ditambah oleh campuran pasir. Setelah dua sampai tiga kali panen media tanam (tanah) dapat diganti.Tinggal bagaimana cara merawat dan mengolahnya saja. Terasa lebih asyik dengan menggunakan pupuk buatan sendiri. lebih mudah mendapatkannya di toko pertanian terdekat. Dibiarkan terurai selama kurang lebih satu bulan lamanya. kulit buah atau sisa-sisa makanan merupakan bahan organik yang bermanfaat.

Sedangkan bila usia tanaman 60 hari maka penggantian tanah dilakukan setelah satu kali panen. . Perlu diingat dasar pertimbangan memanfaatkan lahan sempit adalah memperhatikan aspek ekonomis yaitu biaya produksi jangan sampai melebihi pendapatan dari hasil tanam.dua-tiga kali panen.