BAB I PENDAHULUAN I.

I Latar Belakang UUD 1945 yang pertama kali disahkan dalam sejarah perpolitikan Indonesia adalah disusun dalam waktu 29 hari (29 Mei ± 10 Agustus 1945). Posisi Indonesia yang kala itu didesak oleh para pemuda untuk segera memproklamirkan kemerdekaan yang juga disetujui oleh para Founding Father mengharuskan cepat terselesaikannya konstitusi Negara untuk mengukuhkan kedaulatan Indonesia. Dalam perkembangannya UUD 1945 sempat dambil alih kedudukannya oleh Konstitusi RIS pada 1946 yang kemudian diubah menjadi UUDS pada 1950. Pergeseran posisi UUD 1945 sebagai konstitusi sempat merubah sietem pemerntahan yang presidensil menjadi parlementer. Banyak ketidaksesuian pelakasaann penyelenggaraan Negara dengan konstitusi yag diberlakukan saat itu. Hingga akhirnya Presien Soekarno mengeluarjan Dekrit Presiden pada 5 Juli 1959 yang berarti kembalinya konstitusi pada UUD 1945. Menurut pengamatan beberapa intelektual porduk UUD 1945 ini telah mampu melahirkan 2 pemimpin besar yang berhasil menduduki jabatan yang cukup lama. Memang dalam UUD 1945 hak-hak Presiden terkesan tidak terbatas. Sebagai pihak ekekutif yang menjalankan pemerintahan, Presiden juga memiliki wewenang untuk menetapkan UUD dan menolaknya meski telah disetujui oleh DPR. Tidak ada pembatasan terhadap wewenang yang dimiliki Presiden. Bahkan pembentukan Perpu, Peraturan Pemerintahan saat diperlukan untuk menggantikan UUD juga menjadi hak prerogatif Presiden tanpa ada lembaga Negara yang khusus mempertimbagkan kebijakan apa yang akan diputuskan Presiden. Disinilah kekuasaan Presiden nampak absolute. Tidak adanya Check and Balances dalam pemerintahan inilah yang menjadi salah satu pendorong untuk perlu dilakukannya amandemen terhadap UUD 1945. Selain itu, ada beberapa hal dalam UUD 1945 yang terasa kurang untuk diatur di dalamnya. Di antaranya yaitu tidak ada pengaturan batasan Presiden untuk memimpin. Dan pengaturan terkait Hak Asasi Manusia masi sangat sederhana. I.II Rumusan Masalah 1. Dimana letak perbedaan UUD 1945 pra dan pasca amandemen 1-4 ? 2. Bagaimana aplikasi HAM di Indonesia ? 1

20. 9. Keberadaan UUD 1945 juga dirasa telah berhasil melanggengkan kekuasaan dua pemimpin besar negeri ini. terdiri 16 Bab. 2006 hal 129 . 15. Subandi. 37 Pasal.files. Letak perubahan pasal pada amandemen pertama (1999) Amandemen pertama dilakukan dalam Sidang Umum MPR (1999) pada 14-21 Oktober.pdf 3 Asshiddiqie. setelah UUD 1945 secara resmi disahkan dan disiarkan lewat Berita Republik Indonesia tepatnya pada tanggal 15 Februari 1946. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada. Gagasan Amandemen UUD 1945 dan Pemilihan Presiden Secara Langsung. Soekarno dan Soeharto. Dalam amandemen pertama dilakukan perubahan terhadap pasal-pasal terkait dengan kekuasaan Presiden. Bagian Batang Tubuh. Pancasila dan UUD 1945 dalam Paradigma Reformasi. UUD 1945 pra amandemen dirasa sangat menguntungkan posisi Presiden dengan wewenang-wewenang yang berlaku dalam UU. Bagian Pembukaan UUD 1945 2. Saat itu UUD 1945 memiliki dua bagian yaitu Pembukaan UUD 1945 dan Batang Tubuh UUD 1945.18 2 . 14. 7.com200806herlambang-amandemen-uud-1945-i-iv1. Terdapat 9 pasal yang diubah diantaranya yaitu Pasal 5. 2006 hal 17 . 13. 17. yaitu3: y Dibatasinya masa jabatan Presiden yaitu paling lama dua kali masa jabatan 1 Al Marsudi. Bagian Penjelasan yang meliputi Penjelasan Umum dan Penjelasan Pasal demi Pasal I. Bagir. muncul bagian baru dalam UUD 1945 yaitu Penjelasan UUD 1945. Jimly dan Manan. seperti pada periode dua pemimpin besar tersebut.BAB II PEMBAHASAN II.2 Beberapa ringkasan poin terkait perubahan pasal-pasal tersebut.I Letak Perubahan Pasal yang Diamandemen dan Isinya UUD 1945 disahkan pada 18 Agustus 1945 oleh PPKI. Jakarta: Setjen & Kementrian MKRI. Oleh karenanya.wordpress. Namun. dirasa perlu dilakukan perubahan terkait pasalpasal terkait hal tersebut guna membatasi kekuasaan Presiden agar tidak absolute. dan 21. 4 Pasal Aturan Peralihan dan 2 Ayat Aturan Tambahan 3.130 2 httpherlambangperdana. Berikut bagian keseluruhan dari UUD 1945 1: 1.

Jika sebelumnya dalam UUD 1945 pra amandemen disebutkan adanya kebebasan bagi warga Negara untuk berserikat dan mengeluarkan pendapat (pasal 28) dan kebebasan beragama (pasal 29).wordpress. 20. 19. abolisi dan rehabilitasi yang kini harus melalui petimbangan MA dan DPR II. dan pengaturan terhadap Lambang Negara dan Lagu Kebangsaan. 25. Seperti dalam pembuatan PP harus memperhatikan pertimbangan DPA. Kabupaten. 27. keputusan untuk perang atau berdamai harus mendengarkan pertimbangan DPA. Adanya hak hidup. Di mana masing-masing dari pembagian wilayah tersebut memilki pemimpin daerah masing-masing yaitu Gubernur. 28. 20. Beberapa pasal yang diubah dalam amandemen kedua ini diantaranya pasal 18. dan Kota. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada. dan walikota. 2006 hal 305 .y Beberapa wewenang pemerintah untuk membuat kebijakan kini banyak diantaranya yang harus meminta pertimbangan DPA dan DPR. Disinilah otonomi daerah bermula. Dimana selain perubahan pasal juga terjadi perubahan dan penambahan Bab dalam pasalpasal ini4. termasuk bagi seorang anak untuk hidup. anggota Legislatif juga dimunculkan dalam lingkup daerah (pembagian wilayah ini) yaitu Dewan Perwakilan Rakyat daerah5. Pancasila dan UUD 1945 dalam Paradigma Reformasi. maka pada amandemen kedua ini hak asasi manusia diatur dengan lebih lengkap. Beberapa point ringkasan terkait pasal-pasal ini yaitu: y Dilakukan pembagian daerah di wilayah Indonesia dalam bentuk Provinsi. y Dilakukannya Pemilu dalam memilih anggota legislative (DPR)6 y Dimuatnya Hak ± Hak Asasi Manusia yang semakin luas. Bupati.309 6 Ibid hal 309 -310 3 .pdf Al Marsudi. Pada amandemen kedua ini mengubah dan mengatur kembali terkait diadakannya Pemerintahan Daerah. Dan pemberian grasi. tumbuh dan berkembang. amnesty. hak mengembangkan potensi diri yang dimiliki dengan memanfaatkan segala sarana yang 4 5 httpherlambangperdana.com200806herlambang-amandemen-uud-1945-i-iv1. dalam situasi yang konfrontatif dengan Negara lain. Letak perubahan pasal pada amandemen kedua (2000) Amandemen kedua dilakukan dalam Sidang Tahunan MPR pada 7 ± 18 Agustus 2000. 36.files. 26. tapi masih tetap dalam pengawasan pemerintah pusat. Subandi. 22. y Selain itu. keberadaan DPR dan kewenangannya. yaitu masing ± masing pemimpin daerah tersebut diberi wewenang oleh pemerintah pusat untuk mengatur wilayah-wilayah bagiannya sendiri. Selain itu. perluasan HAM.

com200806herlambang-amandemen-uud-1945-i-iv1. 2006 hal 337 . y Dicantumkannya Lambang Negara yaitu Pancasila dengan semboyan Bhinneka Tunggal Ika dan Indonesia Raya sebagai Lagu Kebangsaan Indonesia8.wordpress. 11. 22.294 4 . dan 249. Karena Presiden dan Wakilnya dipilih langsung oleh rakyat10. 7. pasal 1. tanpa terkecuali. 7 Al Marsudi. Pelanggaran bisa berupa penghianatan terhadap Negara. Keuangan Negara. Pada amandemen ketiga diatur perubahan terkait Bentuk dan Keaulatan Negara.telah tersedia. Kekuasaan Kehakiman. 23. Kepresidenan. pasca amandemen kedaulatan negara sepenuhnya diatur oleh UUD. Subandi. Dan jika positif bersalah Presiden atau wakilnya akan diberhentikan oleh MPR11. y Terkait Kepresidenan. Presiden ataupun wakilnya dapat diberhentikan tanpa harus menunggu masa jabatan selesai jika diketahui telah dilakakan pelanggaran oleh Presiden atau wakilnya. 286 11 Ibid hal 289 . 17.files. Subandi. DPR yang memilki hak untuk mengajukan pemeriksaan terhadap Presiden jika dirasa dilakukan pelanggaran. Beberapa pasal yang berhasil di ubah.pdf 10 Al Marsudi. III. Kedaulatan negara yang dulu sepenuhnya di bawah kendali MPR. 8. 6. dan dirasa tidak mampunya Presiden dan wakilnya mengemban tugas sesuai posisinya. 283. adanya hak persamaan derajat bagi setiap warga Negara di mata hukum. Dan pasca amandemen ketiga ini MPR tidak lagi memilliki hak untuk mengangkat Presiden dan wakilnya. Berikut ringkasan perubahan pada pasal-pasal tersebut: y Terkait MPR yang dalam amandemen ketiga ini bukan lagi merupakan lembaga tertinggi Negara. DPR mengajukannya kepada Mahkamah Konstitusi untuk kemudian dikaji. Kewenangan MPR. 3. Dalam hal ini. 2006 hal 281. dan hak-hak asasi lainnya7. korupsi atau kasus suap lainnya. tapi hanya melantik saja. Pancasila dan UUD 1945 dalam Paradigma Reformasi.356 9 httpherlambangperdana. Letak perubahan pasal pada amandemen ketiga (2001) Amandemen ketiga dilakukan saat Sidang Tahunan MPR pada 1 ± 9 November 2001. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada. Pancasila dan UUD 1945 dalam Paradigma Reformasi.346 8 Ibid hal 355 .

Perubahan dalam amandemen ini terkait dengan Upaya Peningkatan Pendidikan. tentang ketentuan Perubahan UUD.com200806herlambang-amandemen-uud-1945-i-iv1. y Dibuatnya komitmen pemerintah dalam amandemen keempat ini bahwa pemeriantah akan bertanggung jawab atas penyediaan pelayanan umum dan kesehatan untuk masyarakat seluruhnya. diantaranya yaitu program wajib pendidikan dasar dan penganggaran sebesar 20% dari APBN khusus untuk pendidikan15.pdf 14 Al Marsudi. 11. 31. 16. 32. Hal ini dilakukan untuk menjaga identitas bangsa yang merupakan bangsa majemuk.files. juga dilakukan pemelliharaan terhadap bahasa daerah. Selain itu. Berikut pasal ± pasal yang dirubah 2. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.wordpress. pemerintah memberikan kebebasan dan kelonggaran bagi masyarakat untuk memelihara dan melestarikan budaya yang selama ini menjadi identitas bagi mereka. y Terkait budaya. y DPR menjadi bagian dalam MPR14 y Dilakukannya upaya untuk meningkatkan pendidikan nasional. pemerintah juga berkomitmen untuk memberdayakan masyarakat yang lemah dan tidak mampu17. Di mana pasca amandemen ketiga ini pertanggung jawaban hasil pengawasan BPK tidak hanya kepada DPR tapi juga DPD dan DPRD12. Ibid hal 167 httpherlambangperdana. Subandi. Pancasila dan UUD 1945 dalam Paradigma Reformasi. 6. Pemeliharaan Kebudayaan. IV. kaya dengan keberagamannya 16. 33. Dan. Letak perubahan pasal pada amandemen keempat (2002) Amandemen keempat dilakukan saat Sidang Tahunan MPR pada 1 ± 11 Agustus 2002. 8. 2006 hal 282 15 Ibid hal 350 ± 351 16 Ibid hal 352 17 Ibid hal 354 ± 355 13 12 5 . 23. 3713.y Penegasan terhadap keberadaan BPK sebagai lembaga pengawas keuangan pemerintah. 34. Berikut ringkasan dari beberapa perubahan pada pasal-pasal tersebut. 24.

6 .baik dalam Pembukaan. 2008).II Hak Asasi Manusia 1. Pancasila dan UUD¶45 dalam Paradigma Reforfasi. Padmo Wahjono 18 19 Ibid hal 361 Subandi Al Marsudi. Pengertian hak azasi manusia Istilah hak asasi manusia dalam beberapa bahasa asing dikenal sebutan sebagai berikut: droit de I¶homme (Perancis) yang berarti ³hak manusia´. Kini. II. pengertian hak-hak asasi sebagai berikut: 1. Hak-hak asasi ini menjadi dasar hak-hak dan kewajiban-kewajiban lain. istilah Hak Asasi Manusia dicantumkan secara tegas.95. UUD 1945 hanya meliputi Pembukaan UUD 1945 dan Pasal ± Pasal18.Batang Tubuh maupun penjelasannya tidak dijumpai istilah hak-hak asasi manusia.y Dan poin penting dalam amandemen keempat ini terkait keutuhan tubuh UUD 1945 yaitu dihilangkannya Penjelasan sebagian dari UUD 1945.(Jakarta:Rajawali. dalam UUD ini. 2. yang ada hanya pencantuman tegas tentang hak dan kewajiban warga Negara dan hak-hak Dewan Perwakilan Rakyat. yang dalam bahasa Indonesia disalin menjadi hak kemanusiaan atau ³hak-hak asasi manusia´ Sebelum terjadinya amandemen UUD 1945. Darji Darmodiharjo ³Hak-hak asasi manusia adalah hak-hak dasar atau hak-hak pokok yang dibawa manusia sejak lahir sebagai anugerah Tuhan Yang Maha Esa´.hlm. Baru setelah UUD1945 mengalami amandemen kedua.19 Menurut pendapat pakar hukum Indonesia. human right (Inggris) atau mensen rechten (Belanda).

yaitu: a.97. berkaitan dengan harkat dan martabat manusia´.20 2. HAM dapat digolongkan menurut jenisnya: a. yang diuraikan dalm lampiran ketetapan ini berupa naskah HAM pada angka I huruf D butir 1. dan setiap orang demi kehormatan serta perlindungan harkat dan martabat manusia.³Hak-hak asasi adalah hak yang memungkinkan orang hidup berdasarkan suatu harkat dan martabat tertentu (beradab) Pengertian dan rumusan tentang hak asasi manusia juga tercantum dalam: 1. kebebasan memeluk agama. b. dijunjung tinggi dan dilindungi oleh Negara. 39 Tahun 1999 tentang ³Hak Asasi Manusia´yang di dalam pasal 1 angka 1 menyebutkan: ³Hak asasi manusia adalah seperangkat hak yang melekat pada hakikat dan keberadaan manusia sebagai makhluk Tuhan YME dan merupakan anugerah-Nya yang wajib dihormati. Tap MPR RI No. kebebasan bergerak. Pancasila dan UUD¶45 dalam Paradigma Reforfasi. XVII/MPR/1998 tentang HAM. dan sebagainya. Ibid hlm. 2. UU No. pemerintah. 20 Subandi Al Marsudi. 2008). Hak-hak asasi pribadi (personal rights) : kebebasan menyatakan pendapat. ada yang membedakan dari segi subyeknya ke dalam 2 macam21. yang melekat pada diri manusia. 21 7 . Pembedaan atas macam dan jenis hak-hak asasi manusia Dari beberapa perumusan pengertian HAM. hukum. bersifat kodrati. universal dan abadi. Hak-hak asasi individu Hak-hak asasi kolektif atau sosial Berdasarkan objek dan kepentingannya.(Jakarta:Rajawali.hlm.96-97.menyebutkan: ³Hak asasi mnusia adalah hak sebagai anugerah Tuhan YME.

Dasar dari semua hak azasi ialah bahwa manusia harus memperoleh kesempatan untuk berkembang sesuai dengan bakat dan cita-citanya. Hak-hak asasi untuk mendapatkan tata cara peradilan dan perlindungan (procedural rights) : hak untuk mendapatkan perlindungan dalam hal terjadi penangkapan.hlm.seperti yang dirumuskan oleh John Locke (1632-1714) dan Jean Jaques Rousseau (1712-1778) dan hanya terbatas pada hak-hak yang 22 23 Miriam Budihardjo.2010).23 Hak-hak yang dirumuskan dalam abad ke-17 dan ke-18 ini sangat dipengaruhi oleh gagasan mengenai Hukum Alam (Natural Law). penggeledahan. Dasar ±Dasar Ilmu Politik. organisasi kemasyarakatan dan sebagainya. Hak-hak asasi untuk membangun ( rights to development) : hak asasi untuk Negara untuk membangun negaranya tanpa campur tangan Negara asing. Dari prespektif sejarah deklarasi yang ditandatangani oleh Majelis Umum PBB tersebut dihayati sebagai suatu pengakuan yuridis formal dan merupakan titik khususnya yang bergabung dalam PBB. Hak-hak asasi politik (political rights) : hak pilih. Hak-hak asasi social dan kebudayaan (social and culture rights) : hak untuk mengembangkan kebudayaan dan sebagainya. c. e. f.(Yogyakarta: Paradigma. 8 . hak mendirikan parpol. membeli dan menjual serta memanfaatkannya. 1997).120. 3.Pendidikan Pancasila. Hak-hak asasi ekonomi (property rights) : hak untuk memiliki sesuatu.b. g.22 Hak-hak azasi manusia sebagaima gagasan.(Jakarta: PT Gramedia. d. Sejarah perkembangan Hak azasi adalah hal yang dimiliki manusia yang telah diperoleh dan dibawanya bersamaan dengan kelahiran atau kehadirannya di dalam kehidupan bermasyarakat.namun melalui suatu proses yang cukup panjang dalam peradaban sejarah manusia. Hak-hak asasi untuk mendapatkan perlakuan yang sama dalam hukum dan pemerintahan atau yang biasa disebut rights of equality.218. Kaelan. dan peradilan.Hal. penahanan.paradigma serta kerangka konseptual tidak lahir mendadak sebagaimana kita lihat dalam ³Universal Declaration of human rights´ 10 Desember 1948.

Dasar ±Dasar Ilmu Politik. Miriam Budihardjo. dan mulailah dicetuskan beberapa hak lain yang lebih luas ruang lingkupnya. tidak ada artinya jika kebutuhan manusia yang paling pokok. tidak dapat dipenuhi. 2.bersifat politis saja seperti kesamaan hak. dan budaya.121. 4.(Jakarta: PT Gramedia. hak atas kebebasan. 1997). yaitu kebebasan dari kemelaratan.hlm. Dianggap bahwa hak politik seperti misalnya hak untuk menyatakan pendapat atau hak dalam memilih dalam pemilihan umum yang diselenggarakan sekali dalam empat atau lima tahun. ketentuan-ketentuan hak-hak asasi manusia dimuat dalam pasal 7 sampai dengan 34.hlm. sedangkan setelah terjadi lagi pergantian dari konstitusi RIS menjadi UUDS (1950). pangan. Menurut anggapan ini hak manusia harus juga mencakup bidang ekonomi. social. yaitu kebutuhan akan sandang. Roosevelt pada permulaan Perang Dunia II waktu behadapan dengan agresi Nazi-Jerman yang menginjak-injak hak-hak manusia. 9 . Kedua konstitusi yang disebut terakhir ini dirancang oleh Soepomo yang muatan hak-hak asasinya banyak mencontoh Piagam Hak 24 25 Miriam Budihardjo. yaitu: 1. Hak-hak yang disebut oleh Presiden Roosevelt terkenal dengan istilah The Four Freedoms (Empat Kebebasan)25. yang didalamnya memuat ketentuan-ketentuan hak-hak asasi manusia tercantum dalam pasal 7 sampai dengan pasal 33. Dalam sejarah ketatanegaraan Indonesia pernah mengalami pergantian UUD 1945 menjadi Konstitusi RIS (1949).121. Yang sangat terkenal ialah empat hak yang dirumuskan oleh presiden Amerika Serikat.(Jakarta: PT Gramedia. hak untuk memilih dan sebagainya. Kebebasan untuk berbicara dan menyatakan pendapat (freedom of speech) Kebebasan beragama (freedom of religion) Kebebasan dari rasa ketakutan (freedom of fear) Kebebasan dari kemelaratan (freedom of want) Hak yang keempat. 3. dan perumahan. dalam abad ke-20 hak-hak politik ini dianggap kuarang sempurna. Franklin D. 1997). khususnya mencerminkan perubahan dalam alam pikiran umat manusia yang menganggap bahwa hak-hak politik pada dirinya tidak cukup untuk menciptakan kebahagiaan baginya. Dasar ±Dasar Ilmu Politik.24 Akan tetapi.

enyah-kanlah tiap-tiap pikiran.2010). sedangkan kehadiran tentara Jepang di bumi Indonesia tidak menciptakan iklim yang menguntungkan untuk merumuskan hak-hak azasi secara lengkap. tetapi tersebar dalam beberapa Pasal.Pendidikan Pancasila.(Jakarta: PT Gramedia. faham gotong-royong dan keadilan sosial. ³Pendapat-pendapat pada waktu itu banyak dipengaruhi oleh µdeclaration des droits de I¶homme et du citoyen¶ yang dianggap waktu itu sebagai sumber dari individualisme dan liberalisme. Selain dari itu di antara tokoh-tokoh masyarakat terdapat perbedaan pendapat mengenai peranan hak-hak azasi di dalam Negara demokratis.28 Hak-hak azasi yang dimuat terbatas jumlahnya dan dirumuskan secara singkat.´ 26 Subandi Al Marsudi. Miriam Budihardjo.Asasi yang dihasilkan ole PBB yaitu The Universal Declaration of Human Rights (1948) yang berisikan 30 Pasal.26 Terhadap deklarasi sedunia tentang hak-hak azasi manusia PBB tersebut bangsa-bangsa sedunia melalui wakil-wakilnya memberikan pengakuan dan perlindungan secara yuridis formal walaupun dalam realisasinya juga disesuaikan dengan kondisi serta peraturan perundang-undangan yang berlaku. faham tolongmenolong.219.hlm. maka Indonesia telah mencantumkan beberapa hak azasi di dalam undang-undang dasarnya. terutama Pasal 27-31.Hal. Dasar ±Dasar Ilmu Politik. 2008).27 4.(Jakarta:Rajawali. Soekarno pada waktu itu menyatakan sebagai berikut: jikalau kita betul-betul hendak mendasarkan Negara kita kepada faham kekeluargaan.109. tiap faham individualisme dan liberalism daripadanya. Kaelan. Hak Azasi di Indonesia Seperti juga Negara-negara baru lain. 1997). baik dalam Undang-Undang Dasar 1945 maupun dalam undang-undang dasar yang berikutnya. oleh karena itu dianggap bertentangan dengan azas kekeluargaan dan gotong royong. 27 28 10 . Mengenai hal ini Ir.(Yogyakarta: Paradigma. Tidak cukup waktunya untuk membicarakan hak-hak azasi secara mendalam sekali. Hak-hak azasi yang tercantum dalam UUD 1945 tidak termuat dalam suatu piagam yang Terpisah.126. Pancasila dan UUD¶45 dalam Paradigma Reforfasi.hlm.

Konsekuensinya dalam realisasinya maka hak azasi manusia senantiasa memiliki hubungan yang korelatif dengan wajib azasi`manusia karena sifat kodrat manusia sebagai individu dan makhluk sosial. adapun sifat kodratnya sebagai makhluk individu dan mkhluk social. pendidikan. kebudayaan. Negara Indonesia menjamin dan melindungi hak-hak asasi manusia para warganya terutam dalam kaitannya dengan kesejahteraan hidupnya baik jasmaniah maupun rohaniah. Berdasarkan pada tujuan Negara Indonesia sebagai terkandung dalam Pembukaan UUD 1945 tersebut. Akhirnya dapat dimengerti mengapa hak-hak azasi tidak lengkap dimuat dalam UndangUndang Dasar 1945.(Yogyakarta: Paradigma.2010).Sebaliknya Dr. kedudukan kodrat sebagai makhluk Tuhan dan Makhluk pribadi. antara lain berkaitan dengan hak-hak asasi bidang politik.**) Pasal 28B 29 30 Kaelan. Hak-hak azasi manusia sebenarnya tidak dapat dipisahkan dengan pandangan filosofis tentang manusia yang melatarbelakanginya. ekonomi.Pendidikan Pancasila.221 11 .Hal. dan agama. Rincian hak-hak asasi manusia dalam pasal-pasal UUD 1945 adalah sbb30: BAB XA HAK ASASI MANUSIA Pasal 28A Setiap orang berhak untuk hidup serta berhak mempertahankan hidup dan kehidupannya.29 Menurut Pancasila hakikat manusia adalah tersusun atas jiwa dan raga. Hatta mengatakan bahwa walaupun yang dibentuk itu Negara kekeluargaan. karena Undang-Undang Dasar 1945 dibuat beberapa tahun sebelum pernyataan Hak-hak azasi diterima oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa. jangan sampai timbul Negara kekuasaan (machtsstaat = Negara penindas).219 Ibid Hal. tetapi masih perlu ditetapkan beberapa hak dari warga Negara. Dalam pengertian inilah maka hak-hak azasi manusia tidak dapat dipisahkan dengan hakikat kodrat manusia tersebut. sosial.

memilih tempat tinggal di wilayah Negara dan meninggalkannya serta berhak kembali. seni dan budaya.**) 4) Setiap anak berhak atas kelangsungan hidup. memilih pendidikan dan pengajaran. jaminan. berhak mendapat pendidikan dan memperoleh menfaat dari ilmu pengetahuan dan teknologi.**) 5) Setiap orang berhak atas kebebasan meyakini kepercayaan.**) Pasal 28D 5) Setiap orang berhak atas pengakuan. memilih pekerjaan.**) 4) Setiap orang berhak untuk memajukan dirinya dalam memperjuangkan secara kolektif untuk membangun masyarakat. perlindungan. dan negaranya. dan kepastian hokum yang adil serta perlakuan yang sama dihadapan hukum.**) Pasal 28E 4) Setiap orang bebas memeluk agama dan beribadat menurut agamanya.**) 8) Setiap orang berhak atas status kewarganegaraannya.**) 6) Setiap orang berhak untuk bekerja serta mendapat imbalan dan perlakuan yang adil dan layak dalam bekerja. menyatakan pikiran dan sikap sesuai dengan hati nuraninya.**) Pasal 28C 3) Setiap orang berhak mengembangkan diri melalui pemenuhan kebutuhan dasarnya.**) 12 . bangsa. tumbuh dan berkembang serta berhak atas perlindungan dari kekerasan dan diskriminasi.**) 7) Setiap warga Negara berhak memperoleh kesempatan yang sama dalam pemerintahan. demi meningkatkan kualitas hidupnya dan demi kesejahteraan umat manusia.3) Setiap orang berhak membentuk keluarga dan melanjutkan keturunan melalui perkawinan yang sah. memilih kewarganegaraan.

**) Pasal 28F Setiap orang berhak untuk berkomunikasi dan memperoleh informasi untuk mengembangkan pribadi dan lingkungan sosialnya. memperoleh. mengolah dan menyampaikan informasi dengan menggunakan segala sejenis saluran yang tersedia. dan harta benda yang di bawah kekuasaannya.**) 8) Setiap orang berhak mempunyai milik pribadi dan hak milik tersebut tidak boleh diambil alih secara sewenang-wenang oleh siapapun. bertempat tinggal dan mendapatkan lingkungan hidup yang baik dan sehat serta berhak memperoleh pelayanan kesehatan.**) 4) Setiap orang berhak untuk bebas dari penyiksaan atau perlakuan yang merendahkan derajat martabat manusia dan berhak memperoleh suaka politik dari Negara lain.**) 6) Setiap orang berhak mendapat kemudahan dan perlakuan khusus untuk memperoleh kesempaan dan manfaat yang sama guna mencapai persamaan dan keadilan. serta berhak atas rasa aman dan perlindungan dari ancaman ketakutan untuk berbuat atau tidak berbuat sesuatu yang merupakan hak asasi.**) Pasal 28H 5) Setiap orang berhak hidup sejahtera lahir dan batin. menyimpan.6) Setiap orang berhak atas kebebasan berserikat. dan mengeluarkan pendapat. serta berhak untuk mencari. keluarga.**) Pasal 28G 3) Setiap orang berhak atas perlindungan diri pribadi. kehormatan. memiliki.**) 7) Setiap orang berhak atas jaminan sosial yang memunginkan pengembangan dirinya secara utuh sebagai manusia yang bermartabat.**) 13 . martabat. berkumpul.

hak untuk diakui sebagai pribadi di hadapan hokum. dan dituangkan dalam peraturan perundang-undangan. setiap orang wajib tunduk kepada pembatasan yang ditetapkan dengan undang-undangan maksud semata-mata untuk menjamin pengakuan serta penghormatan atas hak dan kebebasan orang lain dan untuk memenuhi tuntutan yang adil sesuai dengan pertimbangan moral.**) Dalam perjalanan sejarah kenegaraan Indonesia pelaksanaan perlindungan terhadap HAM di Indonesia mengalami kemajuan. diatur. pemajuan. dan hak untuk tidak di tuntut atas dasar hukum yang berlaku surut adalah hak asasi manusia yang tidak dapat dikurangi. terutama pemerintah. hak untuk tidak diperbudak. berbangsa. hak kemerdekaan pikiran hati nurani. 14 .Pasal 28I 6) Hak untuk hidup.**) 7) Setiap orang berhak bebas dari perlakuan yang bersifat diskriminatif atas dasar apapun dan berhak mendapatkan perlindungan terhadap perlakuan yang bersifat diskriminatif itu. penegakan. Antara lain sejak kekuasaan Rezim Soeharto telah dibentuk KOMNAS HAM. hak beragama.**) 8) Identitas budaya dan hak masyarakat tradisional dihormati selaras dengan perkembangan zaman dan peradaban. hak untuk tidak disiksa. dan pemenuhan hak asasi manusia adalah tanggung jawab Negara.**) Pasal 28J 3) Setiap orang wajib menghormati hak asaso manusia orang lain dalam tertib kehidupan bermasyarakat. dan bernegara.**) 10) Untuk menegakkan dan melindungi hak asasi manusia sesuai dengan prinsip Negara hukum yang demokratis. nilai-nilai dalam suatu masyarakat demokratis. walaupun pelaksanaannya belum optimal.**) 9) Perlindungan. maka pelaksanaan hak asasi manusi dijamin.**) 4) Dalam menjalankan hak dan kebebasannya.

Oleh karena itu jaminan hak-hak asasi manusia sebagaimana terkandung dalam UUD 1945. menjadi semakin efektif. PANCASILA AMANDEMEN UUD 1945 dan APLIKASINYA dalam SISTEM KETATANEGARAAN INDONESIA Disusun guna memenuhi tugas Mata Kuliah Pancasila Oleh : Sendyana Fitri Rahmawati Roidatu Rachmawati Lisa Lutfiatul Fatimah 080910101005 112110101062 111710101019 15 .Dalam proses reformasi dewasa ini terutama akan perlindungan hak-hak asasi manusia semakin kuat bahkan merupakan tema sentral.

UNIVERSITAS JEMBER 2011 16 .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful