P. 1
Bersyukur Dan Bersabar

Bersyukur Dan Bersabar

|Views: 193|Likes:
Published by Fitri Yani

More info:

Published by: Fitri Yani on Jan 03, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/03/2012

pdf

text

original

BERSYUKUR DAN BERSABAR 1. BERSYUKUR 1.1. Pengertian Bersyukur Syukur secara bahasa adalah berterima kasih.

Sedangkan istilah syukur dalam agama, adalah sebagaimana yang dijabarkan oleh Ibnul Qayyim: : Syukur adalah menunjukkan adanya nikmat Allah pada dirinya. Dengan melalui lisan, yaitu berupa pujian dan mengucapkan kesadaran diri bahwa ia telah diberi nikmat. Dengan melalui hati, berupa persaksian dan kecintaan kepada Allah. Melalui anggota badan, berupa kepatuhan dan ketaatan kepada Allah (Madarijus Salikin, 2/244). Bersyukur (berterima kasih), kepada sesama manusia lebih cenderung kepada menunjukkan perasaan senang menghargai. Adapun bersyukur kepada Allah lebih cenderung kepada pengakuan bahwa semua kenikmatan adalah pemberian dari Allah. Inilah yang disebut sebagai syukur. Lawan dari syukur adalah kufur nikmat, yaitu enggan menyadari atau bahkan mengingkari bahwa nikmat yang ia dapatkan adalah dari Allah . Kufur nikmat berpotensi merusak keimanan. Semisal Qarun yang berkata:

Sungguh harta dan kenikmatan yang aku miliki itu aku dapatkan dari ilmu yang aku miliki (QS. Al Qashash: 28) Anggapan kebanyakan orang, bersyukur kepada Allah hanya perlu dilakukan pada saat mendapatkan anugrah besar atau terbebas dari masalah besar adalah keliru. Padahal jika mau merenung sebentar saja, mereka akan menyadari bahwa mereka dikelilingi oleh nikmat yang tidak terbatas banyaknya. Setiap waktu setiap menit, tercurah kenikmatan tak terhenti seperti hidup, kesehatan, kecerdasan, panca indra, udara yang dihirup...; pendek kata segala sesuatu yang memungkinkan orang untuk hidup diberikan oleh Allah. Sebagai balasan semua itu, seseorang diharapkan untuk mengabdi kepada Allah sebagai rasa syukurnya. Orang-orang yang tidak memperhatikan semua kenikmatan yang mereka terima, dengan demikian telah mengingkari nikmat (kufur). Mereka baru mau bersyukur apabila semua kenikmatan telah dicabut. Sebagai contoh, kesehatan yang tidak pernah mereka akui sebagai nikmat baru mereka syukuri setelah mereka sakit. Al-Qur'an memerintahkan untuk mengingat nikmat Allah berulang-kali karena manusia cenderung melupakannya. Seluruh buku yang ada di dunia ini tidak akan cukup untuk menulis nikmat Allah. Allah menciptakan manusia dalam bentuknya yang sempurna, memiliki panca indra yang memungkinkan manusia untuk merasakan dunia di sekelilingnya, membimbingnya menuju jalan yang benar melalui Al-Qur'an dan Al-Hadits, menciptakan air segar dan makanan yang berlimpah, melancarkan pelayaran, yang kesemuanya itu ditujukan untuk keuntungan manusia. Setiap orang yang berdoa dan berbuat baik pasti juga bersyukur kepada Allah sebab orang-orang yang mengingkari nikmat Allah pasti juga tidak pernah ingat kepada Allah. Seseorang yang bertingkah laku seperti hewan, mengkonsumsi

sabar dan bersyukur adalah senjata ampuh yang wajib dipegang teguh selamanya)(Ibrahim: 5). jauhkanlah jarak hubungan antara kami dan Syria" (Tujuan permintaan ini supaya negeri-negeri yang berdekatan itu dihapuskan. Itulah sebabnya orang mukmin hendaknya tidak pernah lupa untuk bersyukur kepada Allah. supaya kapal-kapal layar dapat berlayar di lautan).) Dan sesungguhnya kami telah mengutus Musa kepada Bangsa Israil. Dan tanah yang gersang. Dalam hal yang demikian terdapat tanda-tanda kekuasaan Tuhan bagi orang-orang yang selalu sabar dan bersyukur Maksudnya sabar jika kedatangan malapetaka. (Al-A'raf: 58. untuk diperlihatkanNya kepadamu di antara tanda-tanda kekuasaanNya. Namun begitu mereka berkata: "Ya Tuhan kami. dan bersyukur jika beroleh kebahagiaan.segala sesuatu yang diberikan padanya tanpa mau berfikir mengapa semua itu dianugrahkan dan siapa yang menganugrahkan. Suka karena beroleh bahagia. Peristiwa ini seharusnya menjadi pelajaran bagi setiap yang sabar dan bersyukur. sehingga terbuka kesempatan untuk melakukan monopoli dalam perdagangan) Itu berarti mereka menganiaya diri sendiri. untuk memperhatikannya pun mereka enggan. Sebaliknya. baik yang telah terjadi pada bangsa-bangsa sebelum Musa. (Luqman: 31). bahagia dan malapetaka tidak akan luput dari kehidupan manusia di dunia ini. (Saba: 19) Hikmah maupun bukti yang terkandung dalam ayat-ayat tersebut hanya dapat dipahami oleh orang-orang yang dikaruniai wawasan dan kepekaan yang biasa dimiliki oleh orang-orang yang bersyukur. bersyukur hanya di saat menerima nikmat besar saja tidak akan berarti. hari-hari yang penuh suka dan duka. Wawasan dan kepekaan tersebut merupakan balasan atas rasa syukur kepada Allah. Apakah engkau tidak perhatikan. Karena itu Kami jadikan peristiwa mereka jadi buah tutur. Baik dan buruk. Sebaliknya orang-orang yang ingkar dan tidak peka. tanaman-tanamannya tumbuh dengan subur dengan izin Allah. dan duka karena ditimpa malapetaka. Demikianlah kami menjelaskan tanda-tanda kebesaran kami bagi orang-orang yang bersyukur. Karena itu. bahwa kapal itu dapat berlayar di lautan karena Karunia Allah jua Karunia Allah di sini ialah kodratNya yang menundukkan lautan dan angin. agar jarak perjalanan menjadi jauh dan panjang. sudah selayaknya mengubah tingkah laku seperti itu. maupun yang terjadi di zaman Musa sendiri). serta ingatkanlah mereka kepada "Hari-hari Allah"(Maksudnya. . Dari Al-Qur'an kita juga tahu bahwa hanya orang-orang yang bersyukurlah yang mau mengakui tanda-tanda kekuasaan Allah di dunia dan mengambil pelajaran darinya. Ayatayat di bawah ini menguraikan hal tersebut: Adapun tanah yang baik. Dalam hal ini terdapat bukti-bukti kenyataan bagi semua orang yang sabar dan bersyukur. tanaman-tanamannya hanya tumbuh merana. dengan beberapa mukjizat dari kami sebagai pengukuhan dan disertai perintah dari Kami: "Keluarkanlah kaummu dari gelap gulita kejahilan kepada cahaya iman yang terang-benderang. lalu kami ganyang mereka sehancur-hancurnya.

(Al-Baqarah: 172) Pada ayat lain bersyukur digambarkan sebagai lawan kemusyrikan: Baik kepadamu maupun kepada nabi sebelummu telah diwahyukan: "Jika engkau mempersekutukan Tuhan. Alasan kenapa begitu pentingnya bersyukur kepada Allah adalah fungsinya sebagai indikator keimanan dan pengakuan atas keesaan Allah. Sebagai balasannya. jelaslah bahwa manusia akan tersesat apabila mengingkari nikmat Allah. Dalil Mengenai Bersyukur Bersyukur kepada Allah adalah salah satu konsep yang secara prinsip ditegaskan di dalam Al-Qur'an pada hampir 70 ayat. manusia .Di dalam surat Al-Ahkaf ayat 15. tunjukkanlah kepadaku bagaimana mensyukuri nikmat-Mu yang telah Engkau berikan kepadaku dan kepada ibu-bapakku. bersyukur digambarkan sebagai penganutan tunggal kepada Allah: Hai orang-orang yang beriman! Makanlah di antara rezeki yang baik yang kami berikan kepadamu. Manusia dikaruniani banyak kenikmatan dan diberitahu cara memanfaatkannya. Tujuan utamanya untuk membuat manusia mengingkari nikmat Allah. (Al-Ahkaf: 15) 1. yaitu enam bulan. dan aku adalah orang yang berserah diri. Karena itu sembahlah Allah olehmu. usianya cukup empatpuluh tahun. Dan Engkau tidak akan menemui lagi kebanyakan mereka sebagai golongan orang-orang yang bersyukur. dia mendoa: "Ya Tuhanku. Ibunya mengandung dan melahirkannya dengan susah payah. Apabila tindakan Iblis ini direnungkan betul-betul. Ditambah dengan masa penyusuan yang sempurna yaitu duapuluh empat bulan (2 tahun). Dalam salah satu ayat. dan jadilah orang yang bersyukur (Az-Zumar: 65-66) Pernyataan menantang Iblis (pada hari penolakannya untuk bersujud kepada Adam). maka akan terbuang percumalah segala amalmu dan pastilah engkau menjadi orang yang merugi. dari kanan dan dari kiri.2. Mengandung sampai dengan menyapihnya. Sehingga manakala ia sampai dewasa. tigapuluh bulan (Dihitung menurut masa kandungan yang terpendek. menegaskan pentingnya bersyukur kepada Allah: Kemudian saya akan memperdayakan mereka dengan mendatanginya dari muka. Bersyukur kepada Allah merupakan salah satu ujian dari Allah. berdoa supaya dijadikan orang yang bersyukur: Kami perintahkan kepada manusia supaya: Berbuat baik kepada kedua ibu-bapak. Perumpamaan dari orang yang bersyukur dan kufur diberikan dan keadaan mereka di akhirat digambarkan. (Al-A'raf: 17) Ayat diatas menjelaskan bahwa Iblis mencurahkan hidupnya semata-mata untuk menyesatkan manusia. dari belakang. seorang mukmin di dalam kematangannya (umur 40 tahun diacu di dalam Al-Qur'an sebagai umur kematangan). Jadikanlah amal perbuatanku sesuai dengan keridhaanMu dan berikanlah kebaikan kepadaku berkelanjutan sampai kepada anak-cucuku. Dan bersyukurlah kepada Allah jika memang hanya dia saja yang kamu sembah. Sesungguhnya aku bertaubat kepadaMu. menjadi tigapuluh bulan).

Menurut ayat tersebut. kecuali hanya kasih sayang dalam kekeluargaan. (AlQamar: 33-35). Bersyukur juga berhubungan erat dengan keadaan di akhirat. bersyukur atau tidaknya manusia adalah tanda jelas beriman atau kafirkah ia. Kami hendak mengujinya dengan beban perintah dan larangan. Kedua: Orang yang menentang nikmat yang diberikan alias kufur nikmat. Siapa yang mengerjakan kebaikan. tentu kalian tidak akan mampu" (An-Nahl: 18). 2/48) . "Seandainya kalian menghitung nikmat Allah.3 Ciri . Demikianlah kami memberi ganjaran kepada siapa yang bersyukur. sebaliknya jika kamu mengingkari nikmat itu.ciri Orang Bersyukur Manusia dan Syukur Manusia dan syukur terbagi menjadi tiga golongan: 1. Sesungguhnya kami telah menunjukinya jalan yang lurus: Ada yang bersyukur. Kami hembuskan kepada mereka angin puyuh. Namun manusia diberi kebebasan untuk memilih apakah hendak bersyukur atau tidak: Sesungguhnya kami telah menciptakan manusia dari setetes air mani yang bercampur. melainkan berdzikir dan mewujudkan rasa syukurnya. (Al-Insan: 2-3) Menurut ayat tersebut. jangankan menghitung nikmat. (Ibrahim: 7) Karunia itulah yang disampaikan Allah sebagai berita gembira kepada hamba-hambaNya yang beriman dan mengerjakan kebaikan. Ketiga: Orang yang berpura-pura syukur padahal dia bukan orang yang bersyukur.diharapkan untuk taat kepada penciptanya. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun dan Penilai. Karena itu kami jadikan ia mendengar dan melihat. (An-Nisa: 147) Ayat ini bersama dengan sejumlah ayat lain memberikan berita baik kepada orangorang yang bersyukur kepada pencipta mereka: Dan ingat pulalah ketika Tuhanmu memberikan pernyataan: "Jika kamu bersyukur pasti Kutambah nikmatKu kepadamu. 2. Tidak ada hukuman yang dijatuhkan kepada orang beriman dan bersyukur: Masak Allah akan menyiksamu juga jika kamu bersyukur dan beriman? Malah Allah adalah pembalas jasa kepada orang mukmin yang bersyukur serta Maha Mengetahui. mengkategorikannya saja tidak mungkin sebab nikmat Allah tidak terbatas banyaknya. Orang yang seperti ini dimisalkan dengan orang yang berhias dengan sesuatu yang tidak dia tidak miliki. Pertama: Orang yang mensyukuri nikmat yang diberikan oleh Allah Subhanahu wa Ta ala. Kami lipat gandakan kebaikannya itu. kecuali kaum keluarga Luth. Karenanya seorang mukmin tidak seharusnya menghitung nikmat. 1. (Ash-Syura: 23) Kaum Luthpun telah mendustakan peringatan Tuhan. Suatu anugrah dari kami. (Madarijus Salikin. tentu siksaanku lebih dahsyat. Katakanlah: "Aku tidak meminta upah kepadamu atas seruanku ini. namun ada pula yang kafir. mereka telah kami selamatkan sebelum fajar menyingsing. 3.

Menunjukkan rasa syukur dalam bentuk ketaatan kepada Allah Sungguh aneh jika ada orang yang mengaku bersyukur. 3. perbanyaklah menyebutnya (QS. lalu Nabi bersabda: Atas hujan ini. Jauh antara pengakuan dan kenyataan. Saya sedang sakit ini. ia menyadari segala yang ia miliki semata-mata atas keluasan rahmat Allah. namun di sisi lain melalaikan perintah Allah dan melanggar larangan-Nya. ia enggan shalat.. meski menggunakan alat secanggih apapun. enggan berzakat. enggan belajar agama. Mengakui dan menyadari bahwa Allah telah memberinya nikmat Orang yang bersyukur senantiasa menisbatkan setiap nikmat yang didapatnya kepada Allah Ta ala. supaya kamu mensyukuri-Nya (QS. Ia senantiasa menyadari bahwa hanya atas takdir dan rahmat Allah semata lah nikmat tersebut bisa diperoleh. Muslim no. Adh Dhuha: 11) Namun tentu saja tidak boleh takabbur (sombong) dan ujub (merasa kagum atas diri sendiri). Karena Allah Ta ala berfirman: Dan nikmat yang diberikan oleh Rabbmu. Saya baru dapat musibah itu. Sedangkan orang yang kufur nikmat senantiasa lupa akan hal ini.Tanda-tanda orang yang bersyukur 1. ada manusia yang bersyukur dan ada yang kufur nikmat. 1. . Orang yang kufur nikmat berkata: Oh pantas saja tadi ada tanda begini dan begitu (HR. memakan riba.4 Tujuan dari Bersyukur Demikian banyak nikmat Allah Subhanahu wa Ta ala.. ia berkata: Ketika itu hujan turun di masa Nabi Shallallahu alaihi Wasallam. Saya kemarin rugi sekian rupiah. Allah Ta ala berfirman: Sungguh Allah telah menolong kamu dalam peperangan Badar. Orang yang bersyukur berkata: Inilah rahmat Allah . Karena itu bertakwalah kepada Allah.243) 2. padahal kamu adalah (ketika itu) orang-orang yang lemah.. Tidak ada satupun manusia yang bisa menghitungnya. dll. Al Imran: 123) Maka rasa syukur itu ditunjukkan dengan ketakwaan. dll. Menyebut-nyebut nikmat yang diberikan Allah Mungkin kebanyakan kita lebih suka dan lebih sering menyebut-nyebut kesulitan yang kita hadapi dan mengeluhkannya kepada orang-orang. Namun sesungguhnya orang yang bersyukur itu lebih sering menyebut-nyebut kenikmatan yang Allah berikan. : »: : . . : » Dari Ibnu Abbas Radhiallahu anhuma.

Ingkar dan kufur kepada Allah serta menyamakan Allah Subhanahu wa Ta ala dengan makhluk-Nya yang sangat butuh kepada-Nya. (Luqman: 13) Kendati demikian. Puncaknya adalah menyamakan pemberi nikmat dengan makhluk. Setiap hari silih berganti kita merasakan satu nikmat kemudian beralih kepada nikmat yang lain. (An-Nahl: 53) Dan jika kalian menghitung nikmat Allah niscaya kalian tidak akan sanggup. (Adz-Dzariyat: 56) Bagi orang yang berakal akan berusaha mencari rahasia di balik pemberian Allah ala yang berlimpah ruah tersebut. Tentu hal ini termasuk dari kedzaliman di atas kedzaliman sebagaimana dijelaskan oleh Allah Subhanahu wa Ta ala di dalam firman-Nya: Sesungguhnya kesyirikan itu adalah kedzaliman yang paling besar. Jika kita menemukan kalkulasi yang baik. Oleh sebab itu tidak ada alasan bagi hamba ini untuk: 1. Tidak mensyukuri pemberian Allah. Sangat besar dan banyak karena tidak bisa untuk dibatasi atau dihitung dengan alat secanggih apapun di masa kini. 3. Allah Subhanahu wa Ta ala berfirman: Dan nikmat apapun yang kalian dapatkan adalah datang dari Allah. Dalam realita kehidupan.Luasnya Pemberian Allah Subhanahu wa Ta ala. yang keadaan makhluk itu sendiri sangat butuh kepada Allah Subhanahu wa Ta ala. Menyombongkan diri serta angkuh dengan tidak mau melaksanakan perintah Allah dan meninggalkan larangan-larangan-Nya atau tidak mau menerima kebenaran dan mengentengkan orang lain. kita menemukan keadaan yang memprihatinkan. Sebagai bukti yaitu adanya kematian setelah hidup ini dan adanya kehidupan setelah . Setiap orang bisa mengatakan bahwa semua yang ada di dunia ini merupakan pemberian Allah Subhanahu wa Ta ala. 2. Sungguh betapa besar dan banyak nikmat yang telah dikaruniakan Allah kepada kita. sebagaimana hal ini disebutkan dalam firman-Nya: Dan tidaklah Aku menciptakan jin dan manusia melainkan agar mereka menyembah kepada-Ku. (An-Nahl: 18) Sudah berapakah dalam kalkulasi kita nikmat yang telah kita syukuri dan dari sekian nikmat yang telah kita pergunakan untuk bermaksiat kepada-Nya. maka dia akan mengetahui pula bahwa dunia bukan sebagai tujuan. Tahukah anda apa rahasia di balik pemberian Allah tersebut? Ketahuilah bahwa kenikmatan yang berlimpah ruah bukanlah tujuan diciptakannya manusia dan bukan pula sebagai wujud cinta Allah kepada manusia tersebut. Semua ini tentunya mengundang kita untuk menyimpulkan betapa besar karunia dan kasih sayang Allah Subhanahu wa Ta ala kepada hamba-hamba-Nya. Tujuan itu adalah untuk beribadah kepada Allah Subhanahu wa Ta ala saja. yaitu untuk beribadah kepada-Nya saja. Setelah dia menemukan jawabannya. Allah tetap memberikan kepada mereka sebagian karunia-Nya disebabkan "kasih sayang-Nya mendahului murka-Nya dan membukakan bagi mereka pintu untuk bertaubat. Allah menciptakan manusia untuk sebuah kemuliaan baginya dan menjadikan segala nikmat itu sebagai perantara untuk menyampaikan kepada kemuliaan tersebut. maka pujilah Allah karena Dia telah memberimu kesempatan yang baik. Di mana kita terkadang tidak membayangkan sebelumnya akan terjadi dan mendapatkannya. Jika kita menemukan sebaliknya maka janganlah engkau mencela melainkan dirimu sendiri. Yaitu mayoritas manusia dalam keingkaran dan kekufuran kepada Pemberi Nikmat.

niscaya Dia membinasakan kamu dan mengganti(mu) dengan makhluk yang baru. Ibrahim : 19) Dalam ayat tersebut di sebutkan bahwa Allah akan mengazab orang tidak meu bersyukur dengan mengantikannya dengan makhluk yang baru. Merupakan sebab datangnya ridha Allah Allah Ta ala berfirman: Jika kalian ingkar. 1. Merupakan sebab selamatnya seseorang dari adzab Allah Allah Ta ala berfirman: . Az Zumar: 7) 3. karena setiap perkaranya itu baik. ia bersyukur. Semangat beramal untuk tujuan hidup yang hakiki dan kekal. Namun tidak akan terjadi demikian kecuali pada seorang mu min sejati. Muslim no. Dan Allah tidak ridha kepada hamba-Nya yang ingkar dan jika kalian bersyukur Allah ridha kepada kalian (QS.S. dan itu baik baginya. Dunia bukan tujuan hidup.7692) 2. akan tetapi sebagai perantara untuk suatu tujuan yang mulia.6 Manfaat dari Bersyukur 1. Allah akan senantiasa menambah nikmat kepada hamba-Nya apabila hamba-Nya telah bersyukur.5 Peringatan Bagi yang Tidak Bersyukur Allah telah memperingatkan kepada orang yang ridak mau bersyukur dalam firmanNya : Tidaklah kamu perhatikan bahwa sesungguhnya Allah telah menciptakan langit dan bumi dengan hak? Jika Dia menghendaki. Itulah kehidupan yang hakiki di akhirat nanti. Kesimpulan seperti ini akan mengantarkan kepada: 1. 1. Dari ayat ayat tersebut dapatlah di fahami bahwa untuk menambah kenikmatan maka kita di perintahkan untuk bersyukur. Syukur adalah sifat orang beriman Rasulullah Shallallahu alaihi Wasallam bersabda: orang yang Seorang mukmin itu sungguh menakjubkan. Jika ia tertimpa kesusahan. 3. (Q. Kenikmatan yang ada padanya bukan tujuan diciptakan manusia. sesungguhnya Allah Maha Kaya atas kalian. dan itu baik baginya (HR.kematian diiringi dengan persidangan dan pengadilan serta pembalasan dari Allah l. ia bersabar. Jika ia mendapat kesenangan. 2.

karena bersyukur. 7/263) . Allah memberikan kebaikan yang Allah janjikan di akhirat dan Allah juga melimpahkan rizki baginya di dunia (Tafsir Ath Thabari. Merupakan sebab ditambahnya nikmat Allah Ta ala berfirman: Dan (ingatlah juga). Al Imran: 145) Imam Ath Thabari menafsirkan ayat ini dengan membawakan riwayat dari Ibnu Ishaq: Maksudnya adalah. maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih . tatkala Tuhanmu mengumumkan: Sesungguhnya jika kamu bersyukur.Tidaklah Allah akan mengadzab kalian jika kalian bersyukur dan beriman. pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu. Ibrahim: 7) 5. dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku). (QS. An Nisa: 147) 4. Ketahuilah bahwa bersyukur itupun menuai pahala. bahkan juga membuka pintu rezeki di dunia. Ganjaran di dunia dan akhirat Janganlah anda menyangka bahwa bersyukur itu hanya sekedar pujian dan berterima kasih kepada Allah. Dan sungguh Allah itu Syakir lagi Alim (QS. Allah Ta ala berfirman: Dan sungguh orang-orang yang bersyukur akan kami beri ganjaran (QS.

mampu mengendalikan nafsu yang dapat menggoncangkan iman. tetapi memohon ampum dari perbuatan aib. tidak lekas putus asa dan tidak lekas patah hati. Pertama adalah meminta pertolongan kepada-Nya sejak awal dan melihat bahwa Allah-lah yang menjadikannya sabar. sebab sabar ini memiliki nilai yang hakiki. shabarabihi ( ) berarti menanggung. Sabar dalam bahasa Indonesia berarti : Pertama. Definisi sabar menurut Qur an surat Ali Imran ayat 146-147 yang artinya : Dan berapa banyaknya Nabi yanhg berperang bersama-sama mereka sejumlah besar dari pengikut-(nya) yang bertakwa. bukan dengan dirinya semata. Kedua. lesu dan menyerah dengan keadaan yang terjepit. kedua sabar berarti tenang. meraka tidak menjadi lemah karena bencana yang menimpa mereka di jalan Allah. dan tidak lesu dan tidak (pula) menyerah (kepada musuh). Orang yang sabar menurut ayat tersebut adalah yang apabila ditimpa musibah tidak menjadi lemah. Kesabaran yang kedua adalah yang paling besar pahalanya. dan tiadalah kesabaranmu itu melainkan dengan pertolongan Allah . yaitu sabar dalam menghadapi berbagai bencana dan petaka. bahkan ketika ditimpa misibah. Dalam pendekatan ilmu Fikih. sabar didefinisikan sebagai tabah. PENGERTIAN SABAR Sabar berasal dari bahasa Arab dari akar SHABARA ( ). sabar karena Allah. Allah menyukai orang-orang yang sabar. sabar dengan pengertian sepeti ini juga disebut tabah. dan bahwa kesabaran seorang hamba adalah dengan (pertolongan) Tuhannya. sabar dalam tiga macam : sabar dengan (pertolongan) Allah. dan sabar bersama Allah. . orang yang sabar berdoa memohon ampum kepada Allah atas dosadosa dan tindakan-tindakan yang melampaui batas-batas hukum yang telah ditetapkan Allah SWT. sabar merupakan istilah agama yang berarti sikap tahan menderita. menahan lisan dari mengadu. dan tolonglah kami terhadap kaum kafir . tahan uji dalam mengabdi mengemban perintahpeintah Allah serta tahan dari godaan dan cobaan duniawi Aktualisasi pengertian ini sering ditunjukan oleh para sufi. dan menahan anggota badan dari tindakan yang mengganggu dan mengacaukan. shabara an ( ) berarti memohon atau mencegah. sabar dalam melakukan kekuatan dan kedekatan kepada Allah. Ibnu Qayyim al-Jauziah membagi motivasi. Menurut Ibnu Qayyim sabar berarti menahan diri dari kelih kesah dan rasa benci. Sabar menurut Ibnu Katsir ada tiga macam : Pertam. Dalam kamus besar Ilmu Pengetahuan. Ketiga. tahan menghadapi cobaan seperti tidak lekas marah. Shabara ala ( ) berarti bersabar atau tabah hati.BERSABAR Pengertian Bersabar A. hanya tidak yang berada dibelakang hurufnya karena ia tidak bias berdiri sendiri. baik dalam keadaan lapang maupun sulit. yakni dapat menahan diri dari melakukan hal-hal yang bertentangan dengan huum Islam. Sebagaimana Firman Allah : Artinya : Bersabarlah. tidak tergesa-gesa dan tidak terburu-buru. sabar dalam meninggalkan hal yang diharamkan dan dosa. Tidak ada doa mereka selain ucapan Ya Tuhan kami ampunilah dosa-dosa tindakan-tindakan kami yang berlebih-lebihan dalam urusan kami. hati-hati dalam bertindak. Ketika mendapat bencana ia tidak berkeluh kesah.

dan untuk mendekatkan kepada-Nya. Kedua. mencari pujian makhluk.(al-Nahl.ciri Orang Bersabar Manfaat dari Bersabar . berjalan bersamanya. menghadap kemana arah agama itu menghadap dan turun bersamanya. sabar bersama Allah yakni dalam perputaran hidupnya hamba selalu bersama dan sejalan dengan agama yang dikehendaki Allah dan hukum-hukum agamanya-Nya. mengharapkan keridhaan-Nya. bukan untuk menmpakkan kekuatan jiwa. Ciri . berhenti bersamanya. ayat 127) Yakni seandainya Allah tidak menyabarkanmu niscaya engkau tidak akan bersabar. dan tujuan-tujuan lainnya. Ketiga. yakni hendaklah yang mendorongmu untuk bersabar itu adalah karena cinta kepada Allah. sabar karena Allah. Menyabarkan dirinya untuk selalu bersamanya.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->